-Refill Your Memory Part2 [Because You’re My Guardian Angel]-


Annyeong haseyo all, im back kekekekkkk ada yg kangenkah hehe… baiklah, saya kembali membawa epep terbaru SoSHINee saya… diharapkan semuanya suka dengan ceritanya…

NB: Saya hanyalah seorang Elf & Shawols yg sangat mengidolakan seorang Kim soeun jadi saya hanya akan memilih soeun eonni sbg main cast ceweknya… Mohon maaf bila tidak suka ^^

_HAPPY READING_

 

“Ini sungguh diluar dugaan…”kata dokter yang memeriksa sigadis tempo hari sambil duduk dihadapan Minho. “Sepertinya benturan yg dialaminya sebelum anda temukan sangat keras hal itu bisa dilihat dari luka yg ada dibelakang kepalanya. Sepertinya benturan itu benar2 berakibat fatal terhadap otaknya sehingga kemungkinan dia mengalami amnesia atau kehilangan ingatan…”

“Amnesia?”tanya Minho heran dan tak yakin.

“Ya, Amnesia. Ini adalah sejenis penyakit yg disebabkan karena benturan yg dialami dibagian kepala seorang manusia. Hal ini menyebabkan ia kehilangan ingatannya dimasa lalu…”

“Apa tak ada hal yg bisa kita lakukan untuk menghindari semua itu dokter?”tanya Minho lagi.

“Sejauh ini, tidak ada tindakan medis yg bisa kita lakukan. Hal yg perlu kita lakukan adalah melatihnya mengingat kembali segala hal yg terhapus dari memorinya dengan mengulang-ulang hal yg telah terjadi sebelumnya…”kata dokter menjawab pertanyaan Minho. Minho menghirup nafas panjang, lalu bersandar lesu dikursi.

“Bagaimana aku bisa melakukan itu. Aku sama sekali tidak tahu riwayat hidupnya dimasa lalu, bahkan namanyapun aku tidak tahu… Aish, Eottokhae?”pikir Minho benar2 tak tahu harus berbuat apa.

*******

Sambil menunggu Minho, Yeoja yg ditemukan oleh Minho menunggu Minho diluar rumah sakit sambil memakan es krim. Ketika melihat Minho keluar dari rumah sakit, Si Yeoja langsung menghampirinya.

“Apa sudah selesai? Apa kata dokter? Apa kau sudah tahu namaku?”tanyanya pada Minho dengan polos. Minho tak menyahut, ia berjalan melewati si Yeoja begitu saja. “Hya..”panggil si Yeoja sambil menyusul minho.

“Cheonsa-ah (Angel), kenapa tidak menjawabku? Apa kata dokter mengenai diriku?”desak si Yeoja sambil mengikuti Minho. Dan lagi2 Minho tak menyahut dan terus berjalan. “Ya Cheonsa-ah…”panggilnya lagi.

“Aku tidak tahu, jangan bertanya lagi…”Minho menyahut dengan nada kesal tanpa memperlambat langkahnya.

“Kenapa begitu? Lalu untuk apa kau menemui dokter? Ayolah Cheonsa, aku ingin tahu sebenarnya aku ini siapa dan keluargaku itu ada dimana…”kata si yeoja sambil terus mengikuti Minho. Minho berhenti, menatap si yeoja dengan kesal, kemudian ia meraih sesuatu disaku bajunya dan menyerahkannya pada Si Yeoja.

“Ini adalah satu2nya yang aku temukan ketika menemukanmu. Setelah itu aku tak tahu lagi. Sekarang sudah saatnya kita berpisah, gunakanlah ini dan pergilah cari jalanmu sendiri…”kata Minho sambil menyerahkan kalung patah yg hanya meninggalkan tulisan Young itu. Si Yeoja menerimanya dengan bingung dan tak mengerti. Minho kemudian melangkah meninggalkan sigadis.Si Yeoja tersadar, lalu ia kembali mengejar Minho.

“apa kau akan pergi dan meninggalkanku begitu saja dengan keadaanku yg seperti ini?”tanyanya lagi. Minho berbalik.

“Tugasku telah kuselesaikan dengan baik. Aku sudah mengantarmu kerumah sakit. Mana aku tahu kalau kau sampai amnesia segala. Sekarang terserah kau, aku akan kembali keseoul dan tak akan ambil pusing dengan semua ini…”kata minho kesal sambil meninggalkan Si Yeoja.

Tapi… Ya Cheonsa-ah, aku benar2 tidak tahu harus kemana dan berbuat apa. Bagaimana mungkin aku bisa sendiri…”kata Si Yeoja menahan tangisnya.minho berhenti, lalu menatap si Yeoja.

“Aku mengerti, tapi aku juga tidak bisa membawamu. Aku akan debut dalam beberapa minggu, kau akan menghambat kalau kau terus denganku…’kata Minho tetap tak peduli.

“Ya Cheonsa-ah….”katanya terisak sambil terus mengejar minho. Tapi minho tak lagi menoleh, ia semakin mempercepat langkahnya. “Ya cheonsa-ah…”ulangnya terisak dan berlari lebih cepat lagi, kemudian ia dengan cepat berlutut didepan Minho membuat minho kaget.

“Hya, apa yg kau lakukan?”tanya Minho tak enak karena semua orang melihat kearah mereka.

”Kalau kau tak peduli, lalu siapa lagi yg akan peduli denganku. Aku bnar2 takut, aku tidak tahu akan kemana. Bhkan aku tidak tahu aku siapa, bagaimana aku bisa melewati ini sendiri…”kata si Yeoja terisak sambil terus berlutut dibwah kaki Minho.

“Berdirilah jangan begini…”kata Minho tak enak hati diperhatikan semua orang.

“Saat ini, hanya kau yg bisa aku harapkan. Aku tidak tahu kalau kau pergi, aku harus bagaimana menghadapi hidupku. Bahkan saking berharapnya aku padamu, aku menganggapmu malaikat pelindungku oleh sebab itu aku memanggilmu Cheonsa. Kalau kau pergi dan meninggalkanku, aku harus bagaimana? Aku bisa mati…”katanya masih menangis dibawah kaki Minho. Minho terdiam mendengar ucapan sigadis, otaknya bekerja dengan sangat cepat…

“Tanpa malaikat pelindungku, lalu bagaimana aku bisa bernafas… aku bahkan tak sanggup lagi kalau tetap hidup. Tahu begini, aku lebih baik mati saat itu…’’kata si Yeoja pilu. Minho menengadah kelangit, fikirannya benar2 sangat campur aduk.

“Ini, kau pegang saja kalung ini. Aku sudah memasrahkan semuanya padamu, kau ambillah sebagai jaminan diriku. Aku berjanji, aku tidak akan mengganggu hidupmu. Kumohon, tolonglah aku….”katanya lagi sambil menglurkan kalungnya tadi kembali pada Minho. Minho sama sekali belum bereaksi, ia hanya menatap sigadis dengan banyak pertimbangan.

******

“Hya, bolanya sedang seru kenapa kau ganti…”Jonghyun langsung protes ketika sedang asyik menyaksikan pertandingan, tiba2 Taemin datang dan langsung mengganti chanelnya keacara kartun faforitnya.

“Sudah satu setengah jam lebih TV dikuasai oleh hyung. Sekarang giliranku, aku ingin menonton acara faforitku…”kata Taemin cuek sambil mempertahankan remote ditangannya.

“Tapi bola itu dua jam. Hya, biar aku selesaikan dulu…”kata Jonghyun lagi.

“Tidak mau…”

“Hya, serahkan padaku… Aw… HYA!!”Jonghyun yg tadinya hendak merebut remote dari Taemin tiba2 mengerang kesakitan ketika sebuah spatula mendarat di kepalanya.

“Biarkan dia yg menonton sekarang. Dari tadi, bukankah kau yg menguasainya? Lagipula, kau berisik sekali hyung…”kata Key sambil mengayunkan spatula ditangannya.

“Tapi, biarkan aku menyelesaikan dulu. Tinggal sebentar lagi juga selesai…”kata Jonghyun.

“Tapi, setelah itu kartunku juga selesai…”kata Taemin acuh.

“Hyung, mengalahlah pada yg muda. Diakan magnae kita…”tambah Key.

“Ahh, terserah kalian saja…”jonghyun tak lagi mengatakan apapun, ia malah menunjukkan wajahnya yg benar2 kesal.

Ketika semuanya asyik dengan sendiri. Tiba2 seseorang datng dari tingkat atas.

“Wah, sudah rapi. Mau kemana hyung?”tanya Taemin pada Leader mereka Onew.

“aku harus ke agenci sekarang. Ada hal yg harus dibahas dengan CEO kita sebelum kita debut..”jawab Onew merapikan bajunya.

“O, ohya hyung. Udah dapat khabar dari Minho belum tentang kepulangannya?”tanya Key mengalihkan pembicaraaan.

“A, Ya, baru saja dia menelphonku. Dia bilang dia sudah di Seoul sekarang, dan katanya ia membawa seseorang untuk tinggal bersama kita untuk sementara…”

“Nugu?”tanya Jonghyun penasaran. Onew tak menyahut, ia hanya mengangkat bahunya.

*******

 “Baiklah, kuberi tahu, kau harus merahasiakan identitas ini dari siapapun. Pakai ini, jgn dilepas, jgn sampai semua orang didorm tahu kau itu wanita. Aku akan debut, jadi jgn membuatku kena masalah, araseo?”kata Minho sambil menyerahkan Wig kepada si Yeoja.

“Apa harus begini?”tanya si yeoja sambil meraih wig pemberian Minho.

“Mau bagaimana lagi. Aku tidak mungkin membiarkan member lain tahu. Bisa2 aku mendapat masalah besar…”kata Minho kemudian.

“Tapi Cheonsa, akukan sudah berpakaian seperti pria. Apa harus pakai ini juga?”tanyanya polos.

“Tentu saja, kalau tidak akan ketahuan. Oiya, jika masuk dorm nanti berhenti memanggilku dengan nama aneh itu, panggil aku Minho Hyung, ara…”

“Hyung? Aneh sekali…”kata si yeoja tertawa geli mendengarnya membuat Minho kesal.

“Tidak mungkinkan kau memanggilku Oppa? Sudahlah, jangan banyak bertanya dan cerewet sebelum aku berubah fikiran…”kata Minho dengan nada kesal.

“Geurae, arayo Cheonsa hm… Minho Hyung…”kata si yeoja menahan gelinya. Minho menggeleng melihat tingkah si Yeoja.

“Baiklah, kau tunggu disini sebentar ya. Jangan kemana-mana, aku harus membeli sesuatu dulu sebelum kembali ke dorm. Ingat jangan kemana-mana atau berulah, kalau tidak mau kutinggal Aro?”kata Minho emudian. Si Yeoja mengangguk patuh.

“Arayo, Cheonsa…’kata si yeoja. Minho menoleh lagi kearahnya, si Yeoja tersenyum. “Kan belum di dorm jadi bolehkan aku panggil Cheonsa…”kata Si Yeoja kemudian. Minho menggeleng, lalu kemudian meninggalkan siyeoja.

Yeoja menatap kepergian Minho, setelah Minho menghilang ia melirik sekeliling taman tempat mereka berada.

“Aku coba dulu”kata si yeoja sambil melirik wignya lalu kemudian berusaha memakainya. Namun karena tidak hati2, wig itu malah tersangkut di jepit rambutnya. “Aw, Appo… Ah, ettokhae?”Yeoja panik sambil berusaha menarik wig itu. Tapi tetap saja tidak bisa terlepas.

“Jebhal, jangan begini. Cheonsa bisa marah dan meninggalkanku..”kata yeoja panik sambil berusaha melepaskan wig itu dari rambunya “Ah, eottokhae…”katanya menarik lebih keras lagi sehingga ia kesakitan.

“Appo…”keluhnya.

“Butuh bantuan?”tiba2 seseorang datang kepada Yeoja dan sedikit mengagetkannya. Yeoja terdiam, melirik seseorang yg baru dikenalnya itu, dan orang itu adalah Onew.

“Aku tidak bisa melepaskannya…”keluh yeoja pada onew, Onew tersenyum kemudian membantu si yeoja melepaskan wignya.

 “Lakukanlah pelan2, kau bisa terluka nona…”kata Onew tersenyum sambil membantu sigadis melepaskan wignya yg tersangkut dan susah dilepaskan itu.

“Cepat, nanti Cheonsa bisa datang dan marah2..”kata Yeoja masih panik. Onew tersenyum.

“Cheonsa?”tanya Onew bingung dan geli. Si Yeoja tak menyahut, ia lebih fokus pada wignya sekarang.

“Selesai…”kata Onew lega ketika berhasil melepaskan wig itu dari rambut Yeoja. Si Yeoja tersenyum senang.

“Aah, Assa. Jeongmal Gomawoyo, karena kebaikanmu Cheonsa tidak akan marah…”kata Yeoja lega dan senang. Onew tersenyum dan mengangguk, walau ia agak heran melihat dandanan gadis yg baru ditemuinya itu.

“Hm, kalau tidak ada yg bisa dibantu lagi aku permisi dulu, aku harus pergi. Semoga harimu menyenangkan…”kata Onew masih tersenyum, lalu meninggalkan Yeoja untuk selanjutnya.

“Gomawooooo”teriak Si Yeoja sebelum Onew lebih jauh. Si Yeoja tersenyum. “Cheonsa kedua setelah Cheonsa Minho. Sayang aku tidak tahu namanya…”katanya sambil tersenyum.

*******

“Minho, aku merindukanmu. Kenapa begitu lama..”celotehan Key langsung menyambut Minho baru saja ia datang. Minho hanya balas tersenyum.

“Aku juga…”kata Minho. Taemin & jonghyun tak memberikan banyak perhatian pada Minho, mereka malah melirik seseorang yg dibawa Minho.

“Minho dia siapa?”tanya Jonghyun kemudian.

 “Oiya, semuanya, kenalkan dia adalah sepupuku. Namanya…. namanya…. hm, ya Choi Namja…”kata Minho pada rekan2nya.

“Annyeong haseyo, Cheoneun Choi Namja Imnida…”kata Yeoja sambil memberi penghormatan.

“Choi Namja? Namanya agak aneh…”kata Taemin kemudian.

“Annyeong, aku Kim Jonghyun. Orang yg mempunyai suara terindah di SHINee…”kata Jonghyun sambil tersenyum.

“Aku Taemin, Maknae kesayangan di SHINee yg paling jago ngedance…”kata Taemin kemudian.

“Maknae kesayangan?”Jonghyun mencibir ucapan Taemin yg langsung mendapat tatapan sinis Taemin.

“Dan aku Kim Kibum, atau bisa kau panggil Key. Ahli masak SHINee yg multitalenta…”kata Key kemudian.

“Onew hyung mana?”tanya minho pada yg lainnya.

“katanya mau mengurus sesuatu di Agensi. Tapi, sampai saat ini belum kembali…”kata Jonghyun menjawab pertanyaan Minho.

“Mungkin sebentar lagi…”timpal Key.

“Itu Onew hyung…”kata Taemin sambil menunjuk seorang pria yg baru datang.

Semuanya segera berbalik menatap seseorang yg baru datang itu. Dan tiba2 saja, yeoja yg dibawa Minho menjadi panik dengan kehadiran orang itu dan segera mengambil tempat dibelakang Minho.

“Hyung…”kata minho girang dengan kehadiran Onew, Onew balas tersenyum.

“Hey, kau sudah kembali?”

“Ya…”sahut Minho. Onew mendekat, hingga mengambil posisi disamping Minho. Yeoja agak risih, bergeser kesisi Minho yg lain. Minho agak aneh melihat tingkah Yeoja dan menatapnya dengan pandengan Jangan-Membuat-Masalah. “Oiya, hyung. Kenalkan Ini Choi Namja, dia sepupuku dan kalau diizinkan, ia akan tinggal dengan kita dalam beberapa waktu ini…”kata Minho mengalihkan pandangannya kearah Onew.

“Oh, jadi ini yg kau ceritakan kemaren…”kata Onew melongakkan kepalanya kearah Si Yeoja yg sekarang sudah pasrah dengan apapun yg terjadi. Ketika berhasil menemukan sosok yg dimaksud Minho, Onew agak kaget.

“Astaga, mati aku sekarang…”kata si gadis dalam hatinya sambil berusaha menyembunyikan wajahnya dari pria yg terus berusaha mengenalinya itu….

“Hyung?!”seruan para dongsaengnya mengagetkan Onew hingga ia mengalihkan pandangannya dari si yeoja.

“Dia sepupumu minho? Siapa namanya tadi…”tanya Onew tersadar.

“choi Namja, dia sepupu jauhku. Akupun juga baru tahu kalau aku punya sepupu jauh…”sahut Minho agak ragu. Onew terdiam, menatap lagi si yeoja yg terus menunduk.

“Hyung?!”minho kembali memanggilnya, membuat Onew tersadar lagi.

“Ng, ya.. karena dia sepupumu tentu kuizinkan…”kata Onew kemudian sambil terus memperhatikan Yeoja didepannya.

“Ng, Gomawo hyung. Dan satu lagi. Taemin-ah, apa untuk sementara kau bisa pindah kekamar Onew hyung? Biar Namja, tidur bersamaku. Bagaimana hyung, apa kau keberatan…”tanya Minho ragu-ragu.

“Huh? Sekamar?”Onew agak kaget mendengar permintaan terakhir Minho karena masih juga memperhatikan Yeoja didepannya.

“Hm, ya… kurasa memang harus begitu…”

“Mwo?! Hyung, diakan baru datang bagaimana mungkin bisa langsung menyingkirkanku begitu. Jangan2 kau mendatangkannya karena ada misi2 tertentu ya? Kau ingin ia menggantikan posisiku sebagai maknae SHINee ya?”berondong Taemin cepat.

“Aniyo, hanya saja, hanya… mm… hanya aku yg bisa mengerti dia. Maksudku… mmm… ya, dia tidak bisa tidur dengan orang yg baru dikenalnya. Kau mengertikan…”kata Minho ragu2. Onew semakin menatap heran melihat tingkah minho.

“Tapi hyung, mana bisa begitu…”

“minho-ah, kau yakin alasannya memang begitu?”tanya Onew sedikit menyelidik.

“Ng, ya… itulah kenyataannya…”kata Minho ragu. Onew terdiam, berfikir sesaat…

“Ng..”Onew bergumam setelah beberapa saat ia berfikir. “Ya, kalau begitu namja tidur dikamar yg sama denganmu. Biar Taemin pindah kekamarku…”

“Tapi hyung…”

“Taemin, cobalah mengalah sekali saja. Namja adalah tamu didorm kita..”kata Onew kemudian memotong ucapan Taemin. Taemin terdiam, ia cemberut, sementara key yg biasa membela si Maknae tak mengatakan apapun saat itu.

“Okey, gomawo atas pengertian kalian. Kalau begitu, kami keatas dulu ya, mau mandi dan istirahat. Kami sangat lelah…’kata Minho kemudian menarik Yeoja bersamanya.Yeoja memberi penghormatan sebelum pergi dan masih belum berani menatap Onew.

“Huh, aku disingkirkan…”celoteh Taemin kemudian.

“Ada apa sebenarnya. Gadis itu? Kenapa Minho sampai membawanya kesini dan berusaha menyembunyikannya dari kami? Apa dia yeojachingu Minho? Lalu apa alasan minho begitu nekat? Disaat kami mau debut??”tanya Onew dalam hatinya.

******

(Okey all, agak ribet dengan nama Yeoja2nya buat soeun jadi karena Minho uda ngasih nama namja ke Soeun dari sekarang Soeun dipanggil namja okey…)

Namja gelisah ditempat tidurnya yang merupakan tempat tidur Taemin. Ia berbalik dan melirik kearah dimana Minho sudah tertidur. Namja bangkit dan duduk ditepi tempat tidur.

“Bagaimana ini? Aku lapar…”katanya sambil memegangi perutnya. Ia kemudian bergeser, menuju tempat tidur Minho. “Cheonsa sudah tidur. Dia pasti sudah kelelahan mengurusiku seharian…”kata Namja sambil menatapi minho yg terlelap.

Namja tersenyum sambil menatap Minho yg sedang terlelap itu. “Cheonsa-ah, jaljayo… mimpilah yg indah, aku tidak akan mengganggumu lagi….”katanya sambil menatap Minho.

Setelah selesai dengan semua itu, Namja bangkita dan meraih wignya, setelah itu, ia berjalan keluar dari kamar.

*****

Namja berjalan dengan hati2. Ia takut membangunkan member lainnya yg sedang tertidur. Lalu dengan perlahan ia berjalan kearah dapur. Namja berjalan kearah kulkas dan membukanya, agak senang ia menemukan berbagai makanan disana.

“Aish, assa… Hm, SHINee-ah, mianhae, aku sangat lapar sehingga harus begini. Aku akan memasakkan sesuatu untuk kalian besok sebagai gantinya…”kata Namja pelan2 sambil meraih makanan yg ada disana. Ketika ia berbalik, Namja agak tersentak ketika tiba2 ia menemukan seseorang berdiri dihadapannya.

“Ng, Onew-ssi….”katanya sedikit panik sambil menjatuhkan semua makanannya.

TBC^^

8 Comments Add yours

  1. kaoru selly SangEun mengatakan:

    keren euy FF nya ..
    thor ku tunggu part selanjutnya ..

  2. Poespa sang soeun mengatakan:

    Wuaaa…
    So eun jd cwo….
    Seru,,,,,,
    ish…ketahuan gag ya???
    Lnjut..
    Jgn lama2 ya author…

    Stu lg…
    Ko’ kita sma ya..??
    ELf dan Shawol yg sangat mengidolakan kim so eun…
    Ko’ bsa sma ya??
    *mikir*

  3. Ina890826 mengatakan:

    waaaaaa lucu juga ya minho dipanggil choensa,, pngglan sayang,,
    haha,,,,
    kyk.a onew bakal makin yakin namja itu yeoja ,,,
    penasaran penasaran,,
    lanjuuuuuuuttttttt^^

  4. kim sohyun mengatakan:

    awesome……..

  5. tanti no kawai mengatakan:

    Wahhhh….. Sso eunni Ĵåϑΐ cowok….
    Pasti Ĵåϑΐ cowok cantik…. Kekekek

    Op’s…. Ketauan onew….??????
    Lanjuttttttt

  6. luthfiangelsso mengatakan:

    sso amnesia ??
    nd nyamar jadi cwo kira” ketauan gak ya,,,,,,
    menegangkan !!

  7. Qazz mengatakan:

    °¤°….
    Nyamar jadi laki-laki…??
    Hadeuh…!!
    Gimana sama Onew,ya…??
    Dia udah tau kalo Namja itu perempuan…
    Apa dia bakalan ngusir Namja dari dorm,ya..??
    Penasaran penasaran….!!
    Lanjutt….!!
    Pai Pai~~~

  8. senrumi mengatakan:

    Semakin seru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s