~ HARU Part 3 ~


HARU Part 3 | PrincessClouds | Romance, Friendship, Family | Sequel | T (PG-13) | Main: Kim So Eun & Super Junior Dong Hae | Super Junior Kyu Hyun, Other member Super Junior , Girls Generation Jessica, 4Minute Jihyun, Soeun’s mom and Dad, Super Junior’s manager, and just find others.

haru3

Summary : Kyu Hyun akhirnya sudah tak bias lagi menyembunyikan perasaannya di depan Member Super Junior, lalu bagaimana kepada So Eun sendiri, mampukah ia menyatakan perasaannya yang sebenarnya? Bagaimana pula dengan Dong Hae yang kian terjebak dengan skandal yang menimpanya.
Warning: Typo(s) & Out Of Carachter. Terlalu banyak melanggar ketentuan tentang Fanfiction
Recommended Song: Super Junior – Haru (Lagu yang dibuat oleh Donghae)

*Haru_3*

Dong Hae, Kyu Hyun, bersama beberapa member Super Junior M lainnya hari ini tampak sudah berkumpul di SM Entertaiment untuk merundingkan Comeback mereka yang akan datang dalam waktu dekat. Walaupun hingga saat ini scandal Dong Hae masih memanas di luar sana namun hal itu tampak sama sekali tak menghalangi aktifitas mereka yang telah terencana sejak awal tahun. Hingga disinilah mereka pagi ini, berhasil sampai disana dengan selamat tanpa tercium oleh media ataupun fans.
Selama seharian juga Dong Hae dan Kyu Hyun tampak saling menghindari satu sama lain, keduanya tampak tak saling berbicara. Mengenai pemilihan tempat dudukpun mereka terlihat sepakat untuk tidak saling mendekat ataupun berhadapan. Sehingga keduanya tampak duduk di baris yang sama dipisahkan oleh dua member di antara keduanya.
“Jadi begitu.. itulah konsep album kalian yang terbaru.” Jelas sang koreografer yang terus dengan penuh semangat menceritakan tentang konsep gerakan yang akan mereka gunakan di album terbaru ini. Sudah lebih satu jam ia berbicara, beberapa member terlihat cukup lega karena akhirnya ia selesai bercerita.
*!!*
Semua orang melirik ke arah Kyu Hyun yang kebetulan duduk paling pojok – dimana Dong Hae di pojok lainnya. Pasalnya baru saja suara ponselnya berdering dan mengintrupsi Eun Hyuk yang sedang menanyakan sesuatu pada koreografer mereka.
Kyu Hyun tampak bersikap tenang dan meraih benda tersebut untuk melihat ponselnya yang ia yakini baru saja menerima sebuah pesan baru.
Oppa, aku membutuhkanmu. Bisakah aku menemuimu?
Ekspresi Kyu Hyun tampak sedikit berubah membaca pesan So Eun yang terpampang di layar ponselnya. Ia kemudian mengangkat wajahnya menatap sang koreografer yang masih berunding dengan Eun Hyuk.
“Um hyung… bolehkah aku pergi sekarang?” Tanya Kyu Hyun kembali mengintrupsi Eun Hyuk yang sedang berbicara. Selanjutnya Eun Hyuk bersama member lainnya serta koreografer mereka tampak melirik padanya. “Aku ada janji dengan seseorang..”
Dong Hae yang paling berada di pojok tampak sedikit memajukan tubuhnya untuk melirik Kyu Hyun melewati tubuh Zhoumi dan Henry yang duduk antara mereka. Entahlah, ia hanya merasa sedikit berfirasat lain saja dengan sikap Kyu Hyun yang tiba-tiba.
“Y-Ya, tentu. Lagipula rundingan kita hari ini juga sudah selesai. Kau hanya perlu datang untuk latihan hari minggu..”
“Terima kasih, hyung.” Sambut Kyu Hyun senang sambil bangkit dari tempat duduknya. Ia mengemasi ponsel dan kunci mobilnya sebelum melirik Member Super Junior-M lainnya. “Aku pamit dulu semuanya..” ucap Kyu Hyun pada mereka semua. Lantas setelah mendapat anggukan dari beberapa member ia mulai bergerak keluar dari tempat itu.
Sementara itu Dong Hae memperhatikan kepergian Kyu Hyun hingga pemuda itu menghilang dari balik pintu. Dong Hae kemudian menghela nafas dan sedikit menundukkan kepalanya – terlihat memikirkan sesuatu.
*HARU_PART_3*
Sosok itu tampak duduk dengan tenang di salah satu sudut sungai-Han sambil melemparkan beberapa kerikil ke dalam hamparan sungai. Beberapa gadis yang terlihat sedang dalam keadaan hati yang tak baik itu terlihat termangu sambil memikirkan sesuatu, namun di detik selanjutnya ia menghela nafasnya kasar lalu kembali berusaha menepisnya dengan terus melemparkan satu persatu kerikil di bawah kakinya ke dalam sungai.
“So Eun!” Sebuah seruan terdengar tak lama setelahnya. Dari belakangnya terlihat seseorang dengan tubuh tinggi mendekat, suara nafas yang terengah terdengar dari sosok yang memakain pakaian sedikit tertutup itu – memperlihatkan ia baru saja berlari kesana. “Ada apa?” Tanyanya sambil lebih mendekat.
So Eun tampak tersenyum dan bangkit dari tempat duduknya.

“Dong Hae-oppa!” Ji Hyun kembali berseru padanya ketika Dong Hae baru saja hendak meninggalkan tempat pertemua diam-diam mereka itu. Dong Hae yang saat ini masih memakai hoodie untuk menutupi identitasnya itu tampak kembali berbalik untuk menghadap gadis itu. “Ini memang bukan saat yang tepat untuk mengatakannya, juga ini mungkin akan terdengar memalukan karena dulu aku pernah menolakmu. Tapi… kurasa aku kini sudah berubah fikiran terhadapmu. Aku kini menyukaimu…”
Ekspresi Dong Hae tampak sedikit berubah mendengarnya, terlihat cukup kaget. Namun setelah beberapa lama ekspresi itu kembali berubah lebih tenang lalu balas menatap Ji Hyun. “Terima kasih. Aku tak menyangka gadis cantik sepertimu akhirnya bisa juga menyukai laki-laki sepertiku. Tapi ini sudah terlambat, aku saat ini sudah memiliki seorang kekasih..”
Ji Hyun tampak sedikit kaget mendengarnya, raut wajahnya terlihat sedikit kecewa.
“Ya sudah, aku harus pergi sebelum ada yang melihat kita. Pulanglah dengan hati-hati agar tidak sampai diburu media dan… titip salam pada ayahmu semoga ia cepat sembuh..” ucap Dong Hae sambil memberikan senyumannya yang terakhir kalinya. Setelah itu pemuda itu tampak berbalik dan benar-benar meninggalkan tempat itu – juga meninggalkan gadis yang pernah dulu ia sukai untuk gadis yang saat ini tak ia ragui lagi begitu ia cintai.
Dong Hae memainkan ponsel di tangannya dengan jemari-jemarinya guna menghilangkan bayangannya kembali terhadap pertemuannya dengan Ji Hyun kemarin sore. Saat ini pemuda itu tampak mengendarai mobilnya sendiri membelah jalanan Seoul yang terlihat padat di siang seperti ini. Hal ini sebenarnya tak boleh ia lakukan belakangan ini, Lee Teuk serta Managementnya melarangnya untuk pergi keluar dorm tanpa alasan akibat skandal yang masih heboh mengenainya di luar sana, namun sepertinya hal itu tak terlalu dipedulikan Dong Hae.
Dong Hae kembali membagi pemikirannya antara menyetir dan mengotak-atik ponselnya setelah beberapa menit ia mendiamkan benda itu. Kali ini kembali ia mendesah karena lagi-lagi orang yang dihubunginya sama sekali tak mengangkat panggilannya. Hal yang membuatnya lebih-lebih merasa kacau dan kian membuat kepalanya terasa sakit.
Jalanan terus ramai dan sungguh Dong Hae tak bisa berkonsentrasi. Otaknya mempermainkannya dengan berbagai macam pemikiran yang membuatnya gila. Skandal, So Eun, Kyu Hyun… semua itu membuatnya sungguh ingin memukulkan kepalanya sendiri pada kemudi yang saat ini dikendalikannya. Yang sayang sekali tak bisa ia lakukan kalau tak ingin semuanya memburuk.
Dong Hae menggelengkan kepalanya kuat untuk menepis fikiran itu untuk sesaat. Sambil mengumpulkan semua konsentrasinya kembali ia kemudian membawa mobilnya untuk terus melaju ke arah utara. Menuju Seoul University, menuju tempat kuliah So Eun.

“Aku fikir aku harus memutuskan hubunganku dengan Dong Hae oppa…” ucapan itu terdengar pelan dan tak ada nada yakinnya sama sekali disana. Sementara sepasang mata karamel milik seseorang yang baru saja berbicara terlihat menunduk, menatap tanah penuh kerikil di bawah kakinya.
Kyu Hyun menghela nafas mendengar ucapan So Eun, ia melayangkan pandangannya kembali lurus menatap tepian sungai di seberang sana. Di dalam hati sesuatu tak nyaman terasa baginya, sesuatu yang cukup aneh karena seharusnya ia menyambut baik ucapan barusan. “Apakah kau sudah yakin dengan itu?”
So Eun menghembuskan nafas mendengar pertanyaan itu, seakan itu adalah pertanyaan yang tak ia sangka akan ditanyakan padanya. Padahal dalam hatinya pertanyaan itu diulang dan terus diulangnya sendiri.
“Aku hanya benar-benar bingung. Aku benar-benar tak tahu harus seperti apa. Setiap hari yang aku dengar di sekitarku tetaplah sama; kekasihku memiliki hubungan khusus dengan wanita lain. Sebagai kekasih, aku tentu seharusnya juga memiliki hati dan pemikiran untuk berada di sisinya dan mempercayainya. Namun aku menyadari bahwa aku tak setabah itu dan terlebih aku tahu… aku tak pernah benar-benar ada di hatinya sejak awal..”
Kyu Hyun menghela nafas, lagi-lagi tak ingin berkomentar apapun. Dia bisa mengerti mengapa So Eun sampai berfikiran seperti itu, karena sejujurnya iapun tak pernah tahu sejauh mana Dong Hae menyayangi So Eun. Namun hal lain yang ada dalam dirinya juga adalah rasa bosan. Tidak, dia tidak bosan dengan So Eun, ia hanya bosan karena So Eun terus mengeluhkan dan mempertanyakan perasaan Dong Hae padanya. Tak bisa jugakah ia melihat perasaan lainnya yang terasa kian kuat di sisi yang lain? Perasaan Kyu Hyun padanya?
“Aku rasa kau perlu mempertimbangkan semuanya dulu sebelum memutuskan. Penyesalan selalu terakhir datangnya..” gumam Kyu Hyun tak lama, datar.
So Eun menoleh padanya karena mulai menangkap perubahan nada bicara dari Kyu Hyun. Apakah oppa-evilnya sedang tak minat berbicara padanya kini? Oh tidak, apakah smsnya tadi sebenarnya tengah membantu pemuda itu ketika ia tengah bermain game? Sehingga ketika ia datang kesini ia terlihat tak terlalu bersemangat.
“Oppa kau sedang… marah padaku?” Tanya So Eun begitu saja. Hal yang membuat Kyu Hyun sedikit kaget dan dengan cepat menoleh. Oh tidak, apa tindakannya barusan terlalu jelas?
“Marah?” Kyu Hyun sedikit panik. “Tidak, mana mungkin aku marah padamu? Mana pernah aku.. hum, maksudnya aku tak marah!” Jelas Kyu Hyun sedikit emosional karena panik.
“Kau terlihat tak minat mendengar ceritaku..” gumam So Eun menunduk, sedikit cemberut. “Apakah kau terpaksa datang kemari?”
Bodohnya. Kyu Hyun sedikit frustasi. Dia tak pernah mengerti kenapa So Eun selalu salah faham padanya dalam hal apapun. Mungkin ini yang menyebabkan cintanya tak pernah sampai di depan mata gadis di depannya ini – karena ia tak bisa membacanya dengan benar.
“Tidak! Aku tidak marah. Hanya saja… ini terlalu cepat, kau tahu? Kau berkata ingin memutuskan Dong Hae-hyung, namun kau berbicara dengan nada paling pelan dan tatapan mata paling gelisah. Kau sama sekali tak sepemikiran dengan apa yang kau ucapkan..” jelas Kyu Hyun kemudian, kali ini berusaha agar nadanya tak senetral mungkin – begitupun emosinya.
“Itu semua karena aku bingung…” So Eun mendesah sambil mengusap seluruh wajahnya. Ia terlihat kembali frustasi. “Aku telah berusaha untuk tidak mengikuti berita ini, tapi entah mengapa semuanya tetap sampai ke telinga dan mataku. Foto-foto yang keluar sungguh… aku tak tahu harus mengatakan apa..”
Kyu Hyun menghela nafas melirik So Eun yang kembali bersedih dan mungkin menangis. Disini ia sedikit membenci dirinya untuk tidak merasa sedikit simpatipun dengan ucapan So Eun barusan. Dalam hati ia hanya ingin So Eun tahu kebenaran yang ada itu, lalu mulai benar-benar meninggalkan Dong Hae serta perasaannya kepada pemuda itu. Sungguh lelucon baginya jika gadis yang disukainya tetap bertahan dan menangisi mereka yang meninggalkannya seperti yang telah Dong Hae lakukan.
“Oleh sebab itu, kalau itu memang terjadi.. maka kau harus melupakannya dan mencari seseorang yang benar-benar hanya mencintaimu…” kata Kyu Hyun begitu saja. Hal yang di detik selanjutnya membuat So Eun mengangkat wajahnya sementara Kyu Hyun langsung memejamkan matanya karena kelepasan bicara.
“Apa maksud oppa? Oppa fikir mudah melupakan orang yang kita sukai dan mencintai orang lain di hari selanjutnya?” Tanya So Eun menyikapi dengan cepat. Hal yang malah kembali menyentuh bagian sensitive seorang Cho Kyu Hyun ketika mendengarnya.
“Lalu apa? Kalau nyatanya seseorang meninggalkanmu kau tak bisa bertahan di belakangnya dan terus mengikuti bayangannya. Kau harus berbalik, karena di belakangmu kau mungkin akan menemukan seseorang yang mau berjalan bersamamu dan berbagi suka duka denganmu apapun yang terjadi.” Ucap Kyu Hyun bertubi-tubi dan penuh emosional. Hal yang akhirnya membuat ia mendesah sendiri menyadari perubahan ekspresi So Eun oleh kata-katanya. “Maksudku adalah—“
“Semudah itukah..” So Eun bergumam pelan sambil menunduk. “Aku menyukainya sejak lama, aku ikuti dia kemana-mana dan melakukan apapun untuk mendapatkan perhatiannya. Sekarang bagaimana mungkin… kulepaskan dia begitu saja.”
Kyu Hyun kali ini kembali mendesah frustasi dan memilih tak menyahuti lagi karena tak ingin salah bicara untuk yang ketiga kali. Sejujurnya tentu ia kesal karena So Eun tak pernah konsisten dengan ucapannya sendiri. Namun di saat yang sama ia harus ingat bahwa walau bagaimanapun dia adalah Kim So Eun, seorang gadis polos berhati lembut yang entah mengapa bisa mencuri hatinya.
“Jadi baiknya kembali renungkan keputusanmu lagi. Kau masih belum bisa mengambil keputusan hari ini..” ucap Kyu Hyun pada akhirnya. So Eun menghentikan sesegukan pelannya sambil mengangkat wajahnya untuk menatap Kyu Hyun, dimana Kyu Hyun telah bangkit dari tempat duduknya. “Kau belum makan bukan? Ayo mencari sesuatu untuk dimakan.” Ajak Kyu Hyun sengaja mengalihkan pembicaraan. Kyu Hyun kemudian sengaja mengambil langkah mendahului So Eun untuk menuntunnya agar mengikutinya.
“Kyu-oppa!” Seru So Eun tiba-tiba baru beberapa langkah ia melangkah. Kyu Hyun awalnya berniat berbalik, namun baru saja hendak berbalik tiba-tiba So Eun sudah mendekat padanya, menghambur ke pelukannya. Kyu Hyun sedikit kaget. “Terima kasih, oppa. Terima kasih. Kau adalah satu-satunya pihak yang bisa kuandalkan saat ini. Aku tak tahu apa yang terjadi padaku kalau kau tak ada..” bisik So Eun kemudian.
Kyu Hyun masih tak menyahuti apapun, belum terlalu siap untuk mengatakan apapun. Kini yang satu-satunya ia lakukan adalah hanya menatap kaku sosok yang saat ini memeluknya. Hingga sosok itu sendiri yang melepaskan dekapannya pada Kyu Hyun.
“H-Hum..” Kyu Hyun tersadar dan mengangguk. “Sudah kewajiban setiap orang untuk saling membantu..” tambahnya kaku.

Tuan-Kim menatap antara percaya dan tak percaya beberapa foto yang berada di hadapannya. Satu persatu dari beberapa foto yang menunjukkan dua latar berbeda itu ia balik satu persatu – ia masih tak juga yakin dengan foto-foto itu.
Tuan-Kim tak habis fikir dan tak mengerti kenapa pada akhirnya bisa So Eun seperti ini; dekat dengan begitu intim dengan anak binaannya. Lalu bagaimana caranya menjelaskan dua latar foto yang diterimanya? Bagaimana mungkin ada foto yang memperlihatkan Dong Hae dan So Eun berciuman lalu ada foto So Eun dan Kyu Hyun berpelukan intim. Apa yang terjadi sebenarnya pada mereka ini?
*!!*
Ia mengalihkan pandangannya pada ponselnya ketika benda itu bergetar pertanda mendapatkan sebuah pesan. Nama ID yang ia tuliskan khusus untuk Detective yang belakangan ini sering ia tugaskan untuk mengikuti So Eun membuatnya cukup tertarik meletakkan sementara foto-foto tadi dan melihat pesan yang baru saja masuk.
Pria itu membuka foto yang baru dikirimkan dan disaat itu matanya kembali melebar melihat layar yang menunjukkan putrinya kembali berada dalam posisi yang cukup intim dengan seseorang yang diyakininya adalah Cho Kyu Hyun. Tuan-Kim mendesah dan merasa tak tahan lagi, iapun mulai mengotak-atik ponselnya untuk mencari sebuah ID kontak. Setelah menemukan yang dicarinya ia menempelkan benda itu ke telinganya.
“Temui aku sekarang juga, Park Jung Soo…”

Sekitar sore menjelang Kyu Hyun kembali ke dorm Super Junior. Pemuda itu membuka pintu dorm mereka dan langsung segera masuk. Namun ketika langkah kakinya baru saja sampai di ruang tengah ia menghentikan langkahnya.
“Aku menunggumu sejak tadi..” Dong Hae tampak mengalihkan pandangannya dari TV menuju sang Maknae. Sementara Kyu Hyun hanya menatap tenang laki-laki yang lebih tua dari itu, sedikit gugup. “Datanglah ke kamar.” Tambah Dong Hae sambil bangkit dari sofa dan mendahului untuk memasuki kamar yang ditempatinya bersama Lee Teuk.
Kyu Hyun menghembuskan nafasnya pelan sambil menatap pintu yang masih saja terbuka. Ia menghembuskan nafas dengan pelan sebelum bergerak menyusul Dong Hae. Dalam hati ada perasaan penasaran yang dirasakannya.
“Aku tahu belakangan ini kau menemui So Eun..” Dong Hae memulai kata-katanya pada Kyu Hyun yang baru saja memasuki kamar dan menutup pintu. “Ketika tadi kau menerima telefon sedang rapat aku tahu kau datang atas permintaannya. Setelah kau pergi aku juga meninggalkan rapat untuk menemui So Eun di kampusnya. Tapi kau tahu? Dia tak ada.”
“Dia menyuruhku untuk menemuinya di sungai Han. Katanya ia sedang tak ingin pergi kuliah..”
Dong Hae menghembuskan nafasnya lalu terus menatap Kyu Hyun di hadapannya, Kyu Hyunpun menatapnya dengan sorot mata yang sama.
“Dengar Kyu, aku tak yakin akan apa yang kukatakan ini tapi karena saat ini aku sudah tahu perasaanmu padanya, aku hanya ingin memberikanmu sebuah nasehat.” Dong Hae lebih menatap Kyu Hyun serius. “Aku dan So Eun hingga saat ini masih saling berhubungan, dan aku yakin kami masih saling menyukai. Aku harap kau bisa melihat batasan sampai dimana kau bisa berdiri.”
“Aku tahu.” Kyu Hyun menyahut cepat. “Aku tak tahu seburuk apa aku dimatamu saat ini tapi.. kau harus tahu bahwa aku sama sekali tidak memfaatkan keadaan. Sampai sekarangpun dia bahkan tak mengetahui apapun soal perasaanku.”
“Aku juga tak melarangmu untuk mengungkapkan perasaanmu, itu hakmu. Hanya saja.. kita berteman sudah sejak lama dan kita saling mengenal satu dan yang lainnya. Aku sebenarnya sangat menyayangkan hal ini sampai terjadi karena ini semua sudah terlanjur maka kita harus sama-sama berfikir dewasa. Kita bukan hanya berdua, kita memiliki member lainnya, jadi aku harap ini tak akan berdampak apapun pada Super Junior. Jadi kita harus bersaing secara sehat dan kalau sudah menemukan akhirnya, semua pihak harus menerima dengan lapang dada..”
“Aku setuju.”
“Hanya itu, kau boleh kembali ke kamarmu..”
Kyu Hyun menganggukkan kepalanya setelah mendengar ucapan salah satu hyung-nya tersebut. Pemuda itu kini berbalik dan berniat untuk kembali ke kamarnya. Namun ketika ia baru saja membuka pintu tiba-tiba ia menghentikan gerakannya.
“Mengenai perasaanku padanya…” Kyu Hyun kembali melirik Dong Hae dimana Dong Hae juga melirik kembali padanya. “Aku belum mengatakan apapun padanya ataupun berusaha untuk menunjukkan pertanda apapun padanya. Namun aku tak janji bisa menahannya lebih lama. Kalau suatu saat nanti, ada hal lainnya yang membuatnya tersakiti dan menangis… aku tak punya pilihan lain.”
“Kau jangan khawatir.” Dong Hae langsung menyahutinya. “Keadaan ini tak akan berlangsung lebih lama lagi. Aku akan mencari segala cara untuk menyelesaikannya dan menjelaskan semuanya padanya.”
“Bagus, karena bagiku kesempatanmu sudah habis, hyung. Kalau sekali lagi kau menyakitinya, aku akan merebutnya..”
Itulah ucapan terakhir Kyu Hyun sebelum benar-benar meninggalkan tempat itu. Ia meninggalkan Dong Hae yang menatap kepergiannya hingga Kyu Hyun menghilang dari pandangan. Setelah pintu itu kembali tertutup Dong Hae menghela nafas frustasi sambil kembali mengotak-atik ponselnya. Kembali berusaha untuk menghubungi So Eun walau ia masih belum yakin apa So Eun akan mau menerimanya kali ini atau tidak.

“Semuanya datang ke kamarku!”
Lee Teuk berteriak ketika ia baru saja membuka pintu kamarnya bersama Dong Hae. Dong Hae yang awalnya masih tiduran dan berusaha menghubungi So Eun tampak sedikit kaget dengan kedatangan tiba-tiba Lee Teuk. Ia segera bangun dan mengambil posisi duduk.
Tak berapa lama beberapa member lain tampak juga bergabung masuk ke dalam mereka yang tak cukup lebar. Ada berbagai ekspesi yang terlihat di wajah para member pada saat mereka datang; mulai dari wajah penasaran Ryeo Wook sampai dengan wajah kesal milik Hee Chul.
“Yah ada apa! Aku baru saja memberi makan Hee Bum!” Teriak Hee Chul kesal sambil terus memangku binatang berbulu kehitaman itu. Ye Sung yang memang sedikit takut dan geli pada kucing tampak sengaja menjarak darinya.
“Duduklah, mana Kyu Hyun?”
“Aku disini!” Seru seseorang dari posisi paling belakang. Tak lama terlihat Kyu Hyun ikut memasuki ruangan kamar tersebut sambil memegang PSPnya. “Ada apa?”
“Ada hal yang serius yang ingin aku sampaikan setelah menemui Direktur hari ini. Kalian semua duduklah yang tenang dan nyaman, aku tak mau ada yang memotong ucapanku!”
“Tapi kamarmu ini kecil, bagaimana mungkin kami bisa—“
“Kau terlalu berlebihan, Kim Hee Chul. Buang kucingmu itu sementara lalu duduklah yang tenang!”
“Bagaimana mungkin juga aku membuang Hee B—Baiklah!” Hee Chul akhirnya menyerah setelah menerima tatapan tajam Leader mereka. Ia segera melepas kucingnya keluar kamar lalu kembali untuk duduk bergabung dengan member lainnya yang sudah duduk di lantai. “Jadi ada apa?”
Lee Teuk menghela nafasnya sambil menatap adik-adiknya yang menatapnya penasaran. Ia tampak memeriksa sesuatu dari sakunya sebelum meletakkanya di lantai, tepat di hadapan mereka.
“I-Ini!” Dong Hae yang duduk paling depan tampak cukup kaget, ia segera meraih foto yang baru saja diperlihatkan Lee Teuk. Foto ciumannya dengan So Eun kemarin di kampus gadis itu.
“Beberapa hari ini Direktur-Kim menyewa seorang Detective untuk mengikuti So Eun. Beliau curiga kalau So Eun mempunyai kekasih, namun So Eun tak pernah bercerita padanya. Hingga… itulah yang ia dapatkan.”
Member Super Junior tampak sedikit heboh mendengar informasi itu, sementara di tempatnya wajah Kyu Hyun juga tampak memperlihatkan ekspresi yang sedikit berubah. Ia terlihat sedikit berfikir.
“Jadi.. Direktur sudah mengetahui hubungan So Eun dan Dong Hae, begitu?” Tanya Shin Dong tak lama.
“Aku sudah tak punya cara lain untuk membuat ini tak semakin buruk, walau nyatanya ini memang tetap terlihat buruk. Direktur-Kim terlihat marah padamu Hae, apalagi mengingat skandalmu yang heboh belakangan ini.” Ujar Lee Teuk sambil melirik adiknya yang satu kamar dengannya. Dong Hae tampak menggigit bibir bawahnya sambil menghela nafas berat. “Itu bukan satu-satunya masalah disini. Masalah lainnya adalah…”
Para member kembali terlihat antusias ketika Lee Teuk kembali memeriksa saku jaketnya untuk mengambil sesuatu. Tak lama ia meletakkan satu foto lainnya di depan para member.
Saat ini para member tampak saling menatap foto yang itu. Tak lama mereka tampak langsung melirik kepada Kyu Hyun setelah melihatnya. Kyu Hyun mendesah di tempat duduknya, tepatnya itulah yang menganggu fikirannya daritadi.
“Detective itu juga mengambil gambar yang ini..”
Para member agak menghembuskan nafas merasakan aura yang sepertinya akan kembali tidak enak di ruangan itu. Hal itu ditambah dengan Dong Hae yang tak langsung menunjukkan reaksi setelah melihat gambar dimana So Eun dan Kyu Hyun terlihat berpelukan di dalam mobil itu..
“Aku hanya menghiburnya saat itu. Dia butuh pegangan maka kupinjamkan bahuku..” jelas Kyu Hyun tenang, ia juga tak ingin memperkeruh keadaan mengingat Dong Hae ada disana. Sementara itu Dong Hae di tempat duduknya hanya tampak masih diam dan tak bereaksi.
“Yang jelas karena foto ini Direktur-Kim sedikit bingung tentang dengan siapa So Eun sebenarnya berhubungan sehingga dia memanggilku. Itulah sebabnya aku memberitahukan hubunganmu dengan So Eun padanya, Hae. Agar semuanya tidak semakin buruk.”
“Lalu bagaimana reaksi Direktur?” Tanya Dong Hae menyikapi ucapan Lee Teuk.
“Seperti kataku tadi, dia sedikit marah. Ia marah karena kita tak pernah memberitahunya, dia juga marah karena skandalmu yang sedang hangat. Ia berfikir bahwa kau mengkhianati So Eun atau sejenisnya karena memang ia menyadari perubahan sikap So Eun sejak skandal ini memanas..”
Dong Hae menghembuskan nafasnya dan memegangi kepalanya sendiri. Sungguh, bahkan kasusnya dengan Ji Hyun belum selesai, So Eun masih belum mempercayainya, sekarang harus ditambah dengan hal seperti ini. Apakah tuhan memang sedang semarah itu padanya?
“Lalu ada lagi yang dia katakan?” Tanya Dong Hae kemudian.
“Ya, dia menunggumu besok di ruangannya. Besok kau dan Super Junior M memang dijadwalkan latihan untuk comeback bukan? Kau bisa menemuinya sekitar jam tiga sore.”
“Lalu bagaimana denganku?” Kyu Hyun tiba-tiba menyela. Ia masih belum mendapatkan khabar selanjutnya setelah tahu ada fotonya dengan So Eun juga yang diketahui Directur.
“Mengenai dirimu sudah tak masalah, Kyu. Aku sudah jelaskan kepada Direktur bahwa So Eun memang sangat dekat dengan kita semua layaknya bersaudara. Namun foto yang bersama Dong Hae memang terlalu intim sehingga aku tak bisa selain membenarkan apa yang sebenarnya…” jelas Lee Teuk kemudian. Para member tampak menghela nafas cukup lega. “Ya sudah itu saja. Kalian bisa kembali ke kamar masing-masing sekarang.” Lee Teuk akhirnya menutup pertemuan singkat itu beberapa saat kemudian. Para member tampak mengangguk patuh.
“Ya hyung..”
Semua member tampak saling berdiri dan bersiap untuk kembali menuju kamar masing-masing. Sementara itu Dong Hae tampak masih terdiam dan memikirkan sesuatu di tempatnya tadi. Hingga ketika difikirannya terlintas sesuatu ia segera bangkit.
“Kang In-Hyung!” Serunya pada member yang duduk paling dekat dengannya tadi.

So Eun menghembuskan nafasnya berkali-kali sambil menatap sebuah syal rajut setengah jadi di tangannya. Sejak dua bulan yang lalu secara perlahan So Eun tengah berusaha untuk membuatkan sebuah syal istimewa buatannya sendiri untuk Dong Hae, namun setelah kejadian yang heboh beberapa hari ini ia tak pernah melanjutkan lagi pekerjaannya itu. Hasilnya kini benda itu tertinggal begitu saja.
So Eun menghela nafas sambil terus menatap benda tersebut. Dalam hati So Eun terus merasa memiris dengan apa yang terjadi pada hubungannya dengan Dong Hae saat ini. Selama ini, hampir delapan tahun sudah ia berusaha untuk mendapatkan hati Dong Hae. Lalu setelah ia baru berhasil menjadi kekasih pemuda tampan itu selama beberapa bulan, hal ini langsung merenggut semuanya. So Eun merasa semua itu benar-benar tak adil baginya, terasa begitu menyakitkan.
Bip. Ponselnya berdering, memecah keheningan di kamarnya. So Eun mendesah sambil menatap benda persegi itu malas. Kalau boleh menebak, ia yakin itu adalah Dong Hae lagi yang selalu berusaha menghubunginya seperti yang sering ia lakukan belakangan ini. Hanya saja So Eun tak pernah mau mengangkatnya karena ia tak mau berbicara dengan Dong Hae, atau tepatnya ia belum siap. Semua ini masih terlalu mengangetkan dan menyakitkan bagi So Eun, ia rasa lebih baik menghindari Dong Hae dulu untuk sementara waktu.
Bip. Berdering lagi. So Eun akhirnya mendesah mengalah dan meraih ponsel itu. Hampir saja gadis itu merejeck panggilan tadi, namun ia menyurutkannya begitu melihat bahwa yang menghubunginya adalah Kang In. So Eun menatap sedikit tak percaya ponselnya.
“Kang In-oppa…” gumamnya pelan. Ahh, pasti saat ini member Super Junior yang lain merindukan serta mengkhawatirkan keadaannya. Setelah kejadian itu memang ia putus kontak sama sekali dengan mereka semua – kecuali Kyu Hyun tentu saja. So Eun akhirnya memutuskan untuk mengangkatnya. “Ya, Kang In-oppa!” jawabnya bersemangat. Oh, betapa ia merindukan oppa-oppa kesayangannya.
‘Ini aku..’
Ekspresi ceria So Eun kembali berubah setelah mendengar suara yang baru saja terdengar setelah keheningan dalam beberapa detik. Suara ini, tentu ia mengenal suara ini. Ini adalah suara yang selama ini ia hindari, walau nyatanya begitu ia rindukan.
“Maaf, aku harus—“
‘Jangan ditutup!’ Suara itu memperingatkan dengan nada tenang dan sejujurnya membuat telinganya merasa nyaman – suaranya lembut walau bagaimanapun. ‘Kumohon…’
So Eun terdiam, tak tahu harus melakukan apa untuk selanjutnya. Sebenarnya fikirannya ingin sekali langsung mematikan panggilan itu, namun ternyata hal itu tak sejalan dengan tubuhnya yang masih terpaku menunggu ucapan selanjutnya dari suara itu. Oh, So Eun terlalu merindukan pemiliknya.
‘Beri aku waktu walau hanya dua menit…’
Hanya dua menit? Ah, apalah artinya dua menit hanya untuk mendengarkan pemilik suara ini bukan. Dua menit itu hanya sebentar dan selanjutnya ia bisa langsung mematikan hubungan telepon ini. Sesederhana itu.
‘Aku… aku mengkhawatirkanmu. Kemarin aku benar-benar lepas kendali hingga aku tak bisa menahan diri untuk tidak menciummu. Semuanya sungguh membuatku gila, semuanya seperti tak berpihak padaku. Namun yang lebih membuatku tersiksa adalah kenyataan kalau kau yang tak percaya padaku dan menghindariku. Aku berusaha menjelaskan padamu, kuhubungi nomormu setiap waktu, kudatangi kampusmu namun aku tak menemukanmu. Sungguh ini nyaris membuatku gila..’
So Eun hanya terdiam dan entah mengapa air matanya menetes begitu saja. Kau tahu? Sakit rasanya mendengar orang yang kau cintai mengatakan hal yang seperti ini – walau apapun yang dia lakukan terhadapmu.
Ah tidak tidak, kau tak boleh tersentuh begitu saja So Eun. Kau tak bisa menyerah dengan begitu mudah. Ingat ucapan teman-temanmu mengenai kekasihnya tempo hari? Setiap laki-laki yang dekat denganmu rata-rata mengetahui kelemahanmu. Hal itulah yang ia gunakan untuk masuk dengan mudah lagi menuju dirimu, membuatmu terlena dan melupakan kesalahan mereka begitu saja. Ya, ya, jangan mempercayai semudah itu. Tunjukkan padanya bahwa kau tak semudah itu.
“D-Dua menitnya… hampir habis.” Ucap So Eun sedikit bergetar ditengah usahanya untuk menahan dirinya. Tidak boleh, tidak boleh menunjukkan kalau kau lemah padanya. Kau tak bisa menunjukkan sisi itu padanya!
Hening dalam beberapa saat, So Eun sedikit mengerutkan dahinya bingung. Apakah? Apakah ia sudah menutupnya begitu saja? Apakah ia menyerah segitu saja? Dua menit yang singkat itu… ia tak mau memaksimalkannya?
‘So Eun-ku benar-benar tak percaya padaku…’ suara itu terdengar tak lama, pelan dan nyaris tak terdengar. ‘Tapi aku menerima ini. Ini resiko untuk diriku sejak awal karena tidak menunjukkan perasaanku sejak awal. Aku menerimanya…’
Apa yang dia katakan?
‘Jaga dirimu. Dan, hal lain yang ingin kusampaikan adalah jangan ambil keputusan gegabah apapun dulu. Ini masih terlalu dini untuk mengambil keputusan apapun, karena secepatnya aku akan membuktikan bahwa aku tak bersalah. Jadi jangan lakukan hal apapun yang nantinya akan kau sesali. Kumohon..’
So Eun langsung mematikan hubungan singkat tersebut setelah ia mendengar ucapan terakhir dari Dong Hae. Dua menitnya sudah habis, dan yang pasti ia tak kuat lagi untuk mendengar suara itu. Ini semua terlalu membingungkan hingga ia terus bingung mau bagaimana.
So Eun menggigit bibir bawahnya sambil berusaha meredam air matanya yang terus membasahi pipinya. Kembali ia lagi-lagi merasakan kebingungan dengan semua ini. Apa? Apa yang harus ia lakukan? Yang mana yang harus ia percayai? Apakah ia mempercayai Dong Hae dan ucapannya barusan, ataukah percaya pada kenyataannya yang ada?
Sungguh ini membuatnya kebingungan.

Keesokkan paginya beberapa member yang tergabung dalam Super Junior M tampak sudah bersiap-siap pagi-pagi sekali. Hari ini adalah hari pertama mereka untuk latihan koreografi untuk comeback mereka mendatang. Sehingga dari pagi-pagi sekali mereka sudah bersiap-siap.
“Nah nah, bawa bekal dulu sebelum berangkat. Kalian bisa memakannya di mobil atau di tempat latihan nanti!” Teriak Ryeo Wook yang masih saja repot mengangkat-angkat kotak bekal walau ia juga tergabung dalam Super Junior M. Para member yang umumnya masih sibuk berpakaian hanya menatap sekilas pada sang Eternal Maknae itu.
“Letakkan saja disana. Aku akan mengambilnya nanti.” Seru mereka bersamaan.
“Tch, selalu saja.” Ryeo Wook mengomel sambil meletakkan kotak-kotak bekal tadi di atas meja makan. Ia kemudian melirik Dong Hae yang kebetulan hanya diam sejak tadi setelah ia selesai mengikat sepatu. Ryeo Wook mendehem agak canggung, sejujurnya semenjak kejadian yang heboh ini ia jarang menyapa pemuda itu karena rrr… ia masih terpengaruh dengan berita yang ada. Namun walau bagaimanapun ia tetap saja menyayangi hyung-nya itu. “Hae-hyung, kau juga harus membawa bekalmu.” Ucapnya ragu-ragu sambil menyerahkan salah satu bekal pada Dong Hae. Dong Hae tampak mengangkat wajahnya dan langsung menerimanya.
“Terima kasih, Wookie..” ucap Dong Hae singkat sambil memberikan senyumannya yang terlihat lelah. Ryeo Wook sedikit cemberut karena hal itu, ia tahu bahwa Dong Hae tidak tidur dengan baik tadi malam. Kasihan hyung-nya.
“Baiklah segera naik ke mobil!” Teriak salah satu manager mereka yang sengaja menginap di dorm untuk mengatur jadwal keberangkatan mereka. “Kali ini siapa semuanya naik mobil van, bukan? Tidak ada yang menyetir sendiri?”
Dong Hae dan Kyu Hyun terlihat serentak mengangkat tangan mereka ketika mendengar pertanyaan manager-hyung. Keduanya juga tampak langsung mengalihkan pandangan satu sama lain setelah menyadari bahwa mereka memikirkan hal yang sama, saling menghindari lagi. Hal itulah yang membuat para member yang mengetahui duduk permasalahannya saling bertatapan dan menghela nafas, berbeda dengan manager mereka yang tak tahu apa-apa.
“Baiklah, kalian berdua berhati-hatilah mengemudi. Menurutku sebaiknya naik van saja daripada menyetir sendiri. Ini masih pagi, takutnya kalian belum sepenuhnya bangun.”
“Tidak apa-apa, hyung. Aku sudah sepenuhnya bangun..” ucap Kyu Hyun cepat.
“Aku juga.” Dong Hae juga menyahutinya setelah itu.
“Baiklah, segeralah berangkat. Member lain yang naik mobil van ikut aku!”
“Ya!”
Semua orang disana tampak mulai bubar dan keluar satu persatu dari dalam dorm. Mereka meninggalkan dorm yang kini hanya dihuni oleh member yang bukan Super Junior M yang saat ini masih terlelap di kamar mereka masing-masing.
Mereka semua akhirnya berpisah di lobi gedung apartment. Dong Hae dan Kyu Hyun tampak segera bergerak ke mobil mereka masing-masing sementara sisa member lainnya mengekori Manager mereka menuju sebuah mobil van besar yang biasa mereka gunakan ketika ada jadwal bersama seperti ini. Tak lama ketiga mobil secara berurutan keluar dari gedung apartment itu dan melaju ke arah yang sama.
Sementara tanpa mereka sadari juga ada dua mobil lainnya yang mengikuti mereka dari belakang.

Seorang laki-laki paruh baya tampak bekerja dengan begitu serius di depan computer di hadapannya. Beberapa kali laki-laki yang sepertinya sudah bekerja dari semalaman itu tampak menguap panjang ketika rasa mengantuk menyerangnya. Namun ia selalu berusaha melebarkan matanya dan meminum kopi yang terletak di sampingnya untuk menghilangkan rasa berat di matanya itu.
Kring. Sebuah telepon yang berada di sampingnya berdering keras sehingga membuat laki-laki itu sedikit terlonjak kaget. Setelah sedikit mendecak ia segera meraih benda tersebut dan menempelkan di telinganya.
“Hallo?”
‘….’
“Huh, Sasaeng-fan dari grup idola….”
‘…’
“Benarkah?” Mata laki-laki itu segera melebar kali ini, sementara seringaian terlihat di wajahnya. “D-Dua member sekaligus? Benarkah?” Tanyanya antusias.
‘…’
“Keren. Kumohon tolong kirimkan fotonya ke email kami—Huh, sudah dikirim? Bagus aku akan segera melihatnya. Terima kasih banyak atas kabar besar ini, Terima kasih!” ucapnya bersemangat sebelum menutup telefonnya. Laki-laki itupun segera dengan cepat kembali memeriksa komputer di depannya, terlihat lebih bergairah kini.

Suasana kelas yang ribut kembali menyambut So Eun ketika ia baru saja memasuki kelasnya kembali hari ini. Gadis itu tampak menghela nafas melihat kelasnya yang begitu berantakkan dan berisik, namun ia memilih tak memperdulikannya dan berjalan menuju bangku paling ujung. Ia sungguh tak berminat untuk apapun saat ini.
“Woaah… benarkah? Aku sungguh tak percaya ini.” Suara secara acak terdengar dan terdengar. So Eun berdecak malas sambil melihat rombongan teman-temannya yang kebetulan berdiri dekat dengan bangku yang baru didudukinya. Kali ini gadis itu tampak memeriksa ponsel dan earphonenya demi menghindari kebisingan.
“Mereka berdua benar-benar pacaran? Wah..”
So Eun melirik lagi ke arah mereka ketika pembicaraan mereka terlihat semakin seru dan heboh. Entah mengapa ia kini jadi penasaran begitu saja dengan pembahasan mereka yang belum tertangkap olehnya itu.
“Lihat, aku semakin yakin kini kalau mereka berdua memang pacaran. Lee Dong Hae dan Nam Ji Hyun, aku yakin mereka memang dalam sebuah hubungan…”
Bump. So Eun lebih kaget ketika menangkap suara yang barusan, apalagi mendengar nama-nama yang sedang disebutkan. Hal itu membuat ia langsung berdiri dari tempat duduknya dan mendekati rombongan itu.
“Aish, bahkan sebelum gossip ini beredar aku sudah tahu sejak awal kalau mereka ini memang ada hubungan. Kau tak lihat cara memandang Dong Hae kepadanya? Aish, itu sudah terlalu jelas kalau dia menyukainya—“
“—Permisi!” So Eun langsung datang dengan tiba-tiba dan menarik android salah satu temannya yang berkoar tadi. Gadis itupun segera memeriksa sendiri apa isi berita itu dan mengacuhkan tatapan heran teman-teman di sekitarnya.
Super Junior Dong Hae dan 4Minute Ji Hyun terlihat berkencan di pinggir Sungai Han. Fakta baru tentang hubungan mereka?
So Eun benar-benar kaget dan tak bisa melakukan apapun lagi selain menatap foto yang disertakan disana dengan tatapan kosong. So Eun tak melanjutkan membaca isi beritanya, ia bahkan tak kuat melihat foto itu lebih lama.
“Aaah, bukankah kau fans fanatiknya Super Junior, So Eun. Biasmu juga Lee Dong Hae bukan? Bagaimana—“
So Eun langsung mendorong gadget tadi ke tangan pemiliknya sebelum pemiliknya mengatakan hal yang lebih banyak lagi. Gadis berkacamata itu hanya menatap heran pada So Eun.
So Eun terlihat tak baik-baik saja. Wajahnya memucat dan ia sedikit berkeringat, sementara kedua irisnya terlihat kosong sama sekali. Hingga ketika sepasang iris itu membasah ia segera keluar dari kerumunan itu dan langsung mengambil semua barang-barangnya sebelum melesat keluar darisana.
“Aish, dia kenapa?” Tanya salah satu dari teman-temannya yang menatap heran tindak tanduk So Eun.
“Dia pasti cemburu, diakan begitu menyukai Super Junior aissh..”
“Tch, padahal aku mau bertanya padanya tadi!” Si pemilik gadget berseru dan sambil mengotak-atik benda di tangannya lagi. “Mengenai berita member Super Junior yang lainnya, Cho Kyu Hyun. Ini juga keluar tadi kalau ia mempunyai kekasih juga dan kemarin juga kencan di Sungai-Han.” Katanya sambil menunjukkan layar yang baru dari benda berteknologinya.
“Setelah Dong Hae-oppa, Kyu Hyun-oppa juga punya pacar?”
“Ahh, mereka kuno sekali kencan di Sungai-Han padahal mereka artis populer. Juga apakah mereka terlibat double-date?”
“Aish, di Super Junior aku paling suka Kyu Hyun. Lihat, seperti apa wajah kekasihnya? Apa selebriti juga?”
“Mereka mengaburkan wajah gadis itu, sepertinya dia orang biasa. Tapi lihat, mereka berpelukan erat di atas mobil..”
Orang-orang itupun kembali memperbincangkan kasus yang menghebohkan korea pagi ini tersebut.

Wajah-wajah tampan itu tampak kelelahan dan berkeringat, saat ini terhitung tiga jam sudah mereka latihan dance untuk comeback lagu baru mereka. Sub-unit Super Junior yang menargetkan pasaran China itu kini tampak kelelahan setelah sang koreografer memerintahkan untuk istirahat sejenak.
Suara dering yang cukup nyaring menyambut Kyu Hyun setelah ia baru saja menghidupkan kembali ponselnya. Selama latihan mereka memang diharuskan mematikan alat komunikasi mereka sementara setidaknya sampai mereka selesai atau beristirahat sejenak, hal itulah yang membuat mereka tidak mengetahui apapun yang terjadi diluar sana dalam beberapa jam.
Suara dering kian terdengar hingga semua member Super Junior-M yang belum menyentuh alat komunikasi mereka serentak melirik Kyu Hyun. Sementara itu Kyu Hyun tampak sedikit merubah ekspresinya ketika melihat nama yang terlihat di layar, ia melirik sekitarnya dulu sebelum menyahutinya pelan.
“Hallo—“
‘—Oppa, aku benar-benar akan mati hari ini!”
“HEY APA YANG KAU—“ Kyu Hyun benar-benar kaget hingga ia reflek berteriak. Namun ia segera tersadar bahwa ia tak sendirian di tempat itu dan member lain reflek menoleh padanya. Kyu Hyunpun berjalan keluar ruangan. “Apa yang kau katakan?” ulang Kyu Hyun berbisik.
‘Aku benar-benar tak tahan lagi. Aku sudah tak kuat!’ Suara itu benar-benar bergetar, menangis keras di ujung sana. ‘Aku sudah tak mau lagi hidup dan mendengarkan khabar apapun!’
“Khabar apa maksudmu?” bisik Kyu Hyun tak mengerti. Di saat bersamaan ia juga mulai terbawa panik.
‘Kau jangan berpura-pura tak mengerti. Semua orang hari ini membicarakan semua itu..’
“Apa?” Kyu Hyun benar-benar ingin menjelaskan kau ia tak mengerti maksud So Eun, namun beberapa saat kemudian ia sadar bahwa itu bukan hal yang paling penting sekarang. “Kau dimana?”
‘Aku tak akan memberitahumu…’
“So Eun, jangan berfikiran macam-macam. Jawab aku dimana kau sekarang…” ucap Kyu Hyun benar-benar panik dan sedikit tak bisa berfikir dengan benar. Ia menyadari bahwa keadaan kali ini begitu parah, mungkin paling parah dari sebelum-sebelumnya.
‘Dalam perjalanan menuju Sungai-Han’
“Tunggu aku disana! Jangan melakukan apapun sebelum aku datang!” ucap Kyu Hyun panik sebelum memutuskan hubungan telefon singkatnya dengan So Eun. Setelah selesai ia dengan terburu-buru kembali masuk ruang latihan.
“Ayo kita mulai latihan—“
“—Maaf, aku harus pergi!” Kyu Hyun masuk kembali ke ruangan itu dan langsung memotong ucapan sang pelatih. Tanpa menunggu sahutan apapun ia mulai mengemasi barang-barangnya.
“Hey Kyu, ada apa? Bagaimana mungkin pergi begitu saja?” Tanya Eun Hyuk bingung, sedikit juga sepertinya.
“Aku minta maaf, tapi aku benar-benar harus pergi. Aku akan jelaskan nanti!” kata Kyu Hyun untuk terakhir kalinya sebelum melesat dari ruangan itu lagi. Para member tampak saling bertatapan bingung, sementara Dong Hae terdiam seperti memikirkan sesuatu.
“Maaf, aku juga harus pergi!” ucap Dong Hae tiba-tiba sambil ikut keluar dari barisan dan berjalan ke sudut ruangan, menuju barang-barang bawaannya.
“Dong Hae kau juga?” Tanya pelatih mereka sedikit lesu dan kesal.
“Maafkan aku!” Sahut Dong Hae singkat dan juga terakhir kalinya. Pemuda itu kemudian sama seperti Kyu Hyun yang juga langsung melesat keluar dari ruangan. Di dalam tempat latihan semua member saling bertatapan dan koreografer menghela nafas panjang.

Dong Hae sebenarnya tak yakin dengan apa yang dilakukannya ini namun nyatanya ia tetap melakukanya. Saat ini ia memacu mobilnya kencang mengikuti laju mobil putih di depannya, mobil Kyu Hyun. Dong Hae tak mengerti ia mendapat fikiran dari mana namun sepertinya keanehan sikap Kyu Hyun hari ini berkaitan dengan So Eun. Dan melihat wajah panik serta laju mobil Kyu Hyun yang tak biasa, ini menambah sesuatu yang mengganggu fikirannya.
Mobil Kyu Hyun melaju dengan cukup kencang dan menyalip beberapa kendaraan begitu saja, ini membuat Dong Hae kian gelisah. Ia percaya ada sesuatu yang sangat tidak beres, dan ia percaya hal itu berkaitan dengan kekasihnya.
Dong Hae berkonsentrasi dengan kendaraannya sementara ponselnya berdering terus sejak tadi. Dong Hae tak tahu siapa dan apa kepentingan orang yang terus menghubunginya sejak tadi itu namun kini ia memilih untuk memfokuskan dirinya kepada Kyu Hyun dan tujuan maknae grup mereka itu.

Sementara di tempat lain seorang gadis baru saja keluar dari sebuah taksi yang membawanya. Gadis yang terlihat tak baik-baik saja itu tampak berjalan sedikit tergesa menuju pinggiran sungai-Han. Wajahnya tampak begitu basah oleh air mata.
Semakin dekat dengan pinggiran sungai ia malah kian tergesa-gesa, bahkan sepatu berhak tinggi yang digunakannya mulai ia lepas ketika sepasang benda itu mulai menganggu. Kali ini sepertinya tidak bercanda, gadis manja itu sepertinya benar-benar berniat mengakhiri hidupnya. Seseorang harus menghentikannya!
“SO EUN!” Terdengar teriakan dari arah lain tepat ketika ia sampai di tepian sungai. Ketika gadis itu membalik seorang pemuda berambut brunette tampak datang dengan nafas yang begitu tak beraturan. Wajah paniknya juga terlihat basah oleh keringat. “Apa yang kau lakukan disana?” Tanya pemuda itu sedikit payah karena nafasnya yang benar-benar tak terkontrol.
Sementara dalam jarak beberapa meter pemuda lainnya tampak juga datang dan berhenti di suatu tempat yang cukup tersembunyi. Wajah pemuda itu tampak kaget melihat apa yang terjadi.
“Aku sudah bilang kalau aku akan mati hari ini..” So Eun menyahut dengan suara serak, Ia terlalu banyak menangis.
“Jangan bercanda! Kita bicarakan dengan baik-baik!” Ucap Kyu Hyun kemudian, masih berusaha membujuk walau fikirannya benar-benar kacau saat ini. Heck, menemukan orang yang kau cintai hampir bunuh diri di waktu yang tepat. Kau fikir bagaimana lagi kau bisa berfikir dengan benar. “JANGAN BERFIKIRAN BODOH!” ia sedikit lepas kendali.
“Tidak ada lagi yang bisa dibicarakan. Ini semua sudah jelas, semuanya sudah jelas!”
“LALU APA? Kau mau mengorbankan hidupmu hanya untuk orang-orang seperti itu? Kau fikir hanya mereka yang ada dihidupmu?”
“Tapi aku mencintainya..” So Eun kembali lebih terisak. “Aku tak akan bisa hidup tanpanya dan harus melihatnya bersama orang lain. Aku lebih memilih mati daripada harus melihat orang yang kucintai dengan orang lain!”
“Lalu bagaimana dengan orang yang mencintaimu?” Kyu Hyun menyambung cepat. “BAGAIMANA DENGAN AKU?!”
So Eun jelas kaget, ia tak mengatakan apapun selain menatap Kyu Hyun dengan tak percaya. So Eun tak yakin dengan apa yang didengarnya. “Kyu Hyun-oppa?”
“So Eun aku mencintaimu..” Kyu Hyun tak lagi ragu untuk mengatakan hal ini kini. “Lebih besar dari rasa cintamu pada Dong Hae-hyung. Hari ini kalau kau melompat, aku juga akan melompat.”
“Oppa?”
Sementara di tempatnya Dong Hae gelisah. Ia tak tahu apa yang sedang dibicarakan oleh So Eun dan Kyu Hyun karena mereka terhalangi oleh jarak yang tak memungkinkannya untuk mendengar. Ia ingin kesana, ingin tahu apa yang terjadi dan mengapa keduanya mempunyai wajah serius seperti itu. Tapi ia hanya tak ingin kalau ia masuk So Eun malah semakin membencinya, apalagi menyadari bahwa gadis itu saat ini menangis – yang ia yakini adalah ada hubungannya dengan dirinya.
Kyu Hyun lebih mendekat ketika So Eun sedikit lengah setelah ucapannya barusan. Ia mendapatkan So Eun melalui lengan gadis itu, sebelum menarik kepadanya untuk mendekat, Kyu Hyun pun langsung mencium bibirnya setelah itu.
Dong Hae benar-benar kaget menyadari gerakan tiba-tiba Kyu Hyun yang juga membuat So Eun kaget. Sesuatu yang sama sekali tidak membuatnya bisa bernafas membuat ia melangkahkan kakinya untuk mendekati mereka berdua – dimana langkah itu tiba-tiba berhenti begitu ia menyadari ada langkah lain yang lebih dahulu.
Dong Hae melayangkan pandangannya menuju beberapa meter darinya dimana ada seseorang berpakaian tertutup yang mengabadikan moment di depan mereka. Siapa?Apakah wartawan? Atau.. mungkinkah suruhan ayah So Eun? Yang jelas orang itu saat ini memegang kamera yang di arahkan pada So Eun dan Kyu Hyun. Dilihat dari gerakannya laki-laki itu sepertinya belum menyadari kehadiran Dong Hae.
Dong Hae mendesah marah sambil menggenggam tangannya erat demi menahan emosinya. Setelah melihat dua orang dekatnya itu sekali lagi, Dong Hae kemudian segera berbalik dan tempat itu, membawa amarah dan emosinya pergi demi hal yang diyakininya kebaikan untuk mereka bertiga – walaupun sesungguhnya ia ingin melakukan hal yang sebaliknya.

Tuan-Kim menatap datar layar komputernya yang menampilkan layar terbaru dari perkembangan skandal yang melibatkan anak asuhnya. Tak lama setelah sedikit bosan ia menggeser kursor dan mengetik berita yang lainnya, menampakkan foto anak asuhnya yang lain yang berfoto dengan saling berpelukan di atas mobil. Walaupun foto itu sengaja diburamkan namun ia bisa dengan jelas mengenali keduanya.
“Kau sepertinya memang hanya mempermainkan putriku, Lee Dong Hae. Dan Cho Kyu Hyun, aku pun tak pernah yakin denganmu sejak awal.” Gumamnya pelan sambil menatap layar dengan tatapan lurus.
“Ini benar-benar sudah tak dapat dibiarkan, aku harus melakukan sesuatu sebelum mereka meracuni fikiran putriku lebih jauh. Aku akan segera menjauhkan So Eun dari keduanya…” ucapnya dengan pandangan yang penuh ambisi.

Heningnya Sungai-Han kian terasa saat-saat ini ketika pada akhirnya Kyu Hyun melepaskan So Eun. Kedua orang itu saling menunduk dan belum terlalu berani menatap mata masing-masing, hingga pada akhirnya Kyu Hyun melirik gadis di depannya.
“Maaf..”
So Eun mengalihkan pandangannya menuju pemuda tampan di hadapannya, membiarkan karamel keduanya saling bertemu. “Kyu Hyun-oppa, kau.. pasti bercanda..” So Eun mencoba untuk tertawa dan meyakini dirinya agar tidak terjatuh pada trik Kyu Hyun. Namun sungguh ia tak bisa melakukannya, ia terlalu kaget, mata itu… ia bersumpah kalau ia tak menemukan petunjuk bahwa pemuda itu sedang bercanda. “Kau bercanda, bukan?” ulangnya lagi sambil menatap Kyu Hyun sedikit memelas. So Eun berharap agar Kyu Hyun mengganti ekspresi serius itu padanya, sungguh ia benar-benar tak bisa dengan ekspresi wajah Kyu Hyun yang seperti ini. “Oppa?”
“Aku tak bercanda.” Kyu Hyun menyahut singkat, penuh nada final, sementara ia terus menatap So Eun dalam dan serius. “Aku mengatakan hal yang sebenarnya…”
Tidak mungkin.
“B-Bagaimana bisa? Aku fikir selama ini… kau membenciku.”
“Dan kalau aku membencimu, seharusnya kau sadar bahwa aku tak akan berada disini saat ini.” Kyu Hyun mengatakan ini semua dengan pelan, ia tahu So Eun masih begitu shock setelah apa yang terjadi seharian ini. “Aku menahannya untuk waktu yang cukup lama, namun saat ini… aku tak punya pilihan selain mengatakannya..”
“Sejak kapan?”
“Sejak aku pertama bertemu denganmu..”
So Eun benar-benar sedikit sulit bernafas karena saking kagetnya. Sulit dipercaya, bagaimana mungkin kalau Kyu Hyun yang selama ini adalah orang yang paling dingin padanya diantara semua oppa-oppanya adalah orang yang bahkan paling menyukainya sejak awal. Ini sungguh sulit untuk dipercaya.
“Kau pasti bercanda..” So Eun kembali mencoba tertawa, namun tawanya malah kian miris karena hatinya yang lain tidak setuju dengan ucapan itu. “Berhentilah mengerjaiku! Kau tak lihat aku sedang tak dalam keadaan bisa menerima candaanmu..”
“Apa kau lihat aku sedang bercanda?”
Tidak. Entahlah. So Eun tak mengerti, ini sungguh membuatnya seperti dipermainkan untuk kedua kali. Apa-apaan ini? Lee Dong Hae pemuda yang selama ini lembut dan membuainya dengan perhatian ternyata terbukti selama ini tak menyukainya sama sekali dan bertemu dengan wanita lain dibelakangnya. Lalu sekarang… salah satu orang yang selama ini bisa dikatakan paling ‘kejam’ padanya hari ini mengatakan kalau ia menyukai So Eun bahkan menciumnya di tempat seperti ini. Kalau diingatkan pun, sejak awal seharusnya ia curiga karena Kyu Hyun yang selalu sinis padanya belakangan ini malah menjadi satu-satunya member yang paling perhatian padanya. Apa-apaan ini, apakah para penyayi ini sedang bosan dan menginginkan sebuah permainan yang menyenangkan dengan melibatkan dirinya? Mereka adalah seorang aktor dibalik status penyanyinya walau bagaimanapun.
“Aku ingin pulang.” Ucap So Eun tiba-tiba setelah hening dalam beberapa saat, ia kemudian menepis tangan Kyu Hyun darinya dan berniat pergi dari tempat itu. Kyu Hyun berusaha menahannya.
“So Eun?”
“Biarkan aku pergi! Aku sungguh-sungguh muak dengan semua ini. Apa yang sebenarnya sedang kalian lakukan saat ini? Taruhan dengan menggunakan aku? Ini benar-benar sangat tidak lucu!” teriak So Eun sedikit lepas kendali, ia masih berusaha menepis tangan Kyu Hyun darinya.
“Apa yang kau… So Eun tunggu!”
“Kalau kau tak melepaskanku aku akan berteriak agar orang-orang datang kesini dan penyamaranmu akan ketahuan. Kau mau skandal grupmu kali ini bertambah lagi, huh? Kau mau aku membuatnya seperti itu!” Seru So Eun dengan nada yang final, hal itu membuat Kyu Hyun benar-benar tersurut dan melepaskan pegangannya di tangan So Eun, wajahnya terlihat begitu terkejut dan bingung. Hal yang membuat So Eun tersadar dari pemikirannya yang benar-benar kacau, apakah ia terlalu berlebihan?
“Maaf oppa, aku benar-benar bingung. Semuanya benar-benar membuat aku tak tahu harus bagaimana..” ucap So Eun melunak, air mata meleleh kembali di pipinya. “Biarkan aku sendiri dulu.” Ucap So Eun untuk yang terakhir kalinya, sebelum akhirnya dengan sedikit berlari meninggalkan tempat itu.
Sementara Kyu Hyun terdiam di tempatnya dan tak menuruti permintaan So Eun untuk tidak lagi menahannya. Kini yang dilakukan pemuda itu hanya menatap kepergian So Eun hingga gadis malang itu hilang dari pandangan. Hingga ketika baru saja tak terlihat, benda di sakunya bergetar.
Dimana kau Kyu Hyun? Segera kembali ke Dorm!!
Kyu Hyun hanya bisa menghela nafas menatap pesan yang dikirim Lee Teuk padanya.

Dengan emosi yang masih memenuhi kepalanya Dong Hae akhirnya kembali ke dorm setelah mendapat pesan dari Lee Teuk. Dong Hae tahu sesuatu kembali tak beres kini melihat cara SMS Lee Teuk yang terkesan dingin, mungkin ini berkaitan dengan tindakan Kyu Hyun dan dirinya yang tadi meninggalkan latihan begitu saja. Ya, semuanya kacau, dan Dong Hae sudah tak peduli lagi kalau pertemuan ini akan membuatnya semuanya lebih kacau. Kyu Hyun baru saja telah mengkhianatinya, dan ia benar-benar tak dapat menahan itu semua kini.
“Dong Hae!”
“Hyung!”
Tak begitu mengagetkannya, baru saja masuk ia langsung diberi dengan beberapa cara menatap yang berbeda-beda. Mulai dari tatapan khawatir milik Ye Sung, Eun Hyuk, dan Shin Dong hingga tatapan marah milik Si Won, Ryeo Wook, dan Sung Min. Sementara Kang In, Lee Teuk, dan Hee Chul menatapnya dengan cara yang berbeda – Dong Hae tak tahu, yang jelas ada sedikit kemarahan disana. Bagus, semua orang memang tak bisa lagi menahan kemarahan kini, begitupun dirinya!
“Yah Lee Dong Hae!” Si Won berseru padanya dengan emosi. “Apa yang kau fikir sedang kau lakukan saat ini, huh?”
Apa menurutmu, Choi Si Won? Dong Hae hanya sedang bersenang-senang dengan masalah yang datang bertubi kepadanya.
“Duduklah, Hae. Ada hal yang serius yang perlu kita bicarakan..” Lee Teuk tampak mengambil alih keadaan, tak ingin keadaan memburuk. Dong Hae tampak menghela nafas, tak menuruti perkataan Lee Teuk kali ini untuk segera duduk di samping orang-orang yang menatapnya marah.
“Ya, tapi aku ingin Kyu Hyun juga ada disini. Aku juga ingin menyampaikan sesuatu padanya..” ucap Dong Hae masih berusaha mengendalikan dirinya walaupun begitu sulit. Sementara beberapa member tampak saling bertatapan mendengar ucapan Dong Hae itu, mereka menyadari nada kemarahan dari nada itu.
“Aku pulang!”
Tak lama suara seruan terdengar dari luar, suara yang mereka tunggu. Dong Hae menarik nafas panjang sebelum berbalik, langsung menatap tajam sang maknae mereka yang pulang dengan wajah yang tak terlihat terlalu baik.
*!!*
Semua member dan Kyu Hyun sama-sama kaget melihat apa yang baru saja terjadi dihadapan mereka, semuanya menatap tak percaya ketika Dong Hae tiba-tiba bergerak mendorong punggung Kyu Hyun ke belakang, satu tangannya berada di kerah jaket sang Maknae.
“Dong Hae!!”
“Apa yang kau lakukan, huh?” Tanya Dong Hae dengan nada yang begitu tinggi, sementara itu tangannya terus menarik leher kemeja Kyu Hyun. “Kau sungguh tak menganggapku sebagai hyungmu lagi?!” Dong Hae agak sedikit menekan tangannya di bawah leher Kyu Hyun.
“H-Hae!” Teriak beberapa member mulai merasa ngeri – apalagi melihat Kyu Hyun yang sedikit merasa sesak.
“A-A-Apa yang sedang kau bicarakan?”
“Menurutmu apa, huh? Aku melihat apa yang tadi kau lakukan.” Dong Hae menjawab geram. “Mencium kekasih orang, itu kau sebut sebagai apa? Tanda hormatmu kepada hyungmu?”
Wajah Kyu Hyun tampak sedikit kaget, begitupun member lain ketika Dong Hae menyebutkan itu. Kyu Hyun menatap hyungnya itu sedikit kaget dalam beberapa saat, namun selanjutnya ia malah menyeringai. Tak lama ia malah tertawa.
“Oh, jadi kau melihatnya?” Kyu Hyun balas menatap Dong Hae tajam, sementara giliran member lain dan Dong Hae yang terlihat tak mengerti kini. “Kau juga melihat apa yang terjadi sebelumnya, bukan? Menurutmu apa yang akan terjadi padanya kalau aku terlambat begitu saja? Seseorang yang kau sebut sebagai kekasih itu.. mungkin hanya tinggal nama.”
“Kau—“
“Cukup!” Member lain berteriak bersamaan ketika Dong Hae hendak melepaskan pukulan ke wajah Kyu Hyun. Namun hal itu tidak jadi karena Si Won sudah berdiri terlebih dulu dan menahannya. Kedua pemuda yang bersiteru itu mengalihkan pandangannya kepada Si Won yang berwajah tak kalah marah. Si Won menatap keduanya geram sebelum memisahkan tangan keduanya, Kyu Hyun tampak bisa bernafas sedikit lega kini.
“Aku tak peduli apa yang akan kalian lakukan berdua setelah ini, bocah. Tapi sekarang aku hanya ingin kalian berdua untuk menjelaskan apa yang terjadi. Kalian fikir apa yang membuat kami semua berkumpul di sini siang ini, huh? Menonton kalian bergulat?” Desis Si Won sebal. “Sekarang duduk dan jelaskan apa yang terjadi..” sambungnya kemudian. Pemuda paling tinggi diantara member yang ada itu tampak segera kembali ke tempat duduknya dengan ekspresi yang masih tak baik.
Dong Hae dan Kyu Hyun sama-sama mendesah kesal tak lama setelah itu, namun mereka akhirnya menurut dengan bergabung duduk dengan member lain. Dong Hae sengaja memilih duduk di dekat Shin Dong, sementara Kyu Hyun berada di sisi yang lainnya bersama Hee Chul.
Lee Teuk menatap dua pemuda itu dengan tatapan dinginnya, sebelum sang leader itu mulai meraih sesuatu dari atas meja yag berada di sampingnya. Lee Teuk kemudian melemparkan benda itu ke atas meja yang berada di tengah para member.
“Kalian berdua bisa jelaskan itu padaku?”
Kyu Hyun dan Dong Hae tampak sama-sama melebarkan matanya melihat dua headline yang terpampang apik di depan cover majalah yang baru ditunjukkan Lee Teuk, mata mereka kemudian juga melihat dua foto yang terpampang berdekatan. Dong Hae tampak segera meraihnya dan melihatnya lebih dekat.
“Ini..”
“Jadi.. apa yang terjadi pada kalian, huh? Apakah kalian berniat memperkeruh suasana yang ada?” Lee Teuk bersuara, menatap mereka bergantian. “Hae, bukankah kau sudah kularang untuk pergi ke tempat lain dulu sebelum masalah ini lebih mendingin? Kenapa kau melanggar itu dan tetap pergi sesuka hatimu?”
Dong Hae mengalihkan perhatiannya dari majalah dan melirik Lee Teuk. Ia menghela nafas dan mengalihkan pandangannya setelah itu. Jelas, sebenarnya ia juga cukup merasa bersalah karena tidak menuruti ucapan hyung kesayangannya itu. “Aku menemui So Eun. Hubunganku dengannya memburuk karena masalah ini, mana mungkin aku bisa duduk dengan tenang di rumah.” Ia menjawab tanpa melirik Lee Teuk.
“Benarkah? Tapi kenapa kau malah mengunjungi orang lain..” Ryeo Wook tiba-tiba menyela, mendatangkan tolehan dari Dong Hae. “Disana nyataya bukan Kim So Eun yang kau temui..”
“Aku..” Dong Hae sedikit menunduk sebelum menjawab, ia mengalihkan pandangannya kembali pada majalah di tangannya. “Aku ditolak oleh So Eun, dia tak mau mendengarkanku. Tak lama kemudian Ji Hyun menghubungiku dan memintaku untuk datang ke sudut sungai-Han.”
“Woah, kau benar-benar sangat berani..” Kyu Hyun menyahut dengan nada takjub namun penuh sindiran. “Ditengah masalah yang kau hadapi namun kau tetap menyempatkan diri untuk datang menemuinya. Yah, dia Nam Ji Hyun walau apapun yang terjadi. Wanita yang begitu kau sukai.” Ucap Kyu Hyun jelas terlihat emosi, setelah bingung dan penasaran tentang apa yang membuat So Eun bertingkah aneh hari ini akhirnya ia menemukan sendiri alasan apa yang membuat So Eun senekad tadi. Hal itu sungguh membuatnya kian marah pada Dong Hae.
“Itu bukan masalah suka atau tidak, asal kau tahu. Walau bagaimanapun sebagai seorang laki-laki kau harus sadar bahwa ini akan lebih menekan pihak yang perempuan, pihak Ji Hyun. Aku datang sebagai rasa tanggung jawabku padanya. Walau bagaimanapun dia dan aku sama-sama tak tahu apa-apa..”
“Benarkah?” Kyu Hyun menyahut sinis. “Lalu kau fikir hanya dia pihak yang paling tertekan disini, hyung? Tidak, ada pihak yang lebih-lebih tertekan dari dia. Kau tak tahu, ia bahkan lebih lebih tak tahu apa-apa..”
“Ya, tentu aku tahu. Dia tetap prioritasku walau apapun yang terjadi. Tapi lihat apa yang terjadi? Aku selalu kalah cepat dari seseorang lainnya. Bagaimana aku bisa menghiburnya kalau saja ada orang lain yang lebih dulu mengambil tempatku. Seseorang yang sepertinya mengambil keuntungan dari kejadian ini..”
“Mungkin benar. Tapi sebelum hal itu tetap saja orang itu adalah satu-satunya penyelamat untuk gadis termalang tadi. Kau bisa bayangkan kalau dia tak ada? Gadis tadi mungkin akan tenggelam, hyung. Tenggelam karena pengkhianatan yang kau lakukan!”
“Aku sama sekali tidak berkhianat!” Dong Hae berseru cepat. “Kau adalah satu-satunya yang berkhianat disini!”
“CUKUP!” Lee Teuk kembali berseru dan menengahi keduanya yang kian berdebat. Sang leader menatap keduanya sedikit marah. “Kalian berdua tak sadar apa yang kalian lakukan, huh? Tak sadarkah kalau kalin itu terlalu egois? Kalian fikir ini semua hanya berhubungan dengan kalian? Ini juga berhubungan dengan Super Junior! Tak bisakah kalian sedikit berfikir untuk itu?!”
Dong Hae dan Kyu Hyun sama-sama terdiam kini. Untuk yang satu ini mereka saling menyadari kesalahan mereka masing-masing, kesalahan terhadap teman-teman dan fans mereka.
“Pokoknya mulai sekarang kalian harus lebih serius untuk menyelesaikan masalah ini, terutama untukmu Dong Hae. Kau tak merasa bersalah bukan? Maka kau harus dengan cepat membuktikannya. Kau tak bisa terus membuang waktu sebelum ini memburuk. Dan kau Kyu Hyun, aku harap kau lebih berhati-hati lain kali. Mengenai rumormu dengan So Eun tadi perusahaan telah membuat pernyataan penolakan, tapi kita tidak tahu apa yang akan berkembang selanjutnya karena rumor akan terus berkembang. Kau harus berhati-hati dengan itu.” Ucap Lee Teuk memperingatkan keduanya. Keduanya kini tampak hanya diam dan menundukkan kepala. “Sementara untuk masalah So Eun, aku benar-benar tak mau ikut campur dengan itu. Itu adalah urusan kalian untuk menyelesaikannya. Yang jelas, kalian tidak bisa lagi melakukan hal yang gegabah sehingga lebih memberikan dampak pada grup berkaitan dengan So Eun. Aku benar-benar serius dengan apa yang aku katakan.” Sambung Lee Teuk kemudian, sebelum beralih ke member lain.
“Sementara untuk kalian, aku tahu kalian kini sedikit terbagi karena masalah ini. Tapi seperti ucapanku sebelumnya, kalian harus tetap professional dan tak membuat keadaan memburuk. Kalian boleh berpihak ataupun membenci Lee Dong Hae ataupun Cho Kyu Hyun atas apapun yang terjadi disini, tapi kalian tidak boleh memihak siapapun diantara member Super Junior. Aku tak ingin menemukan rumor perpecahan yang terjadi karena semua ini.” Ucap Lee Teuk dengan nadanya yang tetap stabil walau emosinya sedikit turun naik. Sementara member lain di depannya tampak hanya menganggukkan kepalanya dengan patuh.
“Sekarang kalian semua boleh masuk ke kamar masing-masing, sementara untuk kalian berdua, silahkan kalian lanjutkan lagi membicarakan masalah yang ingin kalian sampaikan. Ingat, berfikirlah dengan bijak. Kalian bukan hanya menjadi teman dalam hitungan hari. Jangan sampai emosi sesaat membuat kalian kehilangan segalanya..” kata Lee Teuk menutup pembicarannya. Lee Teuk menatap keduanya sebelum bangkit dari tempat duduknya, gerakkan itu juga diikuti oleh member lainnya. Meninggalkan dua member yang tidak rukun itu di ruang tengah. Larut dalam keheningan dalam beberapa saat.

❤ To Be Continued>>
Priview Next Episode:
“Begitulah tuan…”
“Tolong percaya padaku…”
“Apa kau tak bisa membuka hatimu, Soeun..”
“Kyuhyun oppa-“
“Hentikan Kyu! Dia kekasihku! Kenapa kau begini!!”
“Daridulu aku mengorbankan perasaanku demi kebahagiaan kalian. Tapi lihat yang kau lakukan? Kau hanya bisa menyakitinya kan, hyung. Kalau begitu apa gunanya, baik biarkan aku membahagiakannya..”
“Pacarnya adalah pemilik Agency!!”
“Aku menemukan fakta gila bahwa Donghae oppa dan Kyuhyun oppa bertengkar gara-gara gadis itu…”
“Jadi dia pacarnya siapa? Pacarnya Donghae oppa, Kyuhyun oppa, Siwon oppa, Yesung oppa, Leeteuk oppa, ATAU SEMUA OPPA!!”
“Akhiri hubunganmu dengan Donghae…”
“Ayah-“
“Ayah tak suka kau bersamanya…”
“Bagaimana ini, aku masih mencintaimu…”
“Kau akan ayah tunangkan Soeun…”
“APA MENCINTAIMU ADALAH SEBUAH DOSA??”

62 Comments Add yours

  1. Choi Shinae mengatakan:

    Ini ini ini sangat menyesakkan cinta segitiga donghae soeun kyuhyun. Feelnya kerasa bgt😦 gatau hrs komen apalagi semuanya sukses bkin ht nyesek! You did a great job author! Next part ditunggu! Fighting!

  2. erika mengatakan:

    Huaa…hiks…hiks…hiks.. 😦 kenapa kisag cinta haesso begitu rumit😥 dan sekarang semakin keruh. Lagian donghae oppa kenapa sampai bisa se ceroboh itu, ketahuan lagi sama netizen sana.

    Hmm ayah Sso eonno pun sekarang udah tau hubungan keduanya tapi sepertinya dia tidak menyukai hubungan
    Haesso di tambah dengan semua scandal ini.
    😦 bener” nyesek kyu oppa udah berani nyatain perasaannya ke Sso eonni dan juga udah berani menciumnnya padahhal di situ ada donghae oppa walaupun kyu ga tau donghae ngikutin dia tapi….tapi…bener” nyesek

    Ah haesso bener” mau di pisahkan, andwe… ini tidak boleh terjadi huhuhu…
    Masalah mereka ga selesai” malah makin runyam. Donghae dan kyuhyun sekarang menjaga jarak..

    Sangat….sangat…di tunggu ya next partnya. Ini bikin nyesek tingkat ke evilan kyuhyun xD
    Fighting!!

  3. HaeNy Choi93 mengatakan:

    Feelnya dapet banget..
    Ikutan emosi, tegang, nyesek nyampur jd satu..
    Huaahh cinta segitiga antara HaeSsoKyu emang bikin semua ikutan pusing., Leeteuk sang Leader pun juga ikutan kena.
    Paparazzi juga ikutan andil dalam perpecahan ini.. Jadi tambah rumit kan..
    Sso yg tetep kekeuh sama opininya dia, jadi tambah bingung soal pernyataan cinta Kyuhyun.
    Aku rasa Donghae juga ngga kalah tertekannya tentang masalah ini.. Huuumpp.. Kasihan Donghae, kasihan Soeun, dan Kyuhyun juga. Haduh! Berasa nonton DraKor nih lama2,, .. Keren banget soalnya.
    FF dengan pairing mereka bertiga ini emng bikin nagih.. Semoga next partnya cepet di lanjut ya Putri. Yg lain juga.
    Putri Jjang! ! Fighting!!

  4. hellolina97 mengatakan:

    huaaa….. kisah cintanya menguras emosi bangettt…
    aku merasa prihatin dgn Donghae u,uuu

    pada akhirnya So Eun akan bersama siapa nihh….

  5. aaaaah gila sukses bkin aq bingung antara kyusso atau haesso !

    konfliknya bener2 rumait pa lagi hae oppa !

    tpi entah kenapa di sini kyu oppa terlihat lebih baik untuk sso !#shipperkumat

    penasaran siapa yg bakal di jodohin sma sso ??
    di tunggu lanjutannya

  6. Rubiah sparkyuangelsso mengatakan:

    Hua,,,post juga akhirnya..kekeke ceritanya menegangkan eonni,,tapi entah kenaoa waktu bacanya saeng malah ketawa” gaje gitu,,saeng ketawa ngebayangin wajah teukki oppa kalau marah,,wah eonni sso ama kyu aja deh,,saeng lebih suka sso ama kyu,,soalnya rasa cinta kyu lebih besar dan lebih lama,,yah walaupun hae oppa mencintai sso tapi tetep aja kyu lebih banyak berkorban,,jebal ne eonni bikin kyusso aja.. ;(

  7. senrumi mengatakan:

    aq binggung harus berpihak siapa tp setdknya aq lega kyu sudah menyatakan perasaanya pd sso w
    walau kenyataanya sso hrs dibuat pusing kembali
    next..next chingu

  8. Yhulaiisoeun mengatakan:

    Huhuii,, part 3 nongol seneng … ^^
    Ahhh sumpah… Baca part ini greget banget,, emosi.y krasa bgt… #apalah … -__- tpi bneran part ini seruu ,, huff!! Makin rumit ajja kisah mreka.. Ahh gk tau mau ngomong apa,,tpi liat HaeSso yg trsksa gitu aku jdi pngen msuk ke ff ini dan jelasin ke sso kalau donghae oppa itu gak salah…. #hahah sarap.. :p
    kesel jga sama hae,sharus.y dia gk usah nemuin jihyun dulu,tuhkan smpe masuk brita lg.. Tdi.y smpat ada harapan kalau HaeSso bkal baikan pas mereka tlefonan ,tpi krna sso liat berita yg baru tntang jihyun dan hae oppa,jdi tambah rumit lg.. Arghh…
    Kyuhyun ngakuin perasaan.y ke Sso 0,o ..waow,, kaget jga tdi sama seperti sso yg kaget.. Hohoh ,,tpi sso mlah brfikiran dia d.permainkan.. -__- sbnar.y pngen donghae oppa nemuin mereka (kyusso) wk2 d.sungai han.. Dan bawa pergi sso biar hae oppa jelasin yg sbnar.y ,,kalau perlu d.masukin ke mobil trus d.kunci biar Sso gk kmana mana dan dngerin pnjelasan.y donghae… # hohoh jahat…
    Ya ampun mana ayah.y sso bkal ngelarng dia brhubungan dgn donghae … Huhuh gak tega.. Smoga next part.y haesso baikan,wlau kyak.y ayah.y sso gk bkal restuin mreka.. Mana sso mau d.tunangin lgi…:/ jadi gak sbar baca part 4 nya.. Tetap smangat yah nulis ff.y .. :*

  9. aina freedom mengatakan:

    ini cerita benar2 rumit ,cinta segi tiga antara haesso dn kyusso ,tp q lbh kasian sm kyu ,krn cintanya cm bertepuk sblh tangn ..q berharap sso bs cinta sm kyu , tp diliat dr preview nya ,kyknya sso mau di jodohkn deh ,gmn donk nasib cinta kyu , jd penasarn dgn lnjtn ceritanya …next partnya di tunggu .

  10. ayu mengatakan:

    senengnya ff ini dilanjut jg. . Makin seru critanya,konfliknya makin memanas ya, bacanya bikin gregetan. . Cinta segitiga antara kyu,sso dan hae. . . Ketiganya jg sama2 merasakan sakit. . Q bingung nih sso mending ma kyu pa hae. . Menurutku mending ma kyu aja. Pengorbanan kyu bwt sso jg bnyak. ..dan ayahnya so eun sepertinya ga menyetujui hubungan sso dngn hae/kyu. Waduh gmn ya. . Dilihat dr preview nya kyanya bakalan tmbah seru next partnya. . . Lnjut trs put

  11. tesyasavika mengatakan:

    Aaaa nyesek bgt part ini.
    Hae sama kyu smpe mau tonjok tonjokan gara2 sso. Kasian jg hae nya smpe mohon2 gt buat ngomong sama soeun.
    Kyu udh ungkapin perasaanya, tp sso malah ngerasa dimainin.
    Aku gatau hrus milih siapa, mereka sama2 tersakiti.
    Harusnya sso dnger dlu penjelasan donghae.

    Lanjutkan kak, ditunggu part selanjutnya. Fighting!!!

  12. Safriyanti mengatakan:

    Hwaaaaaaa,,,
    konflik,a smkin prah,,,
    gmna ne,,,
    sso trllu plos tok dskiti,,,
    pa xan tau otak sso tak dpt mnrma smua scandal to,,,
    ksian sso,,,
    mga j ktmu yg cocok y,,
    gk tau lg mo komen pa,,
    pkok,a yg trbaik tok sso,,,
    gmnapun aq tetep ska kyusso,,,
    tpi krn hae yg dcntai sso,,,
    aq jg dkung,,,

  13. Dewi mengatakan:

    aaak gila bgt ff ini. Konflik yg bener2 bikin tegang
    masalah cinta, persahabatan yg bener2 rumit
    aku sih ambil pelajaram dr ff ini dalam menjalin hubungan, saling percaya sangat dibutuhkan
    lanjut eon, fighting!

  14. vaaani mengatakan:

    herrrr herrr makin rumiiiit,,, hohohoho
    smua egois haekyu
    sso nya kalut
    huaaaa malah appa nya yo ribut
    ditambah media massa
    huallllah repot e rek

  15. Puspa Kyukyu mengatakan:

    Wuuuaaaa….

    Priview next partnya sama kya’ part sebelumnya v.v

    UNI……
    Wuuuuaaa…
    Makin penasaran endingnya ntar kya’ mana..
    Ya Allah…. Rumit banget ini konfliknya menurut Puspa..
    Puspa malah mikir endingnya di buat gantung aja, So eun pergi kuliah ke Amerika gitu..
    Sumpah.. Tegang banget baca part ini..
    Nabismu lah Donghae Oppa, siapa suruh ceroboh !!
    Itu siapa lagi tuh wartawan yg nyebar berita Kyuhyun !!
    Aisssshh..
    Galau gini baca FFnya…
    Gak rela v.v

    ditunggu karya yang lain uni dan sambungan FF ini..

  16. diladirga mengatakan:

    Galau, galau, galau seandainya ada yg beneran ngalamin ini di dunia nyata beuh pusing banget kali yah.
    Donghaenya lembek susah banget diomongin gapunya pendirian, gada pengorbanan, bikin greget, terlalu lemah *kemudian dibakar elfishy*
    bikin anak orang sampe mau bunuh diri lagi ish greget sumpah jadi mereka tuh nurutin ego masing masing yg jelas jelas gakan ngeluarin mereka dari masalah. Udah deh Soeunnya ditunangin aja sama siapa kek *pro sama bokap Sso* kasian banget nasibnya sampe part ini abis nangis mulu -_-
    tapi tetep ditunggu lanjutannya🙂
    Semangat, fighting, hwaiting, ganbatte ! *maruk bahasa*😀

  17. sendysw mengatakan:

    aigoo kyu sama hae jadi ribut gitu ckckx….
    lagian donghae ngapain ketemu sama jihyun? buat makin panas aja :3
    aishh reviewnya sso mau di jodohin? dijodohin sama siapa? authorr owe makin penasaran sama ceritanya >_<
    ditunggu part selanjutnya🙂

  18. Irnawatyalwi mengatakan:

    Put crtax makin seruh n mslah antara Lee Donghae- Kim so eun n kyuhyun smakn runyam, pa lg stlh apa yg d prbuat kyu pd so eun membuat donghae oppa geram n mrah bsar, oh no next partx lbh heboh lg publik uda tau tentg sso yg trnyta ank pmlik agensi yg sdang d gosipkn memilikh hub. Dgn hae oppa ato kyuhyun bhkn ada yg brasumsi sso gadis smw membr Suju, bner ni appa sso menentg hub. Sso dgn hae oppa n akn menjdohkn sso dgn pria lain? Jgn, krn kim so eun milK Lee Donghae

  19. Deborah Sally mengatakan:

    Woah daebak kyuhyun donghae marahan hahaha. .
    Leeteuk bijaksana banget. Tapi serius loh miris banget jadi soeun walau diperebutkan oleh 2 namja populer tetap aja menderita tekanan bathin. .
    Btw soeun ditunangkan dengan siapa?

    Next putri

  20. anna mengatakan:

    hayooo lho soeun mo ditunangin ma sp tmbh deh saingan kyuhae,,mkin rumit,slh phm&brliku prjlnn kasih mrk,, pliiiiiiss kyuhae cpt akur ya,,klo mlht pngrbnan&rs cnt mrk ko jd mnding soeun dgn pujaan hti lain ya alny ga tega

  21. anastasia erna mengatakan:

    Galau ƁªЙǤĕĕĕ† …. Baca nya put..
    Paling Ъќ suka deh klo da cinta segitiga gini..
    Kasian pasti ada Ÿª♌ƍ terluka..

  22. lavender mengatakan:

    Waah akhirnya ada lnjutannya,,siip

  23. Ayunie CLOUDsweetJewel mengatakan:

    Rumit, runyam, pokoknya complicated. Aku baca ini benar-benar panas rasanya. Kalau boleh aku bilang sich, So Eun itu bodoh. Udah tahu pacaran ma artis terkenal, siap nanggung resiko dong kalau ada scandal2 kayak yg menimpa Dong Hae. Jangan langsung percaya dgn apa yg dilihat, karena belum tentu itu kenyataannya. Bagaimana bs hubungannya membaik kalau dia saja tdk mau bertemu Dong Hae yg mau menjelaskan semuanya. Kerjaannya nangis doang. Menyebalkan. Kyu Hyun jg sama menyebalkannya. Aish.

  24. Niniet mengatakan:

    Jujur FF haru ini sebenernya Ga mau baca..aku Ga mau kyuhyun nantinya sakit hati..#maklum dia bias aku..tapi aku kuat2tin deh..abisnya seru sih…Sso bener2 sakit hati nih..Donghaenya juga terlalu lamban negesinnya..Kyuhyun..ah Ga tau mau bilang apa..Kau Sudah melindungi Sso sampe sejauh itu…njirr aku malah nangis saat dia ungkapin perasaannya sama Sso…:(

  25. Rakha mengatakan:

    Bingung pilih haesso atau kyusso,dua2 nya aku suka dan udah mendarah daging,posisi hae kasian disini,masalahnya makin puncak,tapi tambah seru,yang bikin lucu,gimana bisa hae yg lebih pendek dari kyu mau ngehajar kyu,hahahahaha
    dan ff nya juga lumayan panjang jadi puas bacanya put😀

  26. nita mengatakan:

    part ini bnr2 nyesek eon,, smpah fell ny dpt bngt bca ny smpe k bwa suasana, smkn rumit mslh yg di hdpi kyuhaesso, hemm jd bngng mlh antra kyu atau hae,, mna ayah ny sso gk stuju lg sm dua2 ny.
    next part d tnggu eon,,🙂

  27. Kim Ra rA mengatakan:

    MAKIN ruwet,,,,, MAKIN ngebingungin,,,,MAKIN,,,, MAKIN,,,, KEREEEEEEN!!!!

    tapi please buat Author nya jangan biarkan HaeSso berpisah….! kasian hae pa makin sulit aja… tapi kayanya perasan Sso teramat sangat mencintai Hae. semoga cinta mereka bisa bersatu….!

  28. Mindaamalya mengatakan:

    Wah cerita cinta haesso makin rumit.. Aku kasian sama kyu kalo misalnya so eun sama donghae baikan. Seperti biasa cerita nya semakin Keren eon! Ditunggu part berikutnya. Fighting!

  29. yehaesso mengatakan:

    udah klimaks makin tegang ini, kyuhae bertengkarnya semakin menjadi jadi dan sso semakin bingung dg perasaannya untuk pertahanin donghae atau kyu yg udah ngungkapin cintanya. dan dibagian akhir preview yg buat tambah penasaran. hah penasaran, cepet dinext author jangan lama lama. haesso harus bertahan🙂

  30. Devi mengatakan:

    wahhhhh makin seruuu zh cerita’a,,,,

    jd bngung nich hrusss memihak spa cz dua2’a sma2 trsakiti,,,,
    mkin rumit zh permasalahn’a,,,,,

    tpi kira2 spa y yg d jdohkan ma eonnie so eun jd pnsaran ma klanjutan’a,,

  31. mothisan mengatakan:

    Ceritanya menguras emosi dah air mata,,,,,
    Sungguh2 mengharukan,,,,

  32. Aisparkyu mengatakan:

    .hdeeeh akhirnya bssa bca stlah skian lma nngu,,grget bnget ngliat cnta sgitga yng bner” rmit antra haesso tau kyusso,,di part nie bng ikan kcian bneet cih srsa dia sndri trus smuanya gk da yng prcya ma bng ikan qu yng mlang,,tpii d part nie jga mmen kyussonya bnyak bngett, d tmbah lgii bng evil dh brni nytain cntanya,,hdeeh tmbah grget dech,,bgus thour seruu bnget pnsran jga siapa sich yng mau d jdoin na sso unnie ok dech d tnggu ja next partnya ya,,hhe

  33. ikayeoja fishy mengatakan:

    hadeeeeeuuuuhhhh..
    cerita’y makin sini tambah ribet ajeee..sprti’y blm mnmukan titik terang dri mslh ini..
    kasian ikan mokpoku ini..sso eonni kpn kau akan prcaya pada omongan hae oppa..
    tpi tetep d tunggu ff laen’y put..terutama ff favorite ku Black and White🙂
    fighting..

  34. astrielf mengatakan:

    Oh my lovely fanfict, why can be like this T_T nyesek suer nyesek. Ah haesso moment nya mana kak, kenapa jadi nyesek gini huahua. *ah lebay. Tapi ini bener-bener nyesek kak soalnya Donghae juga nggak menunjukkan rasa cintanya yg besar kaya ff ff biasanya. Ah ayolah masalahnya cepetan selse. Oh ya kak dan buat alur kim soeun akan ditunangkan cepetan muncul ya penasaran siapa yang bakal jadi tunangannya soeun ah penasaran banget kelanjutannya banyakin haesso momentnya pleaseee😀 fighting ditunggu karya” nya😀

  35. astrielf mengatakan:

    Komenan aku masih di moderasi ya. Ah elah. Yang penting ff ini memuaskan banget, tapi nyesek se nyeseknya soalnya haesso nya dikit kekek cepet dilanjut kak fighting

  36. Arhy Supitri mengatakan:

    Akhirnya lanjut juga😀
    Jadi gak tega kyu oppa bakal sakit hati kayaknya:/
    Sso eunni juga harusnya dengerin dulu pejelasan donghae oppa, sedik kesal jadinya😀
    “Lalu apa? Kalau nyatanya seseorang meninggalkanmu kau tak bisa bertahan di belakangnya dan terus mengikuti bayangannya. Kau harus berbalik, karena di belakangmu kau mungkin akan menemukan seseorang yang mau berjalan bersamamu dan berbagi suka duka denganmu apapun yang terjadi.” Ucap Kyu Hyun bertubi-tubi dan penuh emosional.
    Langsung nangis baca ini, bener2 gak tega m kyu😦
    Next part chingu🙂

  37. cucancie mengatakan:

    Huft..masalahnya makin rumit aja,kyuhyun-so eun-donghae emang cerita mereka bikin hati campur aduk,apalagi sekarang kyuhyun udah ngungkapin perasaannya ke so eun..makin jadi deh masalahnya..dibikin makin penasaran sama preview buat next part nya…pengen tau so eun mau ditunangkan sama siapa..

  38. zhuriya mengatakan:

    Waw,,,ceritan nya makin ßɑªɑªġOº°˚˚°ºOŠs(y)\=D/(y) aja,,,,
    Aduh sso mau d tunangkan sama siapa,,apa kan ada cash baru ,,???
    D tnggu part slanjutnya,,,;D

  39. shafa nazila mengatakan:

    Nyesek bacanya.. Kasihan so eun harus dikejutkan fakta kalo kyu suka sama dia padahal dia masih shock dengan rumor kedekatan donghae sama jihyun..

    Apa ini? Tunangan? Sso mau ditunangin sama siapa? Kenapa ayahnya ngelarang dia berhubungan sama donghae? Haduuh..makin rumit aja permasalahannApa ini? Tunangan? Sso mau ditunangin sama siapa? Apa ini? Tunangan? Sso mau ditunangin sama siapa? Kenapa ayahnya ngelarang dia berhubungan sama donghae? Haduuh..makin rumit aja permasalahannApa ini? Tunangan? Sso mau ditunangin sama siapa? Ken

  40. shafa nazila mengatakan:

    Nyesek bacanya.. Kasihan so eun harus dikejutkan fakta kalo kyu suka sama dia padahal dia masih shock dengan rumor kedekatan donghae sama jihyun..

    Apa ini? Tunangan? Sso mau ditunangin sama siapa? Kenapa ayahnya ngelarang dia berhubungan sama donghae? Haduuh..makin rumit aja permasalahannya
    Kayaknya part 4 bakal seru dan makin menegangkan

  41. shane mengatakan:

    Puput …seruu banget euy wuaaaaa perkelahian mulut antara donghae ma kyuhyun bener3 kk suka *plakk* seruuu nyooo #kk nonton sambil makan popcorn hiiii* tegang3 gimna gituu pas lgi seru3 nya beradu argumen pensaran kan sapa yg menang eeee ternyataa hasilnya seriii hhhhhe ~ ade yg menengahiii jd yg menang is sang leader yak hehhee

    Hoalla kyu berani3 nya kau menyatakan cinta pd pacar orng sedngkan kau sudah mempunyai istri *nunjuk kk kekkeke ,,, abaikan*😀

    Keadaan smakin memanas yak … Bukannya tambah bersih malah noda nya bertambah lgi ,, nah lo hae langkah yg kek gimna yg akan kau ambil buat membersihkan lapak mu hmmm kek nya hae lom ada gebrakan iniiii hihiii
    Dilain sisi soeun smakin frustasii tak terima ngeliat sang kekasih makin siiiip d gosipkan ampe mau mengakhiri masa lajangnya hiihi *gubrak* salah yak mengakhiri hidupnya maksudnya hhhe😀
    Untung ada setan berhati malaikat#eoh . ni yg slalu on time jikalau soeun memanggilnya * jdi merinding xixii*

    Put , btw itu priview masih priview yg part kemaren kan yak😉 ♓é² ♓é² ♓é²

    Akankah tuan kim melancarkan aksinya d part slanjutnya ?? Bagaimana nasib ikan akankah bs berkomunikasi scara langsung n lebih lama ma soeun? Yg pasti engga 2 menit lgi kan xiixi
    Trus nasib kyuhyun ….*ikhlasin kyu klo sso tidk menerima cintamu mending pulang yak syg …elus3 dada kyuhyun*

    Lanjuuuut ~
    Aaaaa pupuuuuut bikiiin gregett😉

    Yeah ,thumb up (y)
    Tarik bibir ke atas ..smiiiiileeeeeee
    * (◦ˆ ⌣ ˆ◦)::‧(y)
    ‎​ senyum bang jong to pu3t :*

  42. Soeun mengatakan:

    Aish … Masalah donghae dan kyu smakin rumit apalagi hae lihat kyuSso ciuman … Jdi mreka sma2 emosi dan sling jaga jarak huftt…

    Sso ingin buat masalah lge y dgn bunuh diri ckckckckc tpi dgn begitu dia jdi tahu bagaimana perasaan kyu pd nya ^_^

    ayah Sso sperti nya akan melakukan sesuatu dmn mungkin akan membuat Sso smakin sedih

    bnr2 dah ff ini menguras emosi aku eon #sungguh
    baik kyu,Sso maupun hae… Mreka sma2 sakit hati dgn hal yg trjadi dan smoga di chapter berikut nya dpt titik terang mengenai masalah tersebut

    next part ditunggu
    semaaaaaannnngggaattt !

  43. Ayu ChoKyulate mengatakan:

    aaaa~ andwaeee, ceritanya bikin aku frustasi sendiri >_< *rempong*
    duh elah masalah nya jadi makin rumit, masalah satu belum kelar eh muncul lagi masalah baru errr
    #pelukddangko
    cinta segitiga antara HaeSsoKyu bikin nyesek😥
    bener-bener bikin galau, huft kesel juga sih sama bang ikan yg terlalu cerobah.. Bukanya cepet2 nyelesain masalah malah bikin masalah baru T.T
    ck si epil udah nyatain perasaan nya ke Sso eonni, gimana nasib hubungan HaeSso ya? Apalagi appanya Sso mau misahin mereka u,u
    uhh~ udah penasaran tingkat akut sama kelanjutanya .. ditunggu next part nya putri eonni, jangan lama-lama yoo😀

  44. pipip mengatakan:

    aaaa sumpah nih cerita mkin memanas mkin gregetan bcanya cmpur aduk rsanyyaa
    Dsni bngebnget kselnya dgn soeun yg kyknya masi blm bsa prcya dgn donghae
    Kyknya donghae dsni pling trtekan bnget udh konfliknya pling bnyk pling ribet tpi dia yg pling dbnci dlm ini smua
    Tpi kyu jg ksian udh mndem persaan lma bnget dgn soeun
    Tpi saqtnya ga tepat bnget ngungapinnyaa
    Ini ff stelah skian lma nya g mncul dan tba2 mncul ceritanya nmah plupkus gregetnya trbwa suasana bnget bcanya
    Tnggung jwb nih eon udh pnsrn bnget dgn next partnya apa lgi udh bca previewnya nmba nmbah pbsrn
    Tunangan??????

  45. Elisa mengatakan:

    Wah author daebak….rumit bnget…authur keren bnget…..

    Knpa aku msik kasian a sma donghae oppa bukan souen.. Apa krna d tduh gk sesuai dengn apa yg dia lkuin….hal yg paling menykitkan mungkin ini jgak…
    D tunnggu bnget next part a….
    Author kereeeeeeeeeeeen!!!?

  46. auliaveronica mengatakan:

    Aaaaaaa keren sama ffnya eon ><
    Kasian sama sso eonnie😦
    Ditunggu ne ff lanjutannya? ;;)
    Fighting!!^^

  47. Vhi mengatakan:

    Perasaannya campur aduk baca ff nih beuugghh geretan sama kisah cinta kyussohae tapi ttep keren author ceritanya lanjut cepet-cepet ya🙂

  48. witri nur fariyah mengatakan:

    Stelag skian lma nunggu ff nie….. Tp stlh bca bkin aq galau…….. Jd ikt kshn saat hae ppa dihadapkan mslh rumor’y dg jihyun, trz krtakan hubngan ma sso dtmbah lgy dg hdr’y kyuppa diantara haesso…. Pko’y bkin nyesek.

  49. aazizah mengatakan:

    Ahhh its hurt and complicated
    Suka banget sama critanya eonni
    Lanjut terus ron
    Love you

  50. Luthfiangelsso mengatakan:

    ahhh part ini bener” bikin geregetan huh… :@
    kesel sama netizen disana yg ngelebih”in masalah kan kasian hae oppa !!
    trus siapa itu yg potret sso ma kyu lagi kissue ??
    wahhh aku galau milih hae apa kyu…..#emang aku yg suruh milih😀
    sso mau di jodohin, sama siapa ? jgn bilang sama siwon haha *apasih
    next next
    maaf atas komen gaje saya V 🙂

  51. sungyong mengatakan:

    huuuaa kyu udah ungkapin perasaanya…
    Kasian bngtz sama sso eonni, sampe dy nekat ingin bunuh dri

  52. vita mengatakan:

    ini yang aku suka dr setiap ff kamu,,feel.a itu dapet banget,,keren nyesek tadi baca.a,,mana kyuhae berantem mulu,,trus si kyu udah bilang cinta sama so eun ntar gmn dong so eun pilih siapa hae atau kyu???author cepet update.a ya,,biar ga makin penasaran..fighting !!

  53. dyyyy mengatakan:

    yg bner2 mnderita dan msalahny pling ruwet adlah donghae…..
    siapa yg mo dtunangin ma soeun….?

  54. nurul alfie mengatakan:

    waa. . .udh da lnjutannya. .smakin menegangkan. . .bgaimana y kra” klnjutan s0 eunnie. . . . . .pnasaran. . .
    lanjut y. . . . . . .fighting

  55. dhyanqueena mengatakan:

    lah kog jd begini.
    gimana nasib sso ya?

  56. Wulan Azhar mengatakan:

    bingung mau dukung haeso atau kyusso?
    secara suka dua2 nya

  57. ticha_ mengatakan:

    huaaaa……😥
    Kok makin ribet hub haesso??
    Campur aduk q bca’a…
    Kyuppa yg udah nyatain cinta,,haeppa yg skandal’a makin melebar,,dan sso ya merasa terkhianati…😦 serta appa’a sso yg tak terima.,
    Makin runyam…

    Next part makin seru plus sedih….😦
    Penasaran bgt…🙂
    Daebaaaak!!!
    Lanjuutt🙂

  58. Meshinta Kim mengatakan:

    annyeong author.. aku komennya ini secara mundur kayak undur” yh😀 aigoo masalahnya runyamm.. aihh donghae~ssi kasihan so eun~ssi.. kasihan jga kyuhyun,dia yg selalu ada buat sso tpi di hati sso hanya ada donghae😦 aduuhh bner” cinta segitiga yg rumit.. nah nah itu sso udh mau bunuh diri aja kan.. dan lagi” kyu penyelamatnyaa.. dan donghae cuma diem ajah? aduhh thor.. miris banget sih ceritanya.. huaaa.. next next next.. nah tuh? kyuhyun mau rebut sso dari donghae kan.. aduduh makin penasaran

  59. miyanoshita mengatakan:

    uda masalahnya makin rumit, eh ayah sso nglarang hubungan haesso ditambah lagi sso mau ditunangin. kira2 siapa tunangan sso?
    ini part bener2 feelnya dapet banget, menguras emosi…

  60. laela mengatakan:

    semakin rumit saja aduh kyu bnr ditiloak sso pa lagi ayah sso ga suka sma keduanya yg sabar ya kyu

  61. Rani Annisa mengatakan:

    wow….
    Bener-bener deh ceritanya makin menegangkan apalagi konfliknya makin kuat….

    Siapa nih yang bakalan sama so eun nantinya???

    Apalagi di preview selanjutnya so eun mau dijodohin…

    Sama siapa???

  62. kristienuuna mengatakan:

    uwaaahhh..
    aku geregetan buat G comment..
    rencana na mw aku jadi’in satu d part akhir..
    tapi uda geregetan ama Donghae n Kyu..
    Haeppa kurang teges ngeklirin masalah scandal na..
    Kyu juga keburu kepancing emosi samp2 kebabLasan poppo’in Soeun..
    tapi kasian Sso.. uda bingung n LabiL ama perasaan na k Haeppa sekarang d beban’in ama pernyataan na Kyu..
    hadew hadew.. makin bikin gregetan ini cerita na.. kyaaaaa.. apa yang bakaL terjadi..
    kug aku makin khawatir ama keadaan na Soeun..
    oh eottheokae?? #gigit2kuku

    kira2 babe na Sso mw ngerencana’in apa ya buat ngejauhin anak tersayang na dari dua pangeran tampan.. hehehehehee.. :p #KEPO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s