~ HARU Part 2 ~


HARU Part2 | PrincessClouds | Romance, Friendship, Family | Sequel | T (PG-13) | Main: Kim So Eun & Super Junior Dong Hae | Super Junior Kyu Hyun, Other member Super Junior13, Girls Generation Jessica, 4Minute Jihyun, Soeun’s mom and Dad, Super Junior’s manager, and just find others.

haru 2

Warning:             Typo(s) & Out Of Carachter. Terlalu banyak melanggar ketentuan tentang Fanfiction

Recommended Song:  Super Junior – Haru (Lagu yang dibuat oleh Donghae)

*

 “Soeun-ah, ini tak begitu sungguh…”

Dong Hae langsung kembali menghampiri kekasihnya yang sudah menangis itu. Namun tangan pemuda itu langsung dtepis oleh gadis itu.

“Jangan MENYENTUHKU!!” seru So Eun dingin. Ia menatap Dong Hae dengan tatapan tajamnya.

“Soeun-ah..” Dong Hae memanggilnya lirih, berharap gadis itu akan memberikannya kesempatan untuk menjelaskan semuanya. Namun gadis itu lagi-lagi tak bereaksi, ia hanya menunduk menahan kesedihan yang dirasakannya. Hingga ketika mulai merasa tak tahan tangisnya pecah sama sekali. Hal itu tentu saja membuat pemuda-pemuda yang ada disana mulai sedikit panik, apalagi bagi Dong Hae yang masih tak diberikan kesempatan untuk bicara.

“Soeun-ah, ini benar-benar tak begitu..” Dong Hae berbisik pelan, masih berusaha untuk didengarkan walau suara tangis So Eun terus menahannya. Tangan pemuda itu terangkat perlahan, berusaha menyentuh gadis yang dicintainya itu.

“Hiks.. oppa selalu begini. Hiks, oppa selalu menyakitiku..” isak So Eun sambil terus menunduk. “Hiks, dari dulu ku katakan bahwa kalau memang oppa tak mencintaiku maka jangan memberikanku harapan. Kau tak tahu bahwa cara ini menyiksaku terlalu dalam..” ujarnya pelan, lirih, memiliukan.

“Soeun—“

“Aku membencimu..” kali ini So Eun mengangkat wajahnya dan menatap pemuda ‘impiannya’ itu.  “Hiks, AKU BENAR-BENAR MEMBENCIMU!!” Teriak So Eun untuk terakhir kalinya sebelum bergerak meninggalkan tempat itu. Dong Hae tampak berniat mengejarnya.

“Tunggu Soeun. SO—“

Langkah pemuda itu terhenti, ia mengalihkan pandangannya pada sisi kanannya. Dimana bahunya baaru saja diraih oleh salah satu dari teman-temannya. Cho Kyu Hyun adalah orang yang dimaksud.

“Dia sedang tak bisa kau ganggu hyung. Berikan waktu untuknya..” Pemuda itu bersuara pelan dan terdengar tanpa emosi, walau Dong Hae dengan jelas menangkap nada yang dingin darisana. Dong Hae memelas.

“Tapi, Kyu. Aku—“

“—aku akan memeriksa keadaannya. Sebaiknya kau sedikit menenangkan diri, mencari jalan keluar untuk semua ini..” Kyu Hyun lagi-lagi memotong ucapannya lalu menatapnya untuk meyakinkan walau Dong Hae melihat sedikit bentuk penghakiman untuknya disana. Kyu Hyun pada akhirnya beralih dan melepas pegangannya di bahu Dong Hae lalu menyusul So Eun keluar.

Suasana hening, sisa member yang tinggal tampak saling bertatapan menatap Dong Hae yang terdiam. Hingga tak lama pemuda itu baru bergeming, tubuhnya ambruk hingga berlutut di lantai.

“Bukan begini, ini bukan begini. Soeun-ah, ini bukan begini..” dia berbisik pelan memegangi kepalanya yang tiba-tiba terasa begitu nyeri. Sementara teman-temannya tak bisa mengatakan apapun selain menghela nafas masing-masing.

*HARU_2*

Suasana masing hening setelah beberapa menit Kyu Hyun pergi. Di dalam dorm mereka kini yang tercipta benar-benar adalah keheningan. Semua member tampak terdiam, menatap Dong Hae yang menunggu dengan gelisah di tempat duduknya.

*Klek!*

Semuanya menoleh. Semua orang tampak menatap pintu ketika pintu itu terbuka dan tak lama menunjukkan maknae mereka disana. Hal itu membuat Dong Hae bangkit seketika.

“Kyu? So Eun bagaimana? Dia mau memaafkanku?” Dong Hae langsung bertanya pada Kyu Hyun. Ekspresi penasaran yang sama juga terlihat di wajah member lainnya.

Kyu Hyun tak langsung menyahut, ia memberikan jeda sedikit sambil meiirik Dong Hae dengan tatapan sebelumnya pergi tadi. “Aku hanya berusaha untuk menghiburnya agar ia tidak terlalu down. Untuk dia memaafkanmu atau tidak, aku tak tahu..”

Dong Hae lagi-lagi menghela nafas, terdiam mendengar ucapan itu.

“Tentu tak akan mudah bagi So Eun untuk menerima semua ini..” Sung Min tiba-tiba bersuara, membuat member menoleh padanya. “Bukti-bukti yang ada terlalu terlihat nyata..” sambung pemuda itu.

“Hum..” Ryeo Wook mengangguk. “Kalian benar-benar terlihat seperti melakukan sesuatu, hyung. Apalagi kau berada di apartementnya..”

“Kau yakin kau memang tak berselingkuh, bukan?” Tanya Si Won kemudian.

Dong Hae melirik beberapa member yang memang tidak menunjukkan wajah yang baik padanya setelah kejadian ini muncul ke permukaan. Sung Min, Si Won, dan Ryeo Wook adalah orang-orang itu. Mereka sepertinya mempercayai gosip yang memanas hari ini di setiap sudut Negara ataupun keluar sana.

“Apa yang kalian katakan? Tentu aku tidak melakukannya. Kalian tahu bukan aku ini orang yang bagaimana? Aku tidak mungkin mengkhianati So Eun..” Dong Hae masih berusaha menjelaskan kesalahfahaman ini agar tidak membuat beberapa teman-temannya ikut mempercayainya. Ayolah, ini sudah cukup menyakitkan melihat So Eun menganggapnya serendah itu. ia tak bisa menerima kalau teman-temannya juga berfikiran yang sama.

“Tapi kau sempat sangat menyukai Nam Ji Hyun, bukan? Bukan tidak mungkin kau masih memendam perasaan yang sama padanya, walau kau telah memiliki So Eun..”

Dong Hae kembali menatap Kyu Hyun ketika pemuda itu kembali mengatakan sesuatu dengan nada dinginnya. Ada nada menghakimi disana.

“Aku tak mungkin melakukan sesuatu seperti itu!”

“Tapi akuilah bahwa kau masih menyukainya bahkan beberapa bulan yang lalu sebelum kau menerima perasaan So Eun. Aku tak yakin perasaanmu bisa berbalik begitu saja karena seingatku dulu kau tak pernah melihat So Eun sekalipun. Aku tak tahu apa yang terjadi tapi mungkinkah kau bertemu dengan Ji Hyun setelah kau bersama So Eun?”

“Jaga bicaramu, Kyu. Ini benar-benar sudah keterlaluan! Aku tidak begitu, aku jelaskan padamu bahwa AKU TIDAK PERNAH SEPERTI ITU. Aku bersumpah demi itu.” Dong Hae mulai terpancing oleh kata-kata Kyu Hyun.

“Sudahlah!” Lee Teuk mulai mengambil alih suasana ketika melihat gelagat yang mulai tidak baik yang sudah menandakan perdebatan yang panjang antara mereka. “Kita bicarakan ini nanti ketika semuanya sudah lebih tenang. Dong Hae, kau sebaiknya ikut aku karena kau mendapat panggilan dari perusahaan yang mungkin berhubungan dengan ini. Aku akan menemanimu..” sambung Lee Teuk pada Dong Hae. Dong Hae tampak menganggukkan kepalanya sambil kembali beralih menatap Kyu Hyun sebagai pihak yang terakhir berdebat dengannya. Sementara Kyu Hyun masih menatapnya datar tanpa emosi sebelum meninggalkan tempat itu dan kembali ke kamarnya.

*

Laki-laki setengah baya itu tampak sibuk dengan Gadget di tangannya dan menatap serius apa yang sedang dibukanya disana. Laki-laki itu berdecak dan mendesah, ia geleng-geleng kepala sambil menutup artikel yang dibacanya tersebut lalu beralih memeriksa artikel lainnya. Artikel yang bertema sama dan terlihat paling panas hari ini.

*Bip.*

Laki-laki itu mengalihkan perhatiannya ketika mendengar dering ponselnya yang terletak tak jauh darinya. Laki-laki itu kemudian meletakkan Ipad miliknya lalu beralih meraih ponselnya.

“Ya ada apa?” Sahutnya sambil berbicara melalui benda canggih itu. Ia bangkit dari tempat duduknya dan bergeser ke dekat jendela sambil terus mendengarkan lawan bicaranya. “Huh? Jadi sepulang sekolah ia kesana lagi dan hari ini keluar menangis? Ahh, ya.. mungkin kalau masalah ini aku tahu mengapa. Lalu, sudahkah kau temukan siapa orangnya?”

“…”

“Huh, itu baru perkiraanmu saja bukan? Belum tentu kebenarannya. Aku ragu kalau salah satu dari mereka tengah menjalin hubungan dengan putriku. Mereka memang dekat, tapi itu semua karena putriku mengidolakan mereka semua..”

“…”

“Baiklah, terus lakukan penyelidikkan. Aku akan menunggu kabar selanjutnya..”

“…”

“Hum.”

Laki-laki itu tampak telah menyelesaikan panggilan singkatnya. Ia berniat dan meletakkan ponselnya ke atas meja, namun bersamaan dengan itu ia mendengar suara ketukan pintu. Ia menoleh kearah sana.

“Masuk!”

*Klek!*

Pintu terbuka dan tak lama seseorang terlihat menyembulkan kepalanya ke dalam.

Sajangnim..”

Pemuda yang baru datang memanggilnya sambil memasuki ruangan. Sementara di belakangnya terlihat pemuda yang lainnya.

*

Sudah tidak diragukan lagi bahwa Kyu Hyun telah jatuh cinta pada So Eun sejak pandangan pertama – ia sendiri yang mengakui. Kyu Hyun masih begitu ingat betapa matanya tertuju hanya kepada gadis itu ketika pertama kali direktur mereka membawa So Eun kehadapan Super Junior.

Polos. Apa adanya. Menggemaskan. Hal itu adalah yang melintasi fikiran Kyu Hyun hingga matanya betah pada gadis itu. Kyu Hyun suka semuanya yang ada pada gadis itu. Kyu Hyun suka rambut panjangnya, Kyu Hyun suka tatapan mata tanpa dosanya, Kyu Hyun suka semuanya. Kyu Hyun yakin ia sudah terjebak mulai saat itu.

Namun, ketika gadis itu bukannya berlari ke arahnya waktu itu dan lebih memilih menghampiri salah satu hyungnya yang berdiri tepat disampingnya Kyu Hyun mulai merasa risih untuk beberapa alasan. Oleh sebab ia yang terlalu populer dengan gelar ‘Maknae kurang ajar’ yang memiliki sikap Evil itu akhirnya pada saat itu juga ia mulai mengganggu gadis itu dan menjahilinya. Kyu Hyun akui itu menyenangkan melihat pipi itu mengembung dan bibir itu mengerucut sebal.

Namun ketika So Eun mulai menunjukkan rasa sukanya yang berlebihan terhadap Dong Hae, perasaan risih itu lebih besar lagi. Hingga perlahan Evil yang ia tunjukkan bukan hanya sekedar untuk menjahili lagi, namun bertambah menjadi usahanya untuk menutupi perasaannya yang sebenarnya. Perasaannya tentang betapa ia menyukai gadis itu.

*

So Eun berjalan lesu keluar dari kelasnya setelah mata kuliahnya yang terakhir berakhir. Gadis itu mengeluh pelan, ia mengalihkan pandangannya pada sekitarnya yang dipenuhi oleh mahasiswa lainnya yang tampak asyik bercanda satu sama lain. Semua orang semangat, So Eun melihat itu, namun dirinya tak bisa lagi walau hanya sekedar tersenyum hingga saat ini. Kejadian yang terus heboh semenjak tiga hari yang lalu itu membuatnya benar-benar tak bersemangat akan apapun.

So Eun membawa langkahnya dengan lesu melewati semua mahasiswa yang masih asyik dengan diri mereka sendiri. Hari ini So Eun kembali tak berniat melakukan apapun. Satu-satunya hal yang ia inginkan saat ini adalah kembali pulang dan bermesraan dengan tempat tidurnya – mungkin kembali menangis disana.

Suasana yang ramai itu ia tinggalkan ketika saat ini ia melewati koridor yang memang biasanya sepi dari tempat tadi. Koridor itulah yang akan menghantarkannya ke tempat dimana sopir pribadinya tengah menunggu kedatangannya.

*Tap!*

So Eun yang sejak tadi hanya menunduk lesu mengangkat wajahnya ketika pandangannya menemukan sepasang kaki yang berhenti tepat di depannya. Gadis itu mengangkat wajahnya untuk melihat seseorang yang seperti tak punya kerjaan itu.

So Eun hanya menatap datar pada seseorang yang berdiri di depannya. Dandanan orang di depannya terlihat sedikit aneh karena ia memakai pakaian yang begitu tertutup. Hal itu ditambah dengan topi serta kacamata yang besar. Seingat So Eun dia dulu juga perna melihat orang dengan gaya berpakaian yang sama, kalau tidak saat itu…

“So Eun!” Orang asing itu berbicara sambil menggeser sedikit kacamatanya. Memperlihatkan sepasang orbs miliknya pada So Eun. “Ayo kita bicara..”

So Eun yang akhirnya baru menyadari itu siapa sontak mundur satu langkah. Masih cukup kaget menyadari bahwa orang itu adalah Donghae. So Eun menatap Dong Hae dengan terpana dan penuh kerinduan dalam beberapa saat, sebelum kembali berpaling.

“Tak ada yang perlu dibicarakan…” ucapnya tanpa menatap Dong Hae.

Dong Hae menghela nafas, dari awal ia sadar bahwa mengajak So Eun bicara tak akan mudah. “Tapi ada yang ingin kusampaikan padamu. Sebentar saja, please?” ucap Dong Hae lembut – sedikit memelas.

“Tapi aku tak ingin berbicara denganmu. Pergilah, bukankah kau saat ini dalam masa menghindari wartawan ataupun publik..”

“Tapi aku merindukanmu, sudah tiga hari kita tak bertemu..”

So Eun melirik Dong Hae karena ucapan itu. tak bisa ia sangkal bahwa ucapan itu mampu membuatnya tersentuh bahkan ingin menangis. Namun… tentu ia tak bisa melakukan itu.

“Tapi aku tak mau berbicara denganmu, oppa. Aku ingin pulang—“

“—So Eun!”

Dong Hae ikut bergeser ke arah kanan ketika So Eun hendak melewati jalan itu. hal itu tentu saja membuat So Eun tertahan. Hal tersebut juga membuat beberapa orang yang ada disana mulai tertarik pada keduanya, sehingga Dong Hae perlu lebih merapatkan pakaiannya.

“Hanya sebentar So Eun, please?” ucap Dong Hae lagi sambil berbisik. Berharap So Eun akan mau memberikannya waktu.

“Aku tidak mau, aku mau pulang!” So Eun mulai berteriak dan habis kesabaran. Mungkin sengaja membuat semua orang melirik pada keduanya hingga Dong Hae memilih menyerah dan pergi. Sungguh So Eun belum siap ketemu Dong Hae. “Aku ingin pulang!” ulangnya sambil bergeser ke arah kiri. Namun Dong Hae kembali menahan langkahnya disana.

“Kau harus tahu kebenarannya So Eun. Kau tak bisa salah faham padaku seperti ini. Beri waktu untukku, hum?” Dong Hae mulai berusaha meraih tangan So Eun. Namun So Eun kembali menepisnya.

“Jangan pegang aku! Sudah aku bilang aku tak mau! Aku mau pulang!” Seru So Eun lagi masih dengan nada tinggi sehingga suaranya membuat orang-orang di sekitar mereka tetap memperhatikan mereka. “Pergilah sebelum aku berteriak dan kau kembali terlibat masalah. Kau tentu tak ingin kekasihmu menyadari bahwa kau menduainya, bukan?” kali ini dengan nada berbisik namun tajam.

“Sampai kapan kau tak percaya padaku bahwa dia bukanlah siapa-siapaku. Juga, kenapa nadamu berubah begini padaku? Kau tak pernah memanggilku sedingin ini sebelumnya. So Eun, kabar ini benar-benar telah membuatmu berfikir terlalu jauh. Aku benar-benar—“

“—Diam! Aku tak mau dengar!” So Eun memotong ucapan Dong Hae sambil menutup kedua telinganya. Matanya kembali memerah dan siap mengeluarkan air mata.

“So Eun?” Dong Hae memanggilnya pelan dengan sedih. Sekali lagi tangannya berusaha meraih tangan So Eun, namun lagi-lagi tangannya ditepis.

“Pergilah sebelum aku marah dan berteriak! Aku ingin pulang!” Teriak So Eun lebih keras, sementara matanya telah benar-benar basah.

Dong Hae mulai lelah dengan sikap kekanakkan So Eun yang tak pernah memberikannya kesempatan untuk bicara. Tidakkah ia mengerti bahwa sangat sulit baginya untuk menemui So Eun disaat seperti ini? Juga tak mengertikah So Eun mengenai beban berat yang ia rasakan selama beberapa hari ini? Mengapa gadis ini tak mengerti?

So Eun kembali berusaha melewati Dong Hae setelah mereka terdiam dalam beberapa saat. Namun lagi-lagi Dong Hae mencegah niatnya dengan menarik tangannya kali ini.

“Ikut aku!!”

“Hey, lepaskan aku! Oppa!” So Eun berusaha berontak namun Dong Hae tetap membawanya menghindari tempat yang ramai itu.

*

“Lepas! Lepaskan aku!! LEPAS!!”

Suara So Eun menggema ketika kali ini mereka sampai di lorong-lorong yang lebih sepi. Disana Dong Hae melepaskan So Eun, menariknya ke dinding dan meletakkan dua tangannya di antara bahu So Eun untuk menahannya.

Dong Hae menatap sedih kedua mata basah So Eun. Dimana mata itu lebih terlihat kosong daripada kemarahan yang ia coba tunjukkan pada Dong Hae.

“Maaf So Eun, aku terpaksa melakukannya. Aku tak punya pilihan..” Dong Hae berbisik, kembali melunak sambil terus menahan So Eun untuk pergi kemanapun. Beberapa orang mahasiswa lewat di belakang mereka, hal itu membuat mereka diam sejenak hingga mereka yang sempat menatap aneh kearah keduanya itu hilang dari pandangan.

“Hiks, aku ingin pulang. Aku tak mau bertemu denganmu..” So Eun akhirnya terisak namun tak lagi berusaha untuk lari dari Donghae. Ia tahu bahwa ia tak bisa dengan mudah melewati kedua lengan Dong Hae yang menahannya. “Biarkan aku pergi..”

Dong Hae menghela nafas berat, matanya juga tampak memerah walau belum ada air mata disana. “Tapi kau harus mendengarkanku. Kau harus tahu bahwa aku dan—“

“—Diam! Aku tak ingin dengar!” So Eun kembali berteriak sambil menutup kedua telinganya. Suaranya menggema mengetuk lorong yang sepi. “Aku tak mau dengar apapun! TIDAK MAU! Cukup sudah aku dibodohi!”

“Siapa yang membodo—“

“—DIAM! Jangan katakan apapun!” So Eun kembali berteriak, mencegah Dong Hae untuk berkata apapun. “Aku sudah lelah. Aku ingin kita putus!”

“A-Apa?” Dong Hae menatap So Eun tak percaya. “Tidak. Dengar—“

“—Aku membencimu!” So Eun kembali berteriak. “Aku.Ingin.Kita.Putus.”

Dong Hae menghela nafas kembali, ia menatap So Eun sebelum dengan cepat menangkup kedua pipi So Eun dan memperkecil jarak keduanya. Ia menelan isakkan So Eun dengan kecupannya. So Eun yang masih begitu keras kepala berusaha minta dilepaskan dengan memukul bahunya, namun karena Dong Hae malah memperdalam ciumannya. Tangannnya akhirnya melemas dan membiarkan Dong Hae melakukan apa yang ia inginkan.

Sepasang mahasiswa melewati tempat itu lagi dan keduanya menoleh ke arah dua orang yang masih tak memperdulikan sekitar itu. Setelah keduanya berlalu, barulah Dong Hae melepaskan ciuman itu karena ia dan So Eun mulai kehilangan nafas.

*Slap!*

Dong Hae belum terlalu dapat mencerna ketika tangan So Eun tiba-tiba menghantam wajahnya. Mengabaikan rasa kaget dan sakit di pipinya ia melirik So Eun. Gadis itu tampak semakin menangis bersama suara nafasnya yang masih tidak stabil akibat ciuman Dong Hae barusan.

“Jahat..”

So Eun hanya mengatakan hal itu sebelum benar-benar mendorong Dong Hae dan secepat berlari darisana. Meninggalkan Dong Hae yang kini terdiam menatap kepergiannya, menatapnya dengan tatapan kosong hingga gadis itu hilang dari pandangan.

*Bip!*

Ponsel Dong Hae berdering tak lama setelah So Eun tak lagi terlihat. Dong Hae tersadar, ia menghela nafas dan menyeka rasa basah di bibirnya sebelum mengambil ponselnya di salah satu saku celananya.

“Halo?”

*

So Eun berlari keluar dari lingkungan kampusnya sambil terus menghapus air matanya yang tak henti mengalir. Gadis itu ingin sendiri, ia tak ingin siapapun kini. Ia benar-benar tak ingin bertemu siapapun yang seakan menertawakannya atas apa yang tengah menimpa dirinya. Saat dimana ia telah terpengaruh oleh kejahatan Dong Hae, sama seperti ia dengan mudah terlena dengan ciuman Dong Hae tadi yang ia tahu pemuda itu gunakan untuk memperdaya dirinya.

So Eun melirik tangan kanannya yang paling bergetar dari tubuhnya yang lain setelah bagian itu tadi untuk pertama kalinya menampar Dong Hae. Sungguh So Eun tak percaya ia bisa melakukan hal itu pada pemuda yang selama ini selalu dikaguminya. Namun semua telah terjadi dan So Eun tak tahu apakah ia harus menyesalinya ataupun bersyukur karena tangannya itu setidaknya telah melampiaskan kesakitannya setelah selama ini ia hanya bisa diam dan menangis atas semua kekecewaan yang telah Dong Hae timpakan kepadanya.

*Bruk!*

Terlalu asyik dengan fikirannya ia menabrak seseorang hingga tubuh itu dengan mudah terdorong. So Eun kini berakhir terjatuh di lantai, benar-benar tak punya kekuatan lagi walau untuk berdiri dan sepertinya memilih untuk menangis disana selamanya.

“So Eun?!”

Seseorang yang menabraknya dengan segera mendekat untuk memeriksa keadaannya. So Eun mengangkat wajahnya untuk melihat seseorang yang baru saja menyebut namanya. Dan kembali, seseorang dengan gaya berpakaian aneh kembali menyambutnya.

“Kyu oppa?” Panggilnya setelah menyadari orang tersebut. Ia kembali sesegukkan sambil menatap Kyu Hyun.

“Apa yang terjadi padamu?” Kyu Hyun bertanya dengan masih cukup kaget dengan keadaan So Eun. Ia kemudian membantu So Eun untuk berdiri dari tempatnya. Membawanya ke tempat duduk terdekat agar gadis itu bisa menenangkan diri. “Kenapa?” Tanya Kyu Hyun lembut sambil berusaha mencari sapu tangan miliknya di antara saku jaket yang dikenakannya. Hingga setelah menemukannya ia segera menyerahkannya kembali pada So Eun.

“Terima… kasih..” So Eun menerima benda tersebut dan dengan cepat menghapus air matanya. Sementara Kyu Hyun tinggal disampingnya untuk menunggunya lebih tenang.

“Apa yang terjadi?” Kyu Hyun akhirnya bertanya setelah isakan So Eun melemah. Ia menatap So Eun dengan cukup risau, sementara ia juga tetap waspada kalau saja ada orang yang menyadari penyamarannya.

So Eun menggeleng, ia tak sanggup untuk menjawab apapun. Yang bisa ia lakukan saat ini hanya menangis dan terus menangis. Kyu Hyun faham dengan semua itu.

“Baiklah, kau sepertinya memang harus menenangkan diri. Tapi kau tak bisa menangis seperti ini disini. Ayo ke mobil, kau lebih baik menenangkan diri disana..”

Ucapan Kyu Hyun tersebut membuat So Eun ingat bahwa Dong Hae masih berada di sekitar sana dan mungkin sedang mencarinya. Hal itu membuatnya tanpa sadar menggenggam tangan Kyu Hyun, resah. Sementara Kyu Hyun menatap tangan keduanya dengan cukup kaget.

“A-Ayo… P-Pergi…” ucap So Eun serak dan kurang jelas, namun Kyu Hyun dapat mendengarnya. Kyu Hyun menganggukkan kepalanya.

“Ayo..”

*

Dong Hae menghentikan laju mobilnya di tempat yang sepi. Ia terlihat waspada, dengan seksama ia melihat ke sekitarnya untuk memeriksa keadaan kalau saja ada yang menyadari kehadirannya. Hingga setelah benar-benar merasa aman Dong Hae memutuskan keluar dari kendaraannya.

Dong Hae dapat melihat seseorang berdiri di pinggir sungai Han sambil terdiam disana seperti menunggu seseorang. Dong Hae yang yakin bahwa orang itu adalah seseorang yang akan ditemuinya segera mendekat kesana. Berdiri di sampingnya.

“Nam Ji Hyun?”

Pemilik tubuh tinggi itu tersadar setelah mendengar suara Dong Hae. Gadis yang saat itu juga memakai pakaian yang tertutup itu melirik padanya sesaat. Sebelum kembali menatap sungai di depannya.

“Mengenai semuanya, aku mau minta maaf..”

Dong Hae menghela nafas pelan mendengar penyesalan dari gadis yang memang sempat begitu disukainya itu. hingga akhirnya ia mulai bersuara.

“Kau tak perlu minta maaf. Ini bukan kesalahan siapapun..”

“Tapi, kau mendapat masalah karena permintaanku. Kau sudah membantuku tapi aku…” Ji Hyung menghentikan kata-katanya. Ia terlihat ragu untuk melanjutkan.

“Tak perlu minta maaf akan apapun, Ji Hyun. Ini bukan salahmu karena aku datang memang karena keinginanku sendiri. Lagipula sebagai artis wanita, aku tahu kau mendapatkan tekanan yang lebih daripada aku..”

“Tapi semua tetap karena aku. Kalau saja waktu itu aku tidak mabuk mak—“

“Ini adalah yang terjadi, Ji Hyun. Tak akan  ada yang berubah walau kau menyadarinya dalam bentuk apapun..”

Ji Hyun menghela nafasnya pelan, kembali melirik Dong Hae. “Bagaimana hari-harimu beberapa hari ini? Maksudku.. setelah insiden ini?”

Dong Hae tak lantas menyahut, pemuda itu malah menunduk menatap aliran sungai Han yang mengalir lembut. Namun disana terlihat senyuman miris melekat di bibirnya. “Tak baik, semuanya benar-benar tak baik..” jawab Dong Hae pelan. Sementara itu Ji Hyun kembali mengangguk.

“Aku menyesal untuk itu..” ucap gadis itu lirih.

“Juga untuk dirimu..” tanggap Dong Hae pelan.

Keduanya kemudian hanyut dalam suasana musim gugur kota Seoul bersama sungai Han di depan mereka.

*

Kyu Hyun dan So Eun saat ini sama-sama terdiam di dalam mobil milik Kyu Hyun. Kyu Hyun saat ini tampak hanya larut dengan pemikirannya sambil menatap hamparan sungai Han yang ada di depan mereka. Sementara So Eun saat ini berada di sampingnya terdengar masih juga sesegukan walau suara itu kian memelan.

“Jadi..” Kyu Hyun mengalihkan pandangannya pada So Eun. “Tadi Dong Hae hyung menemuimu?” Tanya Kyu Hyun kemudian.

So Eun tak menyahut sebagai jawabannya, ia tampak hanya mengangguk untuk mengiyakan. Kyu Hyun juga menganggukkan kepalanya tanda faham.

“Tadi hyung memang hanya berada di dorm, aku yang seharian berada di lokasi tidak menyadari bahwa mungkin ia melanggar perintah manager untuk tidak kemana-kemana dalam waktu dekat. Memang, apa yang ia katakan kepadamu?”

So Eun lagi-lagi masih terdiam, agak ragu melanjutkannya. Ingatan gadis itu kembali dengan pertemuan singkat tadi. Pertemuan yang ia akui memang mengobati kerinduaannya – namun disaat yang sama juga membuat hatinya bertambah sakit begitu saja.

“Aku tak tahu apa yang ingin ia sampaikan. Aku tak mau mendengarkan apapun darinya. Aku masih tak ingin berbicara padanya. Itu sebabnya aku lari darinya..”

Kyu Hyun lagi-lagi menganggukkan kepalanya, benar-benar faham dengan apa yang terjadi. Jadi seseorang yang membuat So Eun mengajaknya pergi dari tempat tadi adalah Dong Hae. Cukup aneh memang So Eun yang biasanya selalu membuntuti Dong Hae kemanapun hari ini malah berusaha menghindarinya. Hal itu menunjukkan bahwa isu yang beredar belakangan ini benar-benar mempengaruhi cara berfikirnya – ia begitu mempercayainya.

Oppa sendiri.. apa yang oppa lakukan di tempat kuliahku?”

Kyu Hyun sedikit kaget dengan pertanyaan itu, ia tergagap. Pemuda yang terkenal sebagai salah satu yang terpintar di antara member grup lainnya itu tampak berusaha berfikir sambil menggaruk pelan tengkuknya. Hingga akhirnya ia mendapatkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan itu.

“Aku? Hm, tidak ada. Hanya saja karena beberapa hari ini kau tak menampakkan diri dan tak ada kabar aku berinisiatif untuk memastikan bahwa kau masih ada di dunia. Juga.. meminta sapu tangan yang kemarin.” Jelas Kyu Hyun dengan lancarnya. See? Dia jenius.. otaknya sangat bisa bereaksi di saat apapun. Padahal jelas lebih dari itu pemuda itu khawatir akan keadaan So Eun serta… merindukannya.

“Sapu tanganmu?” So Eun sesegukkan sambil melirik sapu tangan yang berada di tangannya saat ini. “Aku tak membawa sapu tanganmu yang kemarin. Sementara..” ia menoleh So Eun dengan ekspresi sedih. “Aku kembali memakai sapu tanganmu yang ini..” sambungnya kemudian.

Kyu Hyun terkekeh lucu terhadap kepolosan So Eun. Terhadap ekspresi yang ditunjukkannya. Ia tahu ini bukan saat yang tepat untuk tertawa namun ia tak bisa menahannya. “Tch, aku juga sudah menyangka bahwa pada akhirnya semua tanganku pasti tak akan pernah kau kembalikan. Lagipula.. aku yakin semuanya sudah penuh dengan ingus sehingga mungkin lebih baik aku relakan..”

“Enak saja! Aku tidak sejorok itu!” So Eun balas berteriak padanya – kesal. Sementara Kyu Hyun lagi-lagi terkekeh, setidaknya ia senang bisa mengalihkan masalah yang dihadapi So Eun untuk sementara waktu.

So Eun ikut melirik Kyu Hyun dalam beberapa saat, sebelum akhirnya kembali menunduk. “Menurutmu… apakah Dong Hae oppa memang melakukan semua itu?” So Eun kembali bertanya – lirih.

Kyu Hyun menghembuskan nafasnya, melirik kembali ke depan sana. “Seperti jawabanku sebelumnya, aku memilih mengatakan tidak tahu. Pada kenyataannya semua ini masih belum terlalu jelas. Semua media saat ini mencoba mengungkap bahwa semua itu benar adanya, namun.. sepanjang aku mengenal Dong Hae hyung aku percaya bahwa dia bukan orang yang seperti itu. Tapi entahlah..” Kyu Hyun menghembuskan nafasnya kembali.

So Eun juga terdiam mendengar penuturan Kyu Hyun, ia menggigit bibir bawahnya. “Aku sebenarnya juga tidak tahu akan bagaimana? Aku selalu marah setiap hari ketika memikirkannya, aku benci mengingat bahwa dia memang tega memperlakukanku seperti itu. Namun ketika tadi kami bertemu, ketika aku melihat ekspresi wajahnya. Aku tak tahu harus bagaimana. Aku juga takut harus bersikap seperti apa, takut kembali memilih melangkah di tempat yang rapuh yang akhirnya akan menjerumuskanku..”

Air mata So Eun kembali mengalir begitu saja dan secepatnya ia menghapusnya kembali. Rasa bingung juga kembali menganggu gadis itu. sama seperti ia bingung ketika Dong Hae tadi menciumnya. Ia merindukan bibir itu, tentu. Ia merindukan rengkuhan itu. Namun disaat bersamaan ketika semua itu memenuhi fikirannya lagi ia juga takut kembali tersakiti. Takut terlalu banyak berharap.

“Hiks.. aku bingung harus bagaimana..” So Eun terisak kembali dan membuat Kyu Hyun menoleh. “Sekali tadi aku mencoba mengatakan putus padanya tapi disaat bersamaan rasanya aku tak rela. Aku tak mau melepasnya. Aku begitu menyukai Dong Hae oppa. Aku tak bisa… tak bisa… melepaskannya karena dulu begitu sulit untuk mendapatkan hatinya. Ini melelahkan..” ucap So Eun kembali lepas kendali. Terus terisak dan membiarkan air mata kembali memenuhi pipinya.

“Ssst..” Kyu Hyun bergeser, ia mengulurkan satu tangannya untuk menyentuh bahu So Eun dan berusaha menenangkannya. Sementara tangis So Eun semakin lepas, perhatian Kyu Hyun entah mengapa membuatnya semakin tak bisa mengontrol perasaannya. Hal itu mungkin karena Kyu Hyun adalah orang pertama dan satu-satunya tempat dimana ia benar-benar menceritakan perasaannya – mengingat ia tak bisa bercerita walau kepada ibunya. Hal itulah yang membuat ia akhirnya merengkuh Kyu Hyun dan menangis sambil memeluknya. Ia benar-benar membutuhkan Kyu Hyun saat ini, sangat membutuhkannya.

“Aku harus bagaimana?”

“Ssst..” Kyu Hyun hanya terus berusaha menenangkan So Eun sambil mengusap bahunya. Sementara So Eun terus memeluknya erat seperti anak koala, terus menangis di bahunya. Ini membingungkan, dan ini benar-benar menyakitkan bagi Kyu Hyun sendiri. Ia tak menyukai So Eun menangis seperti ini hanya karena merasa kurang dicintai, padahal dalam dirinya Kyu Hyun mempunyai cinta yang besar untuknya. Hanya kepadanya. Tapi So Eun tak mengerti itu.

“Ssst..” Kyu Hyun hanya bisa mengusir rasa dihatinya itu sambil memeluk So Eun dan terus berusaha menenangkannya. Walau bagaimanapun, ia harus mengesampingkan perasaannya demi So Eun. Seperti sebelum-sebelumnya.

Keduanya masih larut disana, masih larut dengan perasaan masing-masing. Hingga mereka tak menyadari, ada seseorang yang mengabadikan moment antar keduanya.

*

Kyu Hyun dan Dong Hae sama-sama terkejut ketika mereka sama-sama sampai di depan lift di gedung apartement tempat dimana Dorm mereka berada. Keduanya saling bertatapan dan tanpa mengatakan apapun, sebelum akhirnya sama-sama memasuki lift.

Suasana benar-benar hening di dalam lift karena tak ada satupun yang mau mengeluarkan suara. Hingga ketika lift sudah mencapai lantai 4, Dong Hae mulai melirik padanya.

“Aku tahu bahwa tadi kau bertemu So Eun. Aku melihat kalian..”

Kyu Hyun tampak bergeming oleh ucapan itu. ia mengalihkan pandangannya pada Dong Hae. Sementara Dong Hae menghembuskan nafas berat, ia menundukkan kepalanya.

“Dia menghindariku dan bahkan tak mau berbicara denganku. Dia kelihatan tak baik-baik saja. Tubuhnya mengurus walau ini baru hari ketiga setelah kejadian ini..”

“Dia memang tidak baik-baik saja. Sangat tidak baik-baik saja..” Kyu Hyun menyahut datar – dingin.

Dong Hae menghembuskan nafasnya, ia semakin menundukkan kepalanya yang terasa memberat. Fikirannya benar-benar hanya memikirkan ini semua walau pada nyatanya masalah ini tak pernah ada habisnya. Dong Hae tak tahu, ia tak mengerti harus bagaimana lagi untuk menjelaskan bahwa ia sama sekali tak bersalah disini. Entah bagaimana membuat semua orang mempercayainya.

Lalu, mendengar cerita Kyu Hyun hatinya lebih terasa sakit lagi membayangkan betapa tersakitinya So Eun oleh semua ini. Dong Hae tak bisa membayangkan bagaimana So Eun harus terus saja menangis memikirkannya. Ia sungguh tak tahan membayangkan air mata gadis itu ketika memikirkannya.

Sementara apa yang bisa ia lakukan?

*

Dong Hae dan Kyu Hyun memasuki dorm dan disaat itu mereka menemukan beberapa member yang berkumpul di ruang TV. Mereka yang ada disana melirik ke arah keduanya ketika melihat siapa yang datang. Sementara pandangan Dong Hae dan Kyu Hyun yang kini berganti ke layar yang membuat ekspresi wajah member Super Junior berubah serius.

“Kamera CCTV  Gedung Apartement merekam saat Dong Hae memasuki ruang apartement Ji Hyun dan membawanya masuk sambil memeluknya. Selain itu Kamera juga merekam beberapa moment dimana mereka terlihat tengah berciuman…”

Dong Hae tanpa sadar menjatuhkan kunci mobilnya begitu saja begitu melihat apa yang terpampang di layar TV. Dimana saat ini siaran tersebut memutar bagaimana Dong Hae memasuki apartement Ji Hyun sambil terus memeluknya. Mereka tak lupa, mempause dan merewind bagian saat dimana keduanya terlihat seperti tengah berciuman.

“Hae…” Si Won yang sejak tadi diam menoleh padanya. Ada maksud lain dari tatapan itu – tatapan yang tak pernah ditunjukkan Si Won padanya.

“Rekayasa! Semua ini benar-benar rekayasa!” Dong Hae mulai kembali mengeluarkan suaranya. Terlihat sedikit tak bisa menahan emosinya. “INI TIPUAN!” serunya kemudian. Hal yang lagi-lagi ia lakukan adalah mengambil remote TV dan mematikan benda elektronik tersebut. Remote tadipun berakhir melayang ke salah satu sudut sofa. “MEREKA HANYA INGIN MEMBUAT SEMUANYA MEMBURUK!”

Semua member tampak terdiam mendengar penuturan Dong Hae. Ekspresi wajah mereka juga tampak berbeda; ada yang menghela nafas dan menunduk, ada yang terus menatap Dong Hae sedikit mengintimidasi, serta ada yang tak menunjukkan reaksi yang jelas.

“Kalian mengenalku, bukan? Kalian seharusnya tahu kalau aku bukan orang yang seperti itu. aku tak akan mungkin melakukan itu!”

“Tapi bukti mengatakan hal yang berbeda, hyung..” Kyu Hyun yang sejak kemarin serta tadi masih belum terlalu mengungkapkan pemikirannya tentang masalah ini mulai bersuara. Terdengar dingin. “Pada nyatanya kau tertangkap memasuki apartementnya..” tambah Kyu Hyun sambil meliriknya. Datar.

“Ya! Aku memang memasuki apartementnya! Tapi aku tak melakukan apapun, aku disana untuk membantunya yang sedang mabuk aga—“

“–Sebelum dari semua itu?” Kyu Hyun memotong ucapannya lagi. Semakin mempertajam pandangannya. “Kenapa kau diam-diam menemuinya? Di apartementnya? Lalu kenapa dia bisa mabuk?”

“Ky—“

“—Kenapa kau mengajak seorang wanita untuk minum bersamamu sementara kau sudah punya kekasih?” potong Kyu Hyun lagi seperti tak memberikan kesempatan Dong Hae untuk berbicara. Hal yang membuat Dong Hae semakin tergagap dan sulit menjelaskannya. “Apalagi hal yang bisa menjelaskan hal itu selain kenyataan bahwa kau tengah berselingkuh di belakang So Eun?”

“Kyu—“

“—Kau bajingan hyung. Itu kenyataannya!”

Suasana menegang begitu saja. Para member lainnya tampak saling bertatapan menyadari suasana yang begitu buruk. Saat dimana Kyu Hyun menjadi orang pertama yang mengatakan hal seperti itu kepada salah satu hyungnya – salah satu hyung favoritnya. Sementara itu Dong Hae juga tampak kaget, ia sungguh tak percaya bahwa Kyu Hyun bisa mengatakan hal seperti itu padanya. Ia tak percaya bahwa Kyu Hyun tak mempercayainya.

“Kau salah faham padaku, Kyu. Aku benar-benar tak melakukan itu. kau tahu sendiri bukan bahwa aku begitu menyayangi So Eun?”

“Aku tak tahu itu!” Kyu Hyun kembali menyela cepat. Terus menatap Dong Hae panjang dan penuh kemarahan, sangat berbeda dengan Dong Hae yang terlihat cukup terluka menyadari bahwa kini Kyu Hyun ikut tak mempercayainya. “Aku tak pernah tahu bahwa kau pernah benar-benar menyukai So Eun. Kau tak pernah menyebutnya dengan jelas kepada siapapun disini. Tapi aku sangat tahu betapa kau menyukai Ji Hyun. Dia adalah gadis yang paling sering kau sebut bukan selama ini?”

Dong Hae menghela nafas, ia mengalihkan pandangannya dari tatapan dingin Kyu Hyun. Benar, ia akui hal ini adanya. Dong Hae selama ini tak pernah terlalu menyebutkan kepada member tentang perasaannya pada So Eun sementara dulu ia menceritakan betapa ia menyukai Ji Hyun kepada mereka semua hampir setiap hari. Namun semua itu bukan berarti ia tak menyukai So Eun, ia sangat menyukai So Eun dan bahkan telah melupakan Ji Hyun karena So Eun. Hanya saja ia tak pernah menceritakan kepada mereka karena Dong Hae merasa tak perlu mengatakannya kepada mereka semua. Mengingat mereka bisa melihat kemesraannya setiap hari dengan So Eun yang selalu ada dimana mereka latihan atau show. Ia berfikir bahwa semua itu sudah cukup.

Semua member lagi-lagi terdiam, mungkin dari mereka ada yang mulai memikirkan ucapan Kyu Hyun. Mulai melihat kebelakang tentang semua ini.

“Kenapa? Aku mengatakan hal yang benar bukan? Kau selama ini hanya menggunakan So Eun sebagai sebatas permainan karena kau tak pernah benar-benar menyukainya. Lalu mungkin beberapa saat sebelum ini Ji Hyun yang sebelumnya menolakmu mulai menerima perasaanmu disaat kau masih bersama So Eun. Kau yang tak tega memutuskan So Eun akhirnya memilih diam-diam mengencani keduanya..”

“Kyu?” Ryeo Wook bergumam tanpa sadar sambil menutup mulutnya tak percaya. Ia kemudian mengalihkan perhatiannya pada Dong Hae. Tak percaya akan kebenaran hal itu. Member lainpun juga begitu, mereka segera menoleh pada Dong Hae setelah ucapan Kyu Hyun. Mereka mungkin mulai menyadari bahwa apa yang dikatakan Kyu Hyun mungkin ada benarnya.

“Aku sudah bilang bahwa aku tidak sepicik itu..” Dong Hae kembali bersuara, tentu ia juga tidak kalah kaget dengan tudingan tersebut. “Aku tak serendah itu! sampai kapan kalian mempercayaiku, huh? Diluar sana semua orang tak mempercayaiku, bagaimana mungkin kalian juga?!”

“Karena kau tak bisa membuktikan, sementara hal yang menyudutkanmu terlihat semakin nyata..”

“Kyu—“

“—Ini akhir, hyung. Akhiri semuanya kalau memang apa yang ada difikiranku benar adanya. Kalau kau tak bisa mencintai So Eun, tak bisa menjaganya dan hanya mampu menyakitinya. Lepaskan dia! Aku tak rela kau menyakitinya seperti ini..”

“Kyu!”

Semua member menatap padanya setelah kata-kata itu, bahkan Dong Hae sekalipun. Ucapan itu, ada makna lain yang mereka temukan disana. Hal itu ditambah dengan ekspresi Kyu Hyun saat ini.

“Kyu, jangan bilang kau..” Dong Hae menahan ucapannya, tak terlalu berani untuk melanjutkannya. Pemuda dari mokpo itu menatap Kyu Hyun dengan pandangan yang sulit dijelaskan.

“Ya, aku mencintainya..” Dan tanpa dijelaskan lebih lanjut Kyu Hyun seperti mengerti apa yang ingin Dong Hae sampaikan padanya. Hal yang membuat para member beralih menatapnya tak percaya. “Aku tak rela kau memperlakukannya begini..”

Dong Hae benar-benar tak mampu berkata-kata mendengar penuturan Kyu Hyun, ia sungguh belum terlalu bisa percaya dengan semua ini. Hal ini benar-benar bukan waktu yang tepat untuk sampai ke telinganya, setidaknya tidak di saat seperti ini.

Kyu Hyun menarik nafas setelah tersadar bahwa emosinya telah membuatnya mengatakan yang sebenarnya. Namun sejujurnya ia benar-benar tak menyesal sama sekali karena mungkin semuanya harus lebih jelas seperti ini. Dong Hae harus lebih tegas, ia harus menentukan sikapnya terhadap So Eun. Memperjelas perasaannya pada So Eun. Agar gadis itu tak lagi disakiti oleh semua ini.

Kyu Hyun menghela nafas sambil berbalik dan berjalan menuju kamarnya. Meninggalkan member yang terdiam serta Dong Hae yang masih larut dalam pemikirannya. Hingga ketika tangan Kyu Hyun baru menyentuh daun pintu, Dong Hae baru kembali bersuara.

“Aku mencintainya, Kyu. Kau harus tahu itu!”

Kyu Hyun hanya terdiam dan tak berbalik sama sekali, menunggu lanjutan dari ucapan Dong Hae tersebut.

“Dan aku tak rela melepaskanya. Untuk siapapun..”

Kyu Hyun tak menunjukkan reaksi yang banyak selain sinaran matanya yang berubah. Hingga tak lama, ia memutuskan untuk benar-benar memasuki kamarnya dan meninggalkan kebisuan di ruang tamu.

*

So Eun masih duduk di kursi balkon kamarnya walau malam sudah begitu larut. Angin musim gugur yang dingin terlihat sudah meniupnya pelan hingga membuat friksi dingin yang mulai ke tahap yang mampu melumpuhkan pergerakkan. Namun So Eun masih disana, menatap kosong ke sekitarnya.

Lagi dan lagi, yang ada hanya kebisuan dan suara angin. Menemani So Eun yang kembali menangisi malam seperti yang telah ia lakukan dalam beberapa hari ini.

*

“Ini sungguh membingungkan. Aku tak menyangka masalahnya akan sebesar ini..”

Eun Hyuk mengeluh pendek sambil menyandarkan tubuhnya ke sofa. Ingin lebih merilekskan fikirannya setelah kejadian menegangkan sebelumnya. Shin Dong bergabung di sisinya.

“Keduanya kini mengunci kamar dan memilih mengasingkan diri. Ini pasti sangat mengejutkan..”

Member lainnya terdiam, mereka tampak memikirkan hal yang sama. Disaat seperti ini memang tergolong baru bagi mereka karena grup mereka tak pernah dihadapkan dengan konflik yang berhubungan dengan cinta dan wanita. Adapun sebelumnya memang pernah ada dua member yang jatuh cinta pada gadis yang sama, namun keduanya akhirnya memilih sama-sama mengalah satu sama lain. Sementara sekarang ini jelas berbeda, keduanya sama-sama emosi dan mulai membenci satu sama lain.

“Kita harus berbicara pada keduanya. Jika ini dibiarkan maka ini akan menjadi boomerang..” Lee Teuk sang leader akhirnya kembali bersuara. Membuat semua member setuju.

“Aku akan mengurus Kyu Hyun, kau sebaiknya mengurus Dong Hae. Di saat seperti ini kita harus berbicara kepada mereka secara personal dan dari hati ke hati. Sebagai yang tertua, maka kita yang harus melakukannya..” ucap Hee Chul menyambut ucapan Lee Teuk. Semua member tampak mengangguk setuju.

“Tapi, aku benar-benar tak menyangka bahwa Kyu Hyun mempunyai perasaan pada So Eun. Padahal bukankah ia biasanya selalu memusuhi So Eun, huh?” Kang In bergumam pelan, menatap saudara-saudaranya.

“Ya, aku setuju. Aku juga begitu kaget dengan keadaan yang ada..” Ye Sung menyahuti ucapan Kang In.

“Apapun itu, kita tidak bisa menyalahkannya karena Kyu Hyun disini bukannya merebut So Eun dari Dong Hae atau sejenisnya. Aku harap kalian berada di pihak yang netral. Ini sangat berlaku bagi kalian bertiga, Si Won – Sung Min – Ryeo Wook. Berusahalah untuk mengambil jalan tengah disaat seperti ini. Kita tidak bisa langsung menyudutkan Dong Hae sementara kebenarannya belum bisa dipastikan. Itu hanya akan membuat Dong Hae semakin down dan ia akan merasa kian sulit..” ucap Lee Teuk pada tiga member yang memang paling menunjukkan perubahan sikapnya terhadap Dong Hae semenjak tiga hari ini. Ketiganya tampak hanya menghela nafas.

“Hum..” sahut ketiganya serentak.

“Untuk saat ini, kalian semua harus berada di pihak yang netral hingga masalah ini benar-benar selesai. Kalian tak bisa menyudutkan siapapun karena semua ini masalah kita bersama. Sebagai gantinya berfikirlah untuk menemukan jalan keluar. Kita tidak bisa meninggalkan Dong Hae bahkan Kyu Hyun sehingga mereka merasa sendiri..” Lee Teuk kembali menasehati adik-adiknya. Para member kembali menganggukkan kepalanya.

“Baiklah..”

Dan tak seperti sebelumnya, dorm yang biasanya dipenuhi oleh canda dan tawa tersebut akhirnya berubah hening begitu saja.

*

“Apa, Soeun berhubungan dengan salah satu artisku? Salah satu member Super Junior…” Tuan Kim menggser map yang sedang dipegangnya seketika. Memberi perhatian penuh pada ponsel yang ia tempelkan di dekat telinga. “Tunggu, anda pasti membuat kesalahan disini. So Eun memang dekat dengan member Super Junior dan terlalu sering ke dorm mereka. Namun itu bukan berarti ia berhubungan dengan salah satu dari mereka. Itu karena dia mengidolakan semuanya..”

‘Saya juga berfikiran yang sama awalnya, tuan. Namun hari ini pada akhirnya saya berani menyampaikan ini setelah melihat sendiri bahwa putri anda dan salah satu member Super Junior yang bernama Lee Dong Hae berciuman di salah satu lorong kampus putri anda..’.

“Apa? Lee Dong Hae? Tapi dia..” Tuan Kim melirik laptopnya dimana ia terus memantau perkembangan berita Dong Hae. Ia menggelengkan kepala. “Tidak mungkin..”

‘Namun memang begitulah adanya, Tuan. Saya mempunyai beberapa bukti foto untuk itu..’

‘’Bagaimana bisa?’’ Tuan Kim menghela nafas, ia menggelengkan kepalanya tak percaya. Melirik foto Dong Hae yang bermesraan dengan Ji Hyun lalu berganti memikirkan So Eun yang tengah dicium Dong Hae. “Ini pasti bercanda..”

‘Tapi tuan, ada hal lainnya..’ detective yang disewanya kembali berbicara di ujung sana.

“Apalagi itu?”

‘Hum, selain ciuman dengan member Super Junior yang bernama Lee Dong Hae. Untuk selanjutnya saya mengikuti putri anda dan tak lama ia bertemu member Super Junior lainnya, Cho Kyu Hyun. Lalu, saya juga melihat sendiri bahwa keduanya berpelukan di dalam sebuah mobil..’

“Apa?” Tuan Kim lebih dari kaget kini. “Kau pasti bercanda! Putriku tak mungkin seperti itu!”

‘Namun itulah keadaannya tuan..’

Tuan Kim diam dan tak mampu mengatakan apapun lagi karena fikirannya benar-benar terasa lebih pusing. Fakta bahwa So Eun berhubungan dengan salah satu artisnya saja sudah benar-benar mengejutkan olehnya. Hal itu ditambah dengan keterangan detective sewaannya yang menyebutkan bahwa bukan hanya satu orang yang ia curigai sebagai kekasih So Eun, tapi dua dari member grup yang sama. Belum lagi isu tentang Dong Hae yang merebak menghebohkan hingga hari ini. Ini benar-benar membingungkan baginya untuk mengetahui apa yang terjadi.

“Aku membutuhkan gambar-gambar So Eun yang telah anda ambil hari ini. Kirimkan padaku..”

Tuan Kim memutuskan kontak tersebut setelah itu dan sebagai gantinya ia mengalihkan pandangannya menuju pigura besar Super Junior yang tergantung di ruangannya. Menatap pigura itu panjang sambil memikirkan sesuatu.

*

Dong Hae gelisah di dalam kamarnya. Sejak tadi berulang kali ia berpindah tempat hanya untuk menghela nafas berat lalu berpindah ke tempat lainnya. Ia yang kian gelisah akhirnya memilih menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur. Kali ini menerawang menatap langit-langit.

Dong Hae menghembuskan nafasnya lagi, yang terdengar frustasi. Pemuda bergelar ikan tersebut mengacak rambutnya ketika rasa tak tenang dan gelisah itu tak juga pergi bersama fikirannya yang terus menerawangi hal yang benar-benar membuat kepalanya hendak meledak.

Kyu Hyun menyukai So Eun.

Kyu Hyun menyukai So Eun.

Kepalanya serasa berdenyut setiap kali ia harus mengingat hal itu. ini benar-benar membingungkan dan melelahkan untuk difikirkan. Karena ia yang pada dasarnya sudah begitu dibebani oleh masalah kariernya, masalah kekasihnya, dan masalah dengan membernya kini harus dihadapkan dengan kenyataan ini.

Kenapa harus Kyu Hyun yang menyukai So Eun?

Kenapa harus salah satu dari teman-temannya?

Ini bukan berarti Dong Hae mengijinkan orang lain untuk menyukai kekasihnya namun semua ini benar-benar menyesakkan untuknya. Dong Hae sesak melihat tatapan Kyu Hyun tadi padanya. Tatapan itu benar-benar sesuatu yang seakan benar sebuah ancaman untuk dirinya; seakan Kyu Hyun adalah pemilik So Eun yang marah ketika menyadari Dong Hae menyakiti miliknya. Lalu bersiap merebutnya kembali.

Dong Hae tak mengerti namun rasa ketakutannya tumbuh begitu saja. Karena walau bagaimanapun ia tak mungkin bertengkar dengan salah satu dongsaengnya hanya untuk seorang wanita. Namun disaat bersamaan ia juga tak mau kehilangan wanita tersebut. Apa yang harus ia lakukan?

Lalu kembali kepada Kyu Hyun. Dong Hae kini kembali berfikir dan mengingat sejak kapan Kyu Hyun mungkin mulai menyukai So Eun. Selama ini Kyu Hyun adalah member yang paling sering menunjukkan ketidaksukaannya pada So Eun. Kyu Hyun sering menyindirnya, Kyu Hyun sering membully-nya, Kyu Hyun sering bertengkar dengannya. Tapi.. kenapa tiba-tiba justru Kyu Hyun kini tiba-tiba mengatakan bahwa ia menyukai – bahkan mencintai – So Eun. Sungguh Dong Hae tak mengerti ini semua.

*Klek!*

Lamunan Dong Hae terhenti ketika mendengar suara pintu terbuka yang membuat pemuda itu mendongak melihat orang yang masuk itu. Seperti yang sudah ia perkirakan, sang leader tampak sudah berada di ambang pintu.

“Hae, ayo kita bicara?”

*

Kedua orang yang sama-sama terkenal dengan watak yang tak biasa itu saling diam di dalam kamar yang bercahaya kebiruan. Keduanya masih saling bertatapan datar dan tanpa mengatakan apapun dalam beberapa saat.

Kyu Hyun menghela nafas. Ia mengalihkan perhatiannya dari Hee Chul dan menundukkan kepalanya. “Aku tahu bahwa hyung akan menegurku..” ucapnya lirih. Tanpa nada.

Hee Chul melirik lantai yang diperhatikan Kyu Hyun sejenak, sebelum kembali menatap padanya. “Tidak, aku sama sekali tak datang untuk menegurmu. Aku hanya memastikan bahwa kau baik-baik saja..”

Kyu Hyun menghela nafas kembali, ia masih menundukkan wajahnya. “Aku tak berniat merebut So Eun atau membuat suasananya memburuk, hyung. Sungguh..” lirihnya seperti membisik.

“Aku tahu itu. bukankah aku sudah katakan bahwa aku tidak datang untuk menegur atau memarahimu..”

Keduanya diam kembali. Kyu Hyun tampak masih menundukkan kepalanya, sementara Hee Chul masih menatapnya untuk menunggunya kembali berbicara.

“Aku.. menyukai So Eun, hyung. Benar-benar suka dia..” Kyu Hyun akhirnya kembali bersuara.

“Ya, aku tahu itu. dari awal..”

Kyu Hyun kali ini bereaksi, menoleh kepada Hee Chul karena tak yakin dengan apa yang dikatakannya.

“Kau keberatan sedikit bercerita padaku, Kyu?”

*

Suasana ruang makan keluarga Kim pagi ini terasa hening – sama seperti tiga hari sebelumnya. Bila biasanya So Eun putri tunggal mereka akan terus berceloteh sepanjang sarapan pagi ini gadis itu hanya diam dan tak banyak bicara. Hal yang sudah terjadi selama empat hari berturut-turut itu tentu cukup menyita perhatian kedua orang tuanya.

Tuan Kim memasukkan makanan kemulutnya dan setelah itu melirik So Eun diam-diam. Kini ia sudah punya beberapa petunjuk mengenai perubahan sikap putrinya ini sebenarnya. Namun ia masih tak terlalu bisa memastikan. Ia menunggu laporan dari orang suruhannya saja untuk selanjutnya. Membuka ada apa sebenarnya antara So Eun dengan salah satu grup asuhan perusahaannya.

“Aku sudah selesai!”

So Eun bersuara tanpa semangat sambil meletakkan sendok dan garfunya di atas piring. Gadis yang biasanya bermata berbinar itu melirik tanpa gairah orang tuanya, sebelum akhirnya meraih tas yang digunakannya untuk kuliah.

“Aku akan kuliah dulu ayah, ibu. Sampai jumpa..”

Tuan Kim dan istrinya melirik kepergian putrinya hingga gadis itu hilang ditelan pintu. Helaan nafas terdengar dari keduanya.

“Kira-kira So Eun kenapa ya, suamiku? Kenapa dia berubah begitu?” Nyonya Kim tak lama bertanya pada suaminya dengan nada bingung. Sementara Tuan Kim tak menyahut, ia kembali larut dalam pemikirannya.

*

So Eun menghela nafas pendek sambil menyandarkan tubuhnya di jok mobilnya. Gadis itu berdecak pelan sambil melirik keluar jendela kaca dimana gedung-gedung pencakar langit tanpa seperti berlalu lalang di sekitarnya. Membosankan, So Eun mendengus sebal. Ia memegangi kepalanya yang benar-benar terasa pusing beberapa hari ini.

“Aku tak ingin kuliah..”

So Eun menggumam tiba-tiba. Sangat pelan, namun mampu didengar oleh sopir pribadi yang membawanya sehingga laki-laki setengah baya itu meliriknya dari kaca yang tergantung di depan.

“Aku sedang tak ingin kuliah..” ulang So Eun lirih.

“Lalu anda mau kita kemana, nona?”

So Eun terpaku mendengar pertanyaan itu, otaknya kembali berfikir karena memang ia tak punya arah sama sekali. Sebelumnya jika ia sedang tak ingin kuliah seperti ini dorm member Super Junior ataupun kantor Agency adalah dua tempat yang otomatis berada di fikirannya. Namun untuk saat ini ia tak ingin ke tempat itu – kau tentu tahu alasannya bukan?

So Eun menghembuskan nafas, ia meraih ponselnya dari dalam tas dan mulai mengotak-atik kontak yang mungkin bisa ia jadikan tujuannya saat ini. Lee Teuk, Hee Chul, Ki Bum, bahkan Han Geng semuanya terlihat di daftar kontaknya, hingga akhirnya ia berhenti di nama kontak MY LOVELY DONG HAE oppa. So Eun menghela nafas dan melewati nama itu. hingga akhirnya pilihannya jatuh kepada nama kontak SI MANIAK GAME EVIL.

So Eun menatap nama itu dalam beberapa saat, hingga akhirnya memutuskan untuk mengirimi pemilik nomor itu sebuah pesan.

Oppa, aku membutuhkanmu. Bisakah aku menemuimu?

So Eun menghela nafas, ia mengalihkan pandangannya melirik keluar sana menatap hamparan sungai Han yang sudah terlihat dari pandangan. Gadis itu menghembuskan nafas dan menyandarkan tubuhnya pada sandaran jok mobil yang sedang didudukinya.

[To Be Continued..]

Sorry, kemarin salah nyebut FF Project HyukSso adalah nomor 195 padahal udah 196. FF ini adalah nomor 197 dan besok YeSso project 198. Kkk. Oiya, selain jumpah postingan yang mendekati 200 aku juga menyadari jumlah visitors yang mau nyampe 400k. Semoga ntar pas postingannya udah 200 visitorsnya juga udah nyampe 400k, hehe.
Thank You Eveyone!

Priview Next Episode:

 “Soeun, aku mencintaimu. Kumohon jangan seperti ini…”

“Kyuhyun oppa…”

 “Begitulah tuan…”

“Tolong percaya padaku…”

“Apa kau tak bisa membuka hatimu, Soeun..”

“Kyuhyun oppa-“

“Hentikan Kyu! Dia kekasihku! Kenapa kau begini!!”

“Daridulu aku mengorbankan perasaanku demi kebahagiaan kalian. Tapi lihat yang kau lakukan? Kau hanya bisa menyakitinya kan, hyung. Kalau begitu apa gunanya, baik biarkan aku membahagiakannya..”

“Setelah Donghae oppa, Kyuhyun oppa juga punya pacar?”

“Pacarnya adalah pemilik Agency!!”

“Aku menemukan fakta gila bahwa Donghae oppa dan Kyuhyun oppa bertengkar gara-gara gadis itu…”

“Jadi dia pacarnya siapa? Pacarnya Donghae oppa, Kyuhyun oppa, Siwon oppa, Yesung oppa, Leeteuk oppa, ATAU SEMUA OPPA!!”

“Akhiri hubunganmu dengan Donghae…”

“Ayah-“

“Ayah tak suka kau bersamanya…”

“Bagaimana ini, aku masih mencintaimu…”

“Kau akan ayah tunangkan Soeun…”

“APA MENCINTAIMU ADALAH SEBUAH DOSA??”

 

75 Comments Add yours

  1. glodz mengatakan:

    keren putriiiiiiiii
    lanjut ya,
    tapi saranku alurnya jangan terlalu cepet..
    fighting

  2. Qiqie mengatakan:

    Wowo mendebarkaannn .
    Jadi dilema milih kyu atau hae ya :3 dua2nya biasku . Tapi kyusso shipper ku .

    Ayah sso kira2 akan jodohin sso sama siapa ya ? Ah penasaraaannn . Next part cepetan yaaa ^^

  3. Puspa Kyukyu mengatakan:

    Wuuuaaa….. T_T
    kasihan Donghae Oppa😥
    nyeseknya bisa dirasain.. Serius….. !!

    Hm… Kyu oppa akhirnya bisa ya ungkapin perasaan didepan Oppaduel yg lain ???
    Lega nggak tuh ??
    Penasaran endingnya…
    Tp berharap yg terbaik aja untuk semuanya..

    Ditunggu lanjutaanya😉

  4. Choi Hye Mi mengatakan:

    Kyaaaaaaa…. Makin seru,
    kyu dah ngaku nih kalo dia suka sama sso di depan oppadeul.. Ya walaupun keceplosan…
    Makin kesini konflikx makin nyata.. Part ini isinya galau,galau, dan galau.. Kk.
    Suka banget pas scenex Hae dan Kyu berdebat.. Emosinya berasa banget.. Ikutan tegang bacanya..
    Baru baca part 2 nya.. Dh ga sabar aja nunggu part 3nya.. *digamparputri.
    Semoga Black n Whitenya cepet di publish.. Amiinn…

  5. tanti no kawai mengatakan:

    Dari line awal sampai akhir bener2 di buat nyesek bacanya….. T.T

    Baik sa’at line donghae yng sangat berusaha keras menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi antara dy dan jihyun kepda semuanya terlebih kepada sso-kekasihnya……terlebih ketika line pertemuan nya dengan sso di kampus,bener2 nyesek bacanya……

    Sso yang begitu sangat terluka akan scandal donghae kali ini……sehingga sepanjang line prt ini sering bnget nangis…..

    Bhkan sa’at line kyu pun_nyesek juga,dimna dy harus menekn perasa’an nya demi untuk menenagkn sso…😦

    Ikut tegang juga sa’at line kyu mengungkpkn persa’an nya terhadap sso di depn semua member_sementra hae juga menekn kn bhwa dy “tidak akn melepskn sso untuk orang lain” huhuhuuu sedih juga liat mereka seperti itu_tpi mau gimna lahi persa’an seseorng tidk bisa di atur juga mau berlabuh ke siapa…..hemmmmm

    Huaaaaaa………thebest nih epep……..selalu bikin ikut larut dalam setip konflik yng ada…..buat galau juga nih cinta segitiganya……ekekeke

    Next part nya sepertinya akn semikn seru dan kofliknya juga semikn banyak mungkin akn semakin nyesek juga, mengingat sso juga mlh akn di jodohkan……hueeeee….jangn pisahkn haesso….😥

    Dari awal suka ma cara kyu meliht sso yng mengerjainya tpi diam2 juga memperhatikn dan melindunginya,tpi cinta hae juga tulus ma sso dan buknkh pairing dari awal haesso plus krena aku haesso shipper jadi berharap kesalahfhm ini segera berakhir dan mereka bisa bersatu lagi…..ekekeke

    Makin kerennmm karya2mu putri….. selalu di tunggu karya yang lain nya yah……semangat selalu berkrya…..🙂😀

  6. vanii mengatakan:

    wah mak jleb jleb
    susah menjelaskan, gak bs berfikir, ato aku terlarut ma konflik dsini
    yang jelas aku lum bs nerima jk haeppaaaaa juga akhirnya kesakitan meski nyata nya jelas2 tw dy mencintai sso
    tp kyu jg gk bs disalahkan, dy yg slma ini mati2an menjaga perasaan, tiba2
    orang yang dijaganya dr jauh terlukaaaaa, meski dy gak tw permasalahnya smua orang bs jg kaya dy wajar klo frontal meski hyung yang paling dijaga dan dihormati skalipun

    sso, hmmm gk tw gmn akhirnya, menyadari perasaannya yang terlalu sensitif, akhirnya hanya bisa melihat dan memahami saat ini dr sudut pandangnya saja, seiring waktu berjalan, smua akan baik2 saja, tanpa kecuali ketika akhirnya sso ditunangkan, ini bs membuat sso jauh dewasa dan menentukan pilihannya sendiri. selamat berjuang sso oni dan haekyuppa ^^

    lanjut puuuuuuuuuuuuuuut, ayo B & W nyaaaaa yah, ok ok😀

  7. Arhy Supitri mengatakan:

    Sebenarnya aq dah luoa part 1’nya #plak
    Jdi ulang bace dehb:D
    Ff mu mang bagus chingu, aq suka banget.,.
    Feel’nya juga dapet🙂
    Disini aq kasian ma haeppa kayak’nya beban’nya tu berat banget😦
    Sebener’nya gk rela kyu yg jadi orang ke-3 disini…. #kyusso shipper
    Next part ne chingu….
    Hwaiting!🙂😀

  8. Irnawatyalwi mengatakan:

    Hiks…hiks… Hiks, ah aq ksian bngt ma oppa haeq g rela dia d gi2in ma so eun n membr suju lain, hrus apa coba hae oppaQ agar kalian prcya, ah d part in aq rada sbel ma so eun n kyu, so eun km g prcya bngt si ma kekshmu sndrh, smpai km nampar n mutusin dia, yah aq tau km pasti sdih n kcwa jg tpi stdkx brilah hae oppa ksmptn u mnjlsknx, Aq smakn brgalau ria stlh bc privewx sprtix komplkx smakin kompleks aplg ayah sso uda brtndak n akn mnjdhkn putrix lantas bgmana nasi hae oppaq? Jgn smpai haesso bnar2 ptus, oh ya put kk jg tnggu bngt lnjtn Black & white.

  9. puja Indrasari mengatakan:

    hhhwwaa daebak onni . saeng sempet nangis bacanya llllaaannnjjuutt onni saeng suka walau agak nyesek baca ceritanya😀

  10. yehaesso_ mengatakan:

    whoa~ akhirnya ada postan baru hehe gomawo🙂
    keren !! makin penasaran sama ceritanya,kesalah pahaman jadi konflik yang menarik.tapi ga tega sama donghae oppa,banyak banget yang nyudutinnya whua sabar ya oppa.terus berusaha oppa.fighting !!!

    ditunggu kelanjutannya dan karya lainnya🙂
    udah penasaran jangan lama2 ya postnya eonni hehe😀
    fighting🙂

  11. Ayunie CLOUDsweetJewel mengatakan:

    Apaa-apaan siCh Kyu Hyun, sok tau banget! Gimana Hae mau menjelaskan coba, kalau omongannya dipotong terus. So Eun juga sama saja dengan Kyu, keras kepala. Bisa kan dengar penjelasan org dulu? Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, namax jg artis terkenal, jd pasti media akan memanfaatkan. Kesel Z ma KyuSo. #DrahTinggiKumat

  12. yhulaiisoeun mengatakan:

    Salah satu ff yg d.tunggu nongol … ^^

    aduhh,,masalah.y kian rumit,, kzhan donghae oppa makin trsudutkan,,😦 padahal niat.y kan cmn pngn ngebantuin jihyun…
    Sso jga d.buat bingung ,antara percaya atau tidak,,
    waduhh,, tuan kim udah tau kalau sso dan donghae menjaln hubungan,, gemana nasib haesso?d.tambah lagi kyuhyun yg udah ngakuin kalau dy sbnar.y cinta ma soeun,..dan d.tmbah lg gmbr CCTV d.dlm apartement jihyun,, moga ajja sso gk liat itu,, bisa mkin parah… Pengen haesso cepat baikan.. Tpi kshan jga ma kyu ., dri priview.y bakal ada masalah baru lg..,
    next part.y d.tunggu,,ff yesso.y jga…😀

  13. luthfiangelsso mengatakan:

    yg di tunggu muncul jg hehe^^
    ahh suka galau nih kalo suruh milih antara haesso atau kyusso dua” nya sama” favorite🙂
    aigoo sso nya ga mau dengerin penjelasan haeppa kasian bgt haeppa cup cup oppa :*
    wow!! si evil udah jujur ma perasaannya apa yg bakal terjadi nih ??
    nexttt di tunggu putri😉
    semangat 45 !!🙂

  14. Rakha mengatakan:

    Wahhh soeun jangan egois sama donghae,gtw knp walaupun aku suka pairring kyusso dan haesso,tapi disini aku lebih dukung haesso,pokonya ga tega sama donghae,mereka sama tersakiti…

  15. minda amalya mengatakan:

    Kasian nih donghae, gaada org yg percaya sama dia. Tp entah knp aku lebih suka so eun sama kyuhyun *jiwa kyusso shipper kumat* tp sama donghae cocok jg si. Lanjut ya thor, semakin keren nih! Hwaiting!

  16. Soeun mengatakan:

    Sso bnr2 keras kepala tdk mw dngr pnjelasan donghae . . . Kasihan donghae T_T dia pasti sdih karna tk ada yg percaya pd nya
    akhirnya kyu ngungkapin prasaan yg dia pendam pd Sso di dpn donghae dan member2 lain nya
    spertinya appa Sso akan brtndak menyelesaikan masalah yg di hadapi suju dgn mnjodohkan Sso tpi dgn siapa ya . . .?
    Aku jdi bingung mw milih haesso atw kyuSso. . . .
    Terserah pd eon saja
    ditunggu kelanjutan nya ^_^

  17. ticha_ mengatakan:

    hua…..ikutan nyesek😦
    Ga tega ama kyussohae….
    Apalagy kyu udah kelepasan blng suka ama sso
    Dan haeppa ga bakal ngelepasin sso…
    Hua…..suasana dorm jd sunyi…
    Aduh….tuan kim udah tau hub..haesso tp jga penasaran ama kyusso’a…
    Sso eunnie dipart ne nangis melulu😦
    Makin bingung mau yg couple siapa…tp tetep haesso ajda lah…dr awal jga haesso /plakkk#mbingungin🙂 kekeke
    Daebak!!!!😀
    Q tgg next part’a_
    Laaanjuuuutt😀

  18. ciciepisces mengatakan:

    wooaaa mkin kren ajja ,, pnsaran m klanjutan.a siapa yg bkal d.tunangin m sso ? truz gmna m hubungan.a m hae ?? kyu.a gmna ?😐

  19. cutewhite mengatakan:

    Woaaaaahh makin seruuuu makin complecated masalahnyaaa..jdi sso pilih hae apa kyu? Trus itu mau dijodohin siapa? aahh penasaran sma lanjutannya..next next thor ^^

  20. husna mengatakan:

    seru2..
    makin penasaran lanjut thorr…….

  21. anna mengatakan:

    part ini bnr2 bkin tegang coz prgulatan emosiny bkin nyesek n nhan napas truss,,,kyuhae siap2 brsaing tp bkal ada saingan stu lgi nie heeeem konflikny bkaln mkin hdup,,dtggu sgr lnjtny putri gomawo🙂

  22. aina freedom mengatakan:

    put ,q tak bisa liat kyu patah hati ,krn cintanya bertepuk sebelh tngn ,disini q tetep dukung kyusso bersatu ..apapun yg terjadi q akn dukung kyu utk mndptkn cintanya sso , sso pilih kyu ya ? please . makin penasarn …next partnya . fighthing

  23. haekyusso mengatakan:

    aowww,,,aowww,,woowwww!!!!
    Sesak,,sesak,,nyesakkkk!!! Baca haru part 2 ini😐
    Gmn galau y Hae yg akn memperjelaskan isu yg tlh trsebar kpd sso dan member laen y!!
    Gmn Hae mmprjuangkan kprcyn sso kmbl!!
    Dmn sso yg mempercyai gosip antra hae dan ji hyun!!
    Dmn sso mgkn akan hlng kprcyn y trhdp Hae!!
    Dan Kyu yg skrng sdh mengakui klo dia sngt mncntai sso!! Aregghhh,,,nyesk!!
    Dan sungguh crt y bnr” seru wlpn sesak:-/

  24. erika mengatakan:

    Huaa….hubungan hae oppa dan Sso eonni malah semakin memburuk😦 Sso eonni juga ga mau mendengar penjelasannya hae oppa😦
    Ditambah lagi dengan kyu oppa yg sudah mengakui kalau dia mencintai Sso eonni dan appanya Sso eonni udah mulai mengetahui kalo Sso eonni punya hubungan sama salah satu member SJ.
    Ffnya kak putri selalu keren…feelnya dapet bnget.
    Aku sedih liat hubungan HaeSso semakin memburuk…
    Di tunggu ff lainnya..
    Eh, ani ff Yessonya🙂

  25. Niniet mengatakan:

    aigooo benar-benar rumit..bikin emosi naik turun, huft #lap keringat …..aku galau aku pengen sso sama Kyuhyun, tapi disini cast utamanya kan donghae, huhu.. semoga semua baik-baik saja , btw siapa yang mengedit video cctv itu ??

  26. elisa mengatakan:

    sblm baca mau komen dulu…..putri thanks karna karyamu.. dan i like sampul dinding a..

  27. dyyyy mengatakan:

    kasian donghae…..
    so eun percayalah ma donghae…..
    pnasaran siapa yg mo dtunangin ma so eun?

  28. kim Ra rA mengatakan:

    wisssss makin panas aja nich suasananya ….
    aduh ga tega juga yach liat jae pa terus di pojokan seperti itu.
    waaaaah mungkin seperti itu yach sikao leeteuk oppa kalau sedang mebghadapi masalah. selalu menjadi yang paling bisa di andalkan.

    ceritanya makin seru put. makin kangen dech sama haesso di black and white hehehe see you.

  29. Choi Shinae mengatakan:

    waaaaa akhirnya rilis…
    rada kesel ke si eviiiil >..<
    *sama gua aja yok bang :*
    leeteuk jiwa leadernya keluar weh ..

    bahasanya makin sini makin bagus, penulisannya jga🙂
    ceritanya jga makin seru dan bikin penasaran readers to the max …
    ditunggu part selanjutnya putri ^^
    Fighting :)))

  30. senrumi mengatakan:

    Keren
    tp aq binggung sama sikap hae knp dia gak terbuka sama member suju
    tapi sepertinya hae lebih memilih diam
    aq suka kyu yg selau menghibur sso
    Apa sso bisa melupakan hae

  31. Dizha adrya mengatakan:

    Huaaaa ksh prcntaan haesso lgi di lnda badai kira” bsa kah mrka mlwtinya ya ampn kliatan nya ayh nya sso gk ska sso ma hae huaaa bsa gawat nie,,bang kyu diri mu dsni bnyk momen kyusso ya #kyussoshipper psti pda senang tuh dan #haessoshipper pada GALAUUUU hehe putri d tgu next partnya fighting😀

  32. nita mengatakan:

    akhirnya lanjut jugaa
    daebakk,,
    haduh semakin complicated sekali ini
    andweee jangn sampe merusak hubungan antara member Sj ya, apalagi kyu oppa sama hae oppa tuh
    huhu
    teukchul oppa bner2 dewasa bngett,, hehe
    menyelasaikan tanpa emosi
    omo, kyu oppa udah mengungkapkan kalo kyu oppa mencintai sso eonnie
    huwaaaa, tambah seru nihh
    trus gmn ya penyelesaian masalah hae oppa ama ji hyun
    penasaan juga gmn tindakan yg akan d ambil sama ayah sso
    huftt,, next part dtunggu yahh
    haekyu sama2 nggak mau ngalahhh
    fighting!!

  33. cucancie mengatakan:

    Wuaaa…lanjutannya udh keluar,baru bisa baca,masalahnya makin rumit aja,skrg kyu udh terang2an mengakui klo dy suka sm so eun,so eun knp ga mau dengerin penjelasan donghae dl,kasian donghae hrs menerima tekanan dari sana-sini…penasaran sm part 3 nya…ditunggu ya thor.

  34. shane mengatakan:

    Huum… Part 2 ini sedih yo
    Donghae kudu bekerja kras buat meluruskan ni keslah fahaman.., sabr ya hae .
    Entr klo soeun thu ttg perasaan kyupil k dia …apakah sso msh menganggap kyu temcur nya ˚◦°•hмм…(―˛―“)˚ , tp kk seneng dah ee liat kyu yg slalu nenangin soeun hehehh :*

    Makin seru ni haru part2 (y) …liat priview nextpart jd g sbr menantikannya …:D

    Keep writing ^^ Espirit ee put :*

  35. aikurasin mengatakan:

    bnar2 cita bikin rumit ………..

  36. anastasia erna mengatakan:

    Haduh.. Jadi pelik amat yah masalah nya. Apa lagi nanti Sso ♏ªǚ dijodohin .. X_X ώΩãäďűũĤĥ…. #:-s. Ditunggu deh put lanjutannya

  37. ikayeoja fishy mengatakan:

    hiks hiks..
    benar2 terHARU bnget baca’y..
    kasian hubungan hae oppa an sso eonnie jadi seperti ini..kyuppa jgn emosi dong..meski’y kau lebih percaya sama hyung’mu dri pada gosip yg menyebalkn itu..
    semoga hubungn hae oppa am sso eonnie bisa kembali mesra lagi..
    fighting put..next part-y di tunggu ya??juga ff black and white 8..^^

  38. Rika Oktaviani mengatakan:

    wah ceritanya daebak
    feelnya dapat chingu dan buat aku terharu
    ditunggu part selanjutnya🙂

  39. sitieunnie mengatakan:

    akhirx dpost jg part 2 x..#senangx
    konflikx makin trasa nih..ksihan donghae gk ada yg mau dengarin..dtmbh lg kyu yg mlai mngakui prsaanx..psti mmbuat hae makin bng9ung..😦
    tp apa bnr ya hae gk mmpunyai prsaan apa2 lg sm jihyun n udh mlai mncntai sso seutuhx..??
    awas sja kalo iya..aq akn jd kyusso shipper slamax.. :p
    tp yg plg pnsrn itu put siapa yg akn jd tunanganx sso..??
    oke,dtng9u bgt put next partx..bikin pnsrn aja nih liat previewx..😀
    n spertix black n white jg byk yg nung9u tuh trmsuk aq..hehehe :p

  40. Aulia Veronica mengatakan:

    Wah eon..
    Ceritanya semakin menarik😀
    Sso-eonnie mau dijodohin sama siapa? Kira2 nasib haeppa gimana? Kasian ya😦 kyuppa kenapa gak daridulu aja bilang kalau suka sama sso-eonnie? Penasaran banget eon😀 ditunggu lanjutannya ya ^^ penasaran tingkat akut ni hehehe ^•^ ditunggu juga FF yg lainnya😉 fighting!!!

  41. RyaniAngels mengatakan:

    part ini bnr2 menyayat hati..yg sbr Haeppa, Sso psti bklan balik lg ma oppa ntr..tp q jg ska kyuso, gmn nih?

  42. tesyasavika mengatakan:

    Keren kak putrii :)) sediih juga ketiganya tersakiti :((. Yg mau dijodohin sama sso siapa? Lanjutin kak put ditunggu ff lainya

  43. Devi mengatakan:

    mkiN seruu Zh cerita’a,,,,,,

    ksihaN doNghae oppa gk da yg prcya ma dya,,,,😦

    gk NyaNgka jg kyuppa mNgakui persaaN’a ma semua member,,,,
    jd pNasraN Nich ma klaNjutaN’a,,,

  44. Rubiah sparkyuangelsso mengatakan:

    Wah eonni keren banget,,,ksian haeppa…tapi jujur sih aku lebih suka sso eonni ma kyupil,,cocok banget,,,wah part 3 nya sso eonni mau di tunangkan ama sapa tu???

  45. Ayu ChoKyuSso mengatakan:

    Yaampun masalah nya jadi semakin rumit, jadi kasian sama haeppa huft😦 kyaa si epil udah ngakuin perasanya, kira2 Sso eonni pilih yg mana ya, bertahan sama haeppa, atau memulai cinta yg baru sama kyupil??, itu appa nya Sso eonni mau jodohin Sso sama siapa ya? Ditunggu next part nya eon ^_^

  46. Alfie laiella mengatakan:

    Akhirnya. . .yg q tnggu” dtang jg. . .hduch nysek bnget bacanya . .feelnya dpt bgt e0n. . .lnjuuuttt. . .

  47. mun taryati mengatakan:

    makin bikin tegang bacanya..ahhh kasian soeun lagian donghae knp ngga blg kalo cm mo ngebantu jihyun…kyuhyun dh bilang kalo sk mo soeun heechul jg udh tau…wah part selanjutnya soeun mo di jodohin ma siapa ya..makin tmbh penasaran..cepet lanjut author

  48. kyuhaelfcome mengatakan:

    WOWOWOWOWO. akhirnya dilanjut.
    di satu sisi kasian sm so eun, di sisi lainnya kasian sm donghae. kkkk
    dan kyuhyun semakin memperjelas ttg kondisi hatinya.
    semakin kesini makin keren thorrrrr.
    bingung mau milih hae apa kyu. tp donghae aja dink.
    ditunggu lanjutannya thorrr, top bgt.

  49. ribka mengatakan:

    Akhirnya di publish yg ini… Uda lama nungguin sampe jamuran..hahaha..
    Disini aku kasian nya sama donghae.. Dia seperti menghadapi masalahnya sendiri..hikss!!

  50. Aisparkyu mengatakan:

    . Huuaah akhirnya part2 post jga kren put ,, tpi nysek jga ngliat oppa gw di part nie ,,ksian bnget gk da yng prcya ma dia!!! Pnsarn sma part slnjutnya d tnggu part 3 nya ,,jngan lma yah pnsran nie :’)

  51. ayu mengatakan:

    wah daebakk eun. . .
    Q suka pas momen kyusso. Penasaran nich so eun mnta ktemu kyu kira2 mau apa y. .
    Q harap endingnya so eun ma kyu aja co2k.

  52. Esaa mengatakan:

    Omooo… Semakin rumit saja hubungan soeun-donghae, apalagi di tambah evil maknae yang memproklamirkan perasaannya ,ckckck

  53. huang ciayin mengatakan:

    keren banget cerita nya
    thor😀
    Gk sabar nunggu next part nya
    bikin geregetan😀

  54. pipip mengatakan:

    waaa sempet lupa dgn critanya dan harus bca ulang part 1nya
    nmbah seru nmbah tegang bca ceritanya
    hae oppa ksian bnget kyk dipojokin dgn smuanya
    knp jg donghae gk ngjelasin ke mmber lainnya jdi ksel bcanya nih bkin tegang
    dan kyu oppa jg ufh khilangn ksbrannya jdi ketauan dia cinta soeun
    bca preview next partnya bkin pnsran brkali2 lipet dgn next partnya
    pkoknya dtngtu eon next partnta, dan ff lainnya

  55. Dear Dhiyah mengatakan:

    hhemmm ,,, perang akan dmulali niihhh
    wwihhhh ,, rame rame rame *dceburin k sumur ma member suju -_-
    siapa yg bkal dtunangin ma Sso unni ??

  56. novianti1812 mengatakan:

    yeh,, akhr ny ff yg aq tnggu2 d fublish jg. mkn sru jha ka crta ny.
    jd bngng mlih antr kyu sm hae pha. aq ikt author ny jha deh. hemm, kyk ny conflict ny mkn krsa nie.
    jd gk sbr ka nngu part slnjt nya. next part pokok ny d tnggu bngt hehehe😀
    fighting🙂

  57. Safriyanti mengatakan:

    Ckkkckckkckc trnyta bgtu rumit,,,
    sngguh slah mnfsirkan prsaan yg tak trungkapkan,,,
    alah donghae jg sech yg gk prnah mnytkan cnta,a ma sso,,,
    jd mkin slah pham gne,,,
    tros skrg knytaan yg dtang mlah kyu menytkan prsaan,a,,,
    tros org tua,a sso dh tau n brniat mnjdohkan sso,,,,
    sngguh ribet kya,a,,,,
    pkok,a d tnggu next part chingu

  58. Deborah sally mengatakan:

    Siapa yang akan ditunangkan dengan KSE? CKH-kah? Atau siapa?

  59. nurul mengatakan:

    ini konflik nya bener bener nyentuh ke hatiiiii
    Soeun galau,donghae galau,kyuhyun galau,sj galau,bapak nya soeun juga galau
    Semuanya dibikin galau ToT
    Mudah mudahan konnflik cepat terselesaikan kasian merekanya T-T

  60. marly mengatakan:

    Kasian donghae oppa😦 cupcup. kok ngga ada yg percaya yah? So eun knp juga ga mau dengerin dl penjelasan oppa?? Ommoooo mo di jodohin sama siapa?

    Kyu oppa ud blg ke oppadeul klo dia suka sama so eun..hooooh!! Gpp, yg penting dia ud ga simpen sendiri..ud lega setidaknya😀 tinggal ungkapin langsung ke so eun..

  61. astrielf mengatakan:

    Sukaaaaaa!! makin seru konfliknya dan makin membingungkan. Berharap Donghae dan Soeun bisa bersatu lagi. Pokoknya suka sama FF ini dan akan selalu ditunggu. Cuma di part 2 ini aku ngerasa kura gereget tapi tetep FF mu selalu berkesan dan bikin penasaran pokoknya segera di lanjutkan kak, banyakin FF HaeSso ya hehe. Fighting😀

  62. Dewi mengatakan:

    aaaa
    keren kak
    ditunggu next part nya yaa

  63. Elryeleekim_kim mengatakan:

    Ku jadi takut,,,
    entah mengapa,,,,
    cos menurut ku di sini g d yg salah,,,,
    ok abaikan yang satu itu,,

    klu menurutku yg slh itu,,
    1. Hae oppa kurang tegas,,,, n klu dia bner2 suka m cinta ke so eun knp g nyari bukti yg ada,,,

    2. So eun yang sudah terlanjur sakit hati,, (akupun dan yeoja yg lain pasti juga sepemikiran m so eun #donghae selingkuh,, dan tak pernah mencintai’y,, bukti’y dr dulu So eun yg bela2’in nyusul donghae kmpun dia show,,, bhkah so eun sampai nekad bolos sekolah waktu itu,, dan dia juga sampai berubah menjadi yeoja yg dewasa ,, meski hanya sementara,,, so eun juga selalu menerima apapun perlakuan donghae,,, yg selalu menganggap’ hnya sebagai dongsaeng) lebih memilih menjauh dr donghae,, yg ingin memberi penjelasan,,,,

    3. Kyuhyun walau g niat memperkeruh suasana ,, dia mlh menjadi menambah masalah,,,

    yg bikin aku penasaran
    1. Gimana nasib so eun,, jika pr fans girls kyu n hae ppa pd tau,,
    klu yeoja yg mereka maksud itu adalah So eun. Pasti so eun bakal di bully #jadiMerana

    2. Tentu’y klu yg ini aku yakin reader yg lain juga penasaran,,,!!
    SIAPA NAMJA YANG AKAN DIJODOHKAN DENGAN SO EUN??????????????????!!!!

    kkkkkkk,,,
    chingu kok Inbox aku g di bales ya???? #kecewa

  64. satsuki mengatakan:

    makin rumit ini.
    semoga sso bisa balik ke donghae lagi

  65. queena mengatakan:

    anyeong, salam kenal . He..he q komen lagungsung part 2 . Tp keren so eun direbutin

  66. coolhaeradoremi mengatakan:

    Annyeong kakak salam kenal sebelumnya. Ini kunjungan pertama nih. Iya ceritanya bagus kok kak, idenya pas dan gak lari ngalur ngidul. Tapi seperti yang kakak bilang diawal masih banyak yang gak sesuai aturan ff kan? Saran dari aku sih kak, coba deh belajar diperbaiki supaya ff-nya jadi lebih bagus, kan sayang kalau misalnya ide ceritanya bagus tapi eyd-nya gak pas~Itu aja sih, keep writing yah kak!^^ Kalau ada waktu mampir ke wp-ku ya. Hihihihi follback juga ya~ *muluk* *abaikan*😀

  67. angelf mengatakan:

    makin ser ceritanya…
    Kasian haeppa gak ada yang percaya sama dia sekarang
    sedih banget dech sekarang sso ngehindarin haeppa terus padaal sso masih cinta sama haeppa
    makin rumit konfliknya ditambah sekarang kyu ngaku klo dia cinta sama sso n yang pastinya bikin semua kaget terutama haepaa yang bingung banget antara pacar sama adeknya sendiri
    terus itu sso mau dijodohin sama siapa?
    Terus gimana nasibnya kyu sama hae

    makin seru
    ditunggu nextpartnya

  68. soeunangel mengatakan:

    thor jebal lanjutinn jebal thorrr penasaran bangettt tp akhirnya hrus sama haeppa ya plissss jebal thor jenall :(((((

  69. soeuna mengatakan:

    putrii aku reader baru nih, salam kenal^^ maaf baru komen😦 btw aduh ini konfliknya dapet banget!!! parah-parah ini keren bangett, aku jadi penasaran kelanjutannya bakal gimana…
    cepet diupdate ya putri, haesso shipper nih kalau bisa jangan lama-lama hehehe love putrii

  70. Dewi mengatakan:

    aaa
    gilaaa, full of konflik
    kereen, ceritanya nggak bertele-tele
    next part ditunggu eon

  71. lavender mengatakan:

    apapun ceritanya selalu seru

  72. dhyanqueena mengatakan:

    wah jadi galau…. haesso ato kyusso ya.,

  73. miyanoshita mengatakan:

    aaaah, jadi salah paham gni.
    greget banget rasanya hehehehe,
    semoga happy ending buat haesso

  74. Rani Annisa mengatakan:

    kasihan sama donghae,, karena kesalah pahaman dia jadi salah-salahkan sama semuanya….

    wah kyuhyun juga udah ngomong ke member suju tentang perasaannya ke so eun….

    Juga ayahnya so eun udah tau tentang hubungan so eun dengan member suju….

    Apalagi nih yang bakalan terjadi selanjutnya???

  75. laela mengatakan:

    kasian kyu cintanya bertepuk sebelah tangan sso lihatlah yg selalu ada buat kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s