~ [Drabble Music And Love 2] More Than This ~


Title : Music And Love Chapter 2 – More Than This
Author : PrincessClouds/@Hi_putriys
Genre : Romance
Rated : PG-15
Main : Kim Jong Woon – Kim So Eun

morethathis

Summary:           Cause I can love you more than this

Recommended Song:    More Than This by. One Direction

Warning:             Typo(s) – Not So Drabble at all

*More_Than_This*

Seorang pemuda berambut hitam tampak sedang memfokuskan fikirannya pada selembar kertas kanvas yang terkembang di depannya. Senyuman khasnya tampak tak henti terkembang bersama dengan gerakan lincah tangannya dalam memberikan warna pada lukisan yang sedang dikerjakannya. Warna merah saat ini, dan ujung kuas yang dipegangnya menari indah pada gambar yang membentuk sebuah pasangan bibir yang tipis dan tersenyum manis.

Pemuda itu tampak tersenyum ketika gambar bibir yang awalnya hanya bertema hitam putih oleh pensil itu berganti dengan warna merah yang terlihat sedikit pucat namun tetap terlihat manis. Ia kemudian melarikan jemarinya untuk meraih warna hitam kecoklatan dari koleksi cat minyaknya, namun ketika ia baru saja hendak mendapatkannya gerakannya terhenti ketika mendengar suara pintu.

Oppa!

Teriakan yang tak asing sampai di telinganya. Pemuda itu melirik sedikit panik seorang gadis yang berlari memasuki ruang lukisnya, ia dengan cepat berdiri sebelum gadis itu sampai di lukisan tadi. Menahannya untuk lebih dekat dengan lukisan itu. Gadis itu sedikit mengangkat alis bingung.

“Yup, ada apa? Kenapa masuk seenaknya kemari.” Kata pemuda itu sambil tersenyum dan menatap gadis yang saat ini berada di dekapannya itu. Gadis itu tersadar dari pemikirannya, lalu segera sedikit mundur ke belakang bersama pemuda itu yang melepaskan pegangannya pada kedua bahu miliknya.

“Apa yang kau lakukan disini?” omel gadis berwajah manis itu sedikit memasang ekspresi cemberut di wajahnya. “Aku mencarimu sejak tadi.”

“Kau mencariku? Oh, apalagi sekarang?” Tanya pemuda itu kemudian. Ia menatap penasaran gadis di depannya. “Kau tak ingin merengek minta dibantu mengerjakan PR-mu lagi kan?” Tanyanya menyelidik.

“Aish, tentu saja tidak!” Gadis itu sedikit cemberut. “Memangnya aku hidup hanya untuk seperti itu!” sungutnya sebal.

“Okay lalu apa, hum?” Tanya pemuda itu tersenyum manis menanggapi ekspresi kekanankkan gadis di depannya.

“Begini..” gadis yang bernama Kim So Eun itu tampak merubah ekspresinya menjadi serius kali ini. Ia kemudian mengambil sesuatu dari dalam tas yang menggantung di salah satu lengannya. “Aku ingin memberikan ini padamu, tetanggaku yang paling tampan..” ucapnya sambil mengulurkan selembar kertas penuh hiasan disana.

“Undangan apa ini?” Tanya pemuda itu sambil menerimanya, bersiap membukanya.

“Itu adalah undangan ulang tahunku, Jong Woon-oppa. Kau pasti lupa lagi kalau dua minggu lagi aku berulang tahun, Tch..” decaknya kembali memasang wajah sedikit cemberutnya. Sementara pemuda bernama Jong Woon itu hanya sedikit terkekeh kecil mendengar tebakan gadis di depannya itu. “Aish, kita sudah bertetangga selama lebih dari sepuluh tahun. Tapi bagaimana mungkin selama itu kau tak pernah mengingat hari ulang tahunku, menyebalkan..” sungut si gadis sebal melihat ekspresi Jong Woon.

“Iya, aku ingat cerewet. Lagipula walau sering lupa tetap saja pemberianku adalah yang paling mahal yang kau terima setiap tahunnya bukan?” Goda Jong Woon masih saja terkekeh.

“Aish, tetap saja paling percaya diri..” So Eun mengomel. Ia menghela nafas sebal menatap wajah tersenyum Jong Woon sebelum kemudian berubah sedikit serius. “Dan yang penting dari itu apa kau tahu, Jong Woon-oppa? Di hari itu juga aku akan mengumumkan calon tunanganku pada semua orang.” Katanya tak lama.

Bump. Jong Woon yang baru benar-benar membuka undangan tadi segera mengangkat wajahnya mendengar apa yang baru didengarnya barusan. Ia menatap sedikit kaget dan tak percaya pada gadis yang saat ini tersenyum malu-malu.

“T-Tunangan? K-Kau? B-Bagaimana bisa?” Tanya Jong Woon benar-benar lebih dari kaget dan tak yakin. Ayolah, ia kenal So Eun sejak lama, sejak mereka masih kecil karena mereka telah bertetangga sekitar dua belas tahun. Selama itu ia tahu sekali perjalanan cinta So Eun karena dirinya adalah tempat So Eun berkeluh kesah tentang apapun mengenai hidupnya; terutama tentang kekasih. Seingat setelah kekasih yang diputuskannya delapan bulan yang lalu sampai saat ini So Eun tak pernah punya kekasih manapun lagi.

“Dia adalah anak teman ibuku, oppa. Kami dijodohkan..” ucap gadis itu tak lepas memberikan senyuman bahagianya menjawab pertanyaan Jong Woon. Sementara itu pipinya tampak kian merona kemarinya. “Awalnya aku berfikir ini gila dan tidak mungkin. Tapi setelah bertemu dengannya aku benar-benar berubah fikiran karena dia begitu tampan. Dia adalah tipe ideal yang kuidamkan juga..”

Jong Woon kehabisan kata-kata, ia tak tahu harus mengatakan apa selain hanya memandang wajah merona So Eun yang terlihat begitu bahagia. Jauh di dalam hatinya sesuatu tiba-tiba membebaninya, beban yang menyesakkan dada dan perasaannya.

Oppa?” So Eun mulai tersadar dari kegiatan mengkhayalnya begitu menyadari kealpaan Jong Woon. Gadis ini berganti menatap heran Jong Woon yang tiba-tiba menatap dengan tatapan kosong walaupun pemuda itu menatap padanya. “Oppa? Kau kenapa? Jangan bilang kerasukan?” ucap So Eun panik sambil melambaikan telapak tangannya di depan wajah Jong Woon.

“H-Huh?” Jong Woon tersadar, ia segera melirik So Eun setelahnya. “Eum, tak apa-apa. Aku hanya kaget saja anak SMA sepertimu sudah tunangan mendadak begini, hehe…” ucap Jong Woon sedikit terkekeh sambil berusaha menepis fikirannya.

“Anak SMA apanya? Aku ini sudah kuliah, oppa. Semester enam tch..” So Eun cemberut. “Ya sudah, hari minggu oppa temani aku ke berbelanja ya? Aku mau beli gaun yang bagus untuk pesta nanti..” jelas gadis itu kini malah merubah wajahnya menjadi ceria. Ia mulai melancarkan puppy eyesnya pada pemuda yang tiga tahun lebih tua darinya itu.

“Kau bukannya punya tunangan? Kenapa tak mengajaknya saja?” Tanya Jong Woon menatap puppy eyes itu datar.

“Tch tentu saja aku tak bisa mengajaknya karena penampilanku nanti adalah kejutan untuknya. Aku tentu saja tak ingin ia tahu dulu gaun yang akan kugunakan nanti.”

“Ibumu?”

“Aku tak suka belanja dengan ibu karena ribet. Lagipula aku ingin tetap gaya juga karena gadis seumuranku taka da lagi yang membawa ibunya ketika berbelanja, mereka membawa pacar atau teman laki-lakinya..”

“Memang kau tak punya teman lain selain aku?”

“Tch, tentu saja karena aku paling dekat denganmu..” So Eun lagi-lagi cemberut dan mengomel. “Lagipula dari semuanya yang paling tampan itu dirimu, oppa. Jadi kau adalah pilihan terbaik yang bisa kugunakan. Ya ya? Kumohon ikut denganku ya?” Tanya So Eun memelas sambil memasang puppy eyes yang lebih terlihat menderita. Setahunya Jong Woon tak pernah mau menolaknya kalau ia sudah memasang ekspresi andalannya ini.

“Huh, baiklah..” Jong Woon pada akhirnya menyerah pada kedua puppy eyes itu.

“Yeay! Jong Woonie-oppa memang yang terbaik. Terima kasih oppa. I Love Youu!!” Teriak So Eun riang sambil menghambur ke dalam pelukan Jong Woon. Ia mendekap pemuda itu dengan erat untuk mengungkapkan rasa bahagianya, sementara Jong Woon tampak hanya tersenyum sedikit miris sambil mengusap bahu belakang So Eun.

“Aah, ya sudah oppa. Aku akan menghubungimu nanti untuk membicarakan rencana kita ini lebih lanjut. Sekarang tetanggamu yang cantik ini harus segera berangkat kuliah. Calon tunanganku adalah calon dokter, tentu aku harus menjadi terlihat lebih pintar dulu sebelum menjadi istrinya..” celoteh So Eun riang setelah melepaskan dekapannya pada Jong Woon. Hal yang membuat senyuman di wajah Jong Woon kian memiris tanpa ia sadari. “Ya sudah, aku pergi oppa. Selamat bekerja kembali dengan lukisanmu, byeee!!” ucap gadis itu bersemangat sambil melambaikan tangannya untuk terakhir kali pada Jong Woon. Setelah itu gadis itu segera melesat keluar menuju pintu tadi dengan menyanyikan lagu yang ceria.

Sementara itu Jong Woon masih berdiri di tempatnya tadi menatap kepergian So Eun hingga menghilang di balik pintu. Pemuda itu menundukkan kepalanya, terlihat datar tanpa ekspresi walau dalam hatinya sesuatu terasa begitu terluka. Perlahan pemuda itu kembali menuju lukisannya dan menatap lukisan itu sesaat.

Jong Woon mendesah, menatap lukisan bergambar So Eun itu dalam beberapa saat. Sebelumnya ia berniat memberikan lukisan itu pada So Eun di hari ulang tahunnya. Sebelumnya Jong Woon berencana memberikan lukisan itu bersama ungkapan perasaannya pada gadis itu. Namun kini ia tahu akan ia apakan lukisan ini setelah mengetahui kenyataan yang ada. Ia bahkan seperti tak punya kekuatan lagi untuk menyelesaikannya.

Jong Woon mendesah panjang sebelum menyentuh kain yang tergantung di atas kanvas. Ia kemudian menutup lukisan itu dan berjalan keluar dari ruang lukisnya itu.

I’m Broken
Do you hear me?
I’m Blinded, Cause You’re everything I see..

)*

Jong Woon dengan pasrah mengikuti So Eun yang menariknya mengelilingi pusat perbelanjaan. Sejak tadi Jong Woon hanya bisa menghela nafas menghadapi kegilaan So Eun dalam berbelanja. Sejak mereka datang tadi gadis it uterus berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk memburu barang yang diinginkannya tanpa memperdulikan protesan Jong Woon ataupun protesan beberapa pelanggan lainnya yang ditabraknya.

“Arh gaun ini. Ini adalah gaun pilihanku..” gumam gadis itu pada akhirnya setelah menemukan sebuah gaun berwarna merah muda pucat yang diinginkannya. Seingat Jong Woon mungkin gaun beruntung itu adalah gaun ke lima belas yang akhirnya terpilih setelah hampir tiga jam So Eun menariknya ke berbagai toko gaun di tempat itu.

“Ya sudah, sekarang cepat coba. Kau bilang setelah ini mau membeli sepatu dan yang lainnya..” ucap Jong Woon berusaha dengan nada sesabar mungkin walau ia sebenarnya sudah sangat ingin menarik tetangganya itu keluar dari tempat itu. Namun, tentu seperti apapun So Eun Jong Woon tak akan pernah melakukan hal seperti itu. Sampai kapanpun.

“Baiklah, oppa tunggu disini. Hum, tolong pegang barang-barang ini..” ucap gadis itu sambil memberikan beberapa kantong belanjaan ke pangkuan Jong Woon. Jong Woon yang sedikit kaget tampak menghela nafas lega karena tak menyangka bahwa ia dapat memegang semua barang belanjaan So Eun yang begitu banyak itu.

So Eun masuk ke dalam salah satu ruang ganti untuk mencoba gaun pilihannya. Sementara itu Jong Woon tampak menghela nafas sambil memegangi belanjaan So Eun di tangannya. Ia menatap datar beberapa barang ala perempuan yang memenuhi dekapannya itu.

*!!*

Ia sedikit kaget ketika sesuatu tiba-tiba bergetar di dalam saku celana yang digunakannya. Ponsel miliknya. Jong Woon mendesah sambil melayangkan pandangannya mencari sesuatu yang bisa ia gunakan untuk meletakkan barang So Eun untuk sementara. Ia cukup lega karena ada sebuah sofa yang cukup lebar disana.

Selesai dengan belanjaan So Eun ia dengan cepat mengambil ponsel di sakunya. Sebuah icon pesan terlihat disana dan ia segera membukanya. Sejenak ekspresi datar yang ditunjukkan sedikit berubah begitu membaca apa yang terlihat di layar ponselnya. Ia bahkan membaca pesan itu berulang kali saking tidak yakinnya.

Oppa..” Suara rengekkan yang sudah dikenalnya terdengar tak lama. Jong Woon mengalihkan pandangannya dari ponsel ke arah kamar yang dimasuki So Eun tadi. Darisana terlihat kepala So Eun mengintip kepadanya, ekspresinya seperti meminta pertolongan. “Bantu aku..” rengeknya lagi.

Jong Woon mulai mencium ada yang tak wajar dengan ekspresi itu. Ia kemudian segera berjalan menghampiri gadis itu. “Ada apa?”

So Eun tak langsung menyahut dan malah memberi kode padanya untuk semakin mendekat. Jong Woon yang penasaran kian merapat padanya, mendekatkan telinganya pada So Eun.

“Aku lupa kalau hari ini jadwal haidku. Hum, maukah oppa mencarikan pembalut wanita untukku?”

Mata Jong Woon sedikit membesar akibat kaget, ia mengalihkan pandangannya dengan ekspresi tak cukup percaya pada So Eun setelah apa yang dibisikkannya tadi. Sementara So Eun kembali lebih menunjukkan ekspresi memelasnya.

Please?”

“Dimana aku bisa menemukan itu?” Tanya Jong Woon akhirnya dengan ekspresi setengah panik dan setengah bosan. Ia kembali mendekatkan telinganya pada So Eun ketika gadis itu kembali membisikkan sesuatu.

)*

Jong Woon membuka kembali ruang lukis yang sudah tak dikunjunginya selama beberapa hari ini. Perlahan pemuda itu membawa langkahnya menuju sebuah lukisan yang masih terletak di tempat yang sama dengan beberapa hari itu ia tinggalkan. Menatap benda itu sesaat sebelum menyingkirkan kertas putih yang menutupinya, menunjukkan sebuah lukisan setengah jadi yang berada disana.

Jong Woon menatap panjang gambar di atas kanvas itu sebelum melarikan jemarinya menyentuh permukaan kanvas. Menyentuh rambut hitam itu, menyentuh mata cokelat itu, menyentuh bibir tipis merah itu. Dalam hati merasa cukup pilu karena yang ia sentuh selalu hanyalah gambar dan gambar, padahal sosok aslinya selalu berada di sekitarnya bertahun lamanya.

*!!*

“Oppaaa!!”

Seperti Dejavu, seseorang kembali menerobos masuk ke dalam ruangan itu tanpa mengetuk pintu sama sekali. Jong Woonpun juga reflek langsung menutup kembali lukisan itu sebelum sosok itu mendekat dan melihatnya.

Oppa, sedang apa dirimu? Apa kau sedang sibuk?” Tanya gadis itu setelah berada di hadapan Jong Woon.

“Tidak..” Jong Woon menggeleng sambil beranjak darisana. Lebih mendekati So Eun. “Kenapa kau mencariku?”

Oppa, bantu aku..” So Eun memelas lagi. “Akan ada pesta dansa di pesta ulang tahunku sementara aku sama sekali tak tahu bagaimana caranya. Oppa bisa bukan? Tolong ajari aku, oppa…” ucapnya kemudian.

“Kaukan selama ini memang tak pernah mau bergabung berdansa ketika menghadiri pesta. Mengapa kali ini tertarik mempelajarinya?”

“Karena aku baru tahu kalau dia adalah pedansa yang baik. Aku tentu saja tak ingin malu ketika ia mengajakku dansa di malam ulang tahunku..”

Ini yang sebenarnya lebih Jong Woon tak setujui mengenai So Eun kalau dia sudah menjalin sebuah hubungan dengan seseorang, So Eun selalu berusaha menjadi seperti ini dan seperti itu yang sama sekali bukan dirinya yang sebenarnya. Sudah tak heran bagi Jong Woon menemukan gadis ini datang padanya dengan memelas hanya untuk mengajari ini dan itu tadi untuk membuat terkesan pasangannya yang biasanya selalu meninggalkannya beberapa minggu kemudian.

“Kemarilah..” Jong Woon mengulurkan salah satu jemarinya pada So Eun. So Eun tampak tersenyum senang dan antusias, sebelum menerima uluran itu. Jong Woon langsung menariknya mendekat setelah itu.

Keduanya saling berhadapan dengan jarak yang begitu dekat. Mata So Eun menatap lurus kepada matanya, terlihat begitu antusias untuk langkah selanjutnya. Sementara itu Jong Woon dengan matanya menatap So Eun lebih dalam, sebelum mengalihkannya untuk menemukan lengan So Eun yang lainnya.

“Kau harus meletakkan satu tanganmu ini menyentuh punggungku, sementara satu tanganku menyentuh pinggangmu. Sementara dua tangan ini..” Jong Woon mengangkat kedua tangan mereka yang masih bergenggaman sejak tadi ia angkat kembali untuk saling menautkan jemari keduanya. “Kau harus membuatnya seperti ini..”

So Eun tersenyum senang dan antusias, sementara Jong Woon kembali menatapnya lebih dalam sambil kian mendekatkan So Eun kepadanya. Mengikis jarak antara keduanya.

“Lalu langkahkan kakimu kemari… kemari.. dan…” Jong Woon memandu So Eun untuk berputar di bawah tangannya. Namun berharap semuanya mulus So Eun tiba-tiba malah malah sedikit kehilangan keseimbangan, Jong Woon yang kaget dengan cepat menangkap tubuh itu sebelum jatuh. Tangannya menangkap pinggang ramping So Eun.

Keduanya sama-sama menghirup nafas lega karena kesalahan kecil itu sama sekali tak berakhir fatal. Sebagai gantinya kini mereka saling memandang satu sama lain, memandang satu mata ke mata lain, dan darisana mereka menyadari bahwa jarak mereka begitu dekat.

So Eun menelan ludahnya sedikit gugup ketika ia baru menyadari pandangan yang berbeda dari mata itu untuk pertama kalinya. Sementara itu di sisi lain Jong Woon malah menatap mata itu lebih dalam dari yang pernah ia lakukan sebelumnya. Ini adalah kesempatan pertamanya untuk sedekat ini dengannya, itulah yang ada di dalam fikirannya sehingga ia sedikit sulit mengendalikan hati dan perasaannya. Sesaat antara sadar dan tidak Jong Woon mendekatkan wajahnya ke wajah So Eun. So Eun sedikit kaget dengan pergerakan yang disadarinya itu.

If I’m louder, would you see me?
Would you lay down in my arms and rescue me?

Jong Woon tersadar akan pergerakkannya sendiri setelah mereka hampir lebih dekat lagi. Jong Woon dengan cepat menarik wajahnya kembali sebelum memperbaiki posisi berdirinya. Sekali lagi ia memutar tubuh So Eun dan melepasnya setelah itu.

“Kukira untuk hari ini cukup. Aku harus melakukan sesuatu..” kata Jong Woon sambil membalikkan tubuhnya dan membelakangi So Eun. So Eun juga tampak tersadar dari pemikirannya tadi.

“H-Hum.. baiklah, oppa..” gadis itu mengangguk walau ekspresi masih tampak sedikit bingung.

)*

“Jong Woonie-oppa!!”

Gadis yang malam ini terlihat begitu cantik dan menawan itu segera berlari dengan begitu bahagia menuju Jong Woon yang baru saja datang. Di tengah pelariannya hampir saja ia terpeleset oleh gaunnya sendiri kalau saja Jong Woon tidak dengan cepat menangkapnya.

“Aish, kau ini walau sudah berpakaian begini tetap saja pecicilan..” keluh Jong Woon sambil menghirup nafas lega karena berhasil menyelamatkan So Eun. So Eun tampak hanya tersenyum malu sambil berhati-hati bangun dari dekapan Jong Woon.

“Aku senang kau datang, oppa. Mana? Mana kadoku?” Tanya So Eun celingukan sambil mencari-cari sesuatu pada kedua tangan Jong Woon. Namun kedua tangan pemuda itu tampak kosong dan tak berisikan apa-apa. “Yaah, kenapa kau tak membawa apapun di tanganmu.” Protes So Eun mulai memasang wajah cemberutnya.

“Maaf, kau tahu bukan tetanggamu ini belakangan ini sedang sibuk mengurus sesuatu. Itu sebabnya aku tak sempat membelikan apapun..” ucap Jong Woon memasang cengiran dengan ekspresi merasa sedikit bersalah. Ia berharap So Eun tak marah padanya karena ini. Sebenarnya tentu sebenarnya ia mempunyai kado untuk gadis itu, kado itu bahkan telah disiapkannya semenjak tiga minggu yang lalu. Hanya saja ia tak bisa memberikannya, benda itu bahkan tak selesai sampai hari ini.

“Tidak apa-apa, sebenarnya kau datangpun aku sudah senang.” Kata So Eun kemudian, kembali tersenyum ceria. “Kesinilah, aku akan memperkenalkanmu dengan seseorang..” ajak So Eun sambil menarik Jong Woon untuk ikut bersamanya. Di depan sana Jong Woon dapat melihat pasangan orang tua So Eun tersenyum ramah menyambutnya, sementara itu disisinya yang lain terlihat tiga orang asing lainnya. Satu perempuan seumuran ibunya, sementara dua laki-laki lainnya berumur sekitar ayahnya dan satu lagi adalah seorang pemuda yang mungkin sekitar dua tahun di bawahnya.

“Kau lihat pemuda yang tampan disana, oppa. Dia adalah calon tunanganku. Namanya…”

)*

Pesta berlangsung lancar dan meriah hingga So Eun selesai meniup lilin bertulisan 23 miliknya malam ini. Semua orang tampak bersuka ria, sementara gadis manis itu terlihat begitu bahagia dan berbinar dengan setiap ucapan yang diterimanya dengan banyak orang. Jong Woon yang kebetulan berada cukup jauh dari gadis itu tampak ikut tersenyum bahagia dengan kebahagiaannya, ia bertepuk tangan untuk So Eun dari posisinya saat ini.

Lampu tiba-tiba mati dan disaat itu suara teriakan semua orang lebih meriah. Suara lembut khas dansa terdengar mengalun disambut teriakan yang lebih meriah. Beberapa pasangan tampak langsung bergerak ke tengah menggandeng pasangan mereka untuk mengajaknya berdansa, menikmati lagu yang terdengar indah itu.

Jong Woon dapat menemukan sosok yang sejak tadi menemani So Eun tampak mengulurkan jemarinya kepada So Eun persis seperti apa yang ia lakukan minggu lalu pada gadis itu. So Eun disisi lain tampak tersenyum begitu senang pada pemuda itu lalu menerimanya. Keduanya kemudian bergabung dengan pasangan lainnya di tengah hall dansa.

Jong Woon tampak hanya mempertahankan senyuman mirisnya memperhatikan gadis itu asyik mempraktikkan apa yang diajarkannya pada pemuda di depannya itu. Sesekali So Eun tampak melirik padanya dan tersenyum bangga seakan menunjukkan pada Jong Woon kepandaian barunya itu. Hal yang membuat Jong Woon hanya bisa tersenyum lebih miris membalas senyuman gadis itu.

Mereka berdua terlihat dekat dan terlihat begitu akrab. Setiap langkahnya mereka terlihat melakukannya cukup baik walau sesekali So Eun tampak sedikit kesulitan menjaga keseimbangannya di atas sepatu berhak tinggi yang dipakainya. Satu langkah, dua langkah, satu putaran…

Jong Woon mulai merasa tak tahan lagi melihatnya, hingga ia memalingkan wajahnya ketika sesuatu yang ia coba abaikan daritadi seakan memberontak lebih kuat lagi dalam hatinya. Membawa rasa sesak yang sama di dadanya. Merasa kian tak tahan Jong Woon akhirnya menyerah, menyeret langkahnya keluar dari tempat itu. Dari jauh So Eun tampak sedikit bingung melihat kepergiaannya, yang tak ia sadari itu.

And when I see you on the street,
In his arms I get weak,
My body fails I’m on my knees,
Prayin’.

Jong Woon segera memeriksa ponselnya ketika ia sampai di luar. Tangannya dengan cepat menekan deretan tombol dan menghubungi seseorang.

“Ini aku. Mengenai tawaranmu ke London, aku setuju. Aku akan ikut denganmu besok…” gumanya pada benda mati itu. Ia pun langsung mematikan kontak singkat itu dan memasukkan ponsel itu ke sakunya.

“Terima kasih pada semua hadirin yang sudah menyempatkan diri untuk menghadiri pesta ulang tahun putri kami yang tercinta pada malam ini. Sebelum pesta ini semakin meriah kami juga ingin menyampaikan sesuatu kepada anda semua bahwa putri kami, Kim So Eun akan kami tunangkan dalam waktu dekat. Dia adalah pemuda tampan yang berdiri di sampingnya saat ini, seorang pemuda tampan bernama…”

Jong Woon membawa langkahnya meninggalkan tempat itu sebelum mendengar lebih jauh.

When he opens his arms and hold you close tonight,
It just won’t feel right,
Cause I can love you more than this.
When he lays you down I might just die inside,
It just don’t feel right,
Cause I can love you more than this.
Can love you more than this.

)*

Jong Woon membawa langkahnya kembali ke ruang lukis yang sudah ditinggalkannya beberapa hari itu. Pemuda tampan yang saat ini masih menggunakan pakaian formal yang dikenakannya menghadiri pesta So Eun tadi segera mendekati lukisan yang kain penutupnya sudah sedikit berdebu itu. Ia kemudian segera kembali membukanya sehingga menampakkan karya seni indah yang menggambarkan sosok yang indah tersebut.

Jong Woon kemudian bergerak menarik kursi yang sudah ia tinggalkan berhari lamanya itu, lalu membiarkan jemarinya kembali menyentuh kuas serta cat-cat minyak yang telah ditinggalkannya itu. Melanjutkan karya besarnya itu.

)*

Jong Woon meletakkan benda berbentuk persegi itu dengan hati-hati di depan pintu rumah So Eun. Tak lupa setelahnya ia mengeluarkan sepucuk surat dari sakunya dan menyelipkan diantara bungkusan kertas berwarna abu-abu yang membungkus lukisannya. Jong Woon kembali tersenyum miris setelah semuanya siap, setelah menghapus air matanya ia egera berjalan meninggalkan tempat itu sebelum setelahnya memencet bel rumah So Eun.

Beberapa lama setelahnya pintu rumah itu terbuka dan menunjukkan sosok gadis manis yang keluar sambil memangku sebuah kucing di pelukannya. Gadis itu tampak heran menemukan sesuatu di depan pintunya, ia kemudian melepaskan kucingnya lalu berlutut untuk memeriksa benda tadi. Sepucuk surat yang berada disana adalah bagian pertama yang ia periksa, So Eun membuka dan membaca isinya.

‘Hai tetanggaku yang cantik, selamat ulang tahun.

Maafkan aku karena terlambat memberikanmu hadiah. Anggap ini juga sebagai kado untuk pertunanganmu nanti.

So Eunku yang ceroboh, bersama ini aku juga memberitahukan padamu bahwa ketika kau membaca ini mungkin aku sudah pergi. Aku akhirnya mendapatkan tawaran untuk bekerja di London, kota impianku. Maafkan aku karena tidak memberitahumu terlebih dahulu dan pergi diam-diam begini. Aku hanya tak ingin merusak hari bahagiamu, walau kuyakin pada akhirnya aku tetap merusaknya. Maafkan aku.

Dan So Eun, bolehkah aku memberi tahukan sesuatu yang akan merusak harimu lagi, tetangga cantikku? Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku begitu mencintaimu. Aku mencintaimu sejak hari pertama aku datang kemari dank au menyambutku dengan senyuman polos 12 tahun yang lalu.

Jaga dirimu…’

Tangan So Eun langsung bergetar begitu menyelesaikan membaca isi surat itu. Surat itupun jatuh begitu saja ke lantai begitu So Eun berdiri dari tempatnya dan berlari menuju pintu gerbang rumahnya. Berusaha mencari sesuatu yang tak mungkin di temukannya lagi karena sesuatu itu telah pergi.

Hal yang membuat air matanya jatuh begitu saja tanpa tertahan..

I’ve never had the word to say,
But now I’m asking you to stay,
For a little while inside my arms.
And as your close your eyes tonight,
I pray that you will see the light,
That shining from star above.

 

[THE END]

64 Comments Add yours

  1. senrumi mengatakan:

    Cinta woon tidak pernah mati
    Woon selalu berkorban demi cinta nya pada sso
    Tp woon juga salah knp baru mengatakannya setelah sso bertunangan
    chingu aq harap ni da lanjutanya

  2. Arhy Supitri mengatakan:

    Tunangan sso siapa?
    Kayaknya soeun ada sedik rasa sama yesung..:/
    Bagus chingu, aku suka karakter sso yang sedikit manja😀
    Ditunggu ff selanjutnya ne ^_^

  3. tesyasavika mengatakan:

    Huaaaa sedih harusnya ada sequel kak:p soeun kok gaa peka sih udh hampir 12 tahun jongwoon suka dia. Kak aku merindukan ff mu udh lama bgt gabaca. Next ff ditunggu kak;;)

  4. hellolina97 mengatakan:

    sedih, saya kasian sama Jong woon…. dan penasaran siapa sebenernya tungangan So Eun…

    semoga ketika Jong Woon di London nanti dia mendapatkan kebahagiaan

  5. mizanafidausi mengatakan:

    Hmmm nyesek bacanya…
    Cinta jongwoon tulus banget😦
    Walaupun hatinya sakit, dia tetep menemani gadis yang dicintainya…
    Dari awal namanya jong won ya, emang klo karakter kaya gini lebih cocok pake nama asli yesung🙂
    Sifat jongwoon manis banget, mau aja disuruh beli pembalut, kenapa cwenya ga menyadari ketulusan dia😦
    Berharap sih ada sequelnya, dan sicewe bisa nerima jongwoon…

  6. erika mengatakan:

    Huaa…benar-benar menyedihkan😥 jongwoon oppa memang yg terbaik dia merelakan Sso eonni ke orang lain🙂 aih tapi itu padahal udah mau kisseu tapi malah ga jadi seenggaknya sad ending ada satu kisseu atau satu kecupan bagi mereka berdua >:o #Plakk #JanganDihiraukan

    Aduh itu tunangannya Sso namanya siapa? Bikin penasaran u.u kkkk..jongwoon oppa diminta beliin pembalut untuk Sso eonni hihihi….
    Aigo yesung oppa kenapa nyatain cintanya pada saat” terakhir dia pergi seperti ini😦

    Drabblenya menyedihkan, kasian jongwoon oppa😦 ditunggu drabble lainnta ya🙂

  7. ikayeoja fishy mengatakan:

    huhhhhhh…
    kasian liat wooni oppa harus berkorban cinta’y demi sso eonnie..
    ternyata wooni oppa dah cinta am sso lama bngttt..
    ok put di tunggu ff laen’y terutama hasso ^_^ gomawo

  8. Puspa Kyukyu mengatakan:

    Hahhahaha…
    Yesung Oppa masih manggil Soeun eonnie SMA, Puspa malah masih ngira SMP :3
    habis anak2 banget nih eonnie…

    Huhuhuhu…
    Genrenya bakal kya’ gini ya drable yg lain juga ??
    u.u
    jadi penasaran yg Kyuhyun-Soeun lagu TY yg mana.. ??

    Uhhh..
    Kasihan Yesung Oppa😦
    jangan ada sequel Uni v.v
    drablenya semua kali ini jangan ada sequel..
    *peace* v.v

    ditunggu karya lainnya Uni😉

  9. diladirga mengatakan:

    aaa sedih kenapa akhirnya gini? Ini beneran The End? Ga continued? Terus penasaran siapa yg ditunangin sama Sso?

  10. aina freedom mengatakan:

    sad ending put ,nyesek bc nih cerita ..cinta bertepuk sebelh tngn emg menyakitkn ,kasian bngt jong woon ,cinta yg tulus tak terbalaskn ..dan sso jg kurang respec sm perasan jongwoon . jd pilihn terbaik ya pergi yg jauh dr org yg di cintai biar gk tmbh sakit .

    put kasih sequelnya donk ,,, penasarn siapa yg jd tunangannya sso ,put ?

    fighthing

  11. NuneoBunnySso mengatakan:

    kenapa kebanyakan FF YeSso pada sad ending -_,- .. salut sama pengorbanan Yeye disini.. dan aye kepo siapa tunangan Sso eonn >< kenapa kalo mau nyebutin nama tunangan Sso selalu 'bernama…' hiahh -_,- .. hoho Udah mulai bnnyak ff kakak yg update ^___^ .. okeh next drabble ditunggu U.U

  12. Rubiah sparkyuangelsso mengatakan:

    Eonniii,,,kenapa hobby banget bikin reader nangis”,,hiks hiks sso yang cerewet,,sso yang pecicilan sso yang ceroboh sebenarnya apa arti jong woon bagimu,,huaaa gakrela yeye pergi jauh,,dan akhirnya juga sso mengejar yeye ketemu atau gak???

  13. YhulaiiSoeun mengatakan:

    Ahhh knapa yeppa pergii,, gak relaa…😦 T,T .. Syapa tunangan.y Sso?? Tdi.y brharap pas ultah.y sso,,yg d.maksud tnangan.y adalah yeppa,, tpi trnyata … Seperti.y sso jga cinta dehh maa yesung… Huhuh.. Sequel dong…😦 ayo sso kejar yeppa,dia masih d.bandara pasti.. Hohoh.. D.tggu krya yg lain …🙂

  14. tinot mengatakan:

    aaah jd ikt galau bca ini.

    yesung oppa jgan prgi

  15. Choi Shinae mengatakan:

    End?? Omg jongwoon >_< ini end?? Butuh sequel thor hehe❤ suka bgt karya baru ini ^_^

  16. anastasia erna mengatakan:

    nyesek…putri…
    cinta bertepuk sebelah tangan..
    ada lanjutannya gak put…????

  17. Irnawatyalwi mengatakan:

    G tau knpa kalo bc ff,os atau drable buatn putri yg sad pasti aq nangis trus, ah aq trserah mau d blang lebay,kepo ato aplh tpi bneran put smpai skrg air mta kk msi keluar,crtax bnar2 menynth kasian bngt yesung oppa org yg d cntaix g bsa d mliki n d snthx dia haxa bsa menynth gadis impianx melalui kertas, bnda mti yg tdk dpt mrasakn ktlusn cntax, sdih bngt Put, poor u sso pasti dia bru sdar n mrasakn khlagan disaat org yg palng d btuhkn,palng dkat n palng mengerti drix prgi meninggalKnx, akhrx ckup g jelas put tpi ic lah akhrx

  18. mun taryati mengatakan:

    ngengantung sebenarnya,berharap pertunangan Soeun ma Namjanya batal,eh malah Joong won dh pergi

  19. Luthfiangelsso mengatakan:

    ini belum akhir, mereka pasti bersatu
    aku sempet mikir kalo tunangannya sso itu jong woon ehh ternyata bukan…
    aku yakin mereka pasti bersatu🙂
    semangat !!

  20. HaeNy Choi93 mengatakan:

    Kenpa yang bikin penasaran itu nama tunangannya Soeun ya??
    Hahahaha
    q suka sifat manjanya Sso disini, dan itu ampuh banget buat ngerayu Jong woon. Wkwkw
    tapi kasihan JongWoon dia bakal pergi, Sso apa sebenrnya ada rasa ya sama JongWoon? Kayaknya sih ada? #soktau
    ffnya keren put, HaeSso menyusul ya? #kabur

  21. sungyong mengatakan:

    jongwoon oppa kasian bngtz, harusnya sso eonni sadar akan perasaan jongwoon oppa…
    Mmm…kira2 tunangan sso siapa yah?

  22. anna mengatakan:

    eeeiiiyyy bnr2 nie putri,,tunangan soeun mmbt ka2 brandai andai&mnebak nebak tnp akhir,,kcian n malang bnr nasib jongwoon,,soeun krg peka nie,,mmg ssh klo sdh cnt sepihak slh stuny pst mnderita,,sdih tak berujung deh

  23. Niniet mengatakan:

    aw..aw..apa ini..kenapa begini..cinta bertepuk sebelah tangan itu sakiiiiittt..:( kim jong woon..semoga kau bisa mengobati sakit hatimu di Londom😦

  24. cucancie mengatakan:

    Jong woon kasian bgt..cintanya ke so eun ga terbalas,salah sendiri sih kenapa ga bilang aja langsung ke so en dari dulu..ditunggu ff lainnya

  25. Kim Ra rA mengatakan:

    huaaaaaa Sahabat yang memendam cinta yang cukup lama. Jadi penasaran siapa calon tunangan Sso!!!

    masih gantung apa nantinya akan ada lanjutannya lagi. secara sekarang Sso udah tahu perasaan Woonie Oppa…! tapi Jong Woon nya udah pergi… hmmmm makin penasaran dan penasaran juga gimana perasaan Sso sama tetangganya itu…?

  26. pipip mengatakan:

    Huaaaaaa feelnya dpt bnget dgn lgunya trbwa suasana
    Dri kmren mau ikt voting pairing dan pnyanyi itu sllu udh dtutup jdi gak ikt brprtidipasi deh
    Dikiraiin ceritanya bksl hppy gtu trnyta ttep sedih jg
    Yesung bner2 trsiksa nih mndem perasaannya, tpi soeun nya yg gak sdar dan peka
    Ksian bnget deh yesung, ampe sedih bcanya
    Pkoknya feelnya dpt bnget drabble ini dgn lgunya suka

  27. yehaesso_ mengatakan:

    author harus tanggung jawab karena ini sad ending dan belum jekas tunangan soeun siapa ? jadi harus ada sequelnya hehe
    sso eonni kenapa ga peka ? padahal jongwoon oppa udah ngasih clue dari ekspresi wajahnya, juga dari sikapnya😦

    ditunggu karya lainnya dan sequel ya hihi

  28. lavender mengatakan:

    Daebak

  29. Devi mengatakan:

    pnsaran nich spa yg mnjadi tunangan’a eonnie so eun,,,;,

    yeppa knp mnyatakn perasaan’a stelah eonnie so eun brtunangan,,,,,,

  30. Dewi mengatakan:

    sumpah, drabblenya keren bangeet eon
    ditunggu yg haesso ya eon, fighting!
    Btw aku mau minta pw BAW dong eon, aku udah post di grup tp blm dibales sm eon.

  31. huaaa rada sad nih !!

    aq suka bnget
    feelnya dapet trus yeye oppa juga sngt pas karakternya di sini !!

    di tunggu lanjutannya !!

  32. vaaani mengatakan:

    huaaaaaa sad bingiiiiiiit
    sso gk pekaaaaa,, kasian yeppa😦

    mski nggantung smga mereka happy ending dan sso batal tunangannya,, klo perlu nunggu ato nyusul k london

  33. Ayu Nur'Avivah mengatakan:

    Outher bnr2 pinter bikin penasaran spa tunangan nys sso.
    Jongwoon kalah cepet ngambil kputusan..Tp aq suka bgt,ending gantung bikin penasaran ky gni bikin geregetan..

  34. Deborah Sally mengatakan:

    Wae? Kenapa soeun tidak pernah sadar??

    Sudahlah yesung, kau sama aku saja :v

  35. Ayu ChoKyulate mengatakan:

    huahh sedih banget😥
    yeye kenapa ga bilang dari awal kalo cinta sama Sso eonni, hemm sad ending .. Tapi penasaran siapa tunangan nya Sso eonni sampe seneng kaya gitu ..
    Drabble YeSso nya daebakk, bikin nangis .. Putri eonni Jjang😉

  36. ayu mengatakan:

    sedih bacanya,.. Cintanya jong woon oppa begitu besar ke sso eonni,, disaat dia mau nyatain perasaannya malah sso eonni mau tunangan, kasian jong woon oppa,. Untunglah sbelum pergi ke london jong woon oppa menyatakan perasaannya ke so eun walau hanya sepucuk surat,mungkin aja stelah kembali dri london so eun sadar dan akhrnya memilih jong woon oppa. Tp siapa yg jd tunangan so eun?kok gak disebutin namanya?.

  37. Tikka mengatakan:

    Drabblenya sedih😦 lagunya aku banget kirain one direction yg mana eh~ ini malah more than this.. Lagi, soeun gak menyadari cinta yesung, kira2 tunangannya siapa. ? Cho kyuhyun kah. ? Apa drabble ini bakalan nyambung sama drabble selanjutnya. ?

  38. Rakha mengatakan:

    Tunangannya sso siapa??? Hae kah atau kyu!!!
    Karna ini memang udah fix drabble,jadi mau gimanapun akhirnya aku suka

  39. Aisparkyu mengatakan:

    .hdeeeh knpa sad ending ksian bngeet wooniqu,,put ich crtany gntung knpa gk d ksih tau siapa yng jdii tnngan sso ??? tpii ttep kok ff qm juara kren bngeet,,d tnggu bngeett post ff qm slnjutny

  40. Aisparkyu mengatakan:

    .hdeeh sed ending ,,gntung sich put crtany knpa ko tngan sso unnie gk d ksih tau,,tpii ttep kren ko d tnggu ja post slnjutny

  41. shaneyida mengatakan:

    Awalnya ngakak ngeliat tinkah sso ke jongwoon tp tp makin kesini makin bikin sesak put😥 aaaaaa kakk mewek sumpah airmata g berhenti mengalir ampe ending ni story😥 aaaaaaa kk g suka sad ending klo dah menyangkut bias😥
    😥😥😥

    G bs ngomng apa2 lg😥

  42. nita mengatakan:

    Kshn sm jong woon,
    Aq ska sm crta ny, bca ny kyk liay mv ny gtu, dpt bngt fell ny. D tunggu jg buat yg haesso sm kyusso ny y eon. Fighting🙂

  43. Rika Oktaviani mengatakan:

    suka sama ceritanya, penasaran sama tunangan soeun eonni, kasihan jongwon oppa yang harus mengorbankan cintanya demi kebahagiaan soeun eonni eoh, soeun eonni juga sedih saat jongwon oppa pergi ke london, ditunggu ff lainnya ya fighting gomawo =)

  44. Vhi mengatakan:

    Hiks ;( ngarapin bersatu malah berpisah bkin mereka bersatu dong author :):(.

  45. haekyusso mengatakan:

    Wahhhhhh,,,yeppa knp hrs pergiiiii!!!?
    Nyesek bc y,,,yeppa hrs menanam cnt bt sso hngga 12thn lm y,,,dan hngga sso hrs tngn dgn orng laen😥😥😥
    Dan sso slama ntu kgk th,,klo yg dkt dia sbnr y cnt bngt sm sso,,!! hmmm,,nyesek bnr” nyesek😥

  46. Mindaamalya mengatakan:

    Ahh sad ending:( kasian jong woon. Tp kayanya so eun suka jg deh sama jong woon. Bagus eon ceritanya! Ditunggu karya lainnya..

  47. Djkyueun mengatakan:

    Miris…miris. Kasian jong woon oppa. Ish nyesek, pokok nya ne ff bwt aku ikut patah hati. Gk tw mw komen apa lg pokok nya nyesek feel nya dpt.

  48. dyyyy mengatakan:

    lbh baik disampaikan drpd tdk sama sekali….
    pnasaran ma tunanganny sso….

  49. auliaveronica mengatakan:

    Huaaaa😥 endingnya ngegantung eon😥
    Kasian sama jongwoon oppa😦 tunangan sso eonnie siapa sih? ._. Penasaran hehehe ^^
    Ditunggu ne ff yg lainnya eon?;;) fighting!^^

  50. sitieunnie mengatakan:

    endingx bikin eonni nangis put..sung9uh..😦
    isi surat jong woon bnr2 mnyentuh hti..hiks hiks😥
    knp sih bang jong woon tdk mngatakanx dr dlu sblm sso tunangan..kan bs sja sso mmbls cintax..
    n kykx sso bgitu mnyesal n sdih dtng9al prgi jong woon..
    mngkin sso bru mnyadari kali ya kalo dia jg cnta jong woon..
    tp put,tunangan sso siapa..koq drhasiakan bgt kykx..kkk :p
    I really like this drabble wlaupun krg suka sad ending..
    kalo bs dbikin sequelx put biar jd happy ending..wkwkwk :v #ngarepbgt

  51. kristienuuna mengatakan:

    😥😥😥😥😥

    ~ bolehkah aku memberi tahukan sesuatu yang akan merusak harimu lagi, tetangga cantikku? Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku begitu mencintaimu. Aku mencintaimu sejak hari pertama aku datang kemari dank au menyambutku dengan senyuman polos 12 tahun yang lalu… ~

    huaaaaa. andwe….😥
    kenapa sesedih ini akhir kisah na..😥
    palagi akhir surat Yesung oppa, bener bener bikin ati makin nyesek ngebaca na..😥
    pagi pagi buta d buat mewek gegara FF na Putri..😥
    hiks hiks hiks..😦 bener bener sedih..😦 sangat mengharukan..😦
    Yesung oppa…😦 Soeun-ah…😦 huaaaa kalian harus terpisahkan…😥

    btw tunangan na Soeun siapa?? :p #mendadak #KEPO :p
    hihihihihihihii.. :p #penasaran bis anonim sich..😀 hahahahahaa😀

  52. ticha mengatakan:

    huuuaaaa………bru sempet baca ㅠ.ㅠ
    tp langsung disugui ff yg bikin sedih plus nangis..😥
    sedih liat jongwoon oppa yg cinta’a bertepuk sebelah tangan…
    sedih liat sikap jongwoon oppa yg ga terus terang dary awal… apalagy bayangin exspressi jongwoon oppa yg terluka*miriiss ㅠ.ㅠ ㅠ.ㅠ ㅠ.ㅠ ㅠ.ㅠ
    terakhir’a makin sedih plus bikin nangis…
    waktu jongwoon oppa kasih kado n sekalian pergy tanpa sepengetahuan sso eunnie😦
    kasian juga sma eunnie yg nangis ditinggalin jongwoon oppa
    huuaaaa…..putri…ff mu DAEBAK!!!!!!!!!!!!!!!! :*🙂
    mav bru bca sekarang…dimaklumi ya
    kerjaan menumpuuukk… xD
    laaaaaaanjjjjuuuutttt »»»»««😀

  53. shafa nazila mengatakan:

    Haduuh..jong woon memendam rasa ke sso 12 tahun? Dan dia hampir ngungkapin tpi udah keburu sso-nya malah mau tunangan.. Kasihan jong woon..
    Tapi kira kira tunangannya sso siapa ya?

  54. Soeun mengatakan:

    Jong woon memendam cinta nya pd Sso slama 12 thun …. Dan lbih menyakit kan nya bahwa Sso bertunangan … Huft Sso juga tdk menyadari perasaan nya stelah kepergian jong woon baru deh dia menangis #menyesal T_T

  55. lee_jihyun mengatakan:

    hua… Jongwoon nya pergi, trs sso nya tunangan sm orang lain…

    nyesek bgt q bacanya chingu…huhu

    Tp crtany kren bgt chingu, serius deh…🙂

    Dtunggu y karya2 slanjutanya…

  56. Qazz mengatakan:

    😥 … Huwaa..! Kenapa sedih gini endingnya..?!😦
    Kenapa Yeppa baru ngasih tahu kalo dia suka pas mau pergi? Kenapa gak dari dulu? *sigh*
    Aku kasian sama Yeppa…😦 Dia harus nahan perasaannya selama bertahun-tahun. Ditambah Sso eonni yang gak pernah melihatnya sebagai pria. Dan sekarang tunangan… Tragis amat hidup Yeppa…😦
    Oh, iya. Ada satu hal yang membuatku penasaran. Siapa tunangan Sso eonni?
    Ini perlu klarifikasi. #lagaknyapakeklarifikasisegala Kak, sekuel..!!! *maksa* #plak! Ya ya ya? Sekuel, ya Kak?

  57. SnowAngels 'Seli M' mengatakan:

    Annyeon eonie 😁
    Akhirnya aku nongol lagi setelah beberapa dekade 😁 dan sampai sekarang ffmu masih selalu menjadi unggulan terbaik yg pernah aku baca 😊

    Kasian ama Yesung oppa deh disini 😐

  58. Angelf mengatakan:

    Sad ending.. Sedih banget
    Knpa jonwoon gak langsung ngungkapin perasaanya ke Sso
    Malah dieting gal ke London makin Miris dech jadnya pdhal cinta ya ke Sso Udah lama banget munchkin itu adalah sebuah pengorbanan ya…

  59. aidayohei mengatakan:

    Mengharukan…. hiks..hiks..hiks…
    Sedikit koreksi thor, seharusnya seekor kucing bukan sebuah kucing.😀
    Tp tdk mengurangi kesukaanQ sm karyamu ini. Terus menulis yaaa…. ^^

  60. dania mengatakan:

    Yahhh coba aja yesung ngungkapin perasaan duluan bakal beda ceritanya. Sukaaa. Daebakk. Ditunggu ff yg lain

  61. deewookyu mengatakan:

    BAGGUUUSSS DEEH…..!

  62. 2425yy mengatakan:

    ff nya bagus.. tp syang ngegantung.. pengennya happy end yesso ny semoga msh ad kelanjutannya… cerita mereka smpai happy end, heheehe

    ditunggu kelanjutannya, hehehhe semoga….

  63. Rani Annisa mengatakan:

    baik banget sih jongwoon itu,, dia merelakan so eun ke orang lain walaupun perasaannya itu sakit pasti….

    Tapi penasaran sebenernya siapa tunangan so eun itu???

  64. Endang widiyati mengatakan:

    Yaaaaa…..Kok sad ending sihhh….Pdhl ceritanya seruuuu gilaaaa..Joong woon keren:::::aplg beli pembalut…Hahaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s