~ Refill Your Memory Part7 (Mistery of the Liontin)


Annyeong, annyeong annyeong…

FF ini sudah ada lanjutannya, yg mau baca langsung lihat bawah ya hehehe…

“Apa yg aku lakukan adalah masalah besar? Bagaimana mungkin, aku membawa seorang wanita kedalam tempat ini? kesebuah tempat yg memang seharusnya tanpa kehadiran satu wanitapun. Bagaimana mungkin, wanita ini berkeliaran diantara kami?!”

“Auhhh…” Taemin menguap sambil merenggangkan tubuhnya setelah baru saja bangun. Ia melihat sekitarnya yg sepi. Biasanya jam segini Jonghyun sudah bangun dan Key sibuk memasak untuk mereka tapi sekarang semua pada kemana? Kenapa sepi begini?

Samar, Taemin dapat mendengar suara televisi di ruang tengah. Taemin yakin, itu pasti Jonghyun, dengan masih sedikit mengantuk Taemin beranjak kearah ruang tengah.

“Auhnggh…” Taemin yg baru saja sampai diruang tengah menutup mulutnya yg reflek berteriak melihat sofa diruang tengah. Untuk sesaat, ia masih berusaha menahan nafas melihat yg ada dihadapannya dan masih menutup erat mulutnya. Setelah beberapa saat, pelan2 ia melangkah meninggalkan tempat itu lantas kembali kekamarnya.

“Hyung!!”

[]

“Ada apa sih?” Onew sedikit mengomel karena masih ngantuk ketika Taemin menariknya. Sementara Jonghyun dan Key yg tadinya sudah bangun hanya mengikuti si maknae dengan penasaran.

“Lihat itu..” Onew hanya membuka matanya yg terasa berat ketika Taemin kembali bersuara dengan sedikit berbisik. Matanya langsung terbangun lebar melihat yg ada dihadapan mereka.

Diruang tengah, Minho dan Namja tertidur dengan TV yg masih menyala. Ada yg lebih selain itu. mereka tidur dengan posisi saling bersandar. Namja bersandar dibahu Minho dan Minho akhirnya sedikit menopang kepalanya pada kepala Namja yg bersandar dibahunya. Tak habis disitu, tangan Namja tampak memeluk erat tubuh Minho sementara satu tangan Minho ia letakkan diatas kepala Namja.

“Wah!!” Jonghyun langsung berseru kagum.

“Dunia indah sekali..” Key langsung menanggapinya dengan berbinar dan tampak kagum.

“Indah apanya? Itu memalukan sekali..” Taemin langsung memotong.

“Anak kecil memang tidak mengerti. Lihat, mereka benar2 serasi, aku baru tahu kalau mereka bisa secocok ini. Manis sekali..” kata Key masih tampak tersenyum penuh kagum. Taemin langsung cemberut mendengarnya. Sementara Jonghyun dan Onew belum bereaksi, mereka masih memperhatikan kedua orang itu.

“Aku bangunkan sekarang, gawat ini!!” Taemin yg berniat melangkah dengan cepat ditarik oleh Key.

“Jangan, biarkan saja. Susah tahu dapat moment seperti ini selain didrama..” protes Key.

“Tapi sangat tidak enak dimataku, mataku jadi sakit!!”

“Bilang saja kau cemburu. Hum, hayoo, kau takut 2Min Couple Groupmu bakal hilang yah gara2 ada Namja. Atau.. jangan2 kau sudah mulai menyukai Namja ya? Hayo…” goda Key sambil menoel dagu Taemin. Taemin berdecak.

“Bukannya itu, cuman benar2 tidak sopan sekali seperti itu. tidak bisa dibiarkan…” kata Taemin lagi.

“Iya, kalau ada yg masuk nanti gawat. Kitakan juga ada jadwal, lagipula… memang hubungan mereka apa sih? Kok bisa segitu dekat?” tanya Jonghyun ikut bicara yg langsung digelengi Key dan Taemin. Sementara Onew hanya tenang dan diam memperhatikan keduanya.

“Kita bangunkan saja dan wawancara?” usul Taemin mendelik usil. Key tampak mengangguk.

“Iya, tapi tunggu jangan bangunkan dulu!” kata Key cepat, ia kemudian meninggalkan tempat itu. taemin dan jonghyun saling bertatapan heran. Sementara Onew masih tak mengatakan apapun. “Ini dia, tunggu!” Key berseru dan datang kembali. Kali ini ia datang dengan camera ditangannya.

“Apa yg akan kau lakukan?” tanya Jonghyun heran.

“Menyelamatkan moment ini..” sahut Key sambil senyum-senyum. Key lantas mulai mengambil gambar Minho dan Namja.

“Cukup, jangan terlalu banyak. Dan pastikan jangan sampai dilihat orang lain..” Onew kali ini mulai ikut bicara sambil menahan Key mengambil gambar lebih dari satu.

“Iya, pasti aman kok. Sekarang bangunkan saja!” kata Key puas sambil melihat hasil jepretannya.

“Biar aku yang bangunkan..” kata Taemin dengan cepat menghampiri keduanya.

[]

“MINHO HYUUUUUNG, CHOI NAMJAAAAAA BANGUUUUUUUN!!!”

Teriakan Taemin menggema diseluruh ruangan. Ketiga membernya hanya berdiri ditempat semula untuk menunggu kedua orang itu untuk bangun sambil memperhatikan keduanya yg seperti tak mendengar suara Taemin.

“Sepertinya sama2 merasa hangat dan nyaman berpelukan begitu sampai mereka tidak mendengar suara Taemin yg cempreng itu. Ahh, manisnya…” Key kembali tersenyum kagum sambil memperhatikan keduanya.

“Berhentilah bersikap seperti wanita..” Jonghyun mencibir. Key langsung mendorong tubuh Jonghyun dengan wajah sedikit kesal. Sementara Onew hanya terus melihat kedepannya.

“HOY!! HYUNG NAMJAAAAA BANGUUUUUUN!” Taemin kembali berteriak dengan keras.

“Uh..” Minho adalah orang pertama yg bereaksi dan bergerak. Tidak cukup sedetik, Namja juga tampak mulai bergerak dan menunjukkan tanda2 akan bangun.

“akhirnya!!” Key langsung berlari girang mendekati keduanya. “Hayo.. Hayo lagi ngapain, semalam kalian melakukan apa? Hayo?! Kok bisa ketiduran disini dan saling berpelukan?!” Key langsung memberondongi keduanya dengan pertanyaan-pertanyaan.

Minho & Namja yg serentak membuka mata mereka langsung menatap satu sama lain setelah keributan yg dibuat oleh Key dan Taemin. Mereka tampak kaget dengan posisi mereka berdua, lantas dengan cepat langsung saling melepaskan dan menjauh. Lantas keduanya mulai merasa canggung.

“Cieh… Kok jadi pada malu2 sih?! Cerita dong, cerita semalam kalian melakukan apa?!” Key lagi2 menggoda.

“Apaan sih hyung? norak tau gak?” Simaknae lagi2 ngomel. Onew dan Jonghyun ikut mendekat.

“Ayo, semalam kalian melakukan apa? Cerita dong, kalian jadian ya?!” Jonghyun ikut2an menanyai keduanya.

“Jadian apanya?! Sudahlah, jangan bikin gosip pagi2” Kali ini Minho mulai angkat bicara sambil mengucek matanya. “Semalam itu, ketika aku sedang nonton bola, Namja keluar kamar karena merasa haus. Aku berusaha menghiburnya saat itu, karena sama2 lelah akhirnya kita sama2 ketiduran..” jelas Minho pada semuanya yg langsung diangguki Namja.

“Ne, itulah yg terjadi..” Namja menyahut pendek.

“Benarkah? Benar begitu?! Memang tidak terjadi apapun?!” kata Key mulai terlihat bingung. Minho dan Namja hanya mengangguk. “Yah!! Gimana sih, masa tidak melakukan apapun!!” kali ini Key mengomel.

“Apaan sih?! Tambah norak banget jadi orang. merekakan sudah bilang tidak terjadi apapun, kenapa malah memaksa begitu. Aneh!!” Taemin lagi2 mengomel. Key hanya berdecak tak menjawab. Jonghyun dan Onew hanya geleng2 melihat keduanya.

“Jadi benar tidak terjadi apapun bukan?” Jonghyun kembali bertanya yg dijawab decakan oleh Minho. “Baiklah, jangan bicara, aku faham!!” Jonghyun mengangguk dengan cepat melihat eksprsi Minho.

“Oya, Namja, bagaimana perasaanmu? Apa kau sudah baik2 saja..” tanya Onew mengalihkan pembicaraan pada Namja. Namja berpaling menatap Onew lalu tersenyum.

“Oppa jangan khawatir, semua sudah baik2 saja. Aku tidak akan menyerah, karena Cheonsa aku merasa yakin lagi dan sama sekali tidak merasa putus asa lagi..” sahut Namja dengan wajah ceria pada Onew. Onew hanya diam, begitupun Minho.

“Begitu..” Onew menyahut pendek sambil menganggukkan kepala.

“Tapi, benar tidak melakukan apapun ya?!” Key lagi2 bertanya.

“Jangan sampai aku melemparmu dengan ini ya Kibum!!” Minho tampak menyahut jutek sambil mengangkat bantalnya kearah Key. Key nyengir. Sementara Onew tampak mengalihkan perhatiannya kearah lain.

“Astaga!! Lihat, gara2 ini, sudah jam berapa sekarang? Kita belum mandi, tidak ada makanan untuk sarapan, sementara kita ada jadwal sekarang! Apa tidak bisa melakukan hal yg lebih penting?!” Onew kali ini yg mengomel sambil berjalan meninggalkan semuanya kekamarnya. Semuanya tersadar sambil melirik jam.

“Astaga!!” semua member SHINee berseru dan sontak beranjak dari tempat mereka dan segera berlarian dan tergesa-gesa.

“Aku mau mandi…”

“Aku duluan anak kecil!!” Jonghyun dengan cepat menahan gerakan Taemin yg berniat untuk menyusul Onew. Lantas dengan puas Jonghyun segera mendahuluinya untuk mandi sebelumnya memandang Taemin dengan pandangan mengejek.

“AWAS KAU KIM JONGHYUN!!” Taemin berseru tak terima sambil mengejar Jonghyun.

Namja hanya tersenyum melihat tingkah semua member SHINee yg panik itu. ia kemudian bangkit dari tempat duduknya.

“AKU AKAN MENYIAPKAN SARAPAN!!” serunya kemudian.

[]

Minho keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut dengan handuknya. ia berjalan lebih memasuki kamarnya sambil terus mengeringkan rambutnya. ketika didepan cermin, ia menghentikan langkahnya dan menatap cermin itu. minho menyingkirkan handuk diatas kepalanya sambil menatap cermin, lantas sesuatu terlintas dalam fikirannya.

#Flashback

Minho hanya terdiam sambil membiarkan Namja memeluk tubuhnya. lantas setelah mulai merasa tidak nyaman, ia memukul pelan bahu Namja.

“Hya, apa kau sudah lebih baik. Kalau begitu bangun dan pindahlah kekamarmu, aku juga akan kekamarku..” kata Minho sambil terus memukul bahu Namja. Diam, Namja tak begeming sama sekali, ia masih juga memeluk Minho dan tak bergeming. “Hya!!” panggil Minho sekali lagi.

Minho kini diam, agak heran melihat Namja tidak bergeming. “Hya, Choi Namja!!” sekali lagi ia memanggil Namja  dan memukul bahunya. Tapi Namja tetap saja tidak bergeming. Minho berdecak.

“Ck, kenapa malah tidur? Menyusahkan sekali..” Omel Minho dengan wajah kesalnya. “Hya, bangunlah, pindahlah kekamarmu..” kata Minho sambil menggerakkan tubuh Namja. Tapi Namja sama sekali tidak bereaksi.

“Hya!!” ulang Minho sambil terus menggerakkan tubuh Namja. Minho berdecak lagi, ia kemudian melepaskan sendiri pegangan Namja dipinggangnya. Kini Namja malah bersandar di sofa. “Ahh, tidur atau mati!!” Omel Minho masih kesal melihat Namja yg masih juga terlelap walau sudah dilepaskan.

“Mau sedang sedih ataupun tidak kau tetap saja menyebalkan!” kata Minho pada Namja yg masih tertidur. Minho terdiam, menatap Namja yg masih memejamkan matanya. Minho terdiam, otaknya sedikit berfikir setelahnya sambil terus memperhatikan gadis disampingnya.

“Kadang aku lupa kalau kau itu wanita. Ternyata kau benar2 wanita ya?” tanya Minho kemudian. ia memperhatikan Namja yg masih tidur dengan lelap dihadapannya. Minho kembali memperhatikannya.

“Rambut yg panjang, kulit yg halus, dan.. wajah yg cantik. Bagaimana mungkin orang sepertimu harus ada diantara kami? Apa kau benar2 tidak merasa sangat melakukan kesalahan yg besar dengan tinggal disini?” tanya Minho lagi pada Namja.

Minho terdiam lagi, perlahan dengan sangat hati2 ia menyingkirkan beberapa helai rambut yg menutupi sebagian wajah Namja. Ia kemudian memperhatikan lagi wajah Namja, lagi2 terdiam sejenak.

“Ternyata benar sangat cantik..” kata Minho lagi dengan wajah yg serius. Minho terdiam, walau sebenarnya ingin pergi saja darisana tapi nyatanya ia tidak bisa untuk pergi darisana. Ia masih juga memandangi Namja yg masih memejamkan mata dihadapannya.

Tangan Minho yg masih disekitar wajah Namja perlahan mulai menyentuh lembut pipi Namja yg benar2 terasa halus. Jantungnya berdetag, ketika tangannya malah menyentuh bagian bibir Namja. Minho terdiam, jantungnya berdetag dengan begitu cepat ketika melihat bibir Namja yg tipis dan berwarna merah muda itu. ia menelan ludah.

“Tidak boleh!” Minho menjauhkan tangannya. “ahh, aku pasti sudah gila! Apa yg aku lakukan!” Minho mengacak-acak rambutnya dengan sangat frustasi. Minho terdiam, menatap Namja kembali. “Ahh!! Jangan sampai aku benar2 gila karena semua kegilaan ini.. ” Minho uring-uringan sendiri sambil menyandarkan dirinya di sofa.

#FlashbackEnd..

“Ck, sepertinya aku ketiduran setelah kejadian itu. Tapi kenapa bangun2 sudah berpelukan?” kata Minho pada dirinya sendiri. Minho terdiam, kembali memutar otaknya sambil melihat kearah kaca. “Kalau difikirkan lama2 ini bisa membuatku gila. Bagaimana mungkin aku bisa menanggung hidup seorang gadis yg tak tahu identitasnya. Sedangkan sampai sejauh ini, aku sudah dilema seperti ini. kini yang aku tanyakan, apakah aku sudah mulai menyukainya?!”

[]

Minho baru saja memasuki ruang makan. Ketika baru saja masuk, ia langsung bisa menemukan Namja yg tampak bercengkrama dengan anggota SHINee lainnya. Minho berdecak, lantas mulai mendekati mereka.

“Akhirnya kau turun juga, lama sekali sih, aku sudah sangat lapar..” Minho tidak mengacuhkan omelan Jonghyun. Ia memilih duduk dibangkunya, diantara Namja dan Taemin. Namja tersenyum padanya, dan entahlah, ia sedikit gugup sekarang.

“Cheonsa, makanlah yg banyak, kau memerlukan energi untuk hari ini..” kata Namja mengagetkannya sambil meletakkan roti yg sudah dilumuri selai kedalam piring Minho. Minho tak menyahut, hanya menatapi Namja yg tersenyum ceria padanya. minho kemudian berpaling dan meraih segelas susu dihadapannya.

“Ini untuk Onew oppa..” Minho mengalihkan perhatiannya pada Namja yg kini memberikan roti yg sudah dilumuri selai pada Onew. Setelah Onew mengucapkan terima kasih, ia melakukan hal yg sama pada member lainnya. Minho hanya terdiam dan berfikir disaat itu juga.

“Apa yg aku lakukan adalah masalah besar? Bagaimana mungkin, aku membawa seorang wanita kedalam tempat ini? kesebuah tempat yg memang seharusnya tanpa kehadiran satu wanitapun. Bagaimana mungkin, wanita ini berkeliaran diantara kami?!” fikir Minho dalam hatinya.

“Cheonsa, kenapa tidak makan? Apa kau sakit?” tanya Namja mengagetkan Minho.

“Tidak apa2…” sahut Minho cepat.

“Hum, pasti memikirkan hal yg terjadi semalam..” Minho menatap Key ketika Key mulai bersuara. “Tidur semalaman berdua dan saling berpelukan. Pasti hal itu begitu sulit dilupakan..” kata Key nyengir kearah Minho.

“Berhentilah membahas hal ini!” Minho berseru cepat.

“Kenapa? Kau sensitif sekali kalau aku sudah membahasnya. Lagipula kalau memang tidak apa2, seharusnya kau tidak marah bukan?” Key kembali menggodanya. “Satu hal yg masih ada difikiranku, memang apa saja yg kalian lakukan semalam hingga kalian bisa tidur saling berpelukan begitu?!”

“Jangan membahas yg seperti itu didepanku! Aku masih anak dibawah umur tahu!” Taemin kembali mengomel.

“Dibawah umur apanya, kau sudah 18 tahun. Anak dibawah umur apa kalau begitu?!” Jonghyun dengan cepat protes.

“Bagiku 18 tahun itu dibawah umur, Wekk!” Taemin bersikeras.

“Lagipula tidak terjadi apapun, kami hanya pelukan tanpa ada hal yg lainnya!”

“Apa?! Pelukan!” semuanya langsung berseru ketika Namja mulai bersuara. Namja mengangguk polos, sementara Minho hanya geleng2 kepala.

“Ya, aku semalam sangat sedih dan tanpa sengaja bertemu Cheonsa. Maka aku menceritakan kesedihan pada Cheonsa dan untuk menenangkan diri aku memeluknya, hanya itu. karena, bagiku pelukan Cheonsa memberikan kenyaman..” Namja berkata masih dengan polosnya.

“Hanya itu maksudmu? Itu adalah kasus. Kau itu wanita, Minho itu pria bagaimana mungkin kau anggap itu hanyalah sebuah hal yg biasa. malam2, sinar lampu redup dan hanya diterangi cahaya lampu yg menyala tak pernahkah terfikir kalau itu begitu berbahaya?!” tanya Jonghyun cepat.

“Berbahaya bagaimana? Aku merasa nyaman kok..”

“aish, dia benar seorang gadis yg masih berfikiran anak kecil. Kau sepertinya benar2 tidak mengerti sama sekali…” Key mengomel sambil geleng2 sendiri.

“Maksud kalian semua apa?” tanya Namja.

“Sudahlah, ilmumu belum cukup untuk mengerti ini. lalu, kau tidur setelah memeluk Minho begitu?!”

“Bukan!”

“Bukan?! lalu apa yg kalian lakukan setelahnya?!”

Minho melempar Key dan Jonghyun yg paling semangat berbicara daritadi dengan beberapa makanan dihadapannya. Dua orang ini benar2!!

“Melakukan apa? Aku tidak tahu. Karena setelah aku tertidur setelah itu?!”

“Kau tidur setelah itu!” Key dan Jonghyun kembali menunjukkan kehebohan yg berlebihan. Lantas mereka beralih menuju Minho yg hanya diam dengan pandangan menyelidik.

“Sekarang Minho, lantas.. apa yg Minho lakukan ketika Namja sudah tertidur dalam pelukannya..” Key kembali menatap curiga padanya  begitupun Jonghyun. Minho terdiam, agak gugup ketika mereka menanyakan hal itu padanya. apalagi semua orang menatapnya dengan pandagan menyelidik, ya kecuali Namja yg benar2 tidak mengerti dengan semua ini.

“A..Apa sih maksud kalian?” Minho bertanya dengan sedikit gugup.

“Kau pasti tahu maksud kami?!” kata Jonghyun ikut menyelidik. Minho terdiam, sedikit gelisah menatap pandangan teman2nya apalagi Onew yg menatapnya serius namun tetap mengandung kecurigaan. Minho berpaling, pada Namja yg cuek sendiri dengan rotinya.

“M-Memangnya kalian fikir apa yg aku lakukan. Tentu saja, karena dia menangis terlalu lama akhirnya aku juga ikut tertidur disofa. Kalian fikir aku itu kalian, yg punya fikiran sampai sejauh itu!” Minho kemudian dengan cepat membantah semua ucapan Key dan Jonghyun.

“Benarkah?” Lagi, Jonghyun menggodanya.

“Tentu saja, sudahlah jangan melakukan hal yg tidak penting seperti ini pagi2.” Kata Minho cepat, lantas kembali meraih gelasnya. Jonghyun dan Key kemudian hanya saling tersenyum satu sama lain.

[]

Semua personel SHINee duduk tenang didalam mobil Van mereka. Onew yg duduk paling depan disamping sopir hanya diam memperhatikan jalan dihadapannya, Key dan Taemin tampak menutup telinga mereka dengan Hearphone, Jonghyun sibuk dengan PSPnya, sementara Minho duduk tenang sambil menatap keluar jendela.

Minho terdiam sambil mengingat beberapa hal, sesuatu yg menganjal fikirannya selama ini. Semuanya benar2 terasa membebani baginya saat ini apabila ia mengingat Namja. Ia benar2 merasa telah berada dalam sebuah jebakan yg sangat sulit untuk bisa melepaskan dirinya serta teman2nya. Bagaimanapun, ini akan terasa semakin jauh dan semakin panjang nantinya sementara ia sama sekali tidak tahu jalan keluar untuk semua ini.

Minho menghela nafas panjang, mengingat semua yg ia akan hadapi ini. lantas setelah beberapa saat, ia mengambil sesuatu dari tasnya. Minho terdiam, sambil menatap bagian2 kalung yg ia temukan bersama Namja dahulunya. Sebuah kalung yg tinggal bertulian “Young”

[]

Seorang gadis berambut panjang keluar dari dalam sebuah mobil limusin yg mewah. Ia melepaskan kacamata hitamnya, lantas menatap sebuah rumah yg tergolong mewah didepannya. Senyuman sinis tergambar diwajahnya, lantas ia segera beranjak memasuki rumah itu melewati belasan pelayan yg berbaris didepannya.

“Soeun! Soeun!” sampai dirumah gadis itu berseru dengan sangat riang memanggil seseorang. “Soeun!” ia sekali lagi berseru sambil berkeliling mencari-cari seseorang. Semua pelayan tampak hanya saling berpandangan melihat gadis itu yg sibuk memanggil-manggil sebuah nama.

“Ck, dia kemana sih? Kenapa tidak kelihatan?” gadis yg hari ini berpakaian didominasi warna hitam itu masih juga asyik mengelilingi rumah mencari sesuatu. Hingga tiba2 langkahnya terhenti ketika seorang wanita menuruni tangga. Pandangan tak suka terlihat diwajahnya.

“akhirnya, cucu sulung rumah ini kembali dari amerika setelah bertahun-tahun..” wanita itu tersenyum sedikit sinis pada gadis yg ada dihadapannya. Gadis berambut panjang itu berpaling kearah lain dengan wajah yg terlihat juga tidak senang.

“Aku mencari Soeun, mana dia?” tanya gadis bernama Soyoung itu.

“Dia tidak ada?!”

“Tidak ada? dia kemana?” tanya Soyoung penasaran.

Wanita itu terdiam, menunjukkan wajah yg tampak berfikir lantas kembali menatap Soyoung.

“Sudah tiga bulan lamanya, dia hilang ketika kami pergi jalan2 kepulau jeju..”

“Apa maksudmu?!” Soyoung langsung berseru kaget dengan penuh emosi kepada wanita dihadapannya, bibinya, Kim Eunjung.

Kim Eunjung terdiam, menatap Soyoung dengan wajah yg begitu serius. “Hari itu, kami mengadakan liburan keluarga dan menyewa sebuah kapal pesiar untuk berjalan2 ditengah pulau jeju. Tapi sesuatu terjadi, Soeun terjatuh kedalam laut dan kami tak bisa melakukan banyak hal untuk menolongnya. Kami telah berusaha, tapi sampai sekarang kami belum juga mendapatkan khabarnya..”

“Apa kau bercanda? Tidak mungkin, mana mungkin seperti itu. dan kenapa tidak ada seorangpun yg memberitahuku!” Soyoung bertanya dengan sangat emosi kepada bibinya.

“Bagaimana kami akan memberitahumu? Sementara mengangkat panggilan dari kami saja, nenekmu tidak mau..” kata Eunjung.

“Tapi bagaimana bisa seperti itu? kemana saja kalian sehingga dia bisa mengalami hal yg seperti itu? ini sangat jelas bagiku, kau yg membunuhnya bukan begitu?!”

“Kenapa kau menuduhku?!”

“Tentu saja, Soeun dan aku adalah pewaris untuk seluruh kekayaan kakek. Karena aku di amerika maka semuanya dilimpahkan kepada Soeun. kau, karena kau ingin merampas semuanya makanya kau mencelekai bahkan membunuhnya bukan? kau membunuh saudara kembarku untuk mendapatkan semua harta ini. begitukan?!” Soyoung berseru dengan sangat emosi.

“Enak sekali kau menuduhku begitu, aku bibi kalian, mana mungkin aku melakukan itu semua pada keponakanku?!”

“Kau memang bibi kami, tapi sejak dulu kau selalu membenci kami. Kau benci karena kedua orang tua kami meninggal sehingga kau tidak suka ketika kakek dan nenek merawat kami. Kau benci karena kami tidak ikut mati dalam kecelakaan itu, karena itu artinya kau sama sekali tidak mendapatkan apa2. Apa kau fikir aku bodoh sehingga tidak mengerti ini?!” Soyoung berseru dengan sangat emosi.

“Tarik tuduhanmu itu!”

“Tidak akan! Kau! Kalau sampai aku tahu kebenaran kau yg mencelakai saudara kembarku, maka sejak dari situ kupastikan kau akan hidup dijalanan. Camkan itu!” Soyoung berjalan dengan sangat emosi melewati Eunjung begitu saja. Ia bahkan menabrak tubuh Eunjung begitu saja hingga Eunjung harus bergeser keanak tangga dibawahnya. Soyoung kemudian meninggalkannya.

“Membuangku kejalanan? Kau yang akan aku singkirkan terlebih dahulu seperti yg telah aku lakukan pada kembaranmu, Kim Soyoung..” Eunjung tampak tersenyum sinis setelah Soyoung menghilang.

[]

Soyoung, gadis yg wajahnya benar2 identik dengan Namja memasuki sebuah kamar dengan wajah yg begitu muram. Ia mengedarkan pandangannya keseluruh sudut kamar yg lumayan luas itu. dengan cepat perhatiannya tertuju pada pigura besar yg terletak diatas tempat tidur. Disana, tampak dua orang anak perempuan yg mirip berpose dengan ekspresi bahagia.

Soyoung menunduk, terdiam dengan hati yg begitu sedih. Ia benar2 tidak bisa membayangkan dengan apa yg telah terjadi pada saudara kembarnya. Benar, sudah 12 tahun ini mereka hidup terpisah karena konflik dua keluarga besar mereka.

Memang, semenjak dulu, setelah kepergian kedua orang tua mereka perang dingin terjadi antara kedua belah pihak keluarga orangtua mereka. Keluarga ibunya menyalahkan keluarga ayahnya atas kematian mereka berdua. Keluarga ibu mereka curiga, kecelakaan ini sengaja direncanakan oleh anggota keluarga ayah dengan tuduhan persaingan mendapatkan harta warisan yg menang tengah menjadi keributan disaat itu.

Soyoung dan Soeun akhirnya menjadi bingung dengan kedua keluarga orang tua mereka. Apalagi, mereka sama2 memperebutkan hak asuh untuk keduanya hingga akhirnya membuat keputusan untuk membagi mereka berdua. Keluarga ibu mereka mendapat hak asuh atas Soyoung dan lantas memboyong Soyoung kenegara Amerika. Sementara Soeun tinggal dikorea bersama keluarga ayah mereka.

Semenjak itulah, mereka menjadi saling berjauhan walau sebenarnya mereka tidak mau sama sekali. Baik Soyoung maupun Soeun sama2 ingin selalu bersama tapi nyatanya mereka tidak bisa bersama. Mereka akhirnya menjadi korban dari semua konflik ini.

Selama ini, Soyoung dan Soeun tetap berkomunikasi dengan begitu baik karena memang tak ada larangan dari kedua pihak untuk keduanya berhubungan walau konflik antara kedua itu benar2 tidak bisa diredam. Komunikasi mereka begitu baik setidaknya sampai 3 bulan yg lalu. Sejak 3 bulan, Soyoung kehilangan jejak saudaranya itu dan tidak pernah menghubunginya. Karena itulah, ia kembali kekorea saat ini untuk menemui saudara kembarannya itu. namun sungguh menyesakkan ketika Soyoung sampai ketempat ini, Soyoung benar2 sedih dengan apa yg menimpa kembarannya.

“Maafkan aku Soeun, maaf atas keterlambatanku menemuimu. Seharusnya aku tahu kalau kau tidak aman disini, seharusnya aku datang untuk menjagamu lebih lama, karena aku kakakmu” Soyoung terisak sambil mengingat kembali saudara kembarnya itu.

“Kau belum matikan? Kau pasti masih hidup aku dapat merasakan kalau kau masi hidup. Namun, lepas dari semua ini aku akan tetap mencarimu, tidak akan aku biarkan mereka memperlakukanmu seperti ini. aku pasti akan menemukanmu, hidup ataupun mati dan selama itu aku akan mempertahankan apa yg menjadi hakmu dan akan membalas dendam pada orang2 yg telah menyakitimu, aku berjanji atas namamu…” kata Soyoung terisak begitu hebat. soyoung kembali terisak menahan kesedihan atas apa yg ia temukan. Perlahan ia menyentuh daerah lehernya, menyentuh kalung yg melingkar dilehernya. Sebuah kalung dengan liontin bertuliskan “Kim So Eun”

[]

Seluruh personil SHINee serta Soeun kembali berkumpul diruang tengah. Mereka berkumpul sambil melihat sebuah benda yg terletak diatas meja.

“Young, apa maksudnya?” Taemin kembali bertanya sambil memperhatikan patahan liontin kalung tersebut.

“Mungkin ini adalah inisial yg merupakan nama asli Namja..” kata Onew kemudian.

“Seperti, Nayoung?” tanya Jonghyun.

“Bisa jadi..”

“Bagaimana dengan shinyoung?” tanya Key.

“Atau Youngeun?” tanya Taemin.

“Atau Sooyoung, sunbae dari SNSD?”

“Atau Jang Wooyoung dari 2PM?”

“Atau Park Minyoung?!”

“Apa sih yg kalian lakukan..” Minho mengomel atas ulah teman2nya.

“Kau tidak lihat kami sedang berusaha memecahkan ini?” tanya Jonghyun cepat.

“Tapi cara ini sama sekali tidak masuk akal..”

“Lantas apa? Kau tahu sendiri bukan kalau kata Young saja begitu sulit.” Key ikutan protes. “Kita tidak bisa mengandalkan ini, kita butuh petunjuk yg lebih jelas untuk dilacak..” kata Key lagi.

“Key!” Onew berseru pada Key untuk melarangnya bicara lebih banyak lagi. Onew memberi isyarat kepada Namja yg tampak murung mendengar kata2 itu. key dengan cepat tersadar dan berhenti protes.

“Apa aku benar2 tidak bisa mengingat masa laluku?” tanya Namja dengan wajah sedih pada seluruh personil SHINee. “Semuanya sepertinya memang terlalu sulit..” katanya sedih.

“Ya, ini memang sangat sulit. Tapi bukan berarti mustahil bukan?” kata Onew ikut berbicara.

“Apa benar akan bisa?”

“Kita coba ya..” Onew tersenyum pada Namja. Onew kemudian meraih kalung dihadapan mereka dan memperhatikannya lagi dengan teliti. “Kau percaya takdir bukan Namja? Semua yang telah terjadi saat ini adalah takdir. Semuanya yg telah terjadi padamu, pertemuan kita semua, semuanya adalah salah satu bagian dari takdir. Begitupun dengan kalung ini, aku percaya bahwa kalung ini juga merupakan takdir. Takdir yg mungkin nantinya akan membawamu ketempat masa lalumu, atau mungkin ketempat yg merupakan tempat terbaik untukmu..” kata Onew lagi yg didengarkan seksama oleh semua member dan Namja. Namja terdiam memikirkan ucapan Onew.

“Apa nantinya, kalung itu akan membawaku pada takdirku?”

“Begitulah..”

“Apakah takdir itu akan baik?”

Onew tak langsung menyahut dengan pertanyaan Namja itu. tentu saja, ia tidak bisa asal memberikan jawaban, ia takut terlalu memberi harapan untuk Soeun. minho terdiam, menatap Namja yg menunggu sahutan Onew yg tampak sedikit berfikir karena pertanyaan itu, begitupun member lain.

“Pasti akan baik, kalau seandainya menjadi tidak baik. Aku akan membuatnya menjadi takdir lainnya yg baik untukmu..” kata Onew setelah beberapa saat yg membuat member lain saling berpandangan. Sementara Namja tampak mengangguk mendengar ucapan Onew.

“Ara, aku akan selalu berfikiran positif karena aku yakin semuanya pasti akan menjadi takdir yg baik, seperti kata Onew oppa.. Gomawo oppa atas semangatmu..” kata Namja setelah beberapa saat. Onew mengangguk sambil tersenyum karena lagi, berhasil menghibur Namja untuk sekali lagi.

“aku sayang Onew oppa..” katanya lagi sambil menatap Onew yg langsung membuat reaksi dari member lainnya. Member lain malah mengalihkan pandangannya pada Minho. Minho risih juga.

“Kenapa menatapku seperti itu?” tanya Minho pada mereka.

“Yang sabar ya hyung, kami sayang hyung kok..” kata Taemin dengan wajah prihatin. Minho melemparkan bantal disampingnya pada Taemin.

“Berhentilah berlebihan!” katanya begitu kesal. key dan Jonghyun hanya cekikikan.

[]

Soyoung menghela nafas ketika menginjakkan kakinya didepan sebuah kamar didalam rumahnya. Ia berfikir, menghela nafas sejenak, lantas perlahan mulai memberanikan diri mengangkat tangannya dan mengetuk pintu.

Tok Tok Tok..

“Kakek…” Soyoung membuka pintu setelah sebelumnya mengetuk pintu. Ia mengintip kearah dalam kamar. Didalamnya, dilihatnya seorang laki2 setengah baya duduk dikursi roda tampak kesulitan menoleh kebelakang untuk melihat orang yg memasuki kamarnya. Soyoung mendekati kakeknya tersebut. “Kakek..” panggil Soyoung sambil menekukkan kakinya untuk mensejajarkan dirinya dengan kakeknya.

“Sso.. Eeun..” laki2 yg dipanggilnya kakek itu tampak terlihat bahagia melihat Soyoung. Ia menyentuh pipi Soyoung dengan wajah berbinar dan tampak mengeluarkan air matanya karena bahagia.

“Bukan kek, aku bukan Soeun, aku Soyoung..” kata Soyoung ikut menangis sambil menatap wajah kakeknya. Wajah kakeknya tampak berubah sedikit setelah kata2 itu.

“Sso.. Yyouung?” tanyanya begitu kesulitan akibat penyakit stroke yg dideritanya.

“Iya kek, ini aku Soyoung cucu kakek yg dari amerika…”

“Sso.. Young..” katanya tampak haru karena ucapan Soyoung. Soyoung semakin menangis lalu memeluk kakeknya.

“Aku merindukan kakek..” katanya sambil memeluk kakeknya. Dengan tangan lemahnya, kakeknya berusaha menenangkan Soyoung dengan mengusap punggungnya.

“Akku.. ga.. rrin.. dukan..mu..” kata kakeknya sedikit tidak jelas, tapi Soyoung dapat memahaminya. “Sso.. yyoung…. Sso.. Eeun… mana?”

Soyoung terdiam sedih mendengar pertanyaan kakeknya itu. air matanya jatuh semakin banyak, lantas ia melepaskan pelukannya dan menatap kakeknya. Mata tua itu menatap penuh harapan, berharap Soyoung mengatakan kalau Soeun baik2 saja. Soyoung tampak berfikir sebelum menjawabnya.

“Soeun saat ini diamerika kakek, seperti aku dia pergi menemui keluarga nenek yg ada di amerika. Kakek jangan khawatir ya, Soeun secepatnya pasti akan kembali, dan aku akan menggantikannya untuk menemani kakek sambil dia kembali..” kata Soyoung pada kakeknya.

Ada kelegaan, yg tertangkap dari kedua mata kakeknya itu. mungkin ia lega, karena tahu Soeun baik2 saja, padahal kenyataannya mungkin sebaiknya. Kakek mengangguk tersenyum, wajahnya lebih baik daripada beberapa menit sebelum Soyoung menemuinya.

“Apa kakek senang aku ada disini?” tanya Soyoung penuh haru. Kakek mengangguk dengan wajah bahagia.

“Sse..lama Sso..eun di A..merika… gantikanlah… semu..a pekerja…annya…”

Soyoung terdiam mendengar ucapan kakeknya. Ya, perusahaan, apa khabarnya semu aset perusahaan setelah Soeun mengilang? Apakah aman2 saja, atau… apakah tikus2 sudah mulai menggerogotinya?!

“Ya kek, tentu saja. Aku akan membantu Soeun menyelesaikan pekerjaannya selama ia pergi..” sahut Soyoung kemudian. kakek semakin tampak senang mendengar ucapan Soyoung, ia sekali mengusap rambut Soyoung dengan penuh kelembutan.

[]

“Huh, lihat ini!” Jonghyun tampak mengomel dari depan layar laptopnya. Semua member dan Namja menoleh padanya. “Aku sangat tidak suka dengan Fans yg seperti ini. seenaknya sekali membuat cerita fiksi dan mempairing aku seenaknya. Dengan wanita sih tidak apa2, ini masa aku dijadikan sepasang kekasih dengan Key. Memangnya aku tidak normal!!” omel Jonghyun lagi.

“Ya, mereka aneh2 saja. Dan ceritaya parah, hiii!” Key mengangkat bahunya sedikit bergidik membayangkan sesuatu.

“Kalaupun ada dengan wanita itu pasti dengan teman2 kita yg memang tak seharusnya. Apa-apaan seperti itu, masa gara duduk berdekatan saja langsung dikaitkan menjadi couple team? OnSicca, OnToria, LuNew, entah apa lagi..” Onew juga ikut menyahuti.

“Itu sih resikonya jadi artis..” simaknae menjawab semaunya sambil melirik layar PSPnya.

“Artis sih artis, tapi kadang ketika dibaca ini sangat membuat risih. Lagipula, tumben sekali kau tidak komentar panjang, biasanya kau bisa komentar 3 halaman sekali bicara. Hum, aku tahu, kau begitu banggakan dengan 2Min couplemu?!” cibir Jonghyun. Taemin menatap malas.

“Ya, tentu aku suka 2Min. Aku suka 2Min karena itu adalah nama yg bagus untuk panggilan hyung dan dongsaeng, bukankah itu keren dapat singkatan yg populer seperti itu..” kata Taemin ketus.

“Kalau sebagai hyung dan dongsaeng sih bagus, tapi ini masalahnya mengenai kekasih. Malas sekali..” sahut Key.

“Setiap hari ada banyak FF yg menggelikan mengenai kita..” kata Jonghyun.

“Dan 75% nya adalah cerita Yaoi…” sahut Key.

“Wekk!” keduanya menimbulkan reaksi secara bersamaan. Minho nyengir melihat mereka.

“Kalian sepertinya mengikuti sekali mengenai itu? kalian sering mampir dan numpang baca disana ya?!” sindir Minho cepat.

“Ya, pasti begitu, pasti kalian sering baca kesana bukan?” tanya Taemin sambil beralih kearah keduanya.

“Enak saja!” Jonghyun dan Key kompak menolak.

“Lalu kenapa kalian sampai begitu tahu?” Onew ikut bertanya pada mereka.

“Semua orang tahu itu, itu bukan hal yg tabu lagi. Bahkan dicari disitus Naver pasti akan mudah mendapatkannya..” kata Jonghyun cepat.

“Tapi kenapa kalian bisa begitu tahu segitu baik?” tanya Minho. Taemin beranjak bergeser mendekati kedua hyungnya.

“Hayo!! Jangan bilang kalian pelanggan setia FF JongKey!!” godanya pada kedua hyungnya.

“Apaan sih?! Jelas2 kami bilang kami tidak menyukainya, kenapa malah menyerang kami..” kata Key kesal.

“Yang aku tanya kalian sering baca, bukannya kalian suka atau tidak!!”

“Kalau pairingnya sama artis yg menarik sih aku baca, tapi Tidak untuk JongKey ataupun yg lainnya. Lagipula, para fans menurutku sangat kreatif juga kadang kala. Bukankah itu keren, mereka menjadikan kita ide untuk menyalurkan inspirasi mereka. Diterima atau tidak menurutku, FF itu keren!” kata Key dengan tegasnya.

“Kau sepertinya sangat tahu banyak tentang itu. jangan bilang, kau juga berniat membuat Fanfiction juga..” sindir Onew pada Key. Key tersenyum.

“Memang, aku sedang berencana untuk membuat satu setelah aku mendapatkan sebuah inspirasi yg hebat?!” kata Key.

“Maksudmu?” tanya Jonghyun.

“Kalau ada waktu senggang sepertinya aku akan mencoba mengikuti keahlian para fans..” kata Key.

“FF maksudmu? JongKey?!” tanya Onew cepat.

“Sudah aku bilang aku tidak suka Yaoi!” seru Key cepat.

“Lantas FF seperti apa? Dengan wanita siapa?” tanya Minho.

“Setahuku, pairing Key yg populer adalah dengan Nicole, IU, Nana, atau.. hehe, kau ingin membuat Pairing dengan Amber huh?!” Jonghyun balik meledeknya.

“Tentu saja bukan dengan mereka, lagipula bukan aku main castnya..” kata Key cuek.

“Lalu?!” tanya yg lainnya tidak sabar.

Key nyengir, lantas meraih sesuatu disakunya dan menunjukkan pada teman2. “Aku akan mebuat Fanfiction berdasarkan gambar romantis ini. MinNam, pasti akan keren bukan haha!!” kata Key sambil mengangkat sebuah kertas foto tinggi.

“Gambar itu!” Minho kaget melihat gambar itu. “Yak! Berikan padaku!” Minho berseru ingin mengambilnya. Sementara Namja yg daritadi diam hanya memperhatikan foto itu. key langsung berlari dari Minho.

“Keren bukan Minho, romantis!!” Key menyindir sambil menunjukkan foto itu pada Minho.

“Eh Kibum ini tidak lucu! Kembalikan, apa2an itu!!” katanya sambil mengejar Key namun Key malah lari ketingkat atas.

“Tidak mau, ini inspirasi Ffku mana mungkin aku membiarkan kau menghancurkannya. Lagipula, lihat ini lihat betapa manisnya kalian, biarkan aku mengabadikannya dalam sebuah tulisan. What a wonderfull!!” kata Key kemudian.

“Eh aku sedang tidak bercanda, kau berikan atau kau mendapat balasannya?!”

“Kenapa harus semarah itu sih Minho. Santai saja, hasilnya bagus kok. Minho tampak Namja cantik!! Kalian itu cocok sekali menjadi kekasih..” celoteh Key.

“Huh, Key hyung mulai bermimpi lagi..” Taemin geleng2 kepala melihat ulah Key.

“Tapi idenya bagus juga, sepertinya akan seru!” kata Jonghyun.

“Ya, aku mendengar itu!” seru Minho menatap Jonghyun kesal. jonghyun hanya nyengir.

“Huh, lihat pipi Minho memerah, dia malu!!” ledek Jonghyun.

“Tapi aku serius, gambar ini begitu bagus. Bagaimana menurutmu Namja?!” tanya Key beralih pada Namja yg hanya diam. Namja hanya tersenyum bagus.

“Yah, bagus, aku suka dengan foto itu. mungkin, kalau aku ingat masa laluku, dan pergi dari sini itu akan menjadi kenangan tersendiriku dengan Cheonsa..” katanya kemudian membuat Minho menoleh cepat padanya. yang lainnya malah menatap kearah Namja setelah kata2 itu.

“Apa maksud ucapanmu?” tanya Onew pada Namja. Namja tersenyum.

“Aku hanya mengatakan itu, karena kalau takdirku nanti harus kembali pada keluargaku tentu kita akan berpisah dan tidak akan bisa lagi seperti ini. jadi, aku fikir, foto itu dapat menjadi obat nantinya..” kata Namja sambil tersenyum pada semuanya.

Member SHINee lagsung bertatapan karena ucapan itu, malah Key yg tadi heboh menurunkan foto ia lantas wajahnya terlihat serius.

“Sekarang ini, walau aku tidak terlalu yakin bisa mengingat semuanya lagi tapi yg pasti suatu hari aku harus pergi dan berhenti membebani kalian. Jadi, aku fikir, saat2 ini akan berharga untukku tidak peduli itu foto ataupun sesuatu yg kalian sebut FF itu..” sambung Namja cepat. Membuat semuanya saling bertatapan lagi.

“Ck, kenapa jadi sedih2an begini sih!!” Taemin mengomel sambil kembali mengotak atik PSPnya. Sementara member lainnya masih bertatapan atau kadang menatap Namja yg selalu membuat kata2 yg tidak disangka seperti ini. key turun, duduk disamping Minho dengan masih menggenggam foto itu. minho yg tadinya ingin merebut foto itu, kini malah tak berniat lagi walau Key ada disampingnya. Suasana kaku, sepertinya, semuanya ucapan Namja tadi benar2 mengangganjal untuk mereka semua.

[]

Sebuah mobil mewah berhenti disebuah gedung yg begitu mewah. Dari dalamnya, tampak Soyoung duduk sambil memperhatikan gedung yg besar itu. ia melayangkan pandangannya menuju tulisan yg tercetak dibagian atas bangunana itu, begitupun poster2 jumbo yg juga terpajang disana. Ada poster BoA, DBSK, Super Junior, SNSD, SHINee, F(x), Ini gedung SM Entertaiment!!

[]

“SHINee!! SHINee!!”

Teriakan itu terdengar jelas semenjak semua member SHINee datang. Semua member SHINee memberikan senyuman terbaik dari mereka untuk semua fans yg telah berkumpul. Lantas dengan bantuan pihak keamanan mereka akhirnya berhasil masuk dengan sedikit sulit.

Didamping manager, member SHINee memasuki SM entertaiment. Hari ini adalah hari yg lumayan sibuk untuk semuanya, mereka akan melakukan latihan untuk persiapan album baru mereka nantinya.

Semuanya menuju lift untuk mencapai tempat latihan. Onew tampak asyik berbincang-bincang dengan Jonghyun, Key tampak bercanda dengan Taemin, sementara Minho berjalan agak kebelakang sambil mengotak atik ipodnya.

Tup!!

Minho menghentikan langkahnya ketika sedikit lagi hendak mencapai lift buku yg ada ditangannya jatuh kelantai. Minho kemudian memungut gambar tersebut.

“Minho mana?” tanya Onew menyadari kehilangan salah satu adiknya ketika mereka sudah didalam lift. Member lain mencari-cari keberadaan Minho.

“Itu!” tunjuk Key sambil menunjuk Minho yg sudah kembali berdiri dengan buku. Minho tampak bergerak mendekati mereka.

“Tunggu!” Taemin tersenyum usil pada hyungnya yg lain. Lantas dengan cepat ia menekan tombol lift hingga lift tertutup. Mereka cekikikan didalam lift.

“Eh, hya!” Minho sedikit kaget ketika Taemin menekan tombol lift. Ia segera mempercepat jalannya menuju lift, tapi tentu sudah sangat terlambat. Minho berdecak. “Benar2 menyebalkan!” omelnya. Minho akhirnya memutuskan untuk menunggu lift yg selanjutnya.

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya lift yg ditunggu datang juga. Minho segera masuk sambil masih fokus pada ponselnya. Setelah menekan tombol ia kembali melihat layar ponselnya. hingga akhirnya ia mengangkat wajahnya ketika pintu lift sedang bergerak menutup. Ketika sedikit lagi pintu tertutup, tanpa sengaja Minho melihat seorang gadig yg melintas diluar lift. Minho terdiam, kaget, dan sedikit tidak menyangka. Dia?!

“Namja?!” Minho tersadar dan langsung menahan lift yg baru saja akan tertutup rapat.

[TBC]

Bagaimana? Akhirnya pelan2 misteri soal Choi Namja mulai terungkap juga. Dia ternyata adalah seorang gadis kaya yg mempunyai seorang kembaran yg begitu mirip dengannya yg bernama Kim Soyoung…

Wah, Minho kaget banget tuh ketemu Namja di SM. Kira2 apa yg akan Minho lakukan yah?? Hehe..

Komen dan Ratenya ditunggu Reader, Gomawo ^^

 

33 Comments Add yours

  1. dhiyah zT mengatakan:

    kkkyyyyaaaaa , knpa Lg seru” y mLah TBC ???!!! *asah samurai*
    haahhhhhh , syang bgt , penasaran nichhhh …
    pkok y part sLnjut y g bLeh Lma” d publish y , kLo g ..
    q g jamin k dpan y *bLetakkk!!! sarap*
    kekekeeke

    jangan Lma” OK ^^

  2. Vita mengatakan:

    So eun punya kembaran?? O.o
    yay sptnya identitas namja/so eun sedikit2 mulai ketahuan..
    Eh, apakah ad pairing baru seiring dg kedatangan soyoung??
    Hwaiting for next part😀

  3. seli m (kaoru) mengatakan:

    jiahaha .. si key seneng bnged ngegoda minho u_u, jdi saltingkan si minho.
    si taemin kyanya cemburu nih, tpi bngungnya dia itu cmburu ama soeun or minho yak ?*digmpar taemin.
    jiah itu member SHINee malah ngomongin ff ..
    soeun pnya sodara kembar ? nmanya soyoung ..
    wah qu bca nya malah ngebayangin si sooyoung snsd deh ,, bkn mkanya sso .

  4. Anna mengatakan:

    Kyaaaa putrii knp pas lg tegang2ny tbc bkin ka2 pnsrn tgkt dewa nieeyy,,seeruu abiss part ini teki2ny mulai trkuak,,jd ga sbr utk nggu klnjtny,,smg inspirasiny jln trus yaa smgt !!!

  5. Cinta Kyuhyun saranghae soeun mengatakan:

    Hmmm……

    Ketika sooyong Ada, langsung ada pikiran mereka kembar,,,,
    #eh, ternyata beer…..

    Sepertinya akan makin seru ni ffnya…

    Nanak abies deh…wkt ngebca mereka nyebutin nma” young itu…
    Hahahah,berasa kya’ liat dramanya…
    Bnyk adegan yg bikin ngakak…

    Keep spirit eon!!
    Hwiting….😉

  6. Cinta Kyuhyun saranghae soeun mengatakan:

    Hmmm……

    Ketika sooyong Ada, langsung ada pikiran mereka kembar,,,,
    #eh, ternyata bener…..

    Sepertinya akan makin seru ni ffnya…

    Nanak abies deh…wkt ngebca mereka nyebutin nma” young itu…
    Hahahah,berasa kya’ liat dramanya…
    Bnyk adegan yg bikin ngakak…

    Keep spirit eon!!
    Hwiting….😉

  7. sesy mengatakan:

    smpah kren bngt lnjut truzz kak jng lama kak cpat donx sumpah

  8. nanda dwi lestari mengatakan:

    gak tau kenapa suka banget sama scene nya minho sama so eun :3
    lanjutin ya thor.. cayyyyyyyyyyyyyoooooooo

  9. Elisoniac mengatakan:

    ni sooyoung SNSD kah?? penasaran chingu….
    shinee member suka baca ff juga ?? hahaha YAOI, sabar ya jongkey oppa….

  10. rama1413 mengatakan:

    Wah, Namja ada sodara kembar nih, jadinya ma Onew kali ya (asalnebak), atau ma Minho?? Siapa aja deh yg penting soeun cpt pulih ingatannya. Lanjuuuut…

  11. rama1413 mengatakan:

    Agak kecewa nih author hiks…kok soeunnya jadi kalem y, pahal karakter awalnya kan lucu bgt, gara2 hae kayaknya, dia kan melo bgt orgny (*ditabok hae) . Ini kan romantik komedi (asalnebak) jangan terlalu melo y ceritanya (reader banyak maunya….abaikan) Lanjut dah Author……^_^

  12. Nury elf mengatakan:

    Wah seru kk ff nya ^^

    kirain qu itu sooyoungnya snsd, ternyata soyoung kembarannya soeun toh ..
    kyanya ada pairing baru nih onew n soyoung .. Hehe*sotoy
    si minho kyanya dh mulai suka tuh ama namja aka soeun ..
    Pkoknya di tunggu bnged deh ma part selanjutnya yah thor ^^
    update soon, fighting !!

  13. sesy mengatakan:

    lanjuttt terusss kak akuu sukaaaa bangettt ff nya kak romantis bangettt plesss lanjuttt kak tidak bisa di lanjutkan dengan kata -kata apapun kak nanti di bulan januari tolong lanjut ff part yang ke 8 ya kak kalau bisa be my girl juga ya kak hee……..hee……..sory y banyak bancot

  14. owni mengatakan:

    apa yang akan terjadi slnjut’a? bikin pnsaran nih, d tunggu part slnjut’a

  15. mayaulidhasso mengatakan:

    wohoho ..
    soeun punya kembaran ???
    hmm .. apa jgn2 antara minho & onew bakalan dipairing ama soeun $ soyoung ??? (haahh sok tau akuu ..)
    ywdh dilanjutt yaa author ..
    gomawo^^

  16. astrielf mengatakan:

    aku sukaaa ffnya,aku udah bca semua ffnya eon sekalian mw koment disini yg no other,aku suka bagian so eun meluk eunhyuk (~^^)~,yan fated,aku udah coment ya eon,trs yang refill penasaran abissss,aku suka deh pokoknya tp aku nunggu yg love me as you can,,heheh

  17. geill mengatakan:

    ceritanya tambah seru aja nih……………….
    dah nunggu nih kisah so eun and min ho……………….
    tp pas lg serunya ehhhhhhhhhhhh tbc, jdnya nunggu lg deh!!!!!!!!
    jgn lama2 ya part selanjutnya……………….buat author semangat ………………………..

  18. djkyussoloverz mengatakan:

    duh tlat z ne comment x jadi x huuuuuhhhhhft…..kyaaaaa seru bgt cpt dilanjut pasti makin kereeeeeeeeeeeeeeeeeeen neeeeeeeeeee,,……….!!!!!!!!!!!!!!

  19. ellis mengatakan:

    maaf aothur agak telat comen a ….bgus banget cingu pnasaran nunggu rate selanjut a….n lcu banget cerita a….tetap di tunggu selanjut a

    love as can you jga di tunggu ya cingu….kanshamitha…..

  20. ira sparkyu mengatakan:

    maaf telat komenn #bow
    cepet lanjutttttttttttttttttttttttttttttttttttttt,,, harus, wajib,kudu…
    aku pengen tau kelanjutannya… .
    waktu ada nama soyoung itu aku malah kebayag sooyoung snsd ya?…
    gpp deh,, pokoknya cepet lanjut,, yang be my girl juga lanjut dong,, aku penasaran berat nih

  21. ticha_ mengatakan:

    ya_ya_knp tbC???!ahhh
    m!nh0 opPa n9!kut!n gA yA??atw mlh pergy_m!kir !tu cmA bayan9An 0r9 y9 m!rip
    ach_Q pnsRn???!
    eun_j9n lmA” next pArt’X yA_
    pokok’X daebAk eun_
    lAnjuuuutttt😀😀

  22. dyyyy mengatakan:

    lanjutannya cepetan….
    jd pnasaran

  23. Kim Ha Byung mengatakan:

    Ayo dong thor di lnjut🙂

    Please,,,,,,,

    Penasaran bget ni thor….

  24. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Seru bgt critax..
    Td kirain kmbaranx so eun soyoung itu sooyoungx SNSD *smpat kpikiran prsaan sooyoung gk mirip deh sm so eun n dbca lbih tliti lg trnyata nmx bda*
    Jd pnsran apa yg akn trjadi slnjutxx,gmn reaksi minho ngeliat kmbaranx namja..
    Dtng9u next partx author putri..Jgn lma2..Oke..;-)

  25. fauziyah mengatakan:

    lanjuuttt

  26. maaf author baru komen di part ini, abisnya baru nemu wp ini,
    aku mulai suka pairing ini… tadinya cuma suka sama bumsso or kyusso,
    minho walaupun cuek tapi baik juga ama namja aka so eun,
    key iseng banget ya… aaa lanjutanyya ditunggu ya…
    pokonya aku semua ff yg cewenya so eun… so eun forever!!

  27. kim sohyun mengatakan:

    Hiks…….
    kok TBC sih thor??????
    lgi tegang2’a…
    next part segera y thor…jebal….

    mianhe kalo t’dgar agk mmaksa…tpi ni mank ff favorit aq di blog ini…so cpetan y thorrrr…….

  28. QueenA FZ mengatakan:

    cptan donk kembali ingatannya.. soeun tar sama minho khan???? “ngarep bgt nich reader yg satu ini.. mohon author memenuhi permintaan reader yang satu ini… please,….”^^v

  29. tanti no kawai mengatakan:

    Waduhhhh….. Sso eunni ternyata kembarrr….
    Ow…. Ĵåϑΐ bibik ηγά̲̣̥ Ϋά̲̣̥ηġ nyakitin Sso….
    (˘͡˛ ˘͡ ) Нüυẃƒƒ ( ˘͡ ³˘͡)

    Makin seruuuu…. Sedikit2 demi sedikt mulae terungkap….

  30. luthfiangelsso mengatakan:

    yahh minho kenapa soeun’a gak di cium aja sih, kan dia lagi tidur ini#plak reader sarap
    hahaha
    itu soeun punya kembaran ya,,,,
    hmm,,,,makin menarik aja nih

  31. Qazz mengatakan:

    Seru seru seruuu….!!!!
    Sedikit demi sedikit masa lalu dan identitas namja mulai terungkap…! ®a la detektif yang abis penyelidikan #plak!
    Wah,ternyata Young itu nama saudarinya namja..!
    Hmm…
    Apa jangan-jangan Eun Jung itu wanita yang dilihat namja pas di supermarket,ya….??
    Ketawa mulu pas baca bagian Key,Jong Hyun,Tae Min yang demen banget debat apalagi pas Key sama Jong Hyun menginvestigasi #ya ampun bahasanya# Min Ho dan Namja..!! *wkwkwkwk..!!! >,<
    Siapa yang diliat Min Ho,ya…??
    Apa jangan-jangan itu So Young…??
    Daripada makin penasaran,lanjut baca aja,deh…!!!😀

  32. senrumi mengatakan:

    Pa itu kembaran sso ya
    sepertinya minho benar2 menyukai sso

  33. Rani Annisarura mengatakan:

    yah lagi seru-serunya malah tbc……

    Penasaran banget sama cerita selanjutnya nih,,, dan apa yang akan terjadi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s