~Black And White Part3~


Black And White Part2 | PrincessClouds | Romance, Family | Lee Donghae, Kim Soeun, Park Jungsoo (Leeteuk), Seo Joo Hyun (SNSD Seohyun), Lee SunKyu (Sunny SNSD), Shin Donghee, Victoria Song, Choi Siwon, Kim Jongwoon, Lee Sungmin, Lee Hyukjae, and others.

Summary: Way For War!

Warning: Typo(s). Mendekati PG-15, Maybe. Saya tidak terlalu ahli memberi rating -_-

Donghae kembali berdiri didepan pintu utama rumah keluarga Kim untuk menunggu Soeun keluar dari rumah. Beberapa hari yg dilewatinya bersama Soeun cukup membuatnya terbiasa dgn pekerjaan barunya ini. Hingga ia tak harus menemukan kesulitan yg berarti.

“Nona, jangan lari2!!”

Donghae memperbaiki posisi berdirinya ketika suara tergesa-gesa terdengar mendekatinya. Benar saja, seperti biasanya seorang gadis akan keluar dari dalam rumah dengan sedikit berlari. Dan tergesa-gesa mendekatinya.

“Ahjussi, ayo cepat! Aku bisa terlambat!” seru gadis itu panic sambil melewati Donghae begitu saja. Lantas dengan cepat membuka pintu mobil dan cepat masuk kedalamnya. Meninggalkan Donghae yg akan terdiam sedikit bingung dengan ulahnya setiap hari. Tak lama, gadis itu kembali membuka jendela. “Ya ahjussi! Kenapa kau masih disana? Cepat masuk dan antar aku. Aku bisa2 dibunuh dosen!” serunya pada Donghae yg masih berdiri diluar. Donghae tersadar.

“Baik nona..” sahutnya sambil melangkah mendekati mobil.

()

Sebuah Limusin mewah tampak memasuki sebuah perkarangan di depan sebuah gedung yg benar2 megah. Setelah pintu dibuka oleh sang sopir, tampak keluar seorang laki2 separuh baya yg lengkap dengan jasnya bersama seorang pemuda yg jua turun tak lama setelah itu. Semua karyawan tampak berbaris untuk memberikan ia penghormatan. Sebelum akhirnya mereka memasuki peruasaan tersebut.

Leeteuk menghembuskan nafas sambil terus mendampingi atasannya, Kim Jang Seok. Sebagai Asisten pribadi Kim Jang Seok ia memang selalu mendampingi Kim Jang Seok. Ia bertugas mengatur jadwal pribadi Kim Jang Seok.

“Selamat pagi tuan..”

Tepat didepan ruangan direktur, seorang wanita muda tampak berdiri sambil memberikan penghormatan. Tuan Kim menghentikan langkahnya tepat didepan wanita itu.

“Bawa hasil rapat yg kemaren keruanganku segera!” perintahnya pada wanita yg merupakan sekretaris pribadinya itu. Wanita yg memakai tag name Victoria Song tersebut mengangguk sebagai tanda persetujuannya. Lantas Tuan Kim memasuki ruangannya, diikuti oleh Leeteuk tentunya.

()

Donghae mengemudikan kendaraan dengan kecepatan normal menembus kota Seoul. Sekali lagi ia melirik ke belakang melalui kaca yg biasa ia gunakan. Dilihatnya Soeun tampak sibuk mengetik pesan di ponselnya sementara mulutnya tampak masih penuh dengan lollipop. Donghae kembali memfokuskan diri kejalan.

“Aish, kemana dia? Kenapa dia tidak membalas pesanku!!” terdengar suara Soeun yg mengeluh sambil merutuki ponsel ditangannya. Karena kesal, kali ini ia tampak melempar ponselnya begitu saja kearah sampingnya. “Menyebalkan!! Semuanya tidak ada ketika aku benar2 bosan seperti ini. Untuk apa aku punya lima kekasih kalau mereka tidak punya waktu untukku!!” kembali ia mengomel yg membuat Donghae kembali meliriknya melalui kaca. Senyuman yg sulit diartikan terlihat dari wajahnya ketika mendengar omelan Soeun.

Soeun mendesah, lantas tiba2 mengangkat wajahnya yg membuat Donghae kaget dan mengalihkan perhatiannya. Terdengar keluhan lagi dari mulut Soeun, sebelum ia melirik kearah Donghae melalui kaca yg sama.

“Aku tidak ingin kuliah hari ini. Jadi jangan kekampus!!”

“Mwo?” Tanya Donghae sedikit tidak focus. Soeun berdecak.

“Aku bilang, jangan kekampus. Aku sedang malas kuliah, kita pergi ketempat lain saja, Ahjussi..”katanya terdengar malas.

“Tapi Nona-“

“Jalan saja dan jangan membuatku semakin kesal!!”

Donghae menghentikan kata2nya setelah ucapan Soeun. Tampaknya keadaa hatinya benar2 tidak baik. Sehingga Donghae akhirnya hanya menurutinya.

“Lantas kita kemana, nona?”

()

Donghae berdiri tenang sambil terus memantau kegiatan Soeun yg berdiri beberapa meter didepanya. Soeun tampak tengah sibuk memilih bola bowling yg akan digunakannya untuk bermain. Yah, disinilah mereka sekarang. Soeun sepertinya benar2 bosan sehingga ia memutuskan keluar dan bermain, dan tentu saja Donghae selalu menyertainya.

“Assh..” Donghae kembali mengalihkan perhatiannya kepada Soeun ketika terdengar ia mengeluh. Tampaknya terjadi sesuatu, hingga ia tampak meniupi jari2 tangannya. Donghae mendekat.

“Nona, kau baik2 saja?” Tanya Donghae dengan nada khawatir. Soeun menoleh padanya, lantas dengan cepat merubah ekspresinya menjadi tidak apa2.

“Tidak apa2, tenang saja..” katanya cuek sambil mengambil bola yg kebetulan berada dibelakang Donghae. Donghae agak terdiam ketika hidungnya menangkap aroma yg keluar dari tubuh Soeun. Sementara Soeun berjalan cuek sambil mendekati tempatnya.

Soeun menarik nafas sambil berusaha memfokuskan dirinya kepada deretan lbs. tangannya tampak sedikit bergetar ketika ia hendak menggerakkan bola untuk mencapai targetnya. Namun setelah keyakinannya bertambah, ia tampak mulai bersiap untuk melepaskan bolanya. Sementara Donghae hanya memperhatikannya dari tempatnya berdiri.

Sreet!!

“Aish..” terdengar keluhan kesal Soeun karena bolanya tak mengenai sama sekali. Donghae tampak hanya tersenyum kecil sesaat. Tak lama Soeun kembali berbalik dan berjalan kearahnya. Tapi mata Soeun masih menunjukkan ketidaksukaan padanya.

Sekali lagi, Donghae terganggu ketika Soeun mengambil bola yg terletak dibelakangnya. Aroma parfumnya benar2 tercium jelas ketika Soeun sedekat itu dengannya. Lantas Donghae kembali mengalihkan perhatiannya pada Soeun yg kembali ketempatnya.

Sreet!!

Donghae tersenyum kembali ketika Soeun kembali gagal menjatuhkan lbs. wajah kesal terlihat jelas diwajahnya yg hari ini benar2 hanya dipenuhi oleh wajah cemberutnya. Ia melihat Soeun kembali berbalik untuk mengambil bola. Namun otak Donghae berjalan lebih cepat ketika ia meraih bola yg ada dibelakangnya dan mengulurkan pada Soeun yg akan mendekat padanya.

“Silahkan, nona..”

Soeun hanya menatap datar bola yg diberikan padanya. Sekilas ia menatap datar Donghae yg tersenyum padanya. Dengan malas, ia meraih bola yg diulurkan Donghae. Dan masih tanpa kata ia kembali kesana.

Sreeet!!

“Fufufufu…”

Kali ini benar2 tawa Donghae akan lepas ketika Soeun melakukan lemparan yg ini. Sementara disekitar sana orang2 yg kebetulan ada disana ikut tampak menahan tawa mereka melihat lemparan Soeun. Bola yg tadi benar2 meleset terlalu jauh, bahkan tak mengarah lbs sama sekali. Yang parahnya, malah terlempar kearah lintasan disampingnya. Soeun tampak kesal, ia berbalik menatap Donghae yg langsung merapatkan bibirnya.

“Hya! Kenapa kau ikut mengetawaiku!!” serunya sewot pada Donghae. Donghae tersenyum, ia kemudian membungkukan badannya.

“Maaf, Nona..”

“Aish, kenapa hari ini benar2 menyebalkan!!” Soeun tampak kali ini kembali mendekatinya. Sepertinya berniat mengambil bola. Donghae kembali mengambilkan sebuah bola dan mengulurkan padanya.

Soeun berdecak sambil menatap bola yg diulurkan Donghae. Aigo, moodnya benar2 buruk hari ini. Ia terlihat begitu kesal dan tak bersahabat. Donghae menatap heran majikannya yg tampak belum menerima bolanya.

“Kau!” Donghae mengangkat wajah ketika Soeun berseru padanya. Ia balas menatap pandangan tajam Soeun. “Bukankah tadi kau mengetawaiku. Sekarang, apa kau bisa melakukannya?” Tanya Soeun padanya. Donghae mengernyitkan dahi, ada apa dengan gadis ini hari ini? Dia benar2 diliputi emosi.

“Maksud anda?”

“Tunjukan sesuatu padaku. Kalau misalnya kau bisa menghabiskan semua lbs dalam sekali lemparan maka aku akan menuruti satu keinginanmu..” katanya lagi. Donghae terdiam. Benar2 ia tak mengerti sama sekali dengan sikap gadis ini. Kenapa ia melakukan semua ini padanya? Apakah Donghae begitu membuatnya kesal? Bukankah Donghae daritadi bahkan melakukan hal yg baik? Yah, tentu saja selain diam2 ikut tertawa karena kesalahannya yg tadi. Tapi, bukan, ia memang bersikap seperti ini setelah bermain dengan ponselnya di mobil tadi. Aah, pasti terjadi sesuatu disana hingga moodnya begini buruk. Dasar kekanakan!!

“Ya! Kau masih disana?!” kembali terdengar ia berseru. Donghae mengangkat wajahnya.

“Apa boleh meminta apa saja?” Tanya Donghae pada Soeun. Soeun mengangguk.

“Ya, apa saja..”

Baiklah. Donghae tampak memegang bolanya yg tadi sambil berjalan ditempat Soeun yg tadi. Sementara Soeun berbalik untuk melihat aksi Donghae.

Donghae menghela nafas sambil melirik deretan lbs. ia menatap bolanya sambil kali ini mulai berkonsentrasi. Lantas setelah yakin, ia mulai melemparkan bolanya.

Sreet!!

Brag!!

“Wwah!!”

Donghae tersenyum bangga sambil melihat hasil lemparannya. Dalam sekali lemparan ia menyapu 10lbs. orang2 disana tampak kagum atas kerjanya. Donghae lantas berbalik, menatap pada Soeun yg berdiri ditempatnya tadi. Wajah kesal tampak semakin menjadi di wajahnya. Dengan senyuman Donghae mendekatinya lagi.

“Bagaimana nona?” Tanya Donghae sambil tersenyum padanya. Soeun tampak mengela nafas, sebelum akhirnya mengangkat wajahnya dan balas menatap Donghae.

“Baiklah, apa yg kau inginkan?”

()

Donghae mendekatkan wajahnya pada wajah Soeun yg mencoba menatap focus kedepan sana. Donghae tersenyum sambil menyentuh tangan kanan Soeun sementara tangan kirinya menyentuh lengan kiri Soeun. Sekarang aroma parfum itu benar2 tercium jelas olehnya. Tapi Donghae berusaha melupakan hal itu sambil berkonsentrasi mengajari Soeun. Mengajarinya melempar bola bowling secara lebih baik dan benar karena itulah permintaan atau tepatnya tawaran Donghae setelah keberhasilannya tadi. Dan, Soeun benar2 antusias karena tawaran itu. Heh, memang apa yg kau fikirkan tadi?

“Anda siap nona?” Tanya Donghae pelan sambil menatap lurus kedepan. Wajah mereka cukup dekat, hanya beberapa centi bahkan jika salah satu berpaling melihat yg lain mungkin bibirnya dapat menemukan sebuah pipi dan menyentuhnya.

Soeun tampak mengangguk, ia tampak focus sekarang. Lihatlah, ekspresinya berubah lagi dari kesal dan mood buruk menjadi segitu antusias seperti ini. Hal itu yg dipergunakan baik oleh Donghae. Kau tahukan Donghae tidak suka melakukan sesuatu tanpa alasan? Yah, dia sepertinya memikirkan sesuatu dibalik ini.

“Rileks nona, jangan gugup. Baik, fokuskan pandanganmu pada lbsnya. Tetap tenang, tarik nafas dan perlahan kau gerakkan bolamu untuk mengenai dan menyapu mereka..”

Soeun agak bergidik. Donghae dan bisikannya membuatnya malah semakin tidak focus. Dan, wow, daritadi Donghae terus memegang kedua tangannya. Aish, Soeun apa yg kau fikirkan? Dia hanya mengajarimu melempar bola. Hanya itu..

Donghae tersenyum diam2 melihat perubahan reaksi Soeun. Sepertinya rencananya berjalan benar baik sejauh ini. Donghae kembali tersenyum, lantas tangannya mempererat pegangannya kepada kedua tangan Soeun. Berhasil membuat sedikitnya, jantung gadis itu berdetak dan ia mulai gugup.

“K-Kenapa nona? Ayo lakukan..” kata Donghae sambil tersenyum padanya membuat Soeun tersentak. Soeun mendehem, berusaha kembali focus sambil mengingat apa yg dikatakan Donghae tadi. “Rileks nona..” kata Donghae lagi.

Soeun mengangguk, lantas ia mencoba focus sambil mengikuti gerakan tangan kanan Donghae untuk melempar bola. Dan, Hup!! Keduanya melepas bola menuju deretan lbs.

Brag!!

“Wwah!! Kena!!”

Donghae sedikit kaget dan melepaskan pegangannya ketika Soeun terlihat senang dan girang. Soeun tersenyum senang sambil menatap lbs yg kini hanya tinggal tiga. Raut wajahnya benar2 terlihat senang. Ia menatap Donghae yg terlihat diam setelahnya.

“Lihat!! Aku dapat melakukannya kan?” kata Soeun benar2 senang dan bersemangat pada Donghae hingga wajahnya berseri. Donghae hanya tersenyum lembut sambil mengangguk. Sementara Soeun tampak kembali merayakan hal itu dengan senang dan seperti anak2. Kali ini terdiam, ia hanya menatap Soeun yg membelakanginya, menatap dengan pandangan yg sult diartikan.

()

“Ayo kita pulang nona..” kata Donghae pada Soeun yg masih duduk disana. Soeun tak menyahut, ia hanya menatap datar sambil menghabiskan es krimnya.

“Sebentar lagi..” sahutnya cuek.

“Tapi kalau tuan mencari anda bagaimana?” Tanya Donghae lagi.

“Tenang saja, dia tidak akan pulang jam segini. Lagipula aku tidak akan membawamu, kita bisa bilang aku ada tambahan jam..” sahutnya kembali cuek.

Donghae kembali diam, matanya hanya menatap Soeun yg sibuk menjilati es krim didepannya. Jujur, Donghae aneh dengan sikap Soeun. Kadang ia terlihat begitu dingin tapi kadang ia bertingkah seperti anak2. Seperti sekarang, ia bahkan tidak peduli ketika cokelat melumeri bibirnya. Donghae menarik nafas, lantas tangannya bergerak mencari sesuatu disakunya. Setelah menemukan, ia mengulurkannya pada Soeun. Membuat Soeun menghentikan makannya dan menatap heran benda itu.

“Ada noda es krim diwajah anda nona..” kata Donghae menjelaskan karena Soeun tidak mengerti untuk apa sapu tangan itu diulurkan padanya. Soeun mengangguk, lantas mengambil sapu tangan tersebut. Tanpa kata, ia menggunakan benda tersebut untuk menghapus noda es krim diwajahnya. Setelah merasa bersih ia membuangnya ketempat sampah begitu saja. Membuat Donghae cukup kaget.

“Aku ganti besok!!” seru Soeun cepat tanpa melihat wajah Donghae. Soeun kembali melahap es krimnya. Donghae diam sekarang, menunggu majikannya selesai dengan es krimnya.

Selesai. Soeun tampak berdiri setelah ia menghabiskan segelas es krim. Donghae tampak masih setia menunggunya.

“Aku ke toilet dulu..” kata Soeun sambil melewati Donghae dan berjalan kearah lain. Donghae hanya terdiam, menarik nafas sambil menatap punggung Soeun yg menjauh.

“Dia benar2 menyusahkan..”

Zzzt…

Pandangan Donghae teralihkan menuju meja tempat Soeun duduk tadi. Ia menemukan ponsel Soeun dalam keadaan bergetar dan kelihatannya baru saja menerima pesan. Donghae menatap arah yg tadi untuk melihat posisi Soeun, lantas setelah yakin aman ia meraihnya dan mulai membukanya.

()

“Aish, senang sekali. Siwon oppa mengajakku bertemu besok sore di kafe langganan kami. Ini pasti menyenangkan..”

Terdengar Soeun kembali bersuara dari bangku belakang membuat Donghae sedikit mengangkat wajahnya. Donghae tersenyum, sambil mengingat apa yg terjadi beberapa menit yg lalu.

#Flashback

Zzztt…

Baru saja menyentuh ponsel Soeun tiba2 ponsel kembali bergetar. Donghae menatap entry inbox yg baru diperbaharui. Pesan yg sama dari pengirim yg sama kembali masuk disana. Sepertinya si pengirim keliru dalam mengirim sehingga ia mengirimkan pesan yg berisi sama. Tapi ini beruntung untuk Donghae.

Donghae kemudian mengetikkan pesan yg baru lantas mengirimkannya pada lima nomor yg berbeda. Lima nomor yg sama2 berakhir chagiya yg terdaftar dalam kontak Soeun. Donghae tersenyum setelah melakukannya.

#EndFlashback

Donghae mengingat apa yg telah ia lakukan sebelumnya. Dan menatap Soeun yg tampak senang dan bahagia dibelakangnya. Ia sepertinya tidak sabar untuk besok, begitupun Donghae. Ia sangat tidak sabar menunggu untuk besok.

()

Praakk!!

“APA KALIAN BODOH?!”

Suasana tegang. Didalam sana, tiga orang yg berkumpul tampak hanya terdiam dan menundukkan kepala mendengar kemarahan seorang laki2 yg baru saja menggebrak meja.

“M-Maaf tuan..” laki2 setengah baya berkacamata buka suara dengan takut2 hingga suaranya bergetar. Sementara gadis yg berdiri disampingnya juga menunduk. Lain lagi, pemuda satunya yg menjadi satu2nya yg tenang.

“Bagaimana kalian begitu ceroboh. Gara2 kalian kita kehilangan kesempatan besar seperti ini. Sekarang, bagaimana kalian bisa memperbaiki ini? Memperbaiki keadaan? Dan uangku, apa kalian bisa menggantinya?!” laki2 berjas hitam itu kembali bersuara emosi dan marah yg tak disahuti oleh kedua orang yg ia marahi. Mereka hanya menunduk dan tak berani bersuara.

“Aah!!”

“Tuan!!” Leeteuk yg daritadi diam mendekat menyadari atasannya tampak mengalami masalah dengan jantungnya hingga ia menyentuhnya. Kim Jang Seok kembali duduk di bangku sambil menyentuh dadanya. Nafasnya tampak memburu, matanya menatap kembali dua orang didepannya.

“Kalian keluarlah!!” serunya dingin tapi mulai tanpa emosi. Keduanya tampak menurutinya. Setelah member hormat mereka mulai melangkah keluar ruangan. Sementara Leeteuk kembali mendekati atasannya.

“Tuan, obat anda..” kata Leeteuk sambil mengulurkan segelas air dan sejumlah obat.

()

Donghae berjalan dengan pelan memasuki sebuah gang kecil. Rambutnya tampak basah terkena hujan yang turun karena saat ini sedang gerimis. Namun, karena hari ini ia ada janji dengan Shindong itu sebabnya ia tetap menempuh hujan sepulang ia bekerja dirumah Kim Jang Seok. Dan kini, setelah kembali darisana ia menempuh jalan untuk pulang ke apertemennya.

Hup!

Donghae menghentikan langkahnya ketika sesautu melayang hampir mengenainya. Donghae menangkap balok kayu yang dilemparkan seseorang kepadanya tersebut. Ia mengangkat wajahnya dan menatap kedepan untuk mengetahui pemilik balok yang hampir melukainya tersebut.

Plok Plok Plok!

“Hebat! Kau menangkap dengan benar!”

Beberapa orang tampak datang mendekatinya sambil bertepuk tangan dan tersenyum sinis. Donghae berdecak, menatap bosan rombongan di depannya.

“Mau apa lagi sekarang?” Tanya Donghae sinis. Mereka tersenyum.

“Tentu saja menemuimu. Kau tidak merindukan kami?”

Cih! Donghae tersenyum sinis mendengar ucapan salah satu dari mereka. Ia tahu sekali siapa mereka ini. Mereka adalah musuh besarnya. Orang2 yang sering berlawanan dengannya akibat kesalahfahaman dimasa lalu. Dimana Donghae dituduh telah menyerang salah satu dari mereka hingga ia koma beberapa hari di rumah sakit. itu bukan salah Donghae, karena tentu saja itu adalah resiko yg diambil juga dua laki2 kalau sudah melakukan duel. Satu menang dan satu terluka, atau kadang keduanya akan sama2 terluka. Namun sepertinya orang2 ini sama sekali tidak faham teori itu.

“Aku sedang tidak mau meladeni kalian. Pergilah!!” kata Donghae sambil melangkah dan berniat melewati mereka. Namun, satu bahunya dipegang oleh mereka. Donghae menoleh padanya. “Apalagi huh?”

Bruk!

Pertanyaan Donghae malah dijawab dengan kiriman bogem mentah oleh salah satu dari mereka. Beruntung Donghae memiliki spontalitas yang tinggi sehingga ia dapat menangkis serangan mendadak itu. donghae mundur sambil berusaha membuat pertahanan dari sekelompok orang yang menyerangnya.

Baiklah, ini dimulai kembali! Bagian hidup Lee Donghae yang ini mulai dimainkan lagi, dan mungkin akan lagi.

~

Gadis itu membawa mobilnya dengan santai untuk memasuki gang rumahnya. Matanya yang sudah lelah masih menatap focus pada jalan didepannya yang mana sedikit tertutupi karena kaca depan mobilnya yang sudah dibasahi oleh hujan.

Sreet!!

Gadis itu mengerem mendadak mobilnya ketika seseorang melintas di depan mobilnya dan hampir tertabrak mobilnya. Ia mengangkat wajahnya dan menatap apa yang terjadi di depan mobilnya. Sekelompok orang tengah berkelahi. Atau.. sekelompok orang tengah melawan satu orang.

Victoria mempertajam pandangannya ketika merasa mengenal laki2 yang masih dengan tangguh menghadapi enam sampai tujuh orang yang menyerangnya tersebut. Ia menggigit bibir bawahnya karena merasa ngeri melihat pertarungan tersebut. Walaupun laki2 tersebut bisa dikatakan menang atas lawan2nya. hingga akhirnya berakhir ketika lawan2nya yang sudah terbaring ditanah bangkit dan tergopoh2 lari setelah laki2 tersebut berhasil melumpuhkan bos mereka.

~

“Ahh!!”

Donghae sedikit mengerang sambil menghapus darah yang keluar dari sudut bibirnya. Banyak bagian wajahnya sudah lebam dan berwarna keunguan akibat pertarungan. Donghae berdecak sambil berbalik dan berniat melanjutkan perjalanannya.

Sreet!!

Sebuah mobil berhenti di dekatnya. Membuat Donghae menoleh kearah sana. Tak lama, kaca terbuka dan Donghae melihat seorang gadis disana.

“Kau baik2 saja?” tanyanya pada Donghae. Donghae hanya menatapnya untuk sesaat. Berusaha mengenali. Gadis itu tersenyum. “Kau lupa? Kita pernah bertemu sebelumnya? Aku adalah orang yang tolong dari perampok tempo hari..” jelasnya. Donghae tersadar.

“Oh!” serunya sambil angguk-angguk kepala. Ia berusaha tersenyum. “Aku ingat. Kau.. Victoria Song bukan?” Tanya Donghae. Gadis itu tersenyum.

“Ternyata kau mengingatnya juga, Lee Donghae-ssi. Apa yang terjadi?”

“Tidak ada. Biasa, hanya masalah laki-laki..” jawab Donghae santai. Ia kembali memegang pinggir bibirnya yang masih perih. Victoria tampak menganggukkan kepalanya.

“Kau terlihat parah. Izinkan aku mengantarmu..” kata Victoria menawarkan.

“Huh? Tidak perlu. Tujuanku sudah dekat. Aku tidak mau merepotkanmu..”

“Sama sekali tidak merepotkan. Ini sudah tengah malam, takutnya mereka kembali datang dan membawa teman lebih banyak.lagipula, kaukan sudah membantuku waktu itu. izinkan aku melakukan sesuatu walau hanya sedikit..” kata Victoria pada Donghae. Donghae tersenyum, tampak berfikir, sebelum akhirnya mengangguk dan menyanggupinya.

“Baiklah..”

()

“Apa ayah sakit?!” Tanya Soeun setengah berteriak ketika Leeteuk bercerita padanya. Leeteuk menganggukkan kepalanya. “Apa parah?” Tanya Soeun cemas.

“Nona tidak perlu cemas. Tidak separah yang anda fikirkan. Mungkin hanya tekanan darah dikarenakan kesibukan beliau..” terang Leeteuk.

“Tapi tetap saja aku cemas..” kata Soeun cemberut sambil duduk kembali di bangkunya. Leeteuk tersenyum sambil duduk di samping Soeun. “Oppa, berjanjilah sesuatu padaku..” kata Soeun setelah berfikir beberapa saat. Leeteuk menoleh padanya.

“Berjanji apa nona?”

“Berjanji untuk menjaga ayah untukku. Berjanjilah oppa akan melindunginya untukku. Kalau ada yang berusaha menyakitinya maka oppa harus melindunginya..” kata Soeun kemudian. Leeteuk tersenyum mendengarnya.

“Tentu saja nona..”

“Soeun. sampai kapan aku jelaskan untuk memanggilku Soeun tidak perlu menambahnya dengan nona!” protes Soeun. Leeteuk tersenyum mendengar protes Soeun.

“Tidak bisa nona. Anda adalah majikan Saya. Saya tidak boleh memanggil anda hanya dengan nama..” jawab Leeteuk sambil tersenyum. Soeun berdecak kesal mendengarnya.

“Selalu saja begitu..”

()

Donghae berjalan pelan menuju apartemennya sambil masih memegangi bagian wajahnya yang memar. Tubuhnya benar2 lelah sekali. Sementara besok pagi2 harus kembali bekerja di rumah Kim Jang Seok.

“Oppa!”

Donghae menghentikan langkahnya ketika mendengar suara seruan dari tempat dimana dia akan pergi. Ia melihat Seohyun yang tadi berdiri di depan apartemennya tampak berdiri dan menghampirinya.

“Seohyun?”

“Oppa. Kenapa kau baru pulang jam segini? Aku mencemaskan- Omo. Wajah oppa kenapa?”

“Bukan apa2..” jawab Donghae sambil tersenyum untuk mencegah kepanikan Soeun. “Semalam ini kenapa belum tidur dan malah menungguku?” Tanya Donghae.

“Aku awalnya membeli makanan untuk oppa. Tapi ternyata oppa belum pulang. Karena tidak ada kegiatan aku menunggu oppa…”

“Ck. Kau ada2 saja. Sebaiknya kau tidur, ini sudah lewat tengah malam..”

“Tapi luka oppa?”

“Tidak apa2. Jangan khawatir, ini tidak parah. Bisa ku atasi..” kata Donghae kembali tersenyum.

“Benar?” Tanya Seohyun ragu. Donghae tersenyum.

“Benar. Kembalilah tidur..” kata Donghae sambil tersenyum. Seohyun tampak berfikir, tampak ragu karena kata2 Donghae. Namun, beberapa saatnya ia mengangguk.

“Baiklah, oppa. Aku tidur dulu. Obati lukamu. Selamat malam..”

“Selamat malam..” jawab Donghae sambil tersenyum. Pandangannya mengikuti Seohyun sampai ia memasuki apartemennya. Setelah itu Donghae pun bergerak menuju apartemennya.

()

Donghae bersandar di depan mobil dengan wajah sedikit bosan. Pandangannya sesekali beralih pada jam tangannya dan sesekali beralih pada pintu masuk utama universitas Soeun. menunggu benar2 membosankan baginya.

Donghae menjilati bibirnya yang kering karena terlalu lama menunggu. Pandangannya berulang kali ia alihkan pada mahasiswi yang lewat didepannya dan tampak menyapanya. Donghae memberikan senyumannya untuk mereka.

“PrinceBodyguard!!”

Pandangan Donghae beralih kearah akses utama universitas tersebut. Yang ditunggunya datang. Soeun tampak datang dengan sahabatnya Sunny. Wajah Sunny tampak senang begitu menemukan Donghae. Sementara wajah Soeun adalah sebaliknya.

“Prince Bodyguard- Aw!!”

“Sudah kubilang berhentilah bersifat norak!” Seru Soeun kesal padanya. Sunny cemberut sambil memegangi kepalanya yang baru saja mendapat pukulan dari buku Soeun.

“Kau kasar sekali..” omel Sunny kesal. Soeun hanya memutar bola matanya kearah lain.

“Anyeong haseyo nona. Bagaimana pelajaran anda..” sapa Donghae sambil memberikan penghormatan.

“Baik! Sangat baik! Apalagi setelah melihatmu disini. Rasanya benar2 baik…” kata Sunny blak-blakan. Soeun menatap padanya, kembali kesal.

“Kau genit sekali!!”

“Biar saja!” kata Sunny melet. Sunny kembali tersenyum manis pada Donghae. Donghae hanya balas tersenyum padanya.

“Ya sudah. Aku harus pergi sekarang. Sunny kau bawa mobil sendiri bukan?”

Soeun tampak memecah keheningan sambil mengajak temannya bicara. Sunny mengangguk padanya, dengan lesu.

“Sayangnya iya. Kalau tidak aku pasti bisa pulang bersamamu dan bersama si tampan..” kata Sunny kembali tersenyum. Soeun berdecak sambil geleng2 kepala.

“Kau ini..”

“Oiya, kau bukannya hari ini ada janji dengan Siwon oppa?” Tanya Sunny mengalihkan alah pembicaraan. Giliran Soeun yang tersenyum saat ini.

“Ya. Kami janjian disuatu tempat sore ini..” jawab Soeun senang. Sunny tersenyum sambil menyikutnya.

“Dasar kau..” katanya kemudian. Sunny tampak senang melihat bias keceriaan diwajah Soeun. “Tapi kau yakin aman bukan? Ayahmu bagaimana?”

“Tenang saja. Ayah akan pulang sangat malam hari ini..” jawab Soeun. Sunny mengangguk kemudian.

“Baguslah..”

Donghae hanya terdiam memperhatikan pembicaraan dua gadis di depannya. Ia tampak tersenyum mendengarkan keduanya. Walaupun kadang2 senyuman itu berubah menjadi sinis.

“Ya sudah. Aku pulang duluan ya. Kau hati2 menyetir!” kata Soeun sambil tersenyum. Sunny balas tersenyum.

“Kau mengejekku ya? Mentang2 mempunya sopir yang tampan kau jadi berlagak sekali..”

“Sunny, kau norak lagi..” kata Soeun cemberut. Sunny melepas tawa yang tadi ditahannya.

“Ya sudah. Berhati-hatilah. Kau terlalu bertingkah kalau soal hubungan. Jangan sampai kekasihmu yang lain memergokimu..” kata Sunny. Soeun tersenyum.

“Jangan takut! Akukan playgirl yg handal..”

“Ck. Dasar..”

Donghae hanya mengembangkan senyuman tipis mendengar pembicaraan mereka. Entahlah, dia tidak tahu akan mengomentari apa untuk dua gadis ini. Mereka benar2 diluar dugaan dalam hal apapun.

“Ya sudah pergi sana?!”

“Ya. Nanti malam aku menghubungimu ya..” kata Soeun sambil menggapai handel pintu mobil. namun, tangannya kalah cepat dengan Donghae yang sudah membukanya. Donghae tampak tersenyum dan mempersilahkan Soeun untuk masuk. “Bye Sunny!” Sekali lagi Soeun berseru pada sahabatnya. Sunny tampak ikut melambaikan tangan.

“Bye!”

Pada akhirnya, Soeun memasuki mobil tersebut dan Donghae menutup kembali pintunya. Soeun tampak membuka kaca untuk melepas sahabatnya yang masih berdiri disamping mobilnya.

“Kami duluan nona..”

“Yes, Prince!!”

Soeun lagi2 hanya geleng2 kepala melihat tingkah Sunny di depan Donghae. Sunny balas tersenyum mengejek padanya. sementara Donghae mulai bergerak menuju depan kemudi.

“Bye!!”

Lagi2 dua gadis itu saling melambaikan tangan ketika mesin mobil mulai dihidupkan. Pada akhirnya, Donghae menghentikan kegiatan itu ketika ia mulai membawa mobil itu meninggalkan gedung universitas mewah tersebut.

()

Sreet!!

Donghae menghentikan mobil di depan sebuah kafe mewah. Ia melirik kebelakang melalui kaca, dimana tuannya yang tadi santai kini kelimpungan untuk merapikan dandanan. Donghae hanya kembali tersenyum kecil sambil membiarkan kesibukan majikannya tersebut.

~

Setengah jam sudah berlalu.

Donghae mengalihkan perhatiannya kebelakang. Dimana Soeun tampak sudah terlihat tenang sambil merapikan rambutnya. Ia menurunkan kaca ditangannya dan menatap Donghae sesaat. Ia kemudian melepaskan nafasnya dengan berat kemudian.

“Aku gugup sekali..” kata Soeun sambil bersandar di jok. Donghae tersenyum mendengarnya. “Ini baru kali pertamaku kencan dengan Siwon oppa..” katanya lesu.

“Tapi anda sudah terlihat cantik..”

“Tentu saja!” Seru Soeun cepat. Ia merapikan rambutnya. “Hanya saja.. aku sebenarnya jarang terlalu berdekatan dengan laki2 selain Teuki oppa. Aku gugup sekali..” kata Soeun kemudian.

“Bukankah anda mempunyai kekasih lebih darisatu?”

“Huh! Sebenarnya karena aku kesepian saja makanya aku mengumpulkan laki2 sebanyak2nya. aku sebenarnya juga tidak tahu akan aku apakan mereka semua..” jawab Soeun seadanya. Donghae agak kaget dengan jawaban itu, tapi pada akhirnya ia tersenyum dan geleng2 kepala. “Kalau aku ketahuan. Maka matilah aku!!” Seru Soeun frustasi.

“Anda seharusnya tidak bermain-main dalam hubungan, nona..”

“Aku tahu. Tapi.. aku menyukai mereka semua karena mereka tampan2. Lagipula, boleh bukan sekali-kali wanita yang mempunyai banyak pacar. Golonganmu sudah terlalu banyak melakukannya, ahjussi..”

Donghae lagi2 hanya tersenyum dan geleng2 kepala.

“Ya sudah. Aku harus masuk. Siwon oppa pasti sudah menunggu…”

“Perlu saya antar nona?”

“Tidak perlu! Jangan bersikap berlebihan seperti Ayah dan Teukie Oppa. Aku bukan anak usia delapan tahun lagi yang harus diantar kemana-mana!” jawab Soeun ketus. Donghae menganggukkan kepalanya.

“Baiklah..”

Sekali lagi Soeun menghembuskan nafasnya. Lalu setelah mendapat keyakinan lebih ia mulai meraih tasnya. Pintu tiba2 terbuka dari luar ketika Donghae membukanya.

“Silahkan nona..”

Soeun keluar dari mobil. ia kemudian mulai mendekati pintu. Namun baru beberapa langkah tiba2 ia ingat sesuatu dan berbalik.

“Anda melupakan sesuatu, nona..” Donghae tersenyum sambil menunjukkan ponsel milik Soeun yang tertinggal didalam. Soeun berdecak, ia kembali kesana dan mengambil ponselnya dari Donghae. Merutuk dalam hati kenapa kebiasaan ini sering terjadi dan membuatnya malu pada Donghae yg selalu terlebih dahulu mengambilkan sesuatu yg baru berada dalam fikirannya.

“Gomawo!” kata Soeun jutek sambil kali ini berbalik dan meninggalkan tempat itu terburu-buru. Ia segera memasuki kafe.

Donghae tersenyum sambil menatap punggung Soeun hingga tidak lagi kelihatan. Tangannya menggapai pintu mobil dan menutupnya kembali. Tapi senyuman sinis terus tergambar diwajahnya.

“Show Time!”

()

Soeun memperhatikan seisi kafe untuk mencari keberadaan seseorang. Hingga ketika ia melihat seseorang melambaikan tangan padanya ia tampak mulai tersenyum dan mendekat kesana.

“Soeun..” kata pemuda tampan dengan badan tegap tersebut sambil mencium kedua pipi Soeun. Soeun menatap padanya.

“Oppa, sudah lama menunggu?”

“Tidak terlalu lama. Duduklah..” kata laki2 yang bernama Choi Siwon itu sambil tersenyum. Soeun mengangguk dan duduk dihadapan Siwon. “Kau mau makan apa?” Tanya Siwon menawarkan. Soeun tak langsung menyahut, tangannya meraih buku menu di atas meja.

~

Donghae duduk tenang di sebuah meja sambil terus mengintai sepasang manusia yang berada di sudut kafe. Senyuman tampak tergambar di wajah tampannya.

“Kim So Eun terlihat begitu bahagia. Kenapa aku tega menghancurkan hari ini untuknya..”

Terdengar gumaman kecil dari Donghae sambil meminum kembali minumannya. Matanya kembali beralih pada mereka disana dan kemudian beralih kearah pintu.

Dua orang pemuda tampak masuk bersamaan kedalam kafe dan mengedarkan pandangan ke seisi kafe. Tak lama seorang pemuda lagi masuk dan ikut mencari-cari seseorang didalam sana. Donghae tampak tersenyum lebih setelah itu.

“Choi Siwon. Kim Jongwoon. Lee Sungmin. Lee Hyukjae. Paket lengkap..”

~

“SOEUN?!”

Soeun benar2 kaget ketika beberapa orang memanggil namanya secara bersamaan. Ia mengangkat wajahnya, benar2 kaget melihat tiga orang yg tiba2 menghampiri mereka. Tak hanya dia yang kaget, bahkan Siwon dan tiga orang yg baru mendatangi meja tersebut juga kaget dan saling memandang heran satu sama lain.

“Ada apa ini?” Tanya Siwon heran.

Tak ada sahutan, ketiga pemuda tersebut tampak mengalihkan perhatiannya pada gadis yang diam saja disana. Siwon tampak kesal dan menatap mereka.

“Yah! Kenapa kalian menatap kekasih orang seperti itu?!” tanyanya tidak suka.

“Kekasihmu?” hampir bersamaan tiga orang itu berseru. Mereka lalu menatap Soeun setelahnya.

“Kau bercanda?  dia adalah kekasihku. Dia Kim So Eun..” pemuda yang bernama Sungmin tampak protes cepat membuat yg lainnya benar2 kaget.

“Tapi dia juga kekasihku!”

Keempat pemuda itu langsung lebih kaget ketika dua pemuda lainnya berseru bersamaan. Mereka menatap Soeun yang hanya diam ketakutan ditempat duduknya.

“Soeun?!” seru mereka bersamaan.

Soeun tak menyahut, ia hanya diam ditempat duduknya dan menundukkan kepalanya sedalam-dalamnya.

“Ya! Kenapa diam? Bisa kau jelaskan semua ini?!” laki2 yang bernama Eunhyuk tampak mulai bersuara dengan lebih keras dari sebelumnya. Ia tampak emosi. Begitupun yang lain.

“Hey! Kenapa kau diam?!” laki2 yang lainnya ikut berbicara. Membuat Soeun benar2 merasa ketakutan. Ia menundukkan kepalanya lebih dalam.

“Soeun! kenapa kau diam? Kau harus menjelaskan!” Seru Siwon dihadapannya membuat Soeun lebih cemas lagi.

“Yah!!” seru yang lainnya tidak sabaran. Mereka mulai memegangi bahu Soeun untuk mendapatkan kepastian.

“Hey! Ada apa ini?!”

Pembicaraan mereka terhenti ketika tiba2 datang seseorang. Mereka berbalik menemukan pemuda lainnya yang mendekat.

“Apa yang kalian lakukan?” Tanya Donghae menatap serius mereka semua. Soeun mengangkat wajahnya dan menatap Donghae. Ia segera bangkit berlari kearah Donghae dan berdiri dibelakangnya. Begitu ketakutan. “Apa yang terjadi?”

“Jangan bilang kau kekasihnya juga?” Yesung tampak bersuara dengan wajah sangat kesal. Donghae terdiam, pura2 memasang wajah paling serius sambil menatap Soeun dibelakangnya. Soeun tampak ketakutan sambil bersembunyi dibelakangnya. Tangannya menggenggam erat lengan Donghae.

“Bukan. Aku adalah Bodyguard pribadinya. Adalah tugasku untuk melindunginya. Apa yang kalian lakukan dengan menyerangnya bersamaan? Aneh sekali empat laki2 menyerang satu wanita..” ujar Donghae kemudian.

“Seharusnya kau tanyakan pada nona mudamu..” kata Eunhyuk kemudian. Donghae menatap Soeun dimana Soeun hanya menunduk dan bersembunyi dibelakangnya.

“Ck. Apapun itu. kalian tidak seharusnya membuatnya segitu ketakutan seperti ini..” kata Donghae kemudian. Keempat pemuda itu hanya geleng2 kepala sambil tersenyum lucu. Sesekali pandangannya beralih pada Soeun yg masih bersembunyi dibelakang penjaganya. “Kami pergi dulu!” Donghae memecah keheningan sambil berbalik dan menatap Soeun. Donghae kemudian membawa Soeun keluar darisana. Meninggalkan empat pemuda dengan wajah kesal mereka.

()

Soeun menangis hebat. Air matanya tidak henti mengaliri pipinya. Sementara sampah2 tisu memenuhi mobil.

“Sudahlah nona. Anda sebaiknya berhenti menangis. Lihat, mata anda sudah bengkak. Nanti tuan akan cemas melihatnya..”

Donghae kembali bersuara sambil menoleh kearah belakang. Tak ada sahutan, yang ada hanya gadis itu kembali menangis lebih hebat lagi.

“Aku ketakutan sekali..” katanya sedih. Air matanya mengalir dan mengalir.

Donghae terdiam, tersenyum diam2 menatap Soeun yg begitu menyedihkan. Oh alangkah rapuhnya gadis ini. Apa yang terjadi kalau Donghae berbuat lebih padanya? apa dia akan bertahan?

“Sekarang sudah tidak ada lagi yang anda cemaskan. Mereka sudah pergi. Lagipula, saya akan selalu disini untuk menjaga anda. Jadi mereka tidak akan mungkin berbuat macam-macam pada anda..” kata Donghae serius.

“Tidak tahu..” kata Soeun sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Isakan kembali terdengar mendominasi. Dan lihat, tangan Soeun masih begitu bergetar. Pertanda ini benar2 membuatnya begitu ketakutan.

Donghae menghela nafas. Ia sedikit bergerak dan menggapai sesuatu diatas dasbor mobil. ia membuka tutupnya dan mengulurkan pada Soeun.

“Biasanya anda menyukainya. Siapa tahu ini bisa membuat anda lebih baik..” kata Donghae sambil mengulurkan kotak permen tersebut kepadanya. Soeun menatap itu sejenak, lalu menatap Donghae sangat kesal.

“Kau kira aku anak kecil? Kau fikir, bisa membujukku hanya dengan permen?!” Tanya Soeun kesal. Donghae sedikit kaget, lalu perlahan menarik kotak tersebut kembali.

“Maaf nona.. saya tidak bermaksud..”

“Aku butuh yang lebih dari itu!” kata Soeun kemudian. Membuat Donghae mengangkat wajah dan menatapnya.

“Maksud anda?”

()

Bugh! Bugh! Bugh!!

Pukulan bass benar2 membuat jantung Donghae berdetak hebat. Belum lagi music yang benar2 terlalu nyaring untuk kesehatan telinganya yang terus menyala nonstop. Membuat cukup pusing dengan adanya puluhan manusia yg menyesaki tempat tersebut.

Namun, disampingnya, si nona muda masih senang berpesta. Melepaskan frustasinya dengan meneguk minuman sebanyak-banyaknya. Padahal dia tidak bagus dalam hal minum, namun nyatanya sudah hampir dua botol habis olehnya. Dalam diam, Donghae tersenyum licik atas pencapaiannya.

“Nona. Ini sudah terlalu malam. ayo pulang sebelum tuan pulang..”

Sebenarnya Donghae cukup menikmati keadaan ini. Namun, ini tidak boleh terlalu gegabah. Rencananya bisa berantakan kalau nanti Kim Jang Seok tidak menemukan putrinya dirumah atau menemukan putrinya pulang dengan keadaan mabuk berat. Itu sebabnya ia berusaha membujuk Soeun untuk pulang.

“Ayo pulang nona..”

“AH! Kau berisik sekali!” seru Soeun kesal sambil meminum-minumannya kembali. Ia benar2 tak peduli sekitarnya. Bahkan ketika banyak laki2 pervert di pub ini yang terus menatap padanya. “Kalau mau pulang saja sendiri..”

“Ini sudah hampir tengah malam. tuan bisa marah kalau tidak menemukan anda- .. –Maaf, jangan dekati dia!!” Donghae masih berusaha membujuk Soeun sambil menghalangi beberapa orang laki2 yang mendekati Soeun. mereka akhirnya menjauh darisana begitu saja.

“Terserah! Aku tak peduli!”

Soeun kembali berseru kesal sambil mengalihkan perhatiannya keseisi pub. Matanya tampak sayu menatap dibawah sana. Menatap beberapa orang yg asyik mengikuti aliran music.

“Ini kali pertamaku disini. Aku mau turun-“

“Hati2 nona!”

Donghae berseru sambil menahan tubuh Soeun ketika ia akan jatuh ketika berdiri dari tempatnya duduk. Soeun menepis tangan Donghae.

“Jangan terus disini! Menjauhlah dariku!!” seru Soeun kesal sambil mendorong tubuh Donghae menjauh darinya. Memaksa Donghae melepaskan tangannya dan membiarkan Soeun kesana.

“Dia benar2 merepotkan..” Donghae bergumam sambil hanya menatap Soeun sekarang. Namun baru sesaat, pandangannya kembali terganggu melihat banyak laki2 kembali mengelilingi Soeun. Donghae mendengus.

“Tolong jangan dekati dia..” pinta Donghae sambil menarik Soeun darisana hingga wajah Soeun menabrak dada Donghae.

“Aduh..” Soeun mengeluh sambil memegangi dahinya.

“Sudah cukup. Ayo pulang nona..” kata Donghae lagi. Tak ada jawaban kali ini. Soeun tampak masih memegangi dahinya sambil menengadah wajahnya dan tersenyum pada Donghae.

“Kau mempunyai aroma yang sangat wangi..” katanya sambil tersenyum pada Donghae. Soeun kemudian lebih memeluk pinggang Donghae menenggelamkan wajahnya didada Donghae. Menghirup aroma mint dari tubuh Donghae dalam-dalam. “Aku suka aroma tubuhmu, Ahjussi..”

Donghae tampak hanya tersenyum tipis menanggapi keagresifan Soeun ketika dia sudah mulai mabuk. Tangannya mulai mengusap perlahan rambut gadis itu.

“Ayo pulang nona..”

Dengan sengaja Donghae berbisik sangat dekat ketelinga Soeun. membuat gadis itu sedikit mengelinjang merasakan nafas Donghae yang menyentuh bagian sensitifnya. Lagi2 Soeun mengangkat wajahnya, menatap Donghae dengan mata sayunya. Wajah mereka benar2 terlalu dekat dari sebelumnya. Membuat karamel Soeun bertemu dengan intens dengan manik kelam milik Donghae.

“Ayo nona..” kata Donghae menghentikan hal tersebut setelah beberapa saat. Ia lalu membawa Soeun yang mabuk bersamanya.

()

Donghae terus membantu Soeun untuk mencapai mobil mereka. Berusaha mengimbangi tubuh Soeun yg sudah sempoyongan. Ia lega ketika sudah menemukan mobil mereka. Ia kemudian membawa Soeun kesana.

“Hati-hati nona..”

Dengan sedikit kesulitan Donghae membuka pintu mobil belakang. setelah terbuka, ia berusaha memasukkan Soeun dengan hati2 kedalam sana. Namun, karena tubuhnya juga sudah cukup lelah membuat ia ikut kehilangan keseimbangan. Alhasil Donghae ikut masuk kedalam mobil dan hampir menindih Soeun.

Diam.

Dua pasang mata tersebut kembali bertemu dalam tempo waktu yang lebih lama. Jantung mereka berdetak cukup kuat membuat nafas mereka juga terdengar sedikit berisik. Yang lebih hebat darisana adalah bahwa mereka dapat merasakan nafas mereka masing2.

Sedikit kaget, tiba2 Soeun menarik kerah baju Donghae hingga pertahanan Donghae runtuh. Tubuh Donghae kini menindih tubuh sang nona muda. Tak habis disana, Soeun langsung menyambar bibir Donghae. Membuat Donghae membalasnya.

Aroma alcohol tercium jelas dari mulut Soeun. Namun, ciuman itu tidak berhenti sama sekali. Ciuman itu semakin panas dan lebih panas lagi. Ini kali pertama Soeun ciuman. Donghae bisa sangat tahu hal tersebut. Namun, hal tersebut dapat diatasi oleh Donghae. Donghae menuntun ciuman mereka jadi lebih panas dan semakin panas. Dalam dan semakin dalam. Membuat Soeun yang entah sadar atau tidak tampak kesulitan untuk mengimbanginya. Hingga Soeun tidak menyadarinya, Diam2 Donghae tampak tersenyum ditengah ciuman mereka.

 (To Be Continued>>)

Tarik nafas… Huh!!

Anyeong Readers, ini adalah lanjutan Black And White saya masih sempat menulis padahal mau tes wkwkwk.

Oiya, sebenarnya, FF ini adalah salah satu dari tiga FF yg genting. Namun, karena sebuah inspirasi mendadak akhirnya FF ini bisa jalan untuk part 3. Dan, demi memperbaiki mood serta mempermudah inspirasi untuk next chapter saya langsung membuat HIT untuk FF ini dengan adegan ciuman pertama mereka wkwkwk.

Apa alurnya terlalu cepat?

Entahlah, Readers nilai saja sendiri. Saya memang tipe Author yg selalu mempunyai target untuk setiap part FF saya. Dalam semua FF saya sudah memikirkan bagian TBCnya yg seperti apa. Jadi jangan heran kalau menemukan banyak Typos (Karena saya jarang membaca ulang), alurnya kecepatan, Partnya sangat panjang, part bagian tertentu sangat pendek. Karena FF saya memang terus seperti itu disetiap part. Mencapai target TBC yang sesui dengan keinginan saya. Hehe..

Enjoy all, semoga mau komentar yg positif buat saya. Agar komen tersebut menjadi motivasi saya sendiri untuk melanjutkan FF ini.

Gomawo all!! *Bungkuk bareng Yesung*

~PrincessClouds~

 

73 Comments Add yours

  1. vani mengatakan:

    baguuuuus thor, hmmmm,,, ditunggu kelanjutannya, so eun kenapa susah d tebak, kasihan juga. donghae, hanya senyuman tipis mulu yang ditampilin, apakah akan suka so eun. segera ya ^^ sukses bwt tes nya

  2. Olivio mengatakan:

    Oh no! Apa itu? Soeun kan masih kecil xD. Donghae jahat amat bikin pacar2 Sso ngumpul hahahaha. Kapan Hae bisa falling in love ama Sso?? Lanjutkan!! Yg BE MY GIRL juga DITUNGGU EON ^_^

  3. vita_MVP mengatakan:

    uwaaaa,, tiap hari buka wp >.< Black and White is Back!!!! Ekekekekeke

    Hmmm,, si donghae mulai melancarkan serangan ni, dia mau buat soeun jatuh cinta ya sama dia? Oke2, ternyata trikmu spt itu ya lee donghae!!! *matamelotot
    Soeun eonni~ ati2,, ada musuh dalam selimut ituu
    T.T

    3 ff genting? Maksudny sulit buat part selanjutny ya? Hehehehe,, kira2 apa saja itu *perasotak -_-
    Aaaaa ff eonni semuanya aku suka lo, yg a debut project juga masih ak tunggu,, muehehehehe
    juga an angel hmmm…
    Pokonya selalu ditunggu deh karya2nya😀

  4. Minmin mengatakan:

    Critanya bener2 bagus ^^
    sampe bingung mau komen apa, , ,
    tapi tumben putri buat cast’a banyak, biasanya cuma tokoh inti, , ,
    sso sifatnya ga bisa ditebak, kekanakan,,,
    donghae jahat masa sso dikerjain trus,
    suka ma kata2mu dalam menggambarkan suasana jadi bisa bayanginya ^^
    part ahirnya bikin senyum gaje
    ditunggu lanjutanya

  5. Wahyunniewah mengatakan:

    Kyaaa … Donghae … Misterius gt .. Kkkee nona soeun yg manja nan menggemaskan .. Seru seru seru *Part Tbc #Tutup Mata Loh l

  6. mifta mengatakan:

    aaaaaaaaaaaaahhh… seneng bgt putri gk jd tutup ni ff. makasi byk put udah mw lanjutin lg ff yg satu ini. aku sebenernya blm bca sih yg part-3 ini. rencananya mw aku bca ulang dulu yg part 1 & 2nya, biar lbih enak bca yg part 3 ini. trs d lanjutin y putri ff yg ini. smoga sllu dpt inspirasi bwt bikin & lanjutin ffnya yg lain, tetap semangat put. FIGHTING!🙂

  7. vita mengatakan:

    Gk kecepetan kok thor..menurut ku pas..
    Wuaa..bener2 gk bisa ketebak..hae pasti melancarkan aksinya buat jatohin ayahnya sso melalui sso..kira2 rencana donghae ap yah??
    Hae gk mau nyium aroma sso takut teralihkan pandangannya y bang doanghae?? ㅋㅋㅋ
    Lanjuut thor

  8. Anna mengatakan:

    Wuaadduuuhh br srius n tegang2nya TBC,lgsg ngedrop drastis deh niieey detak jantung heehee,,brhrp part slnjtny haesso tmbh dkt,slg jth hti&donghae bnr2 jd bodyguard+kekasih sso,,& msuh sbnrny itu bknlh donghae #i hope,,sukss n good luck 4 the test putri,,gomawo🙂

  9. myundil mengatakan:

    bagus,,, jangan lama2nya nerusinnya,,, hee

  10. yeojaNiel mengatakan:

    Bagus Thor, bagus bgt xD
    semangat deh klo udah haesso.
    Walaupun Sso n Hae sama2 nyebeln dan patut dikasihani (?)
    taph saya Sukaaaa xD
    next part cepet y thor😀

  11. Irnawaty mengatakan:

    Tdix da cemas kalau2 ff in akn lama ato bahkn g d lanjtn, eh nyataxa n ga dsangkah2 tba2 ad lnjtnx, awawaw kra2 gmana part slnjtx y???

  12. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    Donghae bakal jd Evil nie!!!
    Sso itu terlalu polos😥
    kasihan klw disakitin😥😥

    Ditunggu lanjutannya Thor..
    Maaf gag coment kya’ biasanya…😦 *yg panjang-panjang bnget itu comentnya -,-*

  13. Cheonsa Edelweis mengatakan:

    Donghae bakal jd Evil nie!!!
    Sso itu terlalu polos:/
    kasihan klw disakitin😥😥

    Ditunggu lanjutannya Thor..
    Maaf gag coment kya’ biasanya…😦 *yg panjang-panjang bnget itu comentnya -,-*

  14. Kim Ha Byung mengatakan:

    Waaaah akhir’a ff ni di lanjut jga😀
    Sifat sso eonni engga bisa ketebak ,
    Ckckcckc kasian bget sso eonni, donghae oppa jahat bget sih…
    Donghae oppa nnti klau jatuh cinta, gmna hayo????😉
    Itu part terakhir’a gmna itu????
    Donghae oppa kau jgan berbuat macam2 sama sso eonnni…..
    Sso eonni msih Polos, ,,,
    Di tunggu ya eon, kelanjutan’a,,,,,
    Dan ff yg lain jga di tunggu….
    Apalgy yg BE MY GIRL😀

  15. rida locket mengatakan:

    pkoq nya bagus thor….
    ciuman nya oce thor….
    lanjutnya cpet yha, soal nya bagus ceritanya…
    uche….

  16. sag1190 mengatakan:

    kereeen thor, part paling seru, pas semua pacar sso dateng and ngumpul di cafe,… part terakhir wuiccchhh first kiss mreka, next part please thor….

  17. Yova mengatakan:

    Keren bgtt , ni slh satu ff favoritku.. Ga kbayang gimana ekspresi So Eun saat ktahuan dg namja2nya… Aish Haepa licik bgt disini…
    Ditunggu lanjutannya…

  18. Kyusso Eunnie mengatakan:

    Huwaaaa..donghae kau bnr2 msterius n jg kjam..knp tega nyakitin sso n nyuruh smua pcar sso reunian (?)..
    Adegan trakhir jd tringat ff haesso yg prtama wktu hae jg nyium sso yg lg mbuk cuman bedax sso gk nyadar..
    Kren thor pokokx..pnrsn kpn hae jtuh cnta ama sso..n smg aja hae gk tega utk nyakitin sso..
    Dlnjut thor sgera..dtng9u pokokx n sukses buat testx..

  19. dyyyy mengatakan:

    waaah akhirny ff ne kluar….
    nasib sso gmn?
    hae kasian sso, dia g tau apa2….
    thor part slanjutny jgn lama2

  20. Seli m @_SnowAngels_ mengatakan:

    Salah satu FF kesukaan aku akhirnya dilanjut juga🙂
    seperti biasa ff karya kak putri pasti selalu berkesan.
    Aku suka sama cerita ini, karakter soeun juga disini beda. Jdi bkin ff ini tambah seru🙂
    untuk next part aku tunggu ya thor🙂 BMG, An Angels, Refill dll aku tunggu U,u

  21. Kyusso shipper mengatakan:

    ckck kenapa harus ada victoria dan seohyun sih orang yang aku paliiiiing gak suka. kenapa gak sulli aja malah victoria#readers bertingkah.
    author ceritanya bagus aku suka semua ff disini lanjutin author lanjut juga ff lainya fighting🙂

  22. septia mengatakan:

    aish donghae oppa jadi sinis gitu sii..

    so eun nya ngeselin hehehehe.

    tapi bagus kok thor…
    lanjutttt….

    FIGHTING!!!!!

  23. SHANE mengatakan:

    wah,,senengnya ni ff ada lanjutannya,,,,,sebenarnya hae itu punya rs nga sich sm sso,,
    ni ff nga’ boleh gelap y thorr,,reader sk sm jalan cerita ni ff……..
    lanjutkan thor,,trus satu lg reader jg nunggu k’lanjutan BMG + AN ANGEL jg kpn thor k
    lanjutannya?????????
    to authorr tetep semangat nnnnnnnn fighting……………………..

  24. kyaaa kasian banget sso masak smua namjachingunya dtg semuanya hehehe..
    rada kocak pas mereka dtg samaan wah..wah ada eunhyuk,sungmin,yesung and siwon smua nya tampan2 tuh.. wih seru ya jd sso punya namjachingu tampan2 bgt#plak

    aku penasaran apa sih rencana haeppa.. apa dia bakal membuat sso suka padanya n mencampakan atau memperalat nya??
    semoga haeppa suka sama sso, dan melupakan dendamnya semoga..
    dan pas adegan itu tuh#nunjuk2 sso and hae…
    semoga ff BMG and an angels juga menyusul amiin…
    tetp smgt yah hehee
    di tunggu klanjutan ff yang lain😀

  25. Ambarr mengatakan:

    Aaaaaaaaaa#teriak dpan muka putri,,akhrnya dlanjut jg ff’nya…
    Hahahaha hae oppa jahil bngt msa ngirim sms yg sma ke 5 namjachingu Sso tukan jdinya kyk gtu…

    Kyaknya haeppa mlh trtarik ma so eun dtmpt boling g konsen gara2 prfum Sso.. Aduh endingnya bkin gerah gmn reaksi Sso stlh sdar tu. . .

    Mga ja mrka jth cnt yar haeppa g jd blz dndam ma Sso,dtgu next partnya chingu dksh cabe biar pedes tmbh seru adeganya#plak..

  26. Ambarr mengatakan:

    Aaaaaaaaaa#teriak dpan muka putri,,akhrnya dlanjut jg ff’nya…
    Hahahaha hae oppa jahil bngt msa ngirim sms yg sma ke 5 namjachingu Sso tukan jdinya kyk gtu…
    Kyaknya haeppa mlh trtarik ma so eun dtmpt boling g konsen gara2 prfum Sso.. Aduh endingnya bkin gerah gmn reaksi Sso stlh sdar tu. . .
    Mga ja mrka jth cnt yar haeppa g jd blz dndam ma Sso,dtgu next partnya chingu dksh cabe biar pedes adegannya#plak..

  27. deshiewookie mengatakan:

    gak kecepetan koq thor. . sejauh ini ceritanya menarik. .
    itu bagian akhirnya. . .bikin saya gregetan >.<
    saya tunggu FF lainnya thor ^^

  28. geill mengatakan:

    wow….akhirnya lanjutannya keluar…..
    ceritanya seru banget and mantap….good job deh buat auhtor…..
    wah…curang nih pas lg seru2nya eh….malah TBC, jd mesti nunggu lg nih lanjutannya yg entah kpn akan keluar…..hehehehehe….
    pokoknya next part-nya masih di tunggu kelanjutannya….
    semangat terus deh buat author…….

  29. fauziyah mengatakan:

    huaaaa seru eonni daebak
    ini yang aku suka dr ff buatan eonn selalu punya sesuatu yg di target kan di setiap part nya jd ga garing ga kelamaan ga buang buang waktu keren banget

    next part nya jangan lama2 ya eonni gomawoooo

  30. novitamie mengatakan:

    Keren banget, feelnya itu loh dapet banget, aku suka part ini (y)
    Tapi kenapa pas bagian itu langsung tbc si thor -_- bikin penasaran aja -_-
    semangat author, bikin lanjutan ff2mu, asap kalo bisa, kkk
    aku tunggu karya-karyamu loh~

  31. Dhyan queena mengatakan:

    huah..akhirnya ada jg part 3 nya. kog si donghae suka senyum gaje gt sich.. jgn jahat donk sm soeun.. next part gpl yach

  32. Caca mengatakan:

    Ceritanya bagus koq
    hm,,, kasian so eun d jadiin target balas dendam ama dong hae
    huh, author cptan y nulis part selanjutnya soalnya penasaran bgt……..
    Gomawo

  33. mayaulidhasso mengatakan:

    syukur dh ff ini gak jadi ditutup😉
    Hwaa.. endingnya euy .. hahaha😀
    aduhh, gmna kelanjutannya nihh ?? Haeppa tega bner sampe bwt Sso eonnie gitu ;(
    penasaran nihh author ama kisah cinta HaeSso
    dipost soon author, ff yg lainnya jg🙂
    gomawo^^

  34. Dina_Zoey mengatakan:

    aisshhh kykx hae mank pengen bwt sso jatuh cinta ma dia trus ntar dicampakkan begitu saja pokokx bwt sso menderita…aduh kasian bgt sso…
    abang ikan semoga diri u falling in love ma sso…
    seperti biasa next chap aq tunggu, gomawo…:-)

  35. FansSoeun mengatakan:

    ff nya makin seru.
    oppa ketemukan semua pacar eunnie bagi eunnie putus sama pacar2nya kerana oppa cemburu ya?? cececcece…hehehehe itu mau ku.
    semoga hae oppa udah cinta sama sso eunnie.
    semangat author buat lanjutin ff nya ^_^
    good luck untuk tes nya author.

  36. tichA_/tichA_Sso mengatakan:

    wAh_bnR” g Q dugA_
    hAepA tegA bnR n9elAkuin !tu_y9 slh bApAk’X ee d!blZ ke anAk’X_kk😀
    daebAk saen9_
    lAnjuuut_😀

  37. niniet mengatakan:

    huft… ada kipas…kipas…kipas……panas banget nih di sini …he…he…btw Dong hae sengaja ya ngelakuin itu.? ada maksud apa sih donghae…author jangan lama-lam dong posting nya…

  38. AngelFish mengatakan:

    Weww o.o Donghaee ahjussi kamuu ngapainnn ,,, ayoo mau ngapainn #colek2donghae
    HaeSso bersatuu lagii hahah .
    Kok bisa gitu yahh emang Di dlam mobil nya panass kkk Ayoo HaeSso ngapinnn wkwkwk
    Kaakkk lanjutannya jgn lama2 ….
    Truss woii Victoria lu ganggu aja sihh Ieew ,,, Jauh jauhh sanaaaa😛

  39. haekyusso mengatakan:

    Akhir y di post jg ff black and white….!!!!
    Sng bngt ff nich dlanjtut jg…:-D #gomawo putri….
    Kshan sso d kroyok ma namjachingu….:-(
    Krn ulah haeppa…utk bls dendam!!!
    Jjiaahhh….ntu yg crt trakhir y yachhh…. Gak kuat!!! Pa kah part slnjt y haeppa akan sk ma sso dan melupakan ddndm y ma klrg sso!!
    D tunggu part slnjut y sm ff BMG jg mdh” d lnjt dan d post secpt y…
    “HWATING…..”

  40. noni eka s. mengatakan:

    beda banget sama pemikiran aku. Cerita bagus gak monoton dan gak ketebak. Pertimbangin ya thor jgn sampe ff ini putus.

  41. sugarsoya mengatakan:

    Keren!!! Donghae oppa ya yg ngerjain soeun?? Jahat ih!!
    Ketauan deh soeun play girl….
    Ya ampun soeun jdi mabuk2n gitu,
    Donghae kayanya mau bikin soeun jatuh cinta ama dia, trus nanti dimanfatin buat bales appanya soeun…
    Awas oppa tar malah oppa yg cinta ama soeun…

  42. Choi Kyucha mengatakan:

    Huuaaa bener2 bikin penasaran klo baca ff putri yg satu ini…
    Apalagi rencana2 donghae buat so eun???
    Ditunggu kelanjutannya ne😉

  43. andri susilowati mengatakan:

    WAHHHHH, INI KN YANG PALING KUTUNGGU.
    maaf telkom *telat koment.
    haesso pairing favoritkku………………….keren thorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
    pokoknya tentang haesso itu selalu wowwww bgt.
    lanjut thorrrr secepatnya kalau bisa

  44. kyusoeun mengatakan:

    ini FF yang aku tunggu-tunggu ..
    Akhirnya kak Putri melanjutkan juga part 3 nya,

    Aigoo, takut haesso melakukan itu (..) aish, jangan-jangan #tapi ngarep juga si *haha

    Part 3 nya segera dilanjut ya dan BE MY GIRL juga segera dilanjut ya

  45. Elisa mengatakan:

    Author I like bnget sm ff ni,,tp my fishy q nantk jd baik kan author low jht kan yang uni ,,d tunggu next part a low bs secepat a author

    faighting author………

  46. Tikka mengatakan:

    Kyaaa. .NEXT PART author. ! Daebakk. .daebakk. ! Gak sabar kelanjutannya. ? Stlah ciuman itu apa soeun udh mulai pnya prasaan sma donghae. ? Apa leeteuk akn ngejaga soeun dari rencana donghae. ? Ah. .next next next cepetan next part.a thor. ! #plak_reader maksa gila#🙂 *dilempar author k lubang buaya*

  47. astrielf mengatakan:

    bagian terakhir itu….astagaaa…keren2 seru banget ceritanya. Haesso momentnya dibanyakin dong thor…udah gak sabar pengen baca next partnya..pokoknya ditunggu ff yang ini. Jangan lama2 yah thor. Semua ffmu itu keren….

  48. Ela Bumssoeulsangeun mengatakan:

    Astagaaa…. bagian yang trakhir bikin dagdigdug >///<
    yyaah sayangnya tbc… padahal penasaran sama klanjutannya,, mereka bakalan ngapain? #plaaakk… u,u

    ayooo lanjuuut dong FF ini,,, seruuuu…
    Fighthing yaaah.. ditunggu klanjutannya lagi ^^

  49. AngelFish mengatakan:

    donghaeeee kamuu ngapinnn ituu ngapainn kamu bg ngapain di dalam mobill >.< hayooo
    kamu apainn Nona mudamuuu ???
    ahjussiii tolongg jagalah nona mudamu ituu wkwwkwk
    hae sssttt anak orang haee jgn di apa2in kasiannn sso nya
    tapii bagiann ituu yg palingg aku suka disiniii wkwkwk #yadongHyuk
    *ketawa2brengnyukkie #plakkk
    heheheh +.+

  50. anastasia erna mengatakan:

    ya..so eun agresif bgt…
    aduh jadi kasian jg ma so eun…
    tapi ga bisa salahin jg dong hae…
    lanjut deh author…
    tolong ksh ending yg bagus ya…

  51. bestevilcouple mengatakan:

    omo~ mereka kissing ><
    lanjutannya bikin penasaran

    nice chapter author ^^

  52. fredomkartini mengatakan:

    OMG ,donghae oppa koq jahat sih ,oppa memanfaatkan kesemptn dlm kesempitan ,eounie frustasi kacian bgt ,baguuus koq thor ceritanya lanjutttt

  53. irfa mengatakan:

    oh ya ampun, itu pacar-pacar so eun dateng secara bersamaan? ohhh~ donghae pinter banget deh mau nyakitin so eunnya ckckc -,-
    itu itu itu, ngapain mereka berduaaa di mobil? *kaget* semoga ga lebih dari itu deh :p hahaha

  54. tanti no kawai mengatakan:

    =))W̶̲̥̅̊α̩̩̩̩̥к̲̣̣̥ά̲̣̥k̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇α̇̇̇α̩̩̩̩̥W̶̲̥̅̊α̇̇̇α̩̩̩̩̥k̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇ά̲̣̥α̇̇̇W̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇α̩̩̩̩̥к̲̣̣̥ά̲̣̥α̇̇̇=))
    Parahhhh Sso eunni_bisa berpacaran dg 5orang seKaligusss…..
    ĦΔĦΔ:D ĦΔĦΔ=D ĦΔĦΔΔ=))
    Tp kerennn…… Xixixiixixi

    Op’s……. Donghae oppa_bener2 lihai….
    Hohohohoo

  55. kocikoci mengatakan:

    Donghae jahat bgt ya-_- Tapi heran deh so eun pacarnya banyak banget haha

  56. Choi shinae mengatakan:

    wawawawawa ngapain ituuui haesso ckck
    apalagi yg bang ikan rencanainn kedepannya
    ckck makim seru ini crtanya ^^

  57. luthfiangelsso mengatakan:

    donghae jgn sakitin ssi dia tuh terlalu rapuh hhuhhuhu kasian sso’a !
    omo!!kiss hot’a tpi syang tbc wkwkwk

  58. erika mengatakan:

    Ckckck kirain pacarnya so eun eunni cuma ada 2 eh, ga taunya ada 5….
    ksian jga sh sama so eun eunni kencan pertamanya sama siwon oppa jdi gagal total😦

  59. Rahmie mamierizky mengatakan:

    Kira2 donghae bakalan tega G’ ych buat nerusin rencana nya???

  60. thata mengatakan:

    Kya suka suka part ini…ahh kalian..xixixixiix

  61. satsuki mengatakan:

    kyaaaaaa part terakhirnya itu lohhhhh.
    hae malah memanfaatkan kesempatan.
    seru, jdi pengen cepet2 bca next part

  62. husna mengatakan:

    di manfaati donghae…
    kkk dasar…

  63. ikayeoja fishy mengatakan:

    fiuuuuuuuuuhhhhh…..
    sso eonni bener2 kelihatan agresif lw lgi mabok.and ketika kissing haeppa sangat menikmati’y…woow..so hot…
    Next Put…

    hwaithing..

    #bowbarenghaesso…

  64. hellolina97 mengatakan:

    di part ini sisi hitam Donghae benar2 kelihatan

  65. dhyanqueena mengatakan:

    uda lama ga baca ff ini, ternyata msh inget aja dengan alur nya… tp hae jgn jd jahat donk… kog ada aroma teuksso ya.. hehehe

  66. shin mengatakan:

    wah…makin penasaran sama ending nya nih…
    hehehehe

  67. miyanoshita mengatakan:

    ahhhh kisseu… *plaaakkumat

    kayaknya rencana donghae berhasil tuh,,,

  68. Rani Annisarura mengatakan:

    makin seru aja ceritanya🙂

    Wah apa donghae mulai menyukai so eun???
    Karena setiap dekat sama so eun dia ada perasaan yang aneh….

    Gimana ya selanjutnya setelah adegan ciuman mereka berdua itu???

  69. bintangdian mengatakan:

    Tuh kan ketahuan, donghae sih biang keroknya haha
    Eh itu kok soeun agresif binggo?? Haha

  70. meon96 mengatakan:

    Keren thor, ada romantisnya. Hahahhahha #ketawaevilbarengkyuoppa. Donghae jgn banyak2 senyum sinisnya.😀

  71. indah dwi kurniati mengatakan:

    so emang bener bener seorang play grils,ga salah juga sih sokan cantikm dan kaya

  72. sri melinda bangun mengatakan:

    Ff nya tambah keren aj eonnie . .
    So eun bnr” daebak, pnya 5 cowok sekaligus . .
    Btul kata donghae, sifat so eun sulit di tebak . .
    Tapii keren . .
    5 jempol buat eonnie . .
    O ya eonie nama fb aq sri melinda bangun . .
    Jgn lupa invite aq di group ya eonnie . .
    Gomawo 😉😃😃

  73. filiansthcom mengatakan:

    Huahhh, makin penasaran sama bakas dendamnya Donghae, gimana dengan Soeun ya? Makin seru + tambah greget. Eon, kalau aku minta dimasukin ke grup password fb boleh nggak eon? Fbku namanya Filia Sekar Arum. Dan idku ini, filiansthcom. Plis bnget ya eonn, masukin aku ke grup itu 😭😭😘😘😊😊😂😂. Thanks full kalau mau masukin aku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s