~ [Oneshoot] Bad Boy Bad Girl ~


Tittle:  Bad Boy Bad Girl

Author: PrincessClouds aka Putri Andina

Genre: Romance, Friendship, Teen, Life

Lenght: Oneshoot

Cast: Lee Hyukjae, Kim So Eun, Miss A Jia, Choi Siwon, JYJ Junsu, and others

Summary: Aku buruk. Aku bukan orang yg berhati baik. Kau tahu itu..

Warning: Out Of Character!! Menjurus ke NC sih tapi sebenarnya bukan itu titik dan sudut pandang cerita ini. Harap mengambil point dari ceritanya ^^

 

“Aku tak suka kau!!” Gadis itu menuding dengan nada tajam pada pemuda yg berdiri tepat didepannya. Pemuda itu tampak menyunggingkan senyuman mendengar ucapan yg baru didengarnya.

“Kau fikir aku menyukaimu?”

“Kau menyebalkan. Kau sok berkuasa. Sok terkenal. Sok populer padahal dimataku kau tidak ada harganya sama sekali!!” gadis itu kembali mengatakan sesuatu dengan nada sangat kesal.

“Apa bedanya dengan dirimu? Kim So Eun-ssi?” balasnya. Keduanya tampak sama2 saling tak menyukai satu sama lain. Hal itu yg menyebabkan pengikut mereka juga saling member pandangan membenci satu sama lainnya. Karena perdebatan ketua kelompok mereka. Kim So Eun dari Dance club perempuan dan Lee Hyukjae atau Eunhyuk dari Club Dance laki2. Mereka adalah nama populer dikampus ini.

“Sekarang pergi saja! Kami yang akan latihan disini!!” seru Soeun lagi pada Eunhyuk. Eunhyuk tampak semakin tersenyum mendengar kata2 Soeun.

“Kami juga ada jadwal akan latihan disini. Kau tahukan kami sibuk, jadi tidak mungkin di Delay!!” kata Eunhyuk kemudian. Soeun menghela nafas, tampak kesal, jelas2 mereka datang terlambat dan dengan seenaknya mengganggu jadwal latihan klubnya.

“Jadi apa maumu sekarang? Kami tidak akan pergi darisini..”

“Kami juga tidak akan pergi..”

Aish, Soeun mendengus lebih kesal. Sorot matanya kian tajam menatap sosok didepannya. Menyerah? Jangan gila! Walaupun mereka laki2 ia tidak akan memberi kesempatan mereka untuk menang dan semena-mena.

“Jangan benar2 membuatku kesal. Kau bisa sangat menyesal bila berurusan lebih denganku. Jadi pergilah!!”

“Apa wanita Cuma punya ancaman sebagai senjata?”

“Lalu kau mau apa? Bertanding?”

Eunhyuk tersenyum tertahan. Matanya ia alihkan menuju arah lain. Memperhatikan ruangan itu sejenak, sebelum akhirnya kembali pada mata itu.

“Sayangnya kami tidak menerima tawaran bertanding dengan wanita..”

“Kenapa? Kalian takut?”

“Takut?” Eunhyuk kembali tersenyum. Tangannya beralih menyeka poni yg menutupi kening Soeun begitu saja. “Kalian lemah.. kami tidak tega membuat kalian kecewa atau menangis..” katanya sambil terus mengarahkan tangannya.

“Jangan menyentuhku!” Eunhyuk tersenyum ketika tangannya ditepis kasar oleh pemilik rambut yg disentuhnya tanpa izin tadi. Ia kemudian kembali menatap mata yg benar2 kesal padanya itu. “kami tidak selemah fikiranmu. Lagipula kenapa kalian terus menggunakan teori seperti itu untuk menghindari melawan kami? Kalian takut? Ketika kami menang kalian kehilangan muka?”

“Kami tidak akan kalah!”

“Kalau begitu buktikan!” kata Soeun masih keras. “Sabtu sore kita bertanding disini. Dan.. siapa pemenangnya memiliki tempat ini sepenuhnya..”

“Itu tidak menyenangkan..” Eunhyuk memotong cepat. “Tanpa tandingpun aku juga bisa menyewa tempat lain untuk kami latihan. Kalau begitu tidak menarik sama sekali, kami tidak mau!!”

“Lalu apa maumu?!” seru Soeun benar2 kesal. Eunhyuk tersenyum, matanya kembali menatap Soeun.

“Kalau kami menang, kami berhak mendapatkan tempat ini dan…” Eunhyuk menganggantung katanya dan menatap Soeun. Soeun balas menatapnya kesal. “Dan khusus untukku. Kalau kami menang..” katanya lagi mengantung ucapannya sambil kali ini merundukkan kepalanya dan mendekati wajah Soeun. “Kau harus menciumku..” sambungnya sambil kali ini membisikkan ketelinga Soeun yg sebenarnya bisa didengar jelas oleh teman2 mereka yang ada disana. Mata Soeun melebar mendengarnya pertanda ia kaget. Ia kemudian menatap Eunhyuk yg sudah kembali menegakkan kepalanya dan menatap Soeun sambil tersenyum smirk.

“Baiklah! Kau boleh memimpikan itu kalau kau menang. Tapi asal kau tahu, kami yang akan menang dan itu tidak akan terjadi. Tapi bicara soal itu, aku juga punya tambahan. Kalau kami menang selain mendapatkan tempat ini kau..” kata Soeun ikut menggantung kata2nya sambil menunjuk Eunhyuk. “Kau harus menjadi budakku selama sebulan penuh..” Eunhyuk tersenyum.

“Bermimpilah karena aku yang akan menciummu nanti..” kata Eunhyuk setelah itu.

“Teruslah bermimpi..” laden Soeun kemudian. “Baiklah, kalian mau tempat inikan. Untuk hari ini kalian pakai saja ruangan ini untuk bersiap-siap melawan kami. Sementara kami ada kerjaan lain. Ya sudah, selamat bersenang-senang!” kata Soeun kali ini sambil tersenyum dan melambaikan tangannya pada Eunhyuk. Ia kemudian berbalik, ikut teman2nya untuk keluar dari sana.

“Perbanyaklah makan permen cheery!! Aku sangat menyukai aromanya. Usahakan agar aku merasakannya ketika nanti aku menciummu!  KAU DENGAR?!!” teriak Eunhyuk sebelum Soeun benar2 pergi.

“JANGAN BERHARAP!!”

Eunhyuk tersenyum tipis mendengar sahutan Soeun. Ia lantas mengalihkan perhatiannya pada teman2 dibelakangnya. Lalu tersenyum pada mereka.

“Kita harus menang!”

—-

“Kau serius mengajak mereka bertanding?” Soeun menyenderkan dirinya didinding terdekat setelah pertanyaan temannya itu. ia lantas mengalihkan perhatiannya pada temannya tersebut.

“Bukankah kau juga mendengarnya?” tanyanya setengah lesu.

“Arayo! Tapi bukan itu. kenapa kau nekat menantang mereka sementara kau tahu sendiri mereka sangat sulit untuk dikalahkan..” kata temannya lagi yg bernama Jia tersebut.

“Entahlah.. entah kenapa aku begitu nekat dan gila..” gumam Soeun lesu dan tak bertenaga. Fikirannya benar2 tidak tenang dan kacau balau apalagi melihat apa yg ada didepannya. Disana, tampak Eunhyuk yg sedang bermain basket dengan teman2nya. gurat wajahnya tampa tenang dan tanpa beban seakan ia tidak memikirkan apa yg akan terjadi pada hari sabtu, yakin menang sepertinya. Sementara Soeun?

Hampir saja Soeun terbatuk ketika tiba2 Eunhyuk menoleh padanya. Eunhyuk sepertinya tahu kalau daritadi Soeun memperhatikannya. Eunhyuk tersenyum, menghentikan mainnya dan balas menatap Soeun. Tangannya kali ini tampak menyentuh bibirnya sambil menatap Soeun dengan pandangan menggodanya membuat Soeun memperbaiki posisi berdirinya dan balas menatap tajam.

“Ini tidak bisa! Aku harus menang!! Apapun caranya!!”

—-

Eunhyuk memakai jaketnya sambil menatap cermin didepannya. Saat ini ia tengah bersiap-siap untuk mengikuti pertandingan dance klubnya dengan klub dance perempuan. Sebenarnya, Eunhyuk sama sekali tidak pernah berminat dengan hal seperti ini apalagi ia yakin dengan mudah klubnya mengalahkan klub dance perempuan lagi. Tapi mau bagaimana? Mereka atau boleh bilang Soeun yg menantanganya untuk melakukan semua ini dan semua orang tahu Eunhyuk paling suka apa itu tantangan. Apalagi dengan taruhan semenarik ini.

Eunhyuk tersenyum mengingat taruhan yg ia minta pada Soeun tempo hari. Sebuah ciuman. Semua orang dikampus ini tahu siapa Eunhyuk. Dia adalah badboy dan playboy nomor satu yg berhasil membuat semua gadis bertekuk lutut dihadapannya. Semuanya, kalau kau tidak menghitung nama Kim So Eun didalamnya. Eunhyuk heran pada gadis itu kenapa ia begitu sangat galak dan sulit didekati. Dia mempunyai sikap sangat dingin pada Eunhyuk, tak tahu kenapa. Padahal kalau dengan Namja lain Soeun bisa hangat pada mereka, atau bahkan sampai mempermainkan mereka. Kau benar! Eunhyuk dan Soeun tidak ada bedanya mereka berdua sama saja. Eunhyuk seorang bad boy dan Soeun bad girl mereka adalah versi yg sama untuk dua Gender yg berbeda. Dan.. inilah guna tantangan ini untuk Eunhyuk untuk mencatatkan tittle “All Kill” demi reputasinya sebagai Badboy yg tak pernah gagal menahlukan wanita manapun. Hey! Bukankah itu keren!!

Eunhyuk merapikan rambutnya sebentar sebelum akhirnya mulai beranjak dari tempat itu untuk segera ketempat bertanding. Eunhyuk benar2 tidak sabar. Eunhyuk kemudian berjalan menuju tempat mereka akan bertanding. Kampus sudah sepi jam2 segini karena mahasiswa biasanya sudah bergabung di lapangan basket untuk melihat langsung pertandingannya yg cukup menghebohkan kampus tersebut. Eunhyuk berjalan melewati lorong2 kampus yg cukup sepi, tinggal satu belokan lagi maka ia akan menemukan lapangannya. Ketika ia melewati locker room, tiba2 seseorang menariknya paksa kedalam.

—-

Eunhyuk terdorong masuk kedalam sementara ia mendengar pintu telah kembali ditutup oleh seseorang. Eunhyuk mengangkat wajahnya, menatap seseorang yg telah membawanya kemari.

“Anyeong haseyo!!” sapanya terdengar ramah. Eunhyuk memiringkan wajahnya, wajahnya yg agak kaget tadi berubah menjadi sebuah senyuman.

“Ya! Apa yg terjadi? Bukankah kita mau bertanding? Kenapa malah membawaku kemari?” kata Eunhyuk sambil tersenyum pada sosok didepannya. Tangannya sibuk merapikan bajunya yg agak berantakan akibat paksaan Soeun.

“Tidak ada. Hanya..”

“Wae?” Tanya Eunhyuk sambil kali ini bangkit dan berdiri didepan Soeun. Ia tampak tersenyum pada Soeun. “Kau takut kalah dan malu didepan mereka. Itu sebabnya kau membawaku kemari? Bukan begitu?” Tanya Eunhyuk kemudian. Soeun menghela nafas, lantas menatap Eunhyuk.

“Mungkin begitu. Tapi..” Eunhyuk sediki kaget ketika Soeun membuka jaket yg dipakainya tadi sehingga kini ia menampakkan kulitnya yg putih yg terbalut sebuah tanktop. “Eunhyuk-ssi bukankah suka bermain-main?” Tanya Soeun sambil mengacak-acak rambutnya pelan.

“Ya! Apa yg kau lakukan-“

TOLONG!!”

“Yak!!” Eunhyuk berseru panic setelah Soeun melakukan yg tak terduag sebelumnya.  Eunhyuk segera membekap mulut Soeun. “Apa yg mau kau lakukan?”

“TOLONG AKU MAU DI- PRFUFFT!!”

“Yak jangan berbuat gila!!” seru Eunhyuk sambil kembali membekap mulut Soeun yg sempat terlepas. “Arh!!”

“TOLONG!! TOLONG!!”

“Yah!!” Eunhyuk berseru sambil menarik Soeun hingga tersandar di dinding. Ia kembali membekap mulut Soeun agar ia tak berteriak. Sementara itu Soeun tampak tersenyum mengejek padanya.

TOK TOK TOK!!

“Hey! Siapa yg berteriak! Siapa yg berteriak didalam!!”

Total! Eunhyuk panic ketika terdengar seruan dariluar sambil terus membekap Soeun. Ia menatap Soeun yg tersenyum mengejek padanya.

“Hey!! Tolong jawab!!”

“T-TOLONG AKU MAU- HRRFH!!”

“Aku mohon jangan lakukan..” bisik Eunhyuk frustasi. Ia kembali membekap mulut Soeun lagi. Ia benar2 bingung dan panic saat ini sementara Soeun terus berusaha membuka bekapannya. Dan terlepas..

“TOLONG AKU. AK-“

Eunhyuk kembali membekap mulut Soeun kali ini lebih panic apalagi ketika Soeun terus berontak membuat mereka kehilangan keseimbangan. Alhasil, Soeun jatuh menindih Eunhyuk. Belum sempat mengaduh, tiba2 Soeun kembali berontak berusaha melepaskan diri membuat Eunhyuk kembali menahannya dan jalan terakhir adalah menahan gerakannya dengan menindihnya. Eunhyuk mengunci gerakan Soeun disana.

Krek!!

Keduanya, apalagi Eunhyuk, langsung menoleh kearah pintu ketika mendengar seseorang membuka pintu. Sekelompok orang yg dipimpin oleh salah satu guru mereka tampak berdiri dan kaget dengan apa yg mereka lihat.

“APA YANG TERJADI?!” tanyanya shock.

Eunhyuk menggeleng, mencoba membela diri tapi bibirnya benar2 terkunci.ia kemudian bergerak, menyadari posisi mereka yg benar2 berbahaya.

“Untung kalian datang..” kata Soeun pelan sambil menutup matanya dengan nada lega. Nafasnya terdengar tersengal dan ia terlihat kecapekan. Selain itu dandanannya benar2 berantakan. Sejauh ini cukup membuat posisi Eunhyuk semakin sulit. Tak lama ia mulai terisak dan menangis. “Aku ketakutan sekali..” katanya sesegukan. Semua mata tertuju pada Eunhyuk yg benar2 sulit bergerak atau bernafas.

“B-Bukan..” Eunhyuk mencoba menerangkan dengan gugupnya.

“Soeun-ah, kau kenapa?” Jia tiba2 datang sambil membawa handuk. Ia kemudian mebantu Soeun untuk duduk dan menutupi badannya dengan handuk yg dibawanya. Soeun hanya menurutinya dengan lemah ia benar2 terlihat kesakitan dan lemas. Sementara Eunhyuk hanya menatap tanpa mengatakan apapun.

“Dia memaksaku. Dia tiba2 menarikku kemari..” kata Soeun sambil menahan tangis. Membuat semua orang langsung menatap Eunhyuk kembali.

“B-Bukan begitu. B-Benar2 bukan begitu..” kata Eunhyuk seadanya. Keringat dingin langsung membasahi wajah dan lehernya. Ia benar2 terjebak dalam permainan Soeun ini. Sementara Soeun terus terisak dan menangis untuk meyakinkan semua orang yg ada disana.

“Aku ketakutan sekali..”

“Benar2 tidak bisa diterima. Eunhyuk-ssi, kau benar2 harus dihukum karena perbuatan tidak pantasmu..” kata Seonsaengnim tampak benar2 marah setelah mendengar ucapan Soeun. Nafas Eunhyuk benar2 sulit setelah ucapan itu.

“Tapi Seonsaengnim-“

“Tidak ada alasan. Segera ikut aku keruanganku! Sekarang!!” katanya tegas sambil berbalik meninggalkan tempat itu meninggalkan mereka disana. Mahasiswa2 disana tampa berbisik-bisik sambil menatap Eunhyuk dengan pandangan yg berbeda. Sementara Eunhyuk hanya masih bisa terdiam dan shock. Sekilas ia mengalihkan perhatiannya pada Soeun. Sekilas, Soeun tersenyum mengejek dan licik padanya. Yang sayangnya tidak dilihat oleh mahasiswa yg lainnya.

—-

“Kau di skors selama dua minggu?” Tanya Junsu tidak santai setelah Eunhyuk menceritakan pengalamannya setelah menemui Dosen. Yah, Junsu mendengarnya, mendengar bahwa ada temannya ini tertangkap sedang melakukan perbuatan yg tidak sepantasnya pada Kim So Eun. Catat itu, Kim So Eun! Ketua Dance serta anak pemilik yayasan universitas mereka.

Eunhyuk tak menyahut. Langkahnya sangat lesu menuju tempat duduk dan langsung meraih minuman yg ada disana. Jujur saja, perasaanya benar2 buruk gara semua yg terjadi hari ini. Difitnah!! Apa yg lebih buruk dalam hidupmu kecuali ketika kau harus mempertanggungjawabkan sesuatu yg tak kau perbuat. Ck, Kim So Eun benar2 gadis yg tidak bisa ditebak. Caranya licik sekali untuk menghindari pertandingan yg jelas2 ia sendiri yg buat.

Eunhyuk menghentikan minumannya dan tangannya tampak menggenggam erat botol minuman ditangannya hingga botol itu tampak sedikit kemps. Junsu menatap ngeri temannya yg kini telah mengeluarkan hawa gelap dari dirinya.

“E-Eunhyuk-ah, Gwaenchana?” tanyanya ngeri. Tetap tak ada sahutan dari Eunhyuk yg masih larut dengan kekesalannya. Junsu menghembuskan nafas, ia lantas mendekati Eunhyuk dan mengusap bahu Eunhyuk. Bermaksud menenangkannya.

“Lalu apa yg akan kau lakukan sekarang?” Tanya Junsu pada temannya yg masih diam dan hanyut dalam fikirannya. Lama Eunhyuk tak menyahut, sebelum akhirnya Eunhyuk tiba2 membanting botol minuman yg dipeganganya tadi dengan wajah kesal.

“Tentu saja aku akan membalasnya!!” serunya marah.

—-

Awalnya mobil itu berjalan santai dan terlihat baik2 saja. Namun tiba2 ditengah jalan, tiba2 jalan mobil tersebut mulai tak beres sama sekali. Mesinnya terdengar bermasalah dan mulai tak bisa bergerak. Suara mesinnya terdengar meraung-raung dan akhirnya terhenti sama sekali.

“Aish. Mobil bodoh ini kenapa lagi?!” Soeun mengomel keras setelah mobilnya mati sama sekali. Ia memukul stir mobilnya dengan kesal. “Hya! Kau mau aku mati dibunuh ayah? Ayolah sudah jam berapa ini? Ayah bisa menggantungku kalau tidak menemukanku dalam kamar!!” serunya pada mobilnya. Tangannya tampak sibuk menghidupkan mobilnya lebih kasar yg sama sekali tidak membuat kemajuan. Mobilnya tetap tak menyala.

“MOBIL BODOH!!” seru Soeun sambil memukul stirnya kesal. Soeun menghela nafas, mencoba tenang sambil memperhatikan sekelilingnya. Ini sudah tengah malam. dan tebak dimana ia sekarang. Disebuah jalan yg sepi dan tidak ada tanda2 kehidupan. “Aku harus bagaimana?” tanyanya mulai panic sambil mencari-cari ponselnya didalam tasnya yg terletak di jok belakang.

TOK TOK TOK!!

Tersentak! Soeun mengurungkan niatnya mengambil ponsel ketika seseorang mengetuk kaca mobilnya. Nafasnya mengencang, menyadari beberapa orang berpakaian serba hitam mengelilingi mobilnya. Oh tuhan!

“Apa yg terjadi..” katanya benar2 panik. Ia berniat mengambil kembali ponselnya.

TOK TOK TOK

“Ya! Keluar sekarang atau aku pecahkan kaca mobilmu!!” seru mereka kembali menahan gerakan Soeun. Soeun menelan ludah dengan susah, tangannya bergerak meraih ponselnya yg sialnya sulit ditemukan.

TOK TOK TOK

“Ya! Kau tak dengar! Keluar atau aku pecahkan kacanya!!” seru mereka lagi. Soeun menghela nafasnya.

“Apa mereka gila?” kata Soeun sedikit susah mengendalikan diri. Soeun menghembuskan nafasnya. “Kalau mereka mabuk bagaimana?” Tanya Soeun sambil menggigit bibirnya dengan takut.

“YA! KELUAR SEKARANG ATAU KAMI HANCURAN MOBILMU!!”

“Aish..” kata Soeun sambil memicingkan matanya. Fikirannya benar2 memburuk secara sempurna. Ia berfikir sekilas, sebelum akhirnya memutuskan dan memberanikan diri untuk keluar.

Tap!!

Soeun menutup mobilnya dan menatap mereka semua. Aish, wajah mereka menyeramkan.

“M-Mau apa?” Tanya Soeun gugup. Mereka tak menyahut, mereka tampak saling tersenyum sambil memperhatikan Soeun. Soeun menyadarinya. “J-Jangan macam2. K-Kalian tidak tahu siapa aku-”

“Kim So Eun? Anak dari Kim Han Sam pemilik yayasan terkaya dinegara ini. Bukan begitu?” mereka langsung memotong ucapan Soeun. Berhasil membuat Soeun semakin kaget sekaligus takut.

“Siapa kalian-“

Belum sempat Soeun menyelesaikan pembicaraanya tiba2 mereka semua sudah menariknya. Soeun kaget, berusaha berontak, namun kekuatannya tidak sebanding dengan mereka yg terus membawanya pergi.

“YA!! APA YANG KALIAN LAKUKAN!! LEPASKAN!!” seru Soeun sambil meronta dari pegangan mereka. Namun mereka sama sekali tak mendengarkannya dan tetap membawa Soeun mendekati sebuah mobil. “AKU BILANG LEPASKAN!!” serunya lagi.

Tap!!

Salah satu dari mereka membuka pintu mobil depan setelah mereka berhenti didepan mobil itu. Soeun masih berusaha meronta walaupun masih tak didengarkan oleh mereka. Pegangan mereka semakin kuat pada pergelangan tangan Soeun. Soeun benar2 mati kesal sekaligus cemas.

“Pesananmu datang, bos!” terdengar seruan salah satu dari mereka pada orang yg didalam. Soeun penasaran sambil melihat-lihat siapa yg dimaksud. Tapi karena beberapa dari orang ini menghalangi pandangannya ia tak bisa melihat sama sekali. “Bos bilang bawa masuk saja!” orang itu kembali berseru pada rekan2nya. membuat Soeun kaget.

“Membawa masuk apa maksudmu, bodoh?!” serunya kesal dan tambah panic.

“Masuk saja!!” Soeun benar2 tak punya pilihan lain selain mengikuti mereka. Mereka memasukkannya dalam mobil disamping kemudi. Kemudian mereka tampak sibuk mengikat tangannya disana.

“Apa yg kalian.. YAH KAU!!” Soeun berseru kaget melihat seseorang yg duduk dibelakang kemudi. Eunhyuk tersenyum manis padanya yang langsung membuat Soeun berpaling kearah pesuruh Eunhyuk yg masih berusaha mengikatnya. “ Seharusnya aku tahu kaulah orangnya. YAH!! APA YANG KALIAN LAKUKAN LEPASKAN AKU!!” serunya pada mereka. Sesekali ia tampak mengomel tak jelas.

“Selesai!” Mereka berhenti setelah mereka yakin ikatannya cukup kuat. Dan benar, ini BENAR2 CUKUP KUAT!! Soeun meronta lagi. “Sudah bos..” kata ketua mereka pada Eunhyuk.

Eunhyuk tersenyum lagi, lantas ia mengambil amplop cokelat didekat sana dan mengulurkan pada mereka. “Ini. Senang bekerja sama dengan kalian..” katanya sambil mengulurkan uang itu hingga tepat didepan wajah Soeun. Soeun menatap tajam uang dan orang yg menyerahkannya tersebut. Pesuruh Eunhyuk menerimanya.

“Kami juga senang bekerja sama dengan anda. Selamat bersenang-senang..” kata mereka sambil menatap Soeun yg masih berusaha melepaskan ikatannya. Soeun menatap tajam mereka.

“BERSENANG-SENANG APA MAKSUDMU, BODOH?!” serunya marah yg sayangnya malah ditertawakan mereka semua.

“Dia galak sekali bos…” kata mereka sambil tertawa. Eunhyuk hanya membalas dengan senyuman. “Baiklah, kami pergi dulu. Lagipula kami tak ingin mengganggu kalian. Selamat malam dan, selamat bersenang-senang!” seru mereka pamit sambil mulai melangkah meninggalkan tempat itu. meninggalkan dua orang disana.

Soeun menghela nafas, ia lantas mengalihkan perhatiannya dengan tajam pada Eunhyuk. “Apa yg ingin kau lakukan?” tanyanya dingin. Eunhyuk kembali tersenyum.

“Kau fikir apa yg akan aku lakukan?” sahutnya kemudian.

“Ya! Jangan macam2 padaku. Kau bisa sangat menyesal!” seru Soeun kesal. Eunhyuk kembaii tersenyum, ia mendekat tangannya menyentuh pipi Soeun.

“Aku yang harusnya mengatakan itu, Chagi. Jangan macam2 padaku, karena kau akan sangat menyesal setelah melakukannya. Dengar?” Tanya Eunhyuk sambil terus tersenyum. Ia mencium pelan dan singkat pipi Soeun setelah itu. membuat Soeun menoleh lagi padanya.

“Apa yg akan kau lakukan?!” tanyanya kemudian.

Sayangnya Eunhyuk tak menyahut. Ia memilih menyalakan mesin mobilnya dan perlahan membawa mobil itu darisana. Soeun kembali berusaha melepas ikatannya.

—-

Bruk!!

Eunhyuk mendorong tubuh Soeun hingga langsung terhempas keatas tempat tidur. Soeun mengaduh, perhatiannya tertuju pada Eunhyuk yang telah menutup dan mengunci kembali pintunya.

“YAH!! APA YANG KAU LAKUKAN!!” Soeun berseru sambil bangkit dan berusaha melarang Eunhyuk mengunci pintunya. Tapi terlambat, Eunhyuk sudah menguncinya dan mengantongi kuncinya. Ia lantas tersenyum sambil menatap Soeun yg menatap marah padanya. “Berikan kuncinya dan biarkan aku pergi!!” seru Soeun sambil menatap Eunhyuk. Eunhyuk malah tersenyum kembali, lantas berjalan kesisi kamar yg lain. Soeun mengikuti arah pergerakan Eunhyuk.

“Kenapa kau panic. Bukankah begini yang kau mau? Huh?” Tanya Eunhyuk tenang sambil mengambil botol anggur diatas meja dan menuangkannya pada sebuah gelas. Soeun segera berlari kearah sana dan merebut gelas yg baru saja akan dipegang Eunhyuk.

“Jangan minum! Kalau kau minum, kau bisa2 melakukan sebuah kegilaan!!” serunya kemudian. Eunhyuk menatap padanya.

“Kegilaan seperti apa?” Tanya Eunhyuk kemudian. Soeun tak menyahut, ia gugup harus menjelaskan apa. Eunhyuk kembali tersenyum dan meraih gelas yg lain dan kembali menuangkannya kedalam gelas. “Kegilaan seperti menidurimu huh? Jangan takut, minum tidak minum aku akan tetap melakukannya..”

“Yaah!! Apa yang kau katakan!” bentak Soeun. Eunhyuk menghabiskan gelas pertamanya dan menatap Soeun.

“Kenapa? Bukankah kau yg telah membuat gossip murahan yg mengatakan kalau aku sudah melakukan hal yg tidak pantas padamu? Bukankah kau tahu? Aku menerima hukuman karena hal itu. Sekarang, kenapa aku tidak boleh benar2 melakukannya saja. Biar semua selesai. Kau puas dengan hukumanku dan aku juga puas dengan itu!” Seru Eunhyuk sambil kembali menuang minuman untuk kedua kalinya. Soeun langsung gugup mendengar kata2nya.

“soal itu aku hanya..” Soeun menghentikan kata2nya. bingung, ia benar2 tak tahu harus menjelaskan apapun. Itu hanya bentuk kenakalannya, tapi kali itu ia lupa kalau korbannya adalah Eunhyuk. Seseorang yg seharusnya ia tahu tidak akan tinggal diam.

“Wae?” Tanya Eunhyuk sambil kembali berniat meminum-minumannya. Tapi tiba2 Soeun kembali merebutnya.

“Aku bilang jangan minum. Nanti kau mabuk dan semuanya bertambah parah!! Aish..” keluhnya sambil membuang minum itu kelantai begitu saja. Soeun lantas mengambil botol diatas meja. Eunhyuk hanya diam menatap apa yg dilakukan Eunhyuk. “M-Mengenai itu. M-Mianhae..”

“Apa?” Eunhyuk pura2 tak mendengar sambil menyunggingkan senyum.

“A-Aku bilang maaf. Aku tak seharusnya melakukan itu!” kata Soeun setelahnya. Eunhyuk tersenyum lagi, ia lantas berdiri dari duduknya dan mendekati Soeun. Membuat Soeun mundur dari tempatnya.

“Kau tahu? Tiga kata yg paling aku benci di dunia ini yaitu Gomawo, Saranghae, dan Mianhae. Kau fikir aku akan menerima seseorang mengatakan itu padaku? Lagipula, Hya! Mudah sekali kau bilang maaf setelah yang kau lakukan padaku!!” seru Eunhyuk sambil terus mendekati Soeun. Soeun terus mundur namun ia tak menyadari bahwa ia tak bisa mundur lebih jauh. Gerakannya terhenti ketika kakinya memukul pinggir tempat tidur membuat ia langsung terduduk ditempat tidur.

“Yah! Eun-“

Soeun menghentikan kata2nya setelah Eunhyuk langsung merebut botol minuman ditangan Soeun tadi dan melemparnya begitu saja. Ia langsung mendorong Soeun ketempat tidur setelah itu.

“Aku akan selesaikan dengan caraku!” seru Eunhyuk sambil melepas jaketnya membuat Soeun benar2 bertambah panic. Ia berusaha melarikan diri darisana tapi Eunhyuk kembali menahan dan menguncinya. “Kau fikir kau bisa lari?” Tanya Eunhyuk sambil kembali mengunci Soeun diatas tempat tidur. Soeun kembali meronta.

“Lepp-paskan! TOLONG!!”

“Kau fikir siapa yg akan mendengarmu berteriak disini?” Tanya Eunhyuk sambil berusaha mencium Soeun tapi Soeun masih berusaha menyembunyikan wajahnya dari Eunhyuk. Eunhyuk terus berusaha mendapatkan keinginanya.

“Eunhyuk! Jangan lakukan! Kau benar2 akan menyesal kalau melakukannya!!” seru Soeun masih berusaha menyembunyikan wajahnya dari Eunhyuk.

“Aku tidak akan menyesal kalau malam ini aku dapat memuaskan diriku!!”

Krek!!

Soeun benar2 kaget ketika Eunhyuk mulai menyobek bajunya. Belum selesai dengan itu Eunhyuk langsung mencium bibir Soeun dengan kasar.

“Eun-. Ahh! Eunhyuk! Leppaskan A-Aku!!” seru Soeun masih berusaha berontak walau kekuatannya terus melemah setelah apa yg Eunhyuk lakukan padanya. Eunhyuk tak menyahut, ia tetap dengan kegiatannya sementara tangannya kembali bekerja membuka gaun yg dipakai Soeun. “E-Eunhyuk-ah. Kumohon..”

Tetap tak ada sahutan yg ada hanya Eunhyuk yg terus berusaha mengikuti keinginan dan nafsunya. Ia tak memberikan kesempatan untuk Soeun walau hanya sedikit. Ia terus memaksa Soeun untuk merasakan ciuman ganas yg sejak tadi ia berikan. Sementara Soeun terus berusaha untuk lepas dengan sisa-sisa tenaga yg ia punya.

“Eun-. Jangan lakukanhn-. Kumohon..”

“E-Eunhy- Eunhyuk-ah..”

“Eun- hyuk-ah. Aku mohon..”

Eunhyuk sejenak menghentikan kegiatannya ketika ia merasakan pipinya basah akibat air mata Soeun. Eunhyuk menutup matanya, menghembuskan nafas, lantas mengangkat wajahnya dan menatap Soeun yg masih menutup matanya dengan ketakutan. Tapi air mata tetap mengalir dari matanya yg tertutup rapat. Nafasnya terdengar tersengal dan kelelahan. Eunhyuk juga tampak berusaha mengatur nafasnya yg juga berantakan akibat ulahnya tadi.

“Kau takut? Kau membencinya kan? Kau seharusnya memikirkan ini sebelum melakukan sesuatu yg merusak nama orang lain. Kau seorang gadis bukan? Seharusnya kau lebih menghargai kesucianmu sendiri dengan tidak melakukan hal bodoh untuk mencemarinya..” Eunhyuk kembali buka suara dengan nada yg dingin tapi terdengar menenangkan.

Soeun tak menyahut, matanya masih terpejam dengan erat dan tak berani membukanya dan menatap Eunhyuk. Eunhyuk mengehela nafas, lantas kembali berdiri dari tempat tidur dan mengambil jaketnya yg tadi ia lempar menuju sofa. Eunhyuk terdiam, matanya beralih pada Soeun. Ia lantas membawa jaketnya tadi mendekati Soeun dan menutupi tubuh Soeun.

“Pulanglah besok pagi2. Malam ini sebaiknya kau beristirahat disini. Aku pergi!” kata Eunhyuk kemudian. Eunhyuk lantas mulai bergerak dan membuka pintu. Langkahnya terdengar menjauh dari tempat itu.

Soeun membuka matanya setelah Eunhyuk benar2 terdengar menjauh. Ia menghapus air matanya lantas bergerak memperbaiki posisi tidurnya. Ia menarik selimut untuk menyelimuti tubuhnya yg benar2 kedinginan akibat gaunnya yg sobek. Ia berusaha memejamkan mata dengan air mata yg terus membanjiri mata dan pipinya.

—-

“EUNHYUK OPPA KEMBALI!!!”

“Eunhyuk! Kau kembali masuk. Selamat datang kembali..”

“Eunhyuk-ah ternyata aku benar dengan percaya padamu. Aku senang.. selamat datang lagi..”

Eunhyuk hanya tersenyum mendengar sambutan dari teman2nya setelah ia kembali masuk kuliah. Entahlah, sepertinya sang tuan putri benar2 bekerja dengan baik. Entah apa yg ia lakukan sehingga Eunhyuk kembali dipanggil pihak kampus untuk kembali masuk kuliah dan skorsingnya resmi dibatalkan.

Eunhyuk mengalihkan perhatiannya pada seorang gadis yg bersandar disalah satu tiang disana sambil menatap datar kearah mereka. Eunhyuk menatap padanya sambil memperhatikannya. Soeun tampak mengalihkan perhatiannya dengan cuek sambil memakan permen karet yg memenuhi mulutnya. Tak lama ia meninggalkan tempat itu masih dengan cueknya.

“Aish, dia benar2 menyebalkan. Setelah ia mengaku mempermalukanmu dia tidak mendapat sanksi apapun. Mentang2 ayahnya pemilik yayasan bukan berarti ia dibiarkan bebas setelah yg ia lakukan padamu!!” terdengar fans2nya berseru geram setelah Soeun pergi.

“Benar2 tidak adil. Seharusnya dia mendapatkan pelajaran dan balasan yg setimpal!!”

“Lihatlah, aku yg akan membalasnya untukmu!!”

Eunhyuk tak menyahuti seruan2 geram mereka atau bahkan tak satupun tak masuk dalam telinganya. Matanya terus mengikuti pergerakan Soeun yg menjauh masih dengan gaya cueknya. Eunhyuk tersenyum tipis, padahal ia ingat betapa menyedihkannya wajah gadis itu dua hari yg lalu. Tapi hari ini ia kembali pada karakternya sendiri. Karkater yang angkuh, cuek, dingin, dan sombong. Benar2 susah ditebak. Bad Girl!!

—-

Soeun duduk bersama klubnya sambil memperhatikan klub Dance laki2 yg sedang melakukan latihan. Jadi seperti inilah, kalau hari ini datang maka mereka akan berkumpul untuk latihan. Ada yang kurang disini, kalau biasanya kedua klub itu akan berebut. Kali ini klub perempuan tampak mengalah dan membiarkan klub laki2 menguasai tempat itu.

“Aish, ini membosankan!” Soeun menatap temannya yg duduk disampingnya yg terdengar mengeluh. Jia lantas mengalihkan perhatian pada Soeun. “Soeun-ah, ayo lakukan sesuatu. Bagaimana mungkin kita mengalah begitu saja pada mereka. Lihat, mereka seperti mengejek kita..” kata Jia pada Soeun. Soeun tak menyahut, ia kembali mengalihkan perhatiannya pada kelompok disana yang masih sibuk berlatih dan bercanda.

“Ya Soeun-ah! Aku tahu kalau semua itu hanya keisenganmu dengan membuat pertandingan itu tertunda. Tapi, kaukan sudah mengakui semuanya pada Rektor dan tidak ada apapun yg kau terima. Sekarang, kembali seperti semula saja, bersaing untuk mendapatkan tempat dengan mereka. Jangan perlihatkan kau menyerah dan menyesal atas perbuatanmu itu!” kata Jia masih dengan mengeluh. Jia tampaknya benar2 kesal, masalahnya beberapa klub Dance laki2 tampak sengaja mengolok-olok kelompok mereka yang memang terlihat sepi hari ini. Terdengar helaan nafas dari Soeun.

“Aku tidak akan menyerah. Hanya saja, hari ini aku lelah..” keluh Soeun tak bergairah. Jia menoleh padanya.

“Kau lelah kenapa? Atau jangan2 ayahmu-“

“Sudahlah! Aku ingin keluar saja. Aku ingin mencari suasana berbeda diluar..” kata Soeun sambil bangkit. Jia menatap padanya.

“Kau benar2 baik2 saja?!” Tanya Jia lagi. Soeun berbalik dan menoleh.

“Gwaenchana! Kau tahu bukan aku bukan orang yg lemah hanya karena ini..” kata Soeun sebelum akhirnya berbalik dan benar2 meninggalkan tempat itu. ketika ia benar2 keluar tanpa ia sadari seseorang menatap padanya. Eunhyuk tampak menghentikan gerakannya sejenak dan memperhatikan seorang gadis tampak sudah keluar dari ruangan itu.

()

Soeun berjalan pelan menuju locker Room untuk mengambil barang2nya. hari ini buruk, setidaknya itulah yg ada difikirannya. Apa yang membuatnya lebih buruk? selain kejadian dengan Eunhyuk malam itu tentunya. Hanya saja, ini adalah rahasia yg ia punya yg sejauh ini hanya Jia yg mengetahuinya. Tentang bagaimana kehidupan keluarganya. Kemaren, soeun telah membuat masalah, itulah yg ada difikiran ayahnya ketika ia mengetahui ulah Soeun yg ia akui kemaren kepada rector. Tentu saja, gara2 itu ia dimarahi ayahnya habis-habisan. Seharusnya kalau orang lain mengalami ini, mereka akan punya ibu yang akan membelamu ketika ayahmu memarahi atau sampai memukulmu. Tapi alangkah menyedihkannya hidupmu, ketika kau sadari tiada ibumu disana. Ibumu telah pergi, bukan karena menghadap tuhan atau telah mencapai sorga. Tapi karena ia telah menemukan keluarganya yang lain, tragis!

“Akh!!”

Soeun mengaduh ketika baru saja ia hendak mencapai locker room tiba2 rasa yg sangat sakit menyerang kedua kakinya. Rasa yang sama ketika kau ditusuk oleh belasan atau bahkan puluhan jarum. Soeun terduduk dibangku terdekat disana dan melihat kedua kakinya. Benar2 kaget ketika menyadari puluhan paku payung menancap dan menembus sepatu kets yg dipakainya.

“Akh!!”

Soeun mengangkat wajahnya ketika menyadari beberapa orang berdiri didepannya. Mereka tampak tertawa puas melihat keadaan Soeun yg kesakitan.

“Bagaimana rasanya? Apakah menyenangkan? Itu adalah pembalasan yg kau terima setelah apa yg kau lakukan pada Eunhyuk oppa..”

“Rektor atau dosen tidak akan menghukummu. Mengingat kau adalah anak pemilik yayasan tapi berbeda dengan kami. Kami tidak akan membiarkanmu bebas setelah apa yg kau lakukan pada Eunhyuk oppa..”

“Selamat bersenang-senang, Soeun-ssi..”

Soeun hanya bisa mengeluh merasakan rasa sakit yg menjalari kakinya. Sementara matanya melihat kearah tiga orang mahasiswi yg keluar dari sana dengan wajah puas karena berhasil melukai Soeun.

“Bodoh..” Soeun merutuk ketika rasa sakitnya semakin menjadi. Sebenarnya ingin berteriak mencari bantuan namun suaranya sulit keluar karena ini benar2 terasa sakit. hingga pandangannya tiba2 kian suram dan kian kelam. Namun ia menyadari seseorang datang padanya.

“Apa yang terjadi?!” terdengar suara panic dan suara gesekan dilantai yg dipenuhi paku. Sepertinya ia berusaha menyingkirkan paku2 yg bertebaran agar tidak melukainya juga, yang sayangnya telah melukai Soeun. “Soeun-sii?!”

—-

Eunhyuk meletakkan Soeun ditempat tidur diruang kesehatan kampus. Matanya mencari-cari petugas kesehatan yg tak kelihatan sementara keadaan Soeun tampaknya semakin parah.

“Yah! Kemana semua?! Choi Siwon-ssi, anda dimana-“

Eunhyuk menghentikan kata2nya ketika merasakan Soeun menggenggam tangannya kuat dan erat seakan takut ditinggal. Wajah Soeun pucat, sementara keringat terus bercucuran membasahi wajah dan lehernya. Ia benar2 terlihat kesakitan. Ia menggenggam tangan Eunhyuk lebih kuat.

“Ada apa ini?” tiba2 Siwon ketua kesehatan kampus tampak datang dengan pakaian putih2nya. ia tampak kaget melihat yg ada didepannya.

“Tolong dia! Kakinya terluka!” kata Eunhyuk pada Kangta. Siwon terdiam, melirik kearah kaki Soeun yg masih dibalut sepatu namun dipenuhi belasan paku2 payung yg menancapinya. Ada titik darah disana.

“Astaga..” katanya sambil mulai bertindak. Eunhyuk hanya terdiam, melihat semua proses itu sementara tangannya terus digenggam Soeun, semakin erat dan semakin kuat.

—-

Mobil itu tenang tanpa ada kebisikan sama sekali walaupun dua orang didalamnya. Soeun hanya duduk tenang sambil matanya menatap kedepan dengan wajah datarnya. Sementara Eunhyuk tampak sibuk mencari-cari sesuatu disekeliling.

“Dimana? Kau bilang rumahmu di daerah Jamsil timur. Kita sudah disini, tapi aku tidak menemukannya!” kata Eunhyuk sambil2 terus mencari-cari rumah yang dimaksud. Gadis ini aneh, dia tidak mau menyebutkan alamat rumahnya dengan lengkap. Padahal Eunhyuk kini sedang mengantarnya pulang karena cedera yg ia alami tadi. Rumah besar bercat biru, rumah yang mana maksudnya?

Plak!

“Pergilah! Apa lagi yg kau inginkan!”

“Aku ingin membawa Soeun. Dia anakku!!”

“Dia juga anakku. Apalagi yang kau inginkan, bukankah kau sekarang sudah mempunyai anak lain dengan suamimu yg baru?!”

“Tapi dia tidak bisa bersamamu. Kau selalu kasar padanya!”

“Itu bukan urusanmu!!”

Eunhyuk mengalihkan perhatiannya pada Soeun setelah ia melihat adegan pertengkaran antara dua suami istri didepan sebuah rumah mewah yg menggunakan cat Aqua Blue. Apakah ini yg dimaksud? Sayangnya Soeun tak menunjukan reaksi pandangannya tampak masih lurus dan datar ke depan.

“S-Soeun?”

“Bawa aku pergi darisini. Aku tak mau pulang. Bawa aku kemana saja, asal jangan kembali kemari..” kata Soeun datar dan tanpa menoleh. Wajahnya benar2 sulit ditebak. Eunhyuk terdiam, mengalihkan lagi perhatiannya menuju dua orang yg bertengkar disana. Lantas setelah beberapa saat, ia menghidupkan mesin mobilnya dan meninggalkan tempat itu.

—-

Eunhyuk membawa minuman hangat kembali keruang tengah apartemenya. Disana, dilihatnya gadis itu masih duduk didekat perapian. Selimut membalut tubuhnya dari dinginnya sisa2 musim dingin. Sementara kedua kakinya tampak terbalut oleh perban dan kain kasa.

“Aku tidak menyangka. Ternyata begitulah kehidupan sebenarnya keluarga pemilik yayasan terbesar dikota ini..”

Soeun tampak tersenyum mendengar kata2 Eunhyuk yg sudah bergabung duduk disampingnya. Matanya menatap pada api2 yg masih menjilati sisa2 kayu.

“Kaya bukan berarti bahagia..” tanggap Soeun datar. Eunhyuk tersenyum, matanya beralih lagi kepada Soeun.

“Kau tidak akan menyangka kalau aku bilang aku kembali dari latar keluarga yg sama..”

Soeun mengalihkan perhatiannya kepada Eunhyuk setelah kata2 Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum, ia tampak bergerak menyusun kayu2 diperapian didepan mereka.

“Mereka dulu menikah atas nama cinta dan melahirkan kita kedunia. Tapi sepertinya bumi benar2 selalu cepat berputar sehingga ia membuat cinta itu menjadi kebencian yg dalam. Yang sayangnya, membuat kita merasakan sisa2 perputarannya..” kata Eunhyuk datar sambil terus menyusun kayu didalam perapian.

“Yah! Aku baru ingat, bukankah kau juga anak pemilik departemen store terbesar dikota ini. Kenapa kau sampai berada di apartemen seperti ini..” kata Soeun sambil mengalihkan perhatiannya kesegala penjuru ruangan. Eunhyuk kembali tersenyum sambil kembali duduk disamping Soeun.

“Bukankah kau berfikiran sama? Hidup sendiri tanpa kemewahan tapi tenang lebih baik daripada hidup mewah namun dikelilingi perpecahan disekitarnya. Itu sebabnya kau melarikan diri bukan?” Tanya Eunhyuk. Soeun tampak mengangguk.

“Ya. Sudah lama aku memikirkannya tapi mereka selalu menahanku.sehingga aku selalu terkurung disana..” kata Soeun yg kembali disambut senyuman tipis Eunhyuk.

“Sudah malam. Sebaiknya kita tidur..” kata Eunhyuk sambil bangkit. Eunhyuk kemudian kembali membantu Soeun untuk bergerak darisana dengan menggendongnya. Keduanya tampak tersenyum sebelum akhirnya Eunhyuk membawa Soeun pergi darisana. “Tapi.. ada satu hal yg perlu kau tahu sebelumnya Soeun-ssi. Disini apartemen murah, dan hanya ada satu kamar disini. Apa kau keberatan?” Tanya Eunhyuk sambil membawa Soeun menuju kamarnya. Soeun tampak balas tersenyum.

“Aku tahu. Tapi.. aku meragukan kau akan tega berbuat kurang ajar pada gadis yg sedang terluka kakinya. Sementara beberapa hari yang lalu saja, kau tidak tega melakukannya..” tanggap Soeun. Eunhyuk kembali tersenyum.

“Kau benar. Kau tahu, aku sudah banyak meliat gadis lemah yg menangis karena perbuatanku itu sebabnya aku bisa melakukan apapun yg kumau. Tapi berbeda ketika aku melihat gadis sepertimu yang menangis, entah kenapa seluruh perasaanku menghalangiku untuk melakukannya..” kata Eunhyuk sambil meletakkan Soeun ditempat tidurnya. Ia berniat bangkit ketika ia sudah meletakkan Soeun ditempat tidur, namun tiba2 Soeun melarangnya dengan tangan yg masih melingkar dilehernya. Wajah mereka berjarak beberapa inci. Eunhyuk tersenyum melihat gadis yg sangat dekat dengannya saat ini. “Jangan menggodaku, Soeun-sii..”

“Kau bilang kau benci ucapan Gomawo, Saranghae, dan Mianhae. Jadi apa yg bisa aku katakan atau aku lakukan untuk semua yg telah kau lakukan padaku?” Tanya Soeun sambil balas menatap Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum, ia tampak mendekat dan mencium kening Soeun.

“Hanya ucapkan selamat malam..” katanya sambil tersenyum. Soeun tersenyum sambil melepas tangannya dileher Eunhyuk.

“Selamat malam..”

Eunhyuk tersenyum sambil berdiri dari tempat tidur. Matanya menatap Soeun yg telah memejamkan matanya dan berusaha untuk tidur.

“Selamat malam..”

—-

Soeun terbangun dari tempat tidurnya ketika ia merasakan cahaya yg menyinari matanya. Ia membuka matanya, dilihatnya Eunhyuk sudah tak ada disampingnya. Mereka tidur dalam satu tempat tidur semalam, tapi jangan berfikir macam2. Karena Bad Girl dan Bad Boy ada waktunya mereka tidak melakukan sesuatu yg Bad bukan?

Soeun beranjak menggapai sebuah kertas yg terletak diatas meja disamping Weker. Dan membacanya.

“Aku kuliah pagi2. Aku sudah membuatkanmu sarapan dan meletakkannya disini agar kau tak perlu susah payah berjalan kedapur. Oiya, Bad Girl tidak manja bukan? Jadi jangan hanya berbaring ditempat tidur. Kakimu tidak akan sembuh2 bila kau malas bergerak. Banyak2lah bergerak, atau kalau perlu bersihkan apartemenku yg berantakan. Ketua Klub Dance kampus yg lebih hebat darimu, Eunhyuk..”

“Dasar..” Soeun tersenyum kecil setelah membaca surat yg diberikan Eunhyuk. Matanya beralih menuju makanan yg diletakkan disana. Sederhana sih, tapi entah kenapa Soeun fikir ini lebih baik daripada makanan2 mewah dirumahnya. Soeun beranjak untuk memakannya.

—-

“Hey, apa kalian melihat nona Soeun?!”

“Apa kau melihat nona Soeun?”

“Apa kau benar2 tidak melihatnya? Kemaren dia masuk bukan?”

Eunhyuk berjalan santai tanpa terlalu memperdulikan kehebohan kampusnya. Anak pemilik yayasan menghilang! Itu sebabnya kampus sejak pagi rusuh ketika pesuruh tuan Kim Han Sam menyebar untuk mencari keberadaan nona muda mereka. Yang sayangnya tidak dapat mereka temukan. Karena tidak ada yg tahu bahwa sang Bad Girl tengah bersembunyi disarang musuhnya sendiri, Bad Boy.

“Hey!” Eunhyuk menghentikan langkahnya ketika salah satu mencapainya. Eunhyuk menoleh padanya. “Apa kau melihat nona Kim So Eun?” tanyanya pada Eunhyuk. Eunhyuk menggeleng.

“Tidak!”

“Aish, kemana dia? Bisa2 aku dibunuh kalau tidak menemukannya..”

Eunhyuk berjalan pelan meninggalkan mereka yg tampak mengeluh dan kebingungan. Ia lantas berjalan menuju ruang kesehatan.

“Ahh!! Eunhyuk-ah, bukankah kau-“

“Pelankan suaramu!” kata Eunhyuk sambil duduk disamping Siwon. Siwon sebenarnya juga merupakan seorang mahasiswa, hanya saja karena kepandaiannya ia ditunjuk menjadi ketua kesehatan kampus yg menangani setiap masalah kesehatan mahasiswa disana. Siwon menatap pada Eunhyuk.

“Kemana kau larikan anak pemilik yayasan?” Tanya Siwon setengah berbisik. Eunhyuk tersenyum kecil.

“Jangan khawatir, dia aman ditanganku..” sahutnya santai. Siwon menatap padanya.

“Aman? Aku meragukannya. Bukankah kalian saling tidak menyukai dari dulu. Sebenarnya aku cukup heran melihat apa yg terjadi kemaren. Kau yg membawa dan membantunya. Serta ketika aku lihat, dia terus menggenggam tanganmu. Padahal setahuku kalian sangat bertentangan. Seluruh kampus tahu itu..” kata Siwon kemudian. Eunhyuk tersenyum.

“Kujelaskan kau juga tidak akan mengerti..” sahutnya rendah.

“Oiya, dia dimana? Apa kau tidak melakukan hal yg buruk padanya?” Tanya Siwon.

“Aish, kenapa kau selalu bertanya. Dia baik2 saja, aku jamin itu..”

“Tapi aku meragukannya. Aku tahu siapa kau. Kau benar2 tidak baik sama sekali..” kata Siwon menyelidik yg dibalas senyuman lagi oleh Eunhyuk.

“Yah! Tapi ketika seorang Bad Boy bertemu dengan Bad Girl maka kau tahu? Sejarah mungkin akan berubah begitu saja..”

—-

Eunhyuk berjalan santai menuju tempat parkirnya dan berniat pulang. Namun, langkahnya terhenti ketika ia melihat ban mobilnya yg kempes seperti ada yg sengaja merusaknya.

“Damn!” Eunhyuk mengutuk sambil berbalik untuk melihat siapa yg telah mengerjainya. Tak lama ia merasakan beberapa orang datang dan mengelilinginya. Eunhyuk menatap mereka semua.

—-

“Ck, benar2 kenapa malah berantakan!”

“Yah!! Aish, ini hanya menghancurkan namanya!”

Kreek!!

“Bad Girl! Aku pulang!!”

“Ommo, bodoh! Dia pulang!

Soeun mengeluh sambil memperhatikan sekitarnya dimana dapur telah ia buat begitu berantakan. Tadi, karena Eunhyuk tak kunjung pulang ia berencana membuat makanan untuk Eunhyuk lupa. Tapi namanya itu terlalu nekat, mengingat ia tak pernah kedapur rumahnya sebelumnya.

“Soeun?!”

Soeun memutar otak sambil berusaha membersihkan apa yg ia bersihkan. Namun ternyata sia2 karena ia akhirnya benar2 hanya merusakkan. Malam beberapa panic jatuh dari tempatnya, membuat keributan yg ia yakin bisa didengar Eunhyuk kali ini.

“Soeun-”

Eunhyuk benar2 speechless melihat kondisi dapurnya yg acak-acakkan. Didekat kompor dilihatnya seorang gadis tersenyum kikuk padanya.

“Apa yg kau lakukan dengan dapurku?”

“M-Maaf, tadi itu karena kau begitu lama pulang aku berniat membuat makam malam. tapi yah, aku benar2 tidak berbakat untuk itu..” kata Soeun berusaha tenang dan tersenyum pada Eunhyuk. Eunhyuk terdiam, menatap kerusakan dapurnya dan pada gadis yg menghindari pandangannya. Eunhyuk berdecak, lalu kembali menatap Soeun.

“Kau lupa kalau aku benci tiga kata dan salah satunya maaf?” kata Eunhyuk setelahnya berhasil membuat Soeun mengangkat wajahnya dan menatap Eunhyuk.

“Maksudku adalah-“

“Sudahlah. Aku sudah membawa makanan. Jadi makan ini saja..” kata Eunhyuk memotong sambil berjalan mendekati Soeun. Ia mengulurkan apa yg dibawanya pada Soeun. Soeun menatap makanan itu sejenak, pandangannya malah beralih kearah yg lain.

“Kenapa wajahmu?” tanyanya menyadari wajah Eunhyuk terlihat memar. Eunhyuk tersenyum miris, ia lantas meletakkan makanan tadi didekat sana. Didekat tempat kompor yg benar2 acak-acakan karena ulah Soeun.

“Ini ulah fans2mu. Oiya, semua orang heboh karena kau menghilang. Pesuruh ayahmu memenuhi kampus untuk mencarimu-“

“Tapi wajahmu kenapa? Kau belum menjawabku. Apa pesuruh ayah yg melukaimu?” potong Soeun.

“Bukan, ini ulah penggemarmu. Ini berkaitan dengan masalah kita dihari pertandingan. Mereka juga menuduh aku yg menculikmu makanya mereka menyerangku. Tapi tenang saja, mereka bukan tandinganku. Lagipula difikir-fikir benar juga, memang akukan yg menyulikmu..”

“Kau masih sempat bercanda. Kemarilah, biar aku obati..”

“Tenang saja, ini tidak parah. Lagipula memang lucu bukan? Kemaren kau yg diserang penggemarku sekarang malah aku yg diserang penggemarmu. Heran, ternyata Bad Boy dan Bad Girl segitu dicintai oleh mereka..”kata Eunhyuk sambil tertawa.

“Berhentilah mengatakan hal seperti ini. Oiya, kenapa kau pulang segitu lama? Katanya mereka bukan tandinganmu. Lihat, jam berapa sekarang. Karena aku takut kau kecapekan ketika pulang makanya aku berniat membuat makanan. Tapi.. nyatanya aku tidak pernah bersahabat dengan peralatan dapur..” kata Soeun sambil membuka kotak makanan yg dibawa Eunhyuk.

“Mereka juga membuat banku bocor sehingga tadi aku harus memperbaikinya dulu. Seharusnya tadi memang aku larang kau mendekati dapur karena seharusnya aku tahu kau tidak akan berbakat dengan ini. Oiya, ngomong2 bagaimana kakimu? kenapa kau sampai kemari? Apa tidak apa2?” Tanya Eunhyuk pada Soeun yg sudah sibuk mengaduk makanan dengan sumpitnya.

“Bukankah kau sendiri yg bilang kalau Bad Girl itu tidak manja..” tanggap Soeun sambil kali ini membawa sumpit berisi makanannya pada Eunhyuk. Ia berniat menyuapi Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum sambil membuka mulutnya. Matanya menatap intens setiap pergerakan Soeun.

“Kau tahu? Kau sebenarnya memiliki wajah yg tidak cocok untuk seorang Bad Girl. Wajahmu polos dan terlihat tanpa dosa. Aku tak heran mengapa kau mudah menipu korbanmu..” Soeun tersenyum sambil menatap Eunhyuk.

“Kau tahu? Kalau seandainya keluargaku baik2 saja. Mungkin aku akan menjadi anak paling penurut didunia ini..” sahut Soeun sambil tersenyum. Eunhyuk balas tersenyum.

“Aku tahu. Tapi, apa kau tahu? Aku menyukai segala yg ada pada dirimu..” kata Eunhyuk kemudian membuat Soeun mengurungkan niatnya untuk mengambil makanan kembali dengan sumpitnya. Ia menatap Eunhyuk.

“Apa itu alasanmu menginginkan ciumanku untuk taruhan waktu itu?”

“Mungkin..” kata Eunhyuk sambil mengambil sumpit ditangan Soeun dan meletakkannya kedalam kotak makanan yg tadi ia beli. “Tapi kau dengan curang membuat semua itu tidak jadi terjadi..” katanya pada Soeun.

“Bukankah malam itu kau punya kesempatan. Tapi kenapa tidak kau lakukan saja. Padahal malam itu, aku benar2 sudah kehilangan pondasi kekuatanku..” kata Soeun sambil kembali melingkarkan tangannya dileher Eunhyuk. Eunhyuk tersenyum, tangannya kali ini juga melingkari pinggang Soeun hingga tak ada lagi jarak antara keduanya.

“Aku tidak suka memaksamu. Apalagi waktu itu kau sempat menangis. Kau tahu bagaimana yg sesungguhnya kan?”

“Karena kau benci tiga kata Gomawo, Saranghae, dan Mianhae itu sebabnya kau tidak melakukannya dan hanya diam saja saat ini..” tebak Soeun. Eunhyuk tersenyum. “Katakan saja.. aku tahu apa yg ingin kau katakan”

“Kau benar. Soeun-ssi, percayalah padaku. Aku akan menjagamu dan aku berjanji aku tidak akan melukaimu. Aku tidak akan memaksamu, mengekangmu, aku akan membiarkanmu hidup bebas dalam dekapanku. Kau menjadi Bad Girl pun aku setuju. Asal percayakan hidupmu padaku, hanya padaku..” kata Eunhyuk sambil mendekatkan wajahnya pada Soeun hingga dahi mereka menyatu. Soeun tersenyum sambil mempererat pegangannya pada Eunhyuk.

“Aku tahu kau membenci ini. Tapi aku akan mengatakannya. Kau boleh menghukumku setelah ini. Eunhyuk-ssi saranghaeyo, dan aku tahu kau juga mencintaiku..”

Eunhyuk tersenyum setelah kata2 itu. ia lantas langsung melahap bibir Soeun dengan tidak sabaran setelah itu. sementara Soeun hanya berusaha mengimbanginya dengan terus mempererat pelukannya dileher Eunhyuk atau bahkan mencengkram rambut Eunhyuk. Dan kau tahu, karena mereka berdua adalah Bad Boy dan Bad Girl malam ini semuanya bisa saja terjadi. Yah! Semuanya.

(THE END)

*Lap keringat*

Anyeong All, terima kasih karena telah membacanya. Ini FF pertama kalinya aku mambuat yg agak membuatku benar2 tidak enak hati membuatnya. Aku memang tidak terbiasa membuat FF seperti ini wkwkwk. Aku selalu kesulitan menyaring konflik sama kata2nya agar tidak merusak cerita dan mood menulis serta membacanya kkk.

Tapi maksud FF ini adalah untuk mencari karakter baru dari Soeun Unnie yg belum aku gunakan. Itu sebabnya FF ini bersifat Out Of Character karena karakter yg aku pakai memang berbeda dari karakter yg ada sebelumnya. Lagipula belakangan aku ingin sekali membuat FF dengan label Bad Girl dan Bad Boy dan juga berhubungan dengan latar cerita Broken Home. Dan, beginilah hasilnya. Semoga para angels tidak merasa aneh, dan mungkin untuk selanjutnya aku akan membuat FF Out Of Character lagi mengenai Soeun Unnie. Yang minat boleh ditunggu. Yang tidak.. ya, terserahlah ^^

Oiya, Rate dan Komennya masih ditunggu ^^

47 Comments Add yours

  1. azizahpark mengatakan:

    seruuu
    karakter sso dsini bner” bda sma d ff yg lain

  2. Aisyah Nadhirah mengatakan:

    Wahh karakter seoun bnr2 beda.. like it so much!! Trusin dong bkin ff yg kya gni wkwk😀

  3. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Yeaaaaah…first komen..
    Wah,keren thor..seorg bad girl n bad boy jd brsatu..
    aq suka krakter sso dsini “seorg bad girl”…emang bnr sih kt unyuk kalo wjah sso itu gk cocok jd bad girl krn wjahx polos n innocent..tp ttap aja aq suka #plak..
    Oh ya thor,aq stuju utk mmbuat ff sso dgn krakter yg brbeda..coz soalx kan jarang krakter sso yg bad girl gitu..
    Oke,dtng9u thor kryamu yg slnjutx yg lbih keren lg..hwaiting🙂

    1. Kyusso Eunnie mengatakan:

      Yaaah..kcolongan dluan..
      Td kpikir kalo aq yg first komen..
      Malangx nsibku..😥

  4. andri susilowati mengatakan:

    WOAHHHH….
    keren thorrrrrrrrr,mantep critanya dan tentunya tak membosankannn.
    suka sama karakter pemainnya…
    lanjut ff yang lain thorrr

  5. noni eka s. mengatakan:

    wuuuuu gak tau kenapa malah aku suka kalo soeun bad girl ahaha
    keep write! fated lanjutin ya thor~

  6. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    SERU!!!!
    Seru……..Seru…..Seru…..!!!
    Saya suka!!
    Saya nantikan peran Sso Eonnie seperti ini lagi!!!
    Terkadang bosen dengan peran eonnie sebagai wanita polos tanpa dosa (?) !!tapi ini??? GOOD!!NOT BAD!! *Acungkan Jempol breng Oppa Yesung :p* #KenaSateAuthor

    gag tahu mau coment apa lagi:/
    ditunggu aja Karya2 yg laen Author…
    Dan di tunggu sambungan2 FF yg sebelum2nya😀
    Keep Spirit!!
    Ingat Thor???
    Klw gag ada inspirasi sebut nama Puspa 3 kali dalam hati,pasti deh Inspirasi makin merosot =,=”

  7. heldajungsoo mengatakan:

    Yee, akhr.a bersatu juga. bad boy and bad girl seru2 bgt, ayo dibuat lagi. .

  8. haekyusso mengatakan:

    Keren…keren…kerrrreeeeennnnn!!!
    Bingung mo komen apa??? Habis y seru crt y…B-)
    Wlpun karakter kimso bad gilr tp ttp keluguan y daa…..
    Hyooo buat lg ff yg karakter y bad gilr lg bt kimso😀
    Go…. Go…. SEMANGAT…:-D

  9. sian mengatakan:

    hallo autor slm kenal aku reader bru, baca ffnya seru dan jalan ceritanya bikin deg-degan +bikin penasarn endingnya,daebak tor 2 jempol bwt autor…………
    seneng akhrnya nemu jg blog yg ffnya my fav aktris kim so eun sm suju…….

  10. minmin mengatakan:

    ga tau kenapa ko suka ma karakter sso yang satu ini,,,
    bener2 suasana baru ^^
    sampe bingung mau komen apa pokoke TOP lah,,,
    bikin ff yg sso karakternya kaya gini lagi dong put,,, pasti seru apalagi ma kyu atau donghae,,,🙂

  11. sugarsoya mengatakan:

    Caritanya keren, padahal aku gak terlalu suka couple ini, tpi OSnya keren, so eun dengan karakter yg beda,
    Akhirnya bad boy dan bad girl bersatu, so sweet banget,

  12. Ambarr mengatakan:

    Tenang putri apapun cerita,karakter atau apalah ttp keren… Kunci utama q ttp enjoy bca yg jelas hrus kim so eun castnya. .soal genre dan sbgainya q seneng2 aja…

    Apa lg yg kyk gni q lahap aja lgi pula q jg udh dewasa*hehehe

    tpi bnr2 ceritanya keren chingu,,bad boy n bad girl apa yg kalian lakukan pas endingnya tu??

  13. Kim Ha Byung mengatakan:

    Aaaaaaaaaaaaa aku suka sama ff ni😀
    Keren bget, sso eonni jdi Bad Girl😀,
    dan Eunhyuk oppa jdi Bad Boy’a….😀
    Di lanjut lah eon, bikin ff’a….
    Dan ff yg lain jga di tunggu kelanjuta’a…
    Aplgy ff Be My Girl…^^

  14. syasyaeun mengatakan:

    wah saya suka saya suka.😀
    terusin ya author bikin cerita kayak gini dan cari karakter eonie so eun yang baru🙂

  15. mayaulidhasso mengatakan:

    wahh .. suka endingnya, walaupun pas awal2 dan p’tengahannya agak gmna gituu -,-
    apalagi yg pas Hyukppa nyulik (?) Sso eonnie, disitu dag dig dug serrr -___-
    ini bener beda ama ff author yg lain, tapi, gak apa2 te2p bagus kok🙂
    okedeh author, dilanjut ff yg lainnya🙂
    gomawo ~~

  16. Seli m mengatakan:

    K’putri ….. #sokkenal
    Duh Entah kenapa q suka bnged ma ff kk yg ini ..
    Mungkin keluar dr karakter ff lainnya kali yw ..
    Ceritanya menarik banget ..
    Smpet silent waktu pas soeun mmfitnah eunhyuk ..
    Habis gg tega gitu soeunni yg biasanya karakternya baik euh skrng mlh bad girl ,, hehe
    tpi aku suka jga klw karakter soeun beda dr yg lain ..
    Ok thor dinantikan ff yang lain dn slanjutnya. Fatednya ditunggu hehe ^^v

  17. SHANE mengatakan:

    wah,,i like it.. suka caracter sso n eunhyuk d sini…
    reader setuju klo d bikinin ff out of caracrt sso lg,,,nuansa baru beda ajja gittu…..
    lanjutkan…………..

  18. Dear dHiyah mengatakan:

    bad girl ketemu bad boy ..
    cocok dech …. ^^

  19. Anna mengatakan:

    ^ wuuaaahh lap keringat jg,,seruuuuu sukaaaaaa alurny,,bnr2 dri awl mp akhr memuaskn & ga monoton,,dtggu lg lntny ff yg laen putri gomawo🙂 ^

  20. rida_kyusso jewels mengatakan:

    wuah bener2 cucok , kapan2 bikin yg karacter nya kyag ginie yhow auuthor …………..

  21. Deshiewookie mengatakan:

    waooo. . . ini emang beda dari FFmu yang lain chingu. . .
    keseluruhan aku suka ceritanya. . .
    aku suka Sso disini jadi bad girl, jarang2 kan. . . . ??
    Emang ya, karakter bad boy cocoknya ma Eunhyuk. . .
    Jadi Disini aku bisa bayangin. . .
    Yaaa bisa dibilang aku suka FF bergenre kayak gini. . lain kali dibuat ya thor. . .*kedip2 mata*

    Oke deh sekian koment dari saya dan saya tunggu karya2mu selanjutnya oke oke oke??
    Keep Fighting!! Semangat!!!
    >___<

  22. ticha_Sso mengatakan:

    wAw_serU
    ga p’nh t’byn9 ma aQ klw krakter eunnie ky’ gt?!
    ee_jdy’x serU j9_
    daebAk saen9_Q tgg ff y9 lAen😀
    lanjut

  23. mian tlt comment😀
    ceritanya seruuuuu bgt, aku suka karakter sso yg bad girls, apa lg si unyuk oppa jg bad boy… n disini sso jago dance ya?? wah daebak, jd ngebayangin sso beneran jago dance n bisa dance batle beneran sm unyuk oppa hahahaa#plak
    ok di tunggu ff yg lain semangaaaaaat bwt putri😀
    eh iya sy jg nunggu ff yesso n kyusso x cz lg gila sm ff yesso n kyusso hehehehe

  24. sag1190 mengatakan:

    wach klo eunhyuk co2k jdi bad boy, tpi g pernah ngebayangin sso jdi bad girl and ternyata daebaaaaaaaaak thor, ceritanya bner2 beda, love it gomawo thor ^^

  25. geill mengatakan:

    seru…..seru……ffnya mantap….
    q sk ama ceritanya and penyampaian ceritanya jg bgs…good job….bener2 beda karakter so eun di ff ini, di ff ini so eun jago dance dan bad girl,….hehehehe…..apalagi di pasangi ama eunhyuk….hehehehe….suka…..
    klu gt di tunggu ffnya yg lain dan ffnya yg pairingnya mereka lagi…hehehehe…..
    semangat terus buat author………

  26. yeojaNiel mengatakan:

    huaaa mantep mantep
    daebak lah ceritanya xD

  27. AngElf mengatakan:

    waaa…keren beda banget karakter sso onnie disini
    suka dech pokokonya…
    ditunggu ff yang lainya FIGHTING………

  28. Dhyan queena mengatakan:

    woah.. baru tau ada blog ini.. tp ternyata critanya uda bnyk bgt… keren dech..
    kyknya bakalan masuk jd blog favoriye yg harus dikunjungi kl buka internet…..
    suka bgt sm aktris kim so eun.. mau dipasangin sm sapa aja tetep cocok.. tp paling suka sm kyusso…

  29. badacevip mengatakan:

    annyeonghaseyo author……

    udah lama ngk main ke blog ini..banyak bgt ff yg blm di baca..

    suka bgt karakter sso di cerita ini…sebenarnya pengen juga liat soeub main drama dg karakter seperti ini ato main jd antagonis dg wajah polos dan imutnya, pasti jleb bgt tuh kl main karaktr kyk gitu *thank to author yg buat cerita ini…

    idk tapi di part menjelang akhir, aku ngerasa kok agak kecepetan yah endingnya hehehe

    ditunggu ff yg lainnya
    thank you

  30. Cho Nadya ELF mengatakan:

    Hmm … Soeun onnie jadi Bad Girl lumayan tuh sama Eunhyuk oppa, Mereka cocok banget deh kalo beneran main di FF kayak gini! Seru banget ceritanya! ^^
    Aku suka banget Author! Daebak! ^_^
    Aku tunggu FF lainnya ya ? ^^

  31. niniet mengatakan:

    Cerita yg bagus…cm memang sulit menggambarkan so eun yg bad..tp seru ko..thanks ya,. Author

  32. I am mengatakan:

    wahaha:) karakter eonni so eun beda bgt,,tpi tetap keren koq^^
    Ditinggu yah thor next ffnya!!
    fighthing:)

  33. susi mengatakan:

    daebakk..
    Paling suka sama ff castnya eunhyukoppa dan so eun onie.. Keren buat autor ..
    Aku suka aku suka \^^/
    aku tunggu karya2 mu selanjutnya.. Aku tunggu juga ff fated ..
    Faghting buat author ..

  34. karinput mengatakan:

    halo aku reader br disini, ada yg rekomendasi blog ini dikomentar rekomendasi fanfict yg aku posting diblog..hehe..dan pokoknya fanfict ini.. SERIOSLY, LEE HYUK JAE, YOU’R SO FUCKING A BAD BOY! HAHAHA I LOVE IT! Sumpah suka bgt! Sori kako aku lebay tp ini..ah parah bikin wajahku ga pantes diliat orang (re:mupeng) seriusan, km bakat bgt menggoda reader dgn tulisan bgini…daebak bgt!
    “Tapi aku
    meragukannya. Aku tahu
    siapa kau. Kau benar2
    tidak baik sama sekali..” dialog ini kocak abis..rofl.. Keep writing! Disini typo lumayan byk, dan kata2nya ada beberapa yg kurang efisien dalam eyd, tp terlepas itu semua..km berhasil buatku ketagihan main di blog km..😄

  35. freedom kartini mengatakan:

    wuahhh ,bagus skali ,ini benar2 karekter yg sangt berbeda dari sso eunio ,q salut buat kamu thor ,ceritanya bisa menghidupkn suasana sepi jd ramai ,aq suka skali sama karya2 mu ,terutama blog kamu ini ,benar2 super keren …..bikin ff yg bgs lg ya unni …semangt…

  36. lee mar'atus mengatakan:

    keren thor keren,
    keren banget deh pokoknya, nggak bisa komen apa apa lagi.😀

  37. tanti no kawai mengatakan:

    OS Ϋά̲̣̥ηġ bagussSs…..
    ………../–)
    ………/…/
    ……./….(______
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓—.___((_I__) bwt author…. ^^

  38. Q mengatakan:

    Kereeeen………!!!!!!!
    Aku suka kalo karakter Sso eonni beda dari biasanya.
    Dan ff ni keren!
    Neomu joha Neomu joha(ala cooking cooking) >,<

  39. Ayu & ratna mengatakan:

    Boleh gk minta sequel.nya??
    Sequel donx ,soalnya ff.nya kren

  40. senrumi mengatakan:

    Seru walau aq kurang suka eunhyuk tp disini ceritanya bagus

  41. kim Ra rA mengatakan:

    Bad Girl ketemu Bad Boy….
    hmmmm seru banget ceritanya. dan kata kata yang keinget banget tuh “aku benci 3 kata. Gomawo. Saranghae. dan Mianhae”

    dari latar belakang yang sama dan masalah yang sama. menjadikan keduanya pasangan yang benar benar unik.
    karakter Sso juga jauh berbeda dan itu bikin ceritanya makin KEREEEEEEN

  42. Rani Annisarura mengatakan:

    ceritanya disini beda banget,, dan so eun emang kelihatan bad banget……

    Tapi mereka berdua emang cocok dengan julukan seperti itu,, dan kayaknya sama-sama hotnya…..

    Keren ceritanya akhirnya juga happy ending🙂

  43. fadilaputri61 mengatakan:

    sukaaaa bgt ama karakte eunhyuk disini ahhhh so sweet nyaaa❤

  44. GG mengatakan:

    jujur awal awal aku bingung ama story yg satu ini.. jalan crita nya gimana gt alurnya.. agak kurang sreg. tp pertengahan baru ngeh dan baru nyambung. hahahahhahahhaaaa…

    cuma saran aja ada beberapa kalimat yg bs diubah di buat lebih simple.. itu aja sihhh so far bagus kok.

    maaf kalo critic nya gak sesuai sama hati kamuuuuu

  45. Endang widiyati mengatakan:

    Wah,keren….aku suka karakter baru SO EUN,lumayan menantang deh!!!salut buat author sudah berani membuat terobosan baru…hahahaaaa…bagus!!?

  46. Mama Nikita widiyati mengatakan:

    Gilaa……gokil…i like it…ini bnr2 out of charakter banget!!!!!!!?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s