~Refill Your Memory Part8 (The Kiss)


Tittle: Refill Your Memory

Author: PrincessClouds aka Putri Andina

Type: Chaptured

Genre: Romance, Friendship, and Family

Cast: Kim So Eun as Kim So Eun (Namja) & Kim Soyoung, Choi Minho, Lee Jinki, Lee Taemin, Kim Jonghyun, Kim Kibum, and others

Summary: Kenapa harus ada ciuman?Ciuman tanda sayang dan tanda cinta! Kau mencintaiku?!

Minho benar2 kaget ketika ia mengangkat wajahnya ia menemukan bayangan seseorang yg ia kenal. Ia sedikit tidak percaya, lantas dengan cepat menahan lift tersebut sebelum lebih tertutup.

“Namja?!” serunya lantas segera berjalan keluar.

Minho mengedarkan pandangannya kesekeliling tempat itu. tidak salah, ia tak mungkin salah, wanita yg dilihatnya tadi pasti benar2 namja. Ia benar2 melihat wajah gadis itu, tapi kenapa ia ada disini bukankah Namja seharusnya dirumah sekarang. Hhum, apa tadi ia salah mengenali? Minho kembali melihat-lihat sekitarnya.

Pandangan Minho sepenuhnya berhenti tepat disebuah titik. Ia menatap tak percaya ketika melihat seorang gadis yg tampak sibuk dengan ponselnya. minho bergegas berjalan kedekatnya, dan memegang bahunya sehingga orang itu berbalik.

“Ya?”

Minho terdiam melihat sosok itu sejenak, ia memperhatikan wajahnya serius menatap wajah yg bingung karena dikagetkan tiba2. Minho kemudian melepaskan pegangannya.

“Maaf, aku salah orang..” kata Minho sambil tersenyum tipis pada orang yg salah dikenalinya itu. orang itu mengangguk dan lantas pergi meninggalkan Minho yg masih berfikir. Apa memang salah mengenali? rasanya tadi….

Minho menepis pikirannya dan kembali ke lift.

()

Soyoung duduk dikursi yg berada didepan seorang laki2 yg berperawakan setengah baya itu setelah sekretaris pribadinya menyilakan Soyoung duduk. Soyoung terdiam sejenak, menatap laki2 yg tengah menatapnya sambil tersenyum padanya.

“Nona Kim Soeun, senang bertemu anda kembali. Saya senang anda masih hidup. Saya fikir, rumor yg mengatakan kalau anda hilang itu benar..”

Soyoung hanya tersenyum samar mendengar sapaan orang itu padanya yg terdengar begitu basa basi.

“Aku juga senang bertemu anda lagi. “ sahutnya pendek, yah teorinya Soyoung tak suka basa-basi.

“Apa maksud anda kemari?” Tanya laki2 yg bernama Kim Young Min yg menjabat sebagai CEO perusahaan entertainment ini.

“Aku hanya ingin menayakan beberapa hal saja..” kata Soyoung mulai memasuki inti permasalahannya. “Ini mengenai saham perusahaan kami disini. Aku ingin tahu beberapa informasi dari anda. Apakah bisa?” Tanya Soyoung pada laki2 itu. Laki2 itu tampak tersenyum dan menganggukkan kepala.

()

Semua member SHINee tampak sibuk dengan kegiatan mereka masing2. Onew tampak sibuk dengan pianonya, Jonghyun sibuk dengan komputernya, Key sibuk dengan buku resepnya, sementara Minho tampak hanya menonton TV di sofa. Si maknae saat ini berada di kamarnya, entah mengurus apa.

“Onew oppa!!”

Mata keempat Namja yg berkumpul cepat teralihkan kearah pintu ketika seorang gadis tampak datang dari luar sambil membawa sebuah kamera. Ia mendekati Onew yg sedang duduk didepan pianonya.

“Lihat, apa yg aku temukan..” katanya bangga pada Onew sambil mengulurkan sebuah kertas foto. Onew meraih kertas yg diulurkan padanya.

“Wwah, kau melakukannya dengan baik..” kata Onew setelah melihat kertas foto.

“Hum..” sahut Namja senang sambil menganggukkan kepalanya beberapa kali.

“Ada apa sih?” Tanya Key yg tiba2 datang dari dapur dan langsung meyambar kertas ditangan Onew. Ia memperhatikan isinya.

“Aku menyuruh Namja untuk melakukan sesuatu agar ia tidak merasa bosan dirumah. Dan aku mengusulkan Fotografi padanya, lihat ia berhasil mengambil beberapa gambar yg bagus..” jelas Onew padanya. Namja mengangguk.

“Ya, aku menyukainya..” sahut Namja ceria.

“Kau keluar untuk mengambil ini? Apa tidak masalah?” Tanya Key penasaran.

“Dia menggunakan pakaian laki2 jadi tidak akan terlalu masalah..” jelas Onew yg diangguki oleh Namja.

Minho hanya terdiam di posisinya, ia beberapa kali mengalihkan perhatiannya pada ketiga orang yg berkumpul di depan piano. Terlebih yg perempuan.

“Kau dicampakkan oleh Namja!”

Minho benar2 tersentak ketika seseorang berbicara tempat dibelakangnya. Ia menemukan Taemin yg nyengir yang akhirnya mendapat lemparan bantal oleh Minho. Taemin tampak mengaduh sebentar, sebelum akhirnya nyengir lagi. Jonghyun yg menjadi satu2nya yg menyadari apa yg terjadi antara kedua maknae tersebut ikut nyengir melihat keduanya.

“Cheonsa-ah!!” seru Namja sambil mendekati Minho. Ia duduk disamping Minho dan menunjukkan kertas2  tadi pada Minho. “Lihat, aku baru saja mengambil beberapa gambar. Bagaimana pendapatmu?” Tanya Namja setelah menunjukkan gambar2nya. minho tampak memperhatikan sekilas semuanya, dan menganggukkan kepala.

“Bagus..” sahutnya pendek.

“Benarkah? Ya sudah, ini untukmu saja..” kata Namja sambil mengulurkan sebuah kertas foto yg bergambar sebuah bunga dengan kupu2 diatasnya tersebut. Minho menatap gambar itu sejenak.

“Ya, terima kasih..” tanggapnya pelan.

“Untuk apa kau berikan gambar itu untuk Minho hyung? Tidak terlalu bagus juga..” si maknae kembali menyosor. Namja hanya tersenyum kecil menanggapinya, ia hapal kelakuan si maknae.

“Kau mau? Aku juga punya gambar special untukmu..” katanya sambil menunjukkan foto batang stroberi dengan buah yg memerah didalamnya. Taemin melhat itu sebentar, sebelum akhirnya buang muka.

“apa-apan itu, tidak menarik sama sekali..” katanya cuek. Namja menatap bingung, lantas menatap fotonya.

“Tidak menarik? Tapi bukankah kau begitu menyukai stroberi. Atau kau mau aku mengambilkan pisang?” Tanya Namja polos.

“Yak! Memangnya aku monyet!” Taemin protes keras yg disambut cekikikan dari para hyungnya. “Aku mau menerima fotomu kalau kau bisa mengambilkan foto Emma Watson untukku..” kata Taemin.

“Em-Emma Watson? Buah sejenis apa itu?” Tanya Namja polos yg disambut tatapan kesal Taemin dan tawa dari member yg lain.

“dia itu bukan buah, dia itu seorang manusia, Wanita!!” omel Taemin keras. Namja mengangguk.

“O, wanita..” tanggapnya simple. “Baiklah, dia tinggal di mana? Biar aku pintakan gambarnya untukmu. Dia pasti wanita yg kau suka..” kata Namja bersemangat yg membuat yg lainnya malah makin tertawa. Selain Taemin tentunya.

“Kampungan! Dia itu bukan orang korea. Dia tinggal di Amerika, kalau kau bisa ambil sana fotonya buatku!” sungut Taemin kesal.

“Amerika?” gumam Namja pendek. “Aku tidak tinggal di amerika tapi kembaranku tinggal di Amerika kalau nanti Soyoung pulang aku akan memintanya untuk membawakan foto emma untukmu..”

Semua member langsung menghentikan tawa mereka mendengar ucapan cepat Namja mereka semua mendekat.

“Apa kau bilang tadi?” Tanya Minho cepat. Namja menatap bingung.

“Bilang apa? Emma? Foto? Atau Stroberi?” Tanya Namja bingung.

“Bukan! Kau mengatakan sesuatu. Amerika, kembaran, dan So.. So.. ah aku lupa pokoknya tadi kau mengatakan sesuatu!” kata Minho tak sabaran.

“Apa yg aku katakan?” Tanya Namja lagi masih bingung.

“Kau ini bagaimana? Baru saja kau mengatakannya. Apa kau tak mengingatnya?!” Tanya Minho cepat. Semua member menganggukkan kepala.

“Apa kau sudah mengingatnya, Namja?” Tanya Onew dari belakangnya. Namja menatap pada Onew. Sedikit berfikir, lalu menggeleng.

“Ucapan itu keluar begitu saja dari mulutku. Aku juga tak tahu aku mengatakan apa..” katanya pendek.

“Itu sepertinya bagian dari masa lalunya. Sepertinya sesuatu telah membuat otaknya bekerja lebih..” tanggap Key dengan spatula ditangannya.

“Tadi, siapa nama yg kau sebutkan tadi. Apa bisa kau ulangi?” Tanya Minho lagi.

“Emma Watson?”

“Bukan, nama yg lain, sebuah nama yg berawal dari So. Berhubungan dengan kembaran dan amerika..” kata Minho lagi. Namja tampak berfikir.

“So.. So.. So?”

Namja langsung memegangi kepalanya ketika ia merasa kepalanya sedikit sakit setelah berusaha berfikir keras. Semua member menoleh cemas padanya.

“Namja kau baik2 saja?” Tanya Onew cepat dan bergeser di sampingnya. Onew menyentuh bahunya. Namja tak menyahut, ia masih memegangi kepalanya.

“Kepalaku benar2 terasa sakit dan seperti mau meledak..” katanya menahan sakit. Semua member tambah cemas.

“Aku ambilkan minum!” Taemin berinisiatif sendiri untuk bangkit untuk mencarikan minum. Taemin sepertinya begitu cemas.

“ARGH, INI BENAR2 SAKIT!!” rintih Namja lebih keras sambil kali ini sedikit lebih meremas rambut panjangnya. Semua member merapat padanya.

()

Kelima member hanya menatap lesu kegiatan dokter yg juga paman Onew yg sedang memeriksa keadaan Namja yg tak sadarkan diri. Daritadi semua member benar2 panik, tapi untung mereka masih bisa berfikiran jernih sekarang ini. Hingga akhirnya paman Onew datang kemari.

“Bagaimana paman?” Tanya Onew setelah dokter tersebut menyimpan kembali alat2nya.

“Kita bicarakan diluar..” ujar Tuan Lee sambil mengangkat tasnya. Semua member saling berpandangan, saling mengangguk sebelum akhirnya menuruti Tuan Lee. Sebelum keluar semua member menatap sebentar pada Namja yg masih memejamkan mata.

“Sebenarnya, telah ada peningkatan yg lebih pada kerja otaknya. Namun sepertinya ia sendiri yg belum terlalu siap untuk menerima aktifitas otaknya..” kata paman Onew setelah mereka duduk di sofa.

“Apa artinya ia bisa mengingat semuanya kembali?” Tanya Onew cepat.

“Mungkin saja, walau kesempatannya benar2 sulit. Bukankah aku sudah jelaskan sebelumnya kalau kesempatannya kecil. Masalahnya, dia diracuni sehingga ia melupakan semuanya..”

Penjelasan paman Onew tersebut benar2 berhasil membuat semua member frustasi. Sebagian mereka tampak memicingkan mata mereka, benar2 tak terlalu faham semua ini.

“Tapi kenapa ia masih bisa mengingat sedikit begitu saja dan tiba2. Dan kenapa ia dengan cepat melupakannya dan kepalanya langsung sakit setelah itu?” Tanya Minho kemudian.

“Kembali pada penjelasan tadi. Sebenarnya walau berapapun ia diracuni otaknya masih dapat bekerja baik walaupun mengalami penurunan aktifitas. Sepertinya tadi otaknya bekerja lebih keras dan membuat ia reflek mengingatnya. Tapi karena ia belum siap menerima kerja lebih otaknya makanya ia begitu..”

“Lalu apa yg harus kami lakukan? Bukankah Namja harus dilatih mengingat masa lalunya. Namun bagaimana kalau ia kesakitan lagi?” kali ini Jonghyun yg bertanya.

“Aku harap untuk selanjutnya ia lebih terbiasa. Karena ini sepertinya awal dari kesembuhannya. Aku kira2 nanti ia akan mengingat lebih banyak dan otaknya akan bekerja lebih baik. Adapun kalian harus memperhatikannya. Jangan biarkan ia mengingat terlalu keras. Kalau ia mulai terlihat terlalu banyak memikirkannya, segera alihkan perhatiannya kepada hal yg lain..”

Semua Member menghela nafas. Biar bagaimanapun ini benar2 terasa sulit.

()

Soyoung tampak menyibukkan diri di kantor barunya. Hari ini ia memasuki perusahaan dan sukses membuat karyawannya sedikit bertanya-tanya. Semua karyawan mereka sepertinya sudah berfikiran kalau atasan muda mereka telah meninggal. Namun kehadiran Soyoung benar2 sulit dipercaya. Namun dengan cepat Soyoung menjelaskan bahwa dirinya adalah Soeun dan selama ini ia hanya melakukan liburan ketempat neneknya, di amerika.

Soyoung menghentikan kegiatannya tiba2. Ia mengalihkan perhatiannya tiba2 perasaan aneh merasuki dirinya. Rasa yg panas dan sedikit menyakitkan. Kepalanya berdenyut hebat dan badannya cepat merasa lelah.

Soyoung meraih minuman yg terletak disamping laptopnya dan dengan cepat meminumnya demi meredakan rasa sesak yg juga datang tiba2. Soyoung terdiam, masih berusaha berfikir. Perasaan ini ia rasakan biasanya kalau Soeun sedang jatuh sakit. Reaksi tubuh soeun selalu ia terima setelah itu, begitupun sebaliknya. Kalau disaat sekarang ia bisa merasakan ini bukankah ini berarti Soeun sekarang sedang merasa kesakitan. Berarti apakah firasatnya selama ini benar? Firasat kalau Soeun belum meninggal, soeun masih hidup.

Soyoung meremas gelas ditangannya ketika rasa sakit dikepalanya terus bertambah. Oh tuhan ada apa dengan Soeun. Kalau Soyoung merasakan segini sakit, bagaimana dengan dirinya?

()

Minho hanya terdiam menatapi Namja yg masih tak sadarkan diri dihadapannya. Entah kenapa rasa cemas yg lebih menghinggapi dirinya beserta rasa bersalah didalamnya. Minho bergerak, menyentuh dahi Namja yg masih terasa panas. Hari ini Minho ditinggal sendiri dorm, semua member sudah pergi melakukan aktifitas masing2. Kebetulan saat ini minho sedang tak ada jadwal, itu sebabnya Minho tetap dirumah untuk menjaga Namja.

“Uuh..”

Suara keluhan terdengar dimulut Namja. Membuat Minho sedikit tersadar dari lamunannya. Ia tetap berdiri di samping ranjang Namja untuk melihat keadaannya.

Perlahan, kelopak mata Namja bergerak pelan menandakan ia mulai sadar. Minho tampak semakin mendekatinya.

“Namja?”

Perlahan mata Namja benar2 terbuka sama sekali. Awalnya menyipit hingga kian tampak membesar walau masih sayu. Ia menatap orang pertama yg ia lihat.

“Cheonsa..”

“Minum dulu..” kata Minho sambil meraih minuman di atas meja. Ia kembali mendekati Namja dan membantunya duduk supaya ia bisa minum. Namja meminum minuman itu lebih pelan. “Bagaimana perasaanmu?” Tanya Minho masih cemas.

“Aku sudah lebih baik..” sahut Namja sambil tersenyum.

Minho terdiam, ia tak mengatakan apapun. Matanya masih menatap Namja dengan begitu serius. Membuat Namja dengan cepat menyadari itu.

“Waeyo Cheonsa?” Tanya Namja bingung.

“Ani..” sahut Minho pelan sambil mengalihkan perhatiannya dan meletakkan kembali gelas keatas meja.

“Mana yg lain?” Tanya Namja kemudian.

“Mereka sedang menghadiri jadwal..”

“Cheonsa tidak?”

“Tidak, kebetulan aku sedang tidak punya kegiatan..” sahut Minho kemudian. Minho mengalihkan perhatian lagi padanya. “Lain waktu, jangan terlalu memaksakan diri untuk mengingat. Kau belum terlalu baik untuk itu..” kata Minho setelahnya.

“Aku memaksakan berfikir karena Cheonsa terus bertanya..” sahutnya polos. Minho menghela nafas.

“Ya, itu sepertinya juga salahku. Maaf, lain kali tidak akan aku ulangi..” sahut Minho rendah.

“Aku senang Cheonsa disini. Aku kira Cheonsa masih membenciku dan tak mau tahu lagi mengenai aku. Aku senang Cheonsa disini dan menjagaku..” kata Namja sambil tersenyum senang. Minho cepat menatapnya setelah itu. “Aku fikir, aku benar2 merepotkan Cheonsa dan Cheonsa sudah tidak peduli lagi. Itu sebabnya, aku lebih banyak mendekat pada Onew oppa. Karena Onew oppa selalu mengerti perasaanku..” jelas Namja lagi yg membuat Minho sedikit tercenung. Minho tersadar.

“Eung.. sebenarnya tidak juga..” tanggap Minho sedikit gugup. Namja tersenyum mendengarnya.

“Jinjja?”

“hhum, ya.. mana mungkin aku disini kalau aku membencimu..” sahut Minho lagi. Namja kembali tersenyum.

“Gomawo, aku senang sekali Cheonsa. Saranghae..” katanya senang sambil tersenyum pada Minho. Minho terdiam, agak kaget dengan ucapannya yg terakhir. Tapi ia sadar, kalau Namja biasa mengatakan itu kalau ia sedang bahagia.

“Ne, Nado saranghaeyo..”

()

Minho menyalin bubur yg baru dimasaknya kedalam sebuah nampan. Lantas ia ia meraih segelas susu yg baru saja dibuatnya untuk Namja. Setelah merasa lengkap, ia membawanya menuju tingkat dua. Menuju kamar Namja.

Dikamar, Namja tampak masih duduk di kepala tempat tidur dengan lemah. Melihat Minho datang ia memperbaiki posisi duduknya.

“Saatnya sarapan..” kata Minho sambil meletakkan makanan tersebut diatas meja.

“Waaaa, ini terlihat baik. Cheonsa, aku baru tahu kau bisa melakukan ini!” seru Namja takjub.

“Jangan berlebihan..” tanggap Minho pendek. Minho meraih mangkok bubur tersebut dan mengulurkannya pada Namja. “Makanlah..” katanya sambil mengulurkan semangkok bubur tersebut. Namja menatap mangkok yg diulurkan padanya.

“A-aku tidak bisa makan sendiri.. aku lemah.. sepertinya aku tidak bisa memakannya sendiri..” kata Namja merengek sambil memegangi kepalanya. Pura2 kesakitan lagi.  Minho tersenyum kecil melihat reaksinya.

“Kau benar2 merepotkan..” tanggap Minho sambil memegang sendok dan mengaduk-aduk bubur tersebut. Lantas setelah menyendok beberapa, ia mendekatkannya pada Namja. “Buka mulutmu..” perintahnya sambil tersenyum.

Namja ikut tersenyum, ia membuka mulutnya dan melahap bubur yg disuapkan Minho. Ia mengunyahnya perlahan.

“Bagaimana?” Tanya Minho.

“Ini enak!” sahut Namja setelah menelannya. “Lagi, AAAAA” katanya setengah merengek sambil membuka mulutnya. Minho tersenyum, ia kemudian kembali menyuapi Namja. Namja dengan cepat melahapnya. Keduanya melakukan ini dengan hati yg sama2 senang..

()

Minho tampak repot sendiri membersihkan dorm. Baru ia tahu rasanya bagaimana menjadi Umma Key, bagaimana repotnya mengurus dorm serta harus memasak untuk mereka semua.

“Cheonsa..”

Minho mengalihkan perhatiannya kearah tangga ketika ia mendengar suara yg familiar memanggilnya. Ia melihat Namja tampak bergerak turun dengan perlahan dan berusaha mendekatinya dengan sebuah selimut yg menyelimuti tubuhnya.

“Cheonsa..”

“Hey! Apa yg kau lakukan? Kau masih lemah. Sebaiknya kembali kekamar dan istirahat..” perintah Minho sambil mendekatinya. Minho sedikit takut ia akan jatuh karena kelihatannya ia benar2 tidak stabil. Namja menggeleng.

“Ani, dikamar membosankan. Aku disini saja, menemanimu sambil menonton TV” sahut Namja sambil terus menuruni tangga.

Tak!!

“Hey!”

Minho benar2 sedikit panik dan kaget ketika Namja tampak salah menginjak dan akan jatuh. Dengan cepat ia berlari dan menangkap Namja sebelum ia benar2 jatuh. Beruntung, ia berhasil meraih pinggang gadis itu tepat pada waktunya.

Tik Tok Tik Tok..

Suasana diam setelah kejadian menegangkan tadi. Kini kedua manusia itu malah terpaku sambil menatap mata yg lainnya. Sepertinya posisi ini sedikit tidak nyaman untuk sepasang anak manusia yg mengalaminya. Hingga keduanya sama2 diam dan hanya saling bertatapan. Membiarkan jarum disana tetap bergerak dan berjalan.

Minho terdiam sambil menatap wajah pucat yg hanya beberapa inci dari wajahnya. Jantungnya berdetak dan dapat ia rasakan jantung Namja juga berdetak. Entah kenapa ia benar2 seperti tidak sadar dan tak bisa meninggalkan posisi itu, sesuatu seperti menghipnotisnya.

Baiklah, ini sudah sangat keterlaluan. Jantungnya sudah berdetak terlalu cepat dari biasanya dan fikirannya benar2 campur aduk. Hingga pada akhirnya ia memutuskan mengikuti apa yg daritadi menggelilingi fikirannya setelah ini semua terjadi. Perlahan Minho mendekati wajah Namja dan  langsung mencium bibir pucat Namja yg langsung membuat mata gadis itu terpejam. Ini naluri,perasaannya yg menginginkannya melakukan semua, hingga itu sebabnya dengan sadar ia melakukannya.

()

“Hentikan mobilnya sebentar, hyung!”

Onew tampak berseru pada manager yg sedang focus mengemudi. Manager mengangguk, ia menepikan mobil tersebut.

“aku mau turun sebentar. Aku ingin membeli sedikit makanan, dirumah tidak ada yg bisa kumakan..” kata Onew sebelum managernya bertanya. Managernya tampak mengangguk.

“Hum, baiklah. Pergilah!!”

Onew mengangguk, lantas mengalihkan perhatiannya pada tiga member lainnya yg tampak hanya diam karena mereka dalam keadaan lelah.

“aku membeli makanan dulu. Ada yg mau ikut?” tanyanya pada mereka. Mereka kompak menggeleng. Cuaca kurang bersahabat untuk itu.

“Ya sudah, aku turun sebentar..” kata Onew sambil membuka pintu disampingnya dan mulai turun keluar. Namun tiba2 Taemin mengeluarkan kepalanya dan berteriak.

“HYUNG!! BELIKAN SUSU PISANG UNTUKKU!!”

()

Soyoung tampak sibuk memilih-milih makanan disebuah rak di sebuah minimarket. Ia tampak sedikit bingung memilih rasa apa yg akan dibelinya, hingga ia tampak lama berdiri disana.

Sreet!!

Pintu tampak terbuka dari luar dan seorang pemuda tampak memasukinya. Beberapa kehebohan sempat terasa ketika orang2 melihat sosok itu. Onew tampak tersenyum menyadari orang2 mengenalinya.

“Hhuh, Namja pasti sedang tak nafsu makan. Aku harus membelikan sesuatu untuk memancing nafsu makannya serta beberapa vitamin..” gumamnya rendah sambil berjalan lebih memasuki minimarket.

“Apa ya?” tanyanya sedikit bingung sambil memperhatikan deretan makanan. Ia tampak menyentuh dan melihat makanan yg ada disana. “Hha! Aku rasa ia akan menyukai ini!” serunya sambil tersenyum sambil meraih sebuah cereal yg membuatnya tertarik.

Sreet!!

Nyaris Onew melepaskan cerealnya ketika baru saja ia mengangkat benda tersebut tiba2 ia melihat seseorang yg berdiri di belakang rak yg ini. Gadis berambut panjang yg tampak masih sibuk menimang dua kotak makanan tersebut bisa dengan jelas Onew lihat wajahnya. Choi Namja? Ia benar2 langsung berfikir begitu mengingat wajah mereka sangat mirip. Tapi bagaimana mungkin bukankah tadi.. tunggu, KEMBARAN?!

Baru saja ia hendak berfikir lebih jauh tiba2 gadis itu segera bergerak dan mulai pergi darisana. Onew meletakkan semua barang2 yg dibelinya untuk Namja dan berniat menyusul gadis yg ia yakin benar2 mirip Namja tersebut. Namun baru beberapa langkah tiba2 ia dihentikan oleh serombongan anak kecil yg menghampirinya.

“Onew oppa, bolehkah aku minta tanda tangan?”

()

Dua orang itu duduk tenang di sofa dan saling menatap TV tanpa mengatakan apapun. Keduanya benar2 diam dan tak bersuara, hanya sahut-sahutan dialog drama yg mereka tonton yg terdengar memenuhi. Suasana hati keduanya gugup? Tidak juga. Hanya Minho yg gugup, sementara Namja tampak terpaku dengan drama dan tak menyadari kegugupan seseorang disampingnya itu.

Minho menghela nafas, menjilati bibirnya yg kering. Aish, bibirnya benar2 terasa kering atau bahkan terbakar. Kenapa tadi ia melakukannya?

“Bibirku terasa aneh..” terdengar ucapan Namja yg benar2 berhasil membuat Minho semakin sulit bernafas. Perlahan ia melirik kearah Namja, gadis itu tampak memainkan bibirnya. Sepertinya ia tak nyaman dengan apa yg ia rasakan pada bibirnya sekarang. “aku heran, kenapa harus ada ciuman..”

Aish, pabo!! Minho benar2 merutuk. Apakah Amnesianya separah itu? Kenapa bahkan ia melemparkan pertanyaan yg bahkan jarang ditanyakan oleh anak berusia lima tahun. Apalagi tepat ketika Minho mengingatnya dan berusaha membuang perasaan tak enaknya setelah kejadian lima belas menit yg lalu itu.

“Tapi, kata orang ciuman itu tanda cinta dan kasih sayang. Jadi aku lega, karena itu artinya Cheonsa sayang dan mencintaiku..” kembali ia mengatakan sesuatu yg berhasil membuat Minho mati kutu. Minho semakin merutuk dalam hati. Katakan sesuatu Choi Minho, jangan bersikap seperti ini. Bukankah kau sang Flaming Charisma? “Dulu aku fikir Cheonsa membenciku. Tapi kejadian tadi membuatku lega, lega karena aku tahu kalau cheonsa tidak membenciku malah kau menyayangiku. Onew oppa benar. Terima kasih Cheonsa..” katanya sambil tersenyum dan tanpa beban. Minho terdiam, mulai bingung sekarang, kemana arah pembicaraannya ini.

“Apa maksudmu dengan hal ini?” Tanya Cheonsa.

“Kata Onew oppa, ciuman dan pelukan adalah tanda cinta. Itu sebabnya aku suka memeluknya untuk mengekspresikan rasa sayangku. Aku juga sering memelukmu dan member SHINee lainnya. Selama ini terfikir olehku, kalau hanya aku yg menyayangi kalian karena selalu aku yg memeluk. Tapi hari ini aku merasa kalau Cheonsa ternyata juga menyayangiku, itu sebabnya Cheonsa melakukannya. Iyakan..” katanya polos dan masih berusaha ceria diantara kelelahan akibat sakit yg ia rasakan. Minho mengalihkan perhatiannya karena hal itu.

“Jadi kau mengukur hal tadi hanya sejauh itu?” tanyanya keluar begitu saja. Namja menatapnya bingung, tak mengerti.

“Maksud Cheonsa?”

Minho menghela nafas, perlu les privat untuk menjelaskan ini pada Namja. Lagipula, untuk apa ia menjelaskannya. Berharap ia mengerti kalau untuk usia mereka itu bahkan lebih dari yg ada difikirannya. Hey!! Memangnya apa yg akan mereka dua lakukan?! Saling jatuh cinta? Jangan bercanda!!

“H-Huh, yak au benar. Itu adalah dalam bentuk seperti itu..” kata Minho setelah beberapa saat. Namja tampak mengangguk.

“Ya, tapi aku heran kenapa ini terasa berbeda? Bahkan jantungku belum berhenti berdetak..” katanya yg lagi2 membuat Minho harus memutar otak memikirkan jawabannya. “Mungkin aku perlu tanyakan pada Onew oppa..”

“JANGAN!!”

Namja menoleh bingung ketika Minho berteriak ketika ia menyampaikan ada yg ada difikirannya. Minho berdecak, mengatur nafas sambil kembali memutar otaknya untuk menjelaskan.

“Namja, kau tahu tidak semua hal didunia ini yg harus diberitahu pada orang lain. Kadang, perlu ada sedikit rahasia agar semuanya berjalan baik..” kata Minho setelah beberapa saat. Namja tampak masih belum mengerti. “Hhum maksudku begini. Ini adalah rahasia kita berdua, jadi kita sebaiknya hanya menyimpannya berdua dan tak memberitahu siapapun. Jadi tidak perlu ada orang lain yg tahu..” jelas Minho kemudian.

“Termasuk Onew oppa?”

“Ya, termasuk Onew hyung..”

“Tapi aku sudah berjanji untuk tidak merahasiakan apapun darinya..”

Minho menghembuskan nafas. “Untuk yg satu ini kau harus merahasiakannya. Setiap orang berhak punya rahasia yg berarti hanya diketahui beberapa orang saja. SHINee mempunyai rahasia dengan menyembunyikanmu disini, tidak ada yg boleh mengetahui itu diluar SHINee. Begitupun dengan ini, kita punya rahasia yg hanya kita berdua yg mengetahui. Maka sebaiknya, tidak ada orang lain selain kita berdua yg mengetahuinya..” jelas Minho lebih memutar otak menjelaskannya. Kali ini Namja tampak menganggukkan kepala beberapa kali.

“Baiklah, aku tahu. Aku mengerti, aku akan merahasiakannya..” katanya yg membuat Minho tersenyum puas dan lega. Mereka kembali memfokuskan dirinya pada layar TV. Tak lama setelah itu ia mengalihkan perhatiannya pada Namja dan tersenyum diam2. ‘Aku baru saja melakukan ciuman pertamaku..’

()

Onew kembali menuju Van dengan langkah yg sedikit lesu atau mungkin lelah. Benar, tadi ia menghabiskan cukup waktu untuk mengelilingi tempat itu dan mencari keberadaan orang yg dilihatnya tadi yg sialnya tidak dapat ia temukan. Bukan hanya itu, gara2 dikenali Onew bahkan harus memberikan fanmeeting dadakan.

“Itu Onw hyung!!” seru Taemin begitu melihat sang Leader menampakkan diri.

“Hyung, kau lama sekali. Aku bosan menunggumu..” terdengar sang Umma mengomel yg tak disahuti Onew sama sekali.

“Mana susu pisangku?” Tanya Taemin sambil memperhatikan apa yg dibawanya. Kening Taemin langsung berkerut. “Loh, katanya berbelanja tapi kenapa tidak membawa apapun?” tanyanya bingung. Yang sayangnya tetap tak disahuti Onew yg sibuk berfikir #PoorTaemin.

()

Klik!!

“MINHO HYUNG!! KAMI SUDAH PU-“

Taemin yg berlari memasuki dorm menghentikan langkah dan seruannya melihat Minho yg meletakkan telunjuknya di bibir ketika ia mendengar Taemin berteriak. Taemin langsung celingukan melihat  Namja yg saat itu sedang tertidur dan bersandar di bahu Minho. Member lain satu persatu tampak masuk. Juga heran melihat apa yg mereka lihat diruang tengah.

“Kenapa dia disini?” Tanya Key sambil mendekat. Member lain juga mendekati sofa.

“Tadi dia yg ingin turun dan menonton TV..” sahut Minho pelan.

“Panasnya sudah turun?” Tanya Onew. Minho menggeleng pelan.

“Bahkan masih sangat panas. Tapi dia tidak mau kembali kekamar..” sahut Minho kemudian. Semua member tak lagi menyahut, mereka mengalihkan perhatian mereka pada sosok gadis yg tertidur di bahu Minho.

“Dia pucat..” kata Jonghyun kemudian. Semua member mengangguk.

“Sebaiknya dibawa kekamar saja atau posisi tidurnya diperbaiki. Itu akan membuat tubuhnya sakit..” kata Key kemudian. Minho mengangguk, ia lantas perlahan menggerakkan badannya untuk memindahkan posisi Namja agar berbaring di sofa. Ia kemudian menyelimutinya dengan selimut yg daritadi sudah menyelimuti tubuh Namja. Donghae melakukannya dengan hati2 dan tanpa suara.

“Kalian tidak membawa makanan? Aku lapar..” kata Minho setelah selesai dengan Namja. Ia bergabung dengan member lain yg telah duduk di lantai.

“Kau tidak memasak?” Tanya Key tampak mulai memasang wajah umma-ummanya.

“Tadi hanya masak bubur untuknya. Aku belum sempat masak apapun untukku sendiri, dia tadi terus melakukan sesuatu sehingga aku tak meninggalkannya. Takutnya ia malah terjatuh atau apa..” jelas Minho.

“Sebenarnya kita bisa saja langsung makan sesuatu kalau saja Onew hyung jadi membeli makanan. Tapi dia tidak membelinya..” kata Taemin tampak menekuk wajah. Onew yg daritadi tampak masih berfikir mengangkat wajahnya ketika namanya disebut.

“Ya, aku juga tak mengerti Onew hyung ini tadi kemana. Padahal dia sudah begitu lama masuk kedalam minimarket..” tambah Jonghyun kemudian.

“Ck, tak usah dibahas. Kita semua sedang lapar. Aku akan ke dapur dan memasakkan sesuatu..” kata Key berniat bangkit namun tiba2 dilarang oleh Onew. Key dan member lain menatap bingung pada Onew.

“Duduk sebentar, ada hal penting yg aku mau katakan..” kata Onew serius. Member lain saling bertatapan, sementara Key tak mengatakan apapun. Ia langsung kembali duduk.

“Ada apa hyung?” Tanya Taemin bingung.

Lagi, Onew belum juga menyahut. Ia tampak masih berfikir keras. Membuat member lain semakin penasaran.

“Kalian ingat kalau Namja kemarin bilang kalau ia punya kembaran?” Tanya Onew pada mereka. Mereka menganggukan kepala dan masih penasaran akan kelanjutannya. Onew menghela nafas. “Sepertinya tadi aku baru saja bertemu kembarannya itu di minimarket..” kata Onew setelahnya yg sukses membuat member lain kaget.

“Apa? Hyung kau serius?” Tanya Taemin yg tadinya mau berteriak tapi langsung menahan suaranya karena mengingat Namja yg tertidur. Onew langsung mengangguk yakin.

“Aku melihatnya sangat dekat dan cukup lama sebelum dia pergi. Tapi ketika aku ingin mengejarnya tiba2 banyak fans yg mendekatiku dan meminta tanda tangan..” tambah Onew kemudian.

“Dan kau kehilangannya?” Tanya Jonghyun bermaksud menambahkan. Onew langsung mengangguk.

“Bagaimana kau bisa yakin itu kembarannya? Memangnya apa yg mirip sehingga kau meyakininya?” Tanya Key kemudian.

“Aku begitu melihatnya, dan semua sangat sama. Aku yakin mereka mendekati identik seratus persen.” Kata Onew kemudian. Semua member tampak mengangguk.

“Berarti kalau benar itu kembarannya berarti ia menetap di Seoul bukan? Dan kita bisa menemukannya..” kata Minho yg daritadi kelihatan berfikir. Onew mengangguk.

“Ya, bisa lebih mudah setidaknya kita sudah menemukan petunjuk lebih banyak. Namun walau begitu ini akan sangat sulit untuk kita.” Kata Onew kemudian. Semua member mangangkat wajah.

“Kenapa begitu?” Tanya Taemin.

“Kita tidak mempunyai cukup waktu untuk ini. Sementara kita tetap harus bekerja keras untuk menemukan orang yg kulihat tadi. Tapi status kita melarangnya, kita juga tak bisa terang2an mencaritahu keberadaan orang ini..” kata Onew yg diangguki para member. Semua tampak larut dalam fikiran masing2.

()

“Kakek!!”

Soyoung berseru sambil membuka pintu kamar kakeknya. Ketika ia baru memasuki ruangan itu ruangan itu benar2 terlihat gelap. Soyoung sedikit panic sambil berusaha mencari sakelar.

Lampu kembali menyala dan ruangan itu kembali terang. Pandangan Soyoung berusaha mencari dimana keberadaan kakeknya. Ia benar2 kaget melihat tubuh kakeknya yg jatuh beberapa meter dari tempat tidur. Dengan panic Soyoung segera menghampiri kakeknya.

“Kakek!!”

()

Pagi ini, seperti biasanya para Member tampak sudah duduk di depan meja makan untuk menyantap sarapan. Mereka tampak sedikit terburu-buru karena akan menghadiri sebuah jadwal setelah ini.

Ketika sedang makan, suara langkah kaki terdengar menuruni tangga membuat mereka mengangkat wajah. Namja tampak menuruni tangga dan mendekati mereka.

“Kalian mau pergi?” tanyanya masih sambil mengucek matanya.

“Ya, Namja kau tinggal sendiri dulu ya. Tidak apa-apakan?” Tanya Onew sambil bangkit dan menarik kursi disampingnya. Namja menduduki kursi tersebut.

“Gwanchana. Tapi apa aku boleh bermain keluar dan mengambil gambar kan?” tanyanya kemudian.

“Jangan. Kau belum sehat!” Minho menyahut datar sambil memakan rotinya. Namja cemberut.

“Tidak, aku sudah sehat dan baik2 saja..” bantahnya.

“Huh, kau benar2 seperti anak kecil tidak bisa dilarang..” tiba2 Taemin ikut berbicara sambil mencibir.

“Sebaiknya jangan, perlu pemulihan untuk beberapa hari kau dapat kembali sehat..” kata Onew ikut berbicara.

“Baiklah..” tanggapnya kemudian walau masih lesu. Ia kemudian ikut meraih makanan dan memakannya.

“Oiya, semalam kakek itu kembali datang dalam mimpiku..” kata Namja menghentikan makannya sejenak membuat yg lain juga berhenti. Sementara Namja tampak kembali memakan rotinya. “Dia sedang duduk2 sambil menatap keluar jendela. Tapi tiba2 seseorang mendekatinya dari belakang lalu mendorongnya hingga dia jatuh. Orang jahat itu pergi sambil mematikan lampu. Dan..”

“Jangan diteruskan kalau itu membuat kepalamu sakit..” potong Minho cemas ketika melihat Namja mulai memegangi kepalanya ketika ia menceritakannya. Namja mengangguk, ia tampak kembali memakan makanannya. Sementara itu semua member tampak saling bertatapan dan sedikit berfikir setelah kata2nya.

()

Mobil Van melaju dengan kecepatan normal menembus keramaian. Semua member tampak sibuk dnegan kegiatannya masing2. Onew sibuk dengan Androidnya, Jonghyun dan Minho mendengarkan music, Taemin bermain PSP, sementara Key tampak tengah memeriksa tasnya. Entah mencari apa, wajahnya sedikit panik.

“Mana ya?” Key tampak kesulitan sambil terus mencari-cari sesuatu. Dan gerakannya membuat Taemin merasa terganggu dan menoleh padanya dengan sangat kesal.

“Ya Hyung, apa yg kau lakukan? Kau benar2 membuat aku tak bisa menyelesaikan Gameku dengan baik. Lihat, aku jadi kalah!!” serunya nyolot. Key menghentikan pekerjaannya dan menatap Taemin masih dengan panic.

“Aku menghilangkannya. Bagaimana ini?” kata Key benar2 panik, wajahnya tampak sedikit memerah.

“Menghilangkan apa?” Tanya Taemin lagi. Member lain tampak ikut menoleh kebelakang, ikut penasaran. Key tak langsung menyahut, ia tampak sedikit berfikir sebelum menjelaskannya. Sebelum mengangkat wajahnya dan menatap semua member.

“A-Aku menghilangkan palaroid Minho & Namja yg sedang tidur itu..”

“APA?!”

()

Semua member SHINee tampak memasuki ruangan latihan di perusahaan mereka. Ketika masuk, wajah marah sang Manager hyung langsung menyambut mereka. Mereka saling bertatapan.

“Minho! Kemari dan lihat ini!” seru sang Manager sambil melemparkan sebuah majalah ke atas meja. Semua member yg penasaran langsung mendekat dan melihat isi artikel. Wajah mereka melebar ketika melihat tulisannya.

“SHINee Minho And His Girlfriend?”

“Kau bisa jelaskan ini?” Tanya Managernya serius pada Minho. Namun Minho tak langsung menyahut, ia tampak mengalihkan perhatiannya pada membernya yg lain yg juga menatapnya. Mereka berlima tampak berfikiran keras.

()

Soyoung langsung bangkit dari tempat duduknya setelah membaca sebuah artikel yg diberikan oleh sekretarinya. Wajahnya terlihat serius. Ia menatap artikel itu lebih serius dan lebih teliti.

“Ini Soeun..”

(To Be Continued)

27 Comments Add yours

  1. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    Aaaaakhirnya di lanjut juga😀
    Joengmal Gamsahamnida Author *bow*

    sepertinya semuanya hampir akan terbongkar!!
    Gag sabar nunggu Endingnya!!

    Sso di sni polos bangeeettt!!!
    Sesuatu bacanya…
    O…ya Thor…itu td sepertinya ad slh ketik nma aturan ‘Minho’ jdnya ‘Donghae’
    (wkt Minho mw memperbaiki posisi tidur namja,wkt member lain bru pulang ke dorm)
    *Peace V*

    ahhhh~
    semoga cepat di post lanjutannya!!
    Dan di tunggu karya selanjutnya Thor..
    Hwaiting~

  2. Kim Ha Byung mengatakan:

    Kyaaaaa ff ni akhir’a di lanjut jga😀
    Udh lama eon, aku nunggu ff ni biar di lanjut…..
    Pesaudaraan so eun eonni dan soyooung eonni besar sekali, smpai slah satu dri mrka sakit psti yg lain’a akan kesakitan jga…
    Waduh gmna nih kelanjuta’a????
    Aku tunggu kelanjuta’a ya eon😀
    Dan ff yg lain jga aku tunggu😀

  3. Seli m mengatakan:

    Wah thor sudah lama aku menunggu ff ini *brpa thn ya ?!pllakk* ^^
    ceritanya mkin seru ,,
    btw itu namja polos bnged yw, hehe .
    Member SHINee dh mulai tw klw kembaran soeun tnggal si seoul .
    Oiya itu artikel pa yw, minho ma namja ? Tpi dpet dr mna ftonya ?
    Next part ditunggu yw thor ..
    Ditunggu jga ff lainnya ..
    Berharap ni ff gg cpet tamat, coz seru bnget ceritany ^^

  4. deshiewookie mengatakan:

    wuaaaaa akhirnya ada lanjutannya juga. . . .
    itu soeun polos banget ngartiin kata ‘ciuman’ hahaha. . .
    next part saya tunggu ya thor. . buat author semangat!!!

  5. pengen liat so eun ketemu sm soyoung gmn kisah slajutnya??
    penasaran bgt jadi aku tggu klanjutannya🙂

  6. sugarsoya mengatakan:

    yeay… akhirnya lanjutannya keluar juga,
    ngebayangin ekspresinya namja (so eun) yg polos, lucu banget…
    min ho nya gugup namja nya malah biasa aja… ckckck
    sedikit sedikit mulai bisa nemuin titik terang nih,
    soyoung juga udah liat majalah yg ada soeun nya,
    aaa author lanjutannya ditunggu ya…

  7. minmin mengatakan:

    hahahaha sso lucu bgt,,,,
    bayangin ekspresi sso ma minho kayanya lucu ga ketulungan *lebay
    author da yang salah ketik loch yg seharusnya minho malah jadi donghae hhehehehe
    ditunggu kelanjutanya,,,
    oya banyakin sso ma minho’a dong🙂

  8. Dear dHiyah mengatakan:

    yyachhh , kurang puas baca y !!
    next part update soon , OK ^^

  9. Anna mengatakan:

    Hasyeeekk bntr lg idntitas soeun trungkap nieeyy,,luchu bc ff ini soeun bnr2 polos,,ada nm donghae nyelip ga sngja yaaa jd kngn deh ma ff putri yg lain jg,,slu dtggu klnjtny gomawo🙂

  10. EchaKyuWon/Choi Kyucha mengatakan:

    Wwooowwww makin terkuak ajja teka teki masa lalu so eun …
    Penasaran …
    aahhh sso bener2 polos,, minho ampe muter otak😀
    apalagi yg ama taemin…

    Aku tunggu next part yahh😉

  11. SHANE mengatakan:

    lucu soeun(namja) nya polos banget………..
    thor,,,,laaaaaaaaanjutkannnnnnn!!!!!!

  12. haekyusso mengatakan:

    SERU…SERU…SERU….!!!
    Wah akhir y lanjut jg ff y…:-D
    Lucu pas sso eunnie dan minho ngomongin ttng “ciuman”
    Nggak sbr nunggu lanjutan ff ini dan ff yg laen jg…;-)

  13. mayaulidhasso mengatakan:

    wahh .. ff lama bersemi kembali *hahh??!! Plaakkk* kekkekkke😀
    jadi, Minho uda bener2 cinta
    terus nasib Onew oppa gmna dong ?? pengennya sihh Sso eonnie ama Onew oppa, Minho ama Soyoung aja .. *author: terserah sy dong ;p*
    hmm .. makin penasaran nih .. Sso eonnie bakalan ingat sepenuhnya gak yaa??
    itu mimpi nya jg bener lagi,
    okedeh author, ditunggu part selanjutnya … ff yang lainnya jg yahh hehehe🙂
    gomawo author ^^

  14. geill mengatakan:

    wah……setelah lama di tunggu akhirnya nih ff muncul jg lanjutannya..hehehehe…
    makin seru aja nih ff, mantap…ok…..
    bikin penasaran…next part di tunggu….
    semangat terus…..fightinggg…..

  15. AngElf Frida mengatakan:

    waa… akhirnya ff nie di post juga
    kayaknya udah hampir terbongkar nie
    di tunggu hext partnya author
    fighting……..

  16. noni eka s. mengatakan:

    si monho pinter banget ya bodohin so eun nya -_-
    lucu! pas soeun gak sadar ngomong dia punya kembaran wkwk
    update ff yang lain ya thor😀

    1. noni eka s. mengatakan:

      eh typo maksut nya minho -_-“

  17. Yova mengatakan:

    Ternyata So Eun punya kembaran, makin seru aja ni.. So eun lucu bgt disini.. Okey ditunggu lanjutannya

  18. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Akhirx ff yg dtng9u dpost jg..
    Suka krakter sso dsini polos n lucu..
    Wah..itu gr2 si key gk hti2 kan sso sm minho jd korbanx..
    Smg aja managerx gk lrang sso utk tng9al ddorm..kalo dusir kan ssox mau tng9al dmna coz blm ingat apa2..
    Sgera lnjutkan thor,pnrsn gmn nsib sso slnjutx n kpn tuh sso bs ktemu ama saudara kmbarx..
    Jgn lma2 ya thor..hwaiting😀

  19. Ngudi Aja mengatakan:

    lanjutin lagi dong ff, penasaran sama endingnya

  20. dyyyy mengatakan:

    akhirny kluar jg ff ne….
    nanti minho dkira pacaran ma sooyoung….
    gmn nasib kakekny so eun?

  21. tanti no kawai mengatakan:

    Wahhh…… Semakinnn seruuuuuu aza nih….

    Waduhhh….. Gawattt…. Skandal nih….

  22. luthfiangelsso mengatakan:

    wah lagi seru”a malah tbc😦
    akhir’a minho cium soeun jg
    hehehe##
    soeun kocak bgt masa emma watson di bilang buah
    wkwkwkwk sumpah kocak😄

  23. Qazz mengatakan:

    CkCkCk~~~
    Min Ho ngambil kesempatan dalam kesempitan,tuh..#plak! ®dijejelin pake strawberrynya Tae Min
    Tadi ada nama abang ikan,tuh….😉
    Wah,Onew dah ketemu sama So Young…
    Mwoo..?!!
    Jangan-jangan foto Min Ho sama Namja yang hilang itu dijadiin artikel..??
    Kayaknya,sebentar lagi dua bersaudara itu akan ketemu..*yeay..!! >-<
    Lanjutt baca..!!!

  24. senrumi mengatakan:

    Sepertinya mulai tegang nii

  25. HETTY SHAWOL mengatakan:

    udah lama gak mampir kesini…banyak daftar ff yang belum aku baca,,terutama sonew..hah disini sso polos banget sihh bikin gemes aja

    siminho cari kesempatan dalam kesempitn nie ceritannya..suka dh lihat minho yang salting dn sso yang biasa aja kayaknya haha

    mulai menegangkan, konfliknya berdatngan..si onew sama soo ya hah q berharap sm onew..tp dsini minsso..gpp dh hwaiting ya

  26. Rani Annisarura mengatakan:

    wah para personel shinne udah tau kalau kembaran so eun ada di seoul….

    So eun nih polos banget,, tapi gitu bikin dia tambah cute….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s