~BONAMANA Part4 (A Brittle Stone)~


Jangan bisikkan kata cinta padaku. Karena aku tahu, segala hal tentang cinta hanya berakhir sebuah hal yg semu…”

 

“IGE MWOYA?!”keduanya serentak berseru ketika melihat lembaran didepan mereka yg berisikan nilai2 dari kuis mereka yg begitu buruk….

“Apa-apaan semua ini?”tanya Yesung sambil memegang dan memperhatikan kertas yg ia pungut tadi. Yesung kemudian memungut kertas lainnya yg masih saja berjatuhan dan lagi2 ia menemukan kertas2 kuis yg berasal dari kuis yg berbeda-beda namun tetap memiliki nilai yg mayoritas sama dan kadang ia malah menemukan kertas kuis Eunhyuk yg keadaannya tak jauh beda.

“Siapa yg melakukan ini?”tanya Eunhyuk sambil menengadah kepalanya keatas dimana kertas2 itu masih berjatuhan satu persatu.

Ketika mereka asyik memunguti kertas itu satu-persatu tiba2 sebuah langkah kaki mendekati mereka, keduanya menoleh kearas suara.

“Kim So Eun?”

Keduanya berseru kaget, melihat seorang gadis berdiri dibelakang mereka. Soeun hanya memberikan senyuman smirknya kearah keduanya.

“Eotthae?”tanya Soeun pada mereka berdua penuh kemenangan. ‘Kalian suka dengan jamuan kencan kita?”tanya Soeun lagi sambil menatap keduanya. Keduanya tak menyahut, mereka hanya saling berpandangan satu dan yg lain.

“Jangan kalian fikir, kalian bisa dengan mudah mendapatkanku dengan trik2 murahan seperti itu. Dance? Bernyanyi? Kalian fikir aku begitu bodoh? Hingga aku bisa tertipu oleh hal2 yg seperti demikian?”kata Soeun lagi. Keduanya hanya mendengarkan saja, tak bisa mengatakan apapun. “Mungkin selama ini, kalian biasa disenangkan oleh wanita2 yg dengan mudah kalian tipu daya dengan rayuan2 kuno dan picisan seperti itu. Tapi itu bukan aku, bukan diriku, yg dengan mudah bisa kalian permainkan dengan seenak hati kalian…”

Soeun tersenyum sinis dan mengejek, kemudian ia memungut beberapa kertas yg terjatuh. “Tidakkah kalian melihat semua ini? Bagaimana mungkin, orang dengan kemampuan begini bisa bermimpi mendapatkanku dengan jalan taruhan dan untuk main2. Kalian tidak akan bisa mendapatkan itu semua. Kalian tahu kenapa? Karena orang yg mendapat score D dalam mata kuliahnya bukanlah orang yg pantas untukku…”kata Soeun sambil melempar kertas2 itu kearah keduanya.

“Ingat hal ini, berhentilah membuang-buang waktuku dengan permainan seperti ini. Kalian tahu kenapa? Karna percuma aku tidak akan pernah tertipu oleh akal licik namun murahan kalian itu… jadi mulai sekarang pergilah dariku dan jangan menggangguku, Ara?”kata Soeun dengan wajah kesal kepada keduanya.

Lalu Soeun kemudian berjalan meninggalkan keduanya begitu saja. Keduanyapun hanya bisa menatap kepergian Soeun.

(._.)

Heechul dan Hankyung duduk bersama didalam ruang kerja Heechul. Mimik muka keduanya tampak sangat serius sekali satu sama lain.

“Soeun mana?”tanya Heechul setelah beberapa saat ia membaca kertas ditangannya.

“Soeun keluar hyung, untuk bertemu teman kuliahnya. Ia bilang hanya sebentar…”jawab Hankyung kemudian.

“Untuk selanjutnya, sebaiknya jangan biarkan Soeun keluar malam tanpa ditemani seperti ini lagi. Lihatlah, sepertinya orang tidak tahu diri ini memang serius akan ancamannya. Dan aku takut, ia menggunakan Soeun untuk alat balas dendamnya…”kata Heechul lagi.

“Soeun tidak sendiri, ada sopir yg mengantarnya…”jawab Hankyung.

“Tetap saja ini tidak aman, Tuan Goo bukanlah orang yg suka bercanda dengan ancamannya dan aku tidak mau Soeun menerima imbas dari hal ini…”kata Heechul lagi.

“Ya, mungkin mulai besok kita bisa lebih memperketat penjagaan untuk soeun. Oiya hyung, bagaimana dengan masalah ayah dan ibu? Apa kita harus memberi tahu Soeun juga mengenai hal itu?”tanya Hankyung lagi kemudian.

“Aku masih belum bisa memutuskan hal itu. Soeun tidak akan sanggup menerimanya, kalau sampai ia tahu bahwa kita akan membongkar makam ayah ibu…”kata Heechul lagi.

“Tapi seperti yg kita tahu, Soeun rutin datang kesana. Ia pasti akan tahu kalau kita membohonginya…”kata Hankyung.

‘Ya aku mengerti hal itu, itulah yg saat ini aku fikirkan…”

“Aku pulang…”

Dengan cepat Heechul menarik dan menyembunyikan lembaran tadi, kemudian keduanya mulai bersikap wajar.

(._.)

‘Hey, kau sudah datang? Bagaimana? apa lancar”

Kyuhyun cepat2 bertanya pada Yesung ketika ia baru saja memasuki markas sambil membanting pintu begitu keras. Yesung tak menyahut, ia segera mengambil Soju dan meneguknya dengan nafas yg sulit dikendalikan. Kyuhyun menatap heran rekannya, ia kemudian duduk disamping Yesung. Segerombolan wanita2 yg biasany menemani Yesung segera merapat kearah Yesung.

“Pergilah dariku untuk saat ini, aku sedang tak ingin diganggu…”kata Yesung dengan cepat sebelum mereka lebih dekat. Dengan kesal semuanya pergi, Kyuhyun menatap heran kearah Yesung.

“Kau kenapa?”

“Ini sungguh benar2 tidak bisa dibiarkan. Bagaimana mungkin ada wanita yg berani melakukan hal seperti ini kepadaku. Aku tak bisa membiarkan, aku pasti akan membalasnya sekarang. Aku akan membuatnya benar2 menyukaiku lalu kemudian akan kubuat ia bertekuk lutut dihadapanku karena telah berani merendahkanku, aku tak peduli adik Kim Heechul sekalipun dia…”kata Yesung dengan nada emosi.

“Dia mempermalukanmu? Bagaimana bisa?”

“Kau tahu kyu,? Banyak gadis yg kutemui dan tak ada satupun yg mau menolak saat aku menyatakan cinta pada mereka. Tapi baru kali ini ada yg menolakku mentah2 sambil membuatku benar2 kehilangan muka…”kata Yesung.

“Kalau kau gagal berarti eunhyuk yg menangkan? Kau terusir?”

“Tidak ada yg menang, dan aku juga sudah tidak peduli lagi dengan taruhan gila itu. Sekarang aku benar2, aku benar2 ingin mendapatkan gadis itu. Bukan karena Eunhyuk atau siapapun…”kata Yesung berapi-api.

(._.)

“Oppa, ayo minum lagi…”

Eunhyuk terus diganggu-ganggu oleh dua orang gadis itu yg daritadi selalu duduk didekatnya. Mereka mendampingi Eunhyuk, menuangkan minuman untuk eunhyuk, lalu yg menjadi penyemangat untuk eunhyuk meminum lebih banyak lagi. Eunhyuk yg hatinya benar2 sedang panas, terus menghabiskan minuman yg dituang perempuan2 tersebut. Sementara didepannya, donghae hanya melihat hal yg dilakukan eunhyuk tanpa mengatakan apapun.

“Aaah…” PRAK?!

Donghae yg tadinya sedikit lengah dari eunhyuk karena menuang minuman menaikkan kepalanya kearah eunhyuk yg kini mulai ditinggalkan wanita2 itu karena ketakutan akibat Eunhyuk yg mengamuk tiba2 dan membanting gelasnya kedinding. Donghae menggelengkan kepala.

(._.)

“Oppa, kalian kenapa? Kenapa  tidak makan seperti biasanya?”tanya Soeun pada kedua kakaknya setelah memperhatikan kedua kakaknya yg tak bergairah menghabiskan sarapan pagi ini.

“Hum, anieyo… hanya sedang tidak nafsu saja…’jawab Hankyung sambil tersenyum.

“Keduanya sedang tidak nafsu makan? Aneh, sejak kapan kalian segitu kompak?”kata Soeun sambil tersenyum yg tak disambut senyum yg serupa dari kedua kakaknya. Soeun mulai merasa heran. “Oppa, apa benar2 tidak apa2. Kalian benar2 begitu tidak seperti biasanya pada hari ini. Heechul oppa malah diam sama sekali. Wae, apa terjadi masalah besar dengan pekerjaan kalian?”tanya soeun kemudian. Keduanya sama sekali tak menyahut, hanya saling bertatapan.

“Oppa, sebenarnya ada apa? Tolong ceritakan padaku…”pinta Soeun lagi pada keduanya. Heechul menarik nafas memandang adik bungsunya itu, kemudian kali ini ia menatap Soeun lebih yakin lagi.

“soeun-ah, sebenarnya memang ada satu hal penting yg harus kau tahu…”kata Heechul kemudian.

“Aku? Masalah apa?”tanya Soeun balik bertanya.

“Masalah mengenai ayah dan ibu kita…”Hankyung ikut menjelaskan.

“Ayah ibu?”

“Soeun-ah, kau tahukan kedua orang tua kita meninggal karena sebuah kecelakaan? Kedua orang tua kita meninggal akibat masuk kedalam jurang yg begitu dalam kau sendiri hampir saja ikut terjunkan?”tanya Heechul kemudian.

‘ya, lalu?”

“Soeun, kemaren penyelidikan polisi yg baru telah mereka kirimkan kerumah kita dan kau tahu apa isinya?”tanya Hankyung.

“Apa?”

“Kuat dugaan, ada pihak yg menyabotase kecelakaan itu. Dan merekalah yg membuat orang tua kita meninggal…”hankyung kembali menambahkan, dan membuat soeun benar2 kaget.

“APA?!”

“Soeun, untuk membuktikan semua hal itu dan menangkap pelakunya kita harus membongkar kembali makam orang tua kita. Kita harus menangkap pelaku kejahatan yg telah membuat kita kehilangan orang tua kita…”kata Heechul menambahkan.

“Apa? Membongkar makam?”tanya Soeun begitu kaget dan shock yg diangguki oleh kedua saudaranya. “Anieyo, tidak bisa, tidak boleh. Oppa, ayah ibu sudah tenang disana buat apa kita mulai mengganggu mereka kembali dengan hal itu…?”tanya soeun dengan wajah yg begitu sedih.

‘Tapi ayah ibu akan semakin tidak tenang kalau kita membiarkan semua ini. Soeun, tentu kita tidak bisa membiarkan pembunuh orang tua kita berkeliaran bebas diluar sana…”kata Heechul.

“Tapi oppa, bukan dengan membongkar makam. Aku tidak bisa, rasanya ini hanya akan membuatku seperti kembali kemasa kematian mereka. Aku tidak bisa…”

‘Tapi hanya itulah yg bisa kita lakukan untuk mereka berdua saat ini soeun…”kata hankyung.

“Melakukan apa? Melakukan yg seperti apa? Mereka ttap tidak bisa hidup lagi kalau kita melakukan itukan? Jadi untuk apa kita melakukn hal itu?”tanya Soeun dengan air mata tak terbendung.

‘Soeun..”

“Aku tidak mau, benar2 tidak mau. Oppa, mengertilah…”kata Soeun sambil bangkit dari tempat duduknya kemudian meninggalkan mereka dengan berjalan keluar.

“Soeun…”Heechul bangkit hendak mengejar Soeun, namun hankyung menahannya.

“Biarkan ia memikirkan semua ini sendiri hyung. Biarkan ia menenangkan diri…”kata Hankyung pada Heechul. Heechulpun hanya bisa mengangguk dan kembali duduk.

(._.)

“dia fikir gadis seperti apa dia? Sampai ia berani melakukan hal itu padaku…”kata  eunhyuk sambil berbicara melalui telephon kepada Donghae. “Ya, sekarang aku sedang menuju ketempat aku dan yesung  janjian. Seperti yg kau tahu, kami akan memperhitungkan kmbali dana yg sudah kami keluarkan dan menghentikan taruhan itu. Dan selanjutnya, aku akan menyelesaikan sendiri masalah adik Kim heechul ini…”katanya masih sambil menyetir.

“ya, nanti kau akan…” zirrtt….

Eunhyuk mengerem mobilnya secara mendadak karena kaget tiba2 seseorang melintas didepan mobilnya. Eunhyuk menatap seorang yg hampir  ia tbrak, seorang gadis. Eunhyuk agak kaget menatap sigadis yg berdiri didepan mobilnya dengan wajah muram.untuk kemudian gadis itu kembali pergi dengan tergesa-gesa. Eunhyuk tersdar, ia kembali meletakkan ponselnya kedekat telinganya.

“Oiya, aku baik2 saja. Oiya, nanti kau kuhubungi lagi ya, ada sesuatu yg harus aku lakukan dulu. Aku melihat Kim soeun  berlari sambil menangis tadi, aku ingin mencari tahu ada apa sebenarnya. Ya, nanti kuhubungi kembali. Ya…”Eunhyuk melempar ponselnya ke jok disampingnya kemudian memutar kemudi kearah soeun pergi tadi.

(._.)

Eunhyuk mengendap-endap sambil memperhatikan seorang gadis yg  tampak duduk sendiri didepan dua buah makam sambil menangis tersedu-sedu. Eunhyuk semakin penasaran, ia lebih mencari tempat untuk lebih mendengarkan setiap yg Soeun katakan. Ketika sedang mengendap=endap tiba2…

“aduh…”eunhyuk berseru ketika merasakan kepalanya terbentur  dengan seseorang. Eunhyuk mengangkat kepalanya.

“Kau?!”dengan serentak eunhyuk dan Yesung berseru ketika melihat satu sama lain.

“Apa yg kau lakukan disini?”tanya eunhyuk berbisik kearah yesung.

“Aku mlihatnya berlari sambil menangis. Karena penasaran, aku mengikutinya kemari. Kau sendiri?”tanya Yesung juga berbisik.

“sama…’’sahut eunhyuk sambil memperhatikan soeun yg masih menangis didepan makam.

“Kira2 kenapa dia menangis. Kukira melihatnya kemarin dia adalah tipe gadis berhati keras yg sensitiv tapi melihatnya seperti ini sepertinya dia bukan gadis yg sekeras kemaren..”kata Yesung pada eunhyuk. Eunhyuk megangguk.

“dia bukanlah gadis yg seperti kalian anggap dia adalah gadis yg rapuh…”keduanya tersentak ketika tia2 ada seseorang yg ikut bicara. Keduanya menatap arah suara.

“ahumma, nugusaeyo…”  tanya mereka kaget pada seorang wanita tua yg tiba2 datang.

“Gadis itu, aku sungguh kasihan pada dirinya, Hidupnya sungguh benar2 tidak tenang semenjak ditinggal kedua orangtuanya…’kata wanita tua itu.

“Maksud anda?”

“Semenjak orang tuanya meninggal ia hidup sepert  burung yg terkurung di sangkar emas. Banyak orang yg ingin membahayakan hidupnya untuk balas dendam atas perbuatan ayahnya semasa hidup. Hal itulah yg membuat kedua kakaknya begitu mencemaskannya, bahkan bisa dibilang harus mengekang kehidupannya. Ia kesepian, setiap hari ia selalu kesini untuk menceritakan keluh kesahnya kepada mendiang orang tuanya yg sudah terkubur disini. Tapi nasib selalu tak berpihak padanya, beberapa hari lagi makam kedua orang tuanya kudengar akan  dibongkar…”

“Apa? Ahumma nugusaeyo? Kenapa bisa tahu segitu detail?”tanya Yesung penasaran.

“Aku beritahupun kalian tidak akan kenal aku, dasar pemuda2 yg tidak punya masa depan..”kata si nenek sambil melangkah meninggalkan keduanya. Keduanya hanya saling bingung ketika perempuan itu perlahan-lahan mulai mejauhi mereka. Lalu setelah agak jauh mereka kembali berpaling kearah Soeun tadi, tapi merek kaget karena soeun tak lagi disana melainkan sudah berdiri di dekat mereka.

“Apa yg kalian lakukan disini?”tanya Soeun dengan wajah marah…

Akhirnya part 4 selesai juga… Mohon buat yg baca comment ya hitung2 buat motivasi dan penyemangat author buat nulis lagi. Karena, brhubung author udah kelas 3 SMA dan tahun ini mau UN mungkin setelah 5 proyek FF ini selesai gak bakal buat2 FF lagi buat satu tahun ke depan *kecuali berubah fikiran hehhe* jadi mohon komment ya… Gomawo

_Bow_

15 Comments Add yours

  1. Ina890826 mengatakan:

    gak nyangka hidupnya so eun rumit juga ya..
    pantes oppa”a pd protect gt..
    hoho itu 2 playboy masih keukeuh ngejer so eun..
    makin penasaran sapa yg bakal jd pemenang,,
    makin seruuuu,,
    lanjuuuuuutt^^

  2. kaoru selly SangEun mengatakan:

    eon daenak deh ni FF ..
    makin seru ceritanya ..
    tumben nih orang dua akur (maksudnya:eunhyuk dan Yesung)
    eon palli .. jangan bikin penasar ..
    next part ku tunggu ..

  3. yexi woohae mengatakan:

    awalnya q pkr enag jadi so eun cz pny abang yg ckepnya minta ampun n prhtyn tp ternyta diblk itu hdpnya slt z, jd pnsrn ne. . . lanjt author. . dtnggu ne. . .

  4. Gerund mengatakan:

    Daebak chingu!

    Jgn pke lama, l.a.n.j.u.t.k.an

  5. Anna mengatakan:

    Hasssyyeeek kykny yg bkal jd bodyguardny soeun bkn hny heechul n hakyung tp eunhyuk n yesung jg dehh ^hee sok thu^,,heeem kykny ga adil klo soeun msti mlih slh stuny gmn ya?? mending nnti soeun ma yg lain aja treng treng treng

  6. Glodzbumsso mengatakan:

    Mav baru komment .
    Baru sempet baca ^^
    Daebak putri .!
    Seneng baca nya ..

    Soeun eonie ku pinter banget ya mempermaluka dua playboy ..
    Tapi jangan terlalu di permalukan eonnie ,
    Kasian oppa oopa ku ^^

  7. fauziyah mengatakan:

    seruuuuu lanjut yak

  8. cucancie mengatakan:

    Wuaahh semakin penadaran bacanya……

  9. anastasia erna mengatakan:

    kasian so eun..hidup di sangkar emas..
    tapi wajar sih..klo so eun dlm bahaya..
    moga para playboy itu..urungkan niat mereka..
    lanjut outhor…bagus…bgt

  10. Park Ri Rin mengatakan:

    Ternyata khdupan sso berat jga iah,ksian e0nniQu.. ;-(
    kya’a klo eunhyuk sma yesung krjasma bwt nglindungin so eun bkal seru tuh.. Itung2 jd kaka k3 sma k4.. Kekeke🙂

  11. tanti no kawai mengatakan:

    Makinnn penasarannnnnnn….. Next… .͡▹​

  12. Kim Ra rA mengatakan:

    Wah ada campuran mistery y juga nih makin asik aja nih, tapi ayo dong d lanjut ending y, Ne,

  13. senrumi mengatakan:

    Pa yg sebnrnya terjadi pada sso aq senakin penasaran

  14. lavender mengatakan:

    Kynya ceritanya mkin seru

  15. RANI mengatakan:

    perhatian banget cowok-cowok itu ke so eun,,, apalagi hidup so eun yang rumit jadi deh mereka tambah protective ke so eun…..

    Wah ff-nya makin seru aja nih🙂

    Next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s