~ [Oneshoot] Did Oppa Love Me? ~


Tittle: Did Oppa Love Me? (Seq: Oppa, Love Me)

Author: PrincessClouds aka Putri Andina

Genre:  SweetRomance, Friendship, Teen,

Lenght: Oneshoot

Main Cast: Kim So Eun, Lee Donghae

Other Cast:  Cho Kyuhyun, Park JungSoo (Leeteuk), Choi Siwon, Kim Heechul, Lee Sungmin, Kim JongWoon (Yesung) , Shin Donghee (Shindong), Lee Hyukjae (Eunhyuk), Kim Ryeowook, Kim YoungWoon (Kangin), and others

Summary: Did He Love Me?

Warning: Out Of Character and Typo(s)

Soeun tampak menelungkup bosan dalam kamar tidurnya. Matanya menatap ponselnya dengan pandangan yg bosan walau kadang terkesan penuh harapan. Penuh harapan berharap akan ada panggilan atau setidaknya pesan disana dari seseorang yang ditunggunya. Namun, ponsel tersebut masih saja terkesan sepi.

“Ck. Aku mati bosan!”

Soeun berseru kesal sambil mengambil ponselnya kembali. Jari2nya menekan keybord sambil mengetikkan pesan.

Oppa, sekarang oppa dimana?

Hening sesaat. Soeun diam sambil kembali menatap gelisah ponselnya. Tak lama ponsel itu bergetar membuat Soeun dengan cepat meraih kembali ponselnya. Melihat pesan baru yang memasuki Inbox.

Aku sedang di studio. Latihan Vocal bersama member lain. Soeun belum tidur?

Belum. Tidak bisa tidur karena merindukan oppa^^

Kkk. Jangan begini, beberapa hari lagi bukankah kau ada tes masuk perguruan tinggi. Segera tidur supaya tidak kelelahan ^^

Tapi.. Apa Oppa tidak merindukanku juga?

Soeun kali ini lebih gelisah menunggu jawaban dari Donghae. Ia menatap gelisah ponselnya yang lebih lama berdering dari sebelumnya. Yah? Kenapa jawaban kali ini lebih lama?!

“Ck. Kenapa Donghae oppa tidak membalasnya!!” katanya kesal dan cemberut. “Tuhkan. Dia pasti tidak merindukanku. Bodoh..” kata Soeun kesal sambil memukul gemas ponselnya dengan boneka yang dipegangnya. Wajahnya lebih cemberut setelah itu. Namun matanya masih menatap beberapakali ponselnya yang masih juga sepi.

()

Soeun menuruni tangga rumahnya sambil melihat layar ponselnya, melihat pesan yang baru disadarinya ketika ia baru saja bangun pagi2. Pesan dari Donghae. Pesan yang baru masuk setengah empat pagi. Dimana saat itu Soeun sudah ketiduran di depan ponselnya.

Maaf, tadi aku benar2 sibuk sehingga tidak bisa membalasmu. Aku merindukanmu, sangat2 merindukanmu. Tapi keberhasilanmu lebih penting untuk saat ini. Jadi untuk sekarang berusahalah lebih keras untuk Tesmu, Baby^^

Soeun kembali tersenyum merona setelah membacanya. Padahal semalam ia benar2 mati kesal namun hari ini Mood itu kembali lagi. Setelah pesan dari Donghae. Semangatnya pun meningkat.

“Ayah! Ibu! Selamat pagi!!” Seru Soeun riang sambil mendekati meja makan. Ia menciumi dua orang yang sudah lebih dulu berada di ruang makan. Anggota keluarga mereka memang hanya ini. Dengan kata lain Soeun tidak mempunyai satu saudara sama sekali. Itu sebabnya Soeun tumbuh begitu manja dan kekanakan karena kelebihan kasih sayang yang ia terima dari kecil. “Hari ini sarapan apa?” Tanya Soeun sambil duduk ditempat duduknya.

“Ini adalah makanan kesukaanmu. Ibu harap kau bisa semangat dengan tesmu..” sahut nyonya Kim. Soeun tersenyum dan mengangguk senang.

“Pastinya. Terima kasih ibu..” kata Soeun ceria. Ia kemudian mengalihkan perhatiannya pada ayahnya yang telah rapi dari sebelumnya. “Ayah hari ini rapi sekali. Mau kemana?” Tanya Soeun pada ayahnya. Ayahnya yang awalnya membaca surat khabar menaikan wajahnya dan menatap Soeun.

“Hari ini ayah akan ikut artis2 ayah ke New York. Mereka akan melakukan konser disana..” jawab ayahnya.

“New York? Konser itu besok?” Tanya Soeun kaget. Ayahnya mengangguk. “Berapa hari?” Tanya Soeun lagi kemudian.

“Ayah hanya satu hari..”

“Maksud aku artis ayah!” seru Soeun cepat.

“Ada yang hanya tiga hari ada yang mungkin satu Minggu. Super Junior akan menghadiri konser lain juga setelah itu. sehingga mereka mungkin akan disana lebih dari yang lainnya, lebih dari seminggu…”

“Benarkah?” Tanya Soeun lagi dengan lesu. Ayahnya mengangguk.

“Ya, memang kenapa?” Tanya ayahnya heran. Soeun tak menyahutinya, keluarganya tidak tahu mengenai hubungan istimewanya dengan Donghae. Semua atas permintaan member Suju sendiri, katanya sangat beresiko kalau ayah Soeun tahu. Lebih baik merahasiakan untuk sementara waktu.

Soeun kembali menunjukkan wajah sebalnya. Kembali ia harus merasakan hal seperti ini. Kerinduan pada oppadeul kesayangannya dan terlebih pada Donghae, kekasihnya. Sebelumnya, demi tes masuk universitas Soeun, Donghae menganjurkan agar mereka tidak bertemu selama dua minggu agar Soeun bisa focus belajar dan berhasil pada tesnya. Semuanya menjadi membosankan bagi Soeun, karena selain tidak bertemu Donghae mereka tidak saling terkontak seperti biasanya. Hanya kadang2 mereka hanya saling mengirim pesan untuk menanyakan khabar masing2. Itupun sangat begitu minim, dikarenakan kesibukan Donghae dengan grupnya. Hal itu benar2 menyiksanya. Baru saja ia senang, mengingat dua hari lagi tesnya berakhir dan itu artinya ia dapat kembali bertemu Donghae. Tapi apa sekarang? Soeun juga harus merelakan waktu seminggu lagi karena keberangkatan Donghae dengan member Super Junior lainnya ke New York. Lihat, betapa membosankannya ini semua.

()

“Hey! Ayo cepat! Nanti kita terlambat!”

Leeteuk berseru dari lantai bawah pada member lainnya yang masih sibuk berbenah di kamar. Hari ini mereka akan terbang menuju New York untuk menyelesaikan berbagai Jadwal seminggu lebih disana. Satu setengah jam lagi pesawat mereka akan berangkat tapi mereka masih disana untuk berbenah. membuat semuanya cukup kelimpungan.

“Yesung, Ryeowook mana?” Tanya Leeteuk pada Yesung yang baru turun dari tangga.

“Masih dikamar..” sahut Yesung pendek sambil bergeser menuju tempat duduk terdekat untuk mengikat sepatu.

Tak lama semua member tampak sudah berkumpul dan keluar dari kamar masing2 dengan barang bawaan mereka.

“Kalian sudah siap? Kalau begitu ayo pergi!” kata Leeteuk yang benar2 agak panic karena sedikit keterlambatan mereka. Member lain mengikuti di belakang mereka.

“Wah, besok pasti menyenangkan. Aku jadi tidak sabar!!” kata Ryeowook yang memang paling bersemangat. Sungmin menghampirinya dan meletakkan tangannya disekitar bahu Ryeowook.

“Nanti kita jalan2 disana ya, Wookie..”

“Ya hyung, kalau perlu kita pergi memasuki restoran2 populer dan mencoba makanan2 terlezat darisana. Kalau perlu kita pelajari resepnya..”

“Ide bagus!”

“Ck. Hey, kalian akan konser disana bukan Les masak!” Heechul yang berjalan di belakang mereka protes.

“Kami tahu hyung. Tapikan kita masih bisa jalan2..” bela Sungmin. Heechul hanya mengangkat alis bosan. Pandangannya beralih menuju dua member dibelakangnya yang tampak sama2 sibuk dengan Gadget milik mereka masing2. Kyuhyun dengan PSP miliknya, sementara Donghae sibuk dengan ponselnya. Pandangan Heechul sepenuh beralih pada Donghae.

“Kalau segitu resah di telfon saja..” katanya bosan pada Donghae yang mengangkat wajah dan menatapnya. Member lain menoleh padanya.

“Iya Hae. Aku juga sependapat, Soeun pasti akan merasa sedih mendengar khabar ini..” Eunhyuk ikut berbicara. Donghae menatap ragu ponselnya lagi.

“Tapi dia pasti sedang Tes. Aku tidak mau menganggunya dengan ini..”

“Nanti dia juga akan tahu dan itu lebih menganggunya..” kata Yesung dari samping Leeteuk. Leeteuk mengangguk setuju.

“Iya. Kalau dikatakan sekarang dia pasti lebih faham..”

“Lagipula dia kan sudah dewasa. Aku heran, kenapa pertumbuhan kedewasaannya lamban sekali..” kata Heechul kemudian. “Memikirkannya selalu seperti memikirkan anak delapan tahun..”

“Kau seperti tidak tahu Soeun saja, hyung..” kata Siwon sambil tersenyum menanggapi kata2 Heechul. Heechul hanya mengangkat alisnya lagi. Sementara pandangan member lain kembali pada Donghae. Donghae tampak menghela nafas, lantas ia tampak memasukkan kembali ponselnya kedalam tasnya.

“Loh? Kenapa? Tidak jadi?” Tanya Shindong heran.

“Aku tidak mau menganggunya. Biar saja dulu…” sahut Donghae. Member lain tampak angguk-angguk kepala faham.

“Baiklah..”

()

Soeun duduk pada sebuah bangku didalam taman kota. Ia meletakkan tas dan barang2 yang dibawanya disampingnya dengan lesu. Wajahnya tampak kembali cemberut dan kesal. Ia melirik ponsel ditangannya yang masih juga sepi. Soeun berdecak.

“Dia bahkan tidak meminta izin padaku. Kenapa dia begitu bodoh..” kata Soeun dengan wajah kesalnya. Matanya menatap bosan sekitarnya dan berhenti pada sebuah papan reklame ukuran jumbo yang berada disana. Matanya menatap sepuluh Namja yang sudah begitu akrab baginya. Pandangannya kemudian lebih spesifik pada Namja yang berdiri diurutan kelima dari kiri yang tampak juga tersenyum seperti member lainnya, Donghae. Wajah Soeun kembali terlihat kesal dan lebih kesal. “Kau bodoh!” katanya kesal sambil menunjuk pada Namja yang memakai stelan biru tersebut. Soeun membuang wajahnya dari papan reklame itu untuk selanjutnya.

Kali ini pandangannya mengelilingi setiap sudut taman dengan bosan. Taman ini benar2 ramai hari ini, mengingat ini adalah akhir pekan dimana semua orang berkumpul. Juga bagi calon mahasiswa sepertinya yang menghabiskan waktu kesini untuk merilekskan fikiran setelah selesai melakukan tes yang cukup berat.

“Woo Seo!!”

“Hai, Lee Hyurin!!”

Karena bosan Soeun tidak ada kegiatan selain memperhatikan orang2 yang bertebaran disana. Kali ini pandangannya tertuju pada dua orang gadis yang tampak baru bertemu dan duduk bersama tepat didepannya. Keduanya tampak benar2 senang bertemu. Soeun hanya memperhatikan dan mendengar kedua orang yang tidak dikenalnya itu.

“Kau darimana saja?”

“Aku baru saja mengikuti tes hari ini. Oiya, kau sendiri?”

“Begitulah..”

“Mana kekasihmu Joon?”

“Kkk. Kau tidak tahu? Kami sudah putus, dia bukan kekasihku lagi..”

“Benarkah?”

“Ya. Dia ternyata hanya mempermainkanku dan sudah punya tunangan..”

“Jinjja?!”

“Ne..” terdengar lesu. “Ck. Dia selalu berpura-pura sibuk dan jarang menghubungiku. Aku fikir semuanya baik2 saja. Ternyata itu hanya alasannya saja untuk membohongiku. Dia malah sibuk mempersiapkan pertunangannya..”

“Ommo..”

“Ck. Jangan kaget. Kau seperti tidak tahu laki2 saja. Mereka rata2 sama, mereka mempunyai begitu banyak taktik untuk memperdayai kita. Padahal itu hanya alasan mereka untuk menghindari kita karena bosan. Ketika kau sibuk merindukan mereka mungkin mereka malah berusaha mencari wanita lain..”

Cough!!

Soeun terbatuk setelah mendengar percakapan mereka. Membuat dua gadis itu berhenti berbicara dan menatap heran padanya. Soeun menantap kikuk dan bangkit dari tempat duduknya.

“Maaf. Silahkan lanjutkan pembicaraan kalian..” katanya canggung sambil memberikan penghormatan pada mereka. Soeun kemudian dengan cepat meninggalkan tempat itu dengan fikiran menganggu dalam fikirannya.“Tidak mungkin. Donghae oppa bukan jenis yang seperti itu. Tidak Tidak Tidak…” katanya setengah panic sambil mencari jalan keluar dari taman.

()

Akhhh!

Terdengar seruan yang sama dari mulut2 yang berbeda ketika badan mereka menemukan tempat duduk yang sedikit nyaman untuk badan lelah mereka. Beberapa dari mereka tampak langsung meminum minuman mineral untuk menghilangkan dahaga. Sementara yang lainnya mengelap keringat yang membasahi wajah mereka. Konser baru saja berakhir.

“Ck. Rasanya mau mati.. lelah sekali..” Yesung mengeluh sambil menyandarkan diri di sandaran sofa. Nafasnya terdengar terus memburu dan memburu.

“Jangan lupa konser untuk besok..” sambung Kyuhyun sambil menghentikan minumnya.

“Kurangilah mengeluh..” kata Leeteuk sambil tersenyum melihat ekspresi letih dari adik2nya. mereka tampak kembali sibuk mengumpulkan nyawa mereka dengan nafas ngos-ngosan dan wajah penuh keringat.

Klek!!

Pintu dibuka dari luar. Membuat semuanya menoleh kearah sana. Manager mereka tampak masuk dan menghampiri mereka.

“Siwon. Ini naskah dramamu yang baru. Kau lihat2 saja dulu..” kata Manager sambil mengulurkan sebuah naskah pada Siwon. Siwon tampak meraihnya.

“Kali ini drama Korea atau Taiwan lagi?” Tanya Eunhyuk ikut celingukan melihat kertas2 yang sedang diperhatikan Siwon.

“Taiwan..” jawab managernya singkat.

“WAAH!!” seru Eunhyuk berlebihan sambil mengacak-acak rambut Siwon. Siwon risih dan berusaha menghindar dari tingkah lebay Eunhyuk. Eunhyuk hanya cengengesan.

“Dan ini punyamu Donghae..” kata Manager sambil mengulurkan naskah lainnya pada Donghae yang sibuk dengan ponselnya daritadi. Donghae mengangkat wajahnya. “Ini ada tawaran untukmu. Kau baca dulu naskahnya mau menerima atau tidak..” kata manager lagi. Donghae meraihnya.

“Naskah drama?” Tanya Shindong. Manager mangangguk

“Wah. Berarti ada tiga drama baru musim ini. Punya Kibum, punya Siwon, dan sekarang punya Donghae. Semoga kalian semua berhasil ya..” kata Leeteuk tersenyum. Member lain mengangguk setuju.

“Juga jangan lupa, album baru kita juga akan rilis dalam waktu dekat” Ryeowook juga bersemangat.

“Kangin hyung kembali!” seru Sungmin senang. Semuanya mengangguk.

“Oiya, aku dengar Hankyung hyung juga rilis album keduanya segera di musim ini juga..” Siwon menghentikan membaca naskah sejenak dan ikut berbicara. Semua member tampak semakin bersemangat.

“Itu hebat! Musim ini semuanya baik..” kata Shindong kemudian. Mereka semua tampak tersenyum dan melupakan kelelahan mereka tadi karena hal ini.

()

“Oppadeul!!”

“Soeun?!”

Soeun tampak langsung berlari kearah sekelompok pemuda yang dirindukannya. Mereka semua tampak tersenyum dan ikut mendekati Soeun. Soeun langsung memeluk Leeteuk.

“Aku merindukan kalian..” kata Soeun dengan nada merengek. mereka semua tersenyum.

“Kami juga merindukanmu..” kata Leeteuk sambil melepaskan Soeun dari pelukannya. Soeun kini malah beralih pada member yang berdiri dibelakang Leeteuk. Langsung memeluk Donghae, yang membuat Donghae juga membalasnya.

“Rasanya ingin mati karena terlalu merindukan oppa..” rengek Soeun sambil terus memeluk Donghae. Donghae tersenyum sambil mengusap rambut Soeun.

“Yang penting sekarang kita sudah bertemu bukan? Jadi apa masih ingin mati?” goda Donghae. Soeun cemberut sambil melepas pelukannya. “Bagaimana tesmu. Apakah lancar?”

“Tentu saja..” kata Soeun cepat dan percaya diri. Donghae dan member lain tersenyum melihat ekspresi Soeun.

“Ck. Kau melakukannya lagi bukan? Kau tahu? Tadi di pesawat kami sudah membicarakan kau akan kembali menyelinap kedalam dorm kami. Dan aku menebak kau akan ada disini. Aku benar bukan..” Heechul tampak kembali bersuara dengan tingkah cueknya. Soeun tersenyum padanya.

“Bukankah kau senang? Kalau aku tidak ada pasti kau akan merindukanku kan, Kim Heechul..”

“Yah! Panggil aku Oppa!”

“Kau galak sekali..”

“Kenapa kau seenaknya memanggilku dengan kata KAU huh?” Soeun malah tersenyum lebar melihat wajah marah Heechul. Ia tiba2 langsung memeluk Heechul. Membuat Heechul kaget. “YAH APA YANG KAU LAKUKAN?!”

“Aku merindukanmu, Heechul oppa. Kenapa kau masih juga senang memarahiku..” kata Soeun sambil menutup matanya sambil memeluk Heechul sejenak. Heechul ingin komentar lagi. Tapi melihat Soeun yang benar2 merasa nyaman dalam pelukannya ia akhirnya diam saja. Semua member tersenyum melihat momen didepannya.

“Sudah. Ini bukan Hug Day..” Kata Heechul setelah beberapa saat. Soeun tampak mulai melepaskan Heechul. Ia tersenyum lebar pada Heechul yang masih menunjukkan Poker Face miliknya.

“Oiya. Kau tidak kabur lagi bukan dari rumahmu. Ayahmu tahu bukan kau disini?” Yesung tampak bertanya padanya. Soeun menggeleng.

“Tidak. Kali ini aku pergi seizin ayah. Dibawah juga ada sopir yang akan mengantarku pulang lagi nanti..”

“Bagus kalau begitu..” kata Ryeowook lega.

“Oiya. Mana oleh-oleh kalian untukku?” Tanya Soeun sambil memeriksa tas para member.

“Kau ini..” Heechul kembali mengomel.

“Kalian pergi segitu lama. Mana mungkin tidak membawa apapun untukku. Kyuhyun oppa, apa oleh-oleh untukku?” Tanya Soeun pada member yang tak diajaknya bicara daritadi. Kyuhyun menoleh padanya.

“Kenapa aku harus membawakanmu oleh-oleh. Memang kau siapaku? Untuk apa aku membuang uang untuk membeli sesuatu untuk aku berikan padamu-“

“Kau pelit!” potong Soeun sebal. “Kalian ini bagaimana? Mana mungkin tidak mengingatku sama sekali..” serunya terdengar menuntut. Semua member hanya tersenyum melihatnya. “Ya sudah kalau tidak ada oleh-oleh untukku semua makanan yang aku bawa untuk kalian didalam aku ambil lagi-“

“Tunggu tunggu. Kau cepat sekali marah..” Siwon tiba2 menarik Soeun yang awalnya berniat masuk dan mengomel. Siwon tersenyum sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. “Ini untukmu. Aku sengaja membelikan ini untukmu..” kata Siwon sambil menyerahkan sebuah bungkusan yang baru diambilnya pada Soeun. Soeun menerimanya dengan senang hati.

“Wwah Siwon oppa terima kasih. Kau memang paling mengerti dan sayang padaku..”

“Aku juga punya sesuatu untukmu, Soeun..” Leeteuk tampak tersenyum sambil mencari sesuatu dari dalam tasnya.

“Aku juga punya..” kata Sungmin sambil tersenyum dan mengulurkan sesuatu.

“Tunggu, aku juga punya untukmu..” Ryeowook juga sibuk mencari sesuatu.

“Aku juga sudah menyiapkan sesuatu. Tentu saja..” Yesung tampak hanya tersenyum santai sambil melipat kedua tangannya.

“Aku juga punya. Aku membeli dua untukmu dan untuk Nari..”

“Aku!!” Seru eunhyuk lantang. “Aku tidak punya uang..” katanya pelan setelah itu. membuat para member cekikikan.

“Eunhyuk oppa kau pelit sekali..” kata Soeun tersenyum tertahan. Sebenarnya, ia sama sekali tidak mengharapkan hadiah dari mereka. Bertemu lagi saja rasanya sudah sangat senang. Namun, ternyata mereka masih sangat memikirkan Soeun sehingga kepikiran membelikan sesuatu untuk Soeun. Tangan Soeun yang tadi kosong kini sudah dipenuhi oleh tumpukan kado dari mereka. Karena kerepotan, Soeun meletakkannya di sofa terdekat.

“Punya oppa mana? Oppa tak membelikan sesuatu untukku?” Tanya Soeun pada Donghae yang diam dari tadi. Donghae hanya tersenyum padanya. “Tidak ada hadiah?”

“Tentu ada. Tapi aku akan memberikan nanti..”

“Aku jadi tidak sabar..” kata Soeun sambil tersenyum senang membayangkan hadiah dari Donghae. Para member tampak hanya tersenyum melihat keduanya. Kadang mereka melupakan kalau diantara mereka ada pasangan ini.

“Ya sudah. Oiya Soeun, katanya kau membawa makanan untuk kami..” kata Leeteuk setelah beberapa saat.

“Iya. Sudah aku siapkan didalam. Ayo masuk dan makan. Nanti makanannya dingin..” kata Soeun. Semua member mengangguk dan mulai bergerak kearah ruang makan mereka. Soeun langsung kembali menghampiri Donghae dan memeluk tangannya. Soeun tidak peduli bahwa saat itu Kyuhyun yang sedang berada didekat Donghae dan merangkulnya. Soeun dengan seenak hati menyingkirkan Kyuhyun dari Donghae agar ia bisa berjalan menuju ruang makan bersama Donghae.

“KAU MENYEBALKAN!!” Kyuhyun protes.

()

Semua sudah makan. Semua makanan yang dibawa Soeun sudah ludes. Semua member sudah kenyang dan beristirahat di ruang tengah. Membiarkan Soeun tinggal sendiri di dapur mencuci piring yang kotor. Soeun kesal? T idak, bahkan Soeun yang menawarkan mencuci piring sendiri dan menolak Ryeowook atau Sungmin membantunya karena Soeun tahu mereka sangat lelah. Lagipula kapan lagi Soeun mencuci piring dalam hidupnya kalau tidak disini dan hari ini.

Tiba-tiba Soeun menghentikan kegiatan mencucinya ketika tiba2 seseorang menunjukkan sebuah benda beberapa inci dari wajahnya. Sebuah kalung. Soeun tersenyum sambil melihat seseorang yang sudah berdiri di belakangnya.

“Donghae Oppa!”

“Untukmu..” kata Donghae sambil tersenyum. Soeun tak menyahut, ia kembali mengalihkan perhatiannya pada kalung yang masih dipegang oleh Donghae dan sangat dekat padanya itu. Entah kenapa ia kehabisan kata2 dan ingin menangis karena ini semua. “Kenapa malah diam? Aku bantu pakaikan ya..” Donghae memecah keheningan dan lebih mendekati Soeun. Tangannya menyingkap rambut panjang yang menutupi daerah leher Soeun memudahkannya untuk memakaikan kalung yang dibelinya khusus di New York tersebut. Setelahnya ia mulai memasangkannya di leher Soeun.

“Kau suka?”

Soeun tersentak ketika Donghae bertanya. Ia melirik kalung yang sudah melingkar indah di lehernya tersebut. Soeun mengangguk.

“Ya, sangat suka. Gomawo..” kata Soeun pelan.

“Kalau kau suka kenapa wajahmu begitu?” Tanya Donghae kembali tersenyum. Soeun tersenyum karena menahan malu. Mukanya tampak mulai memerah merona.

“Aku malu sekali..”

“Kenapa kau harus malu?” Tanya Donghae masih juga menggodanya membuat wajah Soeun kian memerah.

“Tidak tahu..” kata Soeun sambil membalikkan badannya kembali dan membelakangi Donghae. Ia kembali menyelesaikan pekerjaannya dengan wajahnya yang memanas. Donghae tersenyum, ia lalu bergerak berdiri disamping kiri Soeun.

“Aku ikut membantu ya..” kata Donghae sambil ikut mengambil sebuah piring yang kotor dan mengambil busa yang lain didalam tempat sabun. Soeun mengangguk sambil tersenyum pada Donghae. Keduanya kemudian mencuci piring dengan saling bercanda satu sama lain.

“Bagaimana tesmu?” Tanya Donghae ditengah kegiatannya menyapu hamparan piring dengan busa sabun.

“Semuanya baik. Hanya menunggu hasil saja, semoga aku berhasil..” kata Soeun bersemangat sambil tersenyum pada Donghae. Donghae tersenyum melihat ekspresi Soeun.

“Semoga berhasil ya..” kata Donghae sambil menyentuh pipi Soeun dengan tangannya yang dipenuhi busa sehingga membuat beberapa busa tinggal di pipi mulus Soeun. Soeun berusaha menghapusnya.

“Oppa jangan lakukan-“

Ucapan Soeun terhenti ketika Donghae malah menyentuh pipi yang lainnya. Donghae tertawa melihat wajah Soeun saat ini. Soeun tampak balas tersenyum padanya dan membalas perbuatan Donghae padanya dengan menyentuh pipi Donghae dengan tangannya yang juga penuh busa. Keduanya saling menyerang dan tertawa senang setelah itu.

~

Kyuhyun menghentikan permainannya ketika ia sudah merasa haus. Pandangannya tertuju pada meja diruangan itu yang sudah kosong karena Soeun sudah membawa semuanya kebelakang, bahkan minuman. Ia kemudian bangkit dari tempatnya.

“Kemana Kyu?” Eunhyuk yang sedang duduk disampingnya bertanya.

“Ke dapur. Aku haus..” jawab Kyuhyun sambil berjalan melewati hyungnya yang lain yang sedang menonton TV atau tiduran dilantai atau diatas sofa. Ia kemudian bergerak menuju dapur.

“Yah! Oppa! Kau menghancurkannya!”

Langkah Kyuhyun terhenti mendengar keributan dari arah dapur. Di dapur dilihatnya Soeun dan Donghae saling tertawa dengan wajah penuh busa. Mereka meninggalkan tumpukan piring di westafel dan membiarkan air kerannya hidup sehingga membuat dapur sedikit banjir karena airnya. Keduanya panic sambil berusaha mematikan keran. Lalu setelah mati keduanya tertawa lepas lagi setelah itu.

“Lihat, kau hampir menghancurkan dapur Ryeowook untuk kedua kalinya..” kata Donghae setelah tertawanya sedikit pelan pada Soeun.

“Ini juga salah oppa. Siapa suruh mengangguku!!” bela Soeun tak mau kalah. Keduanya kembali tertawa dengan sangat senang dan bahagia.

Kyuhyun hanya terdiam di tempatnya. Ia kemudian mulai bergerak kembali keruang tengah dan duduk kembali ditempatnya tadi. Eunhyuk menatap padanya.

“Loh? Kenapa begitu cepat? Kau sudah minum?” Tanya Eunhyuk bingung. Tak ada sahutan dari Kyuhyun. Ia hanya menatap datar dan tanpa ekspresi ruang hampa di depannya.

#Flashback

“Ayo membeli sesuatu!!”

Semua member Super Junior tampak bersemangat sambil memasuki sebuah toko Sourvenir di pusat kota New York. Semua tampak begitu bersemangat dan pergi mengelilingi toko untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan sebagai oleh2 untuk keluarga dan teman mereka di korea sana.

Kyuhyun adalah satu2nya yang tidak terlalu bersemangat disana. Hingga ia melepas semua hyungnya untuk berpencar mencari barang apapun yang mereka inginkan. Sementara Kyuhyun hanya berkeliling dan hanya melihat-lihat barang2 yang dipajang disana.

Ketika ia sedang melihat-lihat. Ia menghentikan langkahnya didepan sebuah etelase yang menyediakan berbagai perhiasan. Minatnya terhenti pada sebuah benda berkilau yang dipajang disana. Ia kemudian menyentuh liontin kalung yang terlihat indah tersebut. Wajahnya langsung mengembangkan senyuman ketika ia membayangkan Soeun akan memakai benda ini .

Menyukai Soeun? Kau benar. Berapapun kau lihat ia terlihat tak menyukai Soeun dan memusuhinya namun dalam hatinya bahkan selama ini Kyuhyun memiliki perasaan yang istimewa terhadap gadis itu. perasaan itu muncul ketika pertama Kim Jong Min sajangnim membawa putrinya untuk di kenalkan pada mereka karena betapa putrinya tersebut menyukai Super Junior. Dia gadis yang polos, ceria, riang, dan selalu membawa kebahagiaan pada sekitarnya. Ia bisa membuat semua orang tersenyum walau dalam keadaan lelah dengan keriangan dan senyuman tulusnya. Hal itu yang membuat Kyuhyun menyukai Soeun.

Namun, semua member tahu bahwa Soeun hanya menyukai Donghae dan menganggap sisanya sebagai saudara laki2nya. Selama ini, semua member tahu betapa Soeun begitu menyukai Donghae dan berusaha membuat Donghae juga menyukai dengan caranya sendiri. Kau tahu? Bahkan dari awal Donghae terlihat tidak akan pernah membalas perasaan Soeun. Namun, seiring berjalannya waktu Kyuhyun tahu sendiri bahwa perasaan yang sama mungkin juga tumbuh di hati Donghae. Hingga puncaknya mereka benar2 menjalin hubungan beberapa bulan yang lalu.

Sejak mereka menjalin hubungan, Kyuhyun bahkan bersikap lebih dingin lagi pada Soeun. Agar Soeun atau member lain tidak tahu perasaannya dan berharap perasaannya juga menghilang seiring berjalanannya waktu. Tapi, entah kenapa sejauh ini rasa itu tidak bisa menghilang walaupun sedikit dan Kyuhyun merasakan ia terus berkembang dan berkembang memaksa Kyuhyun selalu menutup telinga ketika Soeun datang untuk menemui Donghae. Ia selalu berusaha tidak berada disana ketika mereka sudah bersama. Menyakitkan memang, namun kau tahu bukan? Kata mereka cinta tidak harus memiliki dan Kyuhyun faham teori itu.

Sekarang bagaimana? Melihat kalung ini membuatnya ingin membelinya dan memberikan pada Soeun sebagai oleh2 darinya. Namun.. apakah itu bisa?

“Wahh.. Maknae, seleramu baik juga..”

Kyuhyun tersentak ketika Donghae sudah berada disampingnya. Kyuhyun menoleh gugup padanya.

“H-Hyung..”

“Kau mau membeli itu? kau beli untuk siapa? Ahra Noona?” Tanya Donghae sambil mengambil dan melihat kalung yang dipegang Kyuhyun. Kyuhyun tergagap.

“N-Ngg, B-Bukan.. Aku hanya melihat-lihat..”

“Kau tak membelikan mereka sesuatu?” Tanya Donghae menyerahkan kalung itu kembali pada Kyuhyun. Ia kemudian melihat-lihat deretan kalung lainnya yg terpajang disana.

“Aku sudah membelinya kemaren ketika aku jalan2 dengan Changmin..” jawab Kyuhyun mulai lancar walau ia masih setengah gugup. Donghae mengangguk-anggukkan kepala sambil masih melirik deretan perhiasan disana. Ia tiba2 menyentuh bahu Kyuhyun.

“Eh kyu. Kau lihat kalung yang ada disana?” Tanya Donghae sambil menunjuk kalung lainnya yang terhalangi kaca. Kyuhyun menoleh kesana dan mengangguk.

“Iya. Memang kenapa hyung?”

“Bagaimana menurutmu kalau aku membelikannya untuk Soeun?”

“Huh?”

Kyuhyun hanya memberikan kesan seperti itu ketika Donghae bertanya padanya. Dialihkannya pandangannya pada kalung pilihan Donghae. Sebenarnya, tipenya hampir sama dengan kalung yang masih dipegang Kyuhyun. Hanya berbeda bentuk ukiran liontin serta warnanya secara halus.

“Kufikir dia akan baik ketika memakainya..” Donghae kembali mengeluarkan suara. Kyuhyun mengangguk.

“Ya. Dia akan baik dengan apa saja..”

“Huh?” kyuhyun sedikit tergagap ketika ia merasa salah bicara sehingga Donghae menoleh heran padanya.

“M-Maksudku dia akan baik dengan apa saja. Kau tahu bukan dia itu sangat berisik dan asal-asalan. Aku yakin dia akan menyukai apa saja yang diberikan padanya apalagi kalau kau yang berikan..” kata Kyuhyun sambil tertawa. Donghae juga ikut tertawa.

“Kau ini masih saja tidak menyukainya. Padahalkan dia sudah menjadi kekasihku..” kata Donghae geleng2 kepala sambil kembali melihat kearah kalung pilihannya. “Ya sudah, aku akan membeli ini untuknya..” kata Donghae setelah memutuskan. Ia kemudian mengangkat tangannya untuk memanggil para penjaga stand tersebut.

Sementara itu Kyuhyun hanya menghela nafas karena sudah lega. Kyuhyun kemudian mengalihkan perhatiannya pada kalung ditangannya. Menatapnya sejenak, lalu kemudian perlahan mulai meletakkan kembali ketempat dimana kalung itu sebelumnya berada.

#EndFlashback

()

Klek!!

“Oppadeul!!”

Semua member menoleh kearah pintu ketika suara yang sudah familiar itu terdengar kembali. Mereka tampak tersenyum melihat Soeun kembali datang dengan makanan ditangannya. Soeun segera mendekati mereka.

“Aku membawa makanan..” katanya senang. Ia melihat kesekitar, lalu terhenti ketika ia ingat sesuatu. “Donghae oppa mana?” tanyanya heran.

“Kau tak tahu? Donghae kan sedang pergi syuting drama terbarunya..” Shindong menjawab sambil membuka makanan yang dibawa Soeun.

“Drama?” Tanya Soeun heran. Kenapa dia tidak tahu apa-apa?

“Ya. Drama, memang Donghae tidak pernah cerita?” Tanya Eunhyuk. soeun menggeleng.

“Tidak pernah yang aku tahu hanya Siwon oppa yang ada drama baru di Taiwan.”

“Ck. Sepertinya Donghae lupa memberi tahu..” kata Leeteuk kemudian. Ia berusaha menormalkan suasana, tidak mau Soeun nanti salah faham pada Donghae seperti yang sudah2. “Atau mungkin dia nanti akan member tahumu..” sambungnya.

“Ck. Dia kenapa terus melupakanku sih?” Soeun mengomel kesal sambil duduk di samping Kyuhyun. Ia sibuk mencari ponsel didalam tasnya. Sementara Kyuhyun hanya diam memperhatikan semua gerak-geriknya yang sibuk menghubungi seseorang. Donghae.

“Aish. Kenapa dia tidak mengangkat ponselnya..” Soeun mengeluh sambil mencoba menghubungi beberapa kali. “Ck. Menyebalkan!!”

“Dia mungkin sedang sibuk sehingga tidak punya waktu mengangkat ponselmu Soeun..” Sungmin kembali bersuara. Berusaha menenangkan Soeun.

“Tapi dia aneh, kenapa tidak pernah memberi tahuku ini..”

“Mungkin lupa..” sahut Ryeowook.

“Tapi-“

“Ck. Kau jangan bersikap seperti anak kecil terus. Dia kan hanya pergi syuting beberapa jam, bukannya pergi wamil beberapa tahun..” Kyuhyun memotong ucapan Soeun. Membuat Soeun menatap kesal padanya.

“Evil kau diam saja!”

“Aish..” Muka Kyuhyun tak kalah kesalnya. “Kau jarang sekali memanggilku oppa..”

“Abis kau menyebalkan!” seru Soeun kesal sambil kembali menekan-nekan tombolnya dengan tidak sabar. Semua member hanya geleng2 melihat ulah Soeun.

()

“Kenapa tidak memberi tahuku soal dramamu?”

Donghae memejamkan mata setelah pertanyaan Soeun. Astaga, Donghae lupa kalau ia bahkan tidak pernah menyebut ini pada Soeun. Bagus, sekarang Soeun akan sangat marah karenanya.

“H-hum maaf, aku lupa memberi tahu..”

“Ck. Oppa selalu lupa memberi tahuku hal penting seperti ini..”

“Bukan begitu. Hanya saja karena kemaren begitu sibuk aku jadi lupa..”

“Ck. Selalu sibuk, membosankan.” Dia mengomel lagi. “Oiya siapa lawan mainmu?” Tanya Soeun lagi.

“Yoon Seung Ah-“

“Siapa itu?” Tanya Soeun bingung. Donghae menghela nafas.

“Dia adalah seorang aktris. Kau suka drama Playfull Kiss bukan? Dia main disana sebagai teman Oh Hani..”

“Ck. Mana aku tahu. Aku menonton drama itu hanya untuk melihat Kim Hyun Joong oppa. Aku tidak peduli yang lainnya..”

“Ck. Kau ini..” Donghae geleng2 kepala.

“Oiya, kenapa oppa bisa tahu segitu detail tentang perannya sebelumnya?” Tanya Soeun setelah beberapa saat.

“Tentu saja kami tentu harus mengangkrabkan diri sebelum bekerja sama”

“Hanya mengakrabkan diri!” Donghae memotong Soeun yang ingin protes lagi.

“Benar tidak ada apa2?”

“Tidak ada dan tidak akan ada..”

“Janji?”

Donghae berdecak. “Tidak akan ada, Soeun..” sahut Donghae sambil meregangkan badannya yang pegal. Tangannya kembali memegang ponsel dengan kuat.

“Lain kali jangan rahasiakan apalagi padaku ya. Oppa harus memberi tahuku semuanya..” kata Soeun kemudian. Donghae mengangguk lelah.

“Ya..”

“Oppa lelah?” Tanya Soeun dari line lainnya.

“Ya. Sangat lelah sebaiknya sudahi ini dan tidur. Aku harus berangkat pagi2..” kata Donghae.

“Baiklah. Tapi, apa aku boleh main ketempat drama oppa?”

“Sebaiknya jangan. Kau terlalu pencemburu, nanti dramaku gagal produksi..”

“Oppa!”

Donghae terkekeh. “Ya sudah. Kau juga pasti lelahkan Soeun. Sebaiknya kau juga istirahat..”

“Ne..”

“Ya sudah. Disini sudah sepi. Semuanya sudah tidur. Aku juga harus tidur. Selamat malam Soeun..” kata Donghae sambil memejamkan matanya yang berat.

“Selamat malam oppa..”

()

“Tidak ada Donghae oppa lagi?” Tanya Soeun kesal dan kembali cemberut sambil meletakkan makanan yang dibawanya di atas kursi terdekat.

“Ya. Kan Donghae selalu syuting jam segini sampai malam tentu dia tak disini..” jawab Heechul jutek.

“Ck. Jadi kapan aku bisa bertemu dengannya?!”

“Mana aku tahu!” sahut Heechul kembali cuek membuat Soeun semakin kesal.

“Menyebalkan menyebalkan menyebalkan MENYEBALKAN!!” teriaknya kesal dan membuat member lain merasa terganggu dan menutup telinga.

“Yah berisik!” Kyuhyun protes.

()

“Kau?” Kyuhyun menatap heran tamunya baru saja ia membuka pintu. Soeun memasuki dorm begitu saja. “Untuk apa kau kemari?” Tanya Kyuhyun sambil menutup pintu.

“Mencari Donghae oppa. Kyuhyunie, apakah Donghae oppa sudah pulang?” Tanya Soeun merengek padanya. Kyuhyun berdecak.

“Jangan panggil aku begitu! Donghae hyung belum pulang” jawab Kyuhyun keras. Soeun berdecak sambil memasuki rumah. Kyuhyun mengikutinya. “Ya ya! Mau kemana?” Tanya Kyuhyun.

“Mana yang lain?” Tanya Soeun tanpa mengacuhkan pertanyaan Kyuhyun. Ia memperhatikan sekitar dorm yang sepi.

“MinWook DJ sukira. EunTeuk rekaman Strong Heart. ShinChul pergi siaran. Sementara Yesung hyung pergi ke Handel & Gretel..” jawab Kyuhyun sambil duduk di sofa dan kembali melanjutkan mainnya.

“Berarti tinggal oppa sendiri?”

“Ya..” jawab Kyuhyun pendek.

Soeun terdiam, berdecak, lalu ikut duduk di samping Kyuhyun. Menatap padanya, membuat Kyuhyun risih dan menoleh padanya.

“Kenapa melihatku begitu?!” bentaknya.

“Kau galak sekali!” protes Soeun kesal.

“Habis kau menyebalkan..” jawab Kyuhyun rendah sambil kembali berkonsentrasi dengan gamenya. Soeun kembali cemberut. Tangannya meraih remote TV dan menyalakan TV yang mati daritadi.

“Kira2 Donghae oppa pulang jam berapa?” Tanya Soeun sambil sibuk mengganti-ganti chanel.

“Mungkin jam sepuluh!” Jawab Kyuhyun tanpa berpaling sedikitpun dari PSPnya.

“Ck. Lama sekali..” gerutu Soeun sambil kembali menukar-nukar channel dengan wajah cemberutnya.

Hening. Hanya ada suara TV yang diganti-ganti Soeun kini. Soeun sepertinya sudah bosan bertanya pada Kyuhyun dan mulai diam sejak beberapa menit ini. Membuat Kyuhyun mengalihkan perhatiannya dari Game pada Soeun sesekali. Ommo, kenapa ia gelisah begini? Jantungnya juga terus berdetak dan berdetak.

Ngg!!

“Ommo..”

Prak!

Kyuhyun mengangkat wajahnya kaget ketika suara yang begitu berisik keluar dari TV yang terus ganti2 chanel daritadi. Matanya melebar melihat apa yang ada disana. Entah film atau apa yang penting ada dua orang asing yang saling berciuman panas didalamnya. Soeun juga tampak shock dengan apa yang baru dibukanya. Hingga ia mematung melihat layar TV 60’ inchi tersebut.

“G-Ganti! Ganti!!” Kyuhyun tersadar dan berteriak panik pada Soeun. Soeun menggeleng  tak kalah panik.

“R-Remotenya!” serunya sambil menunjuk remote yang telah terlempar beberapa meter darisana karena Soeun tadi tiba2 melemparnya karena terlalu kagetnya. Kyuhyun dengan cepat mengambilnya kembali dan langsung mematikan TV.

Hush Hush Hush!!

Keduanya terdengar mengatur nafas yang ngos-ngosan karena panic gara2 siaran yg salah diambil tadi. Kyuhyun bahkan merasakan keringat dingin membasahi wajahnya. Ck, apa yang terjadi.

“HAHAHAHA!!” Kyuhyun menoleh pada Soeun ketika dia malah tertawa keras secara tiba2. “HAHAHA LUCU SEKALI!! LUCU!!” katanya terus tertawa senang. Kyuhyun mengerutkan dahi. Lucu? Apanya yang lucu? Apa dia bahkan tidak tahu apa yang baru saja mereka tonton tadi?

“Kenapa kau malah tertawa!” Kyuhyun berseru kesal padanya. Soeun tak menyahut ia masih juga tertawa dengan keras membuat Kyuhyun benar2 bingung dan kesal karenanya.

“Kita! Kyuhyun oppa dan aku. Kenapa kita harus sepanik itu! Kkkk. Memang apa yang akan terjadi kalau tadi kita menukarnya saja tanpa harus panik seperti tadi. Kkkk”

Bodoh! Kyuhyun merutuk dalam hatinya karena kata2 Soeun. Ck, memang apa yang terjadi? Hey, apa dia lupa kalau Kyuhyun adalah laki2 dan dia perempuan yang hanya berdua di tempat ini? Apa dia masih tidak tahu betapa cukup berbahayanya hal ini? Apa dia tak tahu kalau bahkan jantung Kyuhyun tidak pernah tenang dari tadi? Aish kenapa dia sebodoh ini?!

“Terserahlah. Aku mau kedapur. Haus!” kata Kyuhyun sambil meletakkan remote itu kembali keatas meja. Kyuhyun kemudian berjalan meninggalkan ruang tengah menuju dapur. Meninggalkan Soeun yang masih juga menertawakan hal yang menurut Kyuhyun sama sekali tidak lucu.

()

Kyuhyun kembali turun dari kamarnya menuju ruang tengah setelah selesai dengan urusannya. Di ruang tengah dilihatnya Soeun masih disana. Tertidur dengan posisi kurang nyaman di sofa. Kyuhyun menghela nafas, dialihkannya perhatiannya pada jam dinding diruangan itu. ini sudah pukul 11 kenapa Donghae atau Yesung belum juga pulang?

Ehm..

Kyuhyun sedikit tersenyum ketika Soeun sedikit merintih dalam tidurnya. Soeun terlihat lelah namun entah kenapa ia masih juga menunggu Donghae sampai segini lama. Padahal, Kyuhyun yakin kalau ia tidur begini nanti ketika Donghae pulang ia tidak akan membangunkan Soeun untuk mengajak bicara. Donghae mungkin diam2 akan memindahkannya kekamar dengan pelan dan tanpa suara agar ia tidak terbangun dan tidak menyadari kedatangannya. Lalu besok akan membiarkan Soeun mengomelinya karena tidak membangunkannya semalam. Padahal Soeun sudah menunggu Donghae segitu lama. Sering itu terjadi, bahkan Kyuhyun dan member Super junior sudah terbiasa. Namun entah kenapa Soeun terus saja mengulanginya dan membiarkan siklus itu sering terjadi dan terjadi.

Oiya! Kyuhyun tersadar ketika menyadari sesuatu. Ia melirik pendingin ruangan yang benar2 diatur sangat tinggi. Mengingat ini musim panas. Perhatiaannya berhenti pada Soeun yang tampak kedinginan di sofa. Kyuhyun kemudian tampak kembali ke kamarnya.

Tidak berselang lama, Kyuhyun kembali dengan selimut ditangannya. Ia kemudian berjalan mendekati Soeun yang tengah tertidur pulas. Tangannya kemudian menyelimuti tubuh Soeun dengan perlahan agar ia tidak kedinginan. dan  benar, ia terlihat lebih nyaman setelah Kyuhyun menyelimutinya.

Kyuhyun tersenyum melihat wajah damai Soeun yang tertidur. Ia benar2 sangat memuja wajah polos ini. Ingin memilikinya, ingin diizinkan mencintainya. Namun, Kyuhyun sadar itu tidak mungkin.

Kyuhyun terdiam menatap setiap inci wajah Soeun. Ia sempurna, kulitnya benar2 halus serta aroma tubuhnya benar2 wangi. Aroma yang disebut Donghae sebagai aroma yang paling ia sukai. Ya, Kyuhyun setuju. Kyuhyun juga menyukai aroma ini.

Kyuhyun terus memandang wajah damai milik Soeun. Tidak boleh, ya seharusnya ia tidak boleh melakukan hal seperti ini. Tapi nalurinya benar2 tidak bisa pergi darisini. Membuatnya betah menatap wajah itu lebih lama dan lebih dalam lagi. Mencium semakin dalam aroma yg sangat disukainya ini.

Cukup! Ini sudah terlalu jauh dan tidak bisa dihentikan begitu saja. Bolehkan hanya kali ini saja. Hanya sekali lalu Kyuhyun tidak akan lakukan lagi. Tidak berniat mengkhianati siapapun, hanya ingin memenuhi permintaan hatinya. Bolehkah? Bolehkan Kyuhyun mencium Soeun hanya sekali? Benar2 hanya kali ini..

Kyuhyun terus menatap Soeun diantara dilemma yang ia rasakan. Fikirannya terbagi dan bingung. Namun pada akhirnya, ia akhirnya menuruti perasaannya. Perlahan ia mendekatkan wajahnya kepada Soeun. Semakin dekat untuk merasakan bibir itu untuk sekali dalam hidupnya.

Klek!

Kyuhyun tersentak ketika mendengar suara pintu. Membuat ia tak jadi mencium Soeun. Ia lalu mengalihkan perhatiaannya menuju pintu. Benar2 kaget melihat Donghae ada disana.

“H-Hyung!!” katanya gugup sambil berdiri dan menjauhi Soeun.

“Kyu..” panggil Donghae menatap Kyuhyun sekilas dan menatap Soeun yg tertidur. Dengan payah Kyuhyun menelan ludahnya. “Soeun disini?” Tanya Donghae sambil lebih memasuki Dorm.

“N-Ne..” Kyuhyun menyahut gugup sambil melihat Donghae yang meletakkan tasnya dan mendekati Soeun.

“Berapa lama?” Tanya Donghae sambil berjongkok dan menatap Soeun.

“D-Dari jam tujuh..” jawab Kyuhyun gugup. Donghae menghela nafas.

“Ck. Selama itu dia masih juga mau menungguku..” keluh Donghae. Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya. “Terima kasih ya..”

“Huh?”

Donghae tersenyum. “Terima kasih karena telah menemani dan menyelimutinya. Aku tahu kalian tidak sejalan tapi kau masih mau menjaganya..” kata Donghae tersenyum. Kyuhyun mengangguk gugup.

“N-Ne..”

“Kkk. Kau tahu? Aku sempat salah faham tadi ketika baru masuk. Aku fikir kau sedang mencium Soeun ternyata kau sedang menyelimutinya. Bodoh sekali aku berfikir seperti itu…” kata Donghae sedikit terkekeh. Membuat Kyuhyun benar2 kaget.

“Eng… mana mungkin aku menciumnya hyung. Kau ada2 saja..”

“Ya. Kau benar. Lagipula, kaukan paling tidak menyukainya sampai sekarang..” kata Donghae melirik sejenak. Kyuhyun hanya terdiam karena kata2 Donghae. “Aku akan membawanya kekamar..” kata Donghae lagi.

Donghae tampak secara perlahan menggendong Soeun dari sofa. Berusaha tenang dan tanpa suara agar Soeun tidak terbangun.

“Oiya. Nanti kalau Leeteuk hyung pulang katakan Soeun tidur dikamar. Minta Leeteuk hyung untuk sementara tidur di kamar Hankyung hyung..” pinta Donghae.

“Kau mau tidur bersamanya? B-Berdua?!” Tanya Kyuhyun dengan wajah sedikit kaget. Donghae terkekeh.

“Kau terlalu banyak bergaul dengan Eunhyuk sehingga fikiranmu ikut tidak baik. Tentu saja tidak! Aku hanya mengantarnya kedalam..” jawab Donghae. Kyuhyun menganggukkan kepala dan menghembuskan nafas. “Ya sudah. Aku mengantarnya dulu ya Kyu..” kata Donghae sambil  kali ini mulai mendekati tangga dan membawa Soeun kekamar. Kyuhyun hanya mengangguk pelan.

Huh!!

Kyuhyun menghembuskan nafasnya lega. Hampir saja. Hampir saja Donghae memergokinya dan ini akan membuat Donghae marah padanya. Beruntung tadi Kyuhyun mendengar pintu terbuka kalau tidak selesai semuanya.

“Aish. Kau lihat Cho Kyuhyun? Sudah saatnya hentikan. Lupakan!” Kyuhyun mengomeli dirinya sendiri dan segera mendudukkan diri di sofa. Ia berusaha melupakan yang tadi.

()

Sinar cahaya pagi membuat Soeun terbangun dari tidurnya. Perlahan ia membuka matanya. Aroma yang paling disukainya tercium di penciumannya. Membuat ia menyadari sesuatu. Ini kamar Donghae dan Leeteuk.

“Donghae Oppa!”

Soeun terduduk dari tidurnya sambil memperhatikan sekitarnya yang sepi. Ia mengalihkan perhatiannya menuju jam yang terletak diatas meja. Jam sepuluh pagi.

“Aish. Kenapa semalam tidak membangunkanku?!” omel Soeun sambil cepat bangun dari tempat tidurnya.

“Ryeowook!!! Cepat hidangkan. Aku benar2 lapar seperti akan mati!!” Teriak Shindong sambil memukul-mukul piringnya dengan sendok sehingga membuat suara ribut dan membuat member lain menutup telinga.

“Yah Shindong berisik!!” seru Heechul protes.

“Aku lapar!!”

“Sudah. Ini sudah masak!!” Ryeowook memecah perdebatan merea sambil membawa sup panas yang baru dibawa keatas meja. Membuat member lainnya bersemangat, apalagi Shindong.

“Wangi!!”

“Soeun belum bangun?” Tanya Leeteuk. Semua member menggeleng. “Ya sudah. Aku membangunkannya dulu-“

“Oppa!!”

Ucapan Leeteuk terpotong ketika Soeun berteriak sambil berlari kearah ruang makan. Soeun langsung mencari sesuatu.

“Donghae oppa mana?” Tanya Soeun celingukan mencari Donghae.

“Dia sudah berangkat syuting pagi2..” jawab Eunhyuk sambil meniup-niup sup panas yang akan dimakannya.

“Syuting lagi?!” Tanya Soeun setengah berteriak. Semua member menoleh dan mengangguk. “Bahkan tidak menungguku bangun?”

“Donghae harus syuting pagi2 sementara kau baru bangun jam segini bagaimana mungkin dia membangunkanmu?!” Heechul kembali berpendapat. Soeun cemberut.

“Tapikan aku merindukannya. Semalam lama aku menunggu dia tak kunjung datang lalu pagi2 sudah pergi. Kapan aku bertemu dengannya?!”

“Mana kami tahu!” Heechul kembali menjawab menyebalkan. Soeun semakin kesal. Lalu berbalik dan pergi darisana.

“Soeun, mau kemana?!” Tanya Sungmin.

“Pulang!!” jawabnya terdengar begitu kesal. Terdengar suara pintu terbuka dan tertutup setelah itu.

“Ck. Anak ini kapan dewasanya sih?” Heechul kembali mengomel sambil meminum susu panasnya.

“Dimaklumi saja..” sahut Leeteuk pendek.

“Aku tak bisa maklum yang seperti itu. Yakan Kyu?”

Kyuhyun tersentak ketika Heechul meminta pembelaan padanya. Kyuhyun menoleh padanya setelah mengalihkan perhatiannya dari arah pergi Soeun tadi. Kyuhyun mengangguk.

“Ya..”

“Ucapanmu lesu sekali!!” protes Heechul lagi.

~

“Menyebalkan sekali. Bagaimana mungkin tidak bertemu lagi selama beberapa hari..”

Soeun mengomel sambil berjalan menyusuri toko buku. Hari ini ia menemani temannya yang sedang mencari beberapa buku. Karena moodnya sedang sangat buruk ia mengikuti saja.

“Soeun, ayo kesana. Disana banyak buku bagus!!” seru temannya sambil menarik tangan Soeun. Soeun hanya mengikutinya dengan lesu. “Mana ya buku yang bagus..”

Soeun hanya terdiam dan tak memikirkan kesibukan temannya mencari buku yang diinginkannya. Matanya beralih pada deretan buku2 yang ada disana. Sementara fikirannya terus melebar dengan topic yang sama. Lee Donghae.

Did He Love Me?

Pandangan Soeun tertuju pada sebuah buku berukuran kecil yang terletak disana. Soeun kemudian segera mengambilnya. Melihat-melihat isinya dengan wajah penasaran.

()

Pembuktian apa kekasih anda mencintai anda atau tidak.
Pertama: Bersikap acuh padanya. Lalu lihat apa dia merasa kehilangan anda atau tidak. Terlalu memberi perhatian kadang membuat dia menjadi pasif.

Pasif?

Klek!!

“Oppadeul!!”

Soeun segera berlari dengan senang sambil memasuki ruangan latihan Super Junior. Mereka semua yang baru selesai latihan tampak senang melihat kedatangannya.

“Semuanya selamat pagi!!” seru Soeun sambil memberikan penghormatan. Mereka tersenyum.

“Selamat pagi, Soeun..”

“Aku membawa makanan..” kata Soeun bersemangat sambil mengangkat makanan di kedua tanganya.

“Bagus! Kami sudah lapar!!” Member Super Junior bersemangat sambil duduk selojoran di lantai. Soeun ikut duduk dan membuka makanan. Tapi, pandangannya masih berkeliling mencari sekitar.

“Kau pasti mencari Donghae..” kata Yesung mengagetkan Soeun. Soeun menggelengkan kepala. “Jangan pura2 siapa lagi yang kau cari kalau bukan Donghae. Jangan cemas, khabar baik untukmu. Hari ini dia tidak akan syuting dia akan datang kemari..” sambung Yesung.

“Ne. Tadi dia sudah dijalan..” kata Ryeowook.

“Sebentar lagi datang!”

Klek!

“Nah. Tuh dia datang!” Heechul menunjuk pintu dengan bibirnya. Benar saja, Donghae tampak datang dan memasuki ruang latihan. Ia mendekat.

“Donghae akhirnya kau datang. Ayo bergabung!” Shindong berseru padanya. Donghae tampak tersenyum sambil meletakkan tasnya di atas kursi. Donghae lalu mendekat dan duduk disamping Soeun. tempat yang kata Soeun adalah takdir Donghae semenjak ia lahir. Kkk.

“Segera makan saja! Soeun sudah membawakannya dan dia juga mencarimu dari tadi. Anii, dia mencarimu dari tiga minggu kau sibuk syuting!” kata Eunhyuk dengan mulut penuh makanannya. Donghae segera berpaling pada Soeun disampingnya. Soeun gugup dan malah berpaling kearah lainnya.

“T-Tidak. K-kenapa kalian bicara begitu? Aku membawakan ini semua untuk kalian semua. Untuk semuanya tanpa membedakan satu yang lainpun..” kata Soeun gugup.

“Ya. Tapi pasti yang utama itu Dong- Hmpkkh..”

“Makan yang banyak, Shindong oppa..” kata Soeun canggung sambil tiba2 menyuapi Shindong dengan makanan yang dipegangnya hingga Shindong tidak melanjutkan kata2nya. member lain cekikan melihat muka kaget dan aneh Shindong. “Nah. Aku akan menyuapi kalian semua..” kata Soeun sambil kembali mengambil sumpitnya. Ia menyuapi Kyuhyun yang ada disampingnya yang lain. Kyuhyun yang kaget akhirnya dengan pasrah membuka mulutnya. Untuk selanjutnya ia menyuapi semua member Super Junior yang lain kecuali Donghae. “Enak bukan?” tanyanya bangga.

“Hari ini kau aneh sekali..” Kata Eunhyuk sambil berusaha menghabiskan makanan yang disuapi Soeun kemulutnya. Ukurannya terlalu besar kau tahu? Hingga pipi Eunhyuk mengembung untuk menghancurkan dan mengkonsumsinya.

“Donghae kenapa tidak?” Tanya Leeteuk. Soeun menatap pada Donghae yang hanya diam dan menatap padanya.

“Eng.. selama ini kan aku sudah terlalu banyak menyuapi Donghae oppa. Sekarang giliran kalian..” katanya tersenyum canggung. Tangannya kembali meraih sumpit. “Ayo, sekarang buka mulut dan biarkan aku menyuapi kalian!” serunya bersemangat. Semua Member hanya mengedikan bahu menanggapi tingkah Soeun hari ini. Sementara Donghae hanya terdiam sambil menatap pada Soeun yang menurutnya juga aneh hari ini. Tapi Soeun bahkan tidak pernah menatapnya, ia malah sibuk menyuapi member lainnya.

~

Kedua: Jangan pernah mendahului menelfonnya atau mengiriminya pesan. Biarkan dia yang mengawalinya

Soeun menopang dagunya dengan kedua tangannya sambil menatap ponsel didepannya. Wajah cemberut, sangat cemberut. Menunggu gelisah sebuah panggilan atau pesan dari Donghae.

“Ck. Aku tidak bisa menunggu. Aku hubungi saja!” kata Soeun mengeluh sambil berniat meraih ponselnya. Tapi ia menghentikan gerak tangannya. “Tapi.. kata buku tidak boleh menghubunginya terlebih dahulu. Harus menunggu dia menghubungiku dulu..” gumamnya sambil kembali menopang dagunya.

“Ck. Tapi dia tidak akan menghubungiku sementara aku merindukannya..” Soeun kembali mengeluh sambil mengacak rambutnya. Ia kesal, matanya menatap foto Donghae yang terletak di atas meja belajarnya. “Sebenarnya kau mencintaiku atau tidak? Dasar, Lee donghae Babo!” serunya kesal sambil membalikkan pigura foto Donghae. Soeun meninggalkan ponselnya disana begitu saja.

~

Ketiga: Kau punya barang pemberiannya? Coba sekali-kali tidak memakainya ketika kau sedang bersamanya.

“Kalian sedang rapat? Rapat apa?”

Semua member Super Junior menoleh kearah pintu ketika tiba2 Soeun datang dan bergabung dengan mereka. Padahal mereka sedang merundingkan sesuatu.

“Aish. Kenapa kau ikut kemari? kau hanya akan menganggu!” Seru Heechul kesal.

“Aku tidak akan menganggu. Aku hanya diam. Aku janji..” kata Soeun sambil duduk di dekat Kangin. “Kangin oppa! Kau sudah kembali. Aku merindukanmu..” sapanya pada Kangin sambil tersenyum. Kangin tersenyum padanya.

“Aku juga merindukanmu, Soeun..”

“Jadi, kata Sajangnim. Konsep album baru kita seperti apa?” Tanya Eunhyuk memecah situasi. Saat ini Eunhyuk duduk tepat didepan Soeun dan disampingnya adalah Donghae. Meja yang mereka gunakan adalah melingkar. Jadi mereka bisa saling melihat satu sama lain. Namun, Soeun berusaha untuk melihat pada Donghae yang daritadi memperhatikannya.

“Kalau tidak salah..”

Bla Bla Bla Bla Bla. Soeun tidak mendengarkan rapat mereka. Alasan Soeun kemari hanyalah untuk berkumpul dengan oppadeul kesayangannya. Ya, kau boleh istimewakan Donghae. Tapi dia tidak berminat dengan rapat mereka. Hingga ia memlih mengotak-atik ponsel ditengah rapat.

“Soeun, ini kalung baru?”

Soeun menghentikan kegiatan makannya ketika Ryeowook bertanya. Rapat tadi sudah selesai, kini mereka makan siang.

“Ne. kemaren ayah membelikan untukku. Apa terlihat bagus? Apa cocok denganku?” Tanya Soeun bersemangat. Ryeowook mengangguk.

“Ya. Sangat baik denganmu. Oiya, kalung yang kau selalu pakai sebelumnya mana?” Tanya Ryeowook.

“Hhum. A-Ada dirumah. Aku sedang ingin memakai yang ini saja..” jawabnya sedikit gugup. Masalahnya Donghae ada disana dan bisa mendengar perbincangan mereka.

Kyuhyun menoleh pada Donghae setelah kata2 Soeun. Donghae terlihat menghentikan makannya dan menoleh pada Soeun yang sayangnya sibuk membicarakan sesuatu dengan Ryeowook. ia sangat tahu, kalung yang dimaksud berada dirumah adalah kalung pemberian Donghae. Kalung yang dibeli Donghae saat di New York.

()

Keempat: Buat dia cemburu.

“Kyuhyun oppa! Aku ingin ikut main game!”

Soeun berseru dan langsung duduk disisi Kyuhyun yang sedang bermain game. Hari ini, Soeun kembali main di Dorm karena ikut merayakan kepulangan Kangin. Setelah makan dan berkumpul lagi diruang tengah. Soeun segera menghampiri Kyuhyun yang berkutat dengan PSPnya.

“Ck. Ini bukan mainan anak manja. Lebih baik pergi memberi makan Ddangkoma bersama Yesung hyung..” Kyuhyun menyahut cuek sambil terus bermain game. Soeun cemberut.

“Aku serius. Aku ingin tahu cara bermainnya!!”

“Ck. Kenapa kau malah berteriak. Kupingku sakit!” Kyuhyun berseru kesal.

“Ajari aku..” rengek Soeun.

“Ck. Kau merepotkan sekali..”

Donghae turun dari kamarnya dan bergabung diruang tengah. Matanya beralih menuju Soeun yang sedang terlihat senang ketika Kyuhyun akhirnya mau mengajarinya. Dia tertawa beberapa kali ketika Gamenya tidak berjalan dengan baik dan berantakan. Walau Kyuhyun mengomel dia masih juga tertawa melihat progress Gamenya yang berantakan. Donghae akhirnya duduk di samping Heechul. Beberapa meter dari Soeun dan Kyuhyun.

“Yah Yah Yah! Kenapa malah kau bawa kesana?! Lihat, dia tidak mengenai sasarannya!!” teriak Kyuhyun sambil melihat permainan Soeun. Soeun malah tertawa melihat permainanya yang diomeli Kyuhyun habis-habisan.

“Kkk. Aku tak tahu kenapa dia begini. Bantu aku, bantu aku!!” serunya pada Kyuhyun sambil terus tertawa. Memaksa Kyuhyun pada akhirnya turun tangan untuk membantunya. “Wah! Itu berhasil!!” seru Soeun senang setelah bantuan Kyuhyun.

“Kau bodoh sekali!” omel Kyuhyun.

“Biar saja!!” jawab Soeun melet.

“Oiya Soeun, nanti kau pulang dengan siapa?” Tanya Sungmin tiba2.

“Terserah saja!” kata Soeun sambil masih asyik tertawa dan asyik dengan gamenya. Membuat para member hanya geleng2 kepala.

“Kyuhyun akhirnya menyebarkan virusnya..” kata Kangin sok prihatin. Sementara Donghae hanya menatap keduanya. Tiba2 Leeteuk datang dan duduk disampingnya.

“Hae-ah, kau ada masalah dengan Soeun?”

“Huh?”

Donghae menatap Roomatenya ketika Leeteuk bertanya dengan nada berbisik padanya. Heechul yang juga mendengar ikut antusias mendengar jawaban Donghae.

“Akhir-akhir ini aku lihat kalian merenggang. Apa terjadi masalah?” Tanya Leeteuk masih berbisik tidak ingin Soeun mendengar. Walau sebenarnya Soeun tidak akan mendengar karena terlalu sibuk dengan Gamenya bersama Kyuhyun.

“Kalian putus huh?” Tanya Heechul ikut bicara.

“Ng.. T-Tidak kami tidak putus..” jawab Donghae sambil menggeleng.

“Lalu?”

“Yah! Oppa itu curang!!”

Pembicaraan mereka terhenti ketika Soeun berteriak protes pada Kyuhyun. Tapi wajahnya seratus persen tetap ceria.

“Curang apa maksudmu?” Tanya Kyuhyun sambil menahan ketawa.

“Kau membuat aku kalah!”

“Mana?!”

“Yah oppa mana boleh begitu!!” Protes Soeun pada Kyuhyun yang juga entah terkena virus senang dan tertawa Soeun atau apa. Tapi wajah keduanya sama2 bahagia satu sama lain. Berbanding terbalik dengan orang lain disekitarnya.

“HEY COBA LIAT I-“

Gubrak!

Semua member menoleh kaget dalam satu arah. Semuanya menatap pada arah yang sama. Yesung yang ceroboh dan jatuh? Bukan itu. Tapi korban dari buruknya ketidakseimbangan seorang Kim Jong Woon. Bagaimana tidak, ketika Yesung berlari dari kamarnya dan menghampiri mereka tiba2 ia malah terjatuh dan langsung jatuh kearah sofa dan menabrak tubuh Soeun dari belakang. Akibatnya, Soeun yang daritadi bercanda dengan Kyuhyun ikut menabrak Kyuhyun. Atau lebih persisnya bibir Soeun yang menabrak bibir Kyuhyun. Hingga terjadi ciuman tidak sengaja yang membuat tempat itu menjadi diam.

Cukup sudah!

Donghae bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri Soeun. ia menarik tangan Soeun dengan sedikit kasar darisana. Meninggalkan member lain yang juga shock, terutama Kyuhyun.

“Aduh..” Yesung mengeluh sambil memegangi kepalanya yang sakit. ia bangun dari sofa. Menatap aneh semua member yang menatap angker padanya. Kecuali Kyuhyun yang entah kenapa hanya terdiam sambil menyentuh bibirnya. “Kenapa menatapku begitu-“

“YESUUUNG!!”

()

“Oppa sakit!”

Soeun meronta sambil mengikuti Donghae yang menariknya menuju balkon. Setelah sampai di balkon Donghae melepaskan tangannya dengan sedikit kasar.

“Oppa kau membuat tanganku sak-“

“YA APA MAKSUDMU DENGAN SEMUA INI?!”

Ucapan Soeun terhenti ketika Donghae memotongnya setengah membentak. Soeun menatap Donghae. Menatap wajah paling marah Donghae yang pernah ia lihat.

“Apa maksud oppa?”

“Sikapmu yang berubah belakangan ini. Kau bosan denganku?” Tanya Donghae yang entah kenapa jadi benar2 marah. Menatap pada Soeun yang hanya diam. “Kau mengacuhkanku. Menganggapku tak ada. Tidak lagi pernah menghubungiku. Melepas kalung pemberianku. Berdekatan dengan orang lain lebih daripada aku. Sekarang kau malah berciuman didepanku. Apa maksudnya semua ini?!” Tanya Donghae masih penuh penekanan.

“Jawab aku! Apa kau bosan? Kau ingin selesaikan disini saja?! Huh?”

“APA MEMANG ITU YANG KAU INGINKAN?!” Soeun balas berteriak. Wajahnya tampak juga sulit dijelaskan. Tampak menahan air matanya. Donghae hanya menatapnya, menunggu kata2 selanjutnya. “Kau yang bosan denganku..”

“Apa maksudmu?”

“Kau sudah tidak peduli padaku lagi sama sekali tidak pernah perduli lagi!!”

“Huh?”

“Sekarang fikir saja, sudah berapa lama kita menjadi sepasang. Tapi sejauh itu, berapa kali kau punya waktu untukku?!” Tanya Soeun kali ini mulai menangis lagi. Membuat ekspresi wajah Donghae perlahan berubah. “Kau tidak punya waktu untukku. Apa oppa tak ingat? Aku yang selalu datang untuk menghabiskan waktu bersama. Itupun, kau kadang terlalu sibuk dan membuat aku menunggu sampai larut dan tertidur. Paginya kau juga sudah tidak ada dan membiarkanku pulang dengan kecewa..”

“Kau tahukan aku sibuk?”

“Aku tahu itu! tapi yang aku tidak tahu adalah perasaanmu yang sebenarnya. Berapa bulan kita bersama? Pernahkah kau mengatakan saranghae padaku? Tidak. Aku yang selalu mengatakannya setiap hari!!”

“Soeun-“

“Oppa tak mencintaiku!” kata Soeun sambil menjauhi Donghae yang ingin mendekatinya. Ia menangis sambil menatap Donghae. “Beberapa hari ini berdasarkan petunjuk aku mencari tahu perasaan oppa. Tapi apa yang aku temukan? Jawabannya adalah oppa tidak mencintaiku sama sekali..” katanya sedih.

“Oppa tidak merasa kehilangan ketika aku acuhkan. Oppa tidak menelfonku ketika aku tidak dahulu menelfon oppa. Oppa tidak protes ketika aku tidak memakai pemberian oppa. Oppa juga tidak cemburu ketika aku bersama orang lain didepan oppa. Apa artinya itu? kata buku itu oppa tidak pernah mencintaiku sama sekali..” kata Soeun sambil menangis lebih hebat.

“Soeun-“

“Sepertinya aku hanya membuang waktu oppa. Aku tidak ingin menganggu oppa. Jadi kita akhiri saja sampai disini. Maaf kalau aku telah menganggu oppa selama ini..” kata Soeun masih dengan menangis. Lantas tiba2 langsung pergi dengan berlari dari tempat itu. meninggalkan Donghae yang benar2 kaget dengan semua kata2nya. Donghae tersadar.

“SOEUN!!” seru Donghae sambil menyusul Soeun.

~

“SOEUN!!”

Semua member langsung berdiri dari tempat duduknya mendengar suara panggilag Donghae. Tak lama suara langkah kaki yang bertemu tangga bertemu. Menampakkan sosok Soeun yang terlihat sedikit menyedihkan. Ia berhenti sejenak didepan member SuJu.

“Oppadeul. Aku pulang dulu!”

Setelah memberi hormat ia langsung pergi dan meninggalkan tempat itu. tak lama Donghae datang.

“Soeun!”

Terlambat. Soeun sudah pergi.

“Hyung!”

Donghae menoleh pada Kyuhyun yang memanggilnya dengan muka bersalah. “Ini bukan salahmu, Kyu..” kata Donghae pelan. Ia mengalihkan pandangannya ke sisi lain. “Juga bukan salah Yesung hyung..” kata Donghae kemudian. Sehingga membuat Eunhyuk dan Sungmin berhenti menatapnya dengan pandangan menyalahkan.

Donghae menghela nafas lebih. Lalu dengan lesu dan tanpa tenaga mulai kembali berjalan menuju tangga untuk menuju kamarnya. Pertengkarannya dengan Soeun tadi memenuhi fikirannya.

‘Ini salahku’

“Ada apa lagi?” Tanya Heechul sambil menatap rekan-rekannya. Mereka semua mengangkat bahu.

“Tidak tahu..”

()

Music bergema, memenuhi setiap inci ruangan luas dan lumayan besar tersebut. Didalamnya sebelas laki2 tampak berpencar sambil melakukan kegiatan yang random perorang. Ada yang latihan dance, ada yang hanya berdiri dengan rekannya, dan ada yang duduk dipinggir ruangan.

“Membosankan!”

Siwon mematikan Audio tersebut sambil bergabung duduk dengan member lainnya dilantai. Wajah mereka tampak kelelahan dan bosan.

“Ck. Kemana Soeun? sudah dua minggu dia tidak datang. Aku merindukannya..” kata Ryeowook sambil menopang dagunya yang diangguki oleh semua member.

“Biasanya dia selalu datang dan membawa makanan. Tapi sekarang?” terdengar Yesung yang mengeluh membuat member lain hanya diam. Leeteuk mengalihkan perhatiannya dari membernya yang ada disana. Pandangannya beralih menuju satu member yang duduk terpisah di sudut ruangan. Wajahnya terlihat tenang tanpa emosi, namun terlihat bahwa ia sedang mencoba berfikir saat ini.

“Donghae juga berubah..” kata Eunhyuk sambil mengalihkan perhatiannya dari Donghae yang masih diam disudut ruangan.

~

Kamar dengan dominasi merah muda tersebut terkesan tenang dan tanpa emosi. Angin melesak masuk dengan perlahan mengganggu lembut gorden2 yang menyelimuti jendela.

Diatas tempat tidur, seorang gadis menelungkup dengan wajah sedih. Tangannya menggenggam erat sebuah kalung. Pandangannya nanar, serta matanya sedikit membengkak karena terlalu banyak menangis.

()

Soeun keluar dari mobilnya sambil membawa beberap dokumen ditangannya. Matanya menatap kemegahan gedung yang baru dikunjunginya. Dari depan tertulis dengan sangat besar “Universitas Seoul”. Dengan sedikit cemberut karena bingung mau kemana Soeun lebih memasukinya.

“Dimana maksudnya?” Tanya Soeun bingung sambil mencari-cari sekitar. Sesekali ia membaca kertas kecil yang ada ditangannya. Walau membaca berulang kali ia tak pernah menemukan dimana maksudnya ruangan yang tercantum didalamnya. “Aish. Aku tidak bisa menemukannya. Lebih baik tak kuliah daripada mencari gedung saja susah begini..” omelnya kesal.

Tap!

Soeun berbalik ketika seseorang menepuk pundaknya. Seorang laki2 dengan dandanan serba tertutup berdiri di belakangnya.

“Ada yang bisa saya bantu nona?”

Mata Soeun melebar ketika laki2 tersebut membuka masker yang menutup mulutnya. Hampir saja ia berteriak, tapi ia menahan suaranya.

“Donghae oppa!!” teriaknya dalam keadaan berbisik. Donghae tersenyum.

“Aku merindukanmu. Tega sekali kau tidak menemuiku selama tiga minggu ini..” kata Donghae.

“Tapi..”

Ucapan Soeun tergantung ketika Donghae kembali menggunakan maskernya ketika beberapa mahasiswi berjalan disana. Mereka melihat waspada sekitar mereka.

“Kenapa oppa disini? Kalau ketahuan bagaimana?” Tanya Soeun kembali berbisik. Donghae kembali membuka maskernya.

“Tenang saja, ini akan aman. Ayo, aku bantu kau menemukan kelasmu..” kata Donghae sambil tersenyum. Donghae memakai kembali maskernya. Lalu kemudian menarik Soeun bersamanya. Soeun hanya mengikutinya dengan wajah sedikit malu-malu.

~

Klek!

“Oppa!”

Soeun segera menghambur kepelukan Donghae baru saja ia keluar dari ruangan tersebut. Donghae mengusap rambut Soeun.

“Bagaimana?” Tanya Donghae.

“Aku berhasil menjawab pertanyaan mereka semuanya dengan baik. Aku lega sekali. Aku yakin aku akan diterima..” kata Soeun senang.

“Jinjja?” Tanya Donghae sambil tersenyum. Soeun mengangguk riang.

“Ne. semuanya karena oppa telah membantuku menemukan ruangan ini dan membuat aku senang..” kata Soeun. donghae kembali tersenyum.

“Ya sudah. Kalau ini sudah selesai ayo kita pergi..” kata Donghae sambil menarik tangan Soeun.

“Kemana?” Tanya Soeun bingung.

“Tentu saja berkencan..” kata Donghae sambil membawa Soeun darisana. Soeun hanya mengikutinya walaupun ia bingung. Berkencan? Bukankah mereka sudah tidak pacaran?

~

Donghae membuka sebentar maskernya ketika suasana taman sudah sepi. Pandangannya beralih menuju Soeun yang sibuk menjilati es krim disampingnya. Donghae tersenyum sambil memakan es krimnya.

“Bagaimana album baru kalian?” Tanya Soeun kemudian.

“Tinggal pembuatan MV saja..” jawab Donghae. Soeun menganggukkan kepala.

“Bagaimana khabar oppa yang lain? Aku merindukan mereka..” kata Soeun lagi. Donghae tersenyum sambil melirik padanya.

“Mereka baik. Tapi.. semuanya merindukanmu..”

“Paling yang merindukanku hanya sebagian. Kalau Heechul oppa atau Kyuhyun oppa pasti malah senang aku tidak datang..” kata Soeun manyun. Donghae tersenyum mendengar kata2 Soeun serta ekspresinya. “Tapi.. Donghae oppa pasti merindukanku bukan? Kalau tidak kenapa oppa datang kemari?” Tanya Soeun sambil tersenyum pada Donghae.

“Memangnya kau tidak merindukanku?” Tanya Donghae tanpa menyahuti pertanyaan Soeun. Soeun mengulurkan senyumnya karena pertanyaan Donghae.

“Lihat. Oppa tidak pernah mau bahkan bilang merindukanku..” kata Soeun. donghae tersenyum. “Ne. kalau aku tentu saja merindukan oppa, bahkan sangat sangat sangat sangat merindukan oppa..”

“Aku juga begitu sangat sangat sangat sangat sangat merindukanmu..”

“Jinjja?” Tanya Soeun. donghae tersenyum.

“Ne. Semuanya kehilangan setelah kau tidak menampakkan diri. Termasuk aku yang sangat merindukanmu. Merindukan mantan kekasihku..”

“Ya. Mantan kekasih..” kata Soeun lesu. Donghae tersenyum.

“Ya. Hanya mantan kekasih..”

“Oppa tidak perlu mengulangnya!” seru Soeun kesal. Donghae terkekeh. Soeun terdiam menatap Donghae. Sepertinya Donghae terlihat lebih senang setelah mereka putus. Wajahnya terlihat lebih tanpa beban. Donghae menatap padanya.

“Waeyo?” Tanya Donghae. Soeun menggeleng.

“Anii..”

Donghae terdiam. Menatap Soeun yang kini asyik memakan es krimnya kembali. Matanya beralih menuju leher Soeun. Mencari sesuatu yang pernah melingkarinya. Tapi, tidak ada disana.

“Soeun sepertinya benar2 sudah tidak memiliki rasa cinta lagi untukku..” kata Donghae. Membuat Soeun menghentikan kegiatan memakan es krimnya dan menatap Donghae. “Sepertinya hari itu benar2 serius untuk mengakhiri semuanya..” kata Donghae lagi. Matanya menatap Soeun yang menatap padanya.

“Bukankah itu yang terbaik bagi oppa. Untuk apa memaksa diri untuk mencintai seseorang yang tidak pernah oppa cintai..”

“Siapa yang katakan padamu mengenai itu?”

“Buku itu..”

Donghae kembali tersenyum halus mendengar jawaban Soeun. “Apa buku itu bisa bicara? Dia bisa mengeluarkan suara? Kenapa kau mempercayainya?”

“Tapi menurut petunjuknya terbukti bahwa oppa tidak mencintaiku..”

“Bukankah kau pernah katakan kalau kau mencintaiku sedalam-dalamnya, lebih dalam dari lautan. Cintamu setinggi-tingginya, lebih tinggi dari angkasa. Semua itu menunjukkan betapa cinta tidak bisa diukur oleh apapun. Tapi kenapa kau bisa mengukurnya dengan sebuah buku?”

“Tapi semuanya berkata begitu. Coba ingat, oppa tidak peduli kalau aku tidak memberikan perhatian pada oppa. Oppa tidak mengirimiku pesan ketika aku tidak menghubungi oppa. Oppa tidak marah ketika aku tidak memakai kalung dari oppa. Dan oppa tidak marah ketika aku dekat dengan laki2 lain-“

“Tapi aku marah ketika terjadi Indirect Kiss antara kau dan Kyuhyun. Kau tak ingat?” Donghae memotong. “Semuanya hanya masalah kesibukanku. Karena kalau seandainya aku tidak sibuk aku yakin salah faham ini tidak terjadi. Kau tahu? Aku sedih ketika kau mengacuhkanku waktu itu. Aku bingung ketika kau tidak menghubungiku. Aku ingin menelfonmu, tapi karena terlalu sibuk aku tidak bisa walau memegang ponsel beberapa menit. Aku kecewa ketika kau lebih memilih memakai kalung lain yang mungkin lebih bagus daripada kalungku. Dan aku cemburu melihatmu dekat dengan orang lain. Aku tak tahu kenapa yang satu ini. Tapi ketika kau bersama Kyuhyun entah kenapa aku tak suka. Dan akhirnya itu tidak tertahan lagi ketika didepan mataku kalian berciuman. Kesalahan Yesung hyung. Aku tahu, tapi aku tak tahu kenapa aku tidak bisa menerimanya..”

“Oppa..”

“Saranghae. Apa itu yang kau inginkan dariku. Kalau kau mau aku bisa mengatakannya setiap hari. Tapi kau kembali lagi padaku. Apa kau tak tahu aku benar2 kehilanganmu..”

“Oppa..”

Donghae memeluk Soeun setelah Soeun lepas kendali karena kembali menangis. Ia memeluk Soeun dengan erat dan mengusap bahu Soeun.

“Maukah Soeun kembali lagi menjadi kekasihku?” Tanya Donghae. Soeun mengangguk sambil terus menangis.

“Mau… sangat mau..” kata Soeun terisak-isak. Donghae tersenyum mendengarnya. “Aku sebenarnya tidak ingin pisah darimu..” rengeknya sambil menangis lebih hebat. Menangis karena terlalu bahagia. Donghae tersenyum mendengar reaksi terlalu jujur Soeun

()

Ting!!

“Donghae oppa! Rotinya sudah matang!!”

Soeun berteriak sambil berlari kearah dapur. donghae hanya mengikutinya dari belakang. Memperhatikan Soeun yang sibuk memindahkan roti bakar tersebut kedalam piring yg tersedia.

“Ck. Sudah aku bilang kita makan diluar saja Soeun..” keluh Donghae sambil duduk di salah satu kursi. Soeun menggeleng.

“Jangan. Tidak romantis..” kata Soeun sambil berbisik dengan wajah serius. Donghae lagi2 hanya tersenyum karena ulah Soeun.

“Jadi hanya roti bakar?” Tanya Donghae. Soeun mengangguk.

“Ne. tapi hanya sementara. Setelah ini aku akan ikut les memasak. Supaya bisa memasakkanmu sesuatu..” kata Soeun lagi. Donghae tersenyum sambil menganggukkan kepala.

“Baiklah..”

Soeun pergi sebentar membawakan secangkir cokelat panas dan meletakkan didekat roti yang baru saja dibakar. Donghae menoleh padanya.

“Hanya satu?” Tanya Donghae lagi bingung. Soeun kembali tersenyum.

“Biar romantis..” katanya kembali berbisik. Donghae terkekeh.

“Baiklah..”

Donghae hanya terdiam sambil melihat kegiatan Soeun memotong roti. Wajahnya agak sedikit mengkerut akibat massa roti yang sangat padat. Donghae hanya bisa tertawa tertahan melihatnya. Kkk.

“Oppa kenapa tertawa?” protes Soeun melihat Donghae yang tak tahan tertawa.

“Ini sudah keterlaluan. Lebih baik kita pergi makan keluar saja. Tidak ada yang meyakinkan dengan semua ini. Kkk..” kata Donghae ditengah tertawanya.

“Aku bilang tidak. Semuanya-“

“Biar semua romantis?” Donghae memotong sambil terus tertawa. Soeun cemberut mendengarnya. “Yaya ara ara. Ayo lanjutkan..” kata Donghae sambil merapatkan bibirnya.

“Katakan A!” seru Soeun sambil membawa roti yang telah dipotongnya dekat mulut Donghae. Donghae membuka mulutnya. Membiarkan Soeun menyuapinya. Ia mengunyah makanan tersebut beberapa saat.

“Akh!” Donghae mengeluh baru beberapa gigitan membuat Soeun menoleh padanya.

“Kenapa? Huh?”

“Pwanas. akh..”

“Minum-minum..” kata Soeun sambil mengangkat cokelat panas dan mengulurkan pada Donghae. Donghae menggeleng. “Oiya, ini juga panas. Tunggu tunggu!!” Soeun panik sambil bangkit dari tempat duduknya. Tak lama kembali dengan minuman dingin. Donghae segera meminumnya cepat. Glup!

“Ahh. Soeun, kau mau menghancurkan pita suaraku. Itu begitu panas..” keluh Donghae sambil menjulurkan lidahnya. Berusaha meraup udara dingin kedalam mulutnya setelah rasa sangat panas dalam mulutnya. Soeun menatap kecewa padanya.

“Ck. Sepertinya ini tidak berhasil..” katanya kecewa. “Ya sudah, kita makan diluar saja. Kajja!” ajak Soeun.

“Kenapa tidak delivery Pizza saja?” Tanya Donghae berpendapat. Soeun menganggukkan kepala.

“Ya. Ide yang bagus. Sebentar aku pesan dulu..” kata Soeun pada Donghae. Donghae menganggukkan kepala sambil pandangannya mengikuti pergerakan Soeun menuju ruang tengahnya. Ia tersenyum kecil megingat kebodohan barusan. Tak lama Soeun kembali.

“Sudah. Katanya lima belas menit lagi datang..” kata Soeun sambil duduk di kursi di hadapan Donghae. Ia menatap roti dan cokelat panas yang terletak diatas meja. “Sepertinya besok aku harus benar2 belajar memasak. Agar lain kali tidak begini..” kata Soeun penuh ambisi. Donghae tersenyum mendengarnya.

“Itu bagus. Tapi kau bukannya juga akan mulai kuliah?”

“Iya sih. Tapi aku harus bisa mengatur waktu agar dapat memasakkan oppa tanpa harus membuat dapur berantakan lagi…” kata Soeun tersenyum. Donghae balas tersenyum, ia menggeser kursinya sedikit kebelakang. Lalu merundukkan wajahnya, berusaha mendekati wajah Soeun. Soeun menoleh padanya. “Oppa mau apa?” Tanya Soeun. Donghae tersenyum.

“Kau lupa bahwa yang terakhir menciummu masih Kyuhyun?” Tanya Donghae. Soeun tertawa dan mengangguk.

“Ne. orang kedua yang menciummu selain Donghae oppa…” katanya senang.

“Kau sepertinya senang sekali dicium Kyuhyun?” Tanya Donghae menyelidik dan tidak suka. Soeun menatap padanya.

“Kyuhyun oppa kan tampan..” kata Soeun masih tertawa.

“Lalu aku tidak tampan?” Tanya Donghae. Soeun lagi2 tertawa.

“Bagaimana ya..” katanya menggoda Donghae. Donghae tersenyum melihat ekspresi Soeun. wajahnya yang awalnya hanya ia dekatkan pada Soeun sekarang lebih ia dekatkan lagi. Hingga bibirnya dapat menyentuh bibir Soeun. Tak tahu belajar darimana Soeun mulai membalasnya membuat Donghae semakin tak ingin menghentikannya. Tangannya mendorong belakang kepala Soeun agar ciuman mereka semakin dalam. Mengalirkan perasaan rindu yang tersimpan selama tiga minggu mereka hidup terpisah dan tanpa kejelasan.

~

“Siapa di dorm?” Tanya Heechul.

“Katanya Donghae sudah di dalam..” kata Leeteuk. Rombongan Boyband paling populer di Asia bahkan dunia saat inipun keluar dari  lift sambil berjalan menuju asrama mereka. Mereka tampak lelah setelah menyelesaikan rutinitas mereka hari ini.

“Eh. Ada tukang pizza!” Ryeowook menunjuk seorang petugas yang berniat mengetuk pintu. Mereka langsung menghampirinya.

“Anyeong haseyo!!”

Klik!

Pintu terbuka setelah Leeteuk membukanya. Member yang lain mengikuti di belakang. Ryeowook masuk belakangan dengan Pizza ditangannya.

“Mana Donghae? Kenapa sepi?” Tanya mereka sambil mencari-cari. Mereka semua memang tidak membuat keributan seperti kebiasaan mereka kalau sudah menyampai dorm. Mereka lelah dan memilih langsung tepar diatas sofa.

“Mungkin tidur aku lihat dulu-“

Leeteuk menghentikan kata2nya setelah Sungmin meletakkan telunjuk di bibirnya. Semua member terdiam karena mendengar suara2 aneh dari dapur. mereka saling bertatapan dan perlahan tanpa suara berjalan kedapur.

“Ommo!!”

Ryeowook berseru kaget sambil menutup mulutnya. Begitupun member lain yang juga kaget dengan apa yang mereka lihat di dapur.

“Hhem!” Heechul mendehem membuat dua orang tersebut kaget dan sedikit tersentak. Mereka segera menjauh satu sama lain.

“Kalian pulang?” Tanya Donghae canggung sambil memegang tengkuknya. Ia tampak sedikit menghapus sesuatu di bibirnya.

“Apa yang terjadi disini?” Tanya Siwon.

“Hanya-“

“Oppadeul, kami sudah kembali pacaran!!” Soeun memotong dengan nada senang. Donghae tersenyum sambil mengangguk.

“Ne..”

“Kalian pacaran kembali? Wah, bagus..” kata Leeteuk sambil tersenyum senang. Adalah salah satu perannya untuk membantu Donghae agar berbaikan dengan Soeun.

“Tapi.. kalian tidak sedang berbuat anehkan?” kata Siwon masih dengan tampang kurang enak dilihat, dipandang, dan dirasakan(?)

“Maksudmu?” Tanya Donghae bingung.

“Yah! Donghae-ah. Kami tahu kau pacarnya Soeun. tapi itu bukan berarti kau bebas berbuat semaumu pada Soeun. diakan masih kecil..” kata Sungmin dengan wajah cemberut. Dia sepertinya paling shock melihat apa yang tadi mereka temukan.

“Loh kenapa? Kami sering melakukannya..” kata Soeun bingung.

“APA?!” Seru Sungmin dan Siwon berlebihan. “Donghae membujukmu untuk melakukan ‘itu’?”

“Melakukan ‘itu’ apa maksudnya?”

“Soeun-“

“Ck. Maksudnya hanya ciuman hyung bukan apa2!” protes Donghae kesal karena ekspresi Sungmin. Yah, sudah empat bulan mereka pacaran selama itu apa kau tahu? Sungmin bahkan melarang Donghae untuk mencium Soeun. alasannya karena bagi Sungmin Soeun masih anak-anak. Dan Siwon setuju dengan hal itu. apakah menurutmu itu tidak ketelalun?

“Tapi kami sudah melarangmu melakukannya pada Our Little Soeun..” kata Sungmin berlebihan wajahnya cemberut dan kesal. “Kau bisa membuat dia kehilangan kepolosan dan kelucuannya..”

“Ck. Kau berlebihan sekali hyung. Jangan begitu!!” Kyuhyun tiba2 protes dari belakang. Ia tampaknya kurang berminat dengan ucapan kurang penting ini. “Lagipula kau lupa kalau aku pernah mencium Soeun? dan rasanya sebenarnya tidak enak dan aneh. Aku heran kenapa Donghae hyung mau menciumnya-“

“YAH CHO KYUHYUN!!” Soeun berteriak kesal. Kyuhyun kembali tertawa Evil.

“Lagipula pacaran tanpa ciuman itu rasanya hampa hyung..” Eunhyuk ikut bicara dengan wajah sok prihatin. Membuat kepalanya menerima buah cinta dari Shindong. Ia mengaduh.

“Berhentilah berfikiran yadong, monyet!” seru Shindong kesal.

“Sudahlah. Hentikan ini. Sebaiknya kita merayakan ini. Bagaimana?”

“Tidak bisa hyung. Ini tidak bisa. Kalau Soeun dilepas dengan Donghae. Donghae bisa berbuat seenaknya..” kata Sungmin tetap tak terima. “Mereka harus dilarang walau hanya ciuman..”

“Yah Sungmin jangan berlebihan..” cibir Heechul. “Lagipula biar Soeun dewasa sedikit. Kalau terlalu seperti itu dia akan terus kekanakan dan itu berarti merepotkan..”

“Tapi aku tidak suka Soeun berubah. Diakan lucu!!” seru Sungmin. Semuanya hanya geleng2 kepala.

 

Soeun segera berlari kembali pada Donghae. Mengamit dan memeluk tangannya. Semua member hanya tersenyum melihat keduanya. Dan berjalan keruang tengah.

“Ayo kyu..” Kangin merangkul Kyuhyun untuk membawanya keruang tengah.

“Hyung duluan saja. Aku mau ambil minum dulu..” kata Kyuhyun. Kangin mengangguk dan meninggalkan Kyuhyun.

Kyuhyun menghela nafas. Berusaha menenangkan dirinya untuk sesaat. Namun setelah beberapa lama akhirnya ia menemukan ketenangan dan tersenyum. Lalu berjalan kembali keruang tengah mengikuti member Super Junior yang lain serta Soeun.

“Yah Soeun. kenapa kau datang lagi. Aku sudah tenang hidup tanpa melihatmu!!” Seru Kyuhyun sambil bergabung dengan yang lain. Soeun yang sedang memeluk Donghae menatap kesal padanya.

“APA KAU BILANG? CHO KYUHYUN?!”

“Kau merepotkan. pulang sana..” kata Kyuhyun sambil melet. Soeun cemberut, ia kemudian menatap Donghae.

“Donghae oppa, lihat setan itu mengangguku lagi..” rengek Soeun pada Donghae. Donghae tersenyum dan menatap Kyuhyun.

“Jangan begitu Kyu. Kasihan Soeun..” kata Donghae sambil mengusap rambut Soeun dan mencium rambutnya. Kyuhyun malah tertawa mendengarnya.

“Jangan terlalu banyak membelanya hyung. Lihat, hidungnya jadi kembang kempis..”

“APA KAU BILANG?!”

“Kyu!!”

Maka malam itu terisi dengan pertengkaran mereka semua. Pertengkaran Soeun dengan dua musuh besarnya. Soeun tak pernah takut, tak pernah gentar menghadapi dua mahluk paling menyebalkan dari Super Junior, Heechul dan Kyuhyun karena ia mempunyai para pembelanya. Leeteuk, Sungmin, Siwon, dan tentu saja Donghae. Ketika ia sudah tersudut oleh kedua musuh besarnya maka pelukan Donghae adalah tempat perlindungannya yang terakhir. Ia akan berlindung pada Donghae dari dua orang yang terus menganggunya dan Donghae akan selalu bersedia melindungi Soeun dalam dekapannya.

Kau bertanya mengenai perasaan Kyuhyun? Kau tahu bukan kalau Kyuhyun adalah sang Evil maknae. Ini tidak akan melukai gelarnya. Ia akan mencintai Soeun dengan caranya, selalu menganggunya. Karena Evil sangat yakin cinta tak harus memiliki. Benar begitu bukan?

(THE END)

 

63 Comments Add yours

  1. HaeSoeun lovers mengatakan:

    Whaaaaaaaaa HaeSsoo ,,,,
    My Favorite Coupleee
    Bagusss kakk ,bangett malahann … kan pairingnya Soeun Hae kkkk
    Merekaa Slalu Romantiss yahh heheh
    Jadian beneran ajaaaa #bisik2kedonghae

    Yawww

  2. glodz mengatakan:

    haesso lovers hadir!!!

    ya ampun aku kira donghae ga bakal cemburu?
    gubrak it suara jatuhnya suami putri ya? ckckckck
    tp ga pa pa sih, alhasil kyusso ciuman..

    loncat2 sendiri pas tau hae narik sso
    it hae kok muncul tiba2 di univ nya sso?
    kangen ya bang? pake alasan mau bantu nyari kelas😉

    sebenernya agak sebel si pas ada kalimat putri ‘poster 10 namja’ ngarepnya si ’13’ namja.
    karna bg saya selamanya super junior it 13+2
    tp untung td ada penyebutan HANGGENG dan KIBUM oppa

    untuk bang kyu:

    ‘biarin aja haesso bersatu. kamu sama aku aja, barengan ama yoochunie jd slingkuhanku’

    #lari dr suami JAEJOONG

    1. Cheonsa Edelweis mengatakan:

      Kakakkkkkkkkkkkkkk!!!!! ;> ;>

      JANGAN AMBIL KYUHYUN!!!
      PLEASE…….!!
      TT__TT

      Hati-Hati lho!!
      Jae Oppa kalau udh marah keluar apa dri sekujur tubuhnya:/

    2. Kim Ha Byung mengatakan:

      Astaga eonniiiiiii kmren eonni bilang selingkuhan’a eonni itu Donghae oppa dan Yoochun oppaaaaa….
      Tpi knpa skrang kyuhyun oppa jga ikutan jdi selingkuhan eonniiiiiii….
      Trus aku bgaimana….

      AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN EONNI MENGAMBIL(?) KYUHYUN OPPA….
      TITIK….

  3. Anna mengatakan:

    Puaaaaassss bgt,,sng deh kyu bs ikhlas&mndpt inderect kiss hrpnny,,sungmin&siwon overprotected niey haha but funny,,sng pas part soeun ma donghae marahan&meluapkn isi hti smpe brasa ana jg ikt emosi didlmny hehe i like it putri gomawo🙂

  4. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    Author….
    Sumpah demi PSP Kyuhyun!!
    FF ini sangaaaaaatttttttttttt MEMUASKAN utk di baca!!!
    *acungkan 2 jempol*

    Tp….
    Tetap aja kurang suka kalau Kyuhyun cintanya gag terbalaskan!!!!
    KyuHyun….KyuHyun…..KyuHyun….KyuHyun…KyuHyun…..KyuHyun…
    TT_TT

    sukaaaaaa banget liat kepolosan So eun!!baaaaannngeeeeetttt malah!!
    Donghae ternyata cemburu jg!!suka banget kalau ada oppadule yg cemburu utk Sso😉

    ahhh~
    Sungmin dan Siwon memang Oppa yg the best of the best…
    Saya sesuju jg sma peraturan yg dibuat mereka!! “HaeSso dilarang Ciuman” *dilirik Haesso Shipper*

    Yesung…Yesung…Oh Yesung…
    Suka banget karena kecerobohan suami si Author Kyu-Sso bisa Kissing~~~
    tw gag Thor??! *gag*
    saya baca ulang2 bagian Yesung jatuh— Hahahahhahaha😀 LOLOL

    sepertinya itu buka bisa jg buat Puspa belajar nie:/:/
    kapan2 mw di coba #Eh

    maaf thor kalau coment kepanjangan..
    Lagi Mood Coment panjang :p
    Kyuhyun aku padamu!! :p :p
    *tetep aja -,-*

    ditunggu karya laennya!!
    Dan lanjutan FF yg laen🙂
    Keep Spirit ^^

    NB::
    kalau kurang inspirasi,jgn lupa “pejamkan mata,sebut nama Puspa 3 kali” :p
    *yg ada makin drop out deh tuh imajinasi* -,-

  5. sag1190 mengatakan:

    wach bagus2 ceritanya, kirain kyu bakal terang2an ngaku klo dy cinta sama so eun, gak taunya pake prinsip “cinta tak harus memiliki” wuich pokonyaDAEBAaaaaaaK thor ^_^

  6. Deshiewookie mengatakan:

    Aaaa keren keren keren. . . .
    Sso lain kali jangan percaya ama buku. . .!!
    Kyuhyun. . . aku salut sama kamu. . .cinta memang tak harus miliki, sama aku aja gimana *kedip2 mata genit* hahaha tenang kyu . . masih bnyak soeun lain yg menantimu di FF Putri lainnya. . Iya kan, putri?? ^^

  7. vita mengatakan:

    Woaa lucu bgt si sungmin ngelarang haesso ciuman cuma gara2 takut so gk lucu lgi ahahaha kocak..
    Sweet banget haesso..kyu kasiian bener gimana tu perasaannya..sabar yaah kyu..
    Ahaha tpi kyu akhirnya ngerasain jg bibirnya so ㅋㅋㅋ

  8. haekyusso mengatakan:

    Seru…seru…SERUUUUUUUUUU!!!
    Ngakak wktu da adegan yeppa jth…:-D #suami y athour bnr” aneh
    Sedih trnyata kyuppa cnt y brtpk sblh tngn😦 #tenang kyuppa aku slalu da utk mu …
    Arh… So sweet wkt adegan hae kiss sso d dpr…
    Wahhh…sungmin ma siwon trnyata over protectif ma sso ..lucu…:)))))

  9. Seli m @_SnowAngels_ mengatakan:

    Bener-bener ff yg menarik u,u
    seperti yang sebelumnya FF k’putri emang bner-bner ff yg sangat berkesan dan mengagumkan. Maklum aku kan fanznya author, hehe #gombal
    aku dh yakin klw donghae bkal cemburu .. Meski tidak menampakkan (?)

    akhirnya keinginan kyu terwujud untuk nyium soeun akibat kecerobohan yesungie ^^
    coz tdinyakan gg jdi gegara kepergok donghae u,u

    Unn aku tunggu ya karyamu yng lain🙂
    tetap semangat ya ..
    Semoga bisa membagi waktu dikesibukannya🙂

  10. septia mengatakan:

    aihhh kyu so sweet bgt….

    mau kyu sama so eun aja…hehehee….

  11. SHANE mengatakan:

    reader suka sm sequel ni ff,great story,,sso percaya amat sich sm tu buku,percaya sso hae selalu mencintaimu,,sk banget sm ni ff,,…
    thanks buat yesung gara2 terjatuh jd kesampaian keinginannya kyu buat cium sso,,hehehe…

    pengennya sso selalu sm kyu,,coz reader kyusso shipper…….

    over all,,reader puass banget baca nya,,,thorr,,ni ff klo d bikinin lg sequelnya kayaknya tambah keren nich………

    thorr,,lanjutkan kelanjutan ff yg laennya,especially BMG nya n tetap semangat….

  12. Seli m @_SnowAngels_ mengatakan:

    K’putri FF Chaptermu bgitu bnyak, aku hampir lupa ma cerita yg ini..

    FF sungguh Daebak
    Pas baca pesan yesung lewat recorder, si yesung cukup narsis.
    Yesung kayanya bener2 kepincut ama soeun deh.
    Ampe mikirin n ngikutin soeun trus ..
    Trus ada apa sma sso eunni ? Kok kayanya dia bnyak beban bnged.
    Apakh yesung msih ingat dngan nama Kim Geun Min ? Lalu bgaimna reaksi yesung setelah mengetahui bhwa kim geun mi sdh meninggall ?

    Aku bner2 penasaran ama part selanjutnya ..
    Aku harap k’putri cepet lanjut bkin FF chapnya😉
    coz aku suka lupa jln ceritanya klw kelamaan pubhlisnya ..
    Ditunggu ff lainnya .
    Fighthing !! :*

    1. Seli m @_SnowAngels_ mengatakan:

      Heh ? Kok bisa ??
      Sorry thor aku salah masukin komen.
      Harusnya ini diFF my special elf. Kok bisa nyasar kesini sih, pdhal tdi mlem bner deh. Ntar deh aku komen ulang thor😦

  13. Kim Ha Byung mengatakan:

    Waaah makin so sweet aja nih Haesso😀
    Donghae oppa cemburu sama kyuhyun oppa😀
    Tpi di sini kasian kyuhyun oppa’a engga ada pasangan😦
    Kyuhyun oppa sama aku aja mau???😉
    *Di rajam sparkyu*
    Di tunggu eon, OS yg lain ya😀
    Dan ff’a di tunggu jga😀
    Apalgy yg Be My Girl itu psti aku tunggu2 eon😀

  14. niniet mengatakan:

    Wah lucu..lucu.. Aku sukaa…bgt.. Aku ngerasa author sedikit ga tega ma kyuhkyun yg ga bs dptin so eun makanya ngasih kisse so eun. Bwt kyuhkyun..wkwk

  15. andri susilowati mengatakan:

    wkwkwkwk walaupun haesso lovers, tapi asihan juga sm kyu…
    hahaha untungnya ssi kyu kebagian ciumannya so eun. hahaha
    lanjut ff lain thor

  16. dongsaeng Donghae mengatakan:

    aaaaaaa DAEBAK DAEBAK DAEBAKKK !!!!!!
    dari awal sampe akhir sukses bikin aku senyam senyum sendiri, cemberut, kesel, terkejut, lengkap deh pokoknya!!!!

    Cia ciaaaa yg ketauan ciuman ciaaaa~~~ aduuuhhh soeun unnie bikin ngiri tingkat dewa ini, sumpah!!!! Lanjut ff lain lagi thor! Hwaiting!!!!

  17. dyyyy mengatakan:

    klo lee sooman tau anakny pacaran ma donghae gmn?
    thor buat sekuelny lg dong….
    seneng bgt klo crtny cinta segitiga antara kyu, sso , dan hae….
    dredeg pas kyu mo nyium sso n pintu da yg buka…rasanya…deg deg serrr….

  18. novitamie mengatakan:

    Kyaaaaa, ff terpanjang yg perah aku baca, akhirnya selesai aku baca *loh
    Aaaaah jadi kangen Super Junior yg masih dlm formasi lengkap :’3 kyuhyun oppa sifatnya di ff ini mirip sama aku😀 ff ini bikin aku galau, sedih dan ketawa ngakak di saat yg bersamaan🙂 oh ya, bukannya yg berperan jadi Oh Hani di Playfull kiss itu Jung So Min ya thor (?)
    author sukses berat di ff ini (y)
    author hwaiting, aku tunggu karyamu selanjutnya😉

  19. rasa x kok kyk sad ending??
    gak rela saja slalu kyu yang ngalah#plak
    kasian kyu oppa cinta nya tak terbalas.. kyusso…kyusso…kyusso aaah galau deh gr2 kyusso#plak comment yg aneh🙂
    kyu oppa daebak.. prinsip x keren bgt CINTA TAK HARUS MEMILIKI wah..wah walaupun evil tapi pikirannya dewasa bgt hebat…hebat#nepuk bahu kyuppa
    smoga di ff yg lain kyusso bersatu gak terpisah kyk gini amiiiin….
    ceritanya seru..lucu and kocak krn ada oppadeul suju yang lain suka dgn kepolosan sso🙂
    ok ttp smgt chingu di nanti klanjutan ff yg lain trutama kyusso n yesso…🙂

  20. Irnawaty mengatakan:

    Os x kayak gado2, ada scan lucu, serius, sdih pokokx komplik, aq malah kasian ma kyu bner cinta tak hrus mmiliki asal org yg kt cintai bhgia dgn pilhx maka kt hrus mnermh n ikut bhagia salut buat kyu lnjtx ah k os kyusso.

  21. mifta mengatakan:

    banyakin lg ff haesso thor..
    black and whitenya juga q tunggu kelanjutannya.. Fighting!🙂

  22. minmin mengatakan:

    Bagus, lucu n bikin gregetan ^^
    sampe bingung mau coment apa,,,
    suka pas part’a kyusso lg nonton tv hahahaha ga bisa bayangin gmna lucunya muka kyu😀
    ternyata kyu suka ya ma sso, hmm setuju ma kyu cinta memang tak harus memiliki,,,,
    makasih buat kecerobohan yesung oppa ^^ gara2 yesung oppa kyu bisa nyium sso,,,,
    ditunggu karya2 selanjutnya ^^

  23. rida jewels mengatakan:

    bagus juga thor, kapan2 aq minta ff nya haesso yg kayak gini juga , yg banyak cemburunya & seru pastinya.
    tag tunggu karyamu thor…

  24. Dear dHiyah mengatakan:

    aarrghhhh , iri dech ma so eun bsa peluk” semua member suju …
    q juga mo zzzzzzzzz *plakk!!!*

  25. ellenaimut mengatakan:

    Yeee rupanya donghae cmburu krna eunnie kissu ma kyu to
    Ini seq yg oppa love me?/klau gk salah
    Bgus bnget chingu ff nya.
    Akhrnya haesso brsatu forever and ever..
    Sabar y kyu aq ada kok.
    Chingu semangat y

  26. susi mengatakan:

    wah daebak.. Sukasukasuka kyusso couple . Aku tunggu karya2 mu selanjutnya . Faghting .

  27. sugarsoya mengatakan:

    Ahh galau pilih donghae apa kyuhyun??
    Bias aku kyuhyun, tpi disini so eun lebih cocok ama donghae…
    Keren2 lanjutan os oppa love me…
    Ditunggu karya selanjutnya ya…

  28. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Haesso rmantis bgt deh..aq suka..
    Dr awal bca udh ada feeling kalo kyu suka ama sso apalagi saat sso minta oleh2 dr kyu tp kyux cuek aja..
    Wlaupun gk tega ama kyu krn gk bs dpetin sso tp reader seneng krn akhirx kyu dpt ciumanx sso wlau gk sngaja..
    Suka bgt ama krakter sso yg polos kyk gini sampe2 mau nurutin apa kt tu buku sampe bikin haeppa cmburu..
    Oke deh thor,dtng9u krya author yg lainx..soalx reader yg satu ini tdk akn prnah bosan mnung9u krya2mu coz krya2mu tdk prnah mmbosankan n slalu mmmuaskan reader yg mmbacax..

  29. ff nya bagus banget author…
    haesso haesso haesso haesso sweet & romantis…suka suka suka.
    kasian sama kyu oppa..
    ngak pa2 oppa di ff lain masih bisa jadi kyusso couple..
    aq suka banget so eun ada oppa2 super junior yg prihatin & cakep2.. oppadeul !!
    semangat author buat ff lain ^_^

  30. noni eka s. mengatakan:

    lucu lucu lucu😀
    kyaa mereka couple yg lucu ya tp soeun polos banget kkkk. Ciye donghae nya cemburu :p ciye yang balikan :ppp

  31. Dhyan queena mengatakan:

    walah. keren bgt ni author abs turun gunung mana kog bs buat crita dpt ilhamnya dr mana sich bs daebak kyk gini..
    tp dimana pub bertapanya teruskan ya.. keren.bgt.soalnya…

  32. HETY SHAWOL mengatakan:

    sumpah agak kecewa soalnx dah end..dr awal baca g trasa bgt tahu2 dh end..sumpah eonni dsini ngegemesin banget..bang donghaenx kalem bgt..agk kshn ma haepa soalx dcuekin sso tp klwq jd sso mgkn jg bakalan kesel..
    chingu..ayo dlnjtin donk nie ff sumpah bnrnq suka n bagus bgt..gr2 nie ff q jd suka bgt sm haesso..
    andai j ini nyata pstq bklan seneng bgt dh..
    hwaitingx chingu

  33. BL mengatakan:

    suka bangettttt!!!! aaaaa puas! tapi belum puas kalau gak liat cerita yang selanjutnya ttg mereka lagi hahaha sambungin lagi ff nya dong authorrrrr ;;) suka banget deh beneran, gak berhenti senyum dan nyengir sendiri bacanya dan gak bosen dibaca diulang – ulang setiap adegan wkwkwk yg paling dpt feelnya itu pasangan HaeSso, Kyusso dan Eunhyuk-Soeun hahaha entah kenapa gampang ngebayanginnya :p

  34. yeojaniel mengatakan:

    Woaah so sweet xD
    asli ngakak baca.nya kekeke
    tapi kasian kyu ya
    huhuhu
    buat LAGI KAK😄

  35. geill mengatakan:

    mantappppp…..puas banget baca ffnya…..daebak…..ampe ketawa2 sendiri bayangi ceritanya…hehehehehe…….so sweet…..and dpt feelnya…
    good job deh buat author, ceritanya beneran ok punya….wkwkwkwkwk……
    di tunggu ff lanjutannya yg lain….
    semangat terus deh buat author…..

  36. mayaulidhasso mengatakan:

    kereen author, !!!!
    entah kenapakalo ngebaca ff HaeSso bawaan nya romantis gitu, so sweet pokoknya😀
    ternyata bner Kuyuppa jg suka ama Sso eonnie😉 hehe pasti sneng yaa itu Kyuppa dikisseu Sso eonnie ;D Kyuppa jg keren😉 Suka pas bagian terakhir Kyuppa :’)
    akhirnya semua berakhir bahagia😉 meskipun Kyuppa gak bisa milikim Sso eonnie, kan masih ada aku oppa #gilaaa😉
    oke, author, ditunggu ff yg lain..:)
    gomawo^^

  37. myundil mengatakan:

    BIKIN LAGI DONG,, FANFIC OPPA I LOVE YOU,, TPI YG KYUHYUN NGUNGKAPIN PRASAANNYA SMA SOEUN,, JDI DONGHAE SMA KYUHYUN REBUTAN SO EU, PLEASSSSSS

  38. reizky mengatakan:

    daebakk!!
    Suka bgt sama Soeun. apalagi pas di pairing ama Hae… keren..lanjut FF yg penuh dgn soeun hae couple ya😀

  39. Dyahh mengatakan:

    Sneng bgt, author kalo bkin ff haesso bner” memuaskan reader.. Bsa bkin aku snyum gaje lah pkoknya..
    Ini cintanya haesso kok di dapur ya, dri yg kmpor, cuci pring, ampe yg ciumanpun..ckck,
    ngakak pas bca yesung lari” dan nbrak sso, yeppa kau sgt imut, trus emosinya hae,.
    Smpe akhrnya hae gak than buat ktmu sso..pkoknya daebakkk!!

  40. Elisa mengatakan:

    Author skak bnget crta a……ap lg donghae opa……maaf author dah lm gk berkunjung,,author tetap yg terbaik untuk ff a……..

  41. astrielf mengatakan:

    Aku suka ffnya..tapi aku agak sedikit kurang sreg sama karakternya Sso….tapi overall ffnya tetep keren…aku tunggu karya2nya thor🙂

  42. lee mar'atus mengatakan:

    sumpah deh bagus banget nget nget. ^^
    ditunggu karya2 lainnya thor.

  43. cucancie mengatakan:

    Seru ceritanya so eun lucu dan menggemaskan

  44. Chusnul R Malik mengatakan:

    yeah.. endingnya kata-katanya bijak banget author…. seru.. 100% suka.^^

  45. anastasia erna mengatakan:

    bagus…suka ceritanya…
    dari awal baca…senyum-senyum sendiri…
    berasa lg nonton drama nya…hehehe

  46. bestevilcouple mengatakan:

    kyunya gentleman banget ‘-‘)b
    tapi pasti bikin kesel juga gangguin orang aja
    dan so sweet haesso couple xD

  47. tanti no kawai mengatakan:

    Huaaaaa….. Bagussss bngettttt Os ηγά̲̣̥…..
    Sso eunni mank cantikkkkk bngetttt_jadi ok2 aza kalo ð pasangin ma capa aza….
    ………../–)
    ………/…/
    ……./….(______
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓—.___((_I__). Bwt author….

  48. kiki mengatakan:

    ah,senengnya kyu suka sama soeun. hhe. tp sayang gabisa bersatu di sini #ya ialah..
    Thor, bikin ff kyusso lg dooong.. yg happy ending n karakter kyu nya manly tapi.. hehehe
    like this juga sama ff ini

  49. Choi Shinae mengatakan:

    Kyaaaa …
    Seruuu .kasian evil brtolak cinta😄
    Good job author ^^

  50. luthfiangelsso mengatakan:

    wawww mau bilang ala yaa bingung..
    suka waktu haeppanya cemburu nd agak nyesek waktu mereka putus tpi untung mereka balika lagi🙂
    ya ampun kyuppa kasian bgt sini sama aku aja🙂🙂

  51. thata mengatakan:

    Ahhh d satu sisi senang melihat haesso kembali d sisi lain sedih melihat kyuhyun oppa kembali dngn hati`y yg skit..
    Ahhh serba slah..
    Kyuhyun oppa dngn ku saja..*gandeng tngan kyuhyun oppa

  52. lee_jihyun mengatakan:

    Y ampuunnn,, yesungie kau croboh skali…😀

    Crta seru n lucu chingu… Keren…🙂

  53. Kim Ra rA mengatakan:

    Aaaaaaaaah ko udahan kenapa yach setiap baca My Pairing Favoritku ini bawaan nya selali pengen pelan aja dan pengen ngulang dan ngulang terus dimana ada Scene Romantisnya aaaaaaaaah Love banget dech sam HaeSso!!!

  54. marly mengatakan:

    Yahhh oppadeul menganggu kegiatan so eun & donghae oppa di dapur jadinyaaa… Kan lg seru2nya..aaahheeeei..hahahahaaaha..

    Kyuhyun oppaaaaa.. Jgn sedih!! I love youuuuu…😀

  55. Melli mengatakan:

    Oppa donghae orang romantis, iri dhe soeun bisa bertemu dengan super junior,

  56. soeunangel mengatakan:

    so sweet>< bikin nangis bacanya kyaaaaa. bikin lagi dong kelanjutannya fufu

  57. miyanoshita mengatakan:

    kyuuu yang sabar ya, relakan sso… *slapped
    bagus ffnya eon..

  58. Wulan Azhar mengatakan:

    cerita nya seru banget
    rasa nya benar2 nyata
    soeun yang manja dan donghae berpikiran dewasa serta mau mengalah
    benar2 haesso couple yg maniez

  59. Rani Annisarura mengatakan:

    wah so eun sukses nih buat donghae cemburu,, dan ditambah dia nggak sengaja ciuman sama kyuhyun……

    Tapi akhirnya mereka berdua bisa bersama kembali dan saling mencintai🙂

    Tapi kasihan kyuhyun cintanya harus bertepuk sebelah tangan…..

  60. Endang mengatakan:

    Wah cerita’a ngalir dan mudah di ikutin,keren bgt..untung haesso kembali lagi..mrk sweet bgt..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s