~[Twoshoot/ Request] To You Mine Part2~


Tittle: To You Mine

Author: Princess Clouds aka Putri Andina

Genre: Romance, Friendship, Family

Tipe: Twoshoot

Cast: Kim So Eun, Kim Kibum, Choi Siwon, Ham Eunjung (T-ARA)

Annyeong, saya kembali dengan salah satu requestan nih. Kali ini, ngebawa requestan dari salah satu reader saya yg setia mampir and comment di blog yaitu: “Kaoru selly SangEun”. Kaoru minta dibikinin FF dengan judul To You Mine. Awalnya maaf buat kaoru, karena aku gak tahu lagunya yg mana, aku udah berusaha nyari tapi tetep gak ketemu lagu yg dimaksud akhirnya ffnya aku buat berdasarkan feeling aja deh. Jadi maaf ya, kalo ceritanya gak sesuai keinginan.

Oiya, buat pembaca, aku masih ngarapin Komen sama Ratenya ya^^

Okey, ya udah, langsung aja deh…


“Kau mungkin mempunyai segalanya, tapi bagaimana dengan aku? aku hanya memiliki dirimu…”

“ayo pergi!!!”kata Soeun begitu ceria sambil menaiki motor Kibum dan melingkarkan tangannya kepinggang Kibum. Kibum tersenyum melihat tingkah Soeun.

“Benar mau ikut mengantar pizza lagi? Apa kau tidak merasakan lelah?”tanya Kibum sambil menoleh kearah Kibum. Soeun menggeleng ceria.

“Annieyo, daripada aku dirumah sendiri kan lebih baik menemanimu…”kata Soeun sambil tersenyum.

“Atau mau pizza gratis lagi huh?”katanya . soeun tak menyahut, ia hanya senyum-senyum kecil. “Baiklah, pegangan lebih erat, kita meluncur Kim Soeun…”kata Kibum sebelum menarik gas motornya. Soeun hanya memeluk pinggang Kibum dengan senang.

[]

Sudah hampir sebulan Soeun hidup bersama Kibum. Kini, Kibum adalah satu2nya keluaraga Soeun. selama ini, Kibum dengan senang hati menjaga dan memberikan perhatian pada Soeun. mereka tinggal satu atap, Soeunlah yg menyiapkan makanan kalau Kibum bekerja hingga ketika pulang ia bisa langsung beristirahat. Namun belakangan Soeun merengek minta ikut mengantar pizza. Ia bosan, begitulah katanya, ia merasa bosan setiap hari hanya dirumah dan melamun saja. Ia ingin sekali ikut Kibum bekerja, sebagai ganti jalan2 katanya. Dan tentu Kibum dengan senang hati menurutinya. Tidak ada alasan untuk melarang Soeun. dia punya teman, tidak lagi merasa terlalu lelah, malah ia merasa senang sejak Soeun selalu berada didekatnya setiap waktu. Soeun itu bagaikan air baginya, kehadirannya mampu memberikan kelegaan tak tertebak baginya. Sejak ada Soeun hidupnya sempurna.

[]

“Ini…”kata Soeun sambil menyerahkan kotak2 pizza yg baru dibawanya kepada Kibum. Kibum meraih kotak2 yg diberikan Soeun dan meletakkan dimotornya lantas tersenyum kearah Kibum.

“Kau lelah?”tanya Kibum kemudian. Soeun dengan mantap menggeleng.

“Annieyo, kita langsung ketempat lain saja. Aku sedang ingin mengantarkan semua pizza”kata Soeun kemudian.

“Kau yakin?”tanya Kibum masih sedikit cemas. Soeun mengangguk mantap.

“Tentu saja, sudah jangan membuang waktu. Ayo kita berangkat tuan Kim Kibum…”kata Soeun sambil menaiki motor Kibum. Kibum tersenyum, ia memakai helmnya.

“Pegangan Kim Soeun…”katanya sebelum mengendarai sepeda motrnya lagi. Soeun tersenyum ceria, lantas kembali memegangi pinggang Kibum.

Motorpun kembali melaju melewati sebuah mobil metalik hitam yg tak jauh disana. Tanpa mereka sadari, orang didalamnya menatap kepergian mereka tajam, lantas ia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

“Akhirnya aku menemukannya… laporkan pada bos, kalau aku sudah menemukan Nona Kim Soeun…”katanya dingin.

[]

Soeun dan Kibum duduk diatas motor di dekat Sungai Han. Keduanya menikmati suasana sore ini sambil melepas lelah dan makan malam disana. Mata Kibum menatap cahaya merah dibarat, begitupun Soeun. soeun tersenyum melihat Kibum yg fokus kesana, lantas kemudian menyandarkan dirinya kepada Kibum. Kibum hanya tersenyum melihat ulah Soeun.

“Kibum-ah…”kata Soeun rendah.

“Hum…”Kibum langsung menyahut sambil menurunkan pandangannya kepada Soeun.

“Mungkin, aku tidak pernah mengatakan ini. Dan kali ini, aku ingin menyampaikannya. Kibum-ah, Gomawoyo. Terima kasih karena telah membantuku selama ini. Kau tidak tahu, bahwa segala yg kau lakukan sangat berarti banyak untukku…”kata Soeun sambil terus bersandar dibahu Kibum. Kibum tersenyum.

“Tidak perlu berterima kasih, aku begitu senang membantumu…”kata Kibum kemudian. soeun tak mengatakan apapun lagi, ia kini tersenyum senang, begitupun Kibum. “Soeun-ah, bolehkan aku menanyakan sesuatu?”

“Apa?”

“Hm…” Kibum tak lantas melanjutkan ucapannya, ia menatap Soeun saat ini. “Jujur, selama ini aku masih bingung tentang dirimu. Kau tidak pernah menceritakan secara jelas padaku mengenai masalahmu. Kau bilang, kau butuh bantuanku untuk melarikan diri dari hidupmu yg sebelumnya. Kau tak pernah katakan, hidupmu dulu yg seperti apa. Kalau kau tidak keberatan, tolong beritahu aku. sebenarnya apa yg terjadi sebelumnya…”

Soeun tak langsung menyahut pertanyaan Kibum. Ia tampak berfikir, sambil terus bersandar dibahu Kibum.

“Hidupku awalnya indah, bahkan sangat indah. Aku memiliki keluarga yg bahagia. Yg selalu membawa keceriaan setiap aku kembali kerumah. Dan dulu aku memiliki seseorang yg aku cintai, seseorang yg selalu ada disaat aku bahagia ataupun sedih. Tapi, seakan telah bersekutu, mereka semua meninggalkanku disaat yg bersamaan. Semuanya pergi meninggalkan aku yg sudah terbiasa dengan kehangatan mereka dan menggantinya dengan sebuah kebohongan. Oleh sebab itu, aku tetap disini denganmu. Berharap bisa menemukan hidupku yg baru…”kata Soeun sambil terus bersandar dibahu Kibum.

“Tapi soeun, keluargamu pasti mencemaskanku…”

“Ani!” soeun menyahut cepat. “Ayah sibuk dengan keluarga barunya. Ibu sibuk dengan keluarga barunya. Sementara aku? aku tidak punya siapapun kecuali mereka. Awalnya aku hanya punya Siwon oppa, tapi iapun sudah bahagia dengan hidup barunya…”kata Soeun.

“Dan kenapa kau bisa percaya padaku? Padahal aku baru datang dalam hidupmu…”

“Entahlah, aku bilang aku akan aman bersamamu. Dan nyatanya begitu, aku sangat berterimakasih atas kebaikan hatimu. Karenamu, aku bisa tetap hidup. Kalau saja aku tidak menemukanmu, mungkin aku sudah mati dari dulu…”

Kibum menatap gadis  rapuh yg juga menatap matanya. Kibum mendekat lalu mencium bibir Soeun yg tampak tak keberatan atas perlakuannya. Setelah beberapa saat Kibum kembali menatap Soeun.

“Maka percayakan hidupmu untuk selanjut-lanjutnya padaku. Aku janji, aku akan menjagamu…”kata Kibum sambil menatap dalam mata Soeun.

[]

Mereka kembali kerumah mereka. Menembus malam yg sepi dan dingin. Soeun memeluk erat tubuh Kibum untuk menghilangkan rasa dingin pada dirinya.

Ssrt…

Kibum menghentikan laju kendaraannya ketika tiba2 disebuah jalan yg sepi, sebuah mobil menghalangi seluruh badan jalan mereka. Kibum menatap lurus kedepan, dimana telah berdiri delapan orang berpakaian hitam2 dan bertubuh kekar. Kibum sudah merasa tidak enak, ia melirik Soeun yg tertidur pulas dibelakangnya. Orang2 itu mendekat.

“Hey, Turun!” seru mereka lantang dan keras pada Kibum. Kibum tak lantas menurut, otaknya berfikir untuk menghindar. Mereka semakin mendekat.

“soeun, Soeun, bangunlah…” Kibum berusaha membangunkan Soeun yg tidur dibelakangnya. Soeun yg awalnya tertidur, mulai menemukan kesadarannya, ia membuka matanya.

“Ada apa Kibum?”

“Larilah!”

“Apa?”

Kibum tak menyahuti pertanyaan Soeun. ia melepaskan pegangan Soeun dipinggangnya. “Pergilah lari…”katanya lagi. Soeun yg masih tak mengerti, perlahan melihat kearah mereka dimana mereka sudah semakin dekat. “Aku bilang lari Soeun!” kata Kibum lebih cepat.

Soeun mengangguk, lalu kemudian, bangkit dari tempat duduknya. Soeunpun berniat untuk lari kala itu.

“Nona Soeun!”

Kibum yg mengetahui niatan mereka untuk menyusul Soeun segera turun dari motornya. Kemudian mengayunkan helmnya kepada orang yg paling depan. Melihat temannya jatuh, teman lainnya langsung mengejar Kibum.

Kibum berdiri memberikan pertahanan dari serangan mereka. Beberapa kali, ia mampu mengalihkan serangan mereka bahkan memberi pukulan yg berhasil membuat mereka tersurut. Tapi jelas, dari jumlah Kibum sudah begitu kalah. Kibum kini menjadi bulan-bulanan mereka. Kibum terkapar lemah ditanah.

Soeun yg disuruh Kibum menjauh ternyata masih berada disekitar sana. Soeun menangis hebat melihat Kibum yg sudah babak belur tak jauh darinya.

“Kibum…” panggil Soeun pelan sambil menangis meliaht Kibum yg terus dipukuli orang itu. Soeun cemas, ia sangat ketakutan, dan ia takut Kibum bisa mati karena mereka. Tanpa fikir banyak lagi, Kini Soeun bangkit dari tempat persembunyiannya lalu kembali ditempat Kibum tengah dianiaya.

“Lepaskan dia, jangan sakiti dia..”kata Soeun dengan cepat menerobos mereka. Lalu segera menghampiri Kibum yg sudah bersimbahan darah. Soeun memangku Kibum dengan sangat sedih. “Kibum-ah, Kibum-ah, Ireona. Kibum-ah, jebal. Ireona Ireona!!!”Soeun sangat panik sambil menyentuh pipi Kibum yg sudah mengeluarkan banyak darah. Kibum tak bereaksi, ia masih menutup matanya.

“Kibum!!!” seruan soeun kembali sambil menangis hebat.

Sementara itu, orang2 yg memukuli Kibum hanya menatapi Soeun yg mungkin sudah menangisi sebuah mayat itu. Mereka saling bertatapan, lantas mengangguk dengan beberapa isyarat. Slah seorang dari mereka bangun, lalu menarik Soeun dari Kibum.

“Kita harus pergi nona Soeun…”

Soeun berontak ketika mereka membawa Soeun. ia berusaha melepaskan diri, tapi kekuatannya tak sebanding dengan mereka.

“Lepaskan! Kibum, Kibum-ah. Tolong aku, Kibum…”

Soeun masih berteriak memanggil Kibum yg masih tak bereaksi. Sepanjang jalan sambil menangis, Soeun masih diseret untuk masuk kemobil dan ia terus memanggil nama Kibum.

“Kibum Kibum Kibum…”

Dua orang itu tak ada yg bisa bertindak untuk melepaskan ketidak adilan itu. Pada akhirnya, mobil itu membawa Soeun menjauh dan akhirnya hilang sama sekali. Sementara, Kibum masih terbaring tak berdaya disana. Perlahan tangannyabergerak sedikit, lantas dengan sisa tenaga ia menata kesadarannya dan menatap nanar mobil yg kian menjauh.

“So…So…eun”

[]

Hujan dan petir selalu turun lagi disaat mencengkram begini. Kali ini masih sama, gadis itu kembali duduk diatas tempat tidurnya dengan sangat ketakutan. Ternyata orang2 itu adalah suruhan ayahnya, yg ingin ia kembali pulang. Tapi berada ditangan ayahnya, bukan berarti keamanan untuk dirinya. Ia lebih aman bersama Kibum, daripada hidup ditempat neraka seperti ini.

Kibum? Soeun langsung menangis lebih kencang mengingat nama itu. Dimana kibum sekarang? Apa dia tidak apa2? Apa dia tidak mati? Kenapa kemaren Kibum sama sekali tidak bergerak ketika ia memanggilnya? Kibum tidak matikan? Tolong bilang Kibum tidak mati. Kalau Kibum mati, lantas hidupnya harus bagaimana lagi? Ia akan bergantung pada siapa lagi? Soeun membenamkan kepalanya sangat frustasi.

Soeunmengangkat wajahnya ketika mendengar suara yg sedikit gaduh dari kamarnya. Ia menatap ruang malam yg begitu mencengkram dari luar jendelanya. Petir menyambar, hujan turun sangat lebat. Lantas apa yg bergerak-gerak didekat jendelanya itu.

Tok Tok Tok…

Soeun mendengar sesuatu memukul jendelanya. Awalnya ia mulai memikirkan hal terburuk. Tapi ia malah bangkit setelah samar2 mendengar sesuatu.

“Soeun Soeun…”

Kibum? Itu suara Kibumkan? Soeun segera bangkit untuk menjawabnya. Soeun kemudian menyngkap kain jendelanya. Ia begitu senang melihat wajah lebam yg berdiri diluar sana. Soeun menatap bahagia.

“Kibum!!!”

Kibum tersenyum begitu melihat soeun kembali. Kibum kemudian memberi isyarat soeun untuk mundur. Soeun mengangguk. Kibum kemudian meraih sebuah pot bunga didekatnya dan melemparnya dan tepat menghancurkan kaca. Soeun yg kaget menutup telinga disudut kamarnya. Kibum memasuki kamar.

“Soeun-ah, gwaenchanha?” tanya Kibum langsung menuju Soeun dan memegang kedua pipinya. Soeun mengangguk, ia menatap Kibum dengan mata yg kembli basah.

“Ini benar2 kau?”tanyanya masih tak percaya. Kibum mengangguk pasti. Dengan sangat bahagia ia memeluk Soeun.

“sudah aku bilang, aku akan menjagamu sampai kapanpun.”kata Kibum kemudian. soeun tak lantas menyahut, ia memeluk Kibum semakin erat dan menangis disana.

“aku begitu takut, aku taku kau pergi…”kata soeun terisak dipelukan Kibum. Kibum tak menyahuti, ia masih memeluk tubuh Soeun erta, untuk selanjutnya ia melepaskan Soeun dan memegang bahunya.

“Mari kita pergi…”katanya sambil menatap mata soeun.

[]

Keramain dan kesibukan pagi2 sudah tersa distasiun ini. Semua orang bersiap untuk menyelesaikan lalu menhari ini. Seorang gadis duduk sambil menunduk disalah satu bangku. Penampilannya yg tertutup dan berubah membuat tak akan ada orang yg cepat menyadari kalau ia Kim Soeun. perlahan, ia menaikan topinya lalu menatap seorang pemuda yg mendekat padanya.

Kibum, yg juga sudah berpenampilan berbeda segera duduk disamping soeun lalu menyerahkan sebuah tiket serat dua kartu identitas atas nama Chu Ga Eul dan Lee Tae Ho pada Soeun.

“Untuk sementara Daegu adalah tempat pertama…”katanya pada Soeun. soeun mengangkat wajahnya, lalu tersenyum pada Kibum.

“Kita akan tinggal di Daegu? Pasti menyenangkan…”

Kibum menatap gadis itu sekali lagi. “apa kau sudah benar2 yakin dengan hal ini?”tanya Kibum lagi. Soeun cepat mengangguk dan tersenyum.

“Aku tidak pernah seyakin ini sebelumnya…”jawab Soeun. Kibum tersenyum, ia kemudian menatp dua lembar kartu identitas ditangannya, lalu kemudian ia merobeknya.

“Kita mulai dari awal….”katanya sebelum akhirnya. Mereka berdua bangkit lalu memasuki sebuah kereta yg baru saja sampai disana. Mereka kemudian membawa tiket kereta api mereka dan membawa dua kartu identitas atas nama Chu Ga Eul dan Lee Tae Ho dan meninggalkan sobekan kartu identitas atas nama Kim So Eun dan Kim Ki Bum begitu saja. Tertiup oleh angin atau bahkan diinjak2 oleh gerombolan manusia.

[THE END]

28 Comments Add yours

  1. djkyussoloverz mengatakan:

    huuuuuuuuuuuuuuuuuuuu kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen bggggggggggggggggt dahhhhhhhhhhhh g tw mw blg apa lg pi coba lbiiiih pnjg cingu ox ditggu ff lain x slalu stia deeeeeeeeeeeeeeh………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  2. Irnawatyalwi mengatakan:

    So swe3t…bnget put,ff yg lain jg d lnjutkn dong.

  3. DHiyah Zt DoUx mengatakan:

    wuuuaahhhhh ,, kren chingu ….
    happy ending ^^

  4. glodzssokyu mengatakan:

    satu kata putri
    SO SWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEETTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT

    wah KiBum oppa keren🙂

    gak tau harus komentar apa ?
    kehabisan kata kata

  5. Helda wati mengatakan:

    Yah,tamat seru bgt,sempat tegang baca.y.

  6. kyuPAngels mengatakan:

    Suer….
    So sweet banget….
    Wowowowow…..keren,
    hm….berasa kya’ liat dramanya…

  7. Nana mengatakan:

    Speechless
    keren abis deh pkk’a

  8. mayaulidhasso mengatakan:

    yeeyy .. !!! akhirnya dipost jg ..
    kerennnnn ….
    aku tunggu request/ff yg laen yeaa .. (klo bisa sihh yg request aku itu lhoo) Ngareep ahhh .. 😉
    gomawo ^^^

  9. anna mengatakan:

    yipeeee akhrny dipost jg coz two shot jd ka2 ga sbr nggu,,,hapy ending alhmdlh yachhh hee pdhl ka2 kira sad ending lho soalny pas bc dualog inini “Sementara itu, orang2 yg memukuli Kibum hanya menatapi Soeun yg mungkin sudah menangisi sebuah mayat itu” kirain soeun bkal depresi trus bnuh dri heee okeyy mantap dtggu klnjt ff yg lain putri gomawooo🙂

  10. miu mengatakan:

    perbayak fanfic kim so eun & donghaeyaya

  11. kaoru aka seli m mengatakan:

    halo ^^ saiia dsini
    akhirnya selesai jga twoshoot ini😉
    daebak eon FF nya. tpi endingnya agak gantung dkit ..
    untuk semua ceritanya bagus🙂 saiia suka yg lain jga suka😉
    di tunggu kelanjutan FF lainnya ..

  12. Yova mengatakan:

    Happy ending emang selalu menarik….
    i like it…
    ditunggu ff yang lain…

  13. nury elf mengatakan:

    bgus Ceritanya qu suka🙂
    cuman cuman agak sedikit bingung ama tulisan ini :

    “Ini…”kata Soeun sambil menyerahkan kotak2 pizza yg baru dibawanya kepada Kibum. Kibum meraih kotak2 yg diberikan Soeun dan meletakkan dimotornya lantas tersenyum kearah “Yesung”.

    kenapa disitu ada nama yesung ya ?! kan castnya Kibum .. n pngetikannya harus di perbaiki lagi yach .. gx perlu ngebut-ngebut gx bkal ketinggal kereta kok // plaakk *abaikan
    mian chingu cuman dikit comment ..
    untuk seluruh cerita bagus.

    1. PrincessClouds mengatakan:

      iya… mian chingu. mungkin karena karena terlalu sering mikirin abg Yesung jadi aku gak nyadar kalo dia juga ikut nongol di FF ini, hehe…
      Terima kasih atas koreksinya chingu, aku edit yah ^^
      Gomawo..

  14. ticha_ mengatakan:

    huA_kereEeeeennnnn
    ga kebAyAn9 dech_klw Q jD sSo eonnie_😀😀
    k!bumpPa keren_Q sukA
    Q tgg ff laen’X
    daebAakk_😀

  15. geill mengatakan:

    uhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh kerennnnnnnnnnnn, tp kok ceritanya singkat amet!!!!!!!!!!!
    klau dipanjangi kan lebih seru lg!!!!!!!!!
    mo gmn pu pokoknya ceritanya the best deh ^_^

  16. kim sohyun mengatakan:

    aq lom baca ampe abiz…baru 1 paragraf..cuma ga than mo komen dlu…hehehe
    tu soeun kok brani banget y tggal 1 atap ma kibum…ap kata tetangga……
    ortu’a ga nyariin tuh…..
    mdh2an ga t’jdi kecelakaan antra soeun n kibum…

    lanjut ah…..
    nti aq komen lgi…….
    wkwkwkwkwk

  17. kim sohyun mengatakan:

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa……….
    ending’a soeun kwin lari ma kiBum………..*walau tak ditulis scara tersurat tp reader tlah bsa menyimpulkan* wkwkwkwk

    tp kok pendek banget y thor……itu siwon n eunjung ga muncul2 lg…..

    overall crita’a keren….daebak…daebak….
    two thumbs up 4 the author…..:)

  18. QueenA FZ mengatakan:

    wah… uda habis yach critanya.. kirain masih lanjut blm puas sm endingnya sich… buat special part donk…..
    ^^v

  19. anastasia erna mengatakan:

    koq ending nya jadi kawin lari gini????????????
    tapi gpp deh…asal mereka bahagia…it ok…

  20. cucancie mengatakan:

    Wuahh… So eun akhirnya hidup berdua ma kibum ya…

  21. mun taryati mengatakan:

    keren thor ff.nya jarangkan ada ff kibumsso…ada typo beberapa yg seharunya soeun jd kibum..entak knp bagian wkt soeun dikurung dikamar soeun tanya kibum tak mati kan..agak gimana gitu…lebih suka meninggal drpd mati…tetep semangat buat ff.nya

  22. Shumy yukiss mhu mengatakan:

    Kim kibum opp so sweeet,,,,
    cwo yg romantis,,,,tp certa kox gantung chigu

  23. Kim Ra rA mengatakan:

    Huuuuf’ untung kibum masih Selamat, dan bisa membawa Sso keluar dari sangkar Emasnya(?)

    Keren happy ending dan yang pasti Happy juga bacanya’ Terima kasih Buat Ff yang selalu Kerennya’

  24. senrumi mengatakan:

    Thor klu diterusin bagus banget sayang klu dibiarin ja bikin edisi spesialnya ya thanks:-P

  25. bumsso mengatakan:

    kereeen thor
    lanjuut

  26. Rani Annisarura mengatakan:

    keren keren keren ceritanya sampai nggak tau may comment apa buat twoshootnya ini…..🙂
    Dan ceritanya juga happy ending🙂

  27. Endang widiyati mengatakan:

    Terus…..Mereka nikah ga???Bahagia ga???Ih,ceritanya nggantung di langit ke tujuh…Tapi msh oke lah soalnya mereka bersatu….Mksh ya ff nya…Keren!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s