~Bonamana Part5 [Pembongkaran Makam dan Sepupu Menyebalkan]


Hai semuanya, saya kembali dengan FF ini…

Oiya, karena edisi ultahnya Kakak saya yg sangat Angelic yaitu Kim So Eun makanya semuanya dipost tepat ditanggal baik ini.

Oiya, Cuma mau ngingetin, buat semua yg baca mohon komment dan rate setiap postnya ya. Karena mulai sekarang setiap post akan dibuat next episodenya berdasarkan banyak komentar serta ratenya kalau sudah memuaskan aku baru mau bikin lanjutannya. Kalo gak ya, mungkin aku bikinnya gak segera dan aku bakal ngepost cerita lain aja buat sementara. Gimana gak maukan? Makanya mohon bikin komentar ya buat semangat buat author buat bikin lagi. Karena semakin banyak komentarnya, maka inspirasinya makin lancar sementara kalo sebaliknya author jadi agak malas -_-.

So, Please Comment and Rate ya Readers… ^^

“Saengil Chukkahae hamnida… Saengil Chukkahae hamnida… Saranghaneun Soeun Jagi, Saengil Chukkhaehamnida”

[]

“Apa yg kalian lakukan disini?”tanya Soeun dengan wajah marah… Keduanya sontak langsung kaget dengan kehadiran tiba2 Soeun tersebut sehingga tidak ada kesempatan lagi untuk keduanya bisa lari.

“Hm…”keduanya bingung menjawab apa sambil menggaruk kepala dan bingung.

“Kalian mau menggangguku lagi ya? Kalian tidak mengerti perkataanku yg semalam…”kata Soeun masih dengan wajah yg marah dan serius.

“Hm, a… aniyo, bukan begitu… kami hanya… hm… hanya…”

“Hanya sedang kebetulan lewat saja, yakan Yesung? hehehe”Eunhyuk dengan cepat memotong ucapan Yesung. Yesung mengangguk, lalu selanjutnya keduanya malah saling cengengesan tidak jelas satu dengan yg lainnya. Soeun berdecak, lalu menggeleng.

“Sejak kapan kalian jadi akrab begini?”tanya Soeun pada keduanya heran. Keduanya terdiam, lalu saling bertatapan.

“Hm, sejak dulu sebenarnya kami inikan teman. Hanya saja, kau yg tidak tahu”Yesung menjawab yakin.

“Ya, kami ini Friend…”eunhyuk menambahkan. Soeun terdiam, lalu berpaling.

“Terserah kalian, aku tidak mau ambil pusing…”kata Soeun sambil melewati mereka dan berjalan menjauh. Keduanya saling bertatapan, heran, lalu selanjutnya entah kenapa keduanya dengan serempak berjalan mendekati Soeun. Menyadari teman disampingnya berfikiran yg sama mereka malah saling dorong2an untuk saling mendahului.

“Hey, Soeun, kalau tidak keberatan aku bisa mengantarmu pulang…”kata Yesung kepada Soeun sambil mendorong tubuh Eunhyuk menyingkir hingga Eunhyuk hampir terjatuh keatas sebuah makam.

“Bersamaku saja, mobilku lebih mewah dan bagus dari mobilnya…”eunhyuk tak mau kalah berseru sambil ikut mendorong Yesung hingga Yesung hampir masuk selokan.

“Mahal apanya? Mobilku jauh lebih mahal daripada mobilmu itu. kau tahu…”Yesung berseru tak mau kalah.

“Ohya…”

“Hey, diamlah. Aku sedang pusing, aku tidak mau diganggu saat ini, kalian mengerti atau tidak sih semua ucapanku?”Soeun tiba2 membentak keduanya sambil berbalik kearah keduanya hingga keduanya yg tadi tidak mau diam sedikit kaget. “Pergilah…”Soeun menambahkan sambil kembali berjalan dan meninggalkan keduanya lagi.

Keduanya terpana, memegangi dada masing2 karena kaget dibentak.

“Benar2 galak…”kata Yesung sambil geleng2 kepala.

“Kau lupa kakaknya siapa?”tanya Eunhyuk kemudian. Keduanya kini hanya menatapi kepergian soeun yg sudah kian menjauh itu. Sementara disudut lain ada sepasang mata yg juga mengintai segala gerak gerik Soeun.

[]

Hankyung duduk dengan sedikit tidak tenang sambil menatap pintu utama rumah. Hankyung benar2 risau karena adik bungsunya belum juga pulang. Hankyung sudah berusaha menghubungi ponsel Soeun, tapi Soeun tidak mau mengangkat setiap panggilannya ia kini hanya bisa pasrah menunggu adiknya kembali dan berharap semoga kejadian buruk tidak menimpanya, lagi…

“Soeun belum juga pulang…”

Tiba2 Heechul datang bergabung sambil membawa minuman dan duduk dihadapan Hankyung. Hankyung menggeleng lesu, lalu menatap kembali Hyungnya.

“Hyung, sepertinya Soeun benar2 terpukul dengan keputusan kita. Apa sebaiknya kita tidak usah melakukannya saja?”tanya Hankyung pada Heechul. Heechul menggeleng dengan cepat.

“Kita tidak bisa kalau tidak melakukannya. Kita harus melakukannya..”kata Heechul.

“Tapi hyung, Soeun benar2 tidak bisa menerima kenyataan ini. Soeun baru saja sembuh dari trauma batinnya hyung, kalau kita melakukan ini dia bisa kembali seperti dulu…”kata Hankyung.

“Aku yakin, tidak akan seburuk itu Han. Aku sudah memikirkan semuanya secara detail, aku yakin Soeun akan menerimanya…”kata Heechul tetap pada pendiriannya. Hankyung menghirup nafas, sebagian dirinya membetulkan perkataan Heechul tapi bagian lainnya benar2 masih memikirkan Soeun.

Tanpa memperdulikan kedua kakaknya yg cemas akan dirinya, Soeun memasuki rumah lalu melewati mereka begitu saja menuju tangga.

“Soeun, kau sudah pulang?”

Hankyung dengan cepat menyusul soeun dan menyentuh bahu adiknya yg hanya menunduk itu.

“Soeun… Gwaenchanha?”tanya Hankyung cemas sambil memiringkan kepalanya demi mendapatkan wajah Soeun. Namun Hankyung berhenti menatap Soeun dan mengalihkan pandangannya menuju Heechul. Heechul hanya diam dan balik menatap Hankyung.

“Oppa, biarkan aku kekamarku…”Soeun mulai bersuara pelan dan rendah.

“Tapi… Soeun, kau baik2 sajakan?”tanya Hankyung ragu. Soeun menganggukkan kepalanya satu kali.

“Ne..”sahutnya.

“Soeun, semua ini demi kebaikan keluarga kita dan kedua orang tua kita. Aku harap kau mengerti…”kata Heechul mulai bersuara. Soeun tak menyahut, ia hanya kemudian malah berjalan menuju kamarnya meninggalkan kedua kakaknya. Hankyung menatap Heechul yg balik menatapnya.

“Geokjongma, ini akan mambaik segera…”kata Heechul. “Khabarnya Onew, sepupu yg paling dekat dengan Soeun selama di amerika akan pindah kesini. Aku yakin, dengan kehadiran Onew. Soeun perlahan akan pulih kembali…”kata Heechul pada Hankyung. Hankyung menatap hyungnya.

“Onew?!”Hankyung kembali bertanya pada Heechul dengan sedikit tidak yakin. Heechul mengangguk meyakinkan Hankyung.

[]

Yesung berjalan keluar sebuah lift menuju ruang apartemennya. Yesung berjalan dengan santai sambil bernyanyi dan memutar-mutar kunci mobil ditangannya. Namun, langkahnya yg tadi ceria tiba2 terhenti melihat seseorang berdiri didepan apartemennya. Yesung menghela nafas berat dan bosan, lalu mendekati wanita tersebut.

“Ada apa lagi bu?”Tanya Yesung sambil bersandar di dinding apartemennya. Wanita yg dipanggil ibu oleh Yesung itu menatap anaknya dengan pandangan sedikit nanar.

“Ibu ingin menjemputmu untuk pulang.  Yesung, sudah saatnya kau pulang…”kata ibu yesung. Yesung menghela nafas, lalu berpaling kearah lain.

“Sudah ku katakan. Ibu, selama dia masih berada dirumah kita, aku tidak akan kembali…”

“Yesung, sampai kapan kau akan terus begini. Dia adalah orang baik, ibu tidak mungkin menikah dengannya kalau dia bukan orang yg dapat dipercaya…”

“Aku tak peduli, orang sebaik apapun dia. Yg jelas, aku tidak akan menerima dia dalam kehidupan kita. Kalau dia dirumah, maka aku yg pergi. karena ayahku Cuma satu dan sudah meninggal, aku tidak ingin tempat ayah diambil seenaknya oleh orang asing itu…”kata Yesung bersikeras.

“Tapi sampai kapan kau akan hidup seperti ini”tanya ibunya sedih.

“Sampai dia tidak lagi tinggal dirumah. Ibu, percayalah padaku, dia bukan orang yg baik untuk ibu. Dia hanya ingin harta ibu. Jadi, sebaiknya ibu menceraikannya sebelum dia membuat masalah dalam hidup ibu…”

“Yesung…”

“Aku tak ingin berdebat bu. Ibu boleh masuk, tapi ibu jangan membahasnya didepanku, aku muak…”kata Yesung memotong ucapan ibunya. Ibu muda itu hanya terdiam menyaksikan anaknya yg tak bisa mendengarkannya itu.

[]

Eunhyuk memasuki rumahnya dengan sedikit waspada dan hati2. Ia masuk mengendap endap ditengah malam, takut membangunkan seisi rumahnya. Ketika Eunhyuk hendak meraih tangga, tiba2 lampu ruangan itu menyala sehingga rumah itu kembali terang. Eunhyuk perlahan mulai gugup menatap seorang pria sangar berdiri tak jauh darinya.

“A…Ayah…”

“Darimana saja kau…”

Eunhyuk terdiam mendengar ucapan kasar orang didepannya. Ia masih memilih alasan yg kali ini lagi2 akan dikatakannya.

“Aku hanya…”

“Berfoya-foya, mabuk-mabukkan, menonton film, menyanyi tidak jelas, melakukan tarian2 tidak jelas itu lagi begitu?”tanya ayahnya geram. Eunhyuk tak menjawab, hanya menunduk sambil menghela nafas sesekali. “Eunhyuk, kau itu anak sulung keluarga ini yg akan menggantikan ayah. Tidak bisakah kau jangan lagi bermain-main. Ayah sudah menuruti permintaanmu untuk bermain-main dengan kuliah di universitas seni musik atau apalah itu untuk beberapa tahun ini, tapi bukan berarti kau bisa hidup sesuka hatimu dirumah ayah…”

Eunhyuk mengangkat kepalanya, kaget atas ucapan ayahnya.

“Ayah, ayah salah faham aku kuliah bukan karena ingin bermain-main tapi aku bersungguh-sungguh kuliah dan belajar disana..”

“Bersungguh-sungguh yg seperti apa? Nilaimu saja, tidak pernah kau perlihatkan padaku. Kenapa? Ayah tahu, karena semuanya buruk dan hanya main2 semata bagaimana begitukan…”

Eunhyuk terdiam, ia ingin membantahnya sungguh. Tapi, ya, ia membenarkan kalau nilainya begitu payah. Tapi eunhyuk sama sekali tidak berniat bermain dengan kuliahnya, ia benar2 ingin tumbuh menjadi seorang penyanyi ataupun seorang Dancer yg hebat seperti idolanya Michael Jackson. Tapi entah kenapa sejak dulu ayahnya menentang keinginannya

“Lihat, kau tidak bisa menjawabnya. Semua ucapanku benarkan? Kau adalah anak yg payah dan tak bisa dibanggakan. ..”ayah Eunhyuk kembali bersuara dengan pandangan penuh ejekan pada Eunhyuk. Lantas meninggalkan Eunhyuk begitu saja. Eunhyuk terdiam, mencerna setiap ucapan yg diterimanya dan tiba2 wajah Soeun melintas dalam fikirannya. Eunhyuk menghela nafas sedikit berat.

[]

Soeun menuruni tangga dengan sangat lesu sambil ditangannya memegang sebuah surat khabar bertuliskan “ MAKAM KIM SOO MAN DAN ISTRINYA KEMBALI DIBONGKAR” .Soeun berjalan benar2 tanpa tenaga sama sekali, ia kemudian berhenti berjalan dan memilih duduk begitu saja disalah satu anak tangga Soeun kemudian menangis disana. Tempat itu sepi, karena Soeun berada ditangga darurat SM University dan jarang ada mahasiswa yg kesana. Soeun diam menunduk sambil terus menangis, ia menangis tanpa mengeluarkan suara sama sekali karena mencoba menahannya tapi air matanya yg jatuh sungguh tak terkendali.

Tanpa ia sadari seseorang memperhatikannya dari jauh. Orang itu berfikir untuk mendekati Soeun, namun ia tiba2 saja mengundurkan niatnya itu ketika ia melihat ada manusia lainnya yg juga memperhatikan Soeun dengan gerak-gerik mencurigakan. Yesung terdiam, berfikir, sepertinya ia mengenal orang yg mencurigakan itu, tapi siapa? Kenapa dia mengintai Soeun?.

Sadar ada seseorang yg menyadari keberadaannya, orang itu sedikit panik kemudian berlari. Yesung tersadar, iapun kini berusaha mengejar orang itu demi menjawab pertanyaannya dengan melewati Soeun. Soeun tersadar akan kehadiran Yesung dan dengan cepat menghapus air matanya dan menoleh kearah Yesung berlari tadi.

Yesung memperlambat larinya ketika ia menyadari kehilangan jejak orang tadi. Yesung mengatur nafasnya yg sedikit berantakan akibat pengejaran kecilnya sambil terus mengingat-ingat orang itu. Menyadari sesuatu, Yesung berpaling kearah dimana Soeun duduk tadi, namun ia baru sadar kalau Soeun sudah pergi dari tempat itu. Yesung trdiam berfikir lagi.

“Siapa orang itu? Aku rasa aku pernah melihatnya. Tapi siapa? Dan kenapa dia mengintai Kim So Eun? dan sepertinya berniat buruk padanya…”tanya Yesung pada dirinya sendiri.

[]

Soeun menuruni tangga dengan lesu dan tak bertenaga. Surat khabar tadi masih dengan erat digenggamnya, dan wajahnya yg sedih masih terlihat pada dirinya. Soeun akhirnya tadi memutuskan untuk pergi dari tangga darurat guna menghindari Yesung. Soeun ingin sendiri, ia tak mau diganggu siapapun apalagi Yesung ataupun Eunhyuk, itulah sebabnya ia meninggalkan temat tadi begitu saja. Ketika kembali berjalan, ia terhenti karena tiba2 seseorang berdiri dihadapannya, Soeun balik menatap seseorang yg menatapnya itu.

“Kim So Eun, apa kita boleh bicara…”tanya Eunhyuk padanya. Soeun berpaling, menghela nafas berat.

“Aku sedang tak ingin diganggu…”jawabnya pelan.

“Tapi aku tidak bermaksud mengganggu…”

“Tapi nyatanya kau menggangguku…”

Eunhyuk terdiam, menatap gadis dihadapannya. Tadinya, Eunhyuk bermaksud untuk berjanji pada  Soeun memperbaiki nilainya yg telah dilihat Soeun tempo hari melalui Kim Heechul demi pembuktian dirinya kepada sang ayah.  namun ia mengundurkan niatnya melihat gurat kesedihan dimata Soeun.

“Kau kenapa?”tanyanya pada Soeun. Soeun berpaling, menatap angkasa guna meredam air matanya yg tak pernah ingin berhenti tumpah. Eunhyuk terdiam, menatap sesuatu ditangannya, tanpa izin Eunhyuk menarik surat khabar itu.

“Izinkan aku melihat ini…”katanya semaunya. Soeun kaget, hendak melarangnya, namun menyadari keterlambatannya ia hanya bisa diam dan menunduk.

Eunhyuk membalik halaman surat khabar itu, dan ketika menemukan sebuah artikel, ia membacanya dengan ekspresi kaget dan sedikit tidak percaya. “Ini…”

“Kembalikan itu, berhentilah menggangguku! Kau tidak mengerti ucapanku. Pergilah…”kata Soeun dengan cepat mengambil kembali surat khabar itu dari tangan Eunhyuk lalu meninggalkan Eunhyuk begitu saja. Eunhyuk terdiam, menatapi kepergian Soeun yg kian menjauh. Eunhyuk menghela nafas.

“Aish… hatinya terlalu rapuh dari gadis lainnya yg kukenal… aku tak bisa menyakiti gadis yg seperti itu…”katanya sambil menggeleng dilema.

[]

 

Soeun kembali kerumahnya lesu dan tanpa bergairah sama sekali. Ia kemudian memasuki kamarnya dan ia kaget ketika menemukan seseorang disana. Matanya yg tadi nanar berubah menjadi sedikit berbinar melihatnya.

“Onew?!”

“Kimmie… Long Time No see…” orang yg dipanggilnya Onew itu tersenyum dengan senyumnya yg childish kearah Soeun lalu langsung mendekatinya.

“I…Ini benar2 kau?”tanya Soeun ragu.

“Tentu saja, hanya aku yg punya wajah setampan inikan didunia…”katanya girang, Soeun tersenyum bahagia.

“Aku merindukanmu…”kata Soeun sambil menunjukkan wajah cemberutnya pada Onew. Onew balas cemberut padanya lalu kembali berwajah ceria.

“Kalau begitu kenapa tak berfikir memelukku?”tanya Onew kemudian sambil membuka tangannya kearah Soeun. Soeun tersenyum lalu ia balas memeluk Onew yg sudah terlebih dahulu memeluknya. “Bagaimana khabarmu Kimmie?”tanya Onew sambil memeluknya.

“Aku tidak terlalu baik. Banyak sekali masalah yg aku hadapi belakangan ini…”kata Soeun sambil cemberut. Mereka melepaskan pelukan mereka itu.

“Benarkah?”tanya Onew kemudian. Soeun mengangguk pelan. Onew lalu kembali menunjukkan senyum khasnya.

“Karena aku sudah datang, tentu kau tidak sedih lagikan? Akukan pembawa kebahagiaan tentu saja kau tidak boleh sedih setelah melihat wajah tampanku ini…”kata Onew pada Soeun. Soeun tersenyum dan menggeleng.

“Kau ini, tetap seperti itu…”kata Soeun kemudian. Onew hanya cengengesan pada Soeun.

“Oiya kimmie, aku sudah menanyakan khabarmu kenapa kau tidak menanyakan khabarku juga?”tanya Onew kemudian. Soeun hanya tertawa kecil.

“Iya, maaf, bagaimana khabarmu Onew apa baik2 saja?…”

“Tidak terlalu baik, aku lapar Kimmie, aku belum bertemu ayam hari ini, jadi tolong berikan aku ayam sebelum aku mati….”kata Onew memotong ucapan Onew dengan ekdpresi sedih yg dibuat-buat. Soeun terkekeh.

“Ayo, kita ke dapur…”kata Soeun kemudian.

“Yeay…”Onew berseru sangat girang.

[]

“Yah Onew berhentilah menonton ayamnya disana cepat bantu aku…”Soeun berseru kearah meja makan dimana Onew telah duduk manis disana. Onew yg asyik menikmati aroma ayamnya merasa terganggu lalu menatap Soeun.

“Kalau begitu segera makan saja, aku sudah lapar Kimmie…”kata Onew padanya.

“Belum, tidak boleh! Kita harus membuatkan makanan untuk oppaku juga menunggu oppaku dulu baru boleh makan…”kata Soeun kemudian.

“Itu akan membutuhkan waktu, nanti ayamnya bisa hidup lagi dan lari kimmie…”kata Onew merengek. Soeun menggelengkan kepalanya.

“Berhentilah bercanda ya Onew-ah. Jangan mencoba mempermainkanku, kalau tidak membantuku kau tidak boleh makan…”kata Soeun tegas. Onew menghela nafas, lalu dengan berat mendekati Soeun lagi.

“Ya, aku kesana…”katanya tak bertenaga.

“Cepaaat, kalau kau lelet kau tidak boleh makan…”kata Soeun lagi.

“Iya-iya…”kata Onew mempercepat jalannya kearah Soeun. Soeun tersenyum geli melihat reaksi Onew tersebut. Sementara tanpa mereka sadari dua pasang mata memperhatikan keduanya.

“Apa ku bilang, aku bisa mengatasinya kan?”kata Heechul bangga kepada Hankyung. Hankyung hanya mengangguk sambil tersenyum, lalu kembali memperhatikan keduanya.

[]

“Kita mulai sekarang Han?”

“Belum belum waktunya Hyung…”

“Sekarang saja hyung, aku sudah tidak tahan…”

“Sst… diam Onew jangan cerewet nanti Soeun dengar…”

“Tapi aku sudah tidak tahaan…”

“Tidak tahan untuk apa?”

“Aku mau pipis, mau kekamar kecil…”

“Ck, kau ini, kau mau melewati moment ini huh?”

“Tapi aku…”

“Sst, diam. Nanti Soeun bangun…”

Perlahan Soeun membuka matanya dengan malas ketika mendengar suara tiga orang yg dikenalnya berbisik-bisik didepan kamarnya. Soeun hanya diam, merasa terganggu, lalu menutup kedua telinganya dengan bantal dan berusaha tidur lagi.

“Sudah… sekarang saatnya…”

“Jinjja? Aah syukurlah!!”

“Onew, sudah ku bilang kecilkan suara jelekmu itu…”

“Sudahlah, jangan berdebat ayo masuk…”

Srrt… perlahan pintu dibuka dan dengan cepat Soeun menangkap suaranya. Sementara ketiga orang itu, saling bertatapan satu sama lain sebelum akhirnya lebih mendekati Soeun.

“saengil Chukkahae hamnida… Saengil Chukkahae hamnida… Saranghaneun Soeun Jagi, Saengil Chukkhaehamnida…”

Ketiganya bernyanyi dengan serentak sambil mendekati Soeun dengan sebuah kue ulang tahun. Soeun terbangun, ia melirik orang2 yg datang kekamarnya. Tiba2 seseorang memeluknya.

“Selamat ulang tahun, baby… cepatlah tumbuh dewasa…”kata Heechul sambil mecium pipi Soeun.

“Akukan sudah dewasa oppa…”protes Soeun cepat. Heechul tersenyum.

“Benarkah? Kenapa aku sampai tidak tahu ya… kau terlihat masih seperti 12 tahun dimataku…”

“Oppaaa…”

Heechul hanya tersenyum melihat reaksi Soeun ia mencubit pipi Soeun lalu mundur memberi kesempatan untuk Hankyung untuk mengucapkan sesuatu padanya. Hankyung maju mendekati Soeun lalu memeluknya.

“Selamat ulang tahun adik kecilku, cepatlah tumbuh besar ya…”

“Kenapa kalian selalu menyindirku begitu?”tanya Soeun kesal dan cemberut kepada keduanya.

“Karena kau akan selalu menjadi bayi kecil kami…”kata Hankyung singkat sambil mencium pipi Soeun. Soeun tak menyahut lagi, ia hanya diam. Hankyung tersenyum, lalu mencium pipinya sekali lagi.

“Kimmie, selamat ulang tahun!! Cepatlah dewasa ya…”kata Onew dengan cepat dan langsung memeluk tubuh Soeun membuat Soeun kaget.

“Kau sendiri?”tanya Heechul sinis pada Onew. Onew tak meladeni ucapan Heechul dan hanya terus memeluk Soeun.

“o,, onew aku tidak bisa ber..nafas…”

“Hey, kau mau membunuh adikku? Jinjja!”Heechul dengan cepat menarik tubuh  Onew dari Soeun. Onew hanya cengengesan.

“Dia Cuma bercanda hyung…”kata Hankyung sambil tersenyum.

[]

Yesung berjalan bersama Kyuhyun menuju kelas kuliah mereka ditemani para fans dari Yesung namun ditengah jalan ia bertemu dengan Eunhyuk dan Donghae dengan rombongan fans Eunhyuk juga. Kedua rombongan itu saling bertatapan sinis. Lalu hendak masuk kekelas, tapi mereka terhenti ketika gadis2 disekitar mereka berlari yg biasanya mendekati mereka namun tiba2 malah mengejar yg lain. Keduanya saling bertatapan heran, lalu melihat kearah rombongan yg meninggalkan mereka.

“Kim So Eun?”kata Kyuhyun sambil melirik Yesung. Keempatnya menatap tak percaya dan heran.

“Kenapa tiba2 malah mengerubungi Soeun? Apa mereka berubah tidak normal?”kata Eunhyuk semaunya.

“Lihat, Soeun tak sendiri… dia bersama seseorang yg bukan Heechul…”kata Donghae sambil menunjuk Onew

“PACARNYA?!”kata Kyuhyun kemudian. Yesung dan Eunhyuk tak menyahut, mereka hanya saling bertatapan lalu berpaling kearah orang bersama Soeun.

“Saengil Chukkahae Soeun…”

“Saengil Chukkahae Soeun…”

“Selamat ulang tahun, kim so eun…”

Keempat pemuda itu mendelik mendengar teriakan para mahasiswa itu.

“Oh, dia ulang tahun?”kata Kyuhyun kemudian.

Yesung tersenyum, ia memikirkan sesuatu. Sementara Eunhyuk hanya diam sambil berfikir.

“Jadi dia ulang tahun…”kata Eunhyuk bergumam sambil berfikir lantas ia tersenyum setelah itu.

”STOP!!!”lamunan keduanya tersentak ketika Onew berteriak. Keduanya kini beralih pada Onew. “Jangan ganggu Kimmie…. sudah pada pergi sana kalian kira ini parade…”katanya pada semuanya. Semua orang disana merasa terusik oleh ucapan Onew lalu dengan kesal meninggalkan mereka.

“Mian, gomawo atas ucapannya…”Soeun dengan cepat meminta maaf pada mereka yg sudah meninggalkan mereka itu. Lalu menatap onew kesal “Onew, kenapa kau begitu pada mereka? Merekakan baik…”protes Soeun.

“Kimmie, mereka berisik dan mengganggu, jadi aku mengusir mereka sebelum kau pingsan…”kata Onew cuek sambil berjalan duluan. Soeun cemberut menatap Onew yg sudah pergi itu.

“ONEW!!”seru Soeun kesal.Lalu menatap kepergian onew namun pandangannya malah bertemu empat pemuda itu. dengan malas Soeun mendekati Onew.

“Onew? Kimmie?”gumam Yesung dan Eunhyuk pelan.

“Itu panggilan kesayangan sepertinya…”kata Kyuhyun berpendapat.

“Mereka pasangan?”kata Donghae kemudian. Yesung dan Eunhyuk hanya saling bertatapan sambil terdiam melihat Soeun yg semakin mendekat bersama Onew.

21 Comments Add yours

  1. kaoru selly SangEun mengatakan:

    first kah ??? #celingak-celinguk😉
    seru eun ff-nya ..
    di tunggu part selanjutnya ..
    update soon eon !! fighting🙂

  2. as3ELF mengatakan:

    aseeekkkk…makin seruu
    lanjut y…
    jgn lama-lama

  3. Poespa sang soeun mengatakan:

    Di antara semua ff,,hanya ff ini lah yg susah kutebak…
    So eun itu nntinya sama siapa ya???
    http://www.penasaran.com/tingkatstadiumakhir

    ayo…di lanjutttttt!!

    Dan janganlamalama.com

  4. Shymi Horvejkul mengatakan:

    LANJUT!!!!! #Tereak pke toa..

    Daebak, cerita_y makin seru… pkok_y hrus cepet d’lanjut.

  5. Anna mengatakan:

    Stuju ma puspa mank ff stu ini sush ditebak,,msh byk rhsia yg msti diungkap,,mau donk dicipika cipiki jg,,kocak bgt ma tgkh 2 sekawan ituu haha ditambah tgkh kocak onew komplit deehh

  6. yexi woohae mengatakan:

    yang mengintai ntu cp chingu? . . hmm saengil chukahamnida jga so eun onnie. . . tuh yeppa npa senyam-senyum. . .hmm bnyk yg membuat q penasaran. . so lnjtin chingu. . .

  7. Yova mengatakan:

    Yeah…Makin seru.. Ni Ada si Onyu maniak ayam wkwkwk..
    Siapa yg mengintai So Eun itu ya ??? Sgt pnasaran…
    Ditunggu lanjutannya

  8. Vita mengatakan:

    Asek dilanjut … Lululala…

    Kyaaaa ad onew nyempil.. Uye uye my husband (digampar MVP’s)
    tp it siapa yg puny niat jahat ya??
    Pokoknya di lanjut ya:-D

  9. Ina890826 mengatakan:

    eh ada ayaaaam.. haha
    waaaaahh mau jg sepupuan ma onew,, wkwk
    kimmie onew,, hoho
    sabaaar jangan jejes gt 8nenangin yeppa ma hyukppa*
    lanjut lanjuuuuutt^^

  10. Glodzbumsso mengatakan:

    Mian baru bisa koment put ^^
    Iyaaaa belom ada gambaran sso ma siapa ?
    Beruntung banget di perebutin 2 cowo cakep =,=
    Jadi iri ..

  11. gerund mengatakan:

    Enak bgt ea jdi s0eun dikelilingi namja2 tampan..
    Bgi2 dunx e0n, 1 za. .hehe

    wah, yeppa dan unyuk pnya saingan lg nech. Tetap semangatd ea! Poko’x kalian gx blh nyerah bwt dptin cinta’x soeun.

    Sumpah, bca ff ini bkn pnsaran bgt. Mulai dr cerita, karakter, pemain, n konfik’x.

    Daebak lah, chingu manx calon sutradara profesional.

  12. mayaulidhasso mengatakan:

    author .. kok lama sih ngepost nya ???
    nunggu komen aku yea ??? ( hahahaayy .. aku narsis ^^)
    ya udh aku tunggu part selanjut nya ..
    gomawo author ..

  13. fauziyah mengatakan:

    lanjut lanjut lanjut lanjutttttt ^^

  14. QueenA FZ mengatakan:

    sm yesung please….”sidikit maksa”
    hehe
    sepupunya ga nyebelin kog… malah nyenengin bgt
    onew gitu loh..

  15. cucancie mengatakan:

    Makin suka ceritanya….

  16. anastasia erna mengatakan:

    bagus…bagus…ada owen..
    so eun ga lg sedih…
    lanjut…

  17. Park Ri Rin mengatakan:

    Hahaha kye0pta so eun d pnggil kimmie sma onew🙂
    kalo b0leh milih aku lbh suka so eun sama eunhyuk,hehe cuma pndpatku aj siy🙂

  18. tanti no kawai mengatakan:

    Wah…. Makin seruuuuu….
    Sapa yah Ϋά̲̣̥ηġ berniat mencelakai Sso eunni?????

    Onew lucu_bangettttt….
    Di mna ªԃª onew di situ ªԃª ayam….
    Kekekkekekke

    Hemmm….. Kira2 apa Ϋά̲̣̥ηġ akan ð lakukan ² pLay boy itu?????
    Lanjutttttt

  19. Kim Ra rA mengatakan:

    Wah ada yang cemburu tuh,,, tapi onew ama sso cuma sepupukan yach,,, chingu endingnya yach yach! ::| tampang memelas

  20. senrumi mengatakan:

    Sepertinya hyuk mulai sadar diri
    tinggal yesung yg blm
    siapa yg mengawasi sso ya

  21. RANI mengatakan:

    wah tambah seru aja ceritanya ini dan disetiap scene itu sulit untuk ditebaknya……

    Next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s