~Fated!! Part6 (Don’t You Remember Me?)


Tittle: Fated!! Part6 (Don’t You Remember me?)

Genre: Romantic, Comedy, Family, Friendship

Auhtor: Princess Clouds aka Putri Andina

Main Cast: Kim So Eun, Lee Hyuk Jae (Eunhyuk), Lee Donghae, Choi Jinri (Sulli), Choi Jina (G-Na), Kim Ryeowook, Lee Sungmin, Uee(After School), Kwon Yuri, and others

Summary: Eunhyuk tercenung ketika seorang Soeun menyatakan cinta padanya padahal itu bukan hal yg mengagetkan untuknya. Tapi kata pengakuan untuk pertama kali dari mulut yg biasanya selalu berdalih itu benar2 membuat ada sesuatu yg mengganjal baginya. Kenapa Eunhyuk merasakan debaran yang berbeda saat ini? tapi.. Eunhyuk bukankah sekarang seharusnya bersama Jina? Gadis yg cukup menarik perhatiannya? Tapi bagaimana dengan Soeun? bagaimana kalau tiba2 Donghae datang dan merebut Soeun darinya?! Kenapa ini cukup membuatnya gelisah?

Warning: Semuanya pasti merasa ribet dengan tulisan G.Na di part2 sebelumnya. Maka mulai dari sini, nama G.Na diganti ejaannya menjadi Jina. Karakternya masih sama..

 

“Tadi melihatmu dipukuli mereka aku benar2 sedih dan ketakutan sekali. Aku menyalahkan diriku atas semua itu, aku takut kau kenapa-kenapa..”

“Sekarang aku akui, diary itu benar. Aku memang benar2 menyukaimu..”

Suasananya benar2 bisu setelah itu. baik Soeun maupun Eunhyuk tak ada lagi yg berbicara. Soeun masih menundukkan wajahnya dalam, sementara Eunhyuk masih belum bereaksi sambil menatap gadis dihadapannya. ia benar2 tak tahu akan melakukan atau mengatakan apapun.

Soeun terdiam, menggigit bibirnya, dalam hati sebenarnya ia agak menyesali kata2 itu keluar begitu saja dari mulutnya. Fikirannya semakin panik ketika Eunhyuk juga tak berbicara. Ah, ayolah katakan sesuatu bukan kata Ya atau Tidak tapi jangan membuat suasananya begini.

“Apa kau bilang tadi?” suara Eunhyuk berhasil membuat Soeun agak tersentak. Ia mengalihkan perhatiannya pada Namja yg menatapnya dengan senyuman tipisnya itu. “Kau? Kim Soeun? kau bilang kau menyukaiku?” tanyanya kemudian.

“Eum..” Soeun agak ragu melanjutkan kata2nya, ia menatap wajah Namja itu dengan sedikit ragu dan takut2. “Ya, aku sangat menyukaimu. Bahkan sangat, perasaan ini sudah aku simpan sejak lama..” katanya serius sambil menatap dalam wajah Eunhyuk. Eunhyuk yg tadinya sudah tersenyum, mengulurkan kembali senyumannya melihat gadis itu tak merubah ekspresi wajah itu ketika menatapnya.

“Kau akhirnya mengatakannya ya? Huh, aku sebenarnya sudah tahu sejak lama. Jadi tebakanku tak salah bukan?” kata Eunhyuk mencoba bersikap santai menghadapi Yeoja ini. Jujur saja, ada sedikit perasaan aneh yg dirasakannya ketika menatap mata bening gadis ini, entah sejak kapan.

“Tolong jangan permainkan perasaanku!!”

Senyuman Eunhyuk kembali terurungkan ketika gadis itu mulai mengubah tekanan suaranya. Atmosfer terasa aneh, sangat panas. Ayolah, sejak kapan seorang Lee Hyukjae mati kutu begini karena sebuah pernyataan cinta. Eunhyuk menatap mata itu, menatap wajah yg terlihat sangat sedih itu.

“Kau selalu begitu, mempermainkan perasaanku. Kau selalu tidak mengerti apapun! Baboya, kau benar2 menyebalkan. Kenapa aku menyukaimu..”

Nafas Eunhyuk malah semakin sulit ketika gadis didepannya mulai mengeluarkan air matanya ketika ia menceritakan keluh kesahnya. Eunhyuk terdiam, tak tahu bagaimana. Mau mengatakan apa? SEHARUSNYA MENGATAKAN APA HUH?!

“Kau jahat sekali. Memperlakukanku seperti mainan begini..” Soeun kini menangis sejadi-jadinya sambil menundukkan kepalanya dan suara isakan mulai terdengar memenuhi mobil mewah berwarna silver itu. Eunhyuk bingung, ia tak tahu harus bagaimana. Perasaanya sangat kalut ketika gadis itu menangis. “Daridulu, kau fikir menyenangkan tinggal serumah denganmu. Kau fikir aku bahagia karena dekat denganmu. Kau tidak tahu kalau aku malah tersiksa karena semua itu, kau tahu hik hik hik..” isakan itu mulai semakin keras dan sangat meresahkan untuk Eunhyuk.

Eunhyuk terdiam, masih belum bereaksi sambil melihat sosok yg terisak disampingnya. Dengan sedikit ragu, Eunhyuk mulai mendekat dan menyentuh bahunya.

“Hya, kenapa kau malah menangis begini? Aku mohon jangan menangis begini. Orang2 bisa salah faham dan berfikir aku berbuat jahat padamu..” katanya pelan dan hati2 sambil menggerakkan pelan bahu Soeun.

“Kau tidak sadar kalau kau memang jahat padaku..hik hik hik..” terdengar sahutan masih sedih Soeun yg berusaha menghapus air matanya yg jatuh sambil terus menangis.

“Tapi, aduh… jangan begini. Kita bicarakan baik2..” Eunhyuk berusaha setenang mungkin menghadapi Soeun. jujur, ia lebih baik berada ditempat tadi dan dipukuli preman2 itu lagi daripada menghadapinya menangis begini. Soeun masih terisak dan tak menyahut. “Hey, Kim So Eun! Aku mohon tenang dulu..” panggilnya lagi sambil menggerakkan kembali bahu Soeun. Soeun masih tetap juga tak bereaksi dan menangis.

“Ya, Soeun-ah..” panggilnya lagi pada Soeun itu. Soeun masih tak bereaksi, kini malah suara isakannya mengecil dan mulai menghilang sendiri. Membuat Eunhyuk semakin bingung dibuatnya. Ia lebih mendekati Soeun setelah itu, takut ia pingsan atau kenapa-kenapa. “Ya, Soeun..” katanya sambil menyentuh pipi Soeun yg basah itu membuat Soeun menatap kembali padanya.

“APRIL FOOLS!!”

Seruan Soeun itu sukses membuat Eunhyuk terpana. Ia menatap tanpa reaksi Soeun yg kini tertawa keras didepannya. Eunhyuk menjauhkan tangannya, menatap kesal Yeoja yg tertawa puas dan semakin keras sambil menghapus air matanya.

“Aku tidak menyangka aku berhasil mengerjaimu. Hahaha, lucu sekali!!” Yeoja itu tertawa semakin keras sambil hampir kembali menangis. terlihat tangannya masih juga diwajahnya menghapus air mata yg dikeluarkannya tadi. Eunhyuk masih terdiam, masih melihat tanpa reaksi padanya. jadi, sulit dipercaya, ia masuk jebakan Yeoja yg jelas2 tadi benar2 sempat membuatnya risau.

“Huh, jadi kau tadi bercanda. Baboya! Kau benar2 menyebalkan!” Eunhyuk mengeluarkan reaksi pertamanya menatap Soeun yg terus tertawa penuh kemenangan didepannya. dalam hati ia merasa begitu kesal karena gadis itu telah mempermainkannya, tapi ia juga merasakan rasa lega yg entah berarti apa karena ia tahu Soeun tadi tidak serius dengan kata2nya. Soeun tak menyahut, ia tampak masih belum selesai tertawa hingga Eunhyuk hanya menatapnya dengan wajah kesal. “Ya! Sudahlah, ini sudah tidak lucu lagi!” seru Eunhyuk tak suka.

“Ini jelas begitu lucu! Haha, aku benar2 tak bisa melupakan ekspresimu!!” kata Soeun masih juga tertawa keras. Eunhyuk mendengus kesal, ia menggeser tubuhnya kembali menghadapi kemudi mobilnya.

“Huh, kau seharusnya menjadi pemain teater atau drama. Wajahmu benar2 menipu, pakai menangis segala, ck. Caramu berterima kasih pada orang yg telah membantumu benar2 sangat manis!!” Eunhyuk terus mengomel sambil menghidupkan mesin mobilnya. Soeun tak menyahut, ia masih tampak tertawa. Sepertinya ia sangat senang dengan hal ini dan tak bisa menghentikan kesenangannya walau Eunhyuk tampak begitu kesal. Eunhyuk berpaling padanya, menatap gadis itu lagi.

“Apa kau tahu apa itu april fools yg sesungguhnya, Soeun-ah?” tanya Eunhyuk sambil tersenyum tipis pada Soeun. Soeun mencoba menghentikan tawanya dan menatap Eunhyuk yg tersenyum penuh arti yg sulit ditebak olehnya. Soeun sedikit mengurungkan senyumnya dan menatap Eunhyuk yg menunjukkan ekspresi yg sedikit mencurigakan. “Aku akan tunjukkan padamu!” seru Eunhyuk sambil memegang kemudinya lebih erat. Perasaan Soeun memburuk. Eunhyuk tersenyum, ia lantas mulai memacu mobilnya, dengan kencang. membuat Soeun benar2 kaget.

“EUNHYUUUK, KAU GILA?” terdengar seruan ketakutan Soeun.

()

Donghae memasuki kamarnya dengan langkah yg sedikit malas. Ia melepas gitar yg tergantung dibahunya dan melemparkan begitu saja menuju tempat tidurnya. Lantas setelah itu ia duduk ditepian tempat tidur dan mulai membuka sepatunya.

“Ck, kenapa kita harus bertemu lagi, Lee Hyukjae? Aku fikir, aku sudah cukup jauh untuk tidak bertemu denganmu. Tapi nyatanya, aku harus kembali melihat wajahmu yg benar2 menyebalkan!” terdengar ucapan lirih Donghae ditengah kegiatannya membuka sepatunya. Selesai dengan kedua sepatunya, Donghae kemudian menegakkan kepalanya. ia menatap dinding2 didepannya dengan matanya yg sedikit tajam.

“Tapi apa ada baiknya kita bertemu lagi. kita masih punya banyak urusan yg belum sempat kita selesaikan. Bagus kalau kau kembali datang, jadi kita bisa menyelesaikan itu sekarang.  Urusan yg disebabkan olehmu dan membuat aku hidup seperti ini!!” ujar Donghae masih datar dan lirih sambil terus menatap dinding dengan wajah penuh dendam dan senyuman yg samar.

()

“Ssss.. pelan-pelan..” Eunhyuk terdengar mengeluh kecil ketika kapas itu menyentuh bekas luka disisi bibirnya. Soeun mengangguk, ia tampak lebih hati2 menyentuh luka Eunhyuk dengan benda lembut itu. Raut wajah serius Soeun tampak menatap cemas Eunhyuk yg menunjukkan wajah kesakitannya.

“Wah, walau aku sudah sering katakan tapi aku tidak akan bosan mengatakan kalau oppa begitu keren. Bahkan Lee Min Ho di City Hunter masih kalah keren dari oppa..” Eunhyuk kembali memandang Sulli yg duduk disisi kirinya dengan sudut matanya ketika ia terus mengatakan hal yg sama hampir 30menit ini.

“Huh, kemana saja kau? Bagaimana kau sampai tidak tahu kalau kau punya saudara laki2 yg keren seperti aku. sss…” katanya sambil tersenyum tipis untuk kemudian kembali menjadi sedikit mengeluh ketika kapas ditangan Soeun mulai menyentuh luka di pelipis kirinya.

“Aku tahu oppa keren. Tapi aku baru tahu kalau oppa sekeren ini. Kau menyelamatkan seorang gadis yg tengah dijahati oleh preman dengan beraninya tanpa ragu sedikitpun. kau bahkan rela terluka seperti ini asalkan gadis yg kau tolong tidak apa2. Hwaa!! Pasti romantis sekali!!” kata Sulli kembali histeris.

“Ck, Sulli jangan berlebihan begitu..” Soeun tampak ikut bicara sambil melirik dan tersenyum pada Sulli sejenak. Lantas ia kembali fokus pada luka2 yg ada diwajah Eunhyuk. Eunhyuk kembali meringis ketika kapas itu mulai menyentuh lukanya yg lain.

“Lebih pelan! tolong..” keluh Eunhyuk sambil menutup matanya karena merasakan perih dibagian pipi kanannya.

“Ya, maaf..” sahut Soeun sambi memelankan sentuhan kapas ditangannya kewajah Eunhyuk. Bias ragu dan ketakutan tampak diwajah cantiknya. Sulli tersenyum kecil melihat moment didepannya.

“Hoah!! Aku mengantuk! Aku kekamarku dulu dan tidur!” Sulli tampak bangkit dari tempat duduknya dan merenggangkan tubuhnya. Soeun menengadah kepalanya menatap Sulli yg telah berdiri.

“Jarang sekali kau mengantuk jam segini..” kata Soeun sambil melirk jam dinding di kamar Eunhyuk yg masih menunjukkan jam delapan malam. Sulli nyengir.

“Biasalah, karena hari ini aku les balet jadi seluruh tubuhku terasa pegal..” sahut Sulli menjawab pertanyaan Soeun yg kembali sibuk mengobati Eunhyuk. Sulli tersenyum kecil, ia lantas mulai berjalan meninggalkan keduanya dikamar itu. “Aku kekamar ya Eonnie, oppa!!” serunya sambil beranjak dari sana.

“Ya..” sahut Soeun sambil menoleh sebentar dan kembali mengobati Eunhyuk.

Eunhyuk yg tadi memejamkan matanya, membuka kembali matanya melirik Sulli yg akan keluar dari kamar. Ia dapat membaca wajah kemenangan diwajah Sulli itu sekarang. Eunhyuk tersenyum tipis, lantas mengalihkan perhatiannya pada gadis didepannya.

“Apa kau tak menangkap gelagat aneh dari Sulli?” tanya Eunhyuk padanya.

“Gelagat aneh apa maksudmu?” sahut Soeun pelan sambil terus mengobati Eunhyuk.

“Lupakan!” kata Eunhyuk sambil tersenyum tipis dan mengalihkan perhatiannya.

“Sepertinya mereka cukup puas melukaimu. Ada banyak luka diwajahmu, aku tak bisa bayangkan kalau seandainya Lee Donghae tidak datang dan membantu..” kata Soeun sambil kembali menyapu pinggir bibir Eunhyuk yg terluka.

Eunhyuk mengalihkan kembali pandangannya ketika Soeun kembali berbicara. Raut wajah tak suka tergambar cepat diwajahnya.

“Sebenarnya kalau tidak ada diapun aku bisa mengatasinya! Jangan berkata seolah-olah dia telah menyelamatkanku!!” tanggap Eunhyuk cepat. Soeun menghentikan pekerjaannya, dan menatap Eunhyuk dengan wajahnya yg polos.

“Ini perasaanku saja atau memang benar. Kalian itu saling mengenal, tapi aku lihat kalian sama2 tidak menyukai..” kata Soeun pada Eunhyuk. Eunhyuk balas menatapnya.

“Ck, aku tidak mengenalnya! Mana mungkin aku mengenal orang seperti itu. jangan mengada! Ck, ayolah lanjutkan ini dengan cepat. aku lelah dan ingin tidur!” Eunhyuk menyahut tak suka. Soeun mengangguk, ia lantas kembali mengangkat tangannya dan menyentuh pinggir bibir Eunhyuk yg terluka. Eunhyuk tersenyum tipis, melirik wajah Soeun yg tampak fokus itu kembali.

“Kau sepertinya benar2 menyukai bibirku? Aku perhatikan daritadi, tanganmu selalu betah menyentuh bagian yg sama..” kata Eunhyuk sambil tersenyum pada Soeun. Soeun balas menatap Eunhyuk dengan kesal.

“Jangan menggodaku disaat ini!” seru Soeun sambil memindahkan sentuhannya kembali ke pipi kanan Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum lagi, pandangannya tak ia alihkan dari Soeun. membuat Soeun yg menyadarinya mulai merasa was2 juga.

“Ck, kau tahu. Hanya tinggal kita berdua dikamar ini!” kata Eunhyuk kembali memancing. Soeun dengan cepat melirik kembali padanya. menatap wajah mencurigakan Eunhyuk.

“A-Apa maksud ucapanmu itu?!” tanyanya sedikit gugup.

“Sudahlah jangan pura-pura..” Eunhyuk menunjukkan senyumannya kembali sambil menatap Soeun dengan mata elangnya. “Tanpa terasa kejadian di Locker Room sudah berjalan cukup lama. Kau pasti merindukannya iyakan?” tanyanya cepat yg sukses membuat wajah Soeun memerah.

“K-Kau ini mengatakan apa?” tanyanya gugup. Eunhyuk semakin tersenyum.

“Ck, ayolah sangat membosankan kalau kau terus pura2 seperti ini. aku tahu apa yg ada difikiranmu itu, kalau tidak kenapa jantungmu bisa berdetag sekeras itu?!” katanya lagi pada Soeun yg membuat Soeun  benar2 kehabisan kata2. Benarkah Eunhyuk mendengar detag jantungnya ini? Aish begitu memalukan!!

“Lukamu sudah diobati jadi cepatlah tidur-“

Soeun menghentikan kata2nya ketika Eunhyuk menyambar tangannya yg baru saja ia jauhkan dari wajah Eunhyuk yg terluka. Soeun terdiam, menatap Eunhyuk yg terus tersenyum menatapnya. Perlahan wajahnya ia dekatkan pada wajah Soeun.

“M-Mau apa?” tanya Soeun benar2 gugup.

Eunhyuk tak menyahut, ia semakin mendekatkan wajahnya pada wajah Soeun yg benar2 bingung dan gugup. Soeun mengerjapkan matanya ketika wajah Eunhyuk semakin mendekat padanya. hingga ketika ia dapat merasakan nafas Eunhyuk menyapu bibirnya, Soeun memejamkan matanya. Eunhyuk tersenyum melihatnya, lantas kemudian ketika bibir mereka berjarak beberapa centimeter Eunhyuk menghentikannya. Lantas ia meraih tengkuk Soeun dan menggeser kepalanya sendiri kearah yg lain.

“This is April Fools, Baby..” bisiknya ketelinga Soeun hingga Soeun sedikit bergidik merasakan nafas Eunhyuk yg kini sedikit meniup telinganya. Eunhyuk kemudian melepaskan pegangannya ketengkuk Soeun. menatap gadis itu yg telah membuka matanya dengan wajah yg masih sedikit shock. Eunhyuk tampak tersenyum puas. “Wae? Kau berharap kita mengulang kejadian di locker room, huh? Haha!!” goda Eunhyuk padanya sambil kini tertawa keras.

Soeun tak menyahut, ia lantas bangkit dari tempat duduknya dan menatap Eunhyuk dengan kesal. “April Foolsmu benar2 tidak lucu!” seru Soeun padanya yg masih dijawab tawa Eunhyuk yg keras.

“Yah, aku tak tahu ini lucu atau tidak yang penting aku ingin tertawa Haha!! Omo, kau seharusnya melihat wajahmu tadi. Haha, jadi sekarang kita impas bukan? satu satu!!” kata Eunhyuk masih tertawa dengan kerasnya.

Soeun mendengus, ia lantas bersimpuh dan merapikan alat2 obat-obatannya yg terlatak di meja. Lantas ia menatap Eunhyuk yg masih tertawa dengan keras di sofa. “Terserah kau! Aku mau tidur!!” kata Soeun tetap kesal. Soeun kemudian mulai beranjak meninggalkan kamar Eunhyuk meninggalkan Eunhyuk yg masih menertawakannya dengan keras.

Prak!!

Suara pintu ditutup dengan kesal terdengar ditelinga Eunhyuk yg menyadari Soeun telah meninggalkan tempat itu. Eunhyuk berusaha menghentikan tawanya, ia kemudian tampak tersenyum sambil melirik pintu yg baru saja tertutup kembali.

“Sepertinya aku mulai menyukainya..”

()

Soeun menutup pintu kamarnya dengan sedikit pelan ketika ia berhasil mencapai pintu tersebut. ia menghela nafas, bersandar di dinding pintu tersebut sambil berusaha mengatur nafasnya. Jantungnya berdetag, dan mukanya benar2 terasa panas. Apa yg terjadi tadi? Kenapa perasaan seperti ini muncul lagi? Dan kenapa tadi Eunhyuk memanggilnya begitu? Baby? Apa artinya? perasaan yg sama dengan kejadian setelah Eunhyuk menciumnya di locker Room.

Soeun terdiam, menyentuh tengkuk belakangnya yg tadi disentuh Eunhyuk. Bagaimana mungkin tangannya masih terasa disana setelah beberapa menit kejadian itu terjadi. dan, rasanya suara berbisik Eunhyuk masih terngiang2 ditelinganya lengkap dengan hembusan nafas Eunhyuk ketika berbisik padanya. jantungnya lebih riuh lagi.

“Ck, sepertinya aku kembali gila!!” Soeun berusaha menepis fikirannya sambil berjalan menuju tempat tidurnya. Soeun duduk ditepian tempat tidur sambil terus memikirkan ini. “Seharusnya perasaan itu tidak boleh seperti ini lagi. seharusnya perasaanku tak kembali begini. Ck, dia tidak akan pernah menerima perasaanku. Buktinya tadi siang, ekspresinya benar2 tidak menunjukkan adanya ketertarikan disana..”

“Aku harus melupakannya!” kata Soeun mantap sambil kali ini bergerak menuju meja disisi tempat tidurnya. Soeun kemudian membuka salah satu laci disana dan mengambil sesuatu didalamnya. Sebuah buku berwarna merah muda.

()

#Flashback

“Bagi siapa yg memenangkan kompetensi Dance ini. maka dialah orang yg akan aku terima sebagai Namjachingu..”

Dua namja yg duduk saling berhadapan itu mengalihkan perhatian mereka kepada gadis yg berdiri tak jauh dari mereka itu. Keduanya lantas saling berpandangan satu sama lain, tanpa emosi.

“Tunggu! Kenapa harus memakai cara ini? apakah kau tidak bisa memilih kami dengan cara yg lebih baik? Maksudku, mungkin kau bisa tanyakan perasaanmu saja siapa yg lebih istimewa dihatimu. Itu akan lebih baik daripada semacam kompetisi begini..” salah satu Namja yg memakai papan nama Lee Donghae mulai berbicara pada Yeoja satu2nya yg ada diantara mereka, Kwon Yuri. Eunhyuk, namja yg satunya mengangguk.

“Lagipula kami adalah rekan satu team. Bagaimana mungkin kami bersaing..” Eunhyuk ikut bersuara. Yuri tersenyum mendengarnya.

“Aku tidak meminta kalian bersaing. Hanya saja, aku benar2 bingung kalau harus memilih salah satu dari kalian. Kalian sama2 kusukai, aku tak tahu harus memilih yg mana kalau kalian menanyakan itu setiap hari padaku. Oleh sebab itu, aku memutuskan untuk memilih pemenang kompetensi ini saja…” kata Yuri pelan sambil menundukkan kepalanya. Eunhyuk dan Donghae saling bertatapan.

~

“Apakah menurutmu kita harus melakukannya, Hyukjae?”

Donghae menghentikan langkahnya dan duduk disamping Eunhyuk yg telah terlebih dahulu menghentikan gerakannya. Eunhyuk hanya melirik sekilas padanya.

“Bukankah Yuri yg memintanya? Lagipula, bukankah kita sebelumnya sudah sepakat untuk mendapatkannya secara sportif!” sahut Eunhyuk sambil menutup  kembali tutup botol air minumnya. Donghae hanya tersenyum kecil medengarnya.

“Kau benar2 menyukainya?” tanya Donghae sambil merebut botol minuman ditangan Eunhyuk dan meminumnya. Eunhyuk balas tersenyum mendengarnya.

“Bukankah kita sama2 menyukainya?!” sahut Eunhyuk sambil tertawa. Keduanya lantas saling tertawa satu sama lain, sekali lagi tanpa emosi dan memperlihatkan persaingan.

~

“Aku sebenarnya lebih menyukaimu!!”

Eunhyuk menghentikan langkahnya yg ingin memasuki ruangan latihan ketika ia mendengar suara Yuri. Perlahan Eunhyuk mengintip kedalam, melihat dua orang yg dikenalnya yg tampak membicarakan sesuatu yg serius dari keduanya.

“Lalu kenapa kau meminta kami untuk bertanding?” Donghae bertanya bingung sambil menatap gadis itu.

“Karena aku tak bisa membuat Eunhyuk sedih. Aku tak ingin dia kecewa..” jawab Yuri kemudian.

“Tapi ini tidak benar. Kalau misalnya aku kalah, maka itu artinya kau membohongi dirimu bukan. aku tak mengerti..” kata Donghae lagi. Yuri mendekati Donghae, berdiri dihadapannya dan menatap matanya.

“Oleh sebab itu, menanglah untukku. Aku mohon, tolong aku supaya tidak ada seorangpun yg terluka disini..” kata Yuri setengah memelas pada Donghae. Donghae hanya terdiam, mencerna setiap ucapan gadis itu. lantas ia menatap Yuri yg telah menangis dihadapannya.

“Akan ku coba..” kata Donghae setelah itu dan memeluk Yuri dengan maksud menenangkannya.

Eunhyuk membalikkan tubuhnya dan membelakangi pintu yg menutupi ruangan itu. Nafasnya tampak agak sulit terkendali, sementara matanya memandang penuh kemarahan.

~

“KAU MENGKHIANATIKU!!”

Eunhyuk mendorong penuh kemarahan Donghae hingga Donghae terdorong dan menghempaskan lantai tempat latihan mereka dengan begitu keras. Donghae mendesis, merasakan wajahnya yg perih akibat pukulan Eunhyuk sambil berusaha untuk bangkit dengan tertatih. Ia menatap Eunhyuk.

“Kau… salah- fahham…” kata Donghae sedikit payah. Eunhyuk tak menyahut, ia kembali mendekati Donghae. Lantas setelah dekat, ia meraih kerah Donghae dan kembali memukulnya hingga Donghae jatuh kembali.

“Kau fikir aku bodoh? AKU MENDENGARNYA!!” seru Eunhyuk benar2 penuh amarah. Donghae tak menyahut, ia berusaha menghapus darah yg keluar dari sisi bibirnya. Berulang kali Donghae mencoba bangkit, tapi pada akhirnya ia gagal dan tak bisa lagi bangkit. Ia terbaring begitu saja dilantai sambil menahan rasa sakit yg mendera tubuhnya.

Eunhyuk menyandarkan tubuhnya kedinding sambil menahan nafasnya yg memburu karena kemarahan dlam dirinya. Perlahan ia melirik Donghae yg telah duduk begitu saja disudut ruangan dengan tubuh yg benar2 terlihat lelah. Eunhyuk tersenyum sinis menatap Donghae yg kesakitan.

“Awalnya aku benci menyadari aku adalah orang ketiga disini. Tapi sepertinya aku harus menikmati posisiku sebagai orang ketiga untuk kalian bukan?” kata Eunhyuk terdengar sulit dimengerti membuat Donghae mengangkat wajahnya. “Baiklah, aku akan menjadi orang ketiga yg sesuai dengan tema cerita yg kalian buat. Aku yang akan menang di kompetesi besok!!” kata Eunhyuk tajam pada Donghae sebelumnya meninggalkan tempat itu.

~

“EUNHYUK!!”

Sepasang kekasih yg tengah bermesraan di perpustakaan sekolah itu reflek mengalihkan perhatian mereka ketika terdengar seruan seseorang. Donghae tampak berdiri disana dengan wajah marahnya dan mendekati Eunhyuk. Eunhyuk hanya menyambut dengan pandangan bosannya.

“Wae?” tanyanya bosan dan tak menoleh sedikitpun.

Donghae tak langsung menyahutnya, ia melirik dingin gadis disampingnya. Gadis itu sepertinya faham maksud Donghae yg ingin ia meninggalkan mereka berdua disana.

“Hum, oppa, aku sepertinya mau membeli minum dulu..” katanya pada Eunhyuk. Eunhyuk mengangguk sambil tersenyum padanya.

“Setelah itu kembali kesini ya, aku akan menunggumu disini..” katanya pada gadis itu yg langsung diangguki si gadis. Sementara Donghae hanya menatap tajam perbincangan mereka. “Bicaralah, apa yg ingin kau katakan!” setelah gadis itu Eunhyuk mulai mengajaknya bicara dan tentu saja masih setengah mengacuhkan.

“Jangan pura2 begini. Bagaimana kau tebal muka bermesraan dengan wanita lain sementara kau telah punya pacar.” Kata Donghae jelas marah. Eunhyuk tersenyum sinis mendengarnya.

“Pacar? Pacar yg mana maksudmu? Ooh, aku ingat, maksudmu gadis yg kita pertaruhkan itu? yang hasilnya dimenangkan olehku..” Eunhyuk menjawab santai. Darah Donghae benar2 mendidih mendengarnya.

“Kau tidak boleh mempermainkan perasaan wanita seperti ini, Eunhyuk..” kata Donghae menahan emosinya. Eunhyuk tampak tersenyum semakin sinis mendengarnya.

“Kenapa aku tak boleh. Diakan pacarku, tentu saja aku bisa melakukan apapun padanya semauku. Atau..” Eunhyuk menggantung ucapannya dan berbalik menatap Donghae. “Kau menginginkannya, huh? Ya sudah, kau ambil saja sana, bukankah kalian saling menyukai? Silahkan ambil… Bekasku!” katanya benar2 tajam. Emosi Donghae langsung naik mendengarnya, kali ini tak tertahan hingga ia meraih kerah baju Eunhyuk.

“Kau benar2 sudah keterlaluan!” katanya keras. Tapi Eunhyuk masih juga menyahut santai dan menyeringai.

“Apanya yg keterlaluan? aku malah berniat baik padamu. Sebagai sahabat, bukankah kita seharusnya saling berbagi? Aku sudah bosan dengannya, kalau kau mau ambil saja!”

Buk!!

Wajah penuh kemenangan Eunhyuk berubah sama sekali ketika Donghae memberikan pukulannya yg pertama. Ia menatap tajam Donghae yg masih menatapnya penuh kemarahan.

“JANGAN SEMBARANGAN MEMUKULKU!!” seru Eunhyuk sambil menjauhkan tangan Donghae dgn kasar. Dan kembali, dua sahabat yg seharusnya selalu rukun itu akhirnya berkelahi hanya karena sebuah kata. Wanita!

~

“Donghae mana?!”

Eunhyuk yg baru saja memasuki ruangan latihan itu langsung bertanya pada dua temannya yg lain yg sudah latihan duluan. Kedua temannya saling bertatapan karena pertanyaan Eunhyuk. Membuat Eunhyuk menoleh pada mereka karena tak mendapat jawaban.

“Dia sudah mengundurkan diri kemarin..” sahut salah satu temannya.

“Oh, benarkah?” tanya Eunhyuk tanpa kaget sedikitpun. “Baguslah, setidaknya aku tak perlu melihat wajahnya menyebalkannya lagi yg membuatku selalu tak fokus latihan. Baguslah kalau dia sudah mengundurkan diri..” tanggapnya santai.

“Bukan Cuma itu!” temannya yg lain menambahkan membuat Eunhyuk mengalihkan perhatian padanya.

“Donghae juga sudah pindah ke Amerika!!”

#EndFlashback

()

Tok Tok Tok!!

“Ya!!”

Soeun yg baru saja selesai merapikan kamarnya segera berjalan mendekati pintu ketika terdengar seseorang mengetuknya. Soeun kemudian beranjak untuk membuka pintu.

“Kau?”

Soeun langsung berseru ketika ia membuka pintu Eunhyuk tampak berdiri didepan pintunya. Eunhyuk menatap datar gadis yg tampak sedikit bingung melihat ia datang.

“Bersiap-siaplah sekarang. Kita berangkat sekolah bersama!” saru Eunhyuk datar padanya. Soeun tersadar.

“Tapi!” serunya pada Eunhyuk yg sudah berbalik dan pergi. Eunhyuk kembali berbalik dan menatapnya. Soeun tak langsung menyahut, agak ragu, lantas ia tampak balas menatap Eunhyuk yg menatapnya seperti minta penjelasan. “Aku tidak dapat menemukan seragamku..” sambung Soeun pelan kemudian. terdengar Eunhyuk menghela nafas mendengarnya.

“Baiklah, nanti siang kau pergi beli semuanya bersama Sulli. Kita berangkat besok!” kata Eunhyuk masih datar lantas kembali berbalik dan meninggalkan tempat itu. Soeun tampak menghembuskan nafas setelahnya.

()

“Soeun eonni mana?” tanya Sulli yg berpapasan dengan Eunhyuk yg ingin turun kelantai satu. Eunhyuk menghentikan langkahnya.

“Nanti siang kau pergi antar dia membeli barang2 yg diperlukan. Dia baru bisa sekolah besok..” Eunhyuk menyahut datar sambil memasukkan tangannya kedalam saku. Sulli tampak berfikir setelahnya.

“Tapi apakah aman? Maksudku, bagaimana dengan orang2 yg mengejarnya?” tanya Sulli kemudian. eunhyuk menatap adiknya, agak kesal.

“Ck, berapa banyak pengawal dirumah ini kenapa terus memintaku? Memang aku pengawal pribadinya. oiya, kau, berhentilah meneror G.Na-ssi, kau benar2 hobi sekali mencampuri urusanku!” seru Eunhyuk terdengar kesal pada Sulli. Eunhyuk lantas meninggalkan Sulli yg cemberut begitu saja.

“Akukan Cuma mau membantumu..” omelnya pelan.

()

“Hai!!”

Eunhyuk mengangkat tangannya ketika melihat Jina memasuki kafe tersebut dan menghampirinya. Jina tersenyum padanya sambil mendekati Eunhyuk yg telah bangkit.

“Lama menunggu?” tanya Jina ketika Eunhyuk sudah meraih pinggangnya dan mencium kedua pipinya berganti.

“Belum..” Eunhyuk menyahut pendek sambil melepas pegangannya pada pinggang Jina. Keduanya lantas duduk dengan posisi berhadapan. Sebelum akhirnya seorang pelayan tampak datang dan mndekati meja mereka. Lantas kembali mengambil pesanan mereka.

“Kenapa wajahmu?” tanya Jina setelah menyadari sesuatu.

“Oh, ini, bukan masalah..” Eunhyuk menyahut santai. Jina tersenyum mendengarnya, ia sepertinya faham dan tak perlu banyak bertanya.

“Bertarung karena apa sekarang? Wanita huh?” tanya Jina sambil tersenyum padanya sedikit menyindir. Eunhyuk langsung mengangkat alis mendengarnya.

“Wae? Kau takut aku bertarung demi wanita lain, huh?” tanya Eunhyuk balik dengan maksud menggoda. Senyuman kecil tergambar diwajah Jina. “Kau terlalu lama berfikir. Padahal aku sudah disini sekarang. Aku kira pertemuan kita cukup istimewa..” kata Eunhyuk padanya. lagi2 Jina tersenyum.

“Wanita yg pintar pasti akan ragu menerimamu. Kau sudah cukup mantap dengan predikat Bad Boy mu..” jawab Jina kemudian.

“Ck, ayolah, itu hanya cerita lama. Maksudku, ya, aku bukanlah laki2 yg baik. Tapi, apa kau pernah melihat perlakukan khususku padamu. kau berbeda..”

“Tapi didepanku kau masih anak2 Eunhyukkie…” kata Jina sambil tersenyum tipis pada Eunhyuk. Eunhyuk ikut tersenyum tipis mendengarnya.

“Baiklah, sepertinya aku harus bersabar kembali..” kata Eunhyuk sambil meraih minumannya. Ia meneguknya, untuk sesaat menghentikannya dan kembali menatap Jina. “Tapi, beberapa bulan lagi aku akan lulus senior. Disaat itu aku bisa mendapat jawabanmu bukan?” tanyanya lagi pada Jina. Jina kembali tersenyum mendengarnya.

“Kita lihat saja nanti..” jawabnya singkat dan misterius. Eunhyuk mendesah mendengarnya.

“Ck, Noona, kau terlalu banyak berfikir!” keluhnya pendek sambil meminum minumannya lagi. Jina kembali hanya menjawab dengan sebuah senyuman dan meminum-minumannya. Begitupun Eunhyuk. Suasana sibuk sendiri sesaat.

“Aku ketoilet sebentar ya..” Tiba Jina bangkit dan bersuara pada Eunhyuk. Eunhyuk menghentikan minumnya sebentar dan mengangguk, sebelum akhirnya minum kembali.

Bruk!!

“Maaf!”

Eunhyuk kembali menghentikan lagi minumnya kali ini ketika tiba2 terjadi tabrakan pada Jina. Tabrakan itu memang hanya pelan dan tak beresiko tapi melihat sang penabrak Eunhyuk langsung menghentikan minumnya. Orang itu Lee Donghae.

“Maaf sekali lagi nona. Apa kau terluka?” tanya Donghae pada Jina.

“Tidak apa2, jangan cemas..” sahut Jina. Sementara Eunhyuk hanya terdiam melihatnya.

“Sekali lagi maaf..” ulang Donghae.

“Tidak apa2, jangan merasa tak enak. Aku saja yg tak melihat jalan..”sahut Jina kemudian yang diangguki Donghae. “Hum, aku permisi dulu..” Jina langsung menyambung yg kembali diangguki Donghae. Jina lantas pergi dari tempat itu, meninggalkan Donghae yg memperhatikan kepergiannya dan Eunhyuk memperhatikan Donghae dari belakang masih dengan tanpa kata.

“Wanita yg cantik bukan?”

Donghae langsung berbalik menghadap Eunhyuk. Eunhyuk langsung menatapnya tak bersahabat.

“Mau apa kau kemari?” tanyanya dingin pada Donghae. Tampak senyuma kecil dari Donghae sebelum ia lebih mendekat pada Eunhyuk dan duduk dihadapannya.

“Bukankah ini tempat umum? Kenapa kau bertanya seperti itu?” tanya Donghae santai. Eunhyuk semakin kesal mendengarnya.

“Ck, aku sangat tahu apa maksudmu sekarang Lee Donghae. Jangan fikir kau bisa membodohiku!” kata Eunhyuk benar2 dingin. Donghae kembali tersenyum tipis mendengarnya.

“Dari kemaren kau sinis sekali padaku, padahal bukankah kita ini teman lama? Bukankah senang denganku dan memperkenalkan kekasihmu tadi padaku sehingga aku tak perlu harus pura2 menabraknya untuk berbicara dengannya..” kata Donghae tenang tapi mengandung sedikit kemarahan tak terbaca didalamnya.

“Tidak usah bertele-tele! Kalau kau berfikir untuk mencari masalah denganku sebaiknya lupakan. Aku tidak mau mengungkit hal lama..” kata Eunhyuk mulai bosan.

“Huh, kau malas mengungkitnya. Padahal banyak hal yg belum selesai dari sana..” kata Donghae tidak lagi sesantai tadi. Donghae kini sama dingin dan sinisnya dengan Eunhyuk.

“Apa yg kau ingin tanyakan padaku? wanita pujaanmu itu? aku tak tahu, aku sudah tak pernah melihatnya lagi selama dua tahun ini..” kata Eunhyuk yg langsung dibalas tajam oleh Donghae. Tadinya Donghae tampak akan marah, tapi secepatnya ia menenangkan dirinya dengan hasil dia kini malah tertawa sinis membalas tatapan tak suka Eunhyuk padanya.

“Baiklah, kau benar sudah saatnya kita melupakannya!” kata Donghae kemudian.

“Lantas buat apa kau tetap disini?” tanya Eunhyuk cepat.

“Memangnya kau tak merindukanku?!” sinis Donghae pada Eunhyuk yg benar2 terlihat tak ingin meladeninya itu. “Setidaknya kenapa kau tak kenalkan Yeojachingumu tadi padaku?” tanya Donghae lagi. senyuman sinis akhirnya keluar dari bibir Eunhyuk.

“Untuk apa? Apa kau berharap ingin merebutnya dariku untuk membalas dendam masa lalu huh?” tanyanya sinis. Senyuman sinis itu dibalas sinis pula oleh Donghae.

“Ck, lihat siapa yg mengungkap masa lalu sekarang. Jangan takut Lee Hyukjae, aku tak akan melakukannya. Dia bukan tipeku, aku tak suka wanita yg lebih tua..” katanya terdengar semakin sinis. “Tapi..” Donghae menambahkan sesuatu yg akhirnya ditahannya sambil menatap Eunhyuk. Eunhyuk kembali menatap tajam padanya.

“Aku sepertinya menyukai gadis yg bersamamu kemaren, Kim Soeun. karena kau sudah bersama wanita tadi, jadi tentu kau tak akan keberatan bukan kalau aku mendekatinya?” kata Donghae  sambil tersenyum smirk. Sentak wajah Eunhyuk berubah setelah kata2 Donghae itu, senyuman sinisnya hilang sementara Donghae malah semakin tersenyum sinis melihat ekspresi Eunhyuk.

“Baiklah, sepertinya kekasihmu akan datang. aku tak mau menganggu kencan kalian berdua. Sebaiknya aku pergi sebelum dia kembali..” kata Donghae setelah beberapa saat sambil bangkit dari tempat duduknya. Sekali lagi ia menatap penuh kemenangan pada Eunhyuk yg kali ini hanya menatapnya tanpa ekspresi yg dapat dibaca jelas. “Titip salam pada kekasihmu ya. Dan titip salam… pada Kim So Eun!” kata Donghae sambil meninggalkan tempat itu setelah sebelumnya memberikan senyuman penuh kemenangannya pada Eunhyuk.

Eunhyuk tak menyahutinya, ia hanya memandang punggung Donghae yg terus menjauh sampai Donghae menghilang. Eunhyuk terdiam, mengalihkan perhatiannya kedepannya. Ada ucapan Donghae yg benar2 mengganjal dihatinya.

[To Be Continued…]

Rate and Comment please^^

38 Comments Add yours

  1. rama1406 mengatakan:

    Mianhe putri baru komentar lg (*mrsa pnting bgt)…kykny fated bkal lama y endingny tp aku suka april fool d bgian ini, unyu2 gmn….^_^, btw putri dh liat drama kim so eun yg judulnya “secret angel” g? bahas dong..plissss

    1. PrincessClouds mengatakan:

      Belum hehe. Tapi karena Drama itu aku jd terinspirasi buat angel2 juga makanya jdilah An Angel. Tapi kalau filmnya aku belum pernah nonton. Mian🙂

  2. Kim Ha Byung mengatakan:

    Waa ada ff baru lgy🙂
    Aku suka,,, aku suka,,, aku suka,,,
    Aku kasian sama sso eonni😦
    Trnyata perkiraan pertama aku itu salah, aku fikir donghae oppa dan eunhyuk oppa itu saudara trnyata bkan toh…
    Wah pertarungan baru di mulai😀
    Aku tunggu kelanjutan’a ya thor…
    Dan ff yg lain aku jga tunggu kelanjutan’a…😀

  3. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    Author….author….
    Please kalau Unyuk sma Sso…
    G.Na jgn sma abang Ikan ya??!!
    Jgn juga kembali ke masa lalu sma Yuri!!! Belum rela saya kalau abang Ikan pnya couple selain Kim So Eun -,-

    Unyuk sama Sso,sama-sama pabo ya??!!ini aja udh akhir April…bisa-bisanya msh ‘April Fools’ -,-
    *Dilirik Evil sma Unyuk-Sso*

    Jd dulu mereka sahabat??gra2 cew smuanya berubah?? O,o
    *memang wanita racun dunia*
    Nggak rela bnget EunHae bertengkar..atw renggang hubungannya!!!!
    Ahhhh~ nggak sabar saya baca part 7nya!!!
    Dan karya kamu yg laennya eonnie^^

    1. PrincessClouds mengatakan:

      Haha, kita liat nanti. FF ini awalnya dibuat awal april poes jd masih ada april foolsnya tp di postnya baru sekarang jd ginilah jadinya hehe. Keep Reading ^^

  4. Anna mengatakan:

    ^ haduuhh2 greget bgt ma karakter eunhyuk dsni emosi,ceplas ceplos,egois ga ada baik2ny,,jd pro ke donghae nieeyy putri gmn donk ?? tp sng part mrka pas slg iseng unyu !! Always dtggu klnjtny gomawo ^

  5. Seli m mengatakan:

    Ahh aku paling suka cerita yg ini ..
    Scene dri awal smpe akhir seru banged ^^
    gimana tuh klw donghae rebut soeun dri eunhyuk ? Kyanya eunhyuk gg rela klw soeun direbut donghae ..
    Tpi qu suka eun klw eunhyuknya cmburu u_u ..
    Next partnya ditnggu yw, dh gg sbar pngen bca lanjutannya mm hehe

  6. makin menarik…makin seruuuu apakah eunhyuk sudah menyukai sso?
    and apakah donghae hanya memanfaatkan sso untuk ajang balas dendamnya?
    waaah ternyata gr gr yoeja yaw mka x seorg sahabt itu mnjadi musuh huuuhft kasian😦
    jadi penasaran dengan cerita slanjutnya😀
    ok chingu scpt x dilanjut and ff yang lain juga yaw😀

  7. riyanisept mengatakan:

    ayo donghae oppa rebut so eun dari eunhyuk…
    kekekeke…
    #haesso shipper kumat# ^^

  8. noni eka s. mengatakan:

    *speechless* wuahaha seru seru😀
    ayo ayo lnjutin lagi ff nya😄 ciyeee eunhyuk udah mulai suka ciyeeeee :p

  9. susi mengatakan:

    waahh ..
    Seru bngt cerita’a penasaran sama hubungan hyuksso..
    Aku pencita couple hyuksso..
    Oppa Eunhyuk disinih peran’a keren . Soeun oniie lucu..
    Akusuka akusuka..
    DAEBAK buat putri ..
    Aku tunggu part selanjutnya..

  10. mayaulidhasso mengatakan:

    pertamanya aku pikir SoEun eonnie emg lagi nyatain cinta, eh ternyata cuma becandaa..
    tapi, itu katanya udh mulai suka lagii yaa .. ehm .. ehm .. cie,, cie ,,
    Hyukppa jg udh mulai sukaa tuhh,😉
    itu Haeppa beneran suka atau gak yahh ??
    ayoo .. Hyukkpa kalo beneran suka ama Soeun eonnie jgn biarin direbut Haeppa (??) hehehe🙂
    hmm,, yudah author, dipost soon yaa, ff yg lain jg🙂
    gomawo ^^

  11. haekyusso mengatakan:

    Waaahhh s’monkey jeales nich sama ikan mokpo………
    Seru…seru…lanjut…lanjutttt ffnya!!!!
    Be my girl kpn d post nich🙂

  12. SHANE mengatakan:

    wahhh,si sso teryata bs jga ngejahilin si enhyuk……..lanjut thor….buat author reader nunggu banget klanjtn ff be my girl + an angel nya……cpt d update y..he…he….

  13. dyyyy mengatakan:

    sso pengen jd ma donghae…

  14. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Seru..seru..
    Td dkirain srius kalo sso ungkapin cinta k unyuk trnyata cuman brcnda..
    Wah..
    Itu unyuk dlu shbtan ya ama hae n jd musuhan gr2 cwek..
    N skrg psti mncul lg deh prang dngin n skrg alasanx krn ngerbutin sso..
    Seru nih..ada cinta sgitiga antara hae sso n hyukjae..
    Cpt dlnjutin thor,pnrsn apa yg akn dlakukan hae utk ngerebut sso dr hyukjae..
    Dtng9u jg loh ff be my girlx..keep fighting buat author

  15. Dear dHiyah mengatakan:

    g ada yg ngrebutin aku nich ?? >< *gubraakkk!! capa Lo !!!*
    hohoho
    APRIL FOOLS yg keren ^^

  16. ANDRI SUSILOWATI mengatakan:

    waaaaaa….keren bgttttt thorrrr.
    hyuksso couple. haha
    thorrrr jangan biarkan hae sm g.na ataupun sama yuri. udah haeppa biarkan sendiri saja. saya gak rela *brakkkkk, suka suka authorlahhh
    lanjut ff yang lain thor, dipost secepatnya.
    setia menunggu. hehe

  17. jisoria mengatakan:

    eonnie mian ya baru comment ,
    Jeongmal mianhaeyo

    Oh, ternyata monyet ama ikan teri itu dulunya bersahabat hanya gara-gara yeoja jadi bermusuhan, tapi eunhyuk juga si yg salah menurutku
    Oh, iya eonnie jangan buat soeun jadi alat buat balas dendamnya donghae ya, buat donghae jatuh cinta beneran aja sama soeun .
    Dan banyakin adegan haesso yang ngebuat eunhyuknya cemburu gitu ..

    . Next part aku tunggu loh eonnie putri
    Fighting

  18. lee ta mie mengatakan:

    anyong~
    Keren banget, (y)
    aku deg degan bacanya, gak sabar nunggu part berikutnya, pasti part berikutnya seruuu banget, jadi buat lanjutannya jangan lama-lama ya thor😉
    tapi part kali ini kurang panjaaang😦 tapi tetep, feelnya dapet, banget😀
    Hwaiting author🙂

  19. geill mengatakan:

    makin seru…..ceritanya makin seru aja nih……
    bagaimana ya kisah mereka selanjutnya???
    yg pasti bakal makin seru lg nih, jd di tunggu ya next part-nya, klu bs jgn lama2 dah penasaran abis nih ama lanjutan ff yg satu ini…..hehehehehe….
    semangat terus buat author………

  20. deshiewookie mengatakan:

    Awalnya saya kira Sso beneran ngungkapin perasaannya. . .ternyata eh ternyata saya juga ketipu. . .April Fools. .
    Itu si Hae beneran suka ato cuma mw bles dendam ma Hyuk?
    next part —> saya tunggu lanjutannya ^^ authornya yang semangat ya^^
    saya doakan biar dapet ide2 yang bagus cling cling cling hahaha >,<

  21. Irnawatyalwi mengatakan:

    Kra2 part slanjtx gmana y?? Kok smpai part in baik enyhuk n so eun blum menampakkan rasa suka x? Uda ada si cman dkt bnget n mrka blum ngaku mlah muncul si donghae yg suka ma so, sprtix ff in akn jd slh 1 ff d wp in yg akn pnjng part,jd cpt kmi hraf part slnjtx cpt d post. Smangat tor

  22. yeojaniel mengatakan:

    huaaa hahaha lucu + menegangkan😄
    next part ditunggu loh

  23. niniet mengatakan:

    iiih gemes ama Eunhyuk….. april fools yng bener2 fool…. lanjut dong author….

  24. Dina_zoey mengatakan:

    aissh aq pikir sso bnran nyatain perasaanx ternyata bwt ngerjain doank tapi kykx mank bnr mw nyatain gara2 eunhyukx kyk gtu makax dibuat ngerjain ja….

    kykx eunhyuk mulai suka nech ma sso tapi blm sadar sama perasaanx n ada cinta segitiga…
    ayo lanjut ya, fighting

  25. Minmin mengatakan:

    Suka^^ pas bagian sso dikerjain eunhyuk, , ,
    ya jangan biarkan donghae rebut sso, , ,

  26. fauziyah mengatakan:

    ahh seru next part jangan lama lama ya onnie gomawo ^^

  27. Rain mengatakan:

    lanjutin!!!!!!! aduuuuh! Author keren bangeeeedh!!!!!

  28. heldajungsoo mengatakan:

    waduh. . sbenar.a eunhyuk myukai jina atw soeun sh. makin seru neh.

  29. ticha_Sso mengatakan:

    wAh_hyukpA mulAi skA_h0reee😀
    hmm_jD inti mslh hAepA ma hyukpA grA” WAniTa_ck
    skr9_mulAi l9_
    penAsarAn_lAnjuuut😀

  30. BL mengatakan:

    Hi! New readers disini! Maaf ga sempet komen di chap fated yg dr 1. ternyata udah sampai ke yang 6. Dalam sehari langsung aja baca deh dari 1 – 6 ini. Hihi ceritanya bagussss! Good job author! =D please update segeraaaaa. Sangat penasaran! Dan kapan author bakal update ff yg black & white? Hihi

  31. anastasia erna mengatakan:

    tuh kan…eunhyuk mulai suka ma so eun…
    dong hae…bisa jadi ancaman nich…
    so eun mo sekolah lg..gimana jadi klo uee..bikin masalah lg..
    ribet deh..
    tapi keren outhor…

  32. tanti no kawai mengatakan:

    Owwww…… Ĵåϑΐ dendam masalalu….
    Hemmmm……. Wahhh…. Kira2 sapa Ϋά̲̣̥ηġ akan ð pilih Sso eunni yah?????
    Lanjuttttt……

  33. senrumi mengatakan:

    Wah mulai perang ya ser ni

  34. kim Ra rA mengatakan:

    April Fools nya sso. cuma bentuk pelariannya saja yacch…
    dan sepertinya tanpa eunhyuk sadari Sso eun mulai menarik perhatiannya
    huaaaaa cinta segitiga ….. seru kayanya nich…

  35. bubu mengatakan:

    lanjut thorr

  36. Rani Annisarura mengatakan:

    kesel banget sama eunhyuk,,, kayaknya dia hanya memanfaatkan aja buat ngalahin donghae,,, tapi kalau donghae kalah dia sama G.na….

    Terserahlah mereka sama siapa nanti endingnya yang penting happy ending aja ya😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s