~ [Request/Twoshoot] Nothing Over Chap1~


Tittle:  Nothing Over

Author: PrincessClouds aka Putri Andina

Genre: Romance, Friendship, Hurt,

Lenght: Twoshoot

Request by: Yova

Inspiration from: Nothing Over by. Infinite

Cast: Kim So Eun, Lee Donghae, Kim Taeyeon, Sandara Park, Yoon Eun Hye,

Summary: Tidak ada yg berakhir bagiku untuk mengingat setiap urutan yg pernah kita lalui. Tidak! kau sama sekali belum menemukan laki-laki yang lain. Ini belum berakhir, tidak akan berakhir. Aku tidak akan pernah melepasmu pergi (Infinite – Nothing Over)

Notice: Alur maju mundur dan sedikit tidak beraturan!!

“SOEUN!!”

Seruan seorang Yeoja dari belakangnya membuat Yeoja didepannya menghentikan langkahnya. Yeoja yg dipanggil berbalik, menatap seseorang yg memanggilnya.

“Ya..” sahut Yeoja bernama Soeun itu dengan wajah yg sedikit serius. Ia terlihat lelah.

“Kita belum selesai membicarakan ini..” jelas Yeoja yg satunya, Yeoja itu bernama Park Sandara. Yeoja bernama Soeun itu tak menyahut, ia tampak menghela nafas berat karenanya. Ia melirik lagi beberapa kertas yg digenggam Dara.

“Apa tidak bisa dialihkan ke yang lain saja?” Tanya Soeun setelah melirik kertas2 itu beberapa saat. Dara tampak menatap bingung.

“Ya, Waeyo? Justru aku fikir ini tawaran terbaik yg kita terima. Lihat, untuk pertama kalinya actor sekelas Lee Donghae bekerjasama denganmu, aku fikir tidak ada lagi kesempatan yg lebih baik daripada ini. Kau tahu sendiri bukan? Dia bintang paling bersinar saat ini..” jelas Dara sambil mengangkat kertasnya memperlihatkan foto Lee Donghae pada Soeun.

Soeun menghela nafas lagi, menatap foto yg diperlihatkan padanya itu sejenak. Sebelum akhirnya kembali mengalihkan perhatiannya pada Dara. Dara balas menatapnya.

“Ayolah Soeun, aku tak mengerti kau seperti ini karena kau tidak suka Lee Donghae atau apa. Tapi kita harus tetap professional bukan? Kita sudah ditunjuk untuk ini. Aku harap kau mau melakukannya..” bujuk Dara kembali.

Soeun tak menyahut, ia menghela nafas, lantas setelah beberapa saat ia balas menatap Dara.

“Baiklah, aku lakukan..” sahutnya setelah beberapa saat.

()

Namja itu duduk santai diatas sofa yg tengah didudukinya. Matanya tampak sibuk memperhatikan layar I-Phone yg tengah dipermainkannya. Hingga ketika terdengar suara pintu terbuka, Namja itu menghentikan kegiatannya dan memperhatikan seseorang yg mulai berjalan mendekatinya.

“Ini, pelajarilah..” kata lak2 yg baru datang sambil menyerahkan beberapa kertas pada Namja tersebut. Namja yg populer dengan nama Lee Donghae tersebut kemudian menerimanya. “Itu adalah hal yg perlu kau pelajari sebelum menjalani acara fashion show pada hari H nanti..” jelas laki2 yg merupakan Mangernya tersebut. Donghae tampak melihat-lihat isinya.

“Tanggal 4? Berarti tinggal beberapa hari lagi?” tanggap Donghae sambil terus memperhatikan kertas2 tersebut.

“Begitulah, hanya tinggal beberapa hari lagi..” Managernya memperjelas.

“Kim So Eun?” tanpa sadar Donghae mengeluarkan suara ketika ia mengeja sesuatu yg tertera tepat dibawah namanya. Managernya mengangkat wajah dan langsung ikut memperhatikan apa yg ditanyakan Donghae.

“Owh, aku juga belum tahu dia. Tapi kalau tidak salah dia adalah seorang Rocky Model yg baru memulai karier beberapa bulan yg lalu. Aku dengar ia berkembang cukup pesat, hingga ia sudah menjadi Brand Ambassador untuk beberapa produk sejauh ini..” jelas Managernya pada Donghae.

Donghae tak menyahut, ia hanya terus memperhatikan nama itu. Nama itu mengingatkannya pada seseorang.

()

Donghae berjalan keluar dari lokasi syutingnya menuju mobilnya yg terparkir tak jauh darisana. Beberapa fansnya yg mengenalnya tampak sedikit bising ketika Donghae menampakkan dirinya. Mereka memanggil namanya ataupun sekedar mengambil beberapa gambarnya. Namun Donghae tidak terlalu memperdulikan hal yg terus setiap hari ia hadapi itu. Donghae memilih tetap berjalan menuju mobilnya.

Zzzzt.

Baru saja Donghae menutup pintu mobilnya, tiba2 ponselnya berbunyi. Donghae meraih ponselnya dan mengangkat panggilan tersebut.

“Ya..” sahutnya sambil menggerakkan lehernya kekiri dan kekanan akibat rasa lelah. Namun ia tetap mendengarkan kata2 lawan bicaranya. “Aku baru saja selesai syuting dan berniat pulang..”

“Huh? Hari ini juga?” wajahnya berubah serius setelah beberapa saat. “Aish, mendadak sekali. Aku benar2 lelah..” ujarnya sedikit mengeluh.

“Aku sama sekali tidak tahu kalau aku harus menghadiri tempat itu hari ini..” katanya lagi masih dengan wajah serius. Ia benar2 terlihat lelah. “Hanya fiting baju?” tanyanya lagi sambil membasahi bibirnya dengan lidah. Tampak hembusan nafas yg panjang setelah ia mendengar sahutan dari lawan bicaranya.

“Ya baiklah.. ck, tapi aku tak tahu alamatnya..” sahutnya sedikit mengeluh. Ia mendengarkan penjelasan untuk beberapa saat. “Oh, didekat sana? baiklah aku tahu. Siapa yg harus aku temui?” tanyanya lagi. Ia menganggukkan kepala mendengar penjelasan kembali.

“Baiklah, aku faham..”

Selang setelah ucapan itu ia tampak mulai menjauhkan ponselnya dari telinganya dan meletakkannya di jok sebelah kanannya. Donghae kemudian mulai menghidupkan mesin mobilnya dan mulai meninggalkan tempat itu.

()

Gadis berambut panjang itu tampak keluar dari mobilnya sambil menyeka rambut panjangnya yg sedikit menutupi wajahnya yg juga tertutupi oleh kacamata hitam. Kemudian gadis yg memakai mini dress cream hingga lima centimeter diatas lutut itu tampak berjalan memasuki sebuah gedung.

“Kim Soeun-ssi!”

Gadis itu tersenyum ketika salah satu staf mengenalinya. Ia mendekati orang tersebut.

“Aku datang mencari Yoon Eun Hye-ssi…” jelas Soeun pada staf tersebut. Staf tersebut mengangguk dan tersenyum.

“Silahkan lewat sini. Yoon Eunhye-ssi sudah menunggu anda sejak tadi..” katanya sambil menunjukkan jalan pada Soeun. Ia berjalan didepan Soeun dan Soeun mengikutinya.

()

“Saya senang anda mau bekerjasama dengan kami. Tuan Lee Donghae..”

Donghae tersenyum mendengar ucapan wanita yg baru ia kenal beberapa menit yg lalu. Wanita ini bernama Yoon Eun Hye, ia adalah perancang ternama yg telah menunjuknya sebagai model untuk Fashion Show pakaian yg akan dilaksanakannya dalam waktu dekat.

“Saya juga senang bekerjasama dengan anda. Ini adalah hal yg pertama bagi saya, saya mengharap pengalaman yg menyenangkan dari kerjasama ini..” sahut Donghae sambil tersenyum.

“Anyeong haseyo..”

Suara dari seseorang menginterupsi pembicaraan mereka. Keduanya menoleh kearah pintu melihat dua orang yg baru saja memasuki ruangan tersebut. Wajah Donghae yg awalnya biasa saja langsung berubah melihat seseorang yg berdiri dibelakang seseorang berpakaian staf yg baru saja datang. Gadis itu..

“Kim Soeun-ssi, anda sudah datang?”

Kontak mata singkat keduanya terhenti ketika Yoon Eun Hye berseru dan mendekati Soeun. Keduanya sama menghembuskan nafas dan Soeun berpaling memberikan senyuman untuk seseorang yg mendekatinya. Sementara Donghae masih terus memperhatikan gadis berkulit putih yg saat ini memakai kacamata hitam itu. Sekilas saat, gadis itu membuka kacamatanya sebuah keyakinan datang pada Donghae. Keyakinan kalau dia mengenal gadis ini, bahkan sangat mengenalnya.

()

#Flashback

Tiga orang anak berpakaian seragam tampak berkumpul disebuah meja dengan posisi melingkar. Mereka terdiri dari dua orang Yeoja dan seorang Namja. Ketiganya tampak serius sambil membaca buku dihadapan mereka masing2.

“Aku menyerah! Aku sudah tidak tahu. Sudah aku bilang bukan? Aku benci matematika!!”

Seorang Yeoja berseru kesal sambil mengangkat kepalanya yg membuat dua temannya ikut mengangkat wajah.

“Tapi bukankah kita harus menyelesaikan ini?” Namja yg memakai papan nama Lee Donghae bertanya padanya. Temannya yg lain mengangguk.

“Ya Soeun, kita harus menyelesaikannya dan menyerahkannya pada Seonsaengnim besok pagi..” temannya yg memakai papan nama Kim Taeyeon ikut berbicara.

“Tapi aku tidak bisa. Dipaksa seperti apa juga hasilnya akan sama. Aku tidak akan dapat melakukannya..” sahut temannya beralasan.

“Itu karena kau tidak mau mencoba. Kau cepat menyerah dalam hal ini, kau payah..” ledek Donghae sambil tersenyum mengejek yg membuat Soeun bertambah kesal.

“Berhentilah mengejekku seperti itu! Memangnya kau bisa? Lihat, bukumu juga masih kosong. Kau bisanya Cuma bisa bicara?!” kesalnya pada Donghae.

“Orang payah selalu saja mencari alasan. Mereka cenderung tak mengakui kelemahan mereka..” kata Donghae tetap mengejek Yeoja didepannya.

“YAH DONGHAE!!” seru Soeun kesal yg membuat Donghae malah semakin tertawa. Taeyeon yg memperhatikan mereka hanya bisa ikut tersenyum mendengar keduanya.

“Sudahlah, bertengkar juga tak ada gunanya. Kalau diteruskan, kita tidak akan bisa menyelesaikan ini dan besok kita dihukum. Kalian mau begitu?” kata Taeyeon ikut berbicara menyadari udara sudah bertambah panas semenjak Soeun terus memperlihatkan wajah kesalnya pada Donghae yg terus menganggunya.

Keduanya menghentikan kegiatan mereka setelah kata2 dari Taeyeon. Walaupun Soeun tidak sepenuhnya berhenti, ia tampak kembali mempelajari bukunya masih dengan wajah kesalnya. Menyadari hal itu Donghae mengangkat wajahnya, melirik kembali seseorang yg duduk disamping kanannya. Ia tampak tersenyum kecil melihat wajah Soeun yg masih tampak kesal. Perlahan ia menggerakkan tangannya, menyentuh lembut pucuk kepala Soeun.

“Kau benar2 terlihat jelek ketika cemberut seperti itu..” kata Donghae pelan sambil mengusap rambut Soeun dengan sayangnya. Soeun tampak berdecak, tampak keberatan dengan sentuhan Donghae dan berusaha menggerakkan kepalanya untuk menghindari tangan Donghae. Walau Donghae terus melakukannya.

“Ya! Jauhkan tanganmu..” pinta Soeun masih dengan wajah kesal dan cemberutnya. Donghae tersenyum, ia mulai menjauhkan tangannya dari kepala Soeun. Soeun kembali mengalihkan perhatian padanya. “Kau hobi sekali menyentuh kepalaku..” protesnya pada Donghae. Donghae tersenyum mendengarnya.

“Biar saja..” kata Donghae sambil kembali melirik bukunya. Soeun berdecak karena jawaban tak memuaskan Donghae. Ia kemudian mulai melirik bukunya juga.

Sementara itu, tanpa keduanya sadari ketika mereka mulai memusatkan fikiran mereka untuk membca buku. Seseorang yg lainnya yg daritadi tampak memfokuskan diri tampak mengangkat wajahnya. Ia memperhatikan diam2 dua orang dihadapannya.

~

“Taeyeon!!”

Soeun membuka pintu toilet perempuan disekolah mereka dengan sedikit kasar  sambil memasukinya. Didalamnya, ia lihat seseorang yg dicarinya sedikit tersentak karena suara pintu yg terbanting. Ia tampak sibuk berkumur didepan westafel toilet. Soeun mendekatinya.

“Taeyeon kau tak apa? Kau ke toilet lama sekali. Karena aku khawatir aku mencarimu kemari..” kata Soeun sambil mendekati Taeyeon yg masih sibuk membasuh  mulutnya. Ia tampak memejamkan matanya, tampak menahan rasa sakit. Soeun semakin memperhatikannya. “Hey! Kau kenapa? Kau terlihat tidak sehat..” kata Soeun setelahnya.

“Hhum, tidak apa2..” sahut Taeyeon masih sibuk membasuh daerah hidung dan mulutnya. Soeun mengerutkan alisnya, ia memperhatikan Taeyeon lebih intens.

“Tapi kau terlihat pucat..” kata Soeun lagi.

Taeyeon menghentikan kegiatannya, ia mengangkat wajahnya balas menatap Soeun. Ia lantas tersenyum setelah beberapa saat.

“Aku tidak apa2..” sahutnya pada Soeun.

“Benarkah?” Tanya Soeun tidak yakin. Taeyeon mengangguk. “Tapi kau pucat..” katanya ragu.

“Sudahlah, jangan cemas, aku baik2 saja. Ayo, kita kembali kekelas!!” kata Taeyeon dengan cepat menarik Soeun sebelum ia berfikir lebih jauh. Soeun akhirnya hanya menuruti saja.

#EndFlashback

()

“Soeun-ssi, silahkan coba gaun yg ini..” ucapan Yoon Eun Hye benar2 mengagetkan Soeun yg sibuk mengelilingi tempat itu sambil melihat-lihat gaun yg berada disana. Soeun mendekat dan menerima gaun yg diulurkan padanya.

“Aku akan mencobanya..” sahut Soeun sambil tersenyum. Soeun lantas berjalan mengikuti para bawahan Yoon Eun Hye yg menunjukkan kamar fiting padanya. Sementara tanpa ia sadari seseorang terus memperhatikannya sejak tadi.

“Donghae-ssi!”

Donghae mengalihkan perhatiannya pada perancang tersebut ketika ia memanggil namanya. Yoon Eun Hye tampak tersenyum sambil menunjukkan sebuah Tuxedo.

“Silahkan mencoba terlebih dahulu..” katanya sambil mengulurkan tuxedo itu pada donghae. Donghae menerimanya, lalu ia berjalan menuju kamar fiting yg terletak disamping milik Soeun.

()

Donghae yg baru saja hendak melepas kancing kemejanya menghentikan gerakannya begitu saja. Entah kenapa sesuatu dari tadi benar2 menganggunya. Donghae terdiam, ia mmperhatikan dinding yg membatasi dirinya dengan ruangan dimana ada Soeun. Sulit dipercaya, mereka kembali bertemu?

#FlashBack

Soeun mengelilingi tempat itu sambil memperhatikan benda2 yg berada disekitarnya. Ia tampak cukup tertarik dengan tempat itu. Sementara Donghae yg tampak sibuk dibelakangnya hanya memperhatikan kegiatannya itu sebentar. Sebelum akhirnya kembali sibuk dengan kamera ditangannya.

“Ini apa?” Tanya Soeun sambil menyentuh sebuah benda. Ia berbalik, menghadap Donghae yg masih sibuk dimejanya. Donghae menghentikan kegiatannya dan mengangkat kepalanya kearah Soeun.

“Itu teropong bintang..” sahut Donghae pendek.

“Teropong bintang? Apa gunanya ini?” Tanya Soeun sambil merundukkan kepalanya. Mengintip ditempat lensa utamanya.

Donghae terdiam sesaat memperhatikan kegiatan Soeun, lantas setelah beberapa saat ia bangkit dan mendekati Soeun.

“Mari aku tunjukan cara kerjanya..” kata Donghae sambil menyentuh benda tersebut.

~

“Kya, Donghae! Lihat, bintang itu indah sekali. Apa namanya?” seru Soeun untuk kesekian kalinya setelah ia memperhatikan deretan angkasa melalui teropong bintang milik Donghae. Donghae tampak bergeser untuk melihat bintang yg dimaksud Soeun.

“Owh, itu namanya Sirius. Itu adalah bintang yg paling terang diangkasa..” jelas Donghae setelah melihat bintang yg dimaksud Soeun.

“Wwah!!” kata Soeun takjub sambil tersenyum pada Donghae. “Bagaimana kau bisa tahu? Sementara ada ribuan yg bertebaran diangkasa..” tambah Soeun.

“Aku tentu tidak menghapal semuanya. Aku hanya tahu sebagian yg paling terang serta paling dekat dengan bumi..” jelas Donghae.

“Benarkah?” Tanya Soeun masih asyik memperhatikan bintang2 tersebut. “Mana bintang yg paling kau suka?” Tanya Soeun kemudian. Donghae tersenyum mendengarnya.

“Tentu saja Sirius, karena aku adalah bintang yg paling terang yg pernah ada..” katanya membanggakan dirinya.

“Hum, baiklah, kalau begitu aku yg itu saja. Ia tak kalah indah dari Sirius..” kata Soeun sambil masih asyik memperhatikan bintang melalui teropong. Donghae kembali bergeser untuk melihat pilihan Soeun. Donghae tampak tersenyum setelah mendapatkan objek yg dimaksud Soeun.

“Kau pintar memilih. Itu adalah Canopus bintang yg paling terang kedua setelah Sirius..” jelas Donghae kemudian. “Sebenarnya bintang2 ini bisa lebih indah dari ini kalau saja kita memperhatikannya tepat waktu..” kata Donghae sambil mengangkat wajah dan menatap Soeun disampingnya. Soeun menatap bingung.

“Memperhatikan tepat pada waktunya?”

“Ya, seperti Sirius ia akan terlihat lebih baik ketika tepat awal tahun tepat pada tengah malam ketika ia mencapai meridiannya. Begitupun Canopus, saat terbaik kita melihatnya ketika ia mencapai meridiannya kira2 beberapa hari terakhir di bulan Desember..” jelas Donghae.

“Waah, sudah begitu lama semua. Perlu waktu berbulan-bulan kita dapat memperhatikannya..” keluh Soeun sedikit kecewa setelah penjelasan Donghae.

“Kalau kau mau ada satu bintang lainnya yg waktu terbaik bersinarnya dalam waktu yg dekat ini..” jelas Donghae kemudian.

“Benarkah? Yang mana?” Tanya Soeun penasaran. Donghae tersenyum, ia kemudian memutar teropongnya menemukan titik yg ia inginkan.

“Ini..” kata Donghae setelah beberapa saat. Donghae mengangkat wajahnya, membiarkan Soeun melihat sendiri bintang yg baru akan ditunjukkannya. Soeun cepat2 merundukkan kepalanya. “Nama bintang itu adalah Arcturus. Dia adalah siterang ketiga setelah Sirius dan Canopus. Pada pertengahan april nanti ia akan mencapai masa terang terbaiknya, kira2 tengah malam ketika ia mencapai titik meridiannya..” jelas Donghae pada Soeun yg masih sibuk dengan teropong.

“Wwah, dia juga begitu indah. Ia memiliki warna merah rubi yg menarik..” kata Soeun takjub setelah melihat benda angkasa itu. Soeun mengangkat kepalanya, menatap Donghae setelah beberapa lama. “Aku ingin melihat bintang ini mencapai masa terbaiknya. Donghae, kapan kira2 ia akan mencapai masa itu?” Tanya Soeun bersemangat. Donghae tak langsung menyahut, ia tampak sedikit berfikir.

“Heum, kalau tidak salah kira2 ditanggal 13 nanti..” jelas Donghae kemudian.

“Benarkah? Donghae, aku ingin melihatnya. Apa kau mau menemaniku melihatnya tepat ditanggal itu?” Tanya Soeun bersemangat pada Donghae. Donghae tersenyum, ia lantas mengangguk. Soeun tampak senang karenanya. “Gomawo, aku senang sekali. Aku tak sabar menunggunya..” kata Soeun senang setelah ucapan Donghae. Donghae lagi2 hanya tersenyum dan mengangguk.

#EndFlashback

()

“Soeun-ssi, anda sudah selesai. Apa terjadi masalah?”

Soeun mendesah mendengar ucapan dari staf diluar sana. Hari ini fikirannnya benar2 tidak focus, hingga rasanya ia tidak bisa melakukan apapun dengan baik. Dari dulu, pertemuan dengan Donghae selalu ia hindari karena ia tahu ia benar2 telah membuat kesalahan yg besar pada Donghae.

“Soeun-ssi..”

“Ya, aku akan segera keluar..” tanggap Soeun setelah beberapa saat. Dengan menghela nafas lebih, Soeun kemudian membuka pintu dan perlahan keluar dari ruangan itu. Ia menemukan tatapan semua orang menatap padanya yg kali ini sudah terbalut dengan pakaian layaknya seorang pengantin. Tapi pandangannya cepat berpaling menuju arah lain, dimana seseorang yg lain juga tampak memandangnya. Memandang dengan pandangan berbeda dari lainnya membuat Soeun cepat menundukkan kepalanya. Tatapan itu tak bisa membuatnya bertahan lebih lama.

“Wwah, benar2 sempurna. Tepat seperti ketika aku membayangkannya..” Nona Eunhye kembali membuat Soeun mengangkat kepalanya. Ia menatap pada wanita yg lebih tua darinya itu sambil tersenyum. Walau Soeun tahu, Donghae terus memperhatikannya.

“Gaun ini terlihat begitu baik untukmu. Ini adalah busana yg akan kau kenakan pada sesi terakhir..” kata Nona Eunhye sambil terus tersenyum.

“Donghae-ssi juga menggunakannya dengan sangat baik..” Asisten Nona Eunhye juga ikut berkomentar yg membuat semua orang berpaling pada Namja itu. Donghae tampak hanya tersenyum kecil atas pujian yg diterimanya.

“Mereka terlihat seperti sepasang..” kata staf yg lainnya membuat Soeun dan Donghae benar2 kaget.

“Ya, mereka seperti sepasang kekasih yg memang fiting untuk hari pernikahan mereka..” tanggap nona Eunhye.

Donghae mengalihkan perhatiannya pada Soeun yg tampak menundukkan kepala. Semua orang tampak tengah mengamati keduanya dengan sedikit heboh tapi kemuraman melanda keduanya. Donghae lebih bingung lagi, ia tak mengerti, kenapa Soeun bersikap padanya seperti ini. Apakah ia berbuat salah sebelumnya? Ia benar2 tidak dapat membaca apapun dari diri Yeoja yg sudah empat tahun tidak ia lihat itu.

“Tapi keduanya terlihat canggung..”

Ucapan Asisten nona Eunhye membuat Soeun mengangkat kepalanya dan tentu saja bertemu dengan mata Donghae yg terus berusaha mencari apa yg ingin ia temukan dari sikap berbeda Soeun. Soeun mengalihkan perhatiannya.

“Keduanya hanya karena baru bertemu saja oleh sebab itu mereka bersikap canggung begini apalagi daritadi kita terus menggoda mereka. Baiklah, untuk pendekatan dan awal kerja sama mereka bagaimana kalau kita mengambil beberapa gambar mereka dengan pakaian ini. Agar mereka tidak gugup ketika acara pergelaran nanti..” kata nona Eunhye menawarkan.

“Setuju!” seru beberapa orang yg ada disana. Nona Eunhye tampak tersenyum, ia menghampiri Soeun.

“Ayo Soeun-ssi..” ajaknya sambil membantu Soeun bergerak. Lantas membawanya kearah Donghae. Soeun akhirnya hanya menurutinya saja.

()

Donghae keluar dari ruangan itu dengan tergesa-gesa. Ia berusaha mencari sesuatu. Lantas ketika melihat Soeun memasuki sebuah lift, sebelum lift tertutup Donghae langsung ikut memasukinya yg sukses membuat Soeun kaget. Donghae dengan cepat menutup kembali pintu lift.

“Kau tak merasa harus menjelaskan sesuatu padaku?” Tanya Donghae cepat sambil mengeluarkan apa yg ditahannya dari tadi.

“M-Menjelaskan apa?”

“Menjelaskan apa saja. Apa saja yg seharusnya aku terima dari dulu!” kata Donghae sedikit sulit mengendalikan dirinya. Sudah empat tahun lamanya kata2 ini tertahan, rasanya ia tak bisa mengeluarkan ini lebih pelan.

Soeun terdiam, menghela nafas, pandangannya masih belum juga menatap Donghae. Menatap Donghae yg benar2 menunggu kata apapun dari dirinya.

“Kenapa kau pergi tiba2? Kenapa kau saat itu meninggalkanku tiba2? Kenapa kau baru menampakkan diri sekarang?” Donghae kembali mengajukan pertanyaan yg bertubi-tubi.

“Aku..”

Soeun menghentikan kata2nya tiba, sungguh ia bingung akan menjelaskan apa pada Donghae. Ia benar2 tidak tahu akan menjelaskan apa padanya. Sudah empat tahun ia berusaha mempersiapkan diri kalau saja hari ini akan datang, tapi nyatanya ia tak pernah siap dan pada nyatanya ketika hari ini datang ia tetap tidak tahu akan menjelaskan apa.

“Kim So eun!” Donghae kembali memanggilnya. Mungkin bosan karena Soeun belum juga memberikan jawaban apapun mengenai rasa penasarannya.

Klik!!

Suara lift terdengar pertanda mereka telah sampai kelantai dasar. Soeun dengan cepat mengalihkan perhatiannya pada Donghae yg terus menatapnya dengan pandangan penuh tanda Tanya padanya.

“Aku duluan!!”

Donghae benar2 kaget atas ucapan yg keluar dari mulut Soeun itu. Ini bukan jawaban yg ia mau, hingga ketika Soeun benar2 akan keluar Donghae mencegatnya dengan menyambar tangannya.

“Tapi bagaimana dengan pertanyaanku?!” Tanya Donghae mulai terpancing dan kesal. Soeun tak menyahut, masih berusaha melepas pegangan Donghae. Pintu lift sebentar lagi benar2 terbuka.

“Jangan merugikan dirimu dengan melakukan ini. Ada banyak orang diluar!” kata Soeun sambil melepaskan tangan dan kali ini berhasil. Berhasil karena pintu lift yg benar2 terbuka, memaksa Donghae melepaskan tangan Soeun.

Soeun orang pertama yg menembus keramaian disana dan keluar duluan. Meninggalkan Donghae yg benar2 bertambah bingung dengan sikap Soeun padanya. Ia hanya melihat dari tempatnya berdiri ketika Gadis itu menjauh dan benar2 meninggalkannya.

()

#FlashBack

Tangan Soeun benar2 bergetar ketika ia membaca sebuah kertas yg tercecer dari buku Taeyeon begitu saja. Ia benar2 tak percaya dengan apa yg dibacanya, sementara Taeyeon hanya menatapnya bingung tak tahu akan menjelaskan apa pada Soeun.

“Soeun-“

“Kanker darah?” Soeun memotong cepat sambil menatap Taeyeon. Air mata dua gadis itu turun bersama tanpa tertahan.

“Soeun..”

“Bagaimana kau sakit segini parah tapi kau tak memberitahuku? Kenapa kau merahasiakan ini dariku?” Tanya Soeun pada Taeyeon. Taeyeon tak menyahut, ia menatap pada Soeun sambil terus menangis.

“Aku tidak sanggup mengatakannya. Aku juga takut Soeun. Aku tak mau kau terbebani, sementara kita akan menghadapi ujian akhir..”

“Tapi ini sama sekali tidak benar!!” seru Soeun benar2 sedih. “Kita bersahabat, kenapa kau tak member tahu ini padaku?!”

Taeyeon tak menyahut, ia masih juga menangis sambil menundukkan kepalanya. Ia tak menyahuti Soeun, ia hanya terus menangis. Hingga tiba2 tangisnya pecah membuat Soeun juga tak tahan. Keduanya akhirnya berpelukan.

“Aku benar2 ketakutan. Aku takut aku mati..” ujar Taeyeon benar2 sedih. Soeun berusaha mendekap sahabatnya lebih erat.

“Tidak! Kau pasti sembuh. Aku akan menemanimu..” balas Soeun juga menangis.

~

“Huh, langitnya mendung Soeun. Kita tidak akan bisa melihat Arcturus..” keluh Donghae sambil terus memutar teropong bintangnya berharap menemukan apa yg sudah mereka nantikan selama dua minggu ini.

Soeun tak menyahut, ia hanya menunduk, wajahnya benar2 terlihat sedih. Masalah Taeyeon benar2 menganggunya.

Sadar tak dihiraukan, Donghae mengangkat wajahnya. Menatap pada sosok disampingnya yg tiba2 diam.

“Soeun?”

Soeun segera mengalihkan perhatiannya ketika Donghae memanggilnya. Ia balas menatap Donghae yg menatapnya sedikit heran.

“Kau kenapa? Kau punya masalah?” Tanya Donghae cemas.

“Soeun aku mohon, jangan beritahu siapapun mengenai ini. Aku tidak ingin orang2 menganggapku kasihan..”

Soeun menggeleng lesu ketika ucapan Taeyeon kembali terngiang ditelinganya. Ia kembali mengalihkan perhatiannya dari Donghae. Donghae semakin heran melihat reaksinya.

“Soeun kau kenapa?” Tanya Donghae lagi.

“Hum, tidak apa2..” sahut Soeun sambil kali ini menatap Donghae dan tersenyum padanya. “aku hanya kecewa karena tidak dapat melihat bintang Arcturus. Padahal aku menantikannya..” kata Soeun kemudian. Donghae menganggukkan kepalanya.

“Ya, aku juga kecewa padahal perlu satu tahun untuk hari ini. Tapi jangan cemas, besok sinar cahaya Arcturus juga akan indah meskipun tidak sebaik malam ini..” kata Donghae berusaha agar Soeun tak kecewa.

“Tapi tidak akan seterang dan seindah hari ini..”

Donghae agak kaget ketika Soeun agak sedikit terisak. Hey, dia menangis? Haruskah menangis hanya karena ini.

“Ini benar2 tidak adil..” kata Soeun benar2 mengeluarkan emosi yg ia tahan mengenai Taeyeon dari tadi. Ia bersembunyi melalui cuaca mendung malam ini untuk menyembunyikan alasannya menangis yg sebenarnya. Ia tahu, Donghae bingung, tapi Soeun benar2 juga bingung akan melakukan apa mengetahui keadaan Taeyeon yg begini. Donghae menjadi sedikit panic.

“Hey! Kau cengeng sekali. Masa begini saja menangis..” kata Donghae kaku mencoba mencairkan suasana. Soeun tetap tak menyahut, malam tangisnya benar2 semakin keras. Membuat Donghae benar2 bingung harus bagaimana.

“Apa yg harus aku lakukan sekarang..” katanya kembali terisak.

Donghae tak menyahut, ia berusaha memutar otak untuk hal ini. Sumpah, ia benar2 tidak terlalu mengerti dengan ini sementara Soeun terus menangis hebat. Hingga dengan sisa kepanikannya Donghae menyentuh bahu Soeun hingga Soeun menoleh. Donghae menariknya dalam pelukannya setelah itu.

Suasana benar2 tak bisa terkendali cepat. Kesedihan Soeun dan kepanikan Donghae entah sejak kapan berubah menjadi perasaan yg berbeda. Sensasi yg berbeda, ditambah ketika Donghae terlalu memeluk erat tubuh gadis itu memperkuat perasaan itu. Hingga entah sejak kapan, perasaan itu menghapus kepanikan ataupun kesedihan yg tadi.

~

Bruk!!

Taeyeon melempar makanan itu kedalam tong sampah dengan wajah yg begitu sedih. Sulit dipercaya, ketika ia datang kerumah Donghae untuk menghantarkan kue yg sudah susah payah ia buat untuknya. Taeyeon harus disuguhkan oleh sesuatu yg benar2 membuatnya tidak tahan. Melihat sahabatnya dan orang yg disukainya saling berpelukan segitu erat. Benar2 membuat kesedihan dan kekecewaannya.

Taeyeon menangis hebat, hingga tanpa ia sadar sesuatu yg hangat ikut keluar dari kedua lubang hidungnya. Taeyeon menyentuh bagian itu dengan ujung jarinya. Ia menatap cairan merah yg belakangan selalu keluar dari lubang hidungnya.

“Apakah ini adil untukku? Kenapa aku dibunuh tapi aku bahkan tidak mendapatkan kebahagiaanku sama sekali?!” katanya penuh isak.

#EndFlashback

()

“CUT!!”

Terdengar seruan dari sutrada memecah suasana di lokasi itu. Donghae tampak tersenyum kecil menyadari ia telah melakukan bagian ini dengan benar. Lantas ketika beberapa orang mengulurkan minum padanya Donghae meraihnya.

Tempat ini benar2 penuh sesak oleh para kru dan begitu banyak benda2 yg terletak disana memenuhi rumah yg menjadi salah satu latar tempat drama terbarunya ini. Karena suasana hati Donghae sedang tidak baik, Donghae memilih memisahkan diri dari keramaian.

Donghae berdiri sendiri di balkon rumahnya menatap angkasa yg masih menurunkan hujan. Air2 yg jatuh benar2 menambah kegundahannya. Apalagi, ketika semua itu teringat olehnya.

#Flashback

“LULUS!!”

Seruan dan kebahagiaan itu datang dari tempat yg sama diantara puluhan orang yg tampak bersuka cita. Diluar hujan, namun sepertinya itu tidak menjadi masalah untuk mereka semua. Suara mereka bahkan lebih bergemuruh diantara hujan. Menandakan betapa istimewanya hari ini.

“Soeun..”

Soeun dan Taeyeon kaget ketika mereka sedang merayakan kelulusan mereka tiba2 saja seseorang menarik Soeun dari rombongan dan membawanya berlari keluar dan langsung menembus hujan. Semuanya mengalihkan perhatian pada dua orang yg sudah siap basah kuyup itu.

“Donghae..” kata Soeun masih kaget karena tarikan Donghae. Rasa dingin benar2 menjalari tubuhnya.

Donghae tak menyahut, ia menghentikan langkahnya setelah beberapa meter ia membawa Soeun. Mereka saat ini berada di lapangan basket.

“Aku menyukaimu!!”

Ucapan tiba2 Donghae bukan hanya mengagetkan Soeun. Tapi juga mengagetkan puluhan teman2 mereka yg lain yg masih berkumpul di koridor memperhatikan keduanya.

“A-Apa kau bilang?” Tanya Soeun benar2 masih bingung dan tak percaya. Senyuman tampak diwajah Donghae.

“Kau tak dengar? Aku bilang.. KIM SO EUN!! AKU MENYUKAIMU!! MAUKAH KAU MENJADI KEKASIHKU!!” seru Donghae keras dan berteriak sehingga semua orang bisa lebih mendengarnya. Tampak beberapa temannya bersweetdrop ria disana, kecuali Taeyeon yg menatap tanpa ekspresi.

“A-Apa?”

“KAU MASIH TAK DENGAR? APA PERLU AKU ULANGI?!” Tanya Donghae masih berteriak. “AKU BILANG..”

“Ti-Tidak perlu, aku sudah dengar!!” kata Soeun cepat sambil menutupi mulut Donghae agar ia berhenti berteriak. Jujur, ini sedikit memalukan bagi Soeun.

“JADI APA JAWABANMU?” Tanya Donghae kemudian.

“J-Jawaban?” Tanya Soeun kemudian.

“APA KAMU MAU MENJADI KEKASIHKUU?” Tanya Donghae lagi sambil tersenyum. Soeun tak langsung menyahut, jujur ini mengagetkan sekali. Sekaligus membahagiakan. Donghae tersenyum, ia meraih kedua bahu Soeun untuk kembali menatapnya. “Kata orang, tidak ada yg lebih baik untuk Sirius kecuali Canopus karena mereka sama2 memiliki sinar yg paling terang kecuali matahari. Aku tak mau matahari, karena matahari akan membuat aku kehilangan sinarku, aku memilih Canopus karena ia bisa mengimbangi sinarku. Soeun, kau Canopus bagiku, maukah kau menemani dan mengimbangi cahayaku?” Tanya Donghae kali ini lebih serius dan bersungguh-sungguh.

Soeun tak menyahut, benar2 sulit untuk menyahut. Kata2 Donghae benar2 menyentuhnya, hingga membuatnya sulit untuk melakukan apapun termasuk mengatakan sesuatu. Hingga hanya anggukan yg keluar sebagai jawabannya.

“Kau mau? Kau mau jadi kekasihku?” Tanya Donghae benar2 senang. Soeun kembali mengangguk.

“Ya..”

“Gomawo..” kata Donghae sambil menggenggam kedua tangan Soeun. Soeun balas tersenyum. Keduanya saling tersenyum dan bertatapan satu sama lain, semuanya penuh kebahagiaan. Seruan tanda ikut bahagia juga terdengar dari rombongan teman2 mereka yg berkumpul tak jauh dari mereka. Mereka tampaknya juga ikut bersuka cita, kecuali seseorang tentunya.

“Aku bahagia sekali..” kata Donghae lagi sambil kali ini menarik Soeun dalam pelukannya. Soeun hanya balas tersenyum dalam pelukan Donghae. Jujur ini juga hal yg paling membahagiakan untuknya. Ia benar2 tak pernah merasakan perasaan yg sebahagia ini sebelumnya. Keduanya berpelukan lebih erat.

Bruk!!

“TAEYEON!!” pelukan keduanya sentak lepas ketika terdengar kebisingan yg berbeda dari koridor yg tadi.

“Taeyeon!!”

Donghae sedikit kaget ketika Soeun tiba2 melepaskan dirinya dari Donghae. Mereka bertatapan sejenak, Donghae menatap kepanikan pada diri Soeun sebelum akhirnya Soeun menoleh kearah koridor dimana para siswa tampak telah mengerubungi sesuatu. Soeun akhirnya benar2 melepasnya dan ikut berlari kearah keramaian tersebut. Donghae mengikuti dibelakangnya.

#EndFlashback

()

#Flashback

Donghae menghampiri Soeun yg masih duduk di ruang inap Taeyeon sambil membawa beberapa makanan dan beberapa pakaian. Ia duduk di samping Soeun setelah ia sampai.

“Makan dulu Soeun. Dan ganti bajumu yg basah dengan ini..” kata Donghae sambil mengulurkan makanan dan pakaian tersebut pada Soeun. Soeun tak menyahut, ia masih tampak memperhatikan Taeyeon yg masih belum sadarkan diri. “Soeun..” ulang donghae sambil kembali mendekatkan makanan dan pakaian itu pada Soeun.

“Donghae, apakah Taeyeon akan baik2 saja?” Tanya Soeun dengan lesu pada Donghae. Donghae menghela nafas, ia mengalihkan perhatiannya kearah ranjang didalam ruangan itu.

“Pasti bisa, pengobatan saat ini sudah canggih bukan..” kata Donghae hati2.

“Tapi menurut yg kubaca, hanya sedikit kemungkinan para penderita kanker akan sembuh..” kata Soeun lesu. Tatapannya kosong menatap kearah Taeyeon.

“Tapi bukan berarti tidak mungkin bukan. Lagipula, sudah banyak penderita kanker yg akhirnya mengalami kesembuhan. Itu masih bisa, semua masih bisa terjadi. Aku yakin, itu mungkin saja terjadi pada Taeyeon..”

“Hanya mungkin?”

Donghae menatap Soeun lebih setelah kata2 Soeun. Donghae tahu itu, Soeun begitu ketakutan. Donghae menaruh semua barang2 yg ada ditangannya dimeja terdekat. Lalu memeluk Soeun.

“Kita hanya perlu berdoa untuk yg terbaik. Aku tidak bisa meyakinkanmu begitu saja, karena kita dengar sendiri tadi kalau penyakit Taeyeon sudah memasuki level yg mengkhawatirkan. Yang jelas, aku ingin kau tetap meyakini dan berdoa yg terbaik untuk Taeyeon..” kata Donghae sambil berusaha menenangkan Soeun. Pakaian Donghae yg tadinya sudah diganti dengan pakaian yg kering kembali terasa basah mengenai seragam Soeun yg masih basah. Donghae mempererat pelukannya ketika ia rasakan Soeun menangis. Tak lama, keduanya melepaskan pelukan mereka.

“Sekarang ganti bajumu dan makan. Aku sudah membelikan semuanya ini padamu karena aku tak bisa menemanimu lebih lama. Aku harus pergi, tapi nanti aku akan datang lagi dan menjemputmu. Sekarang kau ganti baju dan makan ya..” kata Donghae sambil kembali meraih makanan dan pakaian yg tadi ia letakkan diatas meja. Soeun menghapus air matanya, berusaha tersenyum sambil menerimanya.

“Gomawo..”

“Kau cepat ganti dan makan ya. Aku tak mau kau sakit..” kata Donghae lagi. Soeun mengangguk. “Baiklah, aku harus pergi. Aku akan menjemputmu nanti..” kata Donghae kembali menyentuh kepala Soeun sebelum ia bangkit. Soeun mengangguk dan tersenyum. Perlahan Donghae mulai beranjak dan meninggalkan tempat itu.

Soeun memperhatikan pemberian Donghae setelah ia benar2 telah menghilang. Ia tersenyum sambil memperhatikan makanan dan pakaian pemberian Donghae. Ia mengalihkan perhatiannya pada Taeyeon yg masih tak sadarkan diri. Soeun akhirnya memutuskan pergi kekamar mandi  yg berada dalam ruang inap Taeyeon untuk mengganti pakaian. Tapi satu hal yg luput dari perhatiannya, air bening2 tiba2 saja mengalir dari kedua mata Taeyeon yg masih terpejam.

~

Soeun membuka pintu kamar mandi ruang inap Taeyeon dengan senyuman terkembang sambil terus memperhatikan pakaian yg diberikan Donghae padanya. Bagaimana ia bisa tahu ukuran Soeun seperti ini? Pakaian ini benar2 pas untuk ukuran badannya.

Namun senyuman itu tiba2 terurungkan ketika ia mengangkat wajahnya, ia begitu kaget tidak menemukan Taeyeon ditempat tidurnya. Soeun segera berlari kearah pintu.

“Taeyeon!!” serunya panik. Soeun berusaha mengintari tempat itu sambil terus mencari Taeyeon dan memanggil namanya. “Taeyeon!!” ulang Soeun lagi namun tetap ia tak menemukan Taeyeon. Kepanikannya mengundang perhatian pihak rumah sakit dan orang2 yg sedang berada disana. Mereka menghampiri Soeun.

“Ada apa nona?” Tanya mereka pada Soeun.

“Teman saya hilang, saya tidak bisa menemukannya. Tolong bantu saya. Dia sedang sakit parah, saya takut dia kenapa-napa…” sahut Soeun panic dan tak kuasa menahan air matanya. Semua orang tampak setuju untuk membantu Soeun. Mereka berpencar untuk berusaha menemukan Taeyeon. Sementara Soeun berusaha mencari kearah lain masih dengan keadaan yg panik.

“Taeyeon!!” ulangnya lebih panik.

(To Be Continued..)

Anyeong, aku kembali bawa FF request yg udh lama g’ aku penuhin. Kali ini aku bawa chap 1, chap 2 sebagai chap terakhir akan menyusul secepatnya. FF ini di request sama kak Yova, sebenarnya ada beberapa cast cowok yg diajuin padaku. Namun karena setahuku kak Yova sukanya sama HaeSso makanya aku memilih Donghae. Semoga tidak mengecewakan dan tetap suka. Enjoy ^^

Komen & Rate please ^^

42 Comments Add yours

  1. Seli m mengatakan:

    Wah aku nangis bcanya ;( *mewek*
    ffnya seru eun, ksian jga ma taeyeon yg punya kanker😦
    soeun knp menghindar ma donghae ? *aku penasaran*
    next part ditungg ya, gg sabar.

  2. deshiewookie mengatakan:

    Gak tau kenapa ya . . .tiap mampir ke blog ini dan baca ff di sini, saya gak bakalan kecewa. . .ceritanya selalu keren, feelnya dapet, bagus, pokoknya gak nyesel saya baca ff disini. . .authornya keren. . . saya tunggu lanjutannya ^^

  3. rida kyusso loverz mengatakan:

    ceritanya bagus , terusshin author ………..^^

  4. jisoria mengatakan:

    Wow, ceritanya sungguh aku suka ..
    Apa soeun menghindar dari donghae karna taeyeon itu suka sama donghae !!
    kasian juga si ke si taeyeonu dah punya penyakit mematikan, cintanya bertepuk sebelah tangan pula ..
    Semua ff eonnie aku suka . Suka banget
    Apalagi yg fated itu,
    Next partnya aku tunggu loh eonn
    Semua ff eonnie yg belum eonnie selesai’in pasti aku tunggu kelanjutan part’nya .

    FIGHTING EONNIE

  5. andri susilowati mengatakan:

    waaa haesso haesso haesso..
    paling suka sm haesso couple..
    critanya menarikkkk,
    oohh awalnya hae sm sso pasangan kekasih ta????
    tapi knp jd renggang???
    penasaran. hahaha
    ayoo lanjut thorrrrrrrrr

  6. kasian juga yaw taeyeon eonni.. pi lebih kasian sso sm haeppa huuft…
    apa mreka putus??
    jangan putus donk🙂
    waah apa taeyeon bakal bilang sm sso lok dia suka sama haeppa??
    jadi penasaran menunggu kelanjutan ff nya… cz masih penasaran dengan jalan ceritanya
    sungguh menarik😀
    ok chingu ff yang lain juga seceptnya di post cz aku gak sabar pgn baca apa lg ff kyusso and yesso hehhee fightiiiiiiiiiiiiiiiing😀

  7. EchaKyuWon/Choi Kyucha mengatakan:

    Waahhh bener2 pelik nii kisah cinta haesso…
    apa sso ninggalin hae karna taeng yahh???
    Emm penasaran banget,, pengen tau lagi masa lalu mereka …

    Aku tunggu klnjutanny yahh😉

  8. haekyusso mengatakan:

    WAHHH CERITA Y “FANTASTIC BABY” KEREEEEEN~~~DITUNGGU PART SELANJUTNYA🙂
    Oh yach ff be my girl y juga d tunggu….

  9. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    Mereka dulu sahabatan toh!! *angguk-angguk*
    tp Hae sma Sso sma2 suka tanpa tahu klw Tae itu suka sma Hae! #PoorTae

    berati Sso pergi ninggalin Hae karena Tae pasti??itung-itung berkorban demi sahabat :’)

    aahhhh~
    itu…itu…itu…iiii…..tt…..uuuu #SesakNapas
    cara Hae ngungkapin perasaan Sooooo….sssswwwweeeetttt
    ah #Something banget *towel Hae*

    penasarn banget sma lanjutannya…
    Apa Taenya meninggal?
    Hae pasti masih suka sma Sso..begitu pun Sso😥
    masalah bintang???
    Semoga endingnya mereka liat bintang Sirius #Amin

    Btw..
    Sirius bintang yg paling tenang??kya’ bapak abang puspa donk..sia aa’ Harry Potter,sangking tenangnya masuk Azkaban pun nggak ketakutan (?) pdhal kan Azkaban penjara yg mengerikan di Dunia sihir -_- *lho..lho.. Kok nyasar ke HP sih?? Maklu Thor saya juga Potter Mania#SenyumBangga -,-*

    ditunggu karya selanjutnya Thor!!
    Ttp semangat!!!
    Dan di tunggpat part selanjutnya atw Endnya!!!
    Keep spirit!!klw nggak ada inspisari sebut nama saya 3 kali pasti inspirasi makin anjlok (?) =,=”
    Hwaiting!?!
    Sebagai hadiah Free Oppa Yeye untuk Author :p *keprok…keprok* -,- *yeye mmg udah suami gue,jd nggak perlu you Orde*
    Peace thor V ._.

  10. ambar mengatakan:

    Akhirnya q bca ff putri..yg laen sngaja g bca coz blm bca past sblume. . .
    Low yg ini q bkalan ngikutin dri awl mpek akhir tentunya. . .
    HaeSso udh pcran sblumnya y mkana 4thn kmudian jd canggung gtu pas ktmu..

    Q mau nebak ni pst taeyon blang ma Sso low ska ma haeppa trus Sso kshan jd minggat deh,4thn kmudian HaeSso dh ktmu lg haeppa ngejar Sso biar tau alsan Sso ninggalin haeppa*reader sotoy*

    Pkoknya next part dtgu q suka!

  11. Kim Ha Byung mengatakan:

    Aaaaaa ff lgy😀
    Pertama’a aku bingung sama ff ni, tpi lama kelamaan aku jdi ngerti…
    Disini sso eonni, ngerelain haeppa buat taeyeon, ya???
    Aku tunggu kelanjuta’a ya…..
    Dan ff yg lain’a…😀

  12. Ff yg mnguras emosi ku..
    Hiks..hikss.hikss..
    Aku pnsaran x knpa soeun mnghindri donghae slalu apa ada hbungannya sma taeyon?
    Critanya rada flashback gtu kan eon??
    Eonn jgan lma di post y q tnggu🙂

  13. Irnawatyalwi mengatakan:

    Wah trxta wp x gnti nama untg aq tau,trxta ad bbrapa ff br lngsung bc n koment, put ff suka bnget aplg haesso jd + smngt bcax,pnasarn knpa tba2 so eun mghlng? Trus nasib taeyeon gmana? knpa mrka bsa jd kyak gni,cpet dong dlnjtn oh ya black n white jg ya n 1 lg tpi lupa yg pairingx kyusso,mf bxk mw x hehehe

  14. susi mengatakan:

    wah seru2 daebaak buat author..
    Haesso couple aku suka..
    Aku tunggu part selanjutnya thor..
    Gambatte ya thorr..

  15. mayaulidhasso mengatakan:

    Yeyyy !!! HaeSso again !!!
    penasaran knp Sso eonnie sikap ny kya gitu ama Haeppa ???
    padahal udh banyak yg bilang mereka itu kaya sepasang kekasih😉 menurut aku jg gitu sihh #gak nanyaaa
    itu Taeyeon kasian bgt, terus dia kemana lagi ?? *celingak-celinguk bantuin nyari :p*
    hmm .. semoga sama kaya judulnya ‘Nothing Over’ gak adaa yg berakhir antara Sso eonnie & Haeppa .. Amiin #yaa iya lahh
    oke author, dipost soon yahh .. ff yg lainnya jg🙂
    gomawo ^^

  16. Dear dHiyah mengatakan:

    knapa so eun ninggalin n jauhin donghae ???

  17. geill mengatakan:

    seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…..
    ampe bingung mo komen apa hehehehe…..
    ceritanya bener2 mengharukan dan penyampaian ceritanya jg bgs dan mudah di mengerti……
    next part di tunggu lanjutannya dah penasaran ama kisah haesso couple…..
    semangat terus buat author…….fightinggggg……

  18. Cho Nadya ELF mengatakan:

    Bagussssssssssss bangeeettttttttt ….
    Kasihan hae oppa!!, aku tebak! nanti So Eun pasti ngerelain Donghae buat taeyeon!, huh … nyebelin!. tapi bisa aj otak jenius author lebih baik darpda yang saya pikirkan!, jadi labih kreatif ya author!!. Smua ff mu selalu baik!!

    Mmm … boleh request gak??, akumau ff KyuSso dong!!sequel boleg gak??, haha … terserah lah!, klo author sibuk gak papa!, lanjutin !! ya … i’m waiting!!

    Jangan lama – lama!!😀

  19. Anna mengatakan:

    Asyiiikk ff bru,,i like it,,donghae ditinggalin soeun ya??yg bkin pnsrn bgmn proses prpisahan mrk&prtmuan yg pst romanceny msh hrs mnggu lnjtny hikhik pnsnrn bgt🙂

  20. noni eka s. mengatakan:

    aih penasaran. lanjutin ya thor😀

  21. sugarsoya mengatakan:

    Mian baru komen,
    Tdinya agak bingung kenapa sso eonni kaya gak suka gitu denger dia bakal ada job sama haeppa, ternyata ada cerita seblomnya toh, kayanya sso eonni jdi jauhin haeppa gar2 dia tau kalo taeng eonni suka ama haeppa, huuhhuU pengorbanan untuk sahabat, so sweet banget sih sso eonni,

  22. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Akhirx ada jg ff haesso yg bru..
    Daebaak thor,aq suka critax..jd itu alasanx sso ning9alin hae psti krn tae..
    N skrg taex kmna tu..jgn2 dculik hntu ato sundel bolong #plak..
    Cpt dlnjut thor,pnrsn apa tae msh hdup ato udh mnig9al..
    Dtng9u loh,jgn lma2..gomawo
    :-*

  23. minmin mengatakan:

    suka ^^
    cinta segi tiga nich,,,
    kasian sso rus nge ikhlasin cintanya demi sahabat,,,
    jadi penasaran taeyeon dimana ya,,,
    ditunggu kelanjutanya,,,,

  24. vita mengatakan:

    Waaahh…FF di blog ni selalu DAEBAK…*pinterbgtnihauthornya*
    Seruu..seruu.seruu..suka pairing HaeSso🙂
    Penasaran keadaan taeyeon gmn yaa?? Next..next..next

  25. vita mengatakan:

    Waaahh…FF di blog ni selalu DAEBAK…*pinterbgtnihauthornya*
    Seruu..seruu.seruu..suka pairing HaeSso🙂
    Penasaran keadaan taeyeon gmn yaa?? Penasaran jg kisah haesso selanjutnya gmn..Next..next..next

  26. yeojaniel mengatakan:

    woaaaa ini cerita bikin deg deg.an ah xD
    sesuatu bgt hahaha
    sedih tapi romantis
    next part ditggu kak🙂

  27. niniet mengatakan:

    seru ceritanya …. ditunggu lanjutannya ya🙂

  28. Dina_zoey mengatakan:

    kykx sso merelakan hae utk taeyeon coz dia tahu taeyeon suka ma hae makax sampai skrg sso terus menghindar dri hae…

    seru..seru..aq tunggu next chapx…

  29. Yova mengatakan:

    Aneyeong,,,
    pdhl ini ff my request,, tp ak paling telat RCL nya,, Jeongmal mianhe krn2 akhir2 in lg bad mood buat bc ff dan Terima kasih banyak uda menuhin my request..
    Ceritanya sangat sangat memuaskan , keren n aku suka bgt pokoknya..
    Okey cukup sekian ga sabar pengen baca klanjutannya..

  30. ticha_Sso mengatakan:

    aaa_penAsrn ma klnjtn’X
    alasAn eunnie n!n9gAlin haepA apa gr” tAeyeon
    hmm_menAr!k
    daebAk
    lAnjuuutt😀

  31. cucancie mengatakan:

    Hehehe baru baca ff ini lanjutin baca chap2

  32. Ela Bumssoeulsangeun mengatakan:

    So sweetnya couple yang satu ini…
    Kata kata donghae bikin meleleh… Daebak authornya!!!!
    sumpah,, bener bener terharu baca ff ini,,, suka banget kalo baca ff yg main cast nya donghae so eun ^^
    aku masih penasaran sama kisa mereka berdua….
    hyaaa.. pokoknya keren laah
    smangat yah author… bikin FF ttg HaeSso lagi dong yg banyaaakkk ^^

  33. bestevilcouple mengatakan:

    terjebak antara sahabat dan kekasih:/
    kira kira gimana kelanjutannya? keren kok ‘-‘)b

  34. tanti no kawai mengatakan:

    Apa Ϋά̲̣̥ηġ terjadi sebenar ηγά̲̣̥?????
    Kenp Sso eunni menghindar dari donghae oppa?????
    Huaaaaa…..apa ªԃª hubungan ηγά̲̣̥ deng taeyeon?????
    Hupppttttt….. Penasarannnnn_lanjutttt aza deh….

  35. Q mengatakan:

    Ini semua pasti ada hubungannya ma TaeYeon..! >.< #ah,sok tau kamu..!!#
    Pasti ada…..!!#(ngajakin perang nih,ceritanya)#
    Eonni,wae…?!!
    Kenapa kau menjauhi Hae sunbae..?!!! #aku nangis nih*T-T#

  36. Kim Ra rA mengatakan:

    Ceritanya unik antara waktu sekarang sama yang udah lewat seru banget,,,

  37. bumsso mengatakan:

    daebak kak
    like like

  38. Melli mengatakan:

    Sebenarnya apa yang terjadi? Jadi apa yang akan terjadi selanjutnya? Jadi penasaran

  39. miyanoshita mengatakan:

    penasaran ama next chap…..
    daebak ff.nya

  40. Rani Annisarura mengatakan:

    oh ternyata dulu itu donghae & so eun itu bersahabat,,, tapi kenapa so eun masih kayak canggung gitu kalau deket sama donghae???

    Gimana hubungan mereka berdua selanjutnya, dan apa taeyeon bisa sembuh???

    Taeyeon kemana kok tiba-tiba menghilang???

  41. GG mengatakan:

    suka kalo ada FF yg nyerempet2 ke dunia nyata… hahaha lebih dpt feel nya sih😉

    taeyeon muncul, jd kisah segitiga.. hmmmm lanjut ke chap selanjutnya dulu lah yaaaa~ uda penasaran.

  42. Mama Nikita widiyati mengatakan:

    Wah,kerennnn nih pairing haesso….author milih ceritanya bagusss….tlg jgn byk yg diproteksi donkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s