~[Oneshoot/ Request] No Other~


Tittle: No Other

Author: Princess Clouds aka Putri Andina

Genre: Romance, Friendship

Tipe: Oneshoot

Cast: Kim So Eun, Suju’s Siwon, SuJu’s Eunhyuk,After School’s Kahi ,  After School’s Raina, and others

Annyeong, saya kembali dengan salah satu requestan nih. Kali ini, ngebawa requestan dari salah satu reader saya yaitu: “Nury”. Nury  minta tolong sama aku buat dibikinin FF dengan Pairing baru: SoeunSiwon yg dibuat berdasarkan lagunya SuJu yg No Other. Setelah bertapa 3 hari 3 malam di gunung simeru (?) hasilnya aku mendapatkan inspirasi untuk memenuhi requestan Nury. Jadi inilah hasilnya, semoga semuanya suka^^

Tetep komen dan Rate ya readers^^

Enjoy :))

Tidak ada orang seperti kamu, meskipun aku melihat ke sekeliling itu hanya seperti itu, ke mana lagi untuk mencari?
Seseorang yang baik seperti kamu, orang baik seperti kamu, dengan hati yang baik seperti kamu, hadiah sebagai besar seperti yang kamu

Seorang gadis berdiri didepan kampusnya dengan wajah yg begitu kesal. Sesekali, ia melirik jam dipergelangan tangannya dan kadang mengalihkan pandangannya menuju arah jalan disebelah kirinya. Ia berdecak, karena yg ditunggu belum juga datang.

“Kalau sampai belum datang lima menit lagi, lihat apa yg akan aku lakukan Choi Siwon..” gadis itu mengomel kembali sambil melirik jam tangannya.

Ssrt….

Baru saja, ia mengatakan kata2 itu, tiba2 saja sebuah mobil mewah berwarna merah menyala berhenti dihadapannya. Tak lama, seorang pemuda yg bertubuh tinggi keluar dari tempat kemudi.

“Soeun, aku…”

Baru saja ia bersuara, pemuda itu menghentikan kata2nya ketika gadis berambut panjang itu langsung memasuki mobilnya tanpa mengatakan apapun. Pemuda itu menggeleng sambil berdecak, lantas kembali memasuki mobilnya.

“Maaf, tadi aku harus mengantar ibuku dulu kebandara..” didalam mobilnya pemuda itu langsung menyampaikan penyesalannya setelah duduk kembali dibelakang kemudi. Pemuda bernama Choi Siwon itu telah kembali menjalankan mobilnya.Tapi gadis bernama Kim Soeun itu tetap menunjukkan wajah kesalnya.

“Mengantarkan ibumu atau ibumu?” Soeun menjawab masih dengan wajah yg kurang senang.

“Ya, tentu saja ibuku…” sahut Siwon sambil terus mengemudi.

“Ya, tapi seharusnya kalau memang tidak bisa menjemputku kau telfon aku oppa biar aku tak menunggu terlalu lama. Lihat sekarang, aku jadi terlambat bukan??”

“Iya, tapi tadi itu sama sekali tidak sengaja sama sekali. Ban mobilku juga bermasalah tadi sehingga aku harus membawanya kebengkel dulu…”

“Huh, tadi katanya mengantarkan ibumu kebandara sekarang kau katakan kalau ban mobilmu bermasalah. Setelah ini mau apa lagi?”

“Kau tidak percaya padaku? Semua itu memang begitu?!”

“Benarkah..” Siwon mengalihkan sejenak pandangannya pada soeun. “Jujur saja aku meragukannya, mengantarkan ibumu kebandara? Klise sekali alasan itu…”

“Maksudmu” tanya Siwon sedikit tidak sabaran.

“Tentu saja kau tahu? Kemana kau sebelum ini? Kau pasti menemui gadis2 yg masih mengejar-ngejarmu itu bukan? itu sebabnya kau terlambat kesini…” kata Soeun terdengar sinis. Siwon berdecak dan menggelengkan kepala mendengarnya.

“Kita sudah pernah membahas ini bukan? dan kita sepakat kalau kita tidak akan mempermasalahkan..”

“tidak mempermasalahkan bagaimana? Jelas ini masalah untukku. Kau belum juga menyuruh mereka semua untuk berhenti mengganggumu juga? Atau.. jangan2 kau ingin mengambil keuntungan dari semua itu?”

“Mengambil keuntungan bagaimana maksudmu?”

“Tentu saja, kau bisa menjalin hubungan denganku, namun dibelakangku kau mengambil keuntungan dari mereka semua yg tergila-gila padamu. Mengingat, aku rasa mereka semua lumayan untuk laki2 sepertimu…”

“Hya, ucapan ini sudah jauh. Hentikan sebelum menjadi lebih jauh..” kata Siwon sedikit terbawa kesal.

“Kenapa kau selalu mengalihkan pembicaraan ketika aku mulai mengungkit mereka. Apa kau takut akan sesuatu?”tanya Soeun masih tampak kesal.

“Apa yg perlu aku takutkan? Aku sama sekali tidak salah..”

“Huh, benar2 jawaban yg cukup efektif..” Soeun menjawab dengan masih sinis.

“Efektif apa maksudmu?”

“Efektif untuk menghindar semuanya. Benar2…”

“Hey, ini sudah terlalu jauh, hentikan sekarang sebelum lebih jauh..”

“Wae? Apa kau takut, aku mengetahuinya. Kau gelisah sekarang huh?!” kata Soeun sambil tersenyum sedikit sinis. Siwon lagi2 berdecak, menggelengkan kepala ia juga ikut kesal karena lagi2 hari ini harus bertengkar lagi.

“sudah 1001 kali kita membahas ini dan terus ini. ini benar2 membosankan, kau itu terlalu kekanak-kanakkan sehingga kau selalu berprasangka buruk padaku..”

“Ya, aku terlalu kekanak-kanakan mengapa kau menjadikan aku kekasih? Bukankan dari dulu kau ingin wanita yg lebih bersikap dewasa? Wanita dewasa seperti mantan kekasihmu dulu yg telah meninggalkanmu? Aku tidak dewasa oppa, kau tahu dari awal. Kenapa kau tak mencarinya saja diantara fans2 menyebalkanmu itu?” Soeun menyahut dengan masih sengit. Siwon berdecak lagi, menggelengkan kepala ia kemudian masih fokus mengemudi. “Wae? Kenapa kau tidak menjawabku? Apa kau merasa menyesal sekarang karena menjadikan aku kekasih huh?”

Siwon tak menyahut, ia masih memfokuskan dirinya kedepan sana dengan wajah yg kesal. Soeun berdecak, menatap kesal Siwon yg kini mengacuhkannya.

“Wae? Kenapa kau diam oppa. Jawab aku, apa kau masih menyesal menjadikan aku kekasihmu? Akukan bukan seperti wanita idamanmu? Aku ini bukan wanita yg dewasa kenapa oppa malah diam dan tidak menjawabku?” tanya Soeun lagi.

“Sudahlah, jangan membahas itu lagi…”

“Tapi jawab dulu pertanyaanku..” seru soeun lagi tapi Siwon tetap tak menyahutinya. “Oppa!” Soeun berteriak lebih kesal tapi Siwon tetap diam dan seperti tak mendengarnya. Soeun berdecak kesal oleh sikap Siwon, lantas dengan sadar ia menarik rem tangan mobil Siwon. Membuat Siwon begitu kaget hingga sedikit kesulitan mengendalikan mobilnya. Mobil itupun berhenti dengan cara yg tidak mulus.

“Apa yg kau lakukan! Kalau sampai nabrak bagaimana?!” Siwon berseru sedikit membentak karena ia begitu panik tadinya. Soeun tak menyahut, ia mengambil tasnya dan berniat membuka pintu mobil Siwon. “Hey, mau kemana?” Siwo menahan Soeun ketika ia hendak keluar.

“Aku mau pulang sendiri..” sahut Soeun setengah cuek.

“Pulang sendiri? Bagaimana mau pulang sendiri setelah aku menjemputmu?!”

“Aku lebih baik pulang sendiri daripada terus merasa tidak nyaman bersamamu…” kata Soeun lagi.

“Tidak nyaman bagaimana? Kau saja yg selalu memancing daritadi..”

“aku tidak memancing? Hanya aku masih ragu saja dengan kesungguhanmu itu. sudahlah, aku fikir kita tidak cocok jadi sebaiknya kita putus saja..” kata Soeun sambil membuka pintu dan langsung keluar.

“Ap..Apa?” Siwon berseru tak menyangka. Ia melayangkan pandanganya menuju Soeun yg sudah memberhentikan taksi dan langsung pergi darisana. Siwon berdecak. “Dasar anak kecil, dari dulu mengajakku membahas ini dan selalu pergi begitu saja tanpa mendengar ucapan2ku. Ck, kalau mau putus ya sudah, aku juga bisa mencari gadis yg mungkin bisa berfikir dewasa dari gadis ini, dasar!” Siwon mengomel sambil menjalankan kembali mobilnya.

[]

Soeun  keluar dari dalam ruangan sambil membawa beberapa buku ditangannya. Ketika keluar dari kelas itu, ia mengedarkan pandangannya kesekeliling kampusnya. Ia berusaha mencari keberadaan seseorang, namun ia tak menemukannya sama sekali.

“Kim So Eun-ssi..” Soeun membalikkan badannya dan kembali mengarahkan pandangannya menuju ruangan yg baru saja ia tinggali.

“Ya, Kim Sam Hyeon-ssi?” sahutnya pada seorang laki2 yg memanggilnya. Laki2 yg kira2 berumur 35-tahunan itu adalah dosen yg baru saja memberikan pelajaran untuk mata kuliahnya.

“Hum, bisa kau membantuku? Aku kesulitan membawa semua buku ini keruang dosen. Bisa, kau bantu aku untuk membawa sebagian?” katanya sambil tersenyum pada Soeun. soeun tersenyum, mengangguk, lantas kembali memasuki ruangan itu.

“Baiklah, Kim Sam Hyeon-ssi..”

[]

“Siwon-ah…” Siwon yg hendak menuruni anak tangga mengundurkan niatnya untuk menuruni tangga ketika seseorang memanggilnya. Tak jauh, seorang gadis tampak menghampirinya dengan sedikit berlari.

“Ada apa Raina?” tanya Siwon pada gadis itu. gadis yg dipanggil Raina itu tidak menyahut, ia hanya mempercepat langkahnya sambil mengumbar senyumnya.

“Kau mau kemana? Ngumpul ditempat biasa yuk, teman2 semuanya menanyai dirimu. semenjak pacaran kau bahkan tidak pernah menampakkan diri lagi ditempat kita biasa ngumpul..” kata Raina pada Siwon. Siwon tersenyum kecil mendengarnya.

“Sepertinya aku sedang tidak bisa..” sahutnya.

“Waeyo?” gadis bernama Raina itu menyahut cepat sambil tersenyum kecil. “Kau dilarang oleh pacarmu ya? Apa dia terlalu pencemburu? Kau sih, masak pacaran dengan anak kecil..” kata Kahi kemudian yg hanya dijawab dengan senyuman kecil oleh Siwon.

“Bukan begitu, hanya ya, aku sedang tidak bisa saja…” kata Siwon kemudian.

“Apa memang selalu bersama sampai kau tidak punya waktu sedikitpun untuk ngumpul?” tanya Kahi lagi.  “ayolah… semuanya menanyakanmu..” kata Kahi lagi kemudian. siwon terdiam, tampak memikirkan ucapan Raina.

[]

Soeun membawa semua buku2 ditangannya dengan sedikit kesulitan karena buku yang dibawanya lumayan banyak. Untuk menuju ruang dosen, terlebih dahulu Soeun harus melintas di kelas jurusan Musik. Ketika ia akan melewati tempat itu, ia langsung dapat menemukan Siwon yg tampak sedang berbincang akrab dengan seseorang. Soeun berhenti melangkah, melihat kearah Siwon yg asyik bercanda dengan Kahi dan belum menyadari keberadaannya. Soeun berdecak.

“Apalagi sekarang? Apa itu salah fans kesayangan juga? Ah, buat apa lagi difikirkan? Toh dia bukan kekasihku lagi” kata Soeun dibalik tumpukan buku2nya. Ia memanyunkan bibirnya dan berniat untuk lanjut berjalan.

Bruk!!

Soeun begitu kaget ketika seseorang menabraknya hingga semua buku itu berjatuhan. Bahkan kalau saja orang yg menabraknya tidak memegangi pangkal tangannya, ia bisa saja ikut berjatuhan dengan buku2nya. Siwon yg berada tak jauh darisana, ikut melayangkan pandangannya pada keributan beberapa meter darinya.

“Astaga, maaf, aku tidak melihatmu..” seorang pemuda berambut hitam agak kemerahan dan berwajah tampan berseru sambil masih memegang pangkal tangan Soeun. Soeun dengan cepat mengalihkan pandangannya pada pemuda itu, yang langsung membuat Siwon dan pemuda itu mengenalinya. “Ah, Soeun. ternyata dirimu, maaf aku tidak melihatmu…” kata pemuda itu sambil tersenyum kepada Soeun.

Melihat wajah itu, Soeun yg tadinya ingin mengomel mengundurkan niatnya dan malah tersenyum kecil. “ahh, gwaenchanha, tidak apa2 Eunhyuk oppa..” kata Soeun sambil membenarkan posisi berdirinya.

“ahh, bukumu jadi berantakan. Maaf, aku akan membantu mengambilnya..” eunhyuk tersenyum sambil kemudian berlutut untuk mengambil buku2 yg telah berserakan. Eunhyuk kemudian membantu memungut kembali buku2 itu, Soeunpun membantunya.

Siwon memperhatikan momen itu tanpa berpaling. Disana, Soeun & Eunhyuk tampak asyik memunguti buku2 itu dengan saling tersenyum satu sama lain, terlihat berbeda. Akhirnya semua buku berhasil dipungut, namun ketika Soeun akan bangkit, tiba2 Eunhyuk menahannya.

“Tunggu!” Soeun mengalihkan lagi pandangannya menuju Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum, memperlihatkan sesuatu ditangannya. “Milikmu bukan?” Eunhyuk tersenyum kecil sambil memperlihatkan sebuah jepitan rambut Soeun yg ternyata tadi ikut terjatuh akibat tabrakan tadi.

“Oh.. Ya..” Soeun tersenyum kecil sambil berusaha mengambilnya, tapi ia agak kesulitan akibat buku2 ditangannya. Eunhyuk tersenyum.

“Biar aku yg pakaikan..” Soeun sedikit kaget ketika Eunhyuk memasangkan jepitan itu dirambutnya. Namun, akhirnya ia hanya tersenyum mebalas senyuman Eunhyuk padanya. Soeun tak menyadari, ada seseorang yg memanas melihat yg terjadi didepannya.

“Gomawo..” katanya kemudian. Eunhyuk mengangguk, lantas ia berdiri diikuti oleh Soeun.

“Kau mau kemana dengan buku2 ini Soeun?” Eunhyuk kembali mengajukan pertanyaan ketika mereka sudah berdiri.

“Aku akan mengantarkannya keruang dosen. “jawab Soeun kemudian. eunhyuk mengangguk tanda mengerti.

“Apa kau butuh bantuan? Aku lihat, kau begitu kesulitan dengan semua buku2 itu..” kata Eunhyuk sambil tersenyum kecil.

“Siwon!” Siwon mengalihkan pandangannya dari Soeun dan Eunhyuk ketika lagi2 Raina memanggilnya. “Bagaimana dengan tawaranku? Kenapa kau malah diam sekarang?” tanya Raina. Siwon tak lantas menyahut, ia mengalihkan lagi pandangannya menuju Soeun yg tampak ikut menoleh padanya akibat seruan Raina. Diperhatikan Siwon, Soeun mengalihkan pandangannya kembali kepada Eunhyuk yg awalnya juga melirik padanya.

“Hum…” Tiba2 Siwon meletakkan tangannya dipundak Raina. “Baiklah, aku mau, kita bertemu malam ini yah..” katanya sambil tersenyum pada Raina.

“Benarkah kau setuju?!”

“Tentu saja, aku akan mengosongkan waktuku malam ini..”Ia lantas berjalan menuruni tangga bersama Raina meninggalkan Soeun yg kesal sendiri setelah itu. Eunhyuk tersenyum kecil melihat ekspresi Soeun sambil mengikuti arah pandangannya menuju Siwon. Ia kembali menatap Soeun yg saat ini masih mematung sambil melihat arah kepergian Soeun.

“Dia masih kekasihmu? Kenapa dia malah bergandengan dengan wanita lain didepanmu?” tanya Eunhyuk sambil tersenyum kecil pada Soeun.

“Dia bukan kekasihku lagi. Kami sudah putus beberapa hari yang lalu..” Soeun menyahut cepat yg cepat diangguki Eunhyuk.

“Berarti, aku mempunyai kesempatan..”

“Huh?!” Eunhyuk tersenyum mendengar gumaman Soeun setelah kata2nya.

“Tidak ada, ayo aku bantu kau membawa buku2 ini keruang dosen..” Eunhyuk masih tersenyum sambil mengalihkan pembicaraan. Ia kemudian berjalan duluan sambil membawa sebagian buku2nya meninggalkan Soeun yg sedikit bingung & berfikir.

“Oppa..” Soeun menyusul Eunhyuk.

[]

Siwon berjalan sendiri keluar dari lingkungan kampusnya menuju tempat parkir. Ia nampak berjalan sambil memutar-mutar kunci mobilnya. Ketika hendak menuju mobilnya, langkahnya terhenti melihat Soeun yg tampak berdiri sendiri ditempat ia biasa menunggu Siwon. Siwon hanya menatapi Soeun yg saat ini dalam posisi membelakanginya.

“Mana sih? Lama sekali..” Siwon hanya terdiam mendengarkan Soeun yg tampak gelisah sambil melirik jam tangannya. Siwon memperhatikan Soeun dari atas sampai bawah dari belakang. Gadis ini, terlihat manis sekali dengan busananya hari ini. simple, tapi rambut panjangnya memberi karakter yg selama ini menjadi alasan bagi Siwon untuk menyukainya. Penampilannya begitu Girly, sangat jauh dari kesan Sexy seperti teman2 yg ia kenal dan itulah mengapa ia bisa tertarik dengan sikapnya yg manis ini. tapi sayang, dia bahkan terlalu kekanak-kanakkan untuk Siwon.

Siwon membuyarkan lamunannya. Ia menatap lagi Soeun yg masih gelisah itu. perlahan setelah ia sedikit berfikir, Siwon berniat mendekati Soeun.

Zzt…

Siwon mengentikan langkahnya begitupun Soeun yg langsung menoleh kebelakang ketika mendengar suara ponsel dari belakangnya. Siwon terdiam sambil mencari-cari ponsel disakunya, ia hanya menatap Soeun yg juga menatap kepadanya. soeun terdiam, membalas tatapan Siwon yg menatapnya dengan wajah yg sulit untuk dijelaskan.

“Ya, Raina..” Soeun dengan cepat membalikkan badannya ketika Siwon mulai mengangkat panggilan diponselnya. Siwon sedikit mengeluh dalam hatinya, ketika Soeun berpaling darinya. Ada sedikit penyesalan baginya ketika menyebut nama Kahi ketika Soeun mau melirik padanya. siwon mendengarkan Kahi sambil tetap memperhatikan Soeun dari belakang. rasanya Siwon perlu bicara dengan Soeun setelah panggilan ini.

“Siwon-ah, teman2 telah sepakat untuk bertemu ditempat biasa besok lusa..” kata Kahi dari tempat yg jauh disana.

“Oh, lusa..” Siwon berusaha hemat bicara agar Soeun yg ada didepannya tidak salah faham. Ia masih memperhatikan Soeun yg berdiri tak jauh darinya. Sementara Soeun hanya menunduk mendengar yg ada dibelakangnya.

“Ya, semua akhirnya lega kau bisa bergabung setelah begitu. Oiya, ada khabar yg mungkin akan kau sukai..”

“Apa itu?” tanya Siwon setengah hati sambil terus memperhatikan Soeun.

“Hum, Kahi telah kembali dari Amerika dan ia akan bergabung besok..”

“Huh benarkah?” Siwon kali ini menundukkan kepalanya dan lebih merapatkan ponsel itu ketelinganya karena penasaran. “Kau tidak bercandakan? Bagaimana dia bisa kembali. Dia bilang dia menetap lima tahun disana..” kata Siwon antusias.

“Dia mendapat liburan selama tiga minggu, jadi dia datang untuk menemuimu…”

“Menemuiku?” tanya Siwon sedikit tak percaya tapi terdengar senang.

Soeun berdecak mendengarnya. Amerika? Kembali? Dan kenapa dia sampai sebahagia itu.. Soeun sudah sangat tahu apa yg sedang ia bicarakan. Sepertinya sang mantan kekasih telah kembali, dan karena mereka sudah putus maka bukankah Siwon bisa dengan mudah menyambung tali cinta mereka lagi. Sebuah cinta yg dulu dihentikan karena tidak menginginkan Long Distance.. Ahh, benar2 ingin pergi dari sini secepatnya.

Brum… Ssrt!!

“Soeun! apa yg sedang kau lakukan?” Soeun mengangkat wajahnya ketika sebuah motor berhenti didepannya. Dia hanya tersenyum melihat Eunhyuk yg menyapanya dari atas motornya. Siwon ikut menoleh kesana, sedikit kaget melihat Eunhyuk disana.

Eunhyuk mengalihkan pandangannya kearah seseorang yg baru dsadarinya dibelakang Soeun. ia kemudian menatap Soeun.

“Apa yg sedang kau lakukan?” tanya Eunhyuk sambil menatap Soeun lntas menatap Siwon yg asyik dengan ponselnya dibelakang.

“Tidak ada, aku hanya sedang menunggu jemputan tapi entah kenapa tidak datang2 sampai sekarang..” kata Soeun sedikit mengeluh. Eunhyuk mengangguk kecil, lantas mengalihkan pandangannya pada Siwon. Soeun tersadar.

“Hum oppa, aku tidak tahu apa yg telah terjadi pada sopirku. Tapi, aku benar2 tidak tahu harus pulang dengan apa sekarang. Hum, apa oppa bersedia mengantarku?” tanya Soeun pada Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum kecil.

“Malas ahh!!” kata Eunhyuk kemudian. wajah Soeun langsung cemberut mendengarnya, Eunhyuk tersenyum melihat ekspresinya. “Aku bercanda, tentu saja aku bisa mengantarmu. Naiklah..” kata Eunhyuk kemudian.

“Benarkah?” tanya Soeun berbinar. Eunhyuk mengangguk lagi. Sementara Siwon yg masih menelfon, mengalihkan lagi pandangannya pada Soeun setelah mendengar perckapan antara keduanya dengan telinganya yg lain.

“Naiklah sebelum aku meminta bayaran..” katanya sambil tersenyum lagi. Soeun mengangguk, ia lantas lebih mendekati Eunhyuk. Eunhyuk mengulurkan helm padanya, Soeun kini sedang memakainya. Siwon hanya menatap keduanya tanpa mengatakan apapun. Eunhyuk tampak tersenyum pada Siwon. “Kau tidak pulang?” sapa Eunhyuk pada Siwon. Mendengar Eunhyuk menyapa Siwon, Soeun tampak menghentikan kegiatannya sesaat.

“Sebentar lagi, aku harus menjemput seseorang dulu..” Siwon menyahut datar.

“Oh, semoga sukses kalau begitu..” kata Eunhyuk tersenyum sedikit smirk. Eunhyuk mengalihkan pandangannya menuju Soeun yg tampak terpana. “Sudah? Kalau begitu naiklah..” katanya mengagetkan Soeun.

“Huh, ya oppa..” kata Soeun sedikit kaget, lantas segera menaiki motor Eunhyuk. Siwon masih memperhatikan mereka dengan Raina yg masih mengoceh ditelinganya. Soeun tampak duduk tenang kini, tapi tangannya sedikit bingung ingin seperti apa supaya aman.

“Motorku Super Quickly, kalau jatuh aku tidak tanggung jawab..” kata Eunhyuk sambil menghidupkan kembali motornya. Soeun tersadar, lantas perlahan ia mulai menggerakkan tangannya memeluk pinggang Eunhyuk. “Tidak perlu canggung, apa yg kau takutkan?” kata Eunhyuk sambil tersenyum smirk membuat Soeun semakin mempererat pelukannya membuat Siwon tambah diam melihatnya. “Baiklah, kita berangkat!!”

Soeun sedikit tersentak ketika Eunhyuk langsung membawa motor itu dengan kencang. Ia semakin mempererat pegangannya dipinggang Eunhyuk. Tapi matanya masih sempat melihat kearah mata Siwon yg menatapnya tanpa ekspresi sebelum meninggalkan tempat itu.

“Hey Siwon? Kau tidur?! Kenapa kau diam?!” Siwon tersadar ketika suara mengomel Raina terdengar ditelinganya setelah Soeun dan Eunhyuk menghilang.

“Hum, ya. Aku harus pulang sekarang, kita bicarakan nanti. Bye!!” Siwon langsung mematikan ponselnya tanpa menunggu sahutan Raina. Ia memegang ponselnya sambil pandangannya kembali melihat arah Soeun pergi bersama Eunhyuk tadi. Tidak rela sama sekali!!

[]

“Siwon-ah..” Siwon hanya tersenyum kecil ketika wanita yg baru keluar dari terminal di bandara itu datang dan memeluknya. Wanita berambut panjang itu memeluknya erat, sepertinya sudah benar2 rindu setelah dua tahun tidak bertemu. Merindukan mantan kekasih yg diputuskan secara tiba2. “Aku merindukanmu..” kata gadis bersweater cokelat itu sambil masih memeluk Siwon.

“Aku juga..” Siwon menyahut sambil menepuk kecil punggung wanita bernama Kahi itu. setelah beberapa saat, Kahi melepas pelukannya pada Siwon.

“Kau terlihat tidak banyak berubah..” kata Kahi sambil tersenyum lagi pada Siwon.

“Kau malah terlalu banyak berubah..” sahut Siwon. Kahi hanya tersenyum mendengarnya.

“Tapi aku tidak sepenuhnya berubah asal kau mengetahuinya..” kata Kahi tersenyum. Siwon terdiam, merasakan jantungnya berdetag mendengar ucapan itu. ia sangat faham arah ucapan itu.

“Hum, ayo pergi..” Siwon langsung mengalihkan pembicaraan sambil meraih koper Kahi. Siwon tersenyum kecil sedikit kaku, lantas berjalan duluan didepan Kahi. Kahi hanya tersenyum kecil melihat tingkah kikuknya. “Ayolah!” Siwon berteriak sambil tersenyum setelah beberapa saat darinya.

“Ya!!” Kahi menyahut. “Ternyata, hatimu juga masih sama..” kahi bergumam kecil sebelum mengikuti Siwon.

[]

“Sudah?” Eunhyuk tersenyum pada Soeun ketika ia baru keluar dari toko buku. Soeun mengangguk sambil tersenyum. Senyum Soeun pada Eunhyuk, jelas berbeda dengan senyumannya pada Siwon. Itu karena, Eunhyuk adalah cinta pertamanya dari dulu. Walau pacar pertamanya adalah Siwon, ya cintanya pada Eunhyuk belum pernah kesampaian dari dulunya. Kau tahu bukan? Eunhyuk dan Siwon sama saja, keduanya begitu populer dikampus dengan predikatnya sendiri-sendiri. Banyak sekali gadis2 kampus yg berharap bisa diposisi Soeun, dekat dengan keduanya. lantas sekarang perasaannya bagaimana? Entahlah, sulit dijelaskan, yg jelas Eunhyuk bisa membuatnya mati gaya kalau sudah bertemu dengan mata elangnya, tapi perasaannya pada Siwon jauh lebih tidak bisa dijelaskan lagi.

“Oppa, apa kau lelah menemaniku seharian? Kalau bosan, oppa bisa pergi aku bisa pulang naik taksi..” kata Soeun kemudian.

“Ck, apakah itu sebuah pengusiran..” kata Eunhyuk tersenyum kecil.

“Oh, bukan begitu maksudnya..” Soeun sedikit kaget dengan perkataan Eunhyuk. “Maksudku, kalau kau lelah, oppa bisa meninggalkanku. Ya, semua orangkan paling lelah menunggu..” katanya gugup bertemu mata Eunhyuk.

“Tidak, tidak apa-apa. Aku senang menemanimu, lagipula aku juga tidak punya kegiatan lain..” Kata Eunhyuk kemudian yg diangguki Soeun. “Tapi aku hanya merasa lapar, kalau kita makan dulu bagaimana?” tanya Eunhyuk kemudian.

“Hum, ide yg bagus… tapi kita mau makan dimana?” tanya Soeun kemudian.

“Aku tahu tempat yg bagus. Kita kesana saja..” sahut Eunhyuk langsung bangkit. Soeun hanya mengangguk. Eunhyuk berhenti, menatap wajah Soeun sesaat yg langsung membuat Soeun sedikit kaget dan gugup hingga mengalihkan pandangannya. Eunhyuk tersenyum melihatnya. “Kau punya wajah yg terlalu polos dan manis..” katanya sambil beranjak menuju motornya yg langsung membuat kaki Soeun sulit bergerak setelahnya.

[]

Kahi memutar sedotan di gelasnya, lantas setelah itu mengalihkan pandangannya pada Siwon yg juga melakukan hal yg sama dihadapannya.

“Sekarang, apa kegiatanmu?” Siwon mengangkat wajahnya mendengar ucapan Kahi.

“Tidak ada, aku sedang menamatkan kuliahku dibidang arsitek..” sahut Siwon pendek.

“Ya, seperti yg pernah kau ceritakan padaku. kau selalu ingin menjadi arsitek seperti ayahmu..” kata Kahi mengangguk sambil tersenyum menuju minumannya. Siwon terdiam, mangangkat wajahnya menatap wajah seseorang yg sudah dua tahun pergi begitu saja dari hidupnya. Jantungnya tidak normal sekarang.

“Maaf..” Siwon menatap Kahi lebih setelah Kahi lagi2 berbicara. Kahi mengangkat wajahnya, menatap wajah Siwon. “Aku tahu, aku telah merusak semuanya. Aku mungkin telah membuat kesalahan yg mungkin dulu menyakitimu. Seharusnya, semuanya tidak begitu..” kata Kahi tersenyum sedikit hambar pada Siwon. Siwon hanya terdiam, mendengarkan setiap ucapan Kahi. Siwon tak tahu sama sekali harus mengatakan apa.

_

“inilah tempat yg aku maksud..” Eunhyuk tersenyum sambil membuka helmnya. Soeun tersenyum, ia mengalihkan pandangannya menuju Kafe yg Eunhyuk maksud. “Ayo masuk!!”

_

“Aku sebenarnya kembali untuk mencarimu kembali. Aku berharap, kita bisa mulai dari awal lagi..” Siwon sedikit kaget dan tidak menyangka ketika Kahi kali ini kembali bersuara sambil kali ini menyentuh tangannya yg terletak dimeja. Tidak hanya gerakan itu, kata2nya membuat darah Siwon sempat berhenti mengalir.

Soeun menghentikan langkahnya ketika ia mengalihkan pandanganya menuju bagian dalam Kafe melalui kaca didekatnya. Ia langsung terdiam dan kaget ketika ia melihat Siwon sedang bersama wanita didalamnya dan berpegangan tangan?!

“Ayo!!” Eunhyuk kembali mengajaknya ketika sudah selesai dengan motornya. Ia heran ketika melihat wajah Soeun telah berubah sambil melihat kearah dalam sana. “Soeun!” panggilnya heran.

“Oppa, kita pulang saja..” kata Soeun cepat ketika Eunhyuk hendak ikut melirik kedalam.

“Huh? Pulang?”

“Ya, ayo!!” kata Soeun sambil melangkah dari tempat itu dan kembali kearah motor. Eunhyuk terdiam, agak heran melihat ekspresi aneh itu. ia membalikkan badannya kali ini melihat ketempat Soeun melirik tadi. Ia hanya terdiam melihat momen didalamnya, lantas kembali mengalihkan pandangan menuju Soeun yg berjalan gotai kearah motornya. Perlahan Eunhyuk mengikuti Soeun setelah melihat mereka sekali lagi.

[]

Pagi ini, seperti biasa, Soeun berangkat kekampus dihantar oleh sopir pribadi keluarganya. Soeun kemudian berjalan sendiri menuju kelasnya. Dikoridor, ia sempat berpapasan dengan Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum, melambaikan tangan, lantas menghampiri Soeun.

“Nona Soeun selamat pagi..” Eunhyuk tersenyum kecil sambil menghampiri Soeun.

“Tuan Eunhyuk selamat pagi..” sahut Soeun sambil membalas senyuman Eunhyuk. Kini keduanyapun jalan menuju kelas masing2 beriringan.

Ketika hendak menuju kelas mereka, kaki mereka berhenti ditengah jalan ketika para mahasisiwa tampak mengerubungi papan pengumuman. Keduanya bertatapan, agak heran dengan keramaian yg tidak biasanya itu.

“Itu Eunhyuk oppa!!” Eunhyuk dan Soeun saling bertatapn ketika salah satu dari mereka berteriak kepada Eunhyuk. Lantas beberapa saat, lebih banyak lagi yg tampak heboh lantas segera menghampiri mereka sambil memanggil Eunhyuk.

“Ada apa sih?” Eunhyuk malah heran dan bertanya pada Soeun. Soeun mengangkat bahu.

“Oppa, oppa pergi bersamaku saja ya..”

“Tidak! Eunhyuk oppa perginya bersamaku..”

“Siapa bilang? Dia akan datang kesana bersamaku?!” Eunhyuk hanya garuk2 kepala dan sedikit kewalahan melihat mereka. Ia menatap Soeun dengan pandangan Apa-Yang-Sedang-Terjadi? Soeun mengangkat bahu.

“Oppa, kita pergi bersama ya!!”

Soeun yg penasaran menerobos keramaian, lantas segera berjalan menuju papan pengumuman yg sudah lebih sepi gara2 sebagian beralih mengerubungi Eunhyuk. Ia membaca sesuatu disana. Wajahnya kemudian berubah berbinar.

“Ah… Akhirnya hari ini datang!!” dia tersenyum dengan senang.

“Oppa, aku mohon datanglah bersamaku!!” Eunhyuk mengalihka perhatiannya lagi pada para fansnya setelah tadi sempat mengalihkannya pada Soeun yg ikut histeris setelah melihat kesana. Ia tersenyum pada mereka.

“Hum, aku kesana dulu ya? Permisi..” kata Eunhyuk tersenyum tipis sambil berusaha menerobos mereka dan menghampiri Soeun yg juga tampak senang disana.

“Oppa..” terdengar kekecewaan.

“Ada apa sih?!” tanya Eunhyuk ketika berada disamping Soeun lagi, lantas ikut melirik papan pengumuman.

“Lihat, akhirnya hari itu datang. Pesta dansa tahun ini akan dilaksananakan lusa malam. Ahh, senang sekali..”sahut Soeun sambil balas menatap Eunhyuk dengan masih berbinar. Eunhyuk tersenyum sambil masih membaca informasi disana.

“Dasar wanita, aku kira apa? Begini saja kenapa sampai sebahagia itu?” katanya datar sambil tetap tersenyum kecil melihat selebaran.

“Laki2 tidak akan mengerti, mereka tidak tahu betapa pentingnya hari ini..” kata Soeun. Eunhyuk balas tersenyum, lantas mengalihkan pandangannya kembali pada Soeun.

“Lantas, mau pergi dengan siapa?”

Wajah Soeun langsung berubah mendengar pertanyaan Eunhyuk. Ia tampak berfikir setelah itu yg lagi2 membuat Eunhyuk tersenyum melihatnya.

“Itu Siwon oppa!!” Eunhyuk dan Soeun mengalihkan pandangannya menuju gerombolan tadi yg kini mulai heboh lagi. Sekarang, giliran seorang pemuda yg baru datang yg mereka kerubungi. “Oppa, pergi kepesta dansa bersamaku saja bagaimana?”

“Tidak, Siwon oppa akan pergi denganku!”

“Apa yg kau katakan? Siwon oppa akan ikut bersamaku. Iyakan oppa?!” Siwon tak terlalu memperdulikan seruan mereka kepadanya. pandanganya malah ia alihkan pada Soeun yg lagi2 berada didekat Eunhyuk. Soeun menunduk, ia langsung ingat kejadian yg ia lihat kemarin.

“Oppa..” Eunhyuk kembali menatapnya ketika Soeun mengajaknya berbicara dan kali ini memegangi tangan kanannya. “Oppa, aku tidak punya pasangan, bagaimana kalau kau pergi bersamaku saja? Yah, oppa maukan pergi bersamaku?!”

Baik Siwon maupun Eunhyuk agak kaget dengan ucapan tiba2 Soeun. Tanpa sadar, Siwon terus memperhatikan mereka dan tak meladeni keributan disekelilingnya. Eunhyuk menatap tangannya yg dipegang Soeun, lantas menatap wajah gadis itu.

“Ini benaran? Kau tidak demamkan?” Soeun langsung cemberut ketika Eunhyuk menyentuh dahinya untuk memeriksa suhu tubuhnya. Soeun berdecak, lantas mencegah Eunhyuk menyentuh dahinya.

“Aku serius, aku ingin sekali pergi kesana, tapi aku tidak punya teman. Ayolah oppa, perginya denganku saja kesana..” kata Soeun setengah merengek. Eunhyuk tak bereaksi banyak, ia mengalihkan pandangannya menuju arah belakangnya, disana Siwon masih berdiri dan memperhatikan mereka. Eunhyuk mengalihkan lagi pandangannya pada Soeun. “Oppa ayolah..” gadis itu lagi2 merengek.

“Baiklah, lusa malam aku jemput ya..” kata Eunhyuk setelah beberapa saat.

“Jinjja?!” Soeun tampak berbinar sedikit tak percaya. Eunhyuk mengangguk cepat sambil tersenyum. “Ahh, gomawo. Jinjja Haengbokhaeyo..” katanya tampak senang. Eunhyuk hanya mengangguk kecil sambil mengalihkan perhatiannya pada Siwon yg kali ini tampak telah berpaling.

“Ayo pergi!” Eunhyuk kemudian melangkah duluan sambil menarik tas Soeun.

“Oppa!” Soeun protes tidak suka. Kemudian keduanya kembali beriringan meninggalkan tempat itu.

Sementara, Siwon kembali mengalihkan pandangannya kearah perginya kedua orang itu. ia mendengus dalam hati.

[]

Soeun keluar dari ruang kelasnya dengan wajah yg ceria. Ia kemudian berjalan sendirian untuk pulang setelah menyelesaikan jadwal kuliahnya kali ini.

“Apa sudah bertemu Kahi?” Soeun menghentikan langkahnya ketika ia hendak menuruni tangga. Ia kemudian perlahan melangkahkan kakinya, pelan2 ia menuruni tangga dengan hati2 untuk mengintip arah suara yg tadi. Lagi, ia menemukan Siwon dengan wanita tempo hari tengah berbicara disana. Dan topiknya adalah sesuatu yg bernama Kahi?!

“Sudah, aku kemaren menjemputnya jebandara..” sahut Siwon pada Raina. Raina mengangguk.

“Bagaimana?” tanya Raina kemudian.

“Apanya yg bagaimana?”

“Apa saja..” kata Raina sambil tersenyum dan mendelik pada Siwon. Siwon terdiam, berfikir sambil menatap wajah Raina yg memandangnya sedikit menggoda.

“Kau tahu bukan? kita sudah tidak punya hubungan..” kata Siwon kemudian.

“Ara, tapi kau kan sudah putus dengan pacarmu yg kau bilang kekanakan itu. lagipula, bukankah dari awal kau memang hanya menyukai Kahi. Apa kau tak mengambil kesimpulan oentng dari semua ini?”

“Kesimpulan penting apa maksudmu?”

“Tentu saja, kau putus dengannya tepat beberapa hari sebelum Kahi kembali. Bukankah seharusnya kalian bersama setelah terpisah dua tahun karena jarak. Aku sudah bicara dengannya, menurutku, perasaannya masih sama…”

“Raina, ini belum saatnya membicarakan itu..”

“Waeyo? Apa kau takut fansmu atau mantan kekasihmu mendengarnya. Ahh, ayolah Siwon sudah cukup bermain-main dengan wanita2 itu untuk melampiaskan patah hatimu karena Kahi. Sekarang dia sudah kembali, saatnya kau mulai serius dengan kembali padanya bukan?” kata Raina lagi. Siwon terdiam, ia memikirkan ucapan Raina itu. sementara dibalik tembok, Soeun tampak menundukkan kepala mendengarnya.

“Kahi bilang dia kembali untuk minta maaf dan membina hubungan yg sempat terputus lagi denganmu. Kau lihatkan? Perasaan kalian masih sama, walau sudah terpisah dua tahun dan mungkin sudah menjalin hubungan dengan yg lainnya. Nyatanya kalian masih saling mengingat dan mencintai sampai saat ini…” kata Raina lagi pada Siwon.

Soeun menghapus air matanya karena ucapan itu. ucapan itu menyakitkan sekali untuknya. Apa semua itu? walau hubungan mereka hanya jalan tiga bulan dan putus dengan cara yg tidak mengenakkan tapi nyatanya selama tiga bulan itu hanya ada sebuah permainan. Siwon hanya menggunakannya untuk melampiaskan kekecewaannya. Benar2 sangat kejam sekali…

Soeun menghapus lagi air matanya, ia kemudian berniat untuk meninggalkan tempat itu. baru selangkah, tiba2 bukunya terjatuh dan menimbulkan bunyi yg ia yakin memancing perhatian Siwon dan Raina. Ia cepat2 beranjak agar Siwon tidak tahu kalau ia mendengar semuanya.

“Ada apa sih?” Raina ikut menoleh keatas ketika Siwon mengalihkan pandangan setelah mendengar sebuah benda terjatuh. Siwon sedikit beranjak ketika melihat sosok itu beranjak darisana.

Bruk!!

Sial, Soeun semakin kesal ketika ia malah menabrak seseorang dengan keadaan menyedihkan ini. ia mengangkat wajahnya, untuk meminta maaf. Sedikit kaget, nyatanya orang itu adalah Eunhyuk yg langsung heran melihatnya menangis.

“So..” Eunhyuk menghentikan ucapannya ketika Soeun memeluknya. Ia menatap heran, lantas mengalihkan pandangannya menuju Siwon yg menatap mereka masih dengan pandangan seperti kaget dan setelah itu tidak suka.

“Oppa, saranghae!!” Eunhyuk hanya menatap tak mengerti ketika Soeun mengatakan hal itu dan terdengar jelas hingga ia yakin Siwon mendengarnya. Siwon kembali menatap mereka lebih setelah itu. Eunhyuk terdiam, berfikir sejenak sambil menatap Soeun. Eunhyuk hanya sedikit berdecak, lantas ia kemudian perlahan mulai membalas pelukan Soeun.

“Ya, aku juga mencintaimu, saranghae..”

Siwon langsung merasakan rasa panas dalam hatinya seketika itu juga.

[]

“Jangan bercanda dengan cara seperti ini..” Eunhyuk langsung melepaskan Soeun ketika Siwon sudah meninggalkan tempat itu. Soeun cemberut, masih menghapus air matanya.

“Aku tidak punya cara lain. Aku tidak rela diperlakukan begitu olehnya..” kata Soeun sesegukkan. “Jahat, selama ini dia hanya mempermainkan aku. dia menjadi pacarku hanya untuk bersenang-senang. Aku hanya ingin tunjukkan kalau aku sama sekali tidak berharap padanya..” katanya lagi.

“Dan menggunakan aku sebagai alat balas dendam..”

“Bu.. bukan begitu, maksudku adalah..”

“Soeun, kalau nyatanya memang begitu memang seharusnya kau tidak lagi seperti ini. kau seharusnya sudah melupakannya..” kata Eunhyuk sedikit dingin. Soeun terdiam tak menyahutinya, ia menghapus air matanya.

“Tapi bagaimana caranya? Aku benar2 tidak tahu..” kata Soeun masih sesegukkan. Eunhyuk menggeleng, berdecak menatap gadis itu.

“Jujur saja, aku sudah sering melihat gadis seperti ini. aku menyayangkan sekali sikap lemah mereka sehingga denganmu laki2 mempermainkan mereka…”

“Oleh sebab itu kau sering mempermainkan wanita karena mereka lemah?” tanya Soeun masih sesegukkan. Eunhyuk nyengir mendengarnya.

“Kita membahas tentangmu atau tentang diriku?” katanya pada Soeun. Soeun malah cemberut.

“Dasar playboy, laki2 semuanya sama saja..”

“Itu karena kalian sangat mudah untuk ditipu dan dipermainkan..”

“ahh, oppa…” Soeun malah semakin menangis mendengarnya. “jangan terus menggodaku, nanti aku benar2 menangis dan tidak pernah berhenti..” kata Soeun semakin keras. Eunhyuk menjadi kaget.

“Yah, kenapa malah tambah menangis. Kalau begini malah makin terlihat lemahlah..” kata Eunhyukberdecak sambil geleng2 kepala.

“Mau bagaimana? Hatiku sakit sekali. Choi Siwon kejam sekali..” katanya menangis makin keras dan sesegukkan. Eunhyuk malah menggaruk kepalanya melihatnya.

“Tapi kalau seperti ini tidak akan berhasil.. Bisa2 ia semakin seenaknya padamu!” kata Eunhyuk lagi.

“Lantas aku harus bagaimana?” tanya Soeun polos sambil terus menangis. Eunhyuk terdiam, berfikir sesaat, lantas setelah beberapa saat ia menatap Eunhyuk.

“Sepertinya aku tahu harus bagaimana?” tanya Eunhyuk kemudian.

“Apa?” tanya Soeun polos.

“Ikut aku!” kata Eunhyuk sambil kali ini menarik tangan Soeun. Soeun mengikutinya.

[]

Karena tidak konsentrasi menyetir, Siwon menghentikan laju mobilnya. Fikirannya kacau bahkan untuk pulang. Kalau dipaksakan, ia takut hanya jadi bahaya.

Sakit hati, ia benar2 merasakan cemburu dihatinya melihat momen yg tadi. Rasanya, terlalu cepat bila Soeun harus mendapatkan penggantinya setelah dalam hitungan hari mereka mengakhiri hubungan mereka dengan cara yg tidak masuk akal. Hanya karena terlambat menjemputnya mana mungkin menjadi sepanjang ini!!

Selama ini, akhirnya Siwon berhenti bermain ketika menemukan Soeun. ia rasa, setelah hubungannya berakhir dengan keberangkatan Kahi ia berniat untuk mengubur semuanya bersama Soeun. dari awal, hubungan mereka ia buat berbeda dengan hubungannya main2nya yg lain. Ia jujur katakan masa lalunya kepada Soeun untuk membuat semuanya benar2 berjalan tanpa adanya rahasia. Soeun tahu mengenai Kahi, dan Siwon sendiri tahu mengenai cinta pertamanya yaitu Eunhyuk.

Entah bagaimana menyikapi semua ini. ini memang terlihat seperti sebuah takdir yg harus terjadi. mereka bersatu setelah gagal pada cinta masa lalu mereka. Dan ketika mereka putus, nyatanya cinta masa lalu itu kembali lagi pada kehidupan mereka. Sehingga mungkin, memang seharusnya mereka berpisah dan meraih cinta masa lalu mereka masing2. Siwon kembali pada Kahi, sementara Soeun kali ini bisa bersama seseorang yg ia sukai dari dulunya…

Tapi kenapa ini terasa begitu menyesakkkan. Nyatanya, setelah sejauh ini, ia tidak rela Soeun akhirnya berhasil mendapatkan Eunhyuk. Siwon sendiri tidak tahu, harus bagaimana menjawab pertanyaan Kahi untuk menyambung kisah cinta mereka lagi. Mungkin dulu ia bisa langsung mengatakan iya, tapi kenapa ia ragu untuk menjawab pertanyaan Kahi? Apa karena Soeun!!

Siwon benar2 bingung, kini Soeun sudah bersama Eunhyuk. Apa ia harus kembali pada Kahi? Menjalankan sesuatu yg disebut takdir. Yang sayangnya, dari dahulu memang selalu Siwon percayai?!

[]

Tempat itu benar2 terlihat ramai dan semarak pada malam ini. lampu2 yg berwarna-warni tampak semakin memperindah tempat itu. sementara, satu persatu kendaraan berdatanganikut memadati tempat itu. semua orang sangat antusias dengan acara tahunan kampus seperti malam ini.

Didalam sebuah mobil yg baru saja datang, Soeun tampak duduk dengan sedikit gelisah. Ia benar2 deg-degan sekali untuk memasuki tempat pesta. Ia mengintip keramaian diluar sana. Ia gelisah, dudukpun tidak nyaman. Masalahnya, gaun ini, benar2 mini sekali, malu sekali Soeun mengenakannya.

Malam ini, Soeun datang kepesta bersama Eunhyuk seperti kesepakatan awalnya. Soeun menggunakan Mini Dress berwarna merah terang yg benar2 serba mini dan memperlihatkan jelas lengkung tubuhnya. gaun ini adalah pilihan Eunhyuk, entahlah maksudnya entah apa yg jelas baru kali ini ia memakai gaun semini ini. belum lagi dandanannya yg mungkin benar2 terlalu over, ahh entah bagaimana wajahnya sekarang, mukanya sedikit tegang merasakan benda2 itu menempel diseluruh wajahnya.

“Tenanglah, gelisah sekali..” Eunhyuk tersenyum kecil sambil terus melihat kedepan dimana orang2 sudah mulai ramai berdatangan. Hari ini, ia memakai jas yg membuatnya benar2 terlihat tampan.

“Oppa, apa harus begini? Aku tidak nyaman dengan gaun ini, aku kedinginan..” Soeun merengek pada Eunhyuk. Eunhyuk geleng2 kepala.

“Kalau mau membalas Siwon harus seperti ini..” sahut Eunhyuk. “Aku faham sekali tipe2 Siwon atau mungkin samalah sama tipe2 pria umumnya. Kami bisa seenaknya, karena kalian bisa memberi jalan begitu mudah untuk kami melakukan apapun yg kami inginkan. Parahnya, kalian begitu terlihat lemah untuk diperlakukan begitu..” sahut Eunhyuk santai.

“Kaum kalian benar2 musibah..” kata Soeun mengomel.

“Tapi tanpa kaum kami, hidup orang2 dikaum kalian tidak akan menyenangkan. Begitupun kami, jadi semua saling membutuhkan..” balas Eunhyuk. Soeun berdecak, Eunhyuk selalu menang kalau diajak berdebat. “Aku yakin, dengan ini kita bisa memberi pelajaran untuk Siwon. Ya, setidaknya kau bisa menunjukkan bahwa tanpanya kau baik2 saja..” sambung Eunhyuk.

Soeun mengangguk, berusaha mengerti dan menerima semua ini. Eunhyuk tersenyum, lantas mengalihkan pandangannya lagi kedepan.

“Apa kau siap melakukan misi ini?” tanya Eunhyuk. Soeun terdiam, ia berfikir sesaat.

“Ya, aku rasa.. Aku siap..”

“Baiklah, yg diperlukan hanya mengikuti caraku lantas fokus dengan semua ini..”

Soeun mengangguk pelan. “Yah, akan aku lakukan semua yg oppa perintahkan padaku. yang penting, aku bisa menunjukkan kalau aku baik2 saja tanpa dia..” kata Soeun kemudian.

“Baiklah, mari mulai!!” kata Eunhyuk.

[]

Siwon hanya duduk sedikit bosan disebuah sudut tempat itu. ia hanya menatap malas keadaan sekitarnya. Sebenarnya ini membosankan, harus datang kesini tanpa pasangan sama sekali. Tapi, benar2 ia ingin sekali melihat Eunhyuk dan Soeun yg telah janjian. Ia ingin melihat sejauh mana hubungan mereka sampai saat ini.

“Siwon?!” Siwon mengalihkan pandangannya ketika seseorang memanggilnya. Agak kaget menemukan Raina disana dan dengan Kahi. raina dan Kahi duduk disisi Siwon. “Kau datang? Katanya tidak..” kata Raina padanya. Siwon hanya tersenyum kecil.

“Ya, aku bosan saja dirumah jadi iseng kesini..” sahutnya.

“Hay Siwon..” Siwon tersenyum mendengar Kahi menyapanya.

“Hay, aku senang melihatmu disini..” kata Siwon balas menyapa Kahi.

“Uhm! Sepertinya kalian bisa menjadi pasangan, mengingat sama2 tidak punya. Ya, sudah, aku tinggal ya, aku mau mencari pangeranku sendiri!!” kata Raina sambil beranjak dan tersenyum. Siwon hanya mengangguk dan membiarkan Raina pergi.

“Bye Raina, terima kasih ya..” kata Kahi sebelum Raina pergi. Raina tersenyum, lantas benar2 pergi.

Suasana diam setelah itu, benar2 kaku. Siwon hanya menunduk sambil memainkan minumannya. Sementara Kahi yg menunduk, kini mulai menatap Siwon ragu2.

“Siwon-ah, kau marah padaku?” Siwon mengangkat wajah ketika Kahi bertanya kepadanya. “Sejak bertemu lagi, kau benar2 berubah dari yang aku tahu sebelumnya. Kau terkesan menghindariku..” katanya lagi masih ragu.

“Mungkin hanya perasaanmu, aku masih tetap sama…”

“Tidak, kau banyak sekali berubah. Aku merasa, kau seperti tidak mengharapkan kedatanganku..” katanya lagi. Siwon menunduk, berdecak, lantas berpaling lagi menatap Kahi.

“Tidak, aku senang kau datang lagi. Hanya ya, aku bingung sekali harus memperlakukanmu bagaimana..” kata Siwon kemudian. kahi mengangguk.

“Aku kembali untukmu, aku rasa aku begitu menyesal memutuskan hubungan kita dulunya. Aku harap, kau masih memiliki perasaan yg sama dan bersedia memaafkanku..” kata Kahi lagi kemudian. Siwon hanya terdiam, bingung menjawab apa. Ketika ia berpaling kearah lain, sesuatu langsung menarik perhatiannya..

Siwon hanya memandang tak percaya ketika dua orang itu memasuki tempat pesta. Soeun? sejak kapan gadis polosnya bisa berpakaian seperti ini dan segitu dekatnya dengan Eunhyuk. Apa yg terjadi?!

“Ingat kataku Soeun? Teeeeenang!” Eunyuk kembali membisikkan sesuatu pada Soeun ketika berhasil menemukan Siwon. Soeun hanya mengangguk, ia langsung menenangkan dirinya untuk Siwon tidak mencurigainya.

Siwon masih terdiam tak berpaling. Ia masih memerhatikan sedikit bingung dengan perubahan yg terjadi pada Soeun didepan matanya.

“Siwon mulai masuk jebakan!!” Eunhyuk lagi2 berbisik sedikit nyengir pada Soeun. lantas kemudian ia membawa Soeun untuk duduk di meja dekat Siwon. Siwon masih memperhatikan tanpa berkedip, Kahipun mulai merasa heran.

“Jagiya, wanna drink something?” Eunhyuk tersenyum pada Soeun yg langsung membuat Soeun sedikit gugup. Eunhyuk tersenyum melihat ekspresinya, lantas tangannya ia letakkan di bahu Soeun. “Kau bingung sekali, baiklah aku yang pilihkan ya.. kita pilih yang paling baik?!” katanya santai. Soeun hanya membalasnya dengan senyuman.

Tak lama, seorang waitters datang kearah mereka setelah Eunhyuk memanggilnya.Eunhyuk tersenyum padanya, lantas menyuruhnya mendekat. Eunhyuk membisikkan sesuatu ketelinga pelayan itu tanpa Soeun ketahui apapun yg Eunhyuk katakan. Waitters itu mengangguk, lantas pergi setelah Eunhyuk selesai memesan.

“Siwon?!” Siwon sedikit tersentak ketika Kahi memanggilnya. Ia mengalihkan pandangannya menuju Kahi. “Kau kenapa? Ada masalah?” tanyanya.

“Huh, tidak, aku baik2 saja..” Siwon menyahut sambil berusaha santai dengan cepat ia meraih minuman didepannya. Entahlah, hatinya memanas..

“Kau kenapa? Apa sakit?” tanya Kahi kemudian. Siwon menggeleng cepat sambil tersenyum pada Kahi.

“Tidak, aku baik2 saja!!” katanya pada Kahi dengan senyuman yg lebih hangat daritadi. Kahi tampak mengangguk, walau sedikit heran dengan perubahan reaksi Siwon setelah beberapa menit. Ia kini, mulai terlihat hangat seperti biasanya, baguslah!!

Eunhyuk berpaling lagi pada Soeun yg kembali tampak murung melihat sikap Siwon dengan Kahi didepannya. Eunhyuk menyentuh dagu Soeun untuk berpaling dari Siwon. Tak lama, pelayan yg tadi datang kembali dan meletakkan dua gelas minuman dihadapannya keduanya beserta dua botol lainnya. Soeun hanya menatap heran minuman itu. tapi Siwon malah tidak tenang sendiri, ia begitu tahu minuman apa itu? berapa besarnya kadar alchohol minuman itu ia sangat tahu. Bagaimana Soeun akan meminum itu untuk pengalaman pertama kali? Bahaya ini!!

Eunhyuk tersenyum melihat pesanannya telah datang. Ia beranjak, mengambil gelas2 itu dan menyerahkan satu gelas untuk Soeun. Soeun hanya menatap heran pemberian Eunhyuk.

“Minumlah jagiya. Cheers!!” katanya sambil merapatkan gelasnya kearah gelas Soeun. walau masih bingung Soeun mengikutinya. Dengan ragu, Soeun meminum sedikit minuman digelasnya mengikuti Eunhyuk yg sudah duluan minuman. Siwon malah semakin tidak tenang melihatnya.

“Huh?!” Soeun langsung membuka matanya setelah meminum minuman itu. rasanya kok??

“Ini teh, aku juga tidak suka minum jadi tidak mungkin aku memberi alkohol padamu..” Eunhyuk langsung berbisik sambil nyengir melihat reaksi Soeun setelah meminum minuman ini.

“Oppa, kau benar2..” kata Soeun ikut berbisik pada Eunhyuk.

“Aku pintar bukan?” kata Eunhyuk narsis.

Mereka hanya berbisik namun dimata Siwon itu bahkan terlihat lebih dari sebuah bisikan. Apa yg mereka lakukan? Sejak kapan Soeun bisa seintim ini dengan laki2? Pada dirinya saja dulu tidak pernah sampai berciuman ditengah keramaian begini.

“Siwon, kau kenapa?” Siwon sedikit kaget ketika Kahi tiba2 mendekat padanya dan langsung menyentuh dahinya. Kahi tampak khawatir dengan keadaannya.

“Hum, gwaencahana. Aku baik2 saja..” Siwon menjawab sambil mencoba santai.

“Benar2, playboynya parah sekali..” Eunhyuk tersenyum ketika Soeun lagi2 mengomel setelah melihat Siwon dan Kahi tampak lebih dekat lagi. Eunhyuk mengalihkan pandangannya menuju seisi ruangan yg sudah penuh itu.

“Kita ke level selanjutnya?” tanya Eunhyuk pada Soeun. belum sempat menyahut, Eunhyuk mebawa Soeun bangkit. Soeun hanya menurutinya, walau masih sempat melirik pada Siwon yg masih asyik dengan Kahi. Siwon hanya melihat ketika Eunhyuk membawa Soeun untuk turun.

[]

Musik mengalun dengan sangat lembut dan indah diruangan itu. Puluhan pasangan, tampak asyik menikmati suasana itu dengan berdansa. Termasuk Eunhyuk dan Soeun yg masih asyik menikmati malam itu.

“Oppa, aku benar2 tidak nyaman…” Soeun lagi mengeluh sambil tetap meletakkan tangannya disekitar bahu Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum.

“Kenapa? Apa masih belum terbiasa dengan bajunya?” tanya Eunhyuk kemudian.

“Kurasa, tapi.. aku benar2 merasa bersalah melakukan ini..” kata Soeun.

“Huh, Soeun sudah aku katakan hilangkan perasaanmu itu setidaknya malam ini agar Siwon tidak seenaknya padamu. Lagipula apa yg bisa kau harapkan dan untuk apa kau takut dia akan menyesal, toh kau lihat sendiri malam ini dia juga bersenang-senang..” kata Eunhyuk sambil melirik Siwon dari sisi matanya yg diikuti Soeun. Soeun menghela nafas. “Hanya malam ini, setelah ini tidak perlu pakai cara yg seperti ini. kita bisa pakai cara yg lebih baik..” kata Eunhyuk lagi menenangkan Soeun.

Soeun terdiam, menatap wajah tenang Eunhyuk. Yah, sejauh ini Eunhyuk memang membuatnya nyaman. Nyatanya, setelah putus mereka malah semakin dekat, sesuatu yg sangat sulit bahkan ketika dulu ia masih menyukainya. Semua orang tahu Eunhyuk playboy, tapi nyatanya ia tidak pernah menunjukan sisi jelek itu didekat Soeun. mungkin itulah alasannya mengapa dari dulu Eunhyuk bisa mencuri perhatiannya bahkan lebih dari Siwon sekalipun.

“Oppa, bolehkan aku tanyakan sesuatu? Aku hanya ingin tahu, kenapa kau mau seperti ini untukku? Kenapa kau mau membuang waktumu untuk membantuku?” tanya Soeun begitu polos pada Eunhyuk yang masih asyik membawanya untuk menikmati alunan  musik slow itu.

“Karena bagiku kau adalah adikku..” katanya dengan begitu simple. “Tidak tahu kenapa, aku ingin selalu melindungimu. Karena kau mengingatkanku pada adikku yg telah meninggal…”

Soeun langsung terdiam mendengarnya, ia menatap Eunhyuk sekali lagi. “Terima kasih oppa..”

Eunhyuk hanya mengangguk. “Siwon mendekat!!” kata Eunhyuk sambil membawa Soeun lebih dekat padanya.

[]

Panas, begitulah hati Siwon saat ini. entahlah, Kahi disini tapi bahkan ia tak bisa mengalihkan pandangannya dari Soeun yg bersenang-senang dengan Eunhyuk. Hatinya tidak rela, benar2 tidak terima si playboy Eunhyuk menyulap gadis polos itu menjadi seperti ini.

“Siwon, mau turun denganku?” Siwon mengalihkan lagi pandangannya pada Kahi. Siwon berfikir, melihat kearah Eunhyuk Soeun yg makin terlihat mesra. Hatinya mengatakan sesuatu.

“Ayo..” ajaknya setelah beberapa saat.

Siwon membawa Kahi untuk bergabung dengan pasangan lainnya itu. sengaja, ia membawa Kahi dekat dengan Soeun dan Eunhyuk. Niatnya untuk melihat perkembangan seorang Eunhyuk meracuni Soeunnya yg ia tahu sebelunya sangat kekanakan itu.

Ketika Siwon mendekat dan tahu tak jauh darinya Eunhyuk membawa Soeun lebih dekat. Soeunpun berusaha untuk menjalani ini lagi walau hatinya benar2 bingung dengan semua ini. siwon pun mulai menarik nafas karena ini.

“Siwon, kau belum menjawab pertanyaanku…” Siwon kembali menunduk ketika Kahi lagi2 bersuara ditengah dansa mereka. Eunhyuk dan Soeun juga bisa mendengar mereka karena mereka benar2 dekat. “Siwon, aku masih menunggumu. Nyatanya amerika tidak merubah banyak, aku masih mencintaimu. Aku mohon, maafkan aku dan kembalilah padaku..”

Eunhyuk merasakan kegelisahan Soeun setelah kata2 itu. Soeun menunduk, ia benar2 sedih mendengar semua itu. sangat jelas kini, memang wanita inilah yg selama ini begitu Siwon nanti.

“Kahi..”

“Aku benar2 kembali hanya untukmu. Aku begitu yakin, bahkan kau masih mempunyai perasaan yg sama. Benar begitu bukan?” Kahi semakin mempererat tangannya pada Siwon. Siwon terus menatapnya, ada hal berkecamuk itu lagi dalam dirinya. Ini cinta yg dulu sempat membuatnya menangis begitu lama, setelah kembali apakah mungkin ia akan menerima ini kembali? Dia tidak tahu hatinya bagaimana…

“Dari dulu, aku rasa semuanya sama. Pada kenyataannya, tidak akan pernah ada wanita yg akan kau cintai selain aku. aku dengar semuanya dari Raina, aku begitu tahu kalau selama dua tahun ini kau bermain-main dengan banyak wanita untuk melampiaskan kekecewaanmu. Kau benar hanya bermainkan? Hatimu sebenarnya benar hanya untukku bukan?” kata Kahi kali ini memeluk tubuh Siwon yg masih berkutat dengan dilemanya.

“Oppa..” Eunhyuk menghela nafas ketika Soeun berbisik dengan nada merengeknya. Eunhyuk begitu tahu, gadis ini benar2 terlalu sensitif. Eunhyuk berhenti mengajaknya berdansa, lantas memeluknya kini. Gadis ini menangis, sebentar lagi terisak, kalau ketahuan bahkan bisa berantakan semuanya. Lagi, Siwon menyadari yg mereka lakukan ini.

“Aku hanya perlu jawaban, lantas aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi. Kalau kau masih mencintaiku, selamanya aku disini untukmu..” kata Kahi lagi pada Siwon.

“Soeun, ingat kataku? Tolong kuat untuk saat ini saja. Benar2 hanya saat ini, jangan membuat semuanya berantakan. Tetaplah terlihat kuat jangan sampai ia melihat kelemahanmu didepannya..” kata Eunhyuk berbisik lagi pada Soeun. benar2 Eunhyuk benar2 berfikir Soeun benar2 gadis yg begitu payah.

“Benar2 menjawab apakah kau masih mencintaiku?” kata Kahi lagi yg benar2 tidak bisa berfikir. Ucapan Kahi dan kemesraan didepannya benar2 membuatnya terganggu dan tidak bisa berfikir dengan baiknya.

“Aku…”

“Kita kembali ketempat duduk yuk Jagiya!!” Eunhyuk cepat memotong ucapan Siwon sebelum Siwon bicara. Eunhyuk tak mau mengambil resiko, nyatanya Soeun sama sekali tidak nyaman dengan hal ini. lebih baik mundur di level yg ini, dan mencoba lagi nanti. Eunhyuk kemudian membawa Soeun yg menunduk untuk kembali duduk.

“Bagaimana Siwon? Apa jawabanmu?” Siwon yg mengikuti arah pergi keduanya yg kembali ketempat duduk beralih lagi kepada Kahi. Siwon tampak berfikir.

“Kita berdansa dulu, selama aku memikirkannya bagaimana?”

[]

Eunhyuk duduk disamping Soeun yg sudah terlebih dulu duduk. Ia menghela nafas, melihat itu.

“Kalau begini, semuanya akan sia2..” kata Eunhyuk sambil bersandar ditempat duduk itu. Soeun hanya menghela nafas, mengalihkan lagi pandangannya pada Siwon dan Kahi yg masih juga berdansa.

“Entahlah, aku rasa aku tidak bisa melakukannya..” katanya lesu.

“Sebenarnya kau hampir, hanya saja, kau selalu ragu melakukannya..” kata Eunhyuk kemudian.

“Lantas bagaimana?” tanya Soeun bingung.

Eunhyuk terdiam, melihat kearah Siwon yg masih berdansa disana. Lantas mengalihkan pandangannya menuju Soeun. “Sepertinya, cara klimaks adalah satu2nya cara!!”

“Maksudnya..”

Belum sempat Soeun melanjutkan kata2nya, tiba2 Eunhyuk bergerak cepat. Eunhyuk tersenyum, membuat Soeun sedikit bingung. Pandangan Eunhyuk menjadi berubah dan tak dimengerti Soeun. lantas ia memegang kedua bahu Soeun, lantas mendorongnya untuk bersandar kesandaran sofa. Soeun yg kaget hanya menatap Eunhyuk yg kini malah mendekatinya.

“Oppa!” serunya sedikit ngeri.

[]

“Oppa!” Siwon menghentikan gerakannya mendengar teriakan seseorang yg dikenalnya. Ia mengalihkan pandangannya menuju sofa, dan langsung kaget melihatnya. Eunhyuk? Soeun? apa yg mereka lakukan sekarang. Kenapa Soeun teriak? Siwon emosi, benar2 sudah tidak bisa diam lagi. Eunhyuk benar2 cowok kurang ajar!!

“Tunggu disini!” Siwon melepaskan pegangan Kahi disekitar pundaknya. Lantas dengan cepat mendekati mereka yg entah melakukan apa disofa sana. Tidak peduli, Soeun mau atau tidak, yg jelas baginya Eunhyuk benar2 membawa pengaruh buruk untuk Soeun.

“Apa yg kau lakukan!” Siwon berseru geram sambil mendorong tubuh Eunhyuk untuk menjauhi Soeun. Soeun yg masih shock, bertambah shock ketika Siwon datang. Siwon terdiam, ia marah sekali, lantas tanpa mempedulikan Eunhyuk ia meraih tangan Soeun.

“Eh, mau dibawa kemana?” tahan Eunhyuk yg sedikit kaget dengan kedatangan Siwon tiba2.

“Menjauh dari bajingan sepertimu!!” katanya sinis, lantas kemudian menarik tangan Soeun yg masih bingung itu menjauh dari Eunhyuk. Eunhyuk hanya membiarkan setelah itu. ia bersandar disofa dengan santainya.

“Misi selesai!” katanya santai sambil meminum minumannya yg ternyata adalah teh manis itu. ia kemudian melayangkan pandangannya menuju Kahi yg tampak heran dengan sikap Siwon yg langsung menarik Soeun keluar. Eunhyuk tersenyum kecil, sambil mengingat apa yg terjadi dimenit sebelumnya.

#Flashback

Eunhyuk bangkit, tersenyum menatap Soeun yg heran dengan gerakan tiba2nya. Ia memandang Soeun dengan pesona yg biasanya ia tunjukkan pada mangsa2nya dan membuat gadis itu tambah bingung melihatnya. lantas, Eunhyuk mendorong tubuh Soeun hingga tersandar disandaran sofa lantas ia semakin mendekati Soeun seperti akan menciumnya yg membuat Soeun begitu kaget.

“Oppa!”

Eunhyuk tersenyum ketika wajahnya dekat kewajah Soeun yg tegang dan sedikit ketakutan. Eunhyuk tersenyum, sambil menahan tubuhnya ketika bibir mereka bersentuhan dalam beberapa sentimeter lagi.

“Tenanglah, ini rencana!!” katanya mendelik pada Soeun yg masih terlihat shock itu.

[]

Siwon terus menarik tangan Soeun tanpa mempedulikan teriakan dan kebingungan Soeun. ia melihat kebelakang, takut Eunhyuk akan marah.

“Oppa, tolong berhentilah. Eunhyuk oppa bisa marah dan tersinggung!” katanya pada Siwon yg masih menariknya menjauhi tempat pesta. Siwon masih tak menyahut, masih membawa Soeun menjauh dari tempat berisik itu. “Oppa!”

Setelah memastikan tempat itu jauh dan Eunhyuk tak mengikuti mereka, Siwon kemudian melepaskan tangan Soeun disana. Wajahnya masih kesal, menatap Soeun benar2 marah. Soeun juga tak kalah marah menatapnya.

“Untuk apa oppa membawaku kesini? Eunhyuk oppa bisa bingung mencariku!!” katanya marah.

“Dia bingung biarkan saja. Lagipula lebih baik kalau dia tidak mengganggumu lagi..” sahut Siwon sinis. “Apa ini, kenapa kau bersikap seperti ini? sejak kapan kau memakai pakaian yg seperti ini!” katanya benar2 terdengar tajam. Soeun berdecak kesal.

“Kenapa oppa harus peduli? Akukan bukan pacarmu lagi!”

Siwon semakin kesal mendengar ucapan Soeun itu. “Putus dariku apakah kau tidak bisa berfikiran jernih? Kenapa kau malah memilih Eunhyuk yg parah itu?”

“Berhentilah mencampuri urusanku lagi! Kita sudah putus, jadi biarkan aku dengan hidupku sendiri. Dan jangan pernah mengatakan hal yg tidak benar terhadap Eunhyuk oppa karena nyatanya dia jauh lebih baik daripada dirimu!”

“Lebih baik katamu? Liat dirimu, bagaimana kau berfikir kalau dia itu baik setelah yg ia lakukan padamu. Dia itu parah, pacarnya bertebaran, kau tidak seharusnya memilih dia sebagai kekasih..”

“Huh, jangan bersikap sok bersih. Nyatanya, kau tak ada bedanya dari dia!!” sinis Soeun. siwon kaget mendengarnya. “Ditinggal pacarmu, kau lampiaskan kepada wanita lainnya. Kau bermain-main dengan wanita lainnya lantas setelah gadis itu kembali dengan bodohnya kau menerima gadis yg seperti itu. kau benar2 parah sekalipun payah, aku bersyukur karena aku yg memutuskanmu. Karena aku yakin kalau tidak begitu, kau mungkin yg akan meninggalkan aku untuk kembali pada seseorang yg dulu pernah membuangmu!!” kata Soeun sinis membuat Siwon terdiam.

“Kenapa kau diam? Semua yg aku katakan benar bukan?” Siwon masih terdiam. Lantas menatap Soeun yg menatapnya antara kesal dan mungkin sedih. “Menjauhlah dariku bila nyatanya kau memilih kembali kemasa lalumu. Jangan lagi mengangguku, biarkan aku menjalani hidupku tanpa perlu campur tanganmu!!” katanya berniat pergi tapi Siwon memegang tangannya.

“Semua benar, tapi kau tidak tahu yg lebih benar. Semua yg katakan benar, tapi kau belum mengetahui yg lainnya yg seharusnya kau fahami..” kata Siwon serius. Soeun terdiam, tersenyum sinis sambil menatap Siwon.

“Lebih baik tidak lagi membahasnya denganku. Pergilah! Untuk apa oppa membuang waktu disini denganku? Apa kau tidak takut dia pergi lagi dan membuangmu lagi?!” kata Soeun tajam.

“Berhentilah menghakimiku dengan cara ini! kau sama sekali tidak mengerti apapun!”

“Aku mengerti semuanya, aku tidak terlalu bodoh untuk tidak mengetahui semuanya. Wanita itu, aku bagimu, hubungan kita yg dulu, aku sudah sangat mengerti. Jangan lagi memandangku seperti anak bawang yg bisa kau perbodohi seperti itu!”

“Siapa yg membodohimu?! Kau sama sekali tidak mengerti apapun. Kau fikir, untuk apa aku disini bersamamu kalau aku memang seperti yg kau fikirkan!”seru Siwon ikut terbawa kesal yg langsung membuat Soeun terdiam. “Apa kau tidak mengerti kalau aku cemburu? kau fikir apalagi artinya kalau aku sampai cemburu?!” katanya keras dan kesal.

“Kau anak kecil, terlalu kekanakkan. Tidak mengerti apapun, bukan aku yg membodohimu tapi kaulah yg terlalu bodoh dalam menyikapi semua ini! siapa yg memulai semua ini? apa yg menyebabkan semua ini terjadi? semua itu adalah seorang gadis bodoh bernama Kim Soeun. kau orangnya!” katanya kesal pada Soeun masih memegang tangannya.

“Soeun-ah, jangan membuat aku bingung dengan semua ini. keputusanmu tempo hari yg membuatku menjadi kebingungan seperti ini. sekarang kenapa kau harus bersikap begini didepanku. Aku bingung Soeun, aku tidak tahu harus bagaimana. Dia datang, sementara aku tidak rela kau pergi dengan orang lain..” katanya lagi. Soeun menatap Siwon lebih setelah kata2 itu. Siwon menatapnya serius, kilatan matanya dengan jelas menatap dalam mata Soeun.

“Aku tidak bisa kembali padanya, aku tidak ingin. Nyatanya setelah begitu lama, aku mulai menyadari perasaanku sendiri. Saat ini, aku sudah dengan yakin mengatakan kalau dihatiku sudah tidak ada lagi dia, tidak ada lagi namanya. Nyatanya, namamu adalah satu2nya yg ada dihatiku untuk saat ini, tidak ada yg lainnya…” katanya lagi. Soeun terdiam, menatap Siwon yg dengan serius mengatakannya.

“Aku benar2 minta maaf karena aku tidak pernah menceritakan ini sebelumnya padamu. tapi semua itu aku lakukan agar kau tidak terus curiga padaku. yang jelas, semua yg kau ketahui tidak sepenuhnya begitu. Aku memang banyak mempermainkan wanita setelah ditinggal olehnya, tapi aku benar2 serius ketika menjalaninya denganmu. Setelah mengenalmu, semenjak dari sana aku sudah bertekad mengubur masa laluku itu dan menatap masa depan bersamamu. Tapi nyatanya, itu tidak terlalu cukup untuk membuatmu percaya padaku.”

“Hari itu, setelah kau katakan putus aku juga ikut terbawa kesal. Dan berniat membiarkanmu untuk merenungkan kesalah fahamanmu padaku. tapi siapa sangka kau malah bukannya menyadarinya malah semakin dekat dengan Eunhyuk, dan aku semakin kesal oleh semua itu. itu sebabnya aku tidak pernah mengajakmu bicara setelah itu. karena aku merasa kau benar2 sudah keterlaluan..” katanya lagi.

“Tapi nyatanya kau bisa kembali dekat dengan orang yg kau rindukan. Bukankah itu yg kau inginkan dari dulu?”

“Aku menjalani semuanya karena aku bingung dengan perasaanku. Tapi, akhirnya setelah aku lalui semuanya nyatanya aku terus mengingat kau yg semakin dekat dengan Eunhyuk. Darisana aku tahu, kau telah mengambil alih semuanya.. nyatanya, tidak ada yg lain dihatiku selain dirimu. oleh sebab itu, aku mohon padamu tolong menjauhlah dari Eunhyuk dan kembalilah padaku. Aku berjanji, setelah ini aku akan lebih baik lagi. Aku tidak akan membuat kau merasa ragu lagi padaku..” kata Siwon kemudian sambil menatap Soeun. Soeun terdiam, hanya balas menatap Siwon.

“Tolong berikan aku kesempatan untuk mencintaimu tanpa mengingat masa itu lagi. Izinkan aku memulainya dari awal lagi bersamamu. Tolong jangan merubah dirimu yg ini dan pergi dengan Eunhyuk. Karena, aku bisa kecewa lagi yang kedua kalinya..” kata Siwon lagi pada Soeun.

“apa oppa serius?” tanya Soeun lagi. Siwon mengangguk dengan cepat.

“Apakah bagimu aku bercanda? Atau apa yg harus aku lakukan untuk melakukannya?” tanya Siwon lagi pada Soeun.

“Oppa..” Soeun tampak senang sambil memeluk tubuh Siwon. “Apa oppa serius? Apa oppa benar2 tidak mencintainya lagi dan hanya mencintaiku?” tanya Soeun sambil terus memeluk Siwon. Siwon tersenyum, ia mengusap rambut Soeun.

“Ya, hanya untukmu. Benar2 hanya dirimu..” katanya sambil mengusap rambut Soeun dan balas memeluknya. Soeun tampak senang setelah mendengar ucapan Siwon itu. “Kau sendiri sekarang bagaimana? Maksudku, bagaimana dengan Eunhyuk?”

Soeun terdiam, ia menatap wajah Siwon dihadapannya. “Aniyo, aku sama Eunhyuk oppa tidak ada hubungan apa2. Kami hanya berteman..” kata Soeun.

“Berteman? Tapi tadi kenapa kalian segitu dekat tadi?”

Soeun terdiam mendengar pertanyaan Siwon itu untuk sesaat. Ia kemudian lebih menatap Siwon. “Sebenarnya aku tidak punya hubungan apapun dengan Eunhyuk oppa. Semua ini kami lakukan hanya untuk membuatmu cemburu..” katanya.

“Apa?” tanya Siwon sedikit kaget.

Soeun menunduk. “Aku tdk sengaja melihat oppa berdua dengan wanita itu sebelumnya. Jadi kami berdua menyusun rencana ini untuk balas membuatmu cemburu..” kata Soeun.

“Ck, ada2 saja.. Seharusnya kau tidak menuruti kata2 Eunhyuk. Dia itu tidak baik..”

“Bukan, Eunhyuk oppa sangat baik. Karena dia aku bisa melakukan semua ini dan akhirnya bisa kembali bersamamu..” kata Soeun dengan cepat.

“Kalu dia baik, dia tidak akan membuatmu seperti ini. dia itu benar2, lihat apa yg akan aku lakukan padanya..”

“Oppa!!” Soeun dengan cepat menahan tangan Siwon yg sepertinya ingin mencari Eunhyuk. “Jangan salahkan Eunhyuk oppa. Dia benar2 tidak seburuk yg oppa fikirkan, dialah yg selama ini membantu dan menghiburku..” kata Soeun lagi. Siwon terdiam, menatap Soeun yg benar2 memintanya untuk tidak menyusul Eunhyuk. Siwon kemudian bergerak sambil melepas jasnya.

“Sangat dingin, jangan pernah lagi memakai pakaian yg seperti ini..” kata Siwon sambil memakaikannya pada Soeun. “Seharusnya kau berfikir dulu sebelum menuruti saran Eunhyuk. Lihat apa yg dia perbuat padamu..” katanya sambil masih juga menyalahkan Eunhyuk.

“Oppa, aku bilang jangan menyalahkan Eunhyuk oppa. Dia benar2 telah baik padaku, ini bukan salahnya..” kata Soeun lagi pada Siwon. Siwon menatap Soeun lagi.

“Kenapa kau terus membelanya mati-matian? Kau tidak kembali menyukainya bukan?” tanya Siwon menyelidik pada Soeun. Soeun menggeleng cepat.

“Bukan, bukan begitu maksudku. Hanya saja, aku tidak suka oppa membencinya, karena ia tidak seburuk yg oppa kira..” kata Soeun membela diri.

“Benarkah? Bukan karena kau ada perasaan padanya bukan?” tanya Siwon lagi.

“Benar..” kata Soeun meyakinkan. Siwon terdiam, menatap Soeun tanpa mengatakan apapun. “Oppa, percayalah padaku. kami tidak ada hubungan apapun..” kata Soeun lagi.

“Ya, aku percaya padamu..” kata Siwon masih dengan wajah datar.

“Kalau percaya kenapa wajahnya masih terlihat kesal begitu? Kau masih curiga ya?” tanya Soeun.

“Tidak, aku percaya..”

“Benarkah?”

“Benar!!”

Soeun mengangguk setelah ucapan Siwon. “Lalu untuk apa kita disini?”

“Untuk apa kita disini?”

“Ya, untuk apa kita buang waktu disini dan meninggalkan pesta. Lebih baik kita kembali saja kedalam..” kata Soeun.

“Kau ingin cepat2 bertemu Eunhyuk?” sinis Siwon.

“oppa!!” kata Soeun sedikit kesal karena membahas hal itu lagi. Siwon terdiam, lalu memeluk Soeun setelah itu.

“Kita disini saja, aku rindu sekali kepadamu setelah begitu lama kau jauh dariku..” kata Siwon kemudian. Soeun hanya tersenyum ketika Siwon memeluknya.

“Aku juga merindukanmu..”

Siwon tersenyum mendengar ucapan Soeun. lantas ia melepas pelukannya pada Soeun. ia lantas menatap Soeun beberapa saat. Lantas ia semakin mendekati Soeun, dan mencium bibir Soeun. malam ini berjalan lebih spesial untuk keduanya.

[THE END]

Bagaimana? Apakah semuanya suka dengan pairing baru ini? hehehe..

Semoga semuanya suka^^

Buat Nury terima kasih ya udah ikut Request, semoga kamu suka.

Buat Reader, makasih ya udah mau baca jangan lupa Komen sama Rate yah, Gomawo

_bow_

39 Comments Add yours

  1. dhiyah zT mengatakan:

    aacchhhh , so sweeettt ..
    kya y siwon oppa ktuLaran so eun tuch ..
    kekekeke

  2. Vita mengatakan:

    Pairing baru😀
    so eun bener2 lucu, ngebayangin pas cemberut pasti unyu bgt haha

  3. Anna mengatakan:

    Heeemm ka2 msti komen nieeey put ga pa2 ya,ada bbrp kt yg ilang and kebalik ya jd smpet ngeja2 bcny kekekek,,but its okeeyy and no problem coz crtny kereeeen jd ka2 ttp terpesona n trhanyut aplg pairingny bru like it🙂

  4. seli m (kaoru) mengatakan:

    pairing baru nih u_u
    disini ceritanya mereka saling mencintai tpi msih ragu akan perasaannya ..
    ceritanya menarik nih eun .. mereka sama-sama cemburu ;D

    ok deh eun .. daebak ffnya ^^
    ditunggu karya n lanjutan ff lainnya ..

    oiya btw ff “let’s replay n bonamana” lanjut ga nih ..
    coz penasaran bnged ama lanjutannya .. berharap author/admin ngelanjutin ok !!

  5. EchaKyuWon mengatakan:

    Ahhh suka2 haduuuhhh ini yg aku cari2 pairing SoEunSiwon (WonSso)🙂
    Carany jitu juga tuccchhh si hyuk biar siwon cemburu… Acungin jempol buat hyuk..ehh authorny x iia😀

    Emm endingny aku suka,, siwon terang2an cemburu sama hyuk ahahhaaa …
    Akhirnya dpt kiss..kiss.. Setelah masa pacaran mereka kemaren gag dpt ckckckkk …

    Aku tunggu karya slnjtny,, minta KyuSso-ny dong putri😉

  6. Cinta Kyuhyun saranghae soeun mengatakan:

    Asikkkk……
    Pairing wonsso….
    Setelah kyusso aku pling suka pairing wonsso……

    So sweet bnget ffnya….

    Eh,tp sblumnya
    maaf ya eon…
    Yg minta ff ini, bukannya pairing haesso???

    Duh… Suer deh…
    Hmmmm… Suka bnget puspa sma pairing wonsso
    keep spirit eon!!!
    Hwiting😉

  7. Cinta Kyuhyun saranghae soeun mengatakan:

    Asikkkk…
    Pairing wonsso….
    Setelah kyusso aku pling suka pairing wonsso……

    So sweet bnget ffnya….

    Eh,tp sblumnya
    maaf ya eon…
    Yg minta ff ini, bukannya pairing haesso???

    Duh… Suer deh…
    Hmmmm… Suka bnget puspa sma pairing wonsso
    keep spirit eon!!!
    Hwiting😉

  8. AngElf mengatakan:

    ff nya keren banget

    aku suka banget ma pairing wonsso

    bikinin ff pairing wonsso lagi dong author…

    ditunggu ff selanjutnya ya

  9. owni mengatakan:

    keren deh
    seru banget dan nggak ngebosenin
    bikin ff yg lbih keren lagi ya author

  10. Elisoniac mengatakan:

    seru…. eunhyuk saingan ma siwon…
    hahaha…
    si eunnie childish?? cocok banget ma mukanya yang masih imut-imut….
    ditunggu karya lainnya chingu^^

  11. Nury elf mengatakan:

    Jeongmal ?! Ff requesan qu ?! *lebay .. Hehe
    gumawo ya kk dh penuhin requesan qu ..
    Qu suka ama jln ceritanya dsini ..
    Kirain si eunhyuk itu ska ama soeun, eh ternyata cman nganggep adek doank ..
    Hebat taktik nya eunhyuk buat bkin siwonnya cmburu ..
    Klw dh suka yah gg bisa di apa-apain ..
    Mw blik ke msa dlu toh hatinya dh pindah ama yg bru ^^
    lucu jga karakter soeun disini ..
    Pkoknya DAEBAK deh ..
    Di tunggu yah kk karya lainnya .. Figthing !!

  12. geill mengatakan:

    mantap deh pairing barunya, ceritanya bagus, apalagi so eun di pasangi ama si won, waaaaaaaaaaaaaaaaa suka banget so eun ama si won >_<
    bisa q bayangi tingkah so eun yg kekanak2an ^_^
    q hrp so eun bisa di pasangi ama si won lg di ff yg lain, di tunggu karya yg lain.
    SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!, buat ff yg baru………..

  13. Helda wati mengatakan:

    So sweet. aku suka. coba aja so eun ama eunhyuk oppa. waw seru bgt

  14. djkyussoloverz mengatakan:

    mian….baru comment cz kemaren laptop di instal heeeee#kok curhat ceh?#…… sebener x suka bgt liat eunhyuk oppa sma so eun eonni pi gk papa deh so swet bgt….suka sama crita happy ending x ……!!!!!!!!!!!

  15. ellis mengatakan:

    mian cingu baru comen….aku sukak ma ff a apa lagi ni baru buat aku pairing a soun uni ma coi siwon al a cwok satu ni nomor dua yang paling kusukak di suju setelah donghae opha tentu a…..sukak n sru di tunggu ff selanjut a……..and semoga tetap ada inspirasi-inspirasi untuk cingu…….

  16. AkuCintaTaecyeon mengatakan:

    kereeeeeennnn.. emosi_y ngena’ bgt. cerita_y juga asik.. Pair_y oke,, tp 2pm dong sekali-kali.. jeballl.

  17. ira sparkyu mengatakan:

    maaf baru comment eon..
    sumpah,, ini keren BGT.
    TOP deh,,, aku suka pokoknya……
    lanjutt yg lainnya juga ya eon,,,

  18. Nadya mengatakan:

    wonsso hebat!!, yang pertama kyusso dan yang kedua wonsso trus yang ketiga haesso!!!.
    Author buatin cerita cinta sad dong! yang couplenya kyusso. Bisa gak??, pliss, rindu nih cerita sda pairing kyusso tapi yang sad eunnie yach??!.
    Gomawo!!!!

  19. kim sohyun mengatakan:

    ckckck..
    daebak..
    soeun mank cocok ma sypa ja…:)

  20. sugarsoya mengatakan:

    aduh telat banget ya baru komennya…
    ihh keren banget deh, walaupun udah putus tapi siwon masih bilang kalo soeun itu gadisnya, hehehe lucu banget…
    ih kata2 siwon di part terakhir bikin terharu bangettt…
    cocok juga ternyata couple ini…

  21. Minmin mengatakan:

    Telat komen soalnya baru baca ^^
    eunhyuk mang cerdik, , ,
    siwon kena jebakan nich, , ,
    kirain itu beneran minuman ber alkohol ternyata eh malah teh manis hahahaha

    siwon cemburu aja gengsi, untuk sso ga diambil eunhyuk,,,
    sekali lagi maaf ya ru komen

  22. anastasia erna mengatakan:

    keren…
    suka banget ma cerita ini…
    ringan jg lucu…

  23. anggi solife mengatakan:

    wow.. kerend!!! i’m wonsso shipper. mpuut *panggilan sok deket gw ke putri* wkkwkwk gpp yah aku panggil mput ajja. biar deket sistaaa ^_^ *gaya alay* hahaha

    aku suka semua ff wonsso haaaaa… rasanya pengen teriak bisa nemu ff wonsso. kekekkk ^_^

    aku seneng banget bikin siwon cemburu *hiiii sapeee lo?? ahaha maksudku adegan siwon cemburu ke so eun gara2 eunhyuk. wkwkwkwk… apalagi pas adegan #action eunhyuk mau nyium sso. aaaahhh kerend deh pasti tuh si won marahnya. whew #_#

    hwaiting!!! terus semangat buat ff wonssonya or sujusso (suju n sso) maksa banget daah. wkwkwk

  24. ViE mengatakan:

    suka…^^
    ceritanya manis…
    bikin ff wonsso lg chingu…^^v

  25. cucancie mengatakan:

    Wahhh…so sweet,siwon oppa cemburu,seneng endingnya…

  26. aline mengatakan:

    aku baru baca os yg ini seru,,,,,,,jempolah buat author heee

  27. qindae mengatakan:

    Aaaa kereennn
    Author yg baik , bikin lg ya ff pairing wonsso😀
    Biar pahalanya makin gede . Okeh okeh😀 (^o^)V

  28. mun taryatia mengatakan:

    keren autho eunhyuk(soeun+eunhyuk) lucu hah…salut deh buat autho…tp ad beber typo nm raina jd kahi kahi jadi raina…pi kseluruhn keren ..semangat

  29. luthfiangelsso mengatakan:

    waww cara sso buat siwon cemburu keren eunhyuk oppa emang keren dah buat idenya haha#sebener’a kan yg keren author’a kan author yg nuli ceritanya hehe#
    ihh sih kahi ke pedean bgt iyuh😛
    seneng’a mereka balikan lagi !”🙂

  30. Shumy yukiss mhu mengatakan:

    Wahh akhir ny soooo sweeeet,, jd ngiri dech ma soeun,,
    aq suka dg kata2 siwon opp yg “hentikan sebelum jauh, nanti semangki jauh,,,heheh

    ff ny keren

  31. Kim Ra rA mengatakan:

    Wow ya so pasti suka banget ini Coupel No 3 yang ada di daftar Top 5 kekekkeke

    ah Eunhyuk oppa baik banget sampe sampe mau bantu Sso,,, dan akhirnya mereka bisa bersatu seru banget pas Sso sama Eunhyuk bikin Siwon Cemburu,,, suka suka suka kereeeeeeeeen

  32. senrumi mengatakan:

    Jujur aq suka ceritanya unik n lucu sering2 ya bikin cerita yg ky gini

  33. Melli mengatakan:

    Wah, jadi pengen juga, buat kyuhyun oppa cemburu padaku kekeke

  34. yehaesso_ mengatakan:

    author putri ! eonni ! kenapa pinter banget bikin para reader senyum gaje gini (?)😀
    makasih author,karena dari blog ini aku jadi suka hal hal yg baru seperti pairing siwon-soeun.😉 hehe
    ahh aku suka karakter siwon sama eunhyuk disini.tapi gatau kenapa karakter eunhyuk lebih berkesan disini.dan siwon pas banget sama karakter yg aslinya.kalo soeun eonni tentu dia sudah polos.neomu kyeopta eonni😀

  35. Rani Annisarura mengatakan:

    wah pairing baru tapi kelihatan cocok banget ya🙂

    Ternyata mereka berdua walaupun sama-sama deket sama seseorang tapi tetap aja masih memperhatikan,,, buktinya aja sama-sama cemburu……

    Tapi misinya so eun & eunhyuk berhasil untuk membuat siwon cemburu…..

    Akhirnya manis banget siwon & so eun kiss,,,, romantisnya🙂

    Ditunggu ff yang lain tapi pairingnya siwon & so eun😉

  36. GG mengatakan:

    mumpung ada waktu libur cek library mu trus baca2 FF deh😉

    ini awal2 kayak pengalaman pribadiku.. hahaahhaaa kayak baca buku diary ku sendiri, cuma bedanya aku jadiannya sm karakternya eunhyuk bukan siwon hahahaahaaa sama2 terlalu keras kepala #MalahCurhat

    sama kayak biasanya FF mu meskipun ini oneshot tp alurnya jelas gak ke buru buru. detail. kebanyakan para penulis sll keburu buru kalo oneshot. bikin FF pair siwon soeun atau nickhun soeun dong😉 hihihiiiii….

    itu dulu aja ya putri, mau menjelajah ke crita2 lainnya. btw, tau siapa aku kan yaaaa? temen twit kok😉

  37. Endang widiyati mengatakan:

    Ehm,suka suka……Ya kayaknya siwon ma so eun punya chemistry di ff ini….Authornya pinter bikin reader geregetan…Ditunggu ff barunya…

  38. dawu azhar mengatakan:

    Hahaha….ide eun hyuk keren juga ya buat siwon cemburu
    Mana dia merubah penampilan so eun sesexy mungkin bikin hidung siwon kembang kempis menahan amarah
    Eh iya, si kahinya dibiarkan begitu aja tuh di pesta?
    Sementara wonsso malah asyik melepas rindu di luar

    Berkesan ceritanya saeng 😊

  39. meon96 mengatakan:

    Hahahaha😀 lucu bgt ff nya. Kenapa ada ff sekece ini aku anggurin. Maklum kyussohaesso shipper jd klau bca ff selain mereka agak gmana gt tpi eh trnyata gak juga🙂🙂
    Aku kira hyuk oppa bklan ngrbut sso eunnie dri won oppa trnya gak, dia mlh bntu sso eunnie buat won oppa cemburu. Hyuksso moment dipesta bkin ktwa ngakak eon. lucu bgt😀
    Tpi setelah percekcokan hti antara won oppa dan sso eunnie mereka akhirnya brsama lg… Duhh seneng deh bca crita yg akhirnya happy end😀
    Ditunggu ff yg lain nya kak🙂🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s