~ [OneShot] Back to Square One (3th Cloudyelfputriandina) ~


Title       : Back to Square One (Inspired by. 2PM’s song)

Author  : PrincessClouds (Putri Andina)

Genre   : Romance, Teen

Rated    : PG-15

Length  : One Shot

Main      : Lee Jun Ho & Kim So Eun

Minor    : Jang Woo Young, Nichkhun B. Harvejkul, Ok Taec Yeon, Hwang Chan Sung, Kim Jun Su, Bae Su Ji, 5urprise,

back to square one

Summary: “Mari kembali di saat ketika pertama kali aku menyukaimu..”

Warning : Typo(s) – waktu dan kejadian disesuaikan.

Recommended Songs : Back to Square One  by. 2PM (lyric by. 2PM Jun Ho)

Dedicated to      : Tanti No Kawai

*

Sepasang mata itu saling bertatapan dengan ekspresi cukup sedih. Sepasang milik si gadis bermata caramel tampak sedikit basah demi menahan rasa haru yang dirasakannya. Terlihat sama dengan sepasang lainnya yang tampak juga sedih walau pasangan berwarna hitam itu terlihat lebih tegar.

“Pelukan?”

Si pemuda bermata hitam sedikit terkekeh samba lmengembangkan kedua lengannya. Gadis bermata caramel itu tampak tersenyum sedikit malu, namun pada akhirnya lebih mendekat untuk menerima pelukan itu. Mendekap tubuh itu kuat dan erat.

“CUT! ITU PERFECT!!!”

Suara bass yang terdengar cukup besar memecah kesunyian malam di akhir-akhir musim dingin itu. Orang-orang di balik layar yang sejak tadi tak bersuara tampak mulai bersuara dan saling berpelukan seperti merayakan sesuatu yang begitu besar. Sementara dua orang yang menjadi sentral cerita dari tadi tampak saling melepaskan diri dari pelukan tadi.

“Kerja bagus, Jun Ho-ah…”

Gadis bermata caramel tadi berseru ceria sambil memukul pelan bahu laki-laki di depannya. Pemuda itu tampak hanya terkekeh kecil sambil menatap sosok di depannya.

“Tidak ada yang bekerja lebih bagus disini selain dirimu, So Eun-ah..” ucapnya tenang. So Eun tampak hanya terkekeh kecil.

“Kau ini…” ujarnya lagi sambil kembali memukul salah satu bahu pemuda di depannya.Kedua orang itu kemudian saling tertawa satu sama lain kemudian.

“Oiya So Eun, aku benar-benar menyukai tempat ponsel ini. Aku pasti akan memakaikannya di ponselku…” ujar Jun Ho tak lama setelahnya. Ia tampak kembali menimang-nimang benda di tangannya.

“Huh, aku yakin kau hanya basa-basi di depanku. Mungkin sesampainya di rumah itu hanya kau letakkan di sudut kamar…” cibir So Eun.

“Tidak! Aku serius! Aku akan tunjukkan padamu lain kali agar kau bisa melihat.”

“Huh, baiklah. Aku percaya…”

“Yah, aku serius!”Jun Ho terkekeh sambil menarik-narik salah satu lengan mantel So Eun karena terlihat So Eun tak mempercayai kata-katanya. Gadis itu lagi-lagi terkekeh.

“Aku bilang iya…”jawab So Eun sambil mengulurkan lidahnya dengan ekspresi mengejek. Jun Ho lagi-lagi terkekeh melihatnya.

“Dasar..”

“So Eun-ssi! Bisa kemari sebentar!”

Pembicaraan dua orang itu terhenti ketika salah satu kru tampak melambaikan tangan pada So Eun dari samping sutradara. Keduanya mengalihkan pandangannya ke arah kru perempuan itu.

“Tch, sepertinya aku harus kesana sebentar..”So Eun terkekeh sambil mengalihkan pandangannya kembali pada Jun Ho. “Aku kira aku akan langsung pulang setelah ini. Kaupun juga begitubukan? Yasudah, mari saling bersalaman..”ajak gadis itu dengan nada yang begitu ceria. Matanya tampak menyipit lucu ketika ia tersenyum mengakhiri kalimatnya.

Jun Ho tampak tak langsung bereaksi. Ia melirik tangan yang diulurkan So Eun sejenak, sebelum akhirnya mau mengangkat tangannya untuk menerimanya.

“Sampai jumpa lagi, Lee Jun ho. Aku harap kau bisa lebih sukses setelah ini dengan apapun yang kau lakukan..”

Jun Ho tampak tersenyum kecil mendengarnya, matanya masih tertuju pada tangan mereka yang bertautan.“Hum, kau juga…” ucapnya setelah itu. Ia kembali menaikkan pandangannya untuk menatap So Eun.

Jabatan tangan mereka berakhir dengan So Eun yang menarik lebih awal tangannya. Lagi-lagi kedua orang itu bertatapan dengan wajah So Eun yang masih di penuhi senyuman dan wajah Jun Ho yang terlihat lebih tenang dan datar walau ia juga tersenyum.

“Jadi sampai jumpa lagi untuk sekarang. Teruslah berjuang!” seru gadis itu lucu sambil kembali memukul pelan salah satu bahu Jun Ho. Tak lama gadis itu tampak berbalik dan berniat menghampiri kru wanita yang terus-terusan memanggilnya daritadi.

“Ng, So Eun!”

Jun Ho mengangkat wajahnya dan kembali memanggil So Eun ketika ia mengingat sesuatu. Gadis itu tampak berbalik kembali ke arah Jun Ho dengan wajahpenasaran. Jun Ho lagi-lagi tersenyum padanya.

“Soal konser. Aku serius memintamu untuk menonton nantinya. Kau harus datang, ya..”ucap Jun Ho setelahnya. Gadis di depannya tampa kkembali tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.

“Iya. Aku pasti datang..”jawabnya singkat.

Keduanya kembali lagi-lagi tersenyum, sebelum akhirnya terhenti karena So Eun kembali membalikkan badannya untuk menyusul kru yang mulai tak sabar menunggunya. Sementara itu Jun Ho masih berdiri di posisinya tadi dan memperhatikan So Eun yang tampak menjauh. Jun Ho menatapnya hingga gadis itu hilang dari pandangan.

“Aku tak suka mengucapkan selamat tinggal, So Eun. Aku ingin kita selalu bertemu lagi..”gumam pemuda itu dalam hati sebelum mengalihkan pandangannya menuju benda di tangannya. Sebuah Phone-case yang berwarna putih.

*Back_to_Square_One*

Musik dengan irama RNB yang kental itu menggema di dalam sebuah ruangan yang mempunyai sebuah kaca besar di dalamnya. Di depan cermin, seorang pemuda dengan tubuh yang terlihat memiliki lengan yang cukup kekar tampak asyik menggerakkan tubuhnya sesuai dengan alunan musik. Saking asyiknya ia sampai tak menyadari ketika pintu masuk satu-satunya di ruangan itu terbuka dari luar.

“Tch, kami memanggilmu daritadi..” omel pemuda yang bertubuh lebih tinggi dan berambut hitam itu pelan. Ia menyandarkan tubuhnya pada pintu dan melirik pemuda di depannya yang menghentikan gerakannya akibat menyadari kehadirannya.

Jun Ho melirik member grup termuda di antara mereka itu. Tak lama ia meraih sebuah handuk mini dan mematikan music sebelum berbalik menuju yang satunya. “Ada apa memangnya?” Tanya Lee Jun Ho sambil mendekati maknae grup mereka – Hwang Chan Sung.

“Para hyung ingin makan diluar. Ayo pergi bersama!” Ajak Chan Sung kemudian.

“Sekarang?” Tanya Jun Ho bingung.

“Ya, kau tak sadar ini jam berapa. Bahkan ini sudah tak bisa disebut sarapan pagi lagi, tahu..” Chan Sung memutar bola mata bosan.

“Ok, tapi aku mandi dul—“ ucapnya yang terpotong karena secepatnya Chan Sung menarik kerah lehernya untuk ikut bersamanya keluar dari ruangan itu.

“Tidak perlu!”

“Tch, tapi bagaimana mungkin aku keluar dengan tubuh keringatan begini?!” Seru Jun Ho sambil berusaha melepaskan lehernya dari pegangan Chan Sung yang sialnya lebih tinggi darinya.

“Lagipula siapa suruh disini seharian! Lagipula bukankah bagus? Aku yakin fansmu akan lebih banyak begitu melihat foto seksimu dengan tubuh berkeringat seperti ini..” sahut Chan Sung cuek sambil terus menarik tubuh yang lebih kecil darinya itu.

“Tch, kau selalu bicara omong kosong! Hey, lepaskan tanganmu ini! Tak sopan sekali kau berbuat begini pada HYUNGMU!” Seru Jun Ho meronta. Namun Chan Sung lagi-lagi hanya menyahut cuek.

“Hyung beberapa hari saja bangga!”

*

Jun Ho menatap sebal seisi makanan di atas meja yang terletak di depannya. Lalu kemudian ia beralih menuju deretan member grupnya yang lain yang hanya memberikan cengiran padanya.

“Aku benar-benar sudah senang kalau kita akan makan di luar pagi ini..” ucap pemuda itu bernada sebal dan melirik kelima rekannya. “Tapi aku tak percaya bahwa kalian hanya mengajakku makan di balkon dorm!”Serunya kemudian – mengomel kembali.

“Loh, bukankah ini di luar? Lihat, kita bisa melihat matahari darisini..” ujar pemuda paling tinggi terkekeh, Ok Taec Yeon.

“Lagipula salah siapa kau langsung menghilang ketika pagi-pagi. Bukannya membantu menyiapkan sarapan atau bahkan mencuci piring kau malah latihan sendiri. Yeah, kami tahu bahwa konser kali ini juga begitu penting bagimu… tapi setidaknya kau harus tahu tugasmu..”Jang Woo Young menambahkan.

“Kalian juga sering melewatkan piket di dorm. Apa salahnya aku mencoba sekali-sekali, huh?” Sahut Jun Ho kesal pada rekan-rekannya yang selalu sering mengerjainya belakangan ini.

“Kami ini sayang padamu, Lee Jun Ho. Kami hanya tak ingin kau berakhir terkena gizi buruk hanya karena terlalu memforsir tenaga untuk membuktikan cintamu…” cibir Min Jun ikut bersuara. Hal yang mau tak mau membuat wajah dan telinga Jun Ho agak memerah karena ucapan itu kini.Pemuda itu berdehem salah tingkah sambil mengalihkan wajahnya dari para member.

“Huh, ekspresi apa itu? Ekspresi seseorang yang mau menyatakan cinta?” Min Jun terkekeh tak lama, mengejek pemuda di depannya. Candaan pemuda bernama asli Jun Su itu tentu saja membuat yang lainnya ikut terkekeh, kecuali Jun Ho tentunya.

“Yah!Berhentilah mengeroyokku!”Seru Jun Ho tak tahan, berdecak menatap sebal rekan-rekan satu grupnya yang malah tertawa bersamaan.

“Sudahlah, jangn terus menggodanya. Lebih baik kita menyelesaikan sarapan sebelum nanti berangkat ke agency..” ucap Nichkhun menengahi suasana yang terus terjadi di dorm mereka setiap pagi itu. Hal yang cukup membuat Jun Ho cukup bersyukur karena pemuda asal Thailand itu mau bersimpati untuk membantunya dari godaaan teman-teman satu grupnya itu. Nyatanya ucapan ringannya itu cukup berhasil karena kini member lainnya tampak mulai berhenti tertawa dan mulai sibuk dengan makanan mereka.

*

Sementara itu di tempat lain seorang gadis tampak duduk di sebuah bangku sambil asyik bermain dengan ponselnya. Tempat itu begitu ramai saat ini, daritadi begitu banyak kru yang berlalu lalang-lalang di sekitarnya. Namun sepertinya gadis itu tak terlihat terlalu terganggu karena perhatiannya teralihkan sepenuhnya pada gadget di tangannya selama menunggu proses syutingnya di mulai kembali.

“So Eun-Sunbaenim, anda tak makan siang dulu?”

Gadis cantik itu mengangkat wajahnya ketika seseorang menyapanya. Tak lama terlihat lima pemuda tampan dan tinggi mendekatinya dan duduk di depannya.

“Sebentar lagi  Tae Hwan-ie, aku belum terlalu lapar..” jelas So Eun sambil tersenyum kecil pada pemuda yang terlihat paling tinggi itu.

“Sunbae sedang diet?” Tanya pemuda lainnya yang duduk pada lengan kursi yang diduduki pemuda bernama Tae Hwan tadi.

“Tidak sama sekali, Kang Joon. Aku hanya sedang ingin bersantai saja – belum mau makan..” jelas So Eun lagi. Pemuda-pemuda di depannya tampak menganggukkan kepala mereka faham.

Bip. Pembicaraan singkat mereka sedikit terhenti ketika ponsel So Eun berdering nyaring. Keenamnya melirik benda persegi yang terletak di atas meja di depan mereka itu. So Eun segera meraih benda tadi.

Sejenak ketika matanya melirik layar, terlihat perubahan ekspresi darisana. Mata gadis itu sedikit melebar, sementara kedua alisnya terlihat sedikit terangkat. Tak lama setelahnya ia melirik para juniornya yang hanya memperhatikan perubahan eskpresi di wajahnya itu.

“Hum, tunggu sebentar ya..” ucap So Eun memberikan senyuman singkatnya pada para juniornya itu sebelum bangkit dari tempat duduknya. Gadis itu kemudian segera bergegas berjalan ke tempat yang lebih tenang untuk mengangkat telepon. Sementara kelima pemuda tadi hanya memeperhatikan kepergiannya.

“Kira-kira siapa? Pacar sunbae kah?” Tanya pemuda bernama Lee Tae Hwan tadi sambil terkekeh.

“Tidak tahu. Sebaiknya sih tidak, haha.. sebagai Fanboy rahasianya aku tak rela..” pemuda lainnya ikut terkekeh. “Oiya, kalian dengar bukan? Laki-laki yang selama ini difaforitkan dengannya ternyata sudah punya kekasih..”

“Lalu kenapa? Apa hubungannya dengan sunbae, Gong Myung-ah? Mereka hanya rekan kerja, proyeknya pun sudah lama…” sahut pemuda bernama Seo Kang Joon tadi.

“Aku juga tahu, hyung. Aku hanya menyebutkan. Walau bagaimanapun gossip tentang hubungan mereka sering terdengar sebelumnya. Maka dengan kabar seperti ini, bukankah menjadi penjelas sesuatu tentang status sunbae…” sela Gong Myung tak lama.

“Aku setuju..” Pemuda lainnya yang tadinya diam ikut bersuara – Yoo Il. “Itu menjadi sedikit penjelas walau bagaimanapun. Siapa tahu Sunbae memang belum punya pacar dan kita masih punya sedikit kesempatan..” sambungnya sedikit memasang cengiran.

“Lee Jun Ho dari 2pm…”

Keempat pemuda yang tadinya berbicara itu melirik pada pemuda lainnya yang semenjak tadi hanya diam. Menatap pemuda itu sedikit heran dengan ucapan datarnya barusan.

“Apa maksudmu itu, Tae Oh?” Tanya Kang Joon heran.

“Tidak, seingatku beberapa saat sebelumnya So Eun-sunbae pernah bekerja sama dengannya, bukan? Ku dengar mereka punya cukup banyak fans juga…” ucap namja paling muda itu kemudian.

“Oh ya, aku juga mendengarnya..” Yoo Il menyahut. “Tapi ini bisa saja seperti kasus sebelumnya, bukan? Mereka mungkin hanya sebatas pasangan untuk sebuah acara tertentu..”

“Tch, apapun itu kita tak seharusnya terlalu membahas ini bukan?” Tae Oh sedikit mengomel.

“Memangnya kenapa, kami hanya bicara sebagai kumpulan fanboy..” Gong Myung membela diri yang diangguki tiga temannya. Pembicaraan berlanjut begitu saja antara kelimanya.

*

So Eun menghentikan langkahnya di salah satu sudut lokasi syuting yang cukup sepi. Gadis itu kemudian melirik layar ponselnya lagi sebelum mengangkat panggilan itu.

“Hello?”

‘Lama sekali kau mengangkat panggilanku, penulis lirik!’ Suara yang tak terdengar asing itu terdengar tak lama setelahnya. So Eun tampak sedikit terkekeh.

“Maaf, aku perlu menemukan tempat yang lebih tenang karena disini berisik. Ada apa, pak composer?” laden So Eun. Kekehan lain terdengar dari pihak lainnya itu.

‘Haha, kau selalu manis. Kau sepertinya begitu senang menerima teleponku sehingga perlu mencari sebuah tempat yang sepi untuk menjawab teleponku…’ cibir Jun Ho.

“Tch, kau terlalu percaya diri..” So Eun terkekeh demi menyembunyikan rasa panas yang tiba-tiba menjalari pipinya. “Jadi kau mau kita bicara di tempat berisik itu? Baiklah, aku akan kemb—“

‘—Tch, aku hanya bercanda. Kau seperti anak kecil begitu saja marah..’

“Salah siapa?” So Eun menyahut cuek. “Jadi.. apa tujuanmu memanggilku, Tuan Lee Jun Ho yang terhormat?” Tanya So Eun tak lama.

‘Kalau kubilang kalau aku merindukanmu… apa kau percaya?’ Jun Ho menyahut dengan nada yang terdengar bercanda, walau hal itu tetap saja membuat So Eun hampir tersedak.

“Sayangnya tidak..” So Eun meladeninya dengan nada yang dibuat sedikit tenang. “Mengingat aku bukan Scarlett Johansson..”

‘Aish, kau Nichkhun-hyung fangirl…’ Jun Ho balas mengomel yang disambut So Eun dengan tertawa agak lepas kali ini. Jun Ho juga terdengar tertawa bersamaan.

“Baik, sekarang waktunya serius. Kenapa kau menelfonku, Lee Jun Ho?” ujar So Eun setelah hampir satu menit mereka sama-sama menertawakan kekonyolan bahan pembicaraan mereka. “Ada yang ingin kau sampaikan..”

‘Hum, ya..” Jun Ho tampak berdehem dengan nada yang sedikit lebih serius – lebih terdengar gugup juga. ‘Ini mengenai janji kita waktu itu. Maksudku, akhir pekan ini aku dan teman-teman akan mengadakan konser solo kami. Aku ingin mengundangmu untuk datang kesana..’

“Oh, akhir pekan ini? Benarkah?” So Eun sedikit menaikkan suaranya.

‘H-Hum, begitulah..’Jun Ho menyahut pelan. ‘Kau mau datang? Maksudku, mungkin kau punya waktu untuk datang?”

So Eun tersenyum kecil mendengar suara Jun Ho yang sedikit was-was seperti takut So Eun tak bisa menghadiri konsernya. Tak lama gadis itu menyahut. “Aku punya waktu. Dan tentu.. aku akan datang..”

‘Haah, baguslah. Kau membuatku gugup dengan pertanyaanmu yang…  BENARKAH? Nadanya berlebihan seperti kau tak bisa datang, kau tahu?’ pemuda itu terkekeh ringan.

“Kau sepertinya begitu ingin aku datang..” So Eun kembali terkekeh, bermaksud menggoda pemuda itu. Di matanya ia sudah membayangkan wajah memerah Jun Ho karenanya – bersama sepasang telinga yang juga memerah.

‘Tidak juga. Hanya saja… karena seingatku kau adalah gadis tanpa kekasih yang sering kesepian di akhir pekan itu akhirnya aku mengajakmu…’ sahut Jun Ho tak lama. So Eun berdecak.

“Aish, kalau kau disini aku pasti sudah memukul kepalamu..” omel So Eun kemudian. “Tapi bicara soal konser… kau pasti akan menunjukkan seperti yang kau bilang waktu acara kita itu, bukan?”

‘Yang mana maksudnya? Yang bagian aku membuka seluruh bajuku di depan panggung?’ Jun Ho tertawa.

“Tch, kau ini!” So Eun sedikit berteriak karena sedikit malu. “Waktu itu aku salah menyebut, okey? Kau berlebihan sekali!”

‘Aku hanya menyambung kata-katamu yang bertanya ‘kau hanya membuka bagian atas pakaianmu?’. ‘ Jun Ho menyahut cuek.

“Aku bilang aku salah menyebut, Jun Ho..” So Eun mendesis.

“Haha, baik-baik. Iya So Eun, tentu saja akan ada bagian seperti itu. Kau tahu sendiri bukan kalau itu adalah ciri khas grup kami. Kenapa? Kau begitu ingin melihat tubuh topless Nichkhun-hyung, huh?” Tanya Jun Ho sedikit menyindir.

“Begitulah…” Sahut So Eun cuek dan terkekeh.

‘Tch, tidak bisa! Sebagai seseorang yang mengundangmu, kau tak seharusnya mendukung orang lain! Kau harus datang untuk melihatku! Kalau perlu kau juga membawa banner atas namaku!’ Seru Jun Ho tak terima – terdengar menuntut.

“Siapa yang membuat peraturan seperti itu?”

“Aku! Kau tak dengar?!”

“Baiklah..” So Eun memutar bola matanya bosan. “Aku akan datang untuk melihatmu dan kalau perlu aku membawa banner raksasa bertuliskan namamu. Kau puas?”

‘Itu baru namanya wanita yang keren…’ Sahut Jun Ho cepat. So Eun lagi-lagi terkekeh kecil mendengarnya. Ia baru saja kembali menyahuti Jun Ho ketika matanya menangkap salah satu kru yang melambai-lambaikan tangan ke arahnya. So Eun tampak menghela nafas sebelum menganggukkan kepalanya.

“H-Hum Jun Ho, maafkan aku. Kukira aku akan segera kembali memulai syuting..” ucap So Eun tak lama – terdengar sedikit berat.

‘Oh, begitu?’ Jun Ho terdengar menyahut pelan. ‘Baiklah kalau begitu. Kalau begitu sampai bertemu saja di konser besok..’

“Ya, tentu. Aku pasti akan datang…” sahut So Eun ringan dan terkekeh.

‘Kau harus benar-benar datang, So Eun. Aku menunggu..’ ujar Jun Ho kembali menekankan untuk mengajak So Eun berfikiran serius dengan ucapannya. So Eun kembali tersenyum halus.

“Iya, aku akan datang. Aku janji..” ujar So Eun lebih meyakinkan.

‘Baguslah kalau begitu. Aku lega!’ Jun Ho menyahut senang. ‘Ya sudah, kembalilah bekerja. Ingat, jaga terus kesehatanmu, jangan melewatkan makan siangmu!’ kata Jun Ho dengan nada sok bijak. So Eun terkekeh kecil mendengarnya karena memang Jun Ho sering menegurnya dulu ketika mereka masih syuting bersama tentang betapa seringnya So Eun menunda waktu makan. Sama dengan yang terjadi hari ini.

“Iya..”

‘Bagus. Ya sudah, lanjutkanlah pekerjaanmu. Aku akan mengirimkan tiketnya ke rumahmu nanti. Selamat bekerja, So Eun!’

“Yup, selamat bekerja juga Jun Ho..” sahut So Eun benar-benar menutup pembicaraan singkat mereka. So Eun terlihat tersenyum mengingat kembali pembicaraan singkat mereka barusan sebelum akhirnya berjalan ke arah kru yang memanggilnya.

*

Hffft. Jun Ho menghela nafas setelah selesai bertelefonan dengan So Eun. Ia juga mengusap dadanya yang sebenarnya sedikit berdebar karena sudah cukup lama ia tak berbicara dengan So Eun semenjak acara yang mereka isi bersama.

“So sweet…”

Jun Ho tersentak kaget ketika seseorang bersuara tepat di belakang telinganya. Pemuda bermarga Lee itu setengah terperanjat, lalu segera beralih kea rah suara.

“Yah Jang Woo Young! Kau mau aku mati karena serangan jantung!!!” Seru Jun Ho kesal sambil melempar handuk yang melingkari lehernya ke wajah pemuda di atasnya itu. Woo Young mengaduh ketika benda itu memukul wajahnya. Namun ia tetap saja tertawa.

“Tanpa aku kagetkan pun sepertinya kau tadi hampir kena serangan jantung karena terlalu senang menghubungi pujaan hatimu..” cibir Woo Young usil. Jun Ho memutar bola matanya bosan sambil menjauhi hyungnya tersebut dan menghidupkan musik kembali. Sementara itu Woo Young hanya masih berdiri di belakangnya.

“Apa rencanamu untuk mengungkapkan cintamu, Jun Ho? Maksudku kau selama ini terlihat begitu sibuk berlatih. Apa kau menyiapkan kejutan untuk Kim So Eun?” Tanya Woo Young sambil menyandarkan dirinya pada dinding terdekat.

“Aku tidak akan mengungkapkan cinta..” Jun Ho melirik pada Woo Young. “Aku hanya menyiapkan kejutan saja…”

“Huh? Memberi kejutan tapi tak mengungkapkan cinta? Apa maksudnya?”

“Di acara kami dulu So Eun pernah bilang kalau ia ingin melihat konser idola pria dengan konsep sexytopless. Aku hanya menyiapkan diri saja..”

“Tch, aneh sekali. Kaukan suka padanya. Apa salahnya langsung nyatakan cinta saja…”

Jun Ho mengulurkan niatnya untuk menghidupkan musik mendengar ucapa Woo Young itu. Ia menghela nafas. “Aku rasa tak semudah itu..“ ucapnya pelan.

“Maksudnya?”

“Tch, aku tak tahu entah ia punya kekasih atau tidak. Waktu itu memang dia bilang tidak, tapi kita tidak tahu untuk saat ini. Dan juga… aku rasa aku belum siap. Mengungkapkan cinta tak semudah itu, Jang Woo Young…” jelas Jun Ho melirik Woo Young. Woo Young tampak menganggukkan kepalanya pelan.

“Baiklah, jadi belum di saat konser? Tapi.. tentu kau mengundangnya besok bukan hanya untuk menunjukkan padanya sisi idolamu, bukan? Maksudku, kau telah menyiapkan sesuatu untuk membuatnya terpikat padamu dalam sebagai seorang laki-laki yang sebenarnya..”

Jun Ho tersenyum kecil mendengar tebakan Woo Young. Ia melirik pemuda di depannya itu lalu menganggukkan kepalanya. “Ya, itulah alasan kenapa aku sering berlatih selama ini…”

*

Tanpa terasa hari yang ditunggupun akhirnya datang. Seperti yang telah direncanakan dan dijanjikan sebelumnya So Eun saat ini telah berada di antara penggemar-penggemar 2pm lainnya. Sebenarnya tentu saja resiko bagi seorang selebriti sepertinya untuk menonton seperti ini, namun So Eun telah menyiasati hal tersebut dengan memakai pakaian yang sedikit tertutup untuk menutupi identitasnya. Hal tersebut sepertinya cukup berhasil karena orang-orang di sekitarnya tak menyadari kehadirannya karena mereka terlihat lebih antusias menonton konser yang akan berjalan.

“Unnie..” Seseorang yang duduk di sampingnya tadi berbisik pada So Eun. So Eun melirik adik perempuannya itu – Kim So Mi. “Kapan acaranya di mulai?” Tanya gadis itu sambil sedikit cemberut.

“Kata mereka sebentar lagi, So Mi. bersabarlah sedikit…” jawab So Eun sambil tersenyum pada adik perempuannya itu. Pada akhirnya So Mi hanya mengangkat bahu sambil kembali melihat ke arah panggung sambil mengayun-ayunkan lightstick dengan nama Chan Sung di tangannya. Sementara itu So Eun kali ini tampak mencari-cari ponselnya dan mengetikkan sesuatu.

*

Bip.

Benda persegi yang terletak di atas meja itu berdering kecil pertanda masuknya sebuah pesan baru. Jun Ho, sang pemilik ponsel yang sebelumnya tampak sibuk memperbaiki rambutnya tampak meraih benda tersebut untuk memeriksanya.

Baik, Tuan penyanyi. Aku sudah datang di tempat yang kau pesankan.

Jun Ho tersenyum kecil ketika membaca tulisan itu di dalam hati. Tangannya kemudian dengan cepat menuliskan balasan.

Bagus. Kami akan tampil tak lama lagi.

Jun Ho lagi-lagi tersenyum setelah pesan tadi terkirim. Pemuda itu kemudian menitipkan ponselnya pada salah satu manager grupnya sebelum bergabung dengan member lainnya untuk bersiap-siap untuk tampil.

*

So Eun terus menunduk dan hanya menatap kakinya demi terus menyembunyikan dirinya di antara keramaian. Beberapa kali ia hanya mengangkat kepalanya ketika So Mi mengajaknya bicara ataupun memeriksa sekitarnya untuk melihat pertanda konser akan dimulai.

“Tch lama sekali..” So Mi kembali mengeluh untuk kesekian kalinya. “Huaaah.. aku bosan..” omelnya sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi.

So Eun kali ini kembali mengangkat wajahnya untuk melirik adik perempuannya itu. “Sabar sebentar, So Mi-ah. Aku yakin sebentar lagi akan dimulai..” kata So Eun sambil tersenyum lembut pada adiknya itu. So Mi tampak menguap.

“Kau sudah mengatakan hal itu sekian kali, unnie. Tapi lihat! Konsernya belum juga di—“ So Mi menghentikan ucapannya ketika suasana berubah gelap tiba-tiba. Suara heboh penonton terdengar setelah itu dimana sebagian besar dari mereka terlihat antusias bahkan banyak yang berdiri dari tempat duduk mereka. Sepertinya hal ini menandakan bahwa konsernya akan dimulai.

“Lihat. Akhirnya mulai bukan?!” So Eun terkekeh melihat So Mi yang kini berubah sedikit alpa mengamati sekitarnya. So Mi kembali melirik kepadanya, sedikit menyengir. Ia kemudian mulai menatap kembali ke arah panggung ketika sebuah VCR di putar pada beberapa layar besar di ruangan raksasa itu.

VCR pembuka yang berisikan pengenalan permember itu berdurasi beberapa menit sebelum akhirnya enam pemuda yang ditunggu mulai memasuki panggung. Teriakan histeris langsung terdengar dimana-mana bersama suara music yang terdengar begitu keras. So Eun yang tak terbiasa dengan semua itu hanya bisa sedikit menutup telinganya demi meredam suara bising itu agar tidak sampai merusak gendang telinganya.

Dengan masih sering menunduk dan masih dengan posisi tangan yang menutup telinganya, So Eun mulai mengangkat wajahnya untuk melihat ke arah panggung dimana enam pemuda itu asyik bernyanyi dan menari. Tak cukup lama baginya untuk menemukan salah satu pemuda yang kemarin mengundangnya datang ke konser ini.

Walau ia sering melihat Jun Ho menari di Televisi, namun So Eun tak mengerti kenapa kali ini ia tak bisa menghentikan dirinya untuk tidak terkagum melihat pemuda itu menari dan bernyanyi secara langsung. Disana, di atas tatanan panggung yang megah bersama dentuman musik yang beat pemuda yang biasanya selalu bersikap usil padanya itu terlihat seperti menunjukkan sisinya yang lain pada So Eun. sisi yang sampai saat ini masih menahannya untuk hanya menatap pemuda itu tanpa bisa mengatakan apa-apa.

“Woahh, ini sangat dekat sekali dengan panggung. Unnie, kau pintar memilihkan tempat duduk!” Seru So Mi yang juga telah hanyut dengan suasana dan mulai mengayunkan lightstick di tangannya. So Eun tampak tersenyum mendengarnya dan melirik adik perempuannya itu sejenak, sebelum kembali melirik ke arah panggung.

Deg.

So Eun terhenti tiba-tiba ketika ketika ia melirik panggung saat ini, matanya bertemu dengan sepasang milik Jun Ho yang ternyata meliriknya di tengah keasyikan bernyanyi dan menari. So Eun terlihat  senyuma anehnya menghadapi tatapan Jun Ho yang berbeda dari yang ia kenal biasanya. Ia cukup kaget ketika Jun Ho membalas senyumannya dengan sebuah senyuman smirk sebelum mengalihkan pandangannya kembali pada penonton di hadapannya.

Sementara itu So Eun terdiam dan masih terpaku sambil matanya terus mengikuti pergerakan Jun Ho. So Eun tak mengerti ini, tapi ia penasaran dengan maksud tatapan dan senyuman Jun Ho tadi. Tatapan itu berbeda sekali, begitupun dengan senyuman yang diberikan padanya tadi. So Eun tak mengerti entah Jun Ho hanya ingin menyapanya atau bagaimanya, namun tatapan itu berhasil membuat detak jantungnya terasa lebih kuat mengikuti dentuman bass dari speaker-speaker yang terpasang di ruangan itu.

*

Member 2pm baru saja selesai menyanyikan lagu Don’t Stop Can’t Stop, salah satu lagu andalan mereka yang mereka nyanyikan di tengah-tengah konser. Saat ini mereka semua yang awalnya menyebar tampak sama-sama bergeser ke pusat panggung. Dimana setiap gerakan mereka terus disambut teriakan histeris dari segala arah.

Keenam pemuda itu tersenyum menanggapi teriakan histeris dari semua fans mereka yang semakin keras itu. Hingga tak lama Min Jun tampak mulai bersuara.

“Apa kalian semua senang?!” Tanyanya dengan nada suara yang sengaja dinaikkan. Pertanyaannya itu mendatangkan sahutan heboh dari  fans .mereka yang disebut Hottest itu.

‘YAAAAAAAAAAAAAAA!!’

“Kalian mau lagi atau selesaikan sampai disini?!” Chan Sung tiba-tiba ikut berbicara dengan nada yang hampir sama dengan Min Jun.

“LANJUTTTT..”

“Keren!”

Keenam pemuda itu saling tertawa satu sama lain menanggapi keanehan maknae mereka tersebut. Hal yang sama juga dilakukan oleh fans mereka yang terus berteriak-teriak dari sudut ke sudut.

“Baiklah, sebaiknya kita langsung ke lagu kita yang selanjutnya saja..” Nichkhun menengahi keadaan tersebut. Ia melirik teman-temannya. “Jadi apa lagu kita selanjutnya?”

“Love Song!” Taec Yeon menyahut cepat. “Kalian tentu siapa yang menciptakan lagu ini, bukan?” Tanya Taec Yeon pada fans-fans mereka . para Hottest menyahut lebih heboh.

“LEE JUN HO!!!”

“SIAPA?!” Taec Yeon kembali bertanya.

“LEE JUN HOOO!!!”

“Jun Ho-ssi..” Taec Yeon dan member 2pm lainnya tersenyum kecil sambil melirik Jun Ho yang hanya diam sejak tadi. Jun Ho yang sebelumnya tersenyum pada fans-fansnya melirik teman-temannya itu.

“Yup?”

“Kau menciptakan lagu Love Song ini, bukan? Bisa kau ceritakan sedikit makna lagu ini serta… mungkin artinya secara pribadi untukmu dan untuk siapa kau dedikasikan lagu itu sendiri.” Kata Taec Yeon pada Jun Ho. Jun Ho sempat melihat seringaian licik pemuda itu ketika mengatakannya.

“Bukankah kalian semua sudah tahu?” Jun Ho menyahut santai – terdengar bertele. “Aku sudah sering menceritakan tentang lagu ini, bukan?”

“Tapi masalahnya banyak yang masih belum tahu, Jun Ho-ssi. Apalagi beberapa orang yang mungkin baru pertama kali datang ke konser kita..” Woo Young menyela cepat, ia mengedipkan satu matanya kepada Jun Ho. Jun Ho menghela nafas menghadapi keusilan teman-temannya ini.

“Well, aku akan menceritakan lagi kalau begitu..” Jun Ho akhirnya mengaihkan kembali pandangannya ke arah penoton. Pandangan untuk kesekian kalinya beralih menuju salah satu sudut di deretan bangku VIP. Jun Ho tersenyum tipis menemukan salah satu penonton yang agak sedikit kaget bertemu pandang dengannya itu, sebelum mengalihkan pandangannya kembali ke arah penonton yang lain. “Seperti judulnya tentu lagu ini bercerita tentang cinta. Lebih tepatnya lagu ini bercerita tentang ungkapan cinta seorang laki-laki kepada wanita yang dicintainya. Tentang betapa pentingnya kehadiran gadis itu untuk kehidupan laki-laki tadi..” jelas Jun Ho kemudian, ia terlihat serius dengan kata-katanya.

“Wah, kau sepertinya benar-benar mencurahkan seluruh hatimu untuk membuat lagu tadi. Aku penasaran apakah itu pengalaman pribadimu, huh?” Tanya Taec Yeon datang tiba-tiba dan merangkul bahu Jun Ho. “Atau.. apakah kau sedang jatuh cinta?”

“Haha iya! Seingatku kau paling sering berlatih untuk lagu yang satu ini. Apa lagu ini memiliki makna khusus bagimu untuk konser kali ini?” Min Jun ikut bertanya.

Para fans terdengar lebih histeris setelahnya sementara Jun Ho malah tergagap tak berani menjawab. Hingga tiba-tiba musik terdengar menggema dan seperti membantunya dari keadaan yang seperti mendesaknya itu. Jun Ho melirik teman-temannya yang tampak terkekeh satu sama lain sebelum mulai bersiap untuk bernyanyi dan menari. Taec Yeon kembali merangkul Jun Ho untuk ikut bersamanya.

*

So Eun dan para fans lainnya terhanyut dalam alunan lagu yang dinyanyikan oleh member 2pm dengan kesungguhan mereka itu. Beberapa kali ketika para member melakukan gerakan dance yang sederhana yang membuat teriakan semakin bergemuruh. Hal itu membuat So Eun pada akhirnya sudah dapat menyesuaikan diri dengan keramaian ini dan mulai menikmati konser yang disajikan oleh enam pemuda tampan itu.

Sejak tadi, walau dari awal So Eun memang menyukai semua member atau lebih memfaforitkan Nichkhun, namun entah kenapa sepanjang lagu matanya lebih banyak tertuju pada Jun Ho. So Eun tak mengerti namun Jun Ho benar-benar terlihat berbeda malam ini, ia benar-benar membuat So Eun terus penasaran dengan apa yang ia lakukan di atas panggung sana. Hal itu ditambah dengan betapa seringnya Jun Ho melirik ke arah dimana So Eun berada di tengah keseriusannya dalam bernyanyi.

Seperti saat ini, Jun Ho saat ini tampak berjalan lebih dekat ke arah penonton yang berada di dekat So Eun berada. Dan lagi! Jun Ho melirik ke arahnya, hanya sekilas memang dan tanpa senyuman namun hal itu entah kenapa membuat So Eun terus merasakan hal aneh yang dirasakannya sepanjang lagu. Hingga ia hanya terus memandang pemuda itu yang masih berada disana untuk menyapa fans-fans di sekitarnya.

Tiba kini giliran Jun Ho bernanyi, pemuda itu tampak menjauh dari sudut panggung dan mulai melakukan gerakan tari sederhana dengan arah tepat dengan dimana So Eun berada. This song for you byeonhaji anheul mideum meomchuji anheul jigeum naegegidae I love you(you)you(you)you so song for you. Gerakan menutup line singkatnya dengan kembali menatap So Eun dan menunjuk tepat ke arahnya. Hal yang membuat So Eun lagi-lagi terpana di tempatnya.

Jun Ho kali ini terdiam disana dan terus menatapnya. Ia memberikan sebuah senyuman kecil dan lembut kepada So Eun yang masih terpana sebelum bergerak darisana dan bergabung dengan teman-temannya kembali ke tengah panggung.

“Astagaaaa, Jun Ho oppa tersenyum padaku!!!” Lamunan So Eun berhenti ketika salah satu fans Jun Ho yang duduk di sampingnya berseru senang.

“Bukan! Dia pasti senyum kepadaku!” Seru temannya yang lain.

Sementara So Eun hanya tersenyum kecil sambil mengalihkan perhatiannya dari panggung. Ketika ia melirik adik perempuannya, ia baru menyadari bahwa So Mi menatapnya dengan sebuah pandangan yang aneh.

“Dia menatapmu, Unnie. Kau ada hubungan spesial dengannya?” Tanya So Mi tiba-tiba.

“H-Huh?” So Eun tergagap.

“Aku sudah menyangka dari awal..” So Mi terkekeh. “Kaukan tidak suka menonton pertunjukan konser seperti ini. Aku saja heran kenapa kau mau datang. Namun setelah kuingat acaramu dengan Jun Ho-oppa aku akhirnya sadar sesuatu..”

“A-Apa maksudnya?” Tanya So Eun bingung.

“Kau sudah pacaraan dengannya bukan?”

“HAH?” So Eun menyahut cepat karena kaget. “B-Bukan sama sekali!” Bantah So Eun cepat.

“Oh, berarti belum..” So Mi menjawab tenang, sebelum melirik kembali ke arah panggung. “Seingatku Jun Ho-oppa sering sekali melirik ke arah sini, ditambah apa yang dilakukannya barusan. Sekarang semuanya sudah jelas kalau dia sedang ingin membuatmu terkesan..” So Mi menjawab yakin.

“Huh?”

So Eun hanya menatap bingung adik perempuannya itu yang tak lagi meliriknya, sebelum melirik ke arah Jun Ho di atas panggung. So Eun kini penasaran, benarkah ucapan So Mi itu? Tapi.. kenapa pipinya juga memanas tanpa alasan begini setiap memikirkannya.

*

Setelah konser itu So Eun dan Jun Ho kembali sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Mereka tak pernah bertemu lagi atau bahkan berbicara di telepon kecuali di hari konser dimana So Eun mengucapkan selamat kepada Jun Ho. Untuk selanjutnya keduanya tak tahu khabar satu sama lain untuk sementara waktu. Hingga di sebuah tanggal di bulan juni.

“So Eun!” Pemuda itu berseru menyambut So Eun ketika So Eun baru saja memasuki tempat pemutaran perdana film yang dibintangi Jun Ho itu. Jun Ho tampak melambaikan tangannya pada So Eun. “Kemarilah!”

So Eun tersenyum kecil, gadis itu kemudian segera menghampiri pemuda yang sudah tersenyum lebar menyambutnya di salah satu sudut sepi di tempat pemutaran ini. “Haii!!” Sapa So Eun ceria setelah berada di hadapan Jun Ho. Jun Ho tampak terkekeh melihat sikap kekanakkan So Eun.

“Haiii. Aku senang kau datang..” ucap Jun Ho sambil tersenyum.

“Tentu saja aku akan berusaha datang kalau tidak sedang sibuk. Untuk merayakan debutmu sebagai aktor film tentu saja..” jawab So Eun masih dengan nada ceria. Jun Ho lagi-lagi tersenyum menatap wajah bahagia So Eun.

“Kau terlihat cantik hari ini..” ucap Jun Ho tak lama, mengalihkan perhatiannya untuk melihat penampilan So Eun yang memang terlihat simple namun menawan pada malam hari ini.

“Huh?” So Eun sedikit kaget, ikut memperhatikan penampilannya sendiri. “Aish, ini untuk pertama kalinya kau memujiku selama kita saling mengenal – di luar tuntutan pekerjaan pastinya..” ucap So Eun berusaha untuk bersikap santai walau ia merasa sedikit gugup setelah sadar diperhatikan oleh Jun Ho.

“Benarkah?” Jun Ho tersenyum.  “Berarti aku harus selalu memujimu mulai dari sekarang..”

“Aish..” So Eun menggumam pelan, sedikit gugup. “Kau hari ini aneh sekali..”

Jun Ho hanya tersenyum kecil dan mengacuhkan ucapan So Eun. ia kemudian mengulurkan tangannya pada So Eun. “Ayo masuk!” ajaknya kemudian.

So Eun tak langsung menerimanya, ia menatap jemari-jemari yang diulurkannya itu dengan ragu. Tak lama ia melirik wajah Jun Ho lagi, menemukan Jun Ho masih dengan senyuman yang sama dengannya. Namun tak lama So Eun akhirnya balas tersenyum dan menerima uluran tangan itu. Keduanya kemudian segera berjalan menuju dimana orang-orang berkumpul untuk menyaksikan perdana film yang dibintangi Jun Ho itu.

*

Tempat itu terlihat tenang, di depan sana hanya ada sebuah layar besar yang menayangkan sebuah adegan yang cukup menegangkan – membawa semua orang untuk hanya terpaku pada layar itu.

Namun sepertinya hal itu tidak terlalu berpengaruh pada So Eun. Karena nyatanya dari sepanjang film, tayangan demi tayangan tak mampu untuk membuatnya terhanyut karena ada hal lain yang telah memanipulasi fikirannya sepenuhnya.

Soeun kembali secara diam-diam menatap pemuda yang saat ini duduk di sampingnya – Jun Ho. Berada di tempat ini bersama Jun Ho disampingnya membuat ia kembali harus mengingat saat-saat dimana dulu mereka juga pernah berada di posisi yang sama demi adegan sebuah acara beberapa waktu yang lalu. Walau semuanya tak sepenuhnya sama karena mereka tak hanya berdua seperti pada waktu itu namun So Eun tetap saja merasa gugup. Apalagi ketika ia masih merasakan kehangatan tangan Jun Ho yang masih menggenggam erat tangannya semenjak film ditayangkan.

So Eun menghembuskan nafasnya yang gugup lagi dan lagi sebelum kembali menatap Jun Ho di sampingnya. So Eun tak dapat menahan dirinya untuk terus berfikir dan berfikir tentang keanehan Jun Ho terhadapnya belakangan ini. Dari kejadian di konser waktu itu, undangn ke tempat ini, serta etika pemuda itu di depannya sejak mereka bertemu tadi. Semuanya benar-benar berbeda dari cara bersikap Jun Ho sebelumnya yang terkesan santai dan begitu casual.

Dan sekarang genggaman tangan Jun Ho ini. So Eun tak bisa menahan dirinya untuk menerka-nerka atau bahkan berharap lebih dengan perhatian Jun Ho yang tak biasa ini. Ini sungguh membingungkan – dan tentu saja mendebarkan – So Eun benar-benar membutuhkan penjelasan Jun Ho tentang apa yang saat ini tengah difikirkan pemuda itu untuk terus menahan tangannya dan tak melepaskannya walau hanya sedetik saja.

*

Mobil mewah Jun Ho berhenti tepat di dekat sebuah tempat yang cukup sepi namun tinggi dan indah di tengah jalan menuju rumah So Eun. kedua orang itu setuju untuk tidak langsung pulang mengingat malam masih jauh dari larut.

Kedua orang itu terdiam dalam beberapa menit karena kedunya sibuk memperhatikan tatanan city light yang terlihat darisana. Hingga setelah beberapa saat Jun Ho tampak mengalihkan perhatiannya kembali pada So Eun.

“So Eun?”

“Hum?”

So Eun melirik Jun Ho kembali ketika pemuda itu memanggilnya. Dimana untuk selanjutnya ia menemukan sebuah cara perubahan tatapan dari Jun Ho kepadanya. So Eun lagi-lagi merasakan perubahan suasana di sekitarnya mendapatkan tatapan itu.

“Ada apa?” Tanya So Eun pelan dengan nada gugup karena Jun Ho tak juga mengatakan apa-apa.

Jun Ho masih belum menyahut, pemuda itu tampak masih memikirkan apa yang disampaikannya dalam beberapa saat. Hingga setelah meyakinkan dirinya ia kembali menatap gadis di depannya itu.

“Begini..” Jun Ho berdehem pelan sambil perlahan tangannya kembali bergerak untuk meraih jemari So Eun. kembali menggenggamnya. Hal yang tentu saja membuat So Eun sedikit canggung dan jantungnya berdengup lebih kencang. “Aku ingin kau tahu alasanku mengundangmu malam ini ke premier filmku, So Eun..” jelas Jun Ho perlahan, sedikit mengacuhkan betapa panasnya wajahnya saat ini.

“Aku ingin menunjukkan sisiku yang lain kepadamu..”

Jun Ho lebih mengacuhkan rasa gugupnya lalu lebih memberanikan diri untuk menatap So Eun. “Aku ingin kau tak hanya melihatku sebatas teman, namun lebih kepada seorang pria yang bisa melindungi serta mempesonakanmu. Menunjukkan bahwa aku menyukaimu dan ingin bersamamu…”

“H-Huh?” So Eun benar-benar kaget dengan apa yang disampaikan Jun Ho bersama genggaman tangannya yang semakin erat pada jemari So Eun. pemuda itu juga menatapnya dengan lebih serius kini, dengan tatapan yang lebih dalam.

“Jadilah kekasihku..”

Hening. Kedua orang itu masih sama-sama terdiam dimana Jun Ho menanti dengan was-was So Eun yang tampak masih begitu kaget dengan apa yang baru saja didengarnya. Masih terlihat tak yakin. Hingga setelah beberapa lama tiba-tiba So Eun malah tertawa

“HAHA! Kau tak bisa bercanda dengan cara ini!!” Seru So Eun sambil terus tertawa, memukul bahu Jun Ho dengan pelan. “Aku tak akan tertipu..”

Jun Ho awalnya tentu saja kaget sekaligus bingung dengan reaksi So Eun. ia kemudian menatap So Eun dengan sedikit kesal karena telah menghancurkan nuansa yang telah ia bina dengan sebaik-bainya. “Aku tak bercanda..”

“Haha, aku benar-benar tak percaya dengan trik seperti ini!” Kata So Eun sambil terus tertawa dan menggelengkan kepalanya kuat. “Jangan bercanda seperti ini! Ini tidak lucu.”

Jun Ho kali ini tak mengatakan apapun, membiarkan So Eun tertawa sepuasnya. Hingga hal itu akhirnya membuat So Eun berhenti tertawa, menatap ragu pemuda di depannya itu. “Ini serius?”

Jun Ho menghela nafas, lalu ia kembali membawa jemarinya dan kali ini menyentuh salah satu sisi wajah So Eun. berusaha So Eun kembali serius dengan pembicaraan mereka tadi. “Aku serius. Apa kau pernah melihat aku bercanda dengan wajah sefrustasi ini?”

“Aish, jadi kau frustasi menyatakan perasaan padaku?” So Eun mengomel.

“Tentu bukan itu maksudnya. Astaga So Eun, bisakah tak bercanda disaat seperti ini. Maksudk—“

Ucapan Jun Ho terhenti dan seketika ia menatap So Eun tak percaya ketika So Eun mengecup singkap bibirnya. Sementara So Eun malah menatapnya dengan senyuman usil yang sama.

“Aku mengerti..” ucap So Eun masih tersenyum kecil. “Aku juga bisa melihatnya..” ucap So Eun kemudian.

“Lalu apa kau mau?” Tanya Jun Ho sedikit tidak sabar. Terus menatap mata So Eun dengan serius.

So Eun lagi-lagi terdiam dalam beberapa saat, sengaja membuat Jun Ho sedikit menunggu. Hingga setelah beberapa saat akhirnya ia mengangguk pelan. “Ya, aku mau..” ucap So Eun kemudian.

“B-Benarkah?” Tanya Jun Ho sedikit tak percaya. Ia benar-benar terlihat senang ketika So Eun lagi-lagi mengangguk. Jun Ho pun memeluk So Eun setelahnya. “Terima kasih, So Eun. Terima kasih. Kau tak akan mengerti betapa bahagianya aku saat ini..” bisik Jun Ho sambil terus memeluk So Eun. So Eun balas memeluknya erat.

“Aku juga bahagia, Jun Ho. Begitu bahagia. Kau tak akan mengerti betapa berartinya semua yang telah kau lakukan selama ini padaku. Aku juga sangat menyukaimu..” balas So Eun berbisik.

“Aku senang kau dapat melihat semua yang kulakukan itu. Aku mencintaimu, So Eun..”

“Aku juga..”

Kedua orang itu terus tersenyum sambil terus berpelukan dalam beberapa saat. Hingga setelahnya mereka saling melepaskan diri namun tangan keduanya masih saling bergenggaman.

“Jadi mulai sekarang kita pacaran, bukan?” Tanya Jun Ho meyakinkan. Sama sekali masih tak yakin dengan apa yang telah terjadi saat ini. So Eun terus tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

“Ya, kita pacaran..”

Jun Ho lagi-lagi tersenyum sambil menatap So Eun. “Jadi.. apakah boleh..” Jun Ho menggantung ucapannya sambil menatap So Eun sedikit was-was. So Eun yang menyadari arah ucapan Jun Ho tampak sedikit terkekeh.

“Ya..” jawab So Eun sedikit membisik.

Jun Ho tersenyum sebelum membawa dirinya untuk lebih mendekati So Eun, berniat mencium kekasih barunya itu. Sepasang karamel keduanya lagi-lagi saling terlihat berbinar ketika bahagia, sebelum akhirnya So Eun memejamkan matanya ketika jarak keduanya semakin dekat.

So Eun sudah mengantisipasi, dan ia secara alami semakin menggenggam jemari pemuda itu ketika ia merasa Jun Ho semakin datang padanya. Namun dalam beberapa detik ia malah sedikit heran karena suasana tenang tiba-tiba. Jun Ho tak jadi menciumnya, huh?

Tepat ketika mata So Eun terbuka dan disaat itu ia merasakan bibir Jun Ho mendarat di bibirnya. Hal yang membuat mata So Eun sedikit melebar kaget menatap mata Jun Ho yang seolah tersenyum padanya. Tak lama Jun Ho melepas ciuman itu dan tersenyum pada So Eun.

“Terus melihat ke arahku, So Eun..” ujarnya sambil tersenyum. Iapun akhirnya kembali mencium So Eun lebih dalam di kesempatan ketiga untuk kali ini. Dimana saat ini So Eun terus membuka matanya dan menatap Jun Ho. Melihat sendiri bahwa semua ini benar adanya.

[THE END]

Hfft, FF kedua untuk event kali ini walau udah telat banget sekitar sebulan. Lol. FF kali ini adalah permintaan kak Tanti. Pertama-tama aku minta maaf dulu ama kak Tanti karena akhirnya FF ini jadi tak sepenuhnya seperti permintaan kak Tanti – sebenarnya ada point-point alur lainnya disini. Namun pada akhirnya aku tak bisa membuatnya karena aku tak menemukan cara untuk menyesuaikan cerita ini dengan cerita yang lanjutan yang diminta padaku. Maaf kak.

Juga aku minta maaf kalau alur ceritanya jadinya juga gak sesuai dengan lagunya. Tapi aku berharapa semoga teman-teman semua tetap enjoy dengan FF ini.

Happy Reading all ^^

64 Comments Add yours

  1. senrumi mengatakan:

    Aq berharap itu nyata
    sso n junho sepertinya mereka cocok
    ditunggu ff yg laen ya thor

  2. vita_MVP mengatakan:

    wow junso couple >.<
    berharap banget ini jd kenyataan, berharap mereka jadian beneran…
    yg konser it, soeun beneran datangkah eonni??😀

    maaf ya jarang nongol hehe

  3. Rakha mengatakan:

    Romantis,mungkin karna saya terbiasa baca pairring sso sama 4top itu,bacanya agak serasa beda,kata2 junho nembak soeun keren tidak berlebihan tidak datar juga,pokonya pas banget….

  4. Puspa Kyukyu mengatakan:

    Keren…
    Semua berasa nyata Eonnie….

    Mmm…
    Tp bagian Member Surprise rasanya kurang cocok v.v…
    Mungkin klw Soeun wkt Syuting di Happy Ending yg bareng Kangta itu, kejadiannya akan benar-benar terasa nyata ^^

    seriuuuu…
    Benar-benar terasa nyata…

  5. Esaa mengatakan:

    tinggalin jejak dulu ah…
    nanti pas udah selesai baca aku komen lagi, oke chingu ???!!!!

  6. cucancie mengatakan:

    Berasa nyata deh baca ff ini, junho nya keren trs berusaha menarik perhatian so eun, dan membuat so eun sadar klo junho suka sm dia..suka…suka..suka..

  7. mun taryati mengatakan:

    kyaaaa seperti nyata lho perjalanan junsso,,,cieee,,, hahha seru wkt mmber 5urprise jd fanboy soeun,pa lagi tae oh yg super cuek…

  8. IntanElfAngels mengatakan:

    yeyeye lalalalala JunSso JunSso ^^ ,, ketawa ketiwi sendiri bacanya kwkwkw xD .. akhirnya perjuangan JunHo gak sia2😀 .. baca ini ff bayanginnya jadi beneran😀 .next next next ff dtunggu .. Semangat Kakak ^^

  9. ssoangel mengatakan:

    OMG OMG! Eyesmile couple! Kyaaaa senyum2 sendiri baca ff nyaaaaaa huaaaaa.. Tuhan, pingin bgt ceritanya jd nyata. Dibayangin aja udah seneng bgttttt :”””””) penasaran, so eun beneran dtg engga ya ke konser 2PM? Hehehe..
    Duuuuh junho, lagunya emg buat so eun ya? Kekekekek. Ada berita lg kek ttg kedeketan mereka :”)
    Daebak thor! Ditunggu ff junsso lainnya yaaaa, hwaiting! :3

  10. Rubiah sparkyuangelsso mengatakan:

    Huaaaaaaa romanticnya,,,,eon bener” bisa bkin readernya hanyut dalam cerita,,,coba aja kita tetanggaan pasti saeng tiap hari main rumah eon,,nongkrong bareng eon gangguin eon bikin ff…huaaa eeoooon saeng mau pindah ke padang aja kalau ginii,,,pengen dekat” eooooonnn….

  11. anastasia erna mengatakan:

    suka banget putri…
    keren…
    so swettttt….

  12. huaaaaa junho so sweet bnget sich !!!

    trus sso tumben berani langsung nyium junho aja !!!

    selalu keren ff punya putri !!

    di tunggu ff yg lain n tetap semangat buat ff nya !!

  13. Dizha adrya mengatakan:

    Huaaa ceritanya berasa nyata put,, hehe berasa junsso bnr jadian n q merasa klw si junho beneran suka ma sso hbz si junho klw ma sso, tlnganya smpe merah gitu, ap kh krna grogi, malu or hehe put d tgu next ff n psatinya lnjutan ff lainnya hehe so fighting putri😀

  14. yhuliiiSsoeun mengatakan:

    Yeay ff baru …🙂
    jadi cerita.y d.sesuain sama pas JunSso krja breng d.M&L …
    Baca ff ni jdi senyum2 sndiri,, ngebayangin muka.y si junho yg lg nembak Sso,, gimana seandai.y kalau itu nyata yah….😀 suka tatapan junho ke Sso pas konser,uhh pasti dlam bgt tuh,.. Jadi ngebayangin tatapan.y … :p😀
    JunSso ciuman.y jgan lama lama,,nanti ada paparazi yg liat… Wkwkwk… D.tggu krya yg lain, dan tentu.y ff yg lain .. Tetap smangat…😀

  15. ayu mengatakan:

    waahh junsso couple,,
    Berasa Nyata.. Junho mencoba menarik perhatian So eun dan ternyata berhasil,.. Tidak sia2 perjuangan junho krn sso jg suka ma junho, . Daebakk ditunggu ff lainnya..

  16. nuneoshotformee mengatakan:

    annyeong.. reader baru, khusus Junsso lol.. aku tmennya tanti, dia blg ad ff junsso bgus disini..kkkk..
    pnggambarannya bagus, suka bgt.. author mengkronologikannya serasa nyata..
    aku bca koment diatas yg blg lbh cocok alur saat sm kangta.. sm kangta tu pas hbs m n L bukan? ini kan ttg premier film junho yang baru diadakan juni 2013 ini ekeke.. konser 2pm bbrpa waktu sebelumnya..
    kkk. jadi inilah yg membuat ff nya berasa nyata, blom lg tulisan author nya yg oke punya..
    kekek.. aku akan kembali lg klu ad ff junsso.. ah.. akan kah ad lg? ngarep… ckckck..
    yg penting buat authornya, fighting!!

  17. zulfah mengatakan:

    annyeong eonni ^_^
    aku reader bru ni, kbetulan ada yg share link ff ni di fb, jdi aku kunjungn aja🙂
    ceritanya keren bgt eonni, eonni jgo bgt menggambrkan stiap detil kejadian di ff ini, smw penggambran kejadiannya terasa nyta bgt, oh andai aja itu kenyataan, seneng bgt dah…
    keren bgt eon ^_^
    tumb up (y)

  18. Minda amalya mengatakan:

    Wow daebak berasa nyata! Ditunggu ff yg lain’a ka:) fighting!

  19. anna mengatakan:

    aws junsso ati2 lho ada paparazi,,finally prsaan mrk mnyatu&trsampaikn,,wooyong dkk kompak bnr dah ngrjain junho dikonser smpe junho mati kutu haha but fun n kocak,,

  20. Arhy Supitri mengatakan:

    Aku terhayut bacanya dan semuanya serasa nyata,
    Jujur agak males (?) Sama pairing ini , tapi karna ffmu aku mulai tertarik dengan junsso couple.
    Aku tunggu karya2 mu selanjutnya..
    Semangat chingu🙂

  21. ciciepisces mengatakan:

    .aiishh junsso couple berasa nyta ,,hehehe

  22. HaeNy Choi93 mengatakan:

    Wow wow wow..
    Berasa nyata..
    Keren, daebak!!
    Gimana ya.. Semua scenenya tuh berharap semua real..
    Ga bisa bayangin.. Seandainya kalau benar2 begitu.. Hehehe..

    Junho kalo gerogi n H2C gitu lucu juga.. Wkwk.
    Suka scene yg terakhir itu..

    Next project ditunggu Put..
    KyuSso n JunSso udah..
    Semoga HaeSso ato ga HyukSso yaah.. /amin

  23. tanti no kawai mengatakan:

    Waaaahhh….request’an.q nih…ekekke

    ∂ķΰ udah baca dari siang dan Ќu̶̲̥̅ ulang ƪάğί ….eekkekek

    Nah….kapan ƪάğί liat junho bener2 mati kutu di bully member Ϋά̲̣̥ηġ lain….kkkkk
    Biasanya sih dy paling jago bully Ϋά̲̣̥ηġ lain terlebih chan….tapi kalo udah di sindir tentang sso sih dy cumn ϐïśª menahan malu….dan alhasil muka merahnya lah Ϋά̲̣̥ηġ tampak…..kkkkkk

    Aaaa……love song di konser WTII….
    Sso dengan segala artibut penyamaran ηγά̲̣̥…..
    VIV tribun kanan atas dari stage…….
    Premier film….. Ekkeekkek

    Cieeee……nuneo……$ɐκ̣̝̇Ƌ̲̣̣̣̥R̶̲̥̅̊α̩̩̩̩̥N̤̥̈̊Ǧ ngk petakilan ƪάğί nih…lebih kalem nih….ekekke

    Putrrrrriiiiiii suka pake bangetttt iniii…..ngk papa….ngk papa….Ĭηĭ lebih dari cukupp…..kerenn banget lah….ekekke

    Kalo diksi.mu emank keren…..jaln ceritnya juga sesuai kog dengan keinginan ƘαƘαƘ…..🙂

    Aaaaaa……..pokoknya Os Ĭηĭ buat ƘαƘαƘ senyum2 dari tadi putt…..🙂

    Maksihh…..makasihhh bangett yak put untuk Os.ηγά̲̣̥…… (y)
    Sekali lagi_sukaaa….sukaa pake bangett…..Ĭηĭ cukup ϐïśª mengobati kngen ƘαƘαƘ ma ff Oc ηγά̲̣̥ junsso…ekekke

    Di tunggu karya2 Ϋά̲̣̥ηġ lain ηγά̲̣̥ juga yah putri….semngattt selalu berkarya….!!!!! ^^

  24. Safriyanti mengatakan:

    Huwaaaaaaa,,,,,,,
    so sweet,,,,
    junho bner2 mnjukkan hal yg mempesona ma sso,,,
    sgtu cnta,a kah,,,,
    mghyalkan ne qok seolah2 nyta y,,
    pa junsso sbnr,a da hbngan,,,,
    aish bkin pnsran,,,
    aku suka,,,aku suka,,,,
    ksan yg rmantis tpi sderhana,,,
    ska ma skap junho ke sso eh sso,a sllu bcnda,,,,
    tpi akhr,a junsso brstu,,,
    kyak,a junho gk prnah ingin sso mntap pria lain,,,,
    junsso deabak dech,,,,

  25. RANI mengatakan:

    wah ceritanya bener-bener keren dan cocok banget sama pemeran utamanya.

    Akhirnya so eun dan jun ho bersatu juga, cinta mereka berdua udah tumbuh sejak main project bareng dan so eun juga datang waktu konsernya 2 pm dan akhir dari itu semua mereka pacaran juga

  26. pipip mengatakan:

    Ttep setia nunggu ff nya kok eon
    Main castnya jubsso mngingatkan kmbli ttg acra yg mreka bwakan
    Wlwpn udh lma acrnya tpi ttep dpt feelnya
    Apalgi junho dgn latihan kerasnya buat nunjukin ke soeun ada sisi lain dri junho yg buat soeun kaumm bnget sosweet
    Dtnggu eon ff lainnyaa

  27. sitieunnie mengatakan:

    bca ff ini jd tringat knangan2 junsso wktu M&L dlu..kkk
    ngeliat junho yg malu2 n tlingax yg slalu mmerah saat ddpan sso..😀
    keren put..brasa nyata coz png9ambaran critax mmbuat kt jd tringat moment2 junsso saat mreka brdua bkrja sma n klanjutan critax stlh M&L brakhir mmbuat kt jd mmbyangkan kalo mmang itulah yg trjdi pd kduax alias mreka sling jtuh n mngungkapkan prsaan mreka masing2..
    jd mmbyangin apa sso bnr2 dtg kknser 2pm ssuai jnjix ya n apa junho jg mmenuhi jnjix u/ tmpil topless ddpan sso..haha xD

  28. vita mengatakan:

    suka banget sama junsso disini,,itu tuh sweet banget…keren deh ceritanya,,aku suka
    ditunggu ff selanjut.a deh,,fighting!!

  29. vaaani mengatakan:

    akhirnya keluar jg, setelah mengalami desas desus😀

    yeaaah tebakan benar kak Tanti memang mengajukan JUnSso meski tawarannya member suju di awal kl gak salah ingt iaaa

    asikkkk
    kaya obrolan biasa, ni ff koonkrit dialognya
    wawawaaaa segitunya bang Jun,,, wat nunggu reader trberutungnya,,,
    six pack zzztztzzz gk usah umbar2 khusus sso eoni ja ya bang
    hahahhaaha tiap hari di buly :p makanan
    so mi sabar dikit yak, kekekekke
    cieee yang tiap gerakan sll noleh k sso, mpe sekitarnya ge er

    berani, yes ditembak akhirnya
    diterima, yes yeeee
    3kali ciuman, percobaan semua tuh
    kereeeen beud ni junsso

  30. erika mengatakan:

    Waw JunSso couple🙂
    Hmm junho oppa berusaha membuat Sso eonni terpesona ya dan akhirnya usahamu tidak sia-sia, Sso eonni sukses terpesona olehmu kkk…
    Akhirnya mereka berdua jadian juga😀
    Hehehe…di tunggu ff lainnya author putri😉

  31. kim Ra rA mengatakan:

    Seprerti itu kah mereka??? haha ngarep’ tapi asli mereka berasa nyata.

    asik babget tuh para Fanboy yang lagi membahas kisah asmara sunbe. dan ternyata Sso di kelilingi para namja yang diam diam mengidolakannya

    yeeee Junho sukses di buly sama member lain kebayang gimana merahnya tu kuping junho keke~
    Eye Smile Coupel….. Sweet banget sich. junho tuh bisa aja yach Ssonya udah nunggu nunggu eh tahunya dapet pas buka mata [Terus melihat kearahku Soeun] huaaa merinding baca tuh kata ‘Ngena’ banget dech…

    FF nya keren Put../

  32. cutewhite mengatakan:

    Astagaaaa sweet bgt endingnyaa..feelnya berasaaaa bgt aaaah junsso cute sekali mreka.. Untung junho mutusin berani buat nyatain.. Ditunggu ff lainnya^^

  33. Luthfiangelsso mengatakan:

    astaga berasa baca kisah nyata di balik junsso serius !!
    eh eh tpi sso kira” beneran dateng ke konser 2pm gak yaa ??
    kerreenn put ceritanya berasa nyatanya aku ikutan ngefly apalagi paas bagian konser trus bagian junho nyanyi sambil natap sso astaga gak kebayang so sweet nya ^^ kalo aku ada di posisi itu sumpah bahagianyaa # menghayal haha😀
    di tunggu ff lainnya put🙂

  34. shane mengatakan:

    Berasa kembali k masa M &L nya junssso.. Aye ngebayangin muka mereka pd saat Di acara ntu .

    Ngeliat moment junho ma soeun yg selalu terkekeh …senyam3 senyum..alhasil yg bc jdi ngikut terbawa arus hhhhhe😄
    Cieeee junho always d goda ma temennya.
    Dan pd akhirnya junho bener2 membuat soeun terperosok kpd pesonanya d atas panggung ..yg ngebuat hati soeun berlomba3 berdetag hihiiihi m
    9ieeeeEee yg d harapkan ttg pernyataan cinta telah terungkapkan ,, begitu bahagianya ketika cinta tlah terungkap dg kissue yg manis n bercampur senyuman hhhhhhhe

    Puput slalu ڪu̶̲̥̅̊k̶̲̥̅̊ڪsukses deh yak bikin ff (Y) thumb Up (y)

    Puuut, tinggal requestan punya kakk ya hhhe…yg special ya put ..specialnya g pake telor tp pake hati ayam yo kkkkkk ~

    Keep writing Ny Jong (y)
    Chayooooo ~ adekku syang :*
    ( ‾̴̴͡͡‾̴̴͡͡) ♍űűűάάħ°˚ ˚<3

  35. niniet mengatakan:

    Jiahaha.,beiasa nyata bener deh, detail bgt nyeritainnya, interaksi mata junsso yg lirik2an saat dikonser bener2 ngena, tanpa bnyk kata tp penuh arti ,bagus Putri, puas aku bacanya…:)

  36. dyyyy mengatakan:

    junho so sweet deh…..
    membyangkan jd so eun…. ĦăªĦăĦăĦăª …

  37. haekyusso mengatakan:

    wahhh,,,berasa trsn dr acara M&L
    Seandai y ntu bnr pst pr junsso senang🙂
    Bagus jalan cerita y,,,aish junho d ledekin mulu sm mmber 2pm,,, #cieee
    Tp untung y nick yg slalu menengahi y🙂

  38. yehaesso_ mengatakan:

    junso couple !!!
    waahh perjalanan cinta junho untuk dapetin soeun bener2 aku ngerasa kalo ini itu real dan berharap ini juga real dikehidupan asli mereka.
    dan sikap junho yang pengen banget nunjukin sisi lainnya ke soeun.whoa~ aku suka
    masih ditunggu ff selanjutnya

    keep spirit🙂

  39. nita mengatakan:

    bca ny srasa nyta ngbyngn junsso bnrn pcrn. mrka sweet bngt.🙂
    d tnggu ff yg k 3 ny y eon. fighting🙂

  40. hellolina97 mengatakan:

    JunSso ……

    salut sama junho yg latihan keras tiap hari biar bisa tampil sempurna dihadapan so eun.

    ditunggi ff yg lain🙂

  41. hellolina97 mengatakan:

    JunSso

    salut sama junho yg giat latihan tiap hari buat bisa menunjukkan sisi lain dia waktu di panggung

    ditunggu ff yg lainnya hehehe

  42. lee_jihyun mengatakan:

    ya ampun klakuan 2pm mmber mmg bener bikin q g henti2ny buat snyum sndiri…
    dtambah cara junho mnunjukan rasa sukanya k so eun… bener2 perfect n mmbuatku smkin snyum2 sndiri…🙂

    pokok nya nice story chingu.. ^_^

  43. Ambar mengatakan:

    Aaa JunSso Couple!!!!!!!!!! q selalu kangen ma Couple satu ni,,berasa nyata ni ff’nya..mreka jg romantis bngt lucu bayangin mereka yg malu2 kucing.. JunSso pacaran,hore..hore..hore q seneng bngt ma ff ni..

  44. kiki mengatakan:

    waah,,,,
    keren ffnya,
    aku suka,
    junhonya malu” mau nyatai cintanya,,
    dtunggu ff lainnya ttng kim so eun🙂

  45. kiki chan mengatakan:

    tarik nafas dalam2.
    aaaah.. ini ff nya manis bangeet.. kangen bgt deh sm couple ini.. huaaaa sukaaa >.<

  46. mizanafidausi mengatakan:

    seperti kata yang lain ini seperti nyata suka banget🙂
    walaupun mereka cuma tlpn2an tapi tetep aja lucu, sso juga suka banget goda junho jadi inget m&l dia selalu ketawa lepas walupun kadang canggung kekeke😀
    Suka banget pas bagian konser apalagi ada somi disitu,,, hahaha somi curiga tuh, eh somi 2pm fans kan, jadi untung dong dia bisa nonton gratis🙂
    cieee junho nembak, habis diajak ke premier langsung main nemak aja, dan soeun main cium2 junho aja -,- biasanya kan kamu pemalu kekeke

  47. kristienuuna mengatakan:

    Wah bahagia na..o(*^▽^*)o
    Hedew Soeun ini, Sie Junho uda dagdigdug susa susa bikin suasana jadi romantis eh maLah d ketawa’in..
    Bener bener dech, cewek satu ini bikin gemes..
    ◦°◦みϱ\”̮みϱ\”̮みϱ (⌒˛⌒)◦°◦

  48. Devi mengatakan:

    wahhh bgussss bngeeet OS’a,,,,

    akhir’a junsso brsatu,,,,junho so sweeet bngeeet menunjukan rasa suka’a ma eonnie so eun,,,,,

    pkok’a romantisss bnget,,,d tng2u FF slanjut’a,,

  49. yolan mengatakan:

    Usahanya junho bagus juga tuh, buktinya so eun gak lepas2 buat ngeliat junho pas di panggung, jadi nge bayangin junho nembak so eun beneran deh hahahahaha,,, bagus chingu

  50. angelf mengatakan:

    junsso akhirnya authornya bwat ff junsso
    maskipun momen junsso udah lama banget tpi aku berharap ff ini nyata

    feelnya dpet banget klo junsso aplgi wktu liat ttapanya junho ke sso wktu di m&l itu beda banget..

    Suka author ff nya makin sukka sma karya karyamu

  51. Aisparkyu mengatakan:

    .huahh junSso couple,,hehee
    hdeh kren bnget thour so sweet bnget brhrap jdi knyataan ,,he
    daebak dech

  52. yuniarti_noey mengatakan:

    huaaaa ada junsso couple……….jarang2 ada ff junsso couple
    berharap menjadi real ceritanya
    tambah lagi ya ff junsso couplenya

  53. Esaa mengatakan:

    Ciuman jun ho benar benar pamungkas, haha
    aku suka.

  54. nurul mengatakan:

    entah kenapa pas baca ff ini aku bayangin kalo soeun itu aku lol duhhh so sweet nya❤

  55. aina freedom mengatakan:

    ff kamu emg tdk di ragukn lg ceritanya …keren bngt ,q yg awalnya gk ska sm cast ini jd suka …tp tetep kyusso forever . junsso bs jg romantis dan sweet bngt sampe2 kebayang di dunia nyata . semangattt

  56. ticha_ mengatakan:

    aaaaahhhh……so sweeeeeeeeettttt😀
    Bener” Daeebaaakkk!!!!!!
    Leat gmn junho oppa yg berupaya,,,gmh menunjukkan sisi lain’a…
    Bener” serius….yg akhir’a bsa membuat sso eunnie terpukau…
    Ah…..ssuuukkkaaaa (^0^)/
    Lucu ama percakapan’a hobae sso….itu 5uprise kan???hm…jd fanboy ya…. 😉😀
    Akhir’a bisa bersatu jga……kkkkkk
    Anday bsa nyata,,,,,,wkwkwkwk
    Pasty udah teriiiaakkkk gaje….ha.ha.ha😀
    Saeng….DAEBAAAAAKKKK!!!
    q tgg ff laen’a…… :*
    Mav ya q bru bsa komen😦

  57. Dear Dhiyah mengatakan:

    Kkyaaaa,, manisnyaaaa
    Andai mereka jadian benerannnn

  58. kimkim mengatakan:

    Waaaa junsso couple paling suka sama couple iniiii
    Ceritanya so sweet pulaaa
    Daebak daebak daebakkk😀

  59. Dewi mengatakan:

    sukaa, sweet couple bgt junsso

  60. Soeun mengatakan:

    JunSso couple hm cocok juga (y)
    hehehehehheheheh

  61. princess ice mengatakan:

    ttep enjoy ko put.. yah wlopun jjur ceritanya bisa d bilang terlalu biasa karena gda konflik yg berarti.. but so far so good ^^ ttep kalo soal kata per kata,kalimat per kalimat uda gak usah d komen..uda jagonya… cma critanya ja yg kurang greget mnrut aku.. tapi ttep so sweet aja kalo sso eonni mah..
    keep spirit princessclouds andina ^_^

  62. lovelyempresses mengatakan:

    So sweet bangetttt… always love this couple..

  63. GG mengatakan:

    uwaaahhhhhh junsso my fav couple after BumSso or Soeulmates😉 but for FF after Haesso haahahhaa

    Baca ini yg muncul di kepala adalah deng deng deng kisah mreka di luar MnL. berharap sih kenyataan, tp gak ada yg tau hahahaaha

    sukaa suka banget. kerasa nyata nya. penulisannya juga as usual putriii.. you one of my fav author😉 lanjut berkarya terus yaaa… aku mau cuss ke story lainnya

  64. tina65 mengatakan:

    Baca FF ini sambil senyum2 gaje.
    Hehehehe.
    Perjuangan Jun Ho ga sia2.
    Gomawo chingu untuk FFnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s