~LET’S REPLAY PART2 (Trick?!)~


 

~Jonghyun Pov~

Gadis itu terjatuh tepat didepanku, dan dengan reflek aku menangkapnya. Agak terpana juga aku ketika, yg pertama aku temukan adalah matanya. Dan, hm… jantungku langsung bereaksi dengan cepat. Dammit, apa ini Kim Jonghyun?

“Ng, Mianhae, aku…”kataku tersadar. Ia juga tersadar, ia kemudian berusaha berdiri kemudian.

“Ng, Gwaenchana, aku justru harusnya berterima kasih atas bantuanmu… katanya sambil tersenyum. “Aduh…”

“Wae?”Aku langsung bereaksi cepat ketika ia merintih dan memegangi kakinya, ya dia terkilir. “Gwanchana?”tanyaku kemudian.

“Ng, Gwaenchana..”sahutnya sambil berusaha menahan sakit dengan menggigit bibirnya, dia berbohong mengenai jawabannya.

“Aw, sakit…”ia berseru ketika aku menyentuh kakinya.

“Nona, ini sepertinya bukan berarti baik2 saja…”kataku padanya.

“Ng, aniyo aku baik… aw…”dia lagi2 ingin mengatakan tidak, tapi kakinya dengan cepat membantah ucapannya.

“Kalau kau tak keberatan aku bisa mengantarmu pulang…”kataku menawarkan bantuan langsung padanya. Dia mengangkat wajahnya, menatapku sekarang.

“Aku tak ingin merepotkanmu…”katanya.

‘Tidak, aku tidak merasa keberatan. Untuk apa manusia diciptakan bersama kalau tidak untuk saling membantu?”kataku.

“Apa benar tidak apa2?”

“Ya, aku sama sekali tidk merasa direpotkan…”

“Ng, gomawo…”katanya kemudian.

“Cheonma, hm oiya, sebelumnya aku Kim Jonghyun”kataku kemudian.

“Namaku Chu GaEul…”kata soeun menjawab pertanyaan dariku.

“Oya, Nona Ga eul, jadi kau bisa katakan alamatmu. Biar aku mengantarmu pulang”kataku kemudian.

“Apa kau serius? Hm, sudahlah jonghyun-ssi, aku tak mau merepotkanmu…”

“Jangan sungkan, Kajja…”kataku sambil membantunya berjalan. Tapi baru beberapa langkah, ia mengehentikan langkahnya dan memegangi kakinya, lihat, dia sangat tidak baik2 saja. Aku mendekatinya dan berlutut didepannya dengan posisi membelakanginya.

“Naiklah…”kataku padanya.

“Geundae…”

“sudahlah soeun-ssi jangan menolak, aku akan mengantarmu pulang…”kataku lagi padanya. Kulihat wajahragu pada dirinya sebelum akhirnya naik kepunngungku. “Siap?”tanyaku padanya.

“Hm…”suara yg manis.

~End Jonghyun POV~

******

~Soeun POV~

Akhirnya aku sudah berhasil mengenal Jonghyun lebih dekat karena kejadian yg tak disangka itu. Huh, kakiku benar2 sakit hari itu sehingga aku harus istirahat beberapa hari untuk memulihkannya. Dan, kejadian itu membuatku tak bisa menjalankan rencanaku pada korban selanjutnya, tapi kini semua sudah baik aku sudah sehat.

Aku berjalan dipinggir lapangan basket sambil memperhatikan sekelompok pemuda yg main. Salah satu yg disanalah Lee Jinki alias onew, korban selanjutnya. Tapi aku sangat bingung cara seperti apa yg membuatku bisa lebih dekat pada dirinya, mengingat pada pertemuan pertama kesan yg ada antara kami bukan baik2 saja.

“Awas Bola!!!”

Agak tersentak aku mendengar seruan itu. Namun terlambat, benda bundar menyebalkan itu kurasa sudah mendarat di kepalaku.

“Aw…”aku meringis merasakan kepalaku yg begitu pusing.

“Astaga, mengenai seseorang…”kudengar suara mereka. Aku bangkit, dan perlahan kulihat orang2 mendekatiku.

“Nona, Gwaenchana?”seseorang bertanya padaku, dan aku tak menjawabnya. Semua orang tahu, aku tidak baik2 sajakan?

“eh, tanggung jawab kau…”

“Iya-iya…”kudengar pembicaraan antara mereka sebelum seseorang lebih dekat padaku. “Nona, gwaenchana?”tanyanya. aku membuka mataku, ternyata dia? menatapnya kesal.

“Kau?”dia mengenaliku sepertinya.

“Apa kau fikir? Setelah kena bola dan aku sampai jatuh kesana kau fikir aku baik2 saja?”serangku padanya.

“Hey, santai…”katanya agak kesal juga tampaknya.

“Terserah…”kataku sambil berbalik.

“Hya, tunggu itu harus diobati, hidungmu berdarah…”aku kaget akan ucapannya, kemudian aku menyentuh hidungku. Ya, ada noda darah, aku tak menyadarinya.

“aku tidak apa2…”

“itu bukannya tidak apa2. Biar ku obati dulu…”

“Tidak perlu…”

“Tapi itu berdarah…”

“Aku baik2 saja…”

Dia terdiam, menatapku dengan wajah kesal. “Kau keras kepala ya?”katanya lagi.

“Sudahlah, aku mau pulang…”

Aku baru saja berbalik dan berniat pulang namun tiba2 kurasakan seseorang menarik tanganku dan membawaku pergi. “Kau boleh pulang setelah aku mengobati itu…”katanya sambil membawaku melewati teman-temannya.

~End Kim Soeun POV~

******

~Author POV~

“Lihat kesini…”kata pemuda yg bernama Onew itu pada Soeun yg berpaling tak mau melihatnya. Soeun berdecak, ia tetap berpaling tak mau melihat Eunhyuk meskipun ia merasakan perih dihidungnya. “Hya…” ulang Onew kesal melihat ulah Soeun itu. Tapi soeun tetap tak mau melihat kearahnya. Onew mendesis, lalu ia meraih wajah Soeun dan mengelap daerah bawah hidungnya dengan kapas setelah Soeun menghadap padanya.

“Aw…”Soeun meringis menahan perih. Onew jadi memperlambat gerakan tangannya.

“Tengadahkan kepalamu, agar darahnya berhenti menglir…”perintah Onew. Tapi Soeun tak bergemin.

“Kau tahu ini sakit, tapi masih juga pura2 kuat..”kata Onew kemudian. Soeun tak menyahut, masih memalingkan wajahnya dari Onew. “Hya…”seru onew kesal dicuekin Soeun.Soeun berdecak, lalu pada akhirnya ia menengadahkan kepalanya.

“Oiya, ini adalah pertemuan kita yg kedua tapi Kita tetap tidak mengenal. Perkenalkan, aku Lee Jinki atau kau bisa memanggilku Onew…”katanya. Soeun tak juga menyahut, ia masih tak mau melirik Onew dan tetap menengadahkan kepalanya, seakan-akan tak ada Onew disana. “Hya!!’

 “Aku Kim soeun kenapa kau menanyakan namaku huh? Kaukan bilang aku biasa saja, kenapa kau peduli…”Soeun langsung membentak Onew dihadapannya.

“Suramu tak bisa lebih lambat ya?”omel Onew.

“Untukmu aku tak bisa…”

“Aish, Jinjja. Kau benar2 membuatku amat kesal. Hya, nona? Kau sadar ini semua juga karena keteledoranmu yg fashionshow di pinggir lapangan sehingga kau sampai kena bola…”

“Aish, Jinjja. Hya memangnya lapangan ini punyamu? Sampai2 aku tak boleh berjalan disana sampai bilang Fashion Show segala lagi. Kau saja yg tak bisa main basket…”

“Mworago”Onew menatap soeun sangat kesal.

“Ya, kau itu payah, kau itu tak punya kemampuan dibidang basket kau lebih cocok menjadi seorang Hairstaylist daripada pemain basket ara…”

“Hya, kau ni benar2 gadis yg menyebalkan. Seenaknya, mengatakan aku seperti itu…”

“Memang kau begitu…” Onew kehabisan kata2, ia hanya menatap gadis didepannya dengan sangat kesal. Gadis seperti apa dia? Omel Onew.

“Soeun-ah, kau sudah datang?”

Keduanya yg sedari tadi adu mulut jadi berhenti ketika tiba2 datang seseorang kearah mereka. Keduanya melirik kearah suara.

“Kangin oppa…”

Onew agak kaget mendengar panggilan soeun terhadap pelatih basketnya. Soeun bangkit, lalu menghampiri pelatihnya yg akrab dipanggil Kangin itu.

“Kapan kau pulang dari perancis?”tanya Kangin pada Soeun.

“Baru seminggu yg lalu.’

“Owh, hm, gwaenchanha? Aku sudah mendengar kalau kau terkena bola. Apa sudah lebih baik sekarang?”tanya Kangin pada soeun.

“Ya, sudah sedikit berkurang rasa sakitnya. Lagipulakan, aku sudah terbiasa dengan ini…”kata Soeun yg membuat Onew agak mangangkat alisnya.

“A..ya..”Kangin menyahut pendek, lalu melirik pada Onew. ‘Kau sudah kenal dengan Onew? Dia adalah kapten disini…’kata Kangin kemudian. Soeun agak kaget, menatap kearah Onew.

“Dia? Kapten?”

“Hm, ya… dia sangat hebat. Kau mungkin bisa belajar banyak padanya…”kata Kangin sambil tersenyum.

“Belajar? Huh, oppa, aku mau diajar olehmu seperti dulu. Bukan dengan orang yg prestasinya tidak begitu jelas seperti dia…”

“Hya…”Onew berseru kesal, sementara Kangin hanya tersenyum.

“Jangan khawatir, aku pasti tetap membimbingmu seperti dulu. Tapi, kalau aku tak ada kau bisa belajar darinya…”

“Memang dia siapa hyung?”tanya Onew heran.

“Dia adalah Hoobaeku di tingkat atas. Kami sama2 menyukai basket, dan sering berlatih bersama. Karena dia sangat suka basket…”jawab Kangin.

“Mwo?”tanya Onew tak menyangka.

“Kenapa? Aku takut aku mengalahkanmu?”sinis soeun yg dijawab pandangan kesal oleh Onew.

******

~Kim Soeun POV~

Aku merebahkan diriku diatas tempat tidur Tiffany dengan sangat malas. Sementara tiffany sendiri telah kembali dari dapur.

“Bagaimana perkembangannya? Mereka belum juga menyatakan cinta ya?”tanya Tiffany sambil membawa Minuman.

“Belum. Kukira mereka tak terlalu tertarik padaku…”aku menyahut sambil meraih minuman yg dibawa Tiffany.

“Masih belum? Ini sudah bulan kedua kita menyusun rencana ini. Bagaimana mungkin belum juga berhasil?”tanya Tiffany..

“Untuk jonghyun aku sudah yakin dia menyukaiku, dan kukira dalam beberapa waktu kedepan ia akan menyatakan cinta pada Chu Ga eul. Tapi beda dengan Onew, kami masih sering bertengkar.’’kataku padanya.

“Kau itu memang terlalu cuek dan menyebalkan untuk dia pantas ia begitu…”kata tiffany kemudian.

“Mau bagaimana lagi? Aku memang tidak suka dengannya dari awal…”

“Artinya kau suka Jonghyun begitu?”kata Tiffany cepat, membuat aku terdiam.

“Ingat jangan sampai kau malah jatuh cinta pada mereaka..”Tiffany mewanti-wanti kemudian.

“Ahh, iya iya…”

*****

~Author POV~

Onew menyeka keringatnya dengan handuk kecilnya setelah meminum habis air mineralnya. Onew benar2 kelelahan setelah selama dua jam bermain bola basket tanpa henti. Ini sudah jam sembilan malam, dan hanya Onew yg ada disana sekarang, karena anggota lainnya biasanya membubarkan diri jam tujuh tadi. Onewmemungt bolanya, lalu ia berjalan hendak meninggalkan tempat tersebut tapi sebelumnya ia pergi ke locker room untuk mengambil tasnya yg berada disana.

Ketika baru saja memasuki Locker room, Onew kaget melihat yg ada didalamnya. Ia lihat, seseorang tengah tidur dalam posisi duduk dibangku dekat sana, dan ia sangat lelap.

“Bagaimana mungkin ia masih disini?”tanya Onew pada dirinya sendiri. Mengikuti rasa penasarannya, Onew mendekati gadis yg masih tertidur ini. “Bagaimana mungkin ada wanita yg seperti ini?”tanyanya kemudian sambil duduk disamping soeun.

“Hya, kenapa kau tidur disini huh. Bangun, semua orang sudah pulang apa kau tak sadar?”kata Onew menggerakkan tubuh soeun.

“Humhh…”terdengar suara soeun yg malas.

“Hya, bangun, kalau tidak kau akan terkunci disini. Tidak ada siapapun lagi disini..”kata Onew lagi sambil menggerakkan tubuh soeun. Tapi soeun tetap tak bereaksi.

“Hya…”Onew berhenti bersuara ketika Soeun tiba2 bergerak dan lagi2 langsung bersandar dibahu Onew. Onew kaget, ia menelan ludah karena gugup. “Hya…” Onew masih mengeluarkan suara, tapi soeun tetap tak menyahut.

Onew jadi berhenti untuk mebangunkannya, dan kali ini memilih menatap soeun yg bersandar dibahunya. Sebenarnya, sudah dua kali Onew berada diposisi ini. Tapi, ini berbeda dari yg dulu. Jika dulu begitu banyak orang, sekarang hanya ada mereka, dan yg pasti tak ada nenek2 tua sok tahu yg akan memergoki kalau ia tengah menatapi wajah seorang gadis yg tengah tertidur itu sekarang. Onew semakin menelan ludahnya, dengan jantung yg berdetag begitu cepat.

Onew menatap wajah soeun yg berkulit putih itu sekali lagi. Dan tanpa ia sadari tangannya sudah menyentuh kulit pipi soeun.

“Ini gila, tapi ya… aku menyukaimu sejak pertama melihatmu…”kata Onew sambil tersenyum menatap soeun.

Onew berfikir sesaat dengan tetap menatap Soeun yg masih juga tertidur. Dan dengan perlahan, ia mendekatkan wajahnya kewajah soeun, dan chu~.

“Humhh..”Onew lagi2 kaget ketika Soeun tiba2 bersuara dan bangun. Sehingga terlambat baginya untuk menjauhkan wajahnya.

“A…Apa yg kau lakukan?”tanya Soeun kaget. Onew tak menyahut, ia hanya menatap soeun dengan pandangan kaget.

 “Aa… kau… kau… KAU MENCIUMKU!!!”teriak soeun sangat kaget.

Bruk…

Onew terdorong ketanah, kemudian Soeun meninggalkannya begitu saja.

“Rasakan pukulanku, atas kekurang ajaranmu…”

*****

Hari ini, seperti rencana mereka sebelumnya, Jonghyun dan soeun pergi keluar bersama. Mereka awalnya pergi ke namsan tower lalu kemudian mereka berjalan-jalan disepanjang jalan malam seoul yg digemerlapi oleh cahaya lampu, setelah itu mereka menikmati makan malam khusus di sebuah restoran.

“Kau senang?”Jonghyun bertanya disela-sela acara mereka.

“Aku sangat bahagia…”sahut Soeun singkat yg dibalas senyuman dari Jonghyun. Jonghyun bangkit.

“Ada satu hal lagi yang ingin kepersembahkan untukmu…”kata Jonghyun sambil berdiri dibelakang kursi soeun.

“Mwoya?”

Jonghyun tersenyum, lalu ia meraih sesuatu disakunya dan menunjukkannya didepan wajah soeun.

“Ini untukmu… hm, Gaeul-ah, jadilah Yeojachinguku…”kata Jonghyun setengah berbisik sambl memperlihatkan kalung berliontin bintang itu. Soeun terdiam, tak menyangka, ia menatap Jonghyun.

“Apakah ini serius?”tanya Soeun tak percaya, jonghyun tersenyum ia meraih tangan Soeun lalu membawanya berjalan kedekat piano.

“Duduklah disini, Gaeul-ah…”perintah Jonghyun didepan sebuah piano. Soeun tersenyum, lalu kemudian ia duduk disana. Sementara Jonghyun duduk disamping soeun. Jonghyun tersenyum sambil menatap soeun.

“Ini untukmu…”katanya sambil tersenyum sebelum ia mulai memainkan piano didepannya. Kemudian, ia bernyanyi ditengah alunan pianonya. Jonghyun membawakan lagu berjudul “Runaway” yg dipopulerkan oleh Bruno Mars. Soeun mendengarkannya dengan sangat seksama.

“So easy, To forget Our Love the tittle things we do….”

******

“Let’s Runaway…”

Jonghyun mengakhiri lagunya dengan sangat sempurna dan indah. Membuat soeun tak mampu berkata-kata ataupun berpaling ketika ia bernyanyi…

“Suaramu bagus, dan kau pintar sekali main piano…”puji soeun ketika Jonghyun selesai bernyanyi untuknya.

“Rasanya ini tak sebagus biasanya. Bagaimanapun, aku begitu gugup menyanyi didepanmu…”kata Jonghyun sambil tersenyum kecil.

“Oh, aniyo. Semuanya sangat bagus, aku menyukainya…”kata soeun serius. Jonghyun tersenyum, ia menatap lurus kearah Soeun.

“Kau hanya menyukai lagunya? Bagaimana dengan penyanyinya?”tanya Jonghyun tersenyum lembut. Soeun menunduk, pipinya merona merah manahan malu. Jonghyun tersenyum melihat tingkah Soeun. “Gaeul-ah, aku ulangi maukah kau menjadi Yeojachinguku heum? Aku serius mengenai semua ini…”kata jonghyun kemudian.

“Aku tidak tahu…”

Jonghyun tersenyum, ia meraih kembali kalung berliontin bintang tadi. “Kumohon jadilah bintang dalam kehidupanku yg sebenarnya. Aku akan menyanyikan lagu cinta untukmu sepanjang harimu…”kata Jonghyun sambil menyentuh dagu soeun dan mengangkatnya hingga mata mereka bersatu. Perlahan air mata soeun tampak jatuh membasahi pipinya, jonghyun heran.

“Aku takut kau menyesal…”kata soeun pada Jonghyun. Jonghyun menaikkan alisnya tak mengerti.

“Aku tidak akan menyesal. Aku yakin kaulah yg terbaik…”kata Jonghyun kemudian.

‘Apa kau telah memikirkannya?”tanya Soeun lagi. Jonghyun tersenyum, ia menghapus air mata soeun lalu kemudian ia memakaikan kalung itu dileher Soeun.

“Kau lihat, aku tak pernah seyakin ini…”kata Jonghyun kemudian. Soeun menatap Jonghyun dengan sedikit Soeun.

“Apa kau tidak akan mnyesal…”

Soeun terhenti mengucapkan lanjutan kalimatnya ketika Jonghyun telah mencium lembut bibirnya untuk sekilas. “Tidak…”kata Jonghyun kemudian.

******

Dengan sabar jonghyun berdiri didepan toilet perempuan sambil senyum2 sendiri mengingat kejadian yg tadi ia alami. Jonghyun sangat senang karena sekarang ia adalah Namjachingu chu Gaeul.

“Jonghyun…”

Jonghyun tersentak ketika tiba2 Soeun keluar dari toilet dengan suara parau dan langkah yg tidak stabil hingga ia menangkap tubuh soeun.

“Gaeul-ah, Neo Waeyo?”tanya Jonghyun panik melihat soeun yg lemah ditangannya. Soeun tak menjawab, ia masih berusaha mengatur nafasnya yg tak tenang ketika sesuatu berwarna merah mengalir dari hidung, Jonghyun kaget.

“Gaeul-ah, hidungmu berdarah…”katanya panik.

🙂TBC🙂

11 Comments Add yours

  1. kaoru selly SangEun mengatakan:

    daebak chingu FF nya ..
    ku tunggu yach part selanjutnya ..🙂

  2. Ina890826 mengatakan:

    wahaha so eun ma onew berantem mulu ya..
    gimana so eun tau klo onew suka,,
    wkwk..
    huwaaa itu nonghyun uda nyium so eun,,
    wahh onew kalah cepet..
    lanjuuutt putri^^ penasaran itu so eun kenapa..
    wae wae wae???

  3. yupie mengatakan:

    ini crita beneran .?
    kuharap ea..
    #hhehehe biar aq bsa beli ksetnya…😀

  4. ellis mengatakan:

    huih sru ni….jdi a kek mn lg penasaran ni cingu

  5. annii mengatakan:

    penasaran”…
    waww,,,
    onew oppa sso eonnie…. ^_^
    lanjut”…

  6. ticha_ mengatakan:

    lAnjuuuttt_dAh penAsarn_
    2 Sso knp??kQ h!dun9’X b’drh???
    hmm_0new oppA dAh skA dr awAl t0_kkk😀
    seru_daebAk eonnie

  7. Dhyan queena mengatakan:

    lanjutkan!!!!!! smbil maksa… hehe
    ^^v

  8. Eppink mengatakan:

    Ya chingu , kok ini blom ada lanjutannya smpe skarang ?????
    Pdhal aku ska bnget sma ff yg ini😦

  9. tanti no kawai mengatakan:

    Waduhhhh…. Trusss bagaemn deng onew?????
    Jiahhh…. Kompak bangettt_sampe2 nyium juga bareng…. Kekekek

    Sebenr ηγά̲̣̥ Sso kenp?????

  10. huang ciayin mengatakan:

    keren banget cerita nya thor
    daebak😀
    next part nya kok lama kali ya thor?
    di tunggu ya😀

  11. Dewi mengatakan:

    aaa sayang bgt eon kalo ff ini dilanjut, penasaran bgt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s