~ Be My Girl Part 7 (The Pride)


bemy7Be My Girl Part7 (The Pride) | Princess Clouds aka Putri Andina|Romance, Comedy, Friendship, Family|Cho Kyu Hyun, Kim So Eun, Kim Jong Woon (Ye Sung), Jung Yunho, Kim Ryeo Wook, Kwon Yu Ri, Han Sunye (WG), and other.

Warning: Typo(s) – Out Of Characters.

~

Sesosok wanita tampak tengah duduk di depan sebuah komputer yang menyala. Pada layar komputer tersebut terlihat sebuah site berita yang memuat tentang seorang eksekutif muda bernama Cho Kyu Hyun. Sebuah senyuman tipis nan licik terlihat di wajahnya sebelum meraih ponsel miliknya yang terletak disana dan menempelkan ke telinganya.

‘Halo.’ Sebuah suara yang terdengar sedikit berat dan sedikit malas terdengar. Hal yang membuat wanita tadi kembali tersenyum.

“Senang mendengar suaramu, Cho Kyu Hyun..” sahutnya kemudian. Untuk beberapa detik terdengar sedikit hening sebelum kembali terdenga sahutan.

‘Hum, siapa yang berbicara?’

Senyuman licik di bibir tipis itu kembali terlihat, sebelum ia menyahut. “Huh, kau melupakanku begitu saja huh Cho Kyu Hyun? Kau bahkan menyuruh beberapa anak buahmu untuk menangkapku di luar sana..”

Sekilas suara rebut terdengar dari arah lawan bicaranya, sesuatu seperti suara gerak kursi yang dibuat reflek dan dengan gerakkan kaget. ‘Hey, jangan bilang kau—‘

“—Ya, aku wanita yang kau hamili tuan muda-Cho Kyu Hyun..” wanita itu memotong cepat ucapan kaget dari pemilik suara sedikit berat.

‘Hey apa maksudmu wanita gila?! Aku bahkan tidak mengenalmu. Bagaimana mungkin aku menghamilimu, huh? Berhentilah membuat lelucon seperti ini!’ Seruan emosi terdengar dari lawan bicaranya. Tergambar marah dari suaranya, yang oleh si gadis tetap diladeninya.

“Lelucon, huh? Aku tak berlelucon.”

‘Tentu kau membuat lelucon, aku tak merasa menghamili siapapun. Jadi berhentilah melakukan sesuatu yang tidak perlu kalau kau tak mau terlibat masalah besar!’ Tekan pemilk suara itu terdengar begitu geram.

“Huh kau selalu saja main kekuasaaan, Tuan-Cho..” wanita itu terkekeh. “Kau benar-benar sombong seakan dengan uangmu itu kau bisa membeli dunia.” Cibirnya kemudian.

‘Sudah kubilang berhentilah mengad. Kau benar-benar akan menyesal mengatakan hal seperti ini pada orang sepertiku!’ ucapnya benar-benar marah. ‘Apa yang kau mau, huh? uang? Aku berikan berapapun yang kau mau tapi berhenti mengangguku!’

“Aku sungguh tak membutuhkan uangmu, Cho Kyu Hyun. Yang aku butuhkan adalah tanggung jawabmu sebagai seorang laki-laki..” wanita itu tertawa dengan nada sinis yang masih sama bersama sorot matanya yang kian menunjukkan amarah.

‘Aku tak merasa harus bertanggung jawab dalam bentuk apapun padamu.’

“Benarkah? Tapi nyatanya kau memang harus..”

‘Benar-benar, aku tak tahu apa yang telah membentur kepalamu hingga terus bertele-tele namun kau benar-benar telah masuk ke kawasan berbahaya. Kau tak akan tahu apa yang akan terjadi padamu kalau aku menemukanmu…’

‘Waah, kau benar-benar sok berkuasa Cho Kyu Hyun. Namun kau harus tahu bahwa kali ini kau tak lagi bisa menemukannya, karena aku yang akan mencapaimu lebih dulu untuk menghancurkanmu…’

Terdengar jeda yang cukup panjang disana. Hal yang membuat senyuman sinis itu kembali terkembang.

“Kenapa kau diam? Mulai takut Tuan Cho Kyu Hyun?”

‘Aku benar-benar penasaran denganmu. Apa tujuanmu hingga kau begitu membenciku, kau bisa langsung menemuiku bila kau mau..’

“Tapi aku tak mau bertemu denganmu, Tuan-Cho. Aku sungguh muak melihat wajahmu..” wanita itu terkekeh. “Lagipula aku lebih suka membuatmu begitu penasaran dan ketakutan…”

‘Kau benar-benar gila…’

“Memang, aku gila karenamu..” ia menyeringai menyebalkan. “Ya sudah. Aku kira aku sudah cukup menekanmu untuk hari ini. Cukup itu dulu yang kau terima untuk hari ini, Tuan-Cho. Sampai jumpa di kesempatan sebelumnya..”

“Hey—“

Ia memutuskan hubungan telepon itu di tengah jalan dan kembali tertawa puas. Matanya kembali melirik foto eksekutif muda di depannya dengan tatapan ambisius.

“Hanya sebentar lagi Cho Kyu Hyun, tunggu saja. Di saat itu kau harus mempertanggungjawabkan apa yang telah kau perbuat..” gumam wanita itu penuh dendam sambil mengelus perutnya yang sedikit membuncit.

*Be_My_Girl_Part7*

“Wah, kau terlihat menawan dengan pakaian itu!” Seruan laki-laki bernama Ye Sung itu menyambutnya ketika ia baru saja memasuki ruang tengah dimana Ye Sung berada. So Eun tampak tersenyum kaku sambil membungkukkan badan kepada majikan barunya, sedikit tak enak juga karena sepasang mata lain memperhatikannya.

Ye Sung mengalihkan pandangannya pada gadis lain yang saat ini berdiri di samping So Eun. Ia menghela nafas. “Kwon Yu Ri, bukankah ibuku menyuruhmu untuk menemaninya berbelanja? Kenapa kau masih disini?” Tanya Ye Sung pada penjaganya yang satunya itu. Kwon Yu Ri tampak menoleh kepadanya dan membungkukkan badan.

“Saya juga akan pergi, Tuan-muda. Tapi setelah memberikan sedikit petunjuk pada penjaga baru anda ini.”

“Itu aku yang urus. Kau bisa pergi sekarang.” Ye Sung tersenyum kecil sambil mengalihkan pandangannya pada So Eun. “Lagipula aku sudah mengenal gadis ini, jadi akan lebih mudah untuk mengajarinya..” sambung Ye Sung sambil menatap So Eun dan tersenyum. So Eun sedikit menundukkan wajahnya mengalihkan mata sebal dari atasan tukang tebar pesonannya tersebut.

“Baiklah kalau begitu saya permisi Tuan-muda..” ucap Kwon Yu Ri sambil kembali memberikan penghormatan. Setelah menatap So Eun gadis itu kemudian segera berjalan meninggalkan tempat itu hingga hanya tinggal mereka berdua disana.

So Eun menatap kepergian Yu Ri hingga gadis itu hilang dari pandangan. Dalam hati ia merasa menyesal harus ditinggalkan berdua dengan atasannya di ruangan ini. Firasatnya tak terlalu baik.

“Salah satu syarat menjadi seorang penjaga adalah matamu harus selalu waspada dan jeli. Bahaya bisa datang darimana saja, bukan?” Suara Ye Sung menyadarkan dirinya. So Eun mengalihkan pandangannya menuju Tuannya tersebut.

“Maaf Tuan-muda, tak akan kuulangi.” Ucap So Eun formal sambil membungkukkan badan. Ye Sung terkekeh.

“Tak usah tegang seperti itu, biasa saja. Aku bukan tipikal orang yang suka berlaku formal, kau pun juga.. bukan?” Tanya Ye Sung terkekeh. Kembali menatap So Eun dengan senyuman penuh tebar pesonanya. “Silahkan duduk, ada beberapa hal yang akan aku bicarakan.” Ucap Ye Sung sambil mengarahkan So Eun pada salah satu sofa yang berada di hadapannya. Namun So Eun tampak menatapnya sekilas dan tak bergeming dari posisinya.

“Tidak apa-apa, tuan. Saya akan mendengarkan anda seperti ini saja..”

“Aish kau kaku sekali.” Ucap Ye Sung sambil mendesah pelan. “Kau tak perlu berlaku seperti itu, kita kan sebelumnya sudah saling mengenal. Akan terasa aneh kalau tiba-tiba formal seperti ini. Santai saja. Kau jangan seperti Kwon Yu Ri itu yang wajahnya datar tanpa ekspresi. Seram tahu..” ucap Ye Sung bertele-tele. So Eun menghela nafas pelan mendengarnya.

“Apa hanya itu yang anda ingin sampaikan?” Tanya So Eun sedikit dengan nada bosan. Ah, haruskah So Eun menekankan pada tuan-mudanya ini betapa ia tak suka berdiri untuk membicarakan hal yang seperti ini? Terasa membosankan dan membuang waktu.

Ye Sung tersenyum kecil sambil melirik So Eun kembali. “Kau sudah mengetahui tugas-tugasmu? Kwon Yu Ri pasti sudah memberitahukannya, bukan?”

“Begitulah, tuan-muda.”

Ye Sung menganggukkan kepalanya sebelum bangun dari tempat duduknya. “Ya sudah, ayo..” ucap Ye Sung sebelum mengambil kunci mobil dan ponselnya. So Eun tampak menatapnya bingung.

“Kemana?”

“Kita pergi makan malam. Hari ini adalah hari pertama bekerjamu maka bukankah sebaiknya kita merayakannya?” jawab Ye Sung dengan ekspresi semangat. Sementara So Eun menatapnya sedikit bingung.

“T-Tapi..”

“Ayolah. Aku yang traktir.” Ucap Ye Sung memutuskan sambil melangkah duluan meninggalkan ruangan tersebut. So Eun tampak hanya mengekorinya walau dengan helaan nafas pelan dan masih bingung.

Kyu Hyun menguap panjang di tengah pekerjaannya. Pemuda itu menghentikan pekerjaannya sejenak dan merenggangkan kepalanya yang terasa pegal dan sedikit ngeri. Hal yang tidak perlu dipertanyakan lagi karena ia memang cukup sibuk seharian ini.

“Kira-kira dia ada dimana sekarang? Apa yang dia lakukan?” Tanya Kyu Hyun pada dirinya sendiri ketika mengingat So Eun. Pemuda itu lantas segera mengambil ponselnya dan berniat untuk menghubunginya. Hanya untuk mengerang kemudian. “Aish, bagaimana aku bisa lupa? Aku belum juga mendapatkan nomor ponselnya…” erang Kyu Hyun uring-uringan sambil memukul-mukul kepalanya dengan ponselnya tersebut. Benar-benar sedikit frustasi mengingat bahwa setelah begini lama ia dekat dengan So Eun ia tak pernah berhasil mendapatkan nomor ponsel gadis keras kepala itu.

“Aku tak bisa begini, kali ini aku pasti harus mendapatkan nomor ponselnya. Tak peduli apapun yang terjadi.” Omel Kyu Hyun bergumam pada akhirnya menyerah. Pemuda itu kemudian mengalihkan pandangannya melewati jendela kaca yang ada di sampingnya. Kembali uring-uringan dan bergumam, “Apa yang sedang kau lakukan?” Tanyanya kembali bergumam pada udara.

“Makanlah. Ini adalah restoran faforitku jadi semua makanan disini rasanya terjamin.” Ucap Ye Sung pada So Eun setelah semua makanan dihidangkan oleh pelayan di restoran mewah yang mereka singgahi. Hal itu tentu saja membuat So Eun yang awalnya masih sibuk menatap kagum seisi ruangan VIP yang sedang mereka tempati ini segera menatap kembali pada tuannya.

“Huh?” Gumamnya tak yakin dengan apa yang didengarnya. “Tapi…”

“Ayolah, aku memang sengaja mengundangmu kesini untuk merayakan pekerjaan barumu. Lagipula kau memang belum makan siang, bukan? Mengingat tadi pagi-pagi sekali aku sudah mengajakmu datang ke rumahku.” Kata Ye Sung kembali membuat gesture untuk mempersilahkan So Eun duduk.

So Eun tampak masih ragu, walau ia membenarkan. Ya, sejujurnya ia sudah lapar sekali dan semua makanan ini membuat cacing-cacing di perutnya malah semakin meronta. Namun tetap saja ia ragu untuk menerima tawaran Ye Sung ini, rasanya tidak benar sekali kalau pekerja harus makan satu meja dengan atasannya.

“Tch, ayolah di luar sana banyak gadis yang ingin makan bersamaku, bagaimana mungkin kau mau melewati kesempatan langka ini.” Celoteh Ye Sung masih berusaha membujuk. “Mereka bahkan harus mengantri dan memesan dari dua minggu sebelumnya.” Sambung Ye Sung cuek sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

So Eun hanya menatap setengah datar, menghela nafas. Sudah lebih dari seminggu ia mengenal pemuda narsis ini namun ucapan-ucapannya masih sering membuatnya memutar bola mata bosan.

“Tidak usah, tuan. Saya benar-benar baik-baik saja.” Kata So Eun tetap dengan prinsipnya. Ye Sung tampak menghentikan makannya dan menoleh lagi padanya. “Ya sudah kalau begitu saya akan berdiri di depan pintu. Saya akan menunggu anda disana.” Kata So Eun kemudian. So Eun membungkukkan badannya hormat dan bergerak menuju luar ruangan itu.

Dengan mulut berisi makanan Ye Sung melongo lucu melihat punggung So Eun yang menjauh. Ia menghela nafas pelan sebelum otaknya berjalan cepat. “ADUH!!” Serunya keras sambil memegang salah satu lengannya. Hal itu tentu saja So Eun menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang dan kembali mendekat.

“Ada apa tuan muda?” Tanya So Eun panik melihat tuannya yang memegang lengan dan terlihat menahan sakit.

“I-Ini..” Ye Sung memasang wajah kesakitan. “Sumpit besi ini menggores tanganku. Aaargh… aku rasa AKU BERDARAH!!” Serunya dengan ekspresi kesakitan yang dramatis. Ucapannya itu tentu saja membuat So Eun terkejut sehingga ia segera lebih mendekati Ye Sung.

“Hati-hati Tuan-muda..” ucap So Eun sambil memeriksa lengan Ye Sung. Ia juga sudah berjaga-jaga mencari persedian obat yang disebutkan Yu Ri harus selalu berada di sakunya. “Mari saya periksa.”

Ye Sung yang sebenarnya sejak beberapa detik yang lalu tampak hanya senyum-senyum kecil ketika So Eun memeriksa lengannya. Hingga setelah So Eun sedikit merasa heran karena ia tidak menemukan apapun ia mulai tak dapat menahan tawanya. Ia terkekeh keras sehingga membuat So Eun mendongak menatapnya bingung.

“Hahaha… wajahmu lucu!” Kata Ye Sung di sela kekehannya. So Eun yang menyadarinya menghela nafas pelan dan kesal pada sikap kekanakkanya Ye Sung. Ia hanya menatap datar Ye Sung yang terus tertawa heboh. “Huhu.. kau harus melihat ekspresi wajahmu…”

So Eun menghela nafas pelan dan mulai kembali berdiri sambil terus memasang wajah datar. Hal itu membuat Ye Sung mulai meredam tertawanya.

“Saya akan menunggu di luar.” Kata So Eun dingin sambil berbalik dan berjalan kearah pintu tanpa menoleh ke belakang. Meninggalkan Ye Sung yang telah menghentikan tawanya dan kembali melongo menatap punggung So Eun. Hingga ketika So Eun menutup pintu dengan sedikit kasar Ye Sung terlonjak sambil memegangi dadanya.

“Huu.. apa dia marah?” bingungnya sambil terus mengelus dada. “Tch, kenapa tak ada satupun dari dua penjagaku yang mempunya selera humor yang baik.” Omelnya kesal sambil melanjutkan makan. Sesekali mendongak ke arah pintu.

Mobil mewah itu tampak berhenti di depan gedung yang merupakan pusat pelatihan Taekwondo tersebut. Tak lama dari dalamnya keluarlah seorang pemuda yang saat ini tengah berpakaian ala orang-orang kantoran. Orang-orang yang kebetulan berada disana kian menggumam kagum ketika pemuda itu membuka kacamata hitam yang dikenakannya. Pemuda itupun kemudian melenggang cuek memasuki gedung itu meninggalkan orang-orang yang terus memperhatikannya.

“Anda lagi!” Salah seorang atlit Taekwondo yang melihat Kyu Hyun langsung tersenyum menyambutnya. Kyu Hyun pun tersenyum dan mendekati pemuda itu. “Hari ini So Eun-sunbae juga tidak datang.” Pemuda itu langsung mengatakan sesuatu yang langsung membuat senyum Kyu Hyun memudar.

“Tidak datang lagi?” Tanya Kyu Hyun terlihat kecewa.

“Begitulah, saya dengar sunbae sudah mendapat pekerjaan barunya pagi ini. Jadi kukira beliau sedang sibuk dengan itu..”

“Pekerjaan apa?”

“Kalau masalah itu saya tidak tahu, tuan. So Eun-sunbae belum menceritakannya.”

Kyu Hyun menghela nafas sedikit berat. Wajahnya terlihat lebih dingin. Yang benar saja, seharian ini ia harus menyelesaikan pekerjaannya sambil menahan rasa rindunya pada gadis yang nomor ponselnya itu ia tak punya. Kini setelah berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya ia harus disambut dengan kenyataan seperti ini.

“Tapi ini adalah hari kamis, tuan. Biasanya sunbae pasti selalu mengusahakan untuk datang karena ia piket membersihkan tempat latihan ini.” Ucap laki-laki muda di depannya yang membuat Kyu Hyun menoleh lagi. Terlihat tertarik.

“Benarkah?” Kyu Hyun tersenyum tipis sebelum melirik pemuda di depannya lagi. Senyuman itu terlihat lebih lebar setelah pemuda di depannya itu kembali menganggukkan kepalanya yakin.

So Eun sampai di depan pintu ruang latihannya ketika jam di pergelangan tangannya menunjukkan angka 22.46. Gadis itu tampak menghela nafasnya pelan sebelum mulai membuka pintu dari ruangan yang sudah terlihat sepi itu. Ruangan luas bercahaya temaram menyambutnya. So Eun membawa langkahnya masuk ke dalam.

“Lama sekali!” So Eun sedikit tersentak ketika sebuah seruan terdengar dari sudut yang cukup gelap. So Eun pun segera menoleh ke arah sana. “Aku hampir beruban menunggu disini.” Sambung suara itu yang sekilas So Eun merasa cukup mengenalnya.

“Siapa disana?” Tanya So Eun celingukkan. Tak lama ia mendapatkan jawabannya ketika menemukan tombol lampu hingga ruangan itu menjadi terang benderang.

Your precious boyfriend..” Orang itu sambil bangun dari posisi tidurannya. Kini ia duduk di atas materas dan menatap pada gadis di depannya. “Marcus-Cho!”

So Eun hanya menghela nafas pelan, menatap pemuda di depannya sedikit datar. Fuih.. baru saja ia lolos dari pemuda aneh yang saat ini menjadi atasannya. Kini bagaimana mungkin pemuda unik lainnya sudah menyambutnya disini.

Kyu Hyun bangkit dari tempatnya. Pemuda itu kemudian dengan santai mendekati So Eun. “Aku menunggumu sejak tadi disini dan kau baru datang sekarang. Hey, kau darimana saja sejak tadi?!”

“Haruskah aku memberitahu padamu?” So Eun mengalihkan wajahnya dengan sedikit malas. “Juga berhentilah menyebut dirimu sebagai pacarku. Kita kemaren itu hanya berpura-pura, ingat?” Ia melirik lagi Kyu Hyun dengan wajah sebal.

“Tak masalah..” Kyu Hyun menyahut cuek. “Aku yakin hanya menunggu waktu untuk membuatnya benar-benar terjadi walau bagaimana pun.” Ujarnya yakin sambil tersenyum lebar. Pemuda itupun lebih menatap So Eun dengan serius. “Kau darimana saja? Kudengar kau sudah memiliki pekerjaan baru. Kau bekerja dimana?” Tanya Kyu Hyun penasaran.

“Aku tidak akan memberitahu dirimu..” So Eun menyahut cepat. “Aku tak ingin kau merusaknya lagi seperti pekerjaanku yang terdahulu..” sambung So Eun sambil meletakkan tas yang sejak tadi disandangnya. Berniat untuk mengganti pakaiannya dan melakukan latihan singkat.

“Kau berlebihan..” Sikap Kyu Hyun cepat. “Mana mungkin aku merusaknya? Aku hanya memesan makanan disana dan membayarnya. Kau seharusnya berterima kasih padaku, bukan? Aku membuat tempat kerjamu itu mendapatkan untung walau bagaimanapun..” celotehnya panjang. So Eun akhirnya mendesah sambil memutar bola matanya bosan.

“Terserah kau..” Sahut So Eun sambil berjalan membawa baju Taekwondonya. Berniat menukarnya. “Aku mau bertukar pakaian. Tetap disini!” Seru So Eun sebelum meninggalkan Kyu Hyun menuju ruang ganti. Kyu Hyun tampak terkekeh kecil menatap punggung So Eun.

“Apa kau mau ditemani? Selain kunci untuk pintu utama aku juga sudah menggandakan kunci pintu ruang ganti, kau tahu?” godanya pada So Eun. So Eun mengangkat kepalan tinjunya ke udara tanpa berbalik sekalipun.

“Coba saja kalau kau mau kupatahkan tulang lehermu!”

Kyu Hyun terkekeh kecil menatap punggung gadis itu yang kian menjauh sebelum menghempaskan tubuhnya kembali ke atas matras.

So Eun menyeka keringat yang membasahi dahinya setelah ia selesai latihan dan membersihkan tempat itu. Gadis itupun kini mendudukkan dirinya kembali ke atas matras dimana Kyu Hyun sejak tadi menungguinya.

“Minum dulu.” Kyu Hyun menawarkan sebotol air mineral padanya. So Eun tampak segera mengambilnya dan membuka tutupnya. Langsung menenggaknya kemudian. “Huh, lihat dirimu. Kalau saja kau mau menerima tawaran untuk menjadi kekasihku kau tak akan hidup sekeras ini..” Kyu Hyun terkekeh sambil menonton setiap pergerakkan So Eun.

So Eun tampak mendelik singkat padanya setelah selesai minum. “Aku lebih baik hidup keras daripada mati muda menghadapi orang aneh sepertimu.” Balasnya singkat. Kyu Hyun lagi-lagi terkekeh.

“Kau belum menjawab satupun pertanyaanku. Dimana kau sekarang bekerja dan berapa nomor ponselmu?” Tanya Kyu Hyun sambil menoleh lagi kepada So Eun. Merubah wajahnya untuk lebih serius dan penasaran.

“Kau tak mendengar kalau aku menolak memberitahukan padamu?” So Eun balas menoleh. “Itu artinya aku masih tak ingin memberitahumu..”

“Kenapa?” Kyu Hyun bertanya dengan sedikit emosi. “Kau tak benar-benar berfikir aku akan menghancurkannya, bukan? Yah, kau fikir aku segila itu?” Tanyanya tak terima. So Eun tersenyum dan mengangguk.

“Ya. Kau segila itu. Kau sempat menculikku sebelumnya, kau lupa?”

Kyu Hyun sedikit tergagap mendengarnya, menghela nafas pelan. “Yah, tapi aku kan tidak melukaimu sama sekali. Aku malah memberikanmu banyak barang mahal, ingat?”

“Itu sebabnya aku sebut kau gila..” Laden So Eun. “Kau melakukan hal yang tak dilakukan oleh manusia normal. Manusia seperti apa memangnya yang dengan seenaknya menculik gadis asing yang baru saja dikenalnya dan langsung memberikannya barang mahal? Hanya orang gila yang melakukannya..”

“Bagaimana mungkin itu dikategorikan gila..” Kyu Hyun menggerutu. “Lagipula siapa bilang kau itu gadis asing bagiku..” sambungnya pelan. So Eun tampak hanya tersenyum cuek dan lanjut minum.

Kyu Hyun berhenti menggerutu dan asik dengan pemikirannya tak lama setelahnya. Ia mengalihkan pandangannya kembali pada gadis di sampingnya. “Aku juga datang untuk membicarakan hal yang waktu itu. Waktu kau membantuku menemui keluargaku..” sambung Kyu Hyun. “Berapa nomor rekeningmu? Seperti janjiku aku akan mengirimimu sejumlah yang kujanjikan..”

“Itu alasan lain mengapa kau disebut gila. Kau selalu mengukur semuanya dengan uang.” So Eun protes. “Kau fikir harga diriku serendah itu?”

“Tentu saja bukan begitu!” Kyu Hyun balas menyahut kesal. “Aku kan sudah menjanjikan padamu. Tentu aku harus menepatinya..” serunya dengan ekspresi lebih serius.

So Eun kembali tersenyum kecil melihat ekspresi lucu Kyu Hyun. Ia menatap lurus ke depannya dimana ruangan yang luas itu terlihat sedikit menyeramkan karena hanya mereka berdua yang ada disana. “Masalah hari itu anggap saja aku membantumu. Kau tak perlu membayar apapun..” gumam So Eun kemudian. Kyu Hyun meliriknya kembali.

“Bagaimana mungkin seperti itu? Kita sudah menyepakatinya waktu itu, jadi aku harus membayarnya. Lagipula aku tahu bahwa kau sedang mengalami kesulitan finansial YANG KATAMU karena kesalahanku juga..” Kyu Hyun menekan kata-katanya dengan maksud menyindir.

“Tapi aku sudah mendapatkan pekerjaan baru. Dimana gajiku sepuluh kali lebih besar dari gajiku di tempat sebelumnya..” So Eun tersenyum senang. “Lagipula aku bukan tipe orang yang tenang menerima uang dari jalan seperti itu. Sedikit aneh rasanya menarik keuntungan dari hal yang tidak wajar seperti itu.”

“Huh, dengar dirimu itu. Kedengarannya sombong sekali..” Kyu Hyun terkekeh. “Tapi kalau itu kemauanmu mau bagaimana lagi? Aku akan menghargainya. Lagipula aku rasa itu pilihan yang keren.”

Kedua orang itu tampak saling tersenyum sesaat sebelum kembali larut dalam keheningan malam di tempat itu.

“Lalau bagaimana dengan keluargamu?” So Eun bertanya setelah mereka hening dalam beberapa menit. Melirik kembali pemuda tampan di sampingnya itu.

“Begitulah.” Kyu Hyun menghela nafas. “Aku rasa untuk sementara waktu kita harus tetap menjaga janji itu. Kau harus berhati-hati kalau saja bertemu dengan salah satu dari mereka..”

So Eun hanya menghela nafas tak menyahuti apapun lagi. Ia rasa ia tak punya waktu lagi untuk mengomeli Kyu Hyun atas masalah yang ditimpakan pemuda itu padanya. Lagipula jauh di dalam hatinya ia sama sekali tak keberatan. Sesuatu yang ia tak percayai juga akan ia rasakan pada awalnya.

“Tapi bagaimana?” Kyu Hyun tiba-tiba membuatnya kaget sehingga membuat So Eun melirik padanya. So Eun tersenyum, ia baru menyadari bahwa kini ia sudah sangat begitu nyaman berada di samping Kyu Hyun. Pemuda ini, walaupun ia menyebalkan dan seenaknya namun bagi So Eun ia terlihat cukup lucu. Tentu saja kalau sikapnya lagi tenang dan tak semena-mena seperti ini. “Hutangku itu, kalau aku bayar dengan ciuman saja bagaimana?”

So Eun sedikit tersentak, langsung meyesali apa yang baru saja ia fikirkan. Dengan wajah yang kembali terlihat serius ia menatap pemuda yang saat ini menatapnya usil itu. “Dalam mimpumu.” Omel So Eun sambil bangun dari tempat duduknya terlebih dahulu. Berusaha menyembunyikan wajahnya yang memanas dengan mengemasi barang-barangnya dan bersiap meninggalkan tempat itu. Sementara itu di belakangnya Kyu Hyun tampak tersenyum kecil sambil ikut bangkit dan mengikuti So Eun.

“Mau kuantar?” Serunya sambil mengekori So Eun keluar dari gedung itu.

Lewat tengah malam Kyu Hyun kembali ke rumahnya. Berbeda dari biasanya, hari ini pemuda itu tampak pulang dengan suasana hati yang sangat senang. Ekspresi serius menakutkan yang biasanya ia tunjukkan kini berubah menjadi senandungan yang membuat para pekerja di rumahnya saling bertatapan heran.

“Sepertinya anda mengalami hari yang baik hari ini, bukan begitu tuan-muda?” Tanya kepala butler di rumah itu sambil menghampiri Kyu Hyun. Kyu Hyun tampak langsung tersenyum mendengarnya.

“Tidak juga, hari ini cukup membosankan dan menyebalkan..” jawabnya sambil tak berhenti tersenyum. “Hanya saja diantara hal yang membosankan itu terselip sesuatu yang menyenangkan sehingga menutupi semua..” sambungnya kemudian. Laki-laki tua itu tampak ikut tersenyum mendengarkan Kyu Hyun.

“Oiya tuan-muda, tadi Nyonya menelfon ke rumah ini. Beliau mencoba menghubungi ponsel anda sebelumnya tapi anda tidak menyahutinya..”

Kyu Hyun sedikit mendengus, ekspresi senangnya tadi kini berubah dengan ekspresi sedikit datar. “Apa yang beliau katakan?” Tanya Kyu Hyun sedikit tak berminat. Memang sejak siang ia mengacuhkan panggilan dari wanita yang telah melahirkannya itu, namun kalau sampai mencoba menghubunginya dengan sekeras itu berarti ada hal penting yang ingin ibunya itu sampaikan padanya – yang kemungkinan besar berhubungan dengan kakeknya.

“Beliau tak mengatakan apapun dan hanya meminta anda untuk menghubungi beliau lagi ketika anda pulang.”

Kyu Hyun menarik nafas, menatap laki-laki di depannya itu dengan ekspresi datar. Namun walau begitu ia tetap mengambil ponselnya dan menghubungi wanita itu. Kyu Hyun menunggu sebentar sampai panggilan itu terhubung.

‘Akhirnya kau menghubungiku.’ Ucapan itu menyambutnya ketika baru saja panggilannya terhubung. Kyu Hyun tampak hanya kembali berwajah datar.

“Ada apa? Kenapa memintaku menghubungimu?”

‘Sebagai anak adalah kewajibanmu untuk menghubungi keluargamu, tahu. Setidaknya kalau tak tinggal bersama begini kau harus tetap menjaga komunikasi dengan keluargamu..’ ceramah ibunya panjang. Kyu Hyun mendesah.

“Apa hanya itu yang ibu mau katakan? Kalau iya aku akan segera menutup ini karena aku ingin beristirahat—“

‘Tunggu! Aish, kau ini!!’ Seruan ibunya kembali terdengar ketika ia hendak memutus hubungan telepon. Kyu Hyun terdiam untuk menunggu ucapan ibunya yang selanjutnya. ‘Besok, datanglah ke kantor milik sepupumu.’

“Huh?” Kyu Hyun tampak sedikit kaget. “Sepupuku maksud ib—“

‘– Kim Ye Sung. Ya, tentu saja. Sepupumu kan hanya dia satu-satunya…’

“Kenapa aku harus kesana? Ibu fikir aku punya cukup waktu untuk melakukannya?” Protes Kyu Hyun keberatan. “Aku tak mau!”

‘Kau tak punya pilihan. Ini perintah langsung dari kakekmu. Kakekmu berencana membuat proyek baru yang cukup besar dan ingin kalian berdua yang mengurusnya.’

‘’Aish, kenapa kakek selalu bertindak semaunya..” Kyu Hyun memijat dahinya. “Lalu kenapa harus aku yang datang padanya? Kenapa tidak dia saja yang datang ke kantorku?” protes pemuda itu lagi.

‘Ini perintah kakekmu mana aku tahu. Lagipula setelah kejadian wanita yang mengaku dihamilii olehmu itu kepercayaannya kan menurun padamu..’

Kyu Hyun mendesah berat dan lebih memijit dahinya sendiri. Diingatkan begini ia jadi sadar bahwa bahkan ia belum menyelesaikan urusannya dengan wanita misterius yang menerornya belakangan ini itu. Sumber masalahnya yang lain.

“Jam berapa?” Tanya Kyu Hyun pada akhirnya. Berniat berdamai dengan kenyataan.

‘Kalau masalah itu mana aku tahu. Tentu kau sendiri yang harus mendiskusikan dengannya..’

“Kau kan tahu aku paling malas berurusan dengannya..” Kyu Hyun berdecak. “Baiklah, aku akan menghubunginya. Aku tutup telepon—“

‘—Tunggu Kyu!’ Seruan ibunya kembali menahannya. ‘Kekasihmu kemarin benar-benar kekasihmu, bukan? Selain itu dia juga benar-benar anak dari orang kaya bukan seperti katamu semalam.’

Kyu Hyun menghela nafas panjang kembali. Ia seperti mendapat beban lainnya lagi dari ibunya itu dengan pertanyaan itu.

“Ya. kenapa?” Kata Kyu Hyun akhirnya.

‘Kalau begitu bisa kau buatkan janji pertemuan antara ibu dengannya. Ibu ingin mengenalnya lebih ja—‘

“—Dia sibuk.” Kyu Hyun memotong cepat. “Dia tidak bisa, dia kan anak orang kaya yang sibuk. Memangnya ibu kira kehidupannya hanya seperti ibu yang sibuk berbelanja dan berkumpul dengan teman-teman socialite ibu itu?”

‘Yah kau—“

“—Aku tutup teleponnya. Selamat malam ibu..” ucap Kyu Hyun untuk terakhir kali sebelum mematikan hubungan itu. Kyu Hyun kemudian kembali menghela nafas kasar dan menatap sedikit datar laki-laki yang sejak tadi masih setia di samping Kyu Hyun. Laki-laki itu tampak hanya tersenyum kecil walau Kyu Hyun dalam hatinya bapak tua ini pasti tersenyum geli melihat ekspresi Kyu Hyun yang bisa langsung berubah karena sebuah hubungan telepon. Sementara itu Kyu Hyun kembali sibuk dengan ponselnya.

*!!*

Ye Sung yang awalnya sedang asyik menonton acara anime faforitnya tampak segera menoleh ketika benda persegi di sampingnya berdering nyaring. Dengan berat hati Ye Sung segera memelankan volume TV dan meraih benda itu. Ia agak mengerutkan dahi melihat nomor baru yang terdaftar disana sebelum memutuskan mengangkatnya.

“Siapa ini?” Tanya Ye Sung setengah cuek.

‘Ini aku.’ Suara yang tak kalah dingin menyambutnya. ‘Besok jam tiga sore aku akan datang ke kantormu untuk membicarakan proyek yang diberikan kakek. Kosongkan jadwalmu jam segitu dan jangan kemana-mana.’

“Ini—“

— Tuut…

Ye Sung menatap layar ponselnya kembali setelah mendengar panggilannya diputuskan secara sepihak. Ye Sung menghela nafas pelan.

“Anak ini. Dia kira dia siapa memerintahku seenaknya..” Ye Sung mengomel panjang pada ponselnya. “Dasar sepupu aneh!” omel Ye Sung pada benda mati itu seakan-akan itu adalah orang yang baru saja menghubunginya.

So Eun termangu di dalam kamarnya sambil menatap gelang kesayangannya yang memiliki hiasan bola-bola di sekitarnya. Senyuman terlihat di wajah cantik itu.

Tadi secara tidak sengaja ia menemukan benda ini ketika membuka koleksi barang-barangnya. Hingga akhirnya ia berakhir begini, menatap gelang itu sambil mengingat kembali sejarah yang pernah dilaluinya tentang gelang itu. Sejarahnya bersama Kyu Hyun.

So Eun ingat ketika di awal-awal ia bertemu Kyu Hyun bagaimana ia sedikitnya merasa aneh dan was-was karena pemuda asing itu tiba-tiba mendekatinya dan mengganggunya. Waktu itu, Kyu Hyun dan semua tindak-tanduknya terlihat aneh bahkan terasa bak ancamam bagi So Eun, hingga ketika hari Kyu Hyun menemukan gelangnya ini dan memberikannya kembali maka disanalah untuk pertama kalinya So Eun baru menyadari betapa memikatnya wajah stalkernya itu. Sesuatu yang membuat jantung So Eun berdetak untuk pertama kalinya apalagi setelah mendengar rayuan nakal yang tak pernah ia dengarkan sebelumnya.

Untuk selanjutnya, sensasi itu terus berlanjut bersama betapa seringnya Kyu Hyun muncul tiba-tiba di hadapannya dengan berbagai cara yang gila. Selama itu walaupun So Eun selalu bersikap dingin atau bahkan kasar kepada pemuda itu namun di dalam hatinya sejujurnya jantungnya menggila. Sesuatu yang ia takut tak akan membantunya untuk berdiri lebih lama menatap wajah tampan yang menggoda itu.

Dan semakin lama, detak jantungnya terus saja membuatnya bahkan kadang lupa bagaimana caranya untuk mengendalikan dirinya. Karena sepanjang ia menghabiskan banyak waktu bersama Kyu Hyun dan mengenal pemuda itu lebih jauh maka sepanjang itu rasanya So Eun telah berdiri di tempat yang tak seharusnya ia tempati. Sesuatu yang ia yakini harus ia hilangkan sebelum semuanya memburuk dan tak tertahankan olehnya.

So Eun tampak menghela nafas sambil berganti menyentuh kalung yang melingkari lehernya. Benda pemberian Kyu Hyun. Sesuatu yang disebut Kyu Hyun sebagai ikatan mereka. Sesuatu yang sebenarnya tak ingin ia lepaskan bahkan walau tanpa ancaman yang sering Kyu Hyun katakan padanya waktu itu.

‘Ingat So Eun-ssi, kau harus selalu mengawasi dan mengikuti Tuan-muda kemana-mana. Juga jangan lupa untuk membawa persedian obat yang telah diberikan maid pagi ini. Pastikan beliau tidak terluka walau hanya goresan.’ Kata Yu Ri dari sambungan telepon. So Eun tampak menghela nafas pelan memastikan bahwa lawan bicaranya itu tak mendengarnya.

“Ya Yu Ri-ssi. Akan aku lakukan.”

‘Juga pastikan bahwa dia tidak melarikan diri. Tuan-muda sering bertingkah diluar perkiraan yang merepotkanmu terkadang. Sejujurnya, itu masih salah satu masalahku terkadang.’

“Baik.” Jawab So Eun sambil melirik ke arah ruangan pertemuan di kantor Ye Sung yang tembus pandang. Darisini ia dapat menemukan orang yang dimaksud tengah duduk tenang memimpin jalannya pertemuan di dalam.

‘Bagus. Aku juga akan menyusul kesana setelah selesai mengawal Nyonya. Jadi untuk sementara ini aku percayakan semuanya padamu, So Eun-ssi.

“Tentu. Aku tak akan mengecewakanmu, Yu Ri-ssi.”

‘Baiklah, sampai jumpa nanti.’

So Eun menghela nafas pelan sambil mengantongi sakunya. Sekali lagi ia melirik ke dalam sana untuk memastikan atasannya masih tetap disana.

Huh, sejujurnya pekerjaan ini membosankan dan tidak cocok dengan So Eun. Sebagai seseorang yang awalnya ditugaskan untuk mengantarkan makanan dari satu tempat ke tempat lain perubahan seperti ini benar-benar tidak membuatnya nyaman karena kini tugasnya hanya mengawal laki-laki seperti Kim Ye Sung. Namun walau bagaimanapun So Eun juga tidak bisa keluar setidaknya dengan secepat ini. Ye Sung menawarinya gaji yang besar, dimana itu sungguh sangat membantu untuk menutupi biaya hidupnya yang membengkak akibat sempat menjadi pengangguran selama seminggu. Lagipula So Eun juga tidak enak bila harus langsung meminta keluar padahal Ye Sung telah berbaik hati menawarinya. Jadi sekarang So Eun memutuskan untuk bertahan seberat apapun resikonya.

So Eun lagi-lagi menghela nafas sambil memastikan keberadaan Ye Sung sekali lagi.

Ye Sung mendengar presentasi salah satu bawahannya dengan setengah hati. Sesekali laki-laki yang cepat bosan itu mencuri-curi waktu untuk melirik layar ponselnya dan mengacuhkan apa yang disampaikan oleh laki-laki tua di depannya ini. Kadang juga ia curi-curi waktu mengalihkan pandangannya keluar melalui kaca ruangan yang transparan untuk memeriksa keberadaan penjaganya.

Ye Sung tersenyum kecil. Sejujurnya dibandingkan dengan penjaganya yang satunya, Yu Ri, Ye Sung lebih senang diikuti So Eun seperti ini. Semua itu karena memang pertama Yu Ri yang begitu membosankan dan tak banyak bicara bila dibandingkan So Eun sementara alasan yang lainnya karena dimata Ye Sung So Eun itu sangat menarik. Ya, sejak pertama mengenal So Eun di hotel waktu itu Ye Sung telah menyadarinya namun setelah kenal lebih dekat begini Ye Sung malah semakin senang menggodanya karena sejujurnya ia mendapatkan hiburan dari hidupnya yang begitu membosankan ini. Ye Sung senang karena waktu itu So Eun mau menerima tawarannya.

*!*

Lamunan Ye Sung membuyar ketika merasakan getar ponsel yang merambat pada meja yang dipegangnya. Ye Sung segera memeriksa benda tersebut dan menemukan sebuah pesan disana.

Ingat kita ada pertemuan sore ini. Jangan kemana-mana.

Ye Sung tersenyum tipis yang mengandung kekesalan setelah membaca pesan singkat itu. Cho Kyu Hyun, sepupunya itu benar-benar menyebalkan sekali. Sejak kecil pemuda yang berada dua tahun di bawahnya itu sama sekali tidak berubah dengan sikap arrogant dan seenak-enaknya itu. Tidak heran kalau mereka tidak terlalu dekat dan sering terlibat perang mulut.

‘Kau fikir kau siapa? Lihat saja apa yang kulakukan untuk menyambutmu nanti.’ Fikir Ye Sung dengan senyuman tipis penuh kemenangan di wajahnya.

“Tuan-muda?!” Seru So Eun panik ketika membuka pintu ruangan Ye Sung. Namun sebuah ruangan yang kosong menyambut kedatangannya, membuat gadis yang tampak kelelahan itu menghela nafas pelan. “Astaga kemana dia? Kalau sampai hilang dan kenapa-napa bisa tamat riwayatku.” Ujar So Eun sambil menutup pintu ruangan itu dan kembali mencari.

So Eun hanya lengah beberapa detik, sungguh. Namun pemuda yang terakhir ia lihat akan keluar ruangan itu malah raib ketika beberapa orang menghalangi pandangannya. Sungguh, ia tak tahu kalau ada pintu keluar lain di ruangan itu yang letaknya cukup tersembunyi. Sehingga ketika pemuda itu melarikan diri So Eun bahkan tak sempat walau hanya mendapatkan bayangannya.

Sekali lagi So Eun dengan cepat memeriksa bagian-bagian perusahaan yang sungguh besar itu. Di tangannya ia juga memegang ponsel berusaha untuk menghubungi nomor ponsel Ye Sung. Namun tetap saja tidak terlalu berguna karena Ye Sung malah dengan sengaja tidak mengangkat panggilannya.

“Arsssshhhh… merepotkan saja!!”

*!!*

Ponsel So Eun bordering. Berharap dari Ye Sung ia segera mengangkatnya, namun ia harus kecewa bahkan lebih merasa kacau begitu melihat ID yang memanggilnya. Ini Kwon Yu Ri.

“H-Halo?”

‘Huh, So Eun-ssi. Aku sudah selesai dengan nyonya dan berniat untuk menyusulmu. Kau dan tuan-muda sedang berada dimana?’

So Eun menghela nafasnya pelan, sementara matanya masih berusaha mencari keberadaan pemuda eksentrik itu. “Hum.. sebenarnya saat ini.. aku tak bersama tuan-muda. Beliau tiba-tiba kabur dari pengawasanku.”

‘Apa?’ seperti dugaannya Yu Ri tampak kaget dan sedikit berteriak. ‘Bukankah baru tadi kuperingatkan untuk berjaga-jaga? Apa saja yang kau lakukan sehingga kau kehilangan tuan muda, Pengawal-Kim?’

“Aku minta maaf karena ini terjadi begitu cepat. Tapi aku akan bertanggung jawab, aku akan menemukan beliau..”

‘Tunggu disana. Sebentar lagi aku akan sampai.’

Yu Ri memutuskan hubungan telepon itu. So Eun menarik nafas sambil kembali berusaha mencari keberadaan Ye Sung. Sementara itu ia juga terus berusaha menghubungi ponsel Ye Sung yang kini malah tidak aktif.

“Laki-laki tua ini sungguh..” Kyu Hyun mengomel kesal sambil sedikit memukul pintu ruangan Ye Sung. Sementara itu sekretaris pribadi Ye Sung tampak hanya menunduk sedikit takut dan kaget karena kemarahan Kyu Hyun. “Kau juga. Bukankah seharusnya sebagai sekretarisnya harusnya selalu berada di sekitarnya? Sekarang bagaimana mungkin kau tidak tahu dia dimana?”

“Maaf tuan, tapi tadi direktur benar-benar hanya mengatakan bahwa beliau ke toilet. Aku juga tidak menyangka kenapa beliau malah menghilang begini.”

“Kudengar dia sering begini. Aish, tidakkah kau lelah bekerja dengan orang seperti itu? Kalau aku jadi kau aku akan memecatnya menjadi atasanku..” omel Kyu Hyun tidak jelas yang membuat wanita muda itu sedikit mengangkat alis. Sementara itu Kyu Hyun mencoba menghubungi ponsel Ye Sung. “Aissh tetap tidak aktif. Kau sudah mencobanya? Apa bisa dihubungi?” Tanya Kyu Hyun lagi pada wanita itu. Wanita itu menggeleng pelan.

“Tetap tidak bisa tuan..”

Kyu Hyun berdecak kasar dan tak lagi berusaha akan apapun. Iapun kini malah berbalik dan berniat meninggalkan tempat itu.

“aku harusnya tahu kalau dia tidak akan menurut begitu saja tadi. Aish, kenapa aku harus berurusan dengannya lagi? Kakek benar-benar menyebalkan..” omelnya sambil berjalan dari tempat yang baru ia kunjungi lima menit yang lalu itu. Sekretaris miliknya tampak hanya mengekori setelah memberi hormat pada sekretaris Ye Sung yang masih kebingungan di ambang pintu.

Kyu Hyun kembali berjalan menuju lift dan berniat meninggalkan gedung perkantoran yang dikelola oleh Ye Sung ini. Namun ketika baru akan sampai di lift matanya tiba-tiba menangkap sosok yang dikenalnya terlihat gelisah mencari sesuatu beberapa meter darinya. Kyu Hyun segera pergi ke arah yang sama setelah meminta sekretarisnya itu untuk pergi ke kantor tanpa dirinya.

Gadis yang dilihatnya memakai seragam yang aneh baginya. Berwarna hitam dengan sepatu hitam, rambutnya diikat tanggung hingga menjuntai menutupi punggungnya. Namun walau begitu Kyu Hyun tahu bahwa itu adalah So Eun. Ya, Kyu Hyun begitu mengenalinya.

Setelah sempat kehilangan dalam beberapa saat akhirnya Kyu Hyun dapat menemukan gadis itu lagi. Gadis itu kini terlihat masih berusaha mencari-cari sesuatu di pintu dekat tangga darurat. Kyu Hyun memutuskan untuk mendekatinya.

*!*

So Eun kaget ketika seseorang meraih lengannya. Tanpa memberikan kesempatan bagi So Eun untuk melihat wajahnya sosok yang tinggi itu langsung membawa So Eun memasuki ruang tangga darurat.

So Eun sedikit mendesah ketika punggungnya di tempelkan pada pintu yang telah tertutup. Disana ia baru bisa mengangkat wajah untuk melihat siapa orang yang telah lancang ini.

“K-Kau?”

“Apa yang kau lakukan disini?” Kyu Hyun menunduk memperhatikan dandanan So Eun. Sementara kedua tangannya masih berada di bahu So Eun. “Kenapa kau berpakaian seperti ini?”

“Aku bekerja disini.” So Eun melepaskan pegangan Kyu Hyun di bahunya. “Bukan. Maksudku, aku bekerja pada orang yang bekerja disini?”

“Apa memangnya pekerjaanmu?” Tanya Kyu Hyun masih mencoba menebak dari pakaian So Eun. Pakaian ini rasanya pernah ia lihat sebelumnya, tapi ia tak ingat dimana. “Apa kau..”

“Aku bekerja sebagai bodyguard direktur perusahaan ini.”

“Apa?” Kyu Hyun lebih dari sekedar kaget. “Bekerja sebagai bodyguard direktur disini? Jangan bilang kalau yang kau maksud—“

“—Kim Ye Sung. Nama bosku Kim Ye Sung. Kau pernah bertemu dengannya.” Potong So Eun pendek dan sedikit bosan. Ayolah, salah satu pemuda teraneh yang dia kenal saat ini harus ia temukan diluar sana. Sekarang bagaimana mungkin ia harus tertahan dengan pemuda aneh lainnya disini.

“Yah! Apa aku tak salah dengar?” Kyu Hyun kembali ke realita. “Kau bekerja sebagai pengawal Kim Ye Sung? Kau gila, huh? Keluargaku bisa sering datang kemari ataupun ke rumahnya.”

“Apa maksudmu?” So Eun masih tak mengerti sama sekali. “Kenapa aku harus memikirkan keluargamu segala dengan pekerjaanku ini?”

“Beberapa malam yang lalu kau kukenalkan kepada keluargaku sebagai kekasihku, kau ingat? Sekarang bagaimana mungkin kau bisa bekerja padanya? Pada sepupuku.”

So Eun mengangkat wajahnya menatap pemuda itu kaget. Ada dua alasan yang membuatnya kaget; pertama karena melupakan bahwa di mata keluarga Kyu Hyun mereka adalah pasangan dan fakta yang lebih mengejutkan lagi tentang hubungan dua pemuda aneh ini.

“Sepupu..” So Eun tersenyum kecil sambil mengalihkan pandangannya dari Kyu Hyun. “Sepupu, huh? Pantas kalian sama anehnya..” So Eun tertawa kecil.

“Kau fikir ini waktu yang baik untuk tertawa? Kau tak sadar apa yang saat ini kau lakukan?” Tanya Kyu Hyun terlihat kesal.

“Lalu apa yang bisa kulakukan? Ini pekerjaanku, mana mungkin demi status pura-pura kita aku harus mengorbankannya dan menjadi pengangguran?”

“Kau..” Kyu Hyun bedecak lebih dari sebal mendengar ucapan itu. Ia tak terima dengan ucapan So Eun itu yang seakan-akan menertawakan ‘hubungan’ mereka. Tapi, apa? Ini kan memang hanya pura-pura? Tapi kenapa Kyu Hyun tetap saja marah mendengar cara bicara So Eun.

“Ikut aku!” kata Kyu Hyun kembali meraih tangan So Eun dan membawanya keluar dari tempat sepi itu. Kyu Hyun pun kemudian menarik So Eun untuk ikut dengannya tanpa memperdulikan protesan gadis itu.

“Yah! Aku tak bisa. Aku tak bisa sekarang!!” Teriak So Eun sambil berusaha melepaskan diri dari Kyu Hyun yang sayangnya mencengkramnya kuat. “Yah!! Aku bisa terlihat masalah dengan pekerjaanku!!” Teriaknya lebih keras. Namun Kyu Hyun tetap saja tidak peduli dan terus membawa So Eun bersamanya tanpa mengacuhkan teriakan So Eun atau tatapan aneh yang diberikan oleh beberapa orang yang berpapasan dengan mereka.

Untuk kesekian kalinya So Eun menggerakkan tangannya untuk melepaskan pegangan tangan Kyu Hyun di pergelangan tangannya. Namun berapapun ia mencoba Kyu Hyun masih mempertahankan satu tangannya itu dimana tangannya yang lainnya sibuk mengemudi.

Kini mereka sudah berada di dalam mobil Kyu Hyun dan menuju sebuah tempat yang So Eun sendiri tidak tahu kemana. Namun melihat mood Kyu Hyun yang begitu buruk ia tak berniat untuk mempertanyakan lagi. Itu jugalah sebabnya mengapa ia akhirnya menurut saja ketika Kyu Hyun membawanya walau ia tahu pekerjaannya dalam bahaya.

“Sudah kukatakan bukan kalau aku tak akan kemana-mana. Kau fikir bagaimana caranya aku bisa melarikan diri sekarang? Jadi sekarang lepaskan tanganku.” Kata So Eun dengan nada bosan sambil berusaha melepaskan tangannya. Sejujurnya saja ini bukan hal yang sulit baginya menggunakan tangannya yang lain untuk memaksakan Kyu Hyun untuk melepasnya. Tapi ia tak mau mengambil resiko melakukannya karena Kyu Hyun benar-benar sudah cukup emosi untuk itu. Lihat saja laju mobilnya yang terkesan ugal-ugalan. “Hey, kau tak dengar ucapanku? Lepaskan aku!” seru So Eun karena tak disahuti.

“Kau gadis nekat. Aku tak mau mengambil resiko kau melompat dari mobil ini.”

“Kau bercanda? Kau fikir aku sebodoh itu melakukan hal yang dapat membuatku terluka. Atlet mana yang mau mencederai dirinya sendiri demi alasan konyol seperti ini?” Protes So Eun cepat.

Kyu Hyun melirik So Eun singkat dan tajam sebelum melepaskan pegangannya. So Eun memegangi pergelangan tangannya yang terasa cukup sakit akibat pegangan pemuda itu. So Eun mengibas-ngibaskan tangannya.

“Kalau saja aku tak mengingat kalau kau itu dihormati di tempat itu aku bersumpah sudah mematahkan lenganmu. Astaga, seenaknya sekali menarikku seperti itu.” Keluh So Eun sebal. “Aish.. aku akan mendapatkan masalah dengan pekerjaanku…” keluhnya kemudian ketika mengingat hal yang lainnya. Terdengar dengusan dari Kyu Hyun ketika mendengar itu.

“Keluar darisana!” Serunya dingin dan seenaknya. So Eun meliriknya sebal.

“Kau tak dengar jawabanku tadi? Aku tak mau!”

“Kau selalu begini. Selalu keras kepala. Dari waktu itu aku sudah menawarkan pekerjaan dengan gaji yang besar kepadamu namun kau tak mau. Tapi sekarang ketika begini, kau bertindak seolah-olah kau sangat membutuhkan pekerjaan itu. Apa alasanmu tak mau dilarang? Gajinya? Berapa?Aku akan bayar puluhan kali lipat dari itu kalau kau mau.” Seru Kyu Hyun panjang lebar dan dipenuhi emosi. So Eun speechless, bukan, dia bukan tersentuh namun lebih karena ia kesal dengan sikap seenak-enaknya Kyu Hyun ini.

“Lihat dirimu. Kau itu begitu angkuh dan sombong seakan kau bisa melakukan semua hal dengan uangmu itu. Kau bahkan tak memikirkan kemungkinan orang yang mendengarnya akan tersinggung.” Jawab So Eun cepat. Ia kemudian mengalihkan pandangannyan keluar jendela.

“Bukan itu maksudku. Aish, kau selalu menilaiku dari sudut yang salah. Maksudku adala—“

“—Kalau keluargamu tahu aku orang miskin lalu kenapa? Toh, fakta tentangku itu juga tidak akan berubah sampai kapanpun. Lagipula bukankah kita hanya pura-pura? Cepat atau lambat mereka juga akan mengetahuinya. Jadi ketika waktu itu datang mereka juga tidak akan mempermasalahkan semua ini karena aku juga tidak akan pernah menjadi bagian keluarga mereka..” ucap So Eun datar dan terlihat tenang. Tentu saja di dalam hatinya saat ini tak setenang itu.

Hening beberapa saat, si tuan-muda cerewet terlihat tak menyahuti ucapan itu untuk beberapa saat. Membuat suasana menjadi lebih terasa tak menyenangkan. Hampir saja So Eun melirik kembali pada sang pengemudi, namun tak lama tiba-tiba mobil itu sedikit mengalami goncangan karena Kyu Hyun menepikan mobilnya dengan begitu mendadak. So Eun meraih sesuatu untuk berpegangan.

*!!*

“YAH CHO KYU HYUN!!” Teriak So Eun kesal sambil mengendalikan jalan nafasnya yang sedikit terganggu akibat kaget.

Kyu Hyun tak menyahuti seruan So Eun dan hanya melirik gadis di depannya itu. So Eun balas melirik padanya dan menemukan tatapan aneh Kyu Hyun tersebut.

“Kenapa kau menatapku seperti itu?” Tanya So Eun berusaha tetap tenang walau hatinya sedikit tak nyaman ditatap Kyu Hyun seperti ini. Sepasang mata tajam yang menatapnya penuh ketegasan namun dengan ekspresi yang tidak terbaca oleh So Eun.

“Berpura-pura?” Tanya Kyu Hyun setelah itu. Tak memberi kesempatan So Eun sadar dari kekagetannya. “Berpura-pura katamu? Setelah sejauh ini yang kita lewati, setelah semua yang aku lakukan kau masih berfikir bahwa semua ini kepura-puraan? Kim So Eun berapa IQ-mu? Apa kau sebodoh itu?” Tanya Kyu Hyun semaunya dan dengan nada yang begitu kesal. So Eun tentu saja gemas mendengarnya.

“Kau ini..” So Eun baru saja hendak memberikan sebuah jitakan ke kepala jenius tuan-muda di depannya ini. Namun lengannya itu langsung diraih terlebih dahulu oleh Kyu Hyun. Kyu Hyun menggenggamnya erat

“Kita tidak sedang berpura-pura. Siapa yang mengatakan kalau kita sedang berpura-pura? Tak berurusan dengan keluargaku? Tentu saja kau akan terus berurusan dengan mereka. Mereka akan menjadi mertuamu kelak..”

So Eun menatap pemuda itu tajam sambil masih berusaha melepaskan cengkeraman Kyu Hyun di pergelangan tangannya. Apa lagi maksud pemuda gila ini? Tapi.. tapi kenapa ucapannya membuat jantung So Eun berdebar kencang begini?

“Kau sedang mabuk?” Teriak So Eun berusaha tetap bersikap tenang.

“Aku menyukaimu bodoh…” kata Kyu Hyun dengan nada bicara yang sama namun lebih ditekankan. Matanya menatap jauh ke dalam So Eun. “Kau fikir alasan apalagi yang dipunyai oleh orang sibuk sepertiku selain alasan itu? Mengikutimu kemana-mana, bergaul di lingkunganmu, bahkan sampai menggandakan kunci sanggarmu untuk menemuimu. Kau fikir untuk apa aku meluangkan waktu berhargaku demi perbuatan-perbuatan gila itu selain alasan itu..”

So Eun terdiam, tatapan matanya berubah menatap Kyu Hyun antara percaya ataupun tidak. Kyu Hyun mengatakannya sejelas itu kini? Dia mengatakannya? Apa yang harus So Eun lakukan? Sedangkan untuk apa yang harus ia lakukan, untuk mengendalikan reaksi tubuhnya akan ucapan itupun So Eun gelagapan. Jantungnya berdetak terlalu kencang. Ayolah, bukankah di level segini laki-laki di depannya ini bisa mendengarnya?

*!*

So Eun tersadar dari keasyikannya dengan pemikirannya ketika mendengar suara gesekkan besi. Baru disadarinya bahwa Kyu Hyun membuka sabuk pengamannya agar lebih leluasa bergerak mendekat pada So Eun yang sudah seperti manusia yang dikutuk menjadi batu. Diam tanpa kuasa untuk melakukan apapun.

“Tapi setelah kudengar ucapanmu tadi kufikir ada benarnya. Okey, aku juga tak keberatan kalau keluargaku mengetahui latar belakangmu yang sebenarnya. Tak masalah, aku nantinya akan tetap menikahimu walau bagaimanapun..” ucap Kyu Hyun lebih dekat. Satu tangannya masih memegang pergelangan tangan So Eun sementara yang satunya ia gunakan untuk membelai salah satu sisi wajah So Eun bersama jarak mereka yang lebih dekat. “Percayalah, tak ada ruginya bagi dirimu untuk menerima aku sebagai pasangan hidupmu. Kau hanya akan menerima keberuntungan..” bisik Kyu Hyun dengan wajah mereka yang dekat. Dua pasang mata itu saling bertatapan dalam beberapa detik sebelum akhirnya Kyu Hyun meraih dagu So Eun dan menutup jarak antara mereka. Untuk pertama kali mempertemukan bibirnya pada bibir So Eun.

Ciuman pertama mereka. Fikiran So Eun terasa berdering dan kacau seiring dengan sapuan lembut bibir Kyu Hyun pada bibirnya. Apa yang harus ia lakukan? So Eun tak mengerti. Yang jelas selama kebingungan yang ia rasakan ciuman mereka masih tetap berlangsung dan semakin penuh gairah. Hisapan dan kecupan bibir Kyu Hyun terasa lembut, dan So Eun tak bisa memungkiri bahwa ia menyukai perlakuan Kyu Hyun ini.

Seperti yang sudah ia duga sebelumnya, So Eun sudah tahu bahwa ia akan mendapatkan masalah yang besar ketika ia kembali ke rumah Ye Sung. Hal itu bisa terlihat dengan cara Yu Ri menatapnya ketika ia baru saja melangkahkan kakinya menuju ruang kerja Ye Sung. Gadis yang wajahnya selalu terlihat dingin itu menatapnya lebih dingin dan tak bersahabat. Tanpa suara So Eun memberikan penghormatan kepadanya.

“Masuklah. Tuan-muda menunggumu di dalam.” Sahut Yu Ri tanpa babibu. Gadis itu kemudian berjalan melewatinya.

So Eun menegakkan kembali tubuhnya dengan benar. Ia merapikan pakaiannya dan mengendalikan nafasnya sejenak sebelum melangkahkan kaki menuju pintu besar yang tertutup rapat di depannya. Perlahan So Eun mengetuk pintu.

“Masuklah!” terdengar sahutan Ye Sung. So Eun lagi-lagi menghela nafas panjang sebelum membuka pintu tersebut dan masuk.

Ye Sung terlihat membelakanginya ketika ia masuk, pemuda itu tampak sedang membaca sebuah buku di depan rak bukunya yang besar. Pemuda itu menoleh setelah menyadari kehadiran So Eun. “Kau sudah datang?” Tanyanya sambil tersenyum ramah seperti biasanya. Ye Sung kemudian bergeser kembali menuju meja kerjanya dimana So eun berdiri tepat di depan benda itu.

So Eun kembali memberikan hormatnya pada Ye Sung sebelum memberanikan diri untuk menatap pemuda itu. “Mengenai kelalaian saya tadi saya minta maaf. Juga mengenai pergi tanpa memberikan kabar.”

Ye Sung tersenyum kecil mendengarnya, ia mengangkat wajahnya dari lembaran buku di tangannya menatap So Eun. “Berarti aku juga akan mengatakan hal yang sama. Aku juga kabur seenaknya tadi..” ucapnya terkekeh. Ye Sung tersenyum sambil mendudukkan dirinya di belakang meja kerjanya. “Santai saja. Semua orang butuh hiburan ketika merasa bosan. Seperti yang tadi kulakukan.” Ujarnya santai.

Sementara So Eun hanya diam karena ia masih tak mengerti arah bicara Ye Sung. Ye Sung ini pasti memanggilnya untuk menegur dirinya bukan? Tapi kenapa dia tak langsung mengatakannya saja? Pemuda itu malah berbicara berputar-putar seperti itu sambil masih menunjukkan ekspresi wajah yang terlihat sulit ditebak.

“Aku sebenarnya tidak suka diperlakukan seperti orang penyakitan..” Ye Sung membuka suara kini, terdengar lebih rendah dan pelan. “Diikuti terus seperti itu, aku tak nyaman..”

So Eun mengangkat wajahnya lebih menatap atasannya yang kini menunjukkan wajah serius. Ye Sung tampak sedikit menunduk.

“Walau aku tahu betapa berbahayanya keadaanku tapi aku tahu tubuhku sendiri. Aku rasa sedikit berlebihan saja kalau aku harus diikuti kemana-mana seperti itu. Keluargaku tak mempercayai hal itu, sehingga mereka terus membayar penjaga untuk mengawalku kemana-mana. Menyewa wanita cantik seperti Kwon Yu Ri agar aku merasa nyaman? Tapi tetap saja sebuah batasan adalah batasan..” Ye Sung tersenyum miris. “Itulah alasannya kenapa aku memperkerjakanmu disini. Aku rasa dibanding Kwon Yu Ri, kau mungkin lebih bisa diajak kerja sama..”

“Tapi semua yang dilakukan Kwon Yu Ri ataupun keluarga anda adalah demi kebaikan anda juga.”

“Aku tahu, tapi aku ingin porsinya sedikit dikurangi. Aku juga ingin berkencan dengan gadis cantik tanpa harus menghilang dan mengendap-endap seperti itu? Bagaimana?” Tawar Ye Sung kembali pada sikapnya yang sesungguhnya. Kembali tersenyum lebar.

“Akan kupertimbangkan. Asal tuan-muda mau berhati-hati..”

“Bagus. Itulah yang aku mau dari penjagaku!” Seru Ye Sung bersemangat. So Eun hanya tampak mengangguk kecil walau dalam hati ia tak yakin dengan apa yang ia lakukan. “Tapi..” Ye Sung kembali bersuara setelah sempat diam beberapa saat. So Eun melirik padanya lagi. “Apa hubunganmu dengan Cho Kyu Hyun?”

So Eun terlihat sedikit kaget dengan pertanyaan itu. Tidak menyangka topik bahasan Ye Sung akan berubah kesana. “Huh?” Tanya So Eun kikuk. Pertanyaan ini membuatnya mengingat kembali kejadian yang terjadi antara dirinya dan Kyu Hyun sebelum ke tempat ini.

“Aku melihatmu pergi bersamanya tadi di kantor. Aku juga ingat waktu kami bertemu di rumahmu waktu itu. Apa hubungan kalian? Apakah sepasang kekasih?”

“U-Um..” So Eun bergumam gugup, namun wajahnya tampak memerah. Ye Sung tersenyum kecil.

“Apapun itu, hati-hati dengannya. Aku sepupunya, aku kenal sekali dengan sepupuku yang satu itu. Ini hanya peringatan kecil.” Ucap Ye Sung sambil tersenyum kecil. So Eun menatapnya sedikit tak mengerti.

“Menciumnya?” Ryeo Wook berseru sedikit antusias. Pemuda itu segera bergerak mendekat pemuda lainnya yang saat ini sedang bersantai di sofanya. “Dan kau benar-benar mengatakan semua itu?”

Kyu Hyun hanya mengangguk kecil dan tersenyum bangga. Terlihat sekali ia sedang bahagia saat ini.

“Woaah… lalu lalu? Apa reaksinya setelah itu?” Tanya Ryeo Wook penasaran.

“U-Um..” Kyu Hyun terkekeh kecil begitu mencoba mengingatnya. “Aku kena pukulan tentu saja. Tapi tidak keras sama sekali, dia sudah terlalu malu untuk melakukan apapun setelah itu..” ujar Kyu Hyun sambil masih terkekeh kecil mengingat apa yang terjadi tadi. “Huuh.. padahal aku mau mencoba french-kiss dengannya..” keluhnya kemudian.

“Tapi kenapa kau melakukannya? Juga kata-katamu, kali ini kau serius bukan? Ini bukan rayuan murahan yang biasa kau berikan untuk wanita-wanita yang pernah kau kencani?” Tanya Ryeo Wook merubah kembali wajahnya menjadi penasaran. Menjadi satu-satunya teman Cho Kyu Hyun ia tentu sudah faham betul tabiat rekannya itu. Kyu Hyun bercerita padanya tentang semua hal padanya. Ya, semua. Dia tahu sekali kalau sahabatnya itu senang berpindah-pindah wanita dan mempermainkan mereka.

“Huh, apa kau fikir kata-kata yang kukatakan tadi rayuan murahan? Tentu saja aku serius, kau seperti tak tahu aku bagaimana saja..” ucap Kyu Hyun berwajah datar. Ryeo Wook tampak tersenyum lebar.

“Baguslah. Aku lega. Setidaknya pada akhirnya kau menemukan wanita yang benar-benar kau cintai. Aku lelah melihat tingkahmu selama ini..” kata Ryeo Wook lega sambil bersandar di samping Kyu Hyun. Kyu Hyun terkekeh.

“Kau mengatakannya seperti sudah punya kekasih saja. Hey, sudah lima puluh tahun kau tidak menyebutkan satu nama gadispun padaku..”

“Kau berlebihan.” Tanggap Ryeo Wook terkekeh.

Ponsel Kyu Hyun bordering tiba-tiba, sehingga hal itu membuat percakapan keduanya terhenti. Kyu Hyun tampak meraih ponselnya di atas meja dan memeriksa siapa yang menghubunginya. Kyu Hyun segera mengangkatnya walau ia tak tahu nomor siapa itu.

“Hallo?”

‘Hallo Cho Kyu Hyun.. Apa kabarmu?”

Kyu Hyun sedikit menggeser duduknya mendengar suara itu hingga Ryeo Wook menoleh padanya heran. Suara ini, walaupun hanya menghubunginya sekali waktu itu namun Kyu Hyun mengingatnya.

“Kau..”

‘Wah, sepertinya tuan-muda telah mengenal suaraku. Wow, aku benar-benar tersanjung..’

“Apa lagi maumu sekarang?” Tanya Kyu Hyun dingin. Kyu Hyun muak sekali mendengar suaranya.

‘Aku? Aku ingin menyapamu. Aku tahu kau dalam suasana hati yang senang hari ini dan aku hanya ingin melengkapinya..’

Kyu Hyun masih berekspresi datar walau sejujurnya ia semakin tidak tenang begitu menyadari wanita ini terdengar seperti tengah mengawasinya.

Jadi kau tengah menyukai seorang gadis, bukan begitu Cho Kyu Hyun? Kim So Eun adalah namanya. Nama yang cantik, secantik wajahnya..’

“Apa maumu?” Tanya Kyu Hyun lebih emosi. Ini jelas sudah tak bias dibiarkan lagi kalau wanita gila ini mulai memasuki ranah pribadinya sejauh itu. Apalagi dengan membawa-bawa nama So Eun seperti ini. “Kutanya kau apa maumu yang sebenarnya?” tekannya hingga membuat Ryeo Wook terlihat cemas dan lebih penasaran. Ryeo Wook sedikit mendekat untuk mendengar apa yang sedang mereka bicarakan.

“Jangan ganggu dia!” kata Kyu Hyun karena tidak juga mendapat sahutan. Memberikan serua peringatan.

Tak ada jawaban, yang ada hanya suara tawa yang begitu menyebalkan sebelum hubungan itu terputus begitu saja.

“Hallo? Hey..” Kyu Hyun kembali berusaha menghubunginya namun ponsel itu tidak lagi aktif. Kyu Hyun pun akhirnya beralih berniat menghubungi So Eun. Namun didetik selanjutnya ia ingat bahwa ia belum memiliki nomor ponsel So Eun sampai hari ini. “Shit!” seru Kyu Hyun sambil bangun dari tempat duduknya.

Sepulang dari rumah Ye Sung seperti biasanya So Eun baru bisa pulang sekitar jam sepuluh malam. Gadis itu saat ini terlihat kelelahan ketika ia turun dari sebuah bus. Langkahnya ia lanjutkan dengan berjalan ke arah rumahnya.

*!!*

Suara ponselnya terdengar menggema ketika ia memasuki gang sempit di dekat rumahnya. Dengan lesu So Eun segera memeriksa tasnya dan menerima panggilan itu tanpa memeriksa layar.

“Hallo?”

‘Kau dimana?” terdengar suara bertanya yang panik dari lawan bicaranya. So Eun mengerutkan dahi sambil memeriksa layar untuk melihat siapa yang menghubunginya. Nomor baru, tapi suara ini terdengar familiar.

“Kau?”

Tak usah banyak Tanya, jawab ada dimana kau?”

So Eun berdecak sebal oleh perbuatan pemuda yang selalu semaunya ini. Ia mengalihkan pandangan ke sekitarnya. “Aku—“

*!!*

Sesuatu yang keras tiba-tiba saja memukul bahunya dari belakang. Hal itu membuat ponselnya terjatuh begitu saja ke tanah dan tubuhnya ambruk. Tubuh itu tak bergerak kemudian, bersama sepasang sepatu yang mendekat.

‘HEY!! APA YANG TERJADI PADAMU?! HEY!! SO EUN! JAWAB AKU!!”

Sosok yang ternyata wanita itu tampak tersenyum licik sambil mengalihkan pandangannya pada ponsel yang masih menyala. Ia kemudian memungut benda yang masih terhubung dengan seseorang itu.

‘SO EUN! YAH KIM SO EUN!!’

“Dia ada disini, Cho Kyu Hyun..” ia menyahut yang membuat seruan dari line lainnya itu terdiam. Gadis itu kembali tersenyum sinis sambil menatap So Eun yang sama sekali tak sadarkan diri. “Dia tertidur dengan nyaman disini..” sambungnya tersenyum puas sebelum memutuskan sambungan telepon itu dengan sepihak. Ia lagi-lagi tersenyum licik sambil menatap So Eun.

[TBC]

 

67 Comments Add yours

  1. cucancie mengatakan:

    So eun punya perasaan yg sama dg kyuhyun,walaupun jutek dan cuek klo kyuhyun deketin so eun…kiss..kiss…haha…so eun sang jagoan taekwondo dibuat tak berkutik oleh kyuhyun…penasaran sama wanita misterius yg suka ganggu kyuhyun,sekarang malah so eun udh mulai jadi sasarannya…ditunggu next partnya ya..

  2. Devi mengatakan:

    Akhir’a kyuppa jujur ma eonnie so eun tentang persasaan’a klo kyuppa tuch cinta ma eonnie so eun,,,,
    Dan eonnie so eun jg mempunyai perasaan yg sma ma kyuppa,,,,,

    Tpi penasaran wanita yg memukul eonnie so eun tuch spa ?????apakah benar kyuppa menghamili wanita tu ato tu cman motif doank ??????
    D tunggu thor kelanjutan’a,,,,

  3. sungyong mengatakan:

    astaga siapa wanita licik it,,, semoga sso tdk trjdi ap2…

    Kyu udah bener2 cinta sama sso,,,tinggal nunggu balasan dri sso,,,smoga tdk ad yg menggangu hbungan mereka

  4. tesyasavika mengatakan:

    Waw ff faforite aku dilanjut walau udh agk lupa ceritanys
    Ngakak pas kyu blng “kalau aku jd kau maka aku sudah memecatnya sbg atasanku” ni orng mulutnya asal nyaplok aja.
    Serius ff ini slalu bikin ngakak. Apalg si yesung yg alay bin narsis bin dramatis#ditendangkakputri
    Itu yesung suka ga sih sama soeun?
    Aciee first kiss. Itu cwe itu siapa sih? Kyknya pnya dendam sama kyu

  5. nita mengatakan:

    yeyeyeyeyeye
    ternyata sso juga ada rasa ma kyu yah meski masih d tutupin
    kalo kyu mah udah terang2an dari awal yahh
    tinggal meyakinkan ssp nih, kalo kyu bneran n negbuat sso untuk tergerak hatinya

    ini sepupuan tingkahnya kyak gtu yah, aigooo

    tuh yeoja siapa sihh
    ishh menyebalkan deh, sok misterius bneran
    siapa? maunya apa?
    emang iya kyu ngamilin bneran? nggak kan ya?
    semoga aja cuma akal2an tuh yeoja

    aakkk, makin penasarn, belum terlalu bisa nebak
    tapi seneng deh akhirnya lanjjut juga nih ff
    next d tunggu🙂

  6. Puspa Kyukyu mengatakan:

    Wuuuaaa…
    Ada FF !! Yeaaaa *jingkra2* FFnya menghibur hati Puspa yg galau karena KyuHae nih u.u
    Makasih Uni😉

    gak Kyuhyun gak Yesung sama2 aneh.. Sesuju sama yg dibilang Soeun.. Karena mereka sepupu jd sama2 aneh :3
    wkwkwkkwkwk😀😀

    ciee…ciee.. Kyuhyun bisa nyium Soeun.. Cieeee… *uhuyyyyyy

    kasihan jg liat Yesung Oppa😦 ntah kenapa mikir Yuri suka sma Yesung *peace Uni* v.v

    Yesung udh tw Soeun dibawa kabur Kyu malah gak dihentikan ? -.-”

    ehh.. Itu siapa sih ?
    Cewek itu siapa sih ?
    Kya’nya punya dendam yg membara banget sama Kyuhyun ? O.o
    aigoo.. Tuh cewek langsung main tindak aja ke Soeun ???

    Ditunggu lanjutannya Uni..
    Semangat😉😉

  7. Aisparkyu mengatakan:

    .huah mkin k sni mkin sruu aja crtanya,,sso mlau ngrsain bnih” cnta sma c eviil,,dan c evil pun dah nytain prsanny wlau pn ujng” msih eviil jga,,tpii jjur aq slut sma my bias my evil nie wlau pun skapny pmaksa dan trksan seenkny ma sso tpii dia tlus syang ma sso,,bng yye krkterny lcuu d snii kya ank kciil,,hhe
    dan stuu lgii adh siapa sich cwe yng ngku” d hmlin m c eviil trksan dndam bnget dan bikn pnsran,,jngan sktiin sso dong mkul sso drii blkang lgi,,sso gk ppakn pnsran bnget nexs ya tour nexs

  8. shaneyida mengatakan:

    Aaaaaaa di tengah malam d temani ff favorite ….tersenyum senyum merekah kk *eoh,abaikan*

    Yaak drmana soeun tidurnya nyaman…tidur nya d tanah begitu ĦΔĦΔ:D ĦΔĦΔ=D ĦΔĦΔΔ=))😄
    Aish itu perempuan salah alamat ..udh aye bilangin yg menghamilinya bukan cho kyuhyun yg itu ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮‎​​ .
    Yg menghamilinya itu bukan kyu tp setan krna kyu ketua setan jd dia minta pertanggung jwaban ma kyu…hoalaa ayo kyu pegawai mu yg mana yg menghamili cewek itu ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥

    Yesung baik bgt euy .. Di hari pertama soeun bekerja dia mentraktir soeun makan d restoran mewah… Asyek emng aneh bingit bang jong ..ampe sso ga mau makan bersama sking aneh ngliat kelakuan bosnya yg g wajar ĦΔĦΔ:D ĦΔĦΔ=D ĦΔĦΔΔ=)) #plakk,d boom puput :p*
    Yesung hanya ingin sedikit kebebasan dr perlakuan intensif yg d berikan k dia .. Melalui soeun dia ingin menjadikan suasana hidupnya lebih berwarna mkanya dia me-rekrut soeun tuk jd bodyguardnya dia berpikir soeun akan mengembalikan hari2 nya kembali segar tidak seperti yuri yg rd membosankan krna tak iso d ajak berkompromi dan soeun mulai mengerti keinginan yesung walopun dia tak yakin akan mengikuti keinginan yesung krna bagi serang bodyguard keselamatan majikan hal yg utama ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮‎​​ , kek nya yesung merestui hubungan kyu ma soeun ya …dia hanya menggoda soeun d depan kyu sj krna dg begitu dia senang ngeliat kyu yg penuh ekspresi ketika miliknya d goda ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥ *ngomong apaan ni kakk..hhhhha *
    Bang jong ..dikau jangan mati ya ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥ *dilempar puput pake sendal kkoming hhhe*

    Soeun bilang kyu ma yeye itu sama2 aneh ..emng bgitu ya klo sepupuan jiwanya agak3 sama gitu .agak2 bergeser k kiri juga..ĦΔĦΔ:D ĦΔĦΔ=D ĦΔĦΔΔ=))
    Sampei skg kyu belom punya nope nya soeun -,- sampei3 kyu berkirim pesan melalui udara :s , ,hoalaa klo begitu yook kyu culik aja soeun nya etts culik ponselnya soeun maksudnya😉 , dan jalan satu3nya dia langsung menuju tempat latihan soeun .. Ampe rambutnya hampir beruban krna nunggu nya hhhha bisa aje dh puput😉, setia bgt kyu menunggu ampe sso kelr membersihkan t t4 dan perbincangan pun terjadi yg d bumbuhi kekesaln kyu dikit trus berujung kenyamanan yg d terima soeun ..ada rs damai d hatinya ketika sang pangeran evil telah menancapkan panah cintanya hhhhhi asyeeek . Aaa suka bgt dh klo ngeliatkyu jahil k soeun trus bertindak sesuka hati ..hhh kek kera sakti yak #eoh
    Btw yesung ma kyuhyun belom ketemu yak… Jd perang dingin nya ga berlanjut deh ah hhha d telpon aja udh sengit apalgi bertemu bklan berpelukan kek teletubbies pasti hhhhe ,baik kyu or bang jong sama3 tlah memikat hatiku hhhhe #eoh #puput mau muntah dengernya hhhhh*
    Eee geli juga pas kyu bilng k sekretaris yesung ” klo aku jd kau bkalan memecat yesung hhhha emang iso ? Aish krna berada d kantor yesung jd nya kyu tertular penyakit aneh nya bang jong ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥

    Ibu kyu perhatian bgt ma calon menantu .. Di tanyain k kyu.. Apakah soeun anak orng kaya or pacarnya beneran …hihiiii aye tahu ni ibunya kyu nanya kek bgt karna dia sgt menyanyangi menantunya hhhh ~takut klo bukan sso pacarnya kyu yg sebenarnya ..soeun g laku krna g dpt pcr trus nanyain kekayaan krna dia takut soeun kekurangan gizi hhhe * plakk d lempar massa pake permen ,asyek* « kidding ah ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥
    Ckkck ngeliat kyu mengungkapkan rs sukanya k soeun dg bilng ” aku menyukaimu bodoh” hhh eoh berarti kyu lebih bodoh lgi krna menyukai orang bodoh ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮‎​​ *plakk*
    Nah soeun udah d tembak hidup oleh kyu …ampe berubah jd batu begitu jd g iso menjawab langsung kan pernyataan cinta na kyu … jd soeun cm iso menjawab dlm hatinyo sajo ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮‎​​
    Ampe ciuman di berikan k soeun brulah soeun kembali jd bergerak
    Dan memukul lembut kyu sbg balasannya cieeeeeee cieeee mesranyo❤ kyu udah memberikan stempel k soeun ..dia udh memberikan tanda kepemilikan k soeun . ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥

    Btw balik2 lg k tu cewek misterius .keknya orang dalam deh orang terdekat gitu ˚◦°•hмм…(―˛―“)..=-?•°◦˚ dia tahu smua klakuan kyu ampe kyu lg falling in love pun dia tahu hmmm who is she ?? Detective conaan mana detective .. d nexpartnyabesok panggil detective conaan ya put buat ikut shooting d ff BMW ..tuk memecahkan siapakah dalang dr smua ini ˚◦°•hмм…(―˛―“)..=-?•°◦˚ ¨Ħiii¨¨Ħiii¨¨Ħiii ƪ(˘⌣˘)ʃ•´¯`• ♥
    Lanjuuut ~
    Nextpart nya jangan lama2 ya put jgn sampai kakak ikut hampir beruban kek kyuhyun ya put ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ"̮‎​​

    Kasih 2 jempol bang jong buat puput (y) dan 2 jempol gajah*jempolkakk* juga buat puput (y)
    ThanKyu put udh bikin pikiran kakk jd segar..bener3 terobati d saat kpla kakk lg pusing d tambah dapet siraman krmarahan dr ibunda #hhhha ,knapa jd kk curhat *Hihi

    Pokoke sueneng bingit …horrrrraaaaaay
    Cemunguth puput ….Kissue (♥͡з♥͡)muach*~♡

  9. dizha adrya mengatakan:

    hoho siapa tu wanita yg suka menteror kyuhyun, mnauri sso lgi yg jdi sasarannya, astga suami sya dsni suka kbur yaa mnghlng dgn bgtu cptnya ckckck psti kpla sso psng bgt hbz hrs slalu mnghdpi 2 sepupu aneh tpi tmpan hrhe

  10. mothisan mengatakan:

    Siapa sosok wanita yg meneror kyupa,,,,,
    Harus kah so eun jadi korbannya juga,,,
    Jadi penasaran dengan sosok wanitanya,,,,
    Akhirnya kyupa mengungkapkan perasaannya,,,

  11. urri cassiopeia mengatakan:

    Hai Kak…aq reader baru…salam kenal ya…:-)

    Huaaaa apa yg terjadi ama Sso onnie……siapa sebenarnya wanita itu..penasaran….,penasaran……Ayoo..ayoo kak dTunggu next partnya….:-)

  12. Rika Oktaviani mengatakan:

    aigoo perempuan licik yang meneror kyuhyun oppa semakin jahat aja ckckck, kyuhyun oppa mulai serius mencintai soeun eonni kkkk, penasaran sama perempuan licik yang selalu meneror kyuhyun oppa
    ditunggu next partnya ya
    fighting

  13. Rubiah sparkyu angelsso mengatakan:

    Tu yeoja siapaaaa???? Huaaaaa sso di apa”in?? Bahaya,,kyu oppa cepetan datang selamatin sso..

    Tapi tu yeoja beneran hamilkan?? Tapi masa kyu oppa yg hamilin?? #gakyakin

    huaaaa yeye oppa sebenarnya suka gak sih sama sso??

  14. ari supitri mengatakan:

    Perempuan misterius itu siapa sih? Bener2 penasaran dan lagi apa benar kyuhyun menghamilinya? Semoga tidak.
    Manusia aneh dan unii tetapi tampan banget😀
    Kenapa yesung sama kyuhyun gak akrab? Apa mereka ada masalaha? Dan juga yesung sakitkah?
    Sso eunni udah mulai suka sama kyu😉
    Next part ditunggu banget😉

  15. yehaesso mengatakan:

    awal part ini dibuka dg cewe misterius dan akhirnya pun jg. Makin penasaran siapa sih ? Ko bisa tau sso ? Apa dia ngestalk kyusso ? Ooh bahaya ini.
    Wahh kyu kyu cintanya ga bertepuk sebelah tangan.
    Yesung kesepian, dia jg butuh refreshing tanpa adanya batasan. *bawa yesung jalan2😀
    makasih author akhirnya ada postan baru jg, ditunggu post selanjutnya. Tetap semangat!

  16. choi shinae mengatakan:

    woaaahhhh… menarik >_<
    oh first kiss moment… kkkk
    part selanjutnya d tnggu <3<3<3

  17. Rakha mengatakan:

    Kyusso udah ada kemajuan hahahahaha,yeye luar biasa aneh
    cewe yg neror kyu siapa sih???
    Pokonya di part ini romantis,gokil ada,apalagi pengakuan kyu di mobil bener2 bikin leleh,walaupun cara bilang ke sso nya dengan kesal,tapi feel pas bacanya dapet banget…😀

  18. Safriyanti mengatakan:

    Aish mkin ksal ma wanita to,,,
    cpa sech sbnr,a yg meneror kyu,,
    bnarkah kyu mghamili,a,,,,
    skap kyu mkin seenak,a j ma sso blom lg dtmbah dgn klkuan yesung,,
    psti pusing xlo jd sso,,,
    sbnr,a sso jg ska ma kyu tp sso sdar dgn knytaan,,
    sso oenni smngt y,,,
    nah gmna kdaan sso slnjut,a y,,
    mga j kyu bsa mnylmatkan sso,,,

  19. soeun mengatakan:

    So eun sudah menyadari bahwa kehadiran kyu di dlm hidup nya membuat dia berdetak tak karuan apalagi dgn rayuan kyuhyun (y)

    kyu udah nyatain perasaan nya pd Sso… Ya walau blm dibalas Sso tpi mreka udh ciuman …wah kemajuan yg pesat hehehhh

    penasaran dgn wanita misterius yg slalu meneror kyu…apa memang kyu sudah menghamili nya ?

    Ck Sso jadi sasaran nya sekarang
    next ditunggu !

  20. sendysw mengatakan:

    eyy itu yeoja siapa sih? dia ganggu kyu mulu ._.
    wehhh seneng kyusso udh jadian xD
    ditunggu part selanjutnya…

  21. Vhi mengatakan:

    Sama” aneh semuanya😐 yesung coba jangan kebiasaan ngilang mulu dahhh, cho kyuhyun akhirnya ungkapin juga persaannya😀 jadiann lah, siapa sih tuh cewe sok misterius banget :@ semoga ajh so eun gak di apa”in aaaaahhhh cho kyuhyun cepetan tolongin so eun😦 .

  22. Esaa mengatakan:

    Gada gambaran cerita part sebelummya, jadi berasa gimanaaaa gtu.
    Ah.. Itu siapa yang neror kyu mulu, sakit tu cewe udah main fisik aja…
    Ternyata atlit taekwondo juga kalo dikasih skinship dikit udah kaya ayam diternakin ya, nurut aja bawaannya…
    Lebih tertarik sama hubungan kyu-yesung, kayanya dua duanya sama sama childish, haha

  23. Deborah Sally mengatakan:

    Wah Soeun dalam bahaya. Cewek itu siapa sih? Apa benar dia di hamili Kyuhyun? Atau sekedar motif doang untuk membalaskan dendam di masa lalu atau dia ditolak Kyuhyun secara kasar mungkin?

    Penasaran aku dgn cewek itu Putri

  24. alfa g. kyungsoo mengatakan:

    Woww pnsran ma yg ngaku2 dhmlin kyuppa,,hemmm

  25. Elryeleekim_kim mengatakan:

    Wow.. Ku salting n speacless denger pernyataan kyu oppa ….
    Aigoo yesung oppa itu kpn mau berubah nya sih?? Tpi kr2 yesung skt apa ya.???
    Trus tu yeoja siapa sih? Apa bener klu kyu oppa udh bkn hamil tu yeoja? Meski oppa ku itu evil tpi tetap sji ku g percaya klu oppa bs berbuat sprti itu..
    Atau jgn2 yeoja itu mau bls dendam krn ayah dr anak yg di kandung’y itu tlh meninggal gr2 ulah kyu oppa tanpa sepengetahuan kyu oppa sendiri?? Atau dulu oppa pernah td m yeoja dlm keadaan mabuk dan tk sdr kan dri, mk’y oppa lupa gtu?? #aissss ku jd frustasi nih ngebayangin kemungkinan2 yg akan terjadi selanjutnya….
    Trus gmn reaksi haraboeji n eomma kyu oppa nantinya??
    Trus gmn dgn nasib sso eonniiiiiiiiiiiiii ku?? Huaaaaaaaaa… Klu terjd apa2 sm eonni ku awas sji tu yeoja bkl aku buru sampai dapet, trus aku dorong ke sungai yg penuh ikan piranha nya..

  26. YhuliiSoeun mengatakan:

    Arghhh >_< tuhh cewek bener2 gila !!!
    Syapa sih dia… Uhhh .. :p
    moga sso gk knapa2 deh., cho kyuhyun cepat tolong kkasihmu …
    Tpi aku pnasaran, masa iaa kyu beneran hamilin tuh cewek -_- ada alasan lain mgkn ntalah hanya author yg tw… Wkwkwk
    ahh aku suka bgt part ini apalg Moment kyusso,, yg d.mobil eeuy mantap banget… Wkwk,, ahh kyu akhir.y ngakuin jga cinta.y … Tinggal tggu sso aja ni … Berasa nntn drama feel.y dpat bgt…😉
    aigoo yeppa,tingkah mu ska membuat orang khawatir… Tpi kshan yesungQ punya pnyakit yg serius…:/ … Udhh gak sbar bgt ni sama next part.y … Jgn lama2 yohh… ;D

  27. tehcici.thea mengatakan:

    penasaran ama cwe yg neror kyuhyun.kira2 spa y,,,akhir y kyuhyun ytain prsan y jga,,,mereka pcran kan y

  28. Luthfiangelsso mengatakan:

    kereenn suka part ini ada lucu romantis dan menegangkan !!

    aku lucu lol bgt ngebayangin ekspresi melongonya ye sung ekwkwk lol

    dan cara kyuhyun ngungkapin perasaannya bagiku itu tuh sweet bgt serius ngena bgt deh !!🙂
    ^^

    dan lagi, siapa sih cewek itu ??
    apa iya kyu bener” ngehamilin dia ?? kyu aja gak ngerasa gimana tuh cewek bisa” nya ngaku bgitu ??
    apa dia masalalu nya kyu atau ada hubungan nya ama org di masa lalu kyu ??
    penasaran sama cewek saiko itu !!!

    yesung sakit ?? sakit apa kah ?? mematikan eoh ?? kasian yesung oppa selalu di kawal jadi kita gak bosa kencan dg tenang ya oppa #haha ngaco

    dan apa maksud dari peringatan yesung buat sso ??

    itu lagi cewek saiko udah mulai nyakitin so eun kyu ayo bertindak !!
    semoga sso gpp !
    amiin !

    dan so eun jujur dong ama perasaan nya ke kyuhyun dan kyuhyun so eun bisa bersatu !
    amiin !
    ^^

  29. Kim Ra rA mengatakan:

    iiih iseng banget sih tu yeoja…; penasaran sebenarnya dia punya dendam apa sama kyu? niat banget buat ngusik kehidupannya kyu. yang sekarang dengan nekat nya mengganggu Sso…

    waaah Sso ternyata punya perasaan khusis juga yach sama kyu. mudah mudahan Sso nya gak apa apa

  30. nita mengatakan:

    akhir nya kyu ngungkpin jga prsaan nya, sso kyk ny jga ska kyu😀. siapa sih tuh cwe yg ska teror kyu, skrng dia mlh clkain sso, y ampun mdh2’n sso gk knp2, d tnggu next part ny eon🙂

  31. mindaamalya mengatakan:

    siapa si cewe misterius itu.. knp dia jahat sma kyu.. ah penasaran. makin seru nih eon so eun jg suka sma kyuu..

  32. senrumi mengatakan:

    knp sso jd teelibat pa kyu blm th siapa gadis it sebnrnya

  33. andri susilowati mengatakan:

    Wah sudah dilanjut lagi. Makin seru eh.
    Btw Kim so eun sudah mulai menyukai kyuhyunkah? Kkk lalu gimana dg yesung?
    Semoga saja kluarganya kyu benar2 merestui klo so eun sm kyu walau so eun gak sederajat.
    Haha lanjut thorr. Bagussssss

  34. ayu chokyulate mengatakan:

    aaargghhh itu yeoja misterius siapa sih?
    sumpah bikin geregetan, bisa nya dia ngancem cho kyuhyun n’ nyakitin sso eonni, uuhhh rasa nya pengin nyekek tuh yeoja #esmosi 😡
    cieee kyu sama sso eonni yg lagi fallin’ love, cuittt…cuittt… si kyu kaya beneran serius sama sso eonni nih kkk~
    next..next.. penasaran banget sama kelanjutan nya😀

  35. huaaaaa siapa cewe itu ??

    penasaran bnget ?
    apa bener kyu yg bkin hamil cewe itu ” sumpah jngan smpe ech” kasihan sso ,kan dia udah mulai suka juga sama kyu !!

    baru kyusso ciuman tapi aq udah senyum2 seneng bacanya !

    mudhn kyu bisa nyelametin sso dan di tunggu momen sweet kyuso lagi !

  36. lavender mengatakan:

    D tunggu lnjutan nya,,,,

  37. vanqueen mengatakan:

    wah itu cewe siapa sie?? apa bener kyuhyun udah ngehamilin tu cewe,, penasaran bangett
    disaat kyuhyun udah menyatakan perasaannya kenapa itu cwe makin giat neror huh
    aishh gimana nasib so eun nanti penasaraan thoorrr

  38. anna mengatakan:

    oh my god,,,,kyu kslhn fatal ms llu apa yg kau prbuat smpe diteror ma cwe gni ayo donk jgn mau klh,,smg kyu tdk mlkukn hal bruk&smua hny slh pham,,hadeeh disaat kyu brniat serius&cntany siap disambut malah badai bsr mnghadang,,smg badainy cpt brlalu

  39. marly mengatakan:

    Soeun di culikkkkk…astagaa! Tp gpp..ntar kyuhyun pasti datang nolongin..hehehehe..trus apa emg wanita yg ngaku2 hamil itu beneran anak ny kyu?? Kan dia ngelus2 perut wkt blg kyu harus mempertanggung jwbkan apa yg dia perbuat..keliatannya dia dendam bgt itu..

  40. sitiazizah~azizahpark mengatakan:

    wah Ini ff favor it nih ~ penasaran ntu cewe siapa ahh putri aku suka banget karakter kyuhyun disini~ ntu ye sung juga Lucu bangettt ~ aku suka-suka

  41. pipip mengatakan:

    Waaaa ini slah satu f av akirnya lnjut lgi
    Ceritanya bkin degdegan pnsrn bcanya
    Pnsrn bnget siapa wnita yg udh dihmilin kyu
    Dikiraiin itu hmil boongan tpi kyknya bneran deh ya
    Dia punya dendem kesumat dgn kyu kyknya smpe nyulik soeun sgala
    Yesung dsni krkternya kyk mnja suka ngumpet2an bkin org kbingungan
    Ya wlwpn dia sndri gamau kyk gtu
    Sbnernya yesung skit apa ya??
    Pnsrn dn next partnya eon dtnggu

  42. ikayeoja fishy mengatakan:

    waaahhh kasian sso eonni jadi sasaran wanita jahat itu..cpa sebenar’y dy yaaaa??pnsaran..
    cie cie akhir’y kyuppa bisa menggungkapkan isi hati’y am ssi eonni dan dah dapat first kiss’y..:D
    kasian juga am yesung oppa yg selalu di perlakukan seperti itu,tpi bgai mna juga benar kta sso eonni,itu msng yg terbsik buat yesung oppa..
    ok next part’y d tunggu..dan juga ff yg laen’y terutama Black And White cepet” di post ya out..
    i’m wait ^_^

  43. laela mengatakan:

    wahhhhh seru spa itu perrmpuan pa bnr dia hamil anak kyu lalu bagaimana hub kyu & sso selanjutjya

  44. Aish part ini bkin aku senyum2 gaje woah rasax hati ini brbunga2 stlah sekian lama akhrnya so eun trnyta suka ma si evil #lebeh
    pokok nya suka bgt ma BMG cz makin ksni makin keren n feel nya dpt bgt bgt.. Putri part slnjt x jgn lm2 yah aku slalu stia menunggu! Tetp smgt bwt lnjtn ne ff aku slalu mendukung mu fighting!!

  45. dara mengatakan:

    Sumpah ini kyuevil, songong bgt..seenak udelny aja. Sama eommany aja ky gitu, apalagi sama yesung sepupuny. Hadeeh…
    Tp akhirny setan itu ktemu sama cintany dan sudah mengakui klu dia menyukai sso, tinggal sso aja aj yg msh malu2.
    Omo….siapakah yeoja peneror itu?benarkah kyu yg menghamiliny?terus gmn keadaan sso,

  46. mayacl mengatakan:

    Who is??
    Wanita misterius

  47. lusiyana mengatakan:

    makin penasaran…siapa sih….cewe yang neror itu…apa benar dia hamil anak kyu…ihh nyebelin…neror seenaknya za….

  48. angelf mengatakan:

    makin suka sama ceritanya…
    Aigo.. Yekyu emang sepupu yang aneh gak ada akur2nya mreka…
    Suka banget klo ada adgan kyu gangguin sso.sso pura2 cuek pdhal hatinya deg2a klo dket sama kyu ,sekarang sso mulai ada rasa sama kyu..kyu bisa naklukin hatinya sso..hebat banget…
    Paling suka waktu adegan kyusso didlem mobil suka banget waktu kyu ngungkapin
    siapa ya cwek misterius yang ganggu kyu beneran kyu hamilin dia? Kasian sso juga jadi sasaranya

  49. gadung melati mengatakan:

    anyeong cingu… sy reader bru slm knal ^_^)Y
    sblum bc koment dl cz mw mnt ijin bc part sblumny😀
    khamsahamida #bow#

  50. aina freedom mengatakan:

    YEAH…akhirnya ff kyusso ada lg ,ff yg bikin penasaran dg ceritanya ,sampe sejauh ini bnyk kemajuan tentang hubungan kyusso ,untung sso punya rasa sm kyu ,jd makin bersemangat untk baca ,pokoknya semuanya bagus jalan ceritanya ..keren abizz dan bikin tegang ,di tunggu lnjtannya

  51. wulan azhar mengatakan:

    siapa sie cewek yang ga jelas itu????bikin kesal aja kemunculan nya
    mudah2an kyuhyun bisa menyelamatkan so eun dari cewek ga jelas itu
    suka banget teror kyuhyun
    jangan2 tuh cewek si seohyun lagi coz yang cocok berperan seperti itu dia
    #asal

    kyusso dapat rintangan dari cewek yang selalu ngejar2 kyuhyun nie
    mudah2an segera terungkap siapa cewek itu
    di tunggu next partnya yan putri

    love kyusso🙂

  52. azmi mengatakan:

    ohoho aku baru membaca part ini seru bingit tpi masih penasaran apa so membalas perasaan kyu dan wanita itu siapa ?
    next

  53. deewookyu mengatakan:

    aduuhh…..tuh cewk sapa yah….
    segitu nya cinta apa dendam sih sm KYU…….

    hihihik……kirain Yeppa bakalan jadi saingannya KYU…….

    cintaaaa nya KYU sama Soeun…..!!

  54. dahlia mengatakan:

    Dan BERSAMBUNG.
    Ok plis eonnnn..
    lanjuuuut.. lanjuuuuuuuuuttttttt
    #kebakaranhati

    itu kyuhyun bnran bikin hamil org? trus nasib sso eunni gmna?

  55. Miumi mengatakan:

    YEAY akhirnya BMG dilanjut jg, slalu nunggu klanjutan ini FF.
    semakin kesini hbungan KyuSso udh ada kmajuan pesat.
    Siapa sih tu cwek?bkin naik drah aja.
    si Kyu bneran bkin hamil anak orang? kalo bner ntar nasib Sso eonnie gmana nanti?

  56. irnawatyalwi mengatakan:

    Siapa sbnarx wanita mesterius itu n apakh bnr kyu uda mnghamilix? ku rsa tdk kyu bukn org sprti itu. Smoga sso g knpa2 n wanita itu hanya ingn brmain2 dgn kyu tanpa mnyakti sso, tpi wanita itu spertix knal dgn sso dia terdngar akrab mmanggil nma sso stelah mmbuat sso pingsan. Put seneng bngt dgn ff ini paclg dialogx sperti dialog drama dr smw ff yg hr ini kk bca ff ini yg dialogx n jln crtax yg kk paling suka kren bngt deh km makin bgus nulisx

  57. ticha_ mengatakan:

    woooaahhh….apa yg terjadi ama sso???? 0.o??
    ituu cew yg nerroorr kyuppa kah??😦
    knp bisa tau klw sso itu yg deket ama kyuppa ya???
    waaahh….udah gaswat:/
    sikap kyuppa ama yeppa aneh ya…hahaha😀
    hm….penasaran ama next part’a…
    ditgg ya put :* :*🙂
    lanjuuuutttt»»» ^o^)/

  58. Rani Annisa mengatakan:

    wah kyuhyun udah mulai berani mengungkapkan perasaannya ke so eun dan so eun juga kayaknya suka ke kyuhyun.

    tapi siapa sih yang memukul so eun itu???
    dan siapa yang cewek yang mengganggu kyuhyun itu???
    apa orang yang sama???

    next part

  59. Safitri mengatakan:

    finally kyusso kissing jugak ahh senengnya ngeliat mereka, cerita di part ini seru banget konfliknya dapet inti ceritanya jugak ngena’, next part soon yaa min :))))

  60. fionnatan mengatakan:

    wah daebbak.kyusso saling jatuh cinta.siapa perempuan gila itu.mengapa menculik so eun.nextpart kapan nih penasaran………..tingkat tinggi

  61. rini mengatakan:

    sebenarnya spa yg neror kyuhyun
    makin penasaran sama kelanjutan ceritanya
    next thorr
    kyuhyun soeun makin akrab ajja

  62. Frozen mengatakan:

    Penasaran nih siapa sih wanita hamil tuh???
    So eun diapain tuh????
    Semangat thor lanjut daebak

  63. ririkCho mengatakan:

    cie kyuuu…kiss kiss aja ini orang kk^^
    Itu wnita misterius siapasih? smoga soeun baik” aja,
    oiya, author klo q bleh ksh saran, klo bsa d dlm ff yg d buat jgn ada singkatan coz rada ga enak d liatnya hhhee..🙂
    Keep writing author , fighting ^_^

  64. nikyu mengatakan:

    kapan ya dilanjut ???

  65. Angel mengatakan:

    Ciee sso kyk.e jga pux perasaan sma kyu 😄

    Cew misterius pengganggu 😬

  66. Annisa Rahmadiah mengatakan:

    yak.. sebenarnya siapa sih cewe itu..
    punya dendam apa dia sama kyu sampe dia melibatkan soeun yang tidak tahu apa apa..

  67. rizki mengatakan:

    makin penasaran aja, sebenere penerornya tu siapa sih, bikin penasaran banget,,, next chapter…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s