~ [Drabbles] My Playlist ~


My Playlist

Title       :               My Plasylist

Author  :               PrincessClouds/@helloputri228 (Putri Andina)

Length :                Drabbles

Genre   :               Romance – Teen – AU

Rated    :               PG-16

Main     :               Kim So Eun Cho Kyu Hyun – Kim Jong Woon – Lee Dong Hae – Lee Hyuk Jae

NOTE     :               DISARANKAN SEBELUM MEMBACA DRABBLES INI UNTUK MEMBACA PREKUEL-NYA YANG “SHUFFLE PLAY” DAN “A SONG FOR YOU”.

Warning:             Typo(s) – NOT SO DRABBLE AT ALL – Mix Genre dengan penempatan yang acak.

*My_Playlist*

#1. Be Real by. Dej Loaf ft. Kid Ink – Kyu Hyun & So Eun

                “Let’s just be honest, let’s just be real.”

“Haah, pesawatnya hanya delay satu jam tapi menunggu rasanya berjam-jam.” Keluh So Eun singkat sambil menyandarkan tubuhnya ke belakang. Ekspresi gadis itu sudah terlihat bosan bercampur kesal. Sementara itu rekan seperjalanannya, Cho Kyu Hyun, tampak hanya tersenyum kecil melirik karibnya tersebut.

“Ini baru lima belas menit tapi kau sudah bosan. Aku tak kaget kalau nanti kau akan mengamuk di tempat ini karena tak sabar menunggu.” Kyu Hyun terkekeh sambil menyesap soda kalengan di tangannya, namun tak lama dia menoleh lagi pada So Eun. “Apa sebaiknya kita pergi makan dulu?”

“Tidak. Nanti kita malah lengah dan ketinggalan pesawat.”

“Kau berpikiran terlalu rumit.” Kyu Hyun terkekeh lagi sebelum tak lama mengaduh ketika So Eun memukul bahunya. Kyu Hyun lagi-lagi hanya menggelengkan kepala menyikapi mood sahabatnya itu. “Kau sepertinya begitu tak sabar untuk pulang. Padahal aku masih berharap untuk berada di sini dan liburan lebih lama.”

“Ada tugas kuliah yang harus aku kerjakan. Aku terlalu bersantai karena liburan ini sehingga mengabaikan hal itu. Kalau tidak selesai sampai besok aku bisa dibunuh oleh dosen tergalak di prodiku.”

“Itu sebabnya aku bilang hidupmu membosankan.” Gumam Kyu Hyun tersenyum tipis. Sementara itu dirinya masih sibuk menyesap cairan menyegarkan di tangannya.

“Lalu hidup tak membosankan itu seperti apa? Seperti hidupmu, begitu? Tidak serius dengan kuliahmu, hanya bermain-main, dan sibuk dengan mengencani wanita. Memangnya itu yang kau sebut dengan hidup yang menyenangkan?”

“Kurang lebih.” Kyu Hyun mengangkat salah satu sudut bibirnya memberikan tatapan bangga pada So Eun. Sementara So Eun lagi-lagi hanya memutar bola matanya bosan.

Sampai kapanpun dia tidak akan mengerti cara kerja hidup pemuda di sampingnya ini. Bahkan walau beberapa kali ia pernah mencoba untuk mengikutinya, namun tetap saja ia tak mengerti.

Tapi membicarakan hal ini membuatnya mengingat kejadian semalam ketika mereka minum bersama di kamar hotel So Eun. Pagi ini ketika ia terbangun tiba-tiba saja dia mengingat hal bodoh yang dilakukannya semalam dan seketika ia langsung merasa begitu malu. Tapi kemudian ketika mereka akhirnya bertemu So Eun pura-pura tak menyadari apapun, beruntung Kyu Hyun juga mengambil sikap yang sama sehingga beginilah mereka bisa bersikap sewajarnya.

Namun walau begitu sebenarnya semuanya tidak selancar itu. Sejak tadi berada di dekat Kyu Hyun entah mengapa ia merasa sedikit gugup. Jantungnya berdetak tak karuan dan suhu udara di sekitar mereka jadi terasa lebih memanas yang membuatnya begitu tak sabar ingin pulang secepatnya. Ia tak betah tertahan dengan Kyu Hyun begini lebih lama.

So Eun melirik Kyu Hyun, dimana sebenarnya ia juga menyadari kalau Kyu Hyun kini lebih banyak diam. Dia memang terus mengatakan lelucon seperti yang terjadi tadi namun keakitifan bersikap pemuda itu berkurang dari biasanya. Lihat saja bagaimana kini ia sibuk menyesap minuman di tangannya tanpa suara.

Tanpa diduga, Kyu Hyun tiba-tiba menoleh padanya yang langsung membuat So Eun memalingkan wajahnya. Kyu Hyun melirik sahabatnya itu heran. “Kau haus?” tanyanya tak lama.

“Tidak.” So Eun menggeleng sambil menatap lurus ke depannya sana. “Perutku masih tak enak karena minuman semalam.”

Tch, kenapa dia mengatakan hal itu? Kini pikirannya malah kembali pada kejadian semalam yang membuatnya sangat canggung. So Eun semakin tak yakin melirik Kyu Hyun yang ia yakin juga langsung mengingat kejadian semalam. Rasakan saja bagaimana suasana kembali lebih tenang setelah ucapannya tadi.

Sementara Kyu Hyun juga terdiam sambil melirik So Eun tanpa suara. Dapat ditebaknya kalau gadis itu mengingat apa yang terjadi semalam yang membuatnya langsung sedikit panik begitu. Sebenarnya Kyu Hyun juga merasakan hal yang tak biasa begitu melihat So Eun pagi ini. Kyu Hyun sendiri heran mengapa ia harus begini padahal semalam tidak terjadi hal yang aneh selain saling menggoda atas dasar bercanda. Namun benarkah hanya bercanda? Karena sejujurnya semalam dia jadi sulit tidur karena memikirkan flirting ‘pura-pura’ yang mereka lakukan.

“Apa kau tak apa-apa? Mungkin di sekitar sini ada klinik, mungkin kau bisa mendapatkan perawatan.”

“Tidak. Aku baik-baik saja. Ini bukan masalah yang serius.” So Eun melirik padanya, memaksakan sebuah senyuman. Sementara itu Kyu Hyun hanya menatap mata gadis itu tenang, merasakan ada hal yang aneh kini yang terasa akibat kontak mata singkat barusan. “Lagipula aku takut kita ketinggalan pesawat.” Ucapnya ketika memalingkan wajahnya dari Kyu Hyun.

“Ini aneh, tapi sejujurnya aku ingin sekali ketinggalan pesawat dan berada di sini lebih lama denganmu.” Kyu Hyun menggumamkan itu antara sadar dan tidak, namun otaknya tiba-tiba saja mencerna kalimat itu sehingga ia menyuarakannya. Ketika itu keluar ia pun juga tak merasa menyesal, tidak ketika So Eun melirik padanya lagi dengan ekspresi terkejut.

“Tch, kau ingin aku menemanimu menonton gadis bule berbikini lagi, begitu? Aku tak mau.” So Eun tampak berusaha menyikapinya dengan candaan seperti biasanya. Tapi sinar mata itu terlihat goyah, Kyu Hyun membaca kegelisahan. “L-Lagipula kita sudah kehabisan uang. Sekedar sehari lebih lagi bisa-bisa kita tak dapat pulang.” Kekeh gadis itu masih berusaha menyampaikan ini dan itu. Kyu Hyun tersenyum kecil.

“Kau benar.”

“Ini saranku.” So Eun berceloteh lagi sambil kembali menatap matanya. “Lain kali sebaiknya kau mencari kekasih yang benar agar tidak putus lagi dan malah memanggilku untuk menghiburmu. Sekali-kali hiduplah dengan benar, berhentilah menjadi playboy.” Kata gadis itu berusaha sewajar mungkin. Kyu Hyun lagi-lagi mengangguk dengan senyuman.

“Aku tak janji.”

Pembicaraan selesai. Kini dalam beberapa detik kembali terjadi suasana yang kelewat tenang untuk selera mereka berdua. Tapi Kyu Hyun dapat mendengar dengan baik bagaimana sesekali So Eun menggerakkan kakinya, menimbulkan suara gesekan ujung sepatunya dengan lantai di bawahnya yang terdengar berirama di saat begini.

“K-Kukira aku harus ke kamar mandi.” So Eun akhirnya memecah keheningan ketika gadis itu bangkit. “Awas kau jangan beranjak dari tempat ini atau meninggalkanku.” Ucapnya memperingatkan ketika sepasang iris mereka kembali bertemu. So Eun pun kemudian melangkah pergi dari tempat itu.

Kyu Hyun terdiam, mendengar derap langkah So Eun dengan cukup jelas ketika dalam hati sesuatu berkecamuk di dalam pikiran dan dadanya. Ia merasakan sebuah dorongan yang aneh, dorongan kuat yang seperti mampu membuatnya meledak. Hingga ketika dorongan itu sudah tak bisa ditahan, ia akhirnya ikut berdiri dan mengikuti arah pergi So Eun. Sangking kuatnya dorongan itu membuatnya kini tergesa dan berlari.

Di antara puluhan orang yang berlalu lalang ia masih dapat menemukan So Eun yang kini telah memasuki lorong arah toilet berada. Kyu Hyun membawa langkahnya semakin dekat hingga akhirnya ia berada cukup dekat untuk menarik lengan gadis itu. So Eun berbalik kaget, walau ia lebih kaget begitu melihat siapa yang menyusulnya.

Mata mereka bertemu lagi, kali ini dengan sorot menyengat yang sulit untuk diungkapkan. Namun Kyu Hyun kali ini berani menatap mata itu lebih dalam, ketika dengan pelan ia menarik So Eun untuk lebih dekat dengannya ketika kedua tangannya beralih meraih wajah gadis itu. Dorongan itu akhirnya terlaksana ketika bibir Kyu Hyun berhasil memagut bibir tipis merah muda So Eun.

Kyu Hyun dapat merasakan keterkejutan, ia juga dapat merasakan kegugupan, namun tak lama ia merasakan sambutan ketika So Eun mulai menarik lehernya untuk memperdalam ciuman. Mereka bahkan tak peduli ketika kini semua orang yang berlalu lalang menatap keduanya risih. (Be Real – 1.131 Words)

Kyu Hyun❤ So Eun

#2. The Heart Wants What It Wants by. Selena Gomez – Ye Sung & So Eun

                “There’s a million reasons why I should give you up, but the heart wants what it wants.”

Kekakuan ini terjadi cukup lama, antara dirinya dan kakak tirinya itu. Lebih tepatnya sejak beberapa minggu yang lalu semenjak peristiwa itu terjadi. Saat mereka mulai menyadari ada yang salah dengan keduanya. Sejak mereka mulai menyadari perasaan masing-masing.

Setelah kejadian itu baik So Eun maupun Ye Sung mulai jarang berinteraksi seperti biasanya, atau mungkin lebih tepatnya Ye Sung lah yang pertama kali menjaga jarak dengannya yang membuat So Eun akhirnya juga melakukan hal yang sama. Keduanya kini tidak berangkat bersama lagi ke kampus dan mulai jarang terlihat bersama seperti biasanya. Mereka tidak akan berbicara ataupun berada di tempat yang sama kalau tidak karena hal yang penting.

Satu-satunya tempat dimana mereka diharuskan untuk bersama adalah ruang makan. Momen tersebut juga dibilang cukup langka karena Ye Sung biasanya senang makan diluar dan pulang hingga tengah malam. Hanya saja malam ini suasananya berbeda ketika ibu So Eun menyuruh semua anggota keluarganya untuk berada di rumah. Entah apa yang terjadi namun hari ini beliau berhasil mengumpulkan mereka semua seperti ini.

Suasana makan terbilang tenang, walaupun sesekali sepasang suami istri itu saling bercanda satu sama lain. Sejak beberapa tahun yang lalu sebenarnya So Eun sangat bahagia melihat bagaimana ibunya menemukan pria yang tepat yang menjadi suami yang baik untuknya. Pria itupun kini juga telah menjadi ayahnya dan menyayanginya layaknya anak kandung sendiri. Ia bahagia, ia senang, walau dalam beberapa minggu ini ia mulai ragu apakah dirinya memang benar menikmati semua itu sepenuh dulu atau tidak.

Ketika melirik Ye Sung pun ia dapat merasakan bagaimana ia mulai sangat cuek dengan keluarga barunya. Dulu, walaupun sampai kini Ye Sung belum memanggil ibu So Eun sebagai ibunya namun dia sering meladeni candaan kedua orang tua mereka. Namun kini Ye Sung hanya diam dan menundukkan kepalanya tanpa minat dengan pembicaraan itu. So Eun sebenarnya juga mulai kehilangan karena kini rasanya Ye Sung benar-benar menjauh hingga enggan melirik padanya.

“Baiklah anak-anak, sepertinya kita sampai ke acara inti.” Nyonya-Shin, yang kini telah menjabat sebagai Nyonya-Kim tampak mulai bersuara. Hal itu menarik perhatian tiga orang lainnya di meja makan tersebut, mereka melirik padanya penasaran. Ibunya itu tersenyum senang, terlihat sengaja menahan ucapannya agar semua orang semakin tak sabar. “Aku hamil. Tak lama keluarga kecil kita akan bertambah.”

Hening.

“A-Apa?” Tuan-Kim membuka suara dengan sangat senang. Terlihat tak cukup percaya. “Kau serius, sayang?” tanyanya pada istrinya tersebut. Wanita itu langsung mengangguk dengan wajah senang yang membuat pria itu semakin bahagia. Dia langsung berdiri dan memeluk pasangan hidupnya itu. “Astaga, aku sangat bahagia mendengarnya. Terima kasih sayang.” Keduanya tampak larut dalam kebahagiaan.

Sementara itu reaksi yang berbeda terlihat di wajah dua orang lainnya. So Eun tak tahu, namun ia tak tahu mengapa ia bahkan tak sanggup menggerakkan bibirnya untuk tersenyum. Ketika ia melirik Ye Sung, ia tersentak karena ternyata Ye Sung juga tengah memperhatikannya. Ekspresinya juga terlihat serius sebelum kembali mengalihkan pandangannya dari So Eun.

“Hey, kenapa kalian diam saja? Kalian tidak ingin mempunyai adik baru, huh?” Seruan ibunya mengagetkan keduanya. Memaksa keduanya memandang wajah orang tua mereka lagi dengan cepat.

“H-Huh selamat atas kehamilanmu, Nyonya-Shin.” Suara Ye Sung terdengar tenang, namun wajah itu masih sempat memalsukan sebuah senyuman yang kini sedikit susah payah So Eun lakukan. Namun pada akhirnya ia dapat menguatkan hatinya dan bersuara.

“Selamat ibu, selamat ayah.”

Setelah berbicang sejenak dengan kedua orang tuanya setelah makan So Eun memutuskan kembali ke kamar. Ye Sung sudah tak ada, pemuda itu memang tidak suka berlama-lama berbicara di ruang tengah dan lebih memilih kembali ke kamarnya. Seperti tadi ketika dia langsung undur diri setelah menghabiskan makanannya.

Ye Sung pasti dalam keadaan yang kacau, karena So Eun juga merasakan hal yang sama. Sejujurnya ia kini tak tahu harus bagaimana dengan perasaannya ini. Dia tak ingin diacuhkan Ye Sung seperti ini, dia ingin mereka seperti dulu, namun So Eun tahu benar kalau kini semuanya berbeda. Dia bahkan tahu bahwa kini mutahil bagi keduanya bisa seperti dulu lagi yang sejujurnya kini membuat sesak dadanya setiap kali membayangkannya.

Kenapa semua ini harus terjadi?

So Eun akhirnya mencapai pintu masuk kamarnya. Ia langsung masuk, berniat menenangkan pikirannya dengan berendam di air panas, tapi sesuatu mengagetkannya begitu menyadari ada seseorang yang berdiri di samping pintu.

“K-Kakak..” serunya kaget. Jantungnya sampai berdebar, namun ia tahu bahwa jantungnya ini berdetak bukan karena kaget tapi karena alasan lain.

Ye Sung mengangkat wajahnya yang awalnya menunduk, menatap pada So Eun telak ke matanya. Sesuatu meluluh di dalam hati So Eun, sesuatu yang terasa menyakitkan tentang bagaimana ia merindukan pandangan itu selama beberapa minggu ini.

Ye Sung meraih pintu, merapatkannya ketika kini ia bergeser untuk menyadarinya. Sementara itu matanya kembali melirik So Eun yang tak tahu harus bersikap bagaimana. Ia tak tahu apa yang pemuda itu lakukan di kamarnya saat ini.

“Bantu aku. Aku benar-benar tak tahu harus bagaimana dengan semua ini.” Ye Sung bersuara sangat pelan, nyaris berbisik ketika pandangan itu kembali ia tundukkan. “Aku tak tahu apa yang harus kulakukan dengan perasaanku ini.”

So Eun menghela nafasnya pelan, terus menatap Ye Sung dengan pandangan nanar. Kenapa Ye Sung harus bertanya padanya? Bahkan So Eun juga tak tahu apa-apa.

“Seharusnya aku bahagia mendengar khabar tadi, tapi kenapa kini aku tak dapat merasakan apa-apa? Aku bahkan merasa kecewa dan hancur.”

Bukan hanya kau, aku juga.

“Sebentar lagi ada seorang anak kecil disini yang memiliki darahmu dan darahku di tubuhnya. Dia akan menjadi adik biologis kita.” Mata So Eun terasa memanas mendengar setiap ucapan itu. Hatinya juga merasa nyeri dan sakit. “Dia memiliki perpaduan darahku dan darahmu di tubuhnya. Kita akan memiliki seorang adik kandung bersama?”

Kalimat ambigu itu entah mengapa serasa mengiris hati dan perasaanya hingga So Eun akhirnya tak tahan dan menangis. Mata Ye Sung juga tampak memerah.

“Kenapa kita jadi seperti ini, So Eun?” tanya Ye Sung yang langsung digelengkan kuat oleh So Eun. Hati So Eun benar-benar sakit, dadanya sesak, bahkan kalau kini ia tidak membekap mulutnya kuat mungkin ia akan meraung sekuat-kuatnya karena semua ini terasa sulit untuk diabaikan. “Hal salah apa yang kita lakukan hingga semuanya menjadi begini? Langkah keliru apa yang telah kita ambil padahal selama ini kita meyakini bahwa kita hanya berniat merangkai persaudaraan kita?” So Eun lagi-lagi menggeleng lebih kuat karena dia juga tak tahu jawaban untuk pertanyaan itu. Semuanya membuatnya kian tidak tahan. “Kenapa perasaan kita jadi aneh begini?”

Kekuatannya untuk bertahan akhirnya mencapai batas, ketika So Eun akhirnya tak tahan untuk tidak mendekat pada pemuda itu dan memeluknya. Ye Sung tampak juga langsung menyambut kedatangannya, pemuda itu kini mendekapnya erat rambut So Eun diusapnya perlahan. Membelainya lembut dan mengecupnya pelan.

“So Eun aku ingin memilikimu.” Bisikan itu terdengar sangat frustasi, terdengar sangat menyakitkan ketika So Eun menyadari kalau hatinya juga menginginkan hal yang sama. So Eun tersentak akan pemikirannya sendiri, melonggarkan pelukan itu dan menatap sepasang mata itu yang balas menatapnya dalam penuh kesungguhan.

Mata Ye Sung seperti jendela dunia yang baru, sebuah tempat yang seakan dapat menyambut kedatangannya dan membahagiakannya. Sesuatu yang selama ini berusaha ia temukan di tempat lain yang akhirnya ia temukan di sekitar sini. Pada seseorang yang tidak seharusnya.

Tatapan mata itu menanar, terlihat sama putus asanya dan kebingungan. Tapi secara perlahan ia dapat melihat sinar keyakinan ketika Ye Sung memutuskan lebih dekat padanya. Membuat alur bernafas mereka saling bertabrakan, sebelum akhirnya malah hal lain yang mulai bersentuhan.

Ye Sung terus menatap matanya, seakan berusaha menenangkannya ketika kedua tangan itu terangkat mengusap lembut kedua sisi wajahnya. Sensasi ini sungguh membuat So Eun tidak tahan, sehingga pada akhirnya ia mulai mencari kaos yang dikenakan Ye Sung dan mulai meremasnya perlahan. So Eun memejamkan matanya, merasakan bagaimana kini bibir Ye Sung memagut bibirnya dalam.

“So Eun, kau sudah tidur?” Keduanya tersentak begitu pintu diketuk dari luar dan seruan terdengar. So Eun lantas panik, hampir saja membuat keributan kalau Ye Sung tidak dengan cepat memeluknya dan menenangkannya. So Eun membekap mulutnya dan meredam suaranya di salah satu sisi pundak Ye Sung. “Huh, sepertinya kau sudah tidur. Ya sudah, selamat malam sayang.” Bisik ibunya pelan sebelum langkah kakinya terdengar menjauh darisana.

Ye Sung melepaskan So Eun setelah memastikan bahwa Nyonya-Shin sudah menjauh. Kedua orang itu kini saling bertatapan penuh kebisuan. (The Heart Wants What It Wants – 1.334 Words)

Ye Sung❤ So Eun

#3. Troublemaker by. Olly Murs – Dong Hae & So Eun

                “Troube, troublemaker yeah that’s your middle name. I know you’re not good but you stuck in my brain.”

Suasana begitu penuh kecanggungan, setidaknya bagi Dong Hae. Saat ini dihadapannya duduk salah satu teman terbaiknya Choi Si Won yang menatapnya dengan tatapan geram menahan kemarahan. Sementara itu di sampingnya kini Kim So Eun duduk dengan memeluk lengannya posesif, tak mau melepaskan walau sudah berulang kali Dong Hae berusaha melepaskan diri darinya. Gadis ini sungguh tak bisa membaca keadaan.

Si Won mengamati keduanya dengan tatapan menghakimi. Diliriknya tautan tangan mereka yang terus berusaha Dong Hae lepaskan namun ditahan kuat oleh So Eun, ataupun ia melirik bagaimana kini kemeja Dong Hae melekat seadanya di tubuh So Eun. Semuanya sangat sugestif, seperti tadi ketika pertama kali Si Won menangkap mereka bermesraan di dapur. Jadi jangan heran kini kenapa Dong Hae sampai berkeringat dingin.

“Jelaskan apa yang terjadi disini.”

“Siwon, begini—“

“Seperti yang kau lihat dank au bayangkan.” So Eun memotong ucapan Dong Hae cepat, semakin memeluk lengan Dong Hae posesif. Dong Hae dapat melihat bagaimana kini rahang Si Won mengeras karenanya.

“Siwon, sebenarnya—“

“Di hari pertunangan kita, tapi lihat apa yang aku temukan disini. Kau bermesraan dengan temanku sendiri di apartemennya?”

“Begini—“

“Ya, terima nasibmu Tuan-Choi. Kau dicampakkan sehari sebelum kau bertunangan karena kekasihmu menyadari kalau temanmu jauh lebih hot daripada dirimu.”

“Tidak, jadi—“

Hot? Mendengar ucapanmu sepertinya ini bukan pertama kalinya kalian begini.” Si Won membagi tatapannya yang dingin pada Dong Hae yang benar-benar tak tahu harus menempatkan dirinya dimana. Ia bahkan tak bisa berkata-kata karena kedua orang ini. “Apa sebenarnya kalian sering bertemu disini dan bercinta?”

“Siwon, sungguh—“

“Begitulah.” So Eun memotong ucapannya lagi yang sangat membuat Dong Hae ternganga karena jawabannya. “Sudah berapa kali ya, Dong Hae? Belasan? Puluhan kali? Ah, mungkin ratusan kali, bukan?”

“So Eun berhenti—“

“Sudah berapa lama sebenarnya kalian melakukan hal ini di belakangku?!” Si Won memotong kembali dengan sangat marah.

“Soal itu rahasia.” So Eun menyahut sebelum Dong Hae sempat membuka mulutnya.

“Rahasia? Huh, kalian dengan terang-terangan mengungkapkan masalah intim seperti itu lalu sekarang pura-pura bersih dengan menyembunyikan berapa lama skandal ini kalian lakukan?”

“Semuanya tak begitu, Si Won. Kami ini—“

“Menurutmu sendiri sejak kapan?” So Eun bersuara kembali, semakin memeluk Dong Hae seakan melarangnya untuk membuka mulut mengenai apapun. Sementara itu gerakan itu malah membuat Si Won meradang. Dong Hae bahkan melihat asap imajinatif yang keluar dari kepala dan hidungnya saat ini. “Kira-kira sudah berapa lama aku dan sayangku Lee Dong Hae ini berhubungan seperti ini di belakangmu?”

“So Eun—“

“Kalian menjijikan.” Si Won menyahut cepat. “Huh, tapi sebenarnya aku tidak begitu terkejut seperti seharusnya. Aku tahu bahwa sejak lama ada yang lain dengan kalian berdua.”

“Bukan begitu—“

“Huh, ternyata kau tidak sebodoh kelihatannya.” So Eun menjawab dengan sengit. “Karena selama ini sebenarnya kami sering mengejek di belakangmu. Kau pasti tak tahu bahwa ketika pesta ulang tahun di tempatmu kami bahkan bercinta di kamar tidurmu—“

“So Eun—“

“Juga waktu kita tunangan, bahkan kami sering berpegangan tangan di bawah meja ketika kita dinner bertiga.“ Dong Hae kehabisan kata-kata. Dia bahkan dapat merasakan gula darahnya menaik seketika – ia bahkan tidak setua itu.

“Sialan!” Si Won benar-benar geram sambil memukul meja di bawahnya. Dong Hae meringis karena kini entah mengapa ia seperti meramal kalau sebentar lagi kepalan tangan itu akan melayang ke pipinya. “Sialan kalian berdua. Ternyata selama ini kalian telah melakukan semua kecurangan ini lama dan kalian sengaja mengolok-olokku di belakang.”

“Kau mau marah? Kau sudah tak punya hak karena mulai sekarang kita putus baik sebagai tunangan ataupun kekasih.”

“So Eun—“ Ini harus segera dihentikan.

“Aku yang seharusnya mengatakan hal tersebut. Akulah yang harusnya memutuskanmu setelah semua pengkhianatan yang selama ini kau lakukan.”

“Kenapa? Apa kau merasa terhina ketika dibuang, begitu?”

“Kau kini benar-benar menunjukkan wujud aslimu, bukan? Aku seharusnya sadar kalau kau ini adalah seorang wanita rubah—“

“Apa katamu—“

“CUKUP!” Dong Hae bahkan tak terlalu sadar ketika ia berteriak keras dan sukses mengagetkan keduanya. Pemuda itu melirik keduanya tajam, berhasil membuat dua orang itu langsung terdiam dan melirik pada Dong Hae was-was. “Semua yang dikatakan So Eun hanya omong kosong, Si Won. Semua itu karena kau yang lebih dahulu membuatnya marah.”

“Apa maksudmu?”

“Kau selama ini punya selingkuhan di belakangku, bodoh. Bahkan setelah kita tunangan!” So Eun kembali merebut jatah buka suara Dong Hae. Kali ini terlihat lebih marah ketika dia menatap Si Won dengan sengit, Si Won terlihat terkejut.

“S-Selingkuh? A-Aku? Omong kosong!”

“Aku melihatmu sendiri bertemu dengannya kemaren di kantormu. Kau memutuskannya dengan paksa sehari sebelum kita bertunangan.”

“Jangan mengada—“

“Choi Soo Young.” Dong Hae memotong dengan mengeraskan suaranya menengahi keduanya. Dua orang itu melirik ke arah Dong Hae terkejut, terlebih Si Won. “Usianya 24 tahun, dia adalah seorang model dari produk pakaian musim dingin yang tengah kau kerjakan. Melihat waktu kalian bertemu, maka mungkin kau sudah berhubungan dengannya selama 5 bulan. Sebelumnya kau juga berhubungan dengan wanita lain tanpa sepengetahuan So Eun.” So Eun menarik lengan Dong Hae cepat, meminta penjelasan karena dia tak tahu bahwa Dong Hae mengetahui semua itu padahal semalam dia bilang tak tahu apa-apa. “Setelah mendengar dari So Eun semalam aku langsung melakukan penyelidikan. Ternyata tidak sulit menemukannya karena kau ternyata cukup berani menggandeng selingkuhanmu di depan publik.”

Kini giliran Si Won yang mati kutu dan kehabisan kata-kata. Wajahnya tampak memucat. Sementara kini So Eun melirik padanya cepat dan penuh rasa percaya diri. “Lihat, sebenarnya siapa yang rubah disini.”

“Tapi walau begitu itu bukan pembenaran untuk kalian melakukan hal seperti ini. Ini hari pertunanganku sementara kalian…” Si Won melirik kembali bagaimana lengketnya mereka berdua saat ini serta apa yang dilihatnya sebelumnya ketika sampai. “Kalian masih sempat melakukan hal seperti ini?”

“So Eun tak punya pilihan lain selain memakai kemejaku karena tidak ada yang bisa ia kenakan disini. Tidak ada yang terjadi antara kami, malam tadi ataupun sebelum-sebelumnya.” So Eun langsung merengut mendengar jawaban Dong Hae.

“Aku melihat apa yang kalian lakukan ketika aku masuk. You guys were making out!” Si Won masih tak habis pikir dan emosi.

“Kalau masalah itu.” Dong Hae tampak ragu, ia melirik So Eun yang juga meliriknya penasaran. “Maaf Siwon, sebenarnya dari lama aku juga sudah menyukai So Eun, bahkan lebih dulu daripada dirimu. Tampaknya aku tidak terlalu baik dalam menyembunyikan perasaanku hingga So Eun menyadarinya. Dan semalam, di tengah kekecewaannya dia mengatakan kalau ia ingin mencoba menyerahkan hatinya yang terluka karena dirimu padaku.” So Eun kini terdiam menatap Dong Hae, merasa tersentuh oleh ucapan itu. “Dia tidak mengkhianatimu. Kami memulai ketika dia mengetahui pengkhianatan yang kau lakukan.”

“Omong kosong.” Si Won tampak kehabisan kata-kata namun terlihat tak mau kehilangan harga dirinya. Entah akhirnya karena ia tak tahan atau merasa malu, Si Won kemudian bangkit dari tempat itu tanpa mengatakan apapun. Amarah terlihat di wajahnya.

“Si Won!” Dong Hae berniat menyusul namun So Eun kembali melarangnya dengan memeluk lengannya erat. “So Eun, kita tetap harus menjelaskan duduk permasalahannya pada Si Won—“

“Tidak sekarang.” So Eun kembali menatap dengan ekspresinya yang manja dan menggoda. “Karena sekarang kita punya urusan kita juga untuk melanjutkan yang tadi.”

“So Eun.” Dong Hae tak mampu menyembunyikan tawanya akan sikap So Eun. “Ini bukan waktu yang tepat.”

“Si Won juga tak akan mendengarkanmu saat ini.” So Eun semakin merapat pada Dong Hae, membuat wajah mereka nyaris bersentuhan. “Dong Hae, kiss me.” Bisiknya memasang wajah merengek terbaiknya. Dong Hae tampak tersenyum kecil, menyerah, pada akhirnya ia hanya dapat mengikuti permintaan gadis di depannya itu.

Bibir mereka menempel lembut di kesempatan pertama. Merasa kesulitan dengan posisi mereka Dong Hae menarik So Eun untuk duduk di pangkuannya ketika kecupan itu terasa lebih leluasa. Keduanya tersenyum, sebelum memejamkan mata dan memperdalam ciuman pertama keduanya itu. (Troubemaker – 1.259 Words )

Dong Hae❤ So Eun

#4. Monster by. Skillet – Eun Hyuk & So Eun

                “So stay away from me, the beast is ugly.”

Hyuk Jae ingin gila. Setelah selama setahun ini keinginannya adalah untuk kembali sehat secara mental namun belakangan ini ia malah ingin sebaliknya. Ia ingin menjadi orang yang punya masalah dengan kewarasan lagi, karena ia menyadari ketika hal itu terjadi walaupun ia tersiksa namun ia tak merasakan apa-apa. Tidak seperti sekarang dimana segala hal terasa menyakitkan untuknya.

Ia merasa sudah baik-baik saja di tahap ia sudah siap untuk pulang. Namun sepertinya permintaannya itu tidak terlalu disetujui oleh pihak rumah sakit karena mereka meyakini bahwa Hyuk Jae belum pulih sepenuhnya. Hal itu semakin membuatnya tersiksa karena kini ia merasa hidup di penjara, apalagi dengan kenyataan pikirannya terus dihantui dengan kenyataan pahit yang dihadapinya baru-baru ini.

Sudah berapa lamakah ini? Seminggu? Dua minggu? Yang jelas sejak ia mengetahui fakta bahwa orang yang selama ini dianggapnya sebagai penyelamatnya adalah saudara dari orang yang menjerumuskannya waktu terasa merangkak dengan pelan. Selama ia juga terus bertanya-tanya dengan maksud Dokter-Kim So Eun mendekatinya yang membuatnya kini menghadapkan punggungnya pada wanita itu. Dia merasa tersudutkan dengan fakta bahwa yang ada hanya pikiran buruk, dia tak menemukan alasan lain bagi So Eun untuk mendekatinya selain karena ingin ikut membodohinya seperti yang pernah dilakukan oleh Kim Hyu Na.

Bisa saja wanita itu tidak menyadari apa-apa. Tidak, Hyuk Jae tidak bodoh. Sebenarnya dari awal ia sudah merasa heran dengan cara dokter-Kim memperlakukannya yang selalu dianggapnya tak biasa. Wanita itu memang merawatnya seperti dokter kebanyakan namun metode yang dilakukannya terasa tak biasa. Terasa terlalu perhatian untuk hubungan dokter dan pasien biasa, terlalu intim. Ia sangat meyakini hal itu karena disanalah kemudahannya bermula dengan jatuh cinta dengan dokternya itu.

Jatuh cinta? Ya, meski ia memiliki senyuman sinis di wajahnya ketika ia mengatakannya namun ia tak bisa membahongi bahwa sesuatu di dalam dirinya untuk untuk wanita itu. Karena hal itulah yang kini membuatnya terpuruk seperti ini, hancur seperti ini, karena ia takut kalau sekali lagi ia telah terjerat dalam pesona iblish dan monster yang akan kembali menghancurkan dunianya.

“Waktunya makan, Tuan-Lee.” Sapaan itu terdengar setelah pintu ruang inapnya terbuka. Tak lama seseorang yang saat ini sedang pikirkan itu tampak masuk ke dalam dengan senyuman lembut yang sama di wajahnya. Senyuman yang kini membuat Hyuk Jae dengan cepat memalingkan wajahnya penuh ketidaksukaan. Sampai kapan dia akan mengerti bahwa Hyuk Jae sudah tak ingin melihatnya.

“Kenapa kau datang lagi?” Hyuk Jae bertanya sarkatik, benar-benar menghilangkan title hormat yang biasa digunakannya untuk memanggil wanita itu. “Aku sudah meminta dokter lain untuk merawatku tapi kenapa pihak rumah sakit ini tidak mematuhinya? Dia lupa kalau aku ini adalah pasien VVIP.”

“Saya yang mengajukan diri untuk terus merawat Anda.” So Eun masih tersenyum tanpa terganggu ketika ia meletakkan makanan tersebut di atas meja di samping ranjang. Ia bahkan tak peduli ketika kembali Hyuk Jae mengalihkan kehadirannya sejak beberapa hari ini. “Sekarang lebih baik anda makan, tuan.”

Hyuk Jae benar-benar muak. Ia semakin yakin kalau So Eun dan Hyu Na tidak ada bedanya dilihat dari betapa tebalnya muka mereka. Keduanya sama-sama tak punya rasa malu dan terkesan munafik.

“Sampai kapan kalian terus mengurungku disini. Kau sudah tahu kalau aku ini sudah sehat, bukan?” Eun Hyuk melirik padanya tajam.

“Sebenarnya saya juga yakin di dalamnya sudah begitu. Tapi tim penguji sepertinya belum terlalu setuju melihat bagaimana tindak tanduk anda selama ini.”

“Apa maksudmu?”

So Eun tampak tersenyum tipis, balas menatap Hyuk Jae yang terus menatapnya tajam penuh kemarahan. “Sikap kembali menyendiri dan menunjukkan wajah marah. Apalagi ketika melihat saya seperti ini. Mereka menganggap kalau Anda belum stabil.”

“Huh, yang benar saja.” Hyuk Jae tersenyum tipis penuh emosi. “Mereka seharusnya tahu bahwa—“

“Bahwa anda membenci saya dan kesal pada saya, saya tahu. Tapi masalahnya mereka tidak peduli dengan itu semua. Mereka hanya mempercayai apa yang mereka lihat dari kacamata pengalaman yang mereka kantongi.”

Hyuk Jae kembali mendengus geram, rahangnya mengeras menahan kejenuhannya dengan semua ini. “Jangan bilang ini adalah keinginanmu untuk terus mengurungku disini. Makanan ini, aku tidak tahu kalau kau kembali membubuhkan obat berbahaya di dalamnya untuk terus mengurungku disini.”

“Dan apa gunanya hal itu untukku?” Ucapan So Eun terdengar lebih ringan ketika ia sedikit menurunkan formalitasnya, namun ia masih berbicara dengan nada yang sama. Tatapan matanya juga masih lembut pada Hyuk Jae, walaupun sinar mata dan senyumannya menjadi pahit. “Bagi seorang dokter membuat pasiennya sembuh kembali dan pulang meninggalkan rumah sakit adalah sebuah prestasi tersendiri. Prestasi itu nyata karena selain merasakan kebanggaan dalam dirinya, kami juga mendapat pujian atau bahkan mungkin kenaikan pangkat atau gaji. Dari semua itu, apa alasannya bagiku untuk mengurungmu tetap disini.”

“Sampai kapanpun kau akan terus bermain polos, bukan?” Hyuk Jae meliriknya lagi dengan sengit. “Kau munafik seperti saudaramu.”

“Apa memangnya yang akan kudapat dari semua itu? Membuat rumah sakit semakin kaya dengan kehadiran seorang VVIP sepertimu di sini? Huh, aku tidak akan melakukan hal itu untuk mereka.”

“Berhenti mengatakan lelucon dan pergi.” Desis Hyuk Jae muak.

“Hyu Na melakukan hal tersebut untuk mendapatkan uangmu, walaupun pada akhirnya gadis bodoh itu malah dilaporkan ke polisi dan mendekam di penjara. Tapi aku apa yang bisa aku dapatkan dari keadaanmu sekarang ini—“

“Tutup mulutmu, Kim So Eun.”

“Aku tidak akan mendapatkan apa-apa, Lee Hyuk Jae. Yang artinya kau seharusnya tahu bahwa kau tidak seharusnya menyamakan kami.” Nada bicara So Eun terdengar lebih dalam, serius dan penuh penekanan. Ketika kini mata Hyuk Jae menatapnya sorot mata itu terlihat berbeda yang sukses membuat Hyuk Jae terdiam.

“Kau ingin aku mempercayai lelucon bahwa kau melakukan ini semua untuk menebus kesalahan saudaramu padaku, begitu?”

“Tidak. Aku ingin menebus kesalahanku sendiri.” Hyuk Jae kini terdiam, benar-benar tak sanggup menerka maksud dari bagian ini. Ia juga menyadari bagaimana sinaran itu terlihat sedikit nanar, sedikit basah. “Meskipun tidak kulakukan secara langsung, namun aku ikut terlibat dalam menjerumuskanmu ke tempat ini. Kalau saja aku tidak terlalu polos ketika ia mulai bertanya tentang obat berbahaya yang membuat berhalusinasi tersebut, kukira ini tak akan terjadi. Kalau saja aku tidak lengah dengan membiarkannya mencuri obat itu dan membubuhkannya ke dalam makananmu kukira kau tidak akan pernah berada disini.”

Mata So Eun semakin basah, namun dengan cepat ia memalingkan wajahnya untuk menyingkirkan cairan tersebut. Namun Hyuk Jae melihat semuanya. “Aku hanya ingin membayar semua itu, ok? Lagipula walau aku membencinya dia tetaplah saudaraku.” Suara So Eun terdengar parau walau ia tetap menjaga agar ucapannya tidak bergetar. Sementara Hyuk Jae terus terdiam sambil menatapnya dalam diam.

“Jadi berhentilah membuat tindakan yang malah akan mengurungmu lebih lama disini. Kalau kau benci padaku, maka satu-satunya hal yang bisa kau lakukan agar tidak melihatku lagi adalah keluar darisini. Hanya dengan cara itu lalu aku tidak akan menunjukkan wajahku lagi padamu.”

“Sayangnya ini tak semudah itu.” Hyuk Jae bergumam datar, mengalihkan pandangannya lagi dari So Eun dan menatap lurus dengan tatapan kosong. “Ya, aku marah, aku sangat marah sehingga tidak ingin melihat wajahmu lagi, tapi di saat yang sama aku juga marah karena aku tak yakin bahwa apa benar-benar itu yang aku inginkan.” Hyuk Jae melirik So Eun lagi yang menatapnya tak mengerti. “Ada yang berbeda dengan kasus antara dirimu dan Hyu Na. Ketika aku tahu bahwa Hyu Na mengkhianatiku aku sangat membencinya di tahap aku berharap tak melihat wajahnya lagi, tapi kau berbeda. Hal yang paling kubenci adalah fakta bahwa diriku yang tidak bisa membencimu. Aku benci dengan fakta bahwa aku tak ingin kau tidak menunjukkan dirimu lagi di hadapanku.”

So Eun terdiam, matanya sedikit melebar menyadari arah pembicaraan Hyuk Jae. Sementara Hyuk Jae terus mengungkapkannya dengan ekspresi yang datar walau matanya memendam emosi yang sulit dibaca.

“Aku jatuh cinta pada Hyu Na karena wajah dan penampilannya, tapi kau menyentuhku dari caramu memperlakukanku. Ketika pengkhianatan itu terjadi, aku hancur ditahap aku malu pada diriku sendiri karena telah terpedaya pada semua tipu dayanya, tapi ketika aku berpikir bahwa semua yang kau lakukan padaku hanya bentuk sandiawara kehancuran yang kurasakan adalah rasa takut. Bagiku terkena tipu daya oleh penampilan bisa dimaafkan, tapi ditipu karena kepura-puraan itu kenyataan lain.”

“Aku sudah bilang aku tak berpura-pura, bukan? Hyuk Jae aku..” So Eun sedikit sulit mengendalikan perasaannya. Air matanya jatuh berlinang. “Aku juga jatuh cinta padamu.”

Hyuk Jae mendesah, memejamkan matanya dan mendesah. “Entah, aku takut untuk mengambil resiko untuk percaya lagi.” Gumamnya pelan. So Eun tersenyum miris dan mengangguk.

“Kau tak perlu memaksakan diri. Karena hal yang benar akan terbukti di saat yang benar.”

Hyuk Jae terdiam, menatap So Eun yang juga terdiam menatapnya. Semuanya terasa bisu, namun sebuah senyuman tipis terlihat di wajah keduanya. (Monster – 1.388 Words)

Eun Hyuk❤ So Eun

THE END

Huh lagi-lagi Eun Hyuk teraniaya. Awalnya dari kemarin pingin adil ke semua pairing dalam hal skinship, awalnya rencananya part terakhir ini semuanya dapat kisseu scene. Tapi untuk cerita HyukSso emang ga memungkinkan karena keduanya sama-sama masih asing. Jadi daripada ngerusak cerita beginilah akhirnya.

Dan, masalah cerita YeSso yang ini sama yang kemarin maksudnya flashback ya sebelum mereka berpisah di Drabbles 1. Versi aslinya bagian mereka emang berakhir berpisah dan sad ending.

Dan aku menyarankan untuk semuanya baca sambil ngedengerin lagu yang dimaksud. Semuanya mix genre tapi sangat sesuai dengan cerita ^^

Ini edisi drabbles terakhir. Terima kasih karena telah membaca ^^

28 Comments Add yours

  1. fishydhi mengatakan:

    Ending dari 4 part sungguh keren,,,,
    Dari k 4 cerita sungguh bagus ceritanya,,,

  2. Angel mengatakan:

    Kyu gk bsa nhan perasaan.y lgy smpe” nyium sso d dpn umu 🙎
    Haesso ketauan ma siwon 😮 sikap sso berani bgt bwt bles siwon..
    Yesso kecewa mndengar ibu sso hamil 😯 cz mrk sbner.y telah jatuh cinta tnpa mrk sadari
    Hyuk ‘n sso akhir.y menyatakan perasaan.y msing mskipun keadaan.y lgy sedih

  3. minmin mengatakan:

    Kyuhyun soeun kayanya ini yg paling panjang ya,,, klo awalnya sahabat trus tiba2 ada rasa gitu aneh ya emang, soeun sampe gelisah gitu, mereka ga malu ya ciuman diliatin banyak orang hahaha
    Yesung soeun sedih… Aku dapet banget feel yg pas soeun meluk yesung jadi ikutan nyesek😦 dan gampang banget bayangin muka sedih soeun yesung…
    Aaaaa Donghae soeun, nah kan bener siwon yg dateng, soeun ngarangnya jago banget sampe siwon percaya, dih siwon selingkuh tp ga mau ngaku,,, donghae kiss me? Dih apa bgt deh soeun ganjen bgt deh hahaha donghae iya aja lagi…
    Eunhyuk soeun aku pas baca drabble pertama itu mikir apa bisa ya ini cerita bisa jadi kisah cinta dan ditambah yg kedua hyuk tau dan marah aku tadi pas awal buka sempet mikir part hyuksso bakal dibawa kemana ya ceritanya, akan aneh sih klo tiba2 mereka kiss apalagi dg keadaan masih diRS dan sebagai dokter sama pasien.

  4. Abdilla mengatakan:

    Kerenn…. Di sini aku paling suka bagian HyukSso. Meskipun nggak ada skinship tapi feel nya dapet. Aku suka karakter HyukSso di sini. Kerenlah pOkoknya.
    Hwaiting untuk melanjutkan karya-karyanya….🙂

  5. aisyah kyubum elfangelssoeun mengatakan:

    Ciee kyusso udah jelas ,, yesso paling rumit dan tragis ,, haesso ,, sso disini rada manja tpi bkin gereget ,, dan selalu pas sma hae yg memperlakukan sso dngn manis ,,, hyuksso meski ga ada kiss nya Ʈªþ¡ udah jelas kalo mereka sma2 suka ,,, di tunggu ff2 kim so eun selanjutnya ,,,

  6. devi mengatakan:

    Kyusso
    Pasangan ini sahabat jd cinta nich,,,
    Mskipun awal2’a mereka canggung gitu,,hehehehe
    Y ampun kyuppa ma eonnie so eun gk lihat sikon nich kiss’a d tempat yh ramai,,,,hehehehe

    Haesso
    Emhhh ternyata yg datang ke apartement’a haeppa tuch wonppa
    ,,
    Eonnie so eun nakal nich minta kiss ma haeppa padahalkan haeppa pengen ngejelasin wonppa,,,hehehehehe
    Tpi akhir’a mereka bersatu

    Yesso
    Nyesek ma pasangan yesso,cinta yg terlarang karena mereka udh jd saudara tiri d tambah lagi mereka akan mempunyai adik baru,,,,pokok’a kasihan bangeeet ma kisah pasangan yesso,,,

    Hyuksso
    Mskipun hyukppa membenci eonnie so eun tpi hyukppa tidak bisa memungkiri klo ternyata hyukppa mencintai eonnie so eun dan akhir’a eonnie so eun ma hyukppa mengungkapkan perasaan masing2,,,,,

    Keren bangeeet dech chingu drabble d tunggu karya2 lainnya,,,,

  7. AngelFish mengatakan:

    Omg nona kim so eun kau berubah seketika 😂 Dirimu bisa membuat seorang siwon dan lee donghae tak berkutik 😍 . Semoga semakin yaa kelanjutannya sama donghaee 😍😂

    Semangaattt kaakkkkkk 🙌🙌🙌

  8. aina freedom mengatakan:

    meskipun setiap drabble pairingnya beda2 dan mempunyai kisah sendiri2 yang sangat seru ,menarik trs bikin tegang waktu membacanya . tp tetep aja yg nonjok di hati dan bikin aku tersenyum sendiri …masih kyusso ,rasanya gk bs berpaling dr couple kyusso .pokoknya karya putri top bngt

  9. muntaruati94 mengatakan:

    yesso ma hyuksso yang ngga happy ending,,, hahaha kasian siwon jadi malu sendiri kan…di tunggu ff lainnya..

  10. yhuliisoeun mengatakan:

    seperti biasaa akuu sukaa semuaaa >< puut gak ada rencana buat milih salah satu dari drabble ini buat di jaadiin oneshoot gitu 😂😂 wkwkw .. intinya mahh suka bnget semua.. di tunggu ff yg lain .. 😘😂

  11. yuliaseptiani mengatakan:

    semua cerita ny keren2 ^^
    kyusso dh kisseu semoga persahabatn mereka berakhir dg manis ampe akhir 😉
    kisah yesso miris bgt dg ibu ny sso hamil mereka gk mungkin bersama -_-
    aigooo .. d bikin geleng2 kepala ma ucapan sso waktu ngmong ma siwon ,donghae d bikin keringt dingin ~kkkkk akhirny haesso bisa bersama ^^ suka bgt ma yg cerita haesso 😘
    aaahhh .. hyuksso couple bner2 miris bgt kasian hyuksso 😢

  12. Lilare mengatakan:

    Wuaaahhh daebakk lanjutannya chingu…
    Ditunggu ff lainnya semangat

  13. safriyanti mengatakan:

    Hwaaaaaaaaa
    Drable,a bkin snyum2,,,
    Pa lg bg epil to,,,
    Pkok,a pling suka to kyusso,,,
    Haesso jg mntap,,,sso ngmong asal aja tp bkin greget n bkin siwon naek tensi,,,

  14. pipip mengatakan:

    Waaaah pntesan rada bngub yg bagian yesso dri drabble sblmnya trnyta itu flashback
    Paling suka bagian kyusso dgn haesso ceritanya lucu malu2 gtu kalo kyusso
    Klo haesso jg bagus hihi
    Puasss dgn bag akhir drablenya
    Dtnggu ff lainnya kak

  15. mama nikita widiyati mengatakan:

    Woow,paling suka sama pairing donghae so eun.Bener-bener bikin esmosi dan ketawa bersamaan.bagaimana so eun berdebat dengan si won dan bagaimana donghae harus menengahi keduanya sebagai sahabat dan juga namja yang mencintai so eun sungguh berasa banget feelnya.semua memang ada kiss scene nya…dan semua romantis abissss!!!suka sama ciuman donghae dan so eun.ga tahu kenapa…tapi lebih nyeeessss!!kena di hati.Poor….for hyuk jae….pairing terakhir mungkin ga ada kissingnya tapi kemungkinan lebih bahagia daripada pairing YesSo!!oke siiiipppp…suka semua!

  16. saisah mengatakan:

    KyuSso mereka sedik Tsundere menurutku.
    YesSso Hurtnya kerasa banget😭.
    Dan couple yang paling aku suka HaeSso kena banget ceritanya 😍.

  17. yehaesso mengatakan:

    be real be real woahaa semoga beneran jadian..
    paling suka partnya kyusso dan yesso karena mereka yg paling kuat feelnya dan dapet banget heee
    pas baca di partnya haesso aku fikir eunhyuk juga dapet kiss scene nanti. ternyata ngga hihi eunhyuk malang sekali. tpi gpp sekali kali ga dapet karena selama ini dia selalu mainin karakter bad boy yg banyak berhubungan dg cewe juga.

  18. Puspa Kyukyu mengatakan:

    Kyu-Soeun
    wuaaaa… Tanpa kata2 kita udh tau Kyu ma Soeun bersatu lewat Kissingnya hahhaah.. Awas lo ya… Ntar pd ketinggalan pesawat…

    Donghae-Soeun
    eaaa.. Akhirnya ttp bersatu :3

    Ye-Soeun
    tetep aja yee.. Nyeseeekkk T.T
    uni buat dia One Shoot dong.. Dri awal ampe mereka mmg harus berpisah T.T

    Hyuk-Soeun
    bersatu juga…
    Wuuaa.. Nyesek di Yesung gak bersatu T.T yg lainpd bersatu❤

    ditunngu karya lainnya Uni..
    BMG ma HAML muncul dong ;))e

  19. Dira cute mengatakan:

    Makasih putri dah terlaksana drabble terakhirnya. Ternyata crta yesung & soeun mang dah berakhir di cerita yg pertama ya, krna mereka akan punya adik ya? Hiks sedih bgt sih ceritanya. Putri, kalo punya waktu senggang and ada ide buat cerita yg so eun & yesung jd leadnya y. Lanjutkan khan karya putri yg bagus2. Ditunggu

  20. Angelsso mengatakan:

    suka semuany ><……keren (y)
    tiap couple mempunyai rasa yg berbeda hihi aku ndl bs memilih couple mana yg paling keren,ff mu memang paling daebak lah ndk akan pernah bosan"ny utk dibaca
    next ffny sangat ditunggu ^^

  21. Didi28 mengatakan:

    Asli deh, cerita pairing Haesso disini paling aku suka. Soalnya Soeun yang manja dikasih Donghae yang dewasa dan agak kaku tapi manis. Kyusso juga sukaaa. Tapi thor, drabble nya udah gak ada lanjutannya lagi nih ? Ehehe. Sedih banget baca bagian Yesso, gak rela endingnya gitu huhu. Semangat thor, ditunggu karya selanjutnya (y)

  22. sungyong mengatakan:

    gak bisa berkata – kata dengan endingnya keren lah, dibagian haesso suka banget pas debatan siwon dengan sso eun.
    pertahanan kyu runtuh jugakan, saking gak sabarnya sampe nglakuinnya di tempat umum.
    cuma yesso yang sad ending, mungkin sudah takdir mereka kali. eunhyuk di akhir cerita saling mencintai dengan dokter sso

  23. Fee mengatakan:

    Kaget wkt bc part bag haesso. So eun agresif bgt,,

    Yesso ngenes bgt crt.y
    Hub cinta terlarang dua anak manusia. Kekekkk

    Next ditunggu,,

  24. Shane mengatakan:

    Be real
    Bener real ini … dr sahabat iso berjalan berdampingan ..pencarian kyu bkalan putus cos d putus ma soeun cos lg kyu dh punya satu pilihan yaitu ksih nyo soeun hhhii sweet nyoo ♡♡ kyu jauh2 berkelana taunya yg dekatlah rupanya yg terbaik untuknya cieeee, smenjak obrolan yg bikin canggung sbelumnya ngebuat suasana hati mereka berpindah tempat #eeh , harta karun nya kyu pindah k sso n sebaliknya punya sso pindah k kyu .. cm sso sempet menahan nya hingga dia jd kebelet pipis … tp daya tarik harta tadi menarik kyu .. hingga tak dpt terlalu jauh sso melangkah ampe k toilet hhi jdilah dorongan ntu ngebuat kyu bertindak sesuai keinginan hatinya … langsung deh tanpa banyak cincong kyu membungkam sso lewat bibir tebalnya ntu .. awal sso shock tp stelahnya dia iso merasakan isi hati kyu ..cocok ma isi hatinya jidlh kegiatan manis ntu mereka lanjutkan tanpa peduli orang2 yg melirik nyo.. manis nya euy

    Yg aye pertanyakan kira2 soeun pipis d celana kaga’ tu kan dia tadi mau membasahi tanah air hhhiii #plakkk ..aye d pletak puput cos oon hhi , pdhll sso kan td pura2 #eeehhh hhii

    The heart wants what it wants
    Udeh jatuh tertimpa tangga ni kek nya yesso hhhe😄
    Yesso merana mikirin hub mereka d satu sisi yeye mau memiliki soeun tp d sisi lain ada jarak yg membuat mereka sulit bersamma … ketika mendengar petir meledak*berita kehamilan ibu sso * mereka jd tambah kacauu , cos tak mungkin mengecewKan ortu n .. apalgi yeye blg k sso akan ada adik kandung mereka berdua .. jd lah yesso prustasii ..kakak yg baca pun jd berkaca kaca .. pengen timpukin puput pake es krim #eehh hhhii
    Ketika mulut mereka dh tak th mau bicara apa lg karna terlalu berduka hanya sentuhan pelukan n kissue yg menyalurkan betapa rapuh nya ni pasangan d hadpkan hal kek gini ketika yesso saling mencintai tp takdir berkata lain hmmm , aye sbg reader mau ngasih saran buat yesung ..gi ajak soeun hijrah ke planet lain hhhi biar iso bersatu hhhe😄 . Kerasa nyo d line kyusso .. cinta tak hars memiliki ee ^^
    Yg sabar ee bang n sso jg #ksih tissue banyak2 k mereka , n kkak
    Mau nyediain jacket ma payung sapa th kan bklan ade banjir gede hhhiiiii #gubrak

    Troublemaker
    Hae .. sulit menyela ketika sso slalu memotong pembicraannya hhi hinga pas hae histeris bru deh penjelasan yg sesungguhnya iso terungkap hhi
    Sso ingin menyadarkan siwon gimna rsnya .. mengandeng orng lain .. panas kan yak hha tp won gengsi campur malu stelah terbongkr .. dia ma jd malu sendiri n kabur dg sejuta persaan hhi , n hae .. mendpt balasan yg setimpal ketika cinta tulus nya telah d sambut baik oleh sso ,sweeet nyoo .. malu2 gaje ngeliatnya hhhii ♡

    Monster
    Eee hyukjae mau gila drpd sembuh hhhii ,tak pikir hyuk dah betah jd orang gila jdinya dia g mau sembuh hhhe #plakkk
    Rpnya dia tak mau mersakan kesakitan yg sama stelah dia jatuh pd pesona soeun ..takut pengalaman nya ma huna terulang kembali ..tkut klo sso sama kek saudrinya .. pdhll hati hyukie iso merasakan ketulusan soeun ..cr soeun merawtnya lah yg ngebuat dia betah n jatuh cinta pd sso ,sso pun krna dh terlalu perhatian ma hyukie jd punya feel yg sama .. soeun memng ingin bertanggung jwb ma kesehatan hyuk cos obt yg d pakei hyuna ntu dr sso scra tak langsung tp d sisi lain mmeng dr adalah tugas soeun .. jdilah ketika keduanya beraduu ada sesuatu bungBe real
    Bener real ini … dr sahabat iso berjalan berdampingan ..pencarian kyu bkalan putus cos d putus ma soeun cos lg kyu dh punya satu pilihan yaitu ksih nyo soeun hhhii sweet nyoo ♡♡ kyu jauh2 berkelana taunya yg dekatlah rupanya yg terbaik untuknya cieeee, smenjak obrolan yg bikin canggung sbelumnya ngebuat suasana hati mereka berpindah tempat #eeh , harta karun nya kyu pindah k sso n sebaliknya punya sso pindah k kyu .. cm sso sempet menahan nya hingga dia jd kebelet pipis … tp daya tarik harta tadi menarik kyu .. hingga tak dpt terlalu jauh sso melangkah ampe k toilet hhi jdilah dorongan ntu ngebuat kyu bertindak sesuai keinginan hatinya … langsung deh tanpa banyak cincong kyu membungkam sso lewat bibir tebalnya ntu .. awal sso shock tp stelahnya dia iso merasakan isi hati kyu ..cocok ma isi hatinya jidlh kegiatan manis ntu mereka lanjutkan tanpa peduli orang2 yg melirik nyo.. manis nya euy

    Yg aye pertanyakan kira2 soeun pipis d celana kaga’ tu kan dia tadi mau membasahi tanah air hhhiii #plakkk ..aye d pletak puput cos oon hhi , pdhll sso kan td pura2 #eeehhh hhii

    The heart wants what it wants
    Udeh jatuh tertimpa tangga ni kek nya yesso hhhe😄
    Yesso merana mikirin hub mereka d satu sisi yeye mau memiliki soeun tp d sisi lain ada jarak yg membuat mereka sulit bersamma … ketika mendengar petir meledak*berita kehamilan ibu sso * mereka jd tambah kacauu , cos tak mungkin mengecewKan ortu n .. apalgi yeye blg k sso akan ada adik kandung mereka berdua .. jd lah yesso prustasii ..kakak yg baca pun jd berkaca kaca .. pengen timpukin puput pake es krim #eehh hhhii
    Ketika mulut mereka dh tak th mau bicara apa lg karna terlalu berduka hanya sentuhan pelukan n kissue yg menyalurkan betapa rapuh nya ni pasangan d hadpkan hal kek gini ketika yesso saling mencintai tp takdir berkata lain hmmm , aye sbg reader mau ngasih saran buat yesung ..gi ajak soeun hijrah ke planet lain hhhi biar iso bersatu hhhe😄 . Kerasa nyo d line kyusso .. cinta tak hars memiliki ee ^^
    Yg sabar ee bang n sso jg #ksih tissue banyak2 k mereka , n kkak
    Mau nyediain jacket ma payung sapa th kan bklan ade banjir gede hhhiiiii #gubrak

    Troublemaker
    Hae .. sulit menyela ketika sso slalu memotong pembicraannya hhi hinga pas hae histeris bru deh penjelasan yg sesungguhnya iso terungkap hhi
    Sso ingin menyadarkan siwon gimna rsnya .. mengandeng orng lain .. panas kan yak hha tp won gengsi campur malu stelah terbongkr .. dia ma jd malu sendiri n kabur dg sejuta persaan hhi , n hae .. mendpt balasan yg setimpal ketika cinta tulus nya telah d sambut baik oleh sso ,sweeet nyoo .. malu2 gaje ngeliatnya hhhii ♡

    Monster
    Hyukie ingin gila dia tak mau sembuh hhhi ,tak pikir hyuk betah jd orang gila hhhe #plakk
    Rpnya dia tak mau sakit hatinya ketika dia tlah jatuh cinta ma dokter soeun ..hyuk tak kuat kali yak menerima klo sso akan sama hyuna jd dia ingin ttp jd orng gila kkkke😄
    Dg penjelsan soeun klo di tulus ma hyukie , krna mmng dia sorng dokter jd kwajibannya tuk merawat pasien ..dia lebh k hyuk krna mau bertanggung jwb juga ,rpnya dlm proses itu ada penyakit tumor yg tumbuh d diri sso hhhe tumor cinta maksudnye hhi , begitupun hyukie dia tlah jatuh cinta ma sso tp smpt d tepis krna takut sso punya sft yg smaa kek hyunBe real
    Bener real ini … dr sahabat iso berjalan berdampingan ..pencarian kyu bkalan putus cos d putus ma soeun cos lg kyu dh punya satu pilihan yaitu ksih nyo soeun hhhii sweet nyoo ♡♡ kyu jauh2 berkelana taunya yg dekatlah rupanya yg terbaik untuknya cieeee, smenjak obrolan yg bikin canggung sbelumnya ngebuat suasana hati mereka berpindah tempat #eeh , harta karun nya kyu pindah k sso n sebaliknya punya sso pindah k kyu .. cm sso sempet menahan nya hingga dia jd kebelet pipis … tp daya tarik harta tadi menarik kyu .. hingga tak dpt terlalu jauh sso melangkah ampe k toilet hhi jdilah dorongan ntu ngebuat kyu bertindak sesuai keinginan hatinya … langsung deh tanpa banyak cincong kyu membungkam sso lewat bibir tebalnya ntu .. awal sso shock tp stelahnya dia iso merasakan isi hati kyu ..cocok ma isi hatinya jidlh kegiatan manis ntu mereka lanjutkan tanpa peduli orang2 yg melirik nyo.. manis nya euy

    Yg aye pertanyakan kira2 soeun pipis d celana kaga’ tu kan dia tadi mau membasahi tanah air hhhiii #plakkk ..aye d pletak puput cos oon hhi , pdhll sso kan td pura2 #eeehhh hhii

    The heart wants what it wants
    Udeh jatuh tertimpa tangga ni kek nya yesso hhhe😄
    Yesso merana mikirin hub mereka d satu sisi yeye mau memiliki soeun tp d sisi lain ada jarak yg membuat mereka sulit bersamma … ketika mendengar petir meledak*berita kehamilan ibu sso * mereka jd tambah kacauu , cos tak mungkin mengecewKan ortu n .. apalgi yeye blg k sso akan ada adik kandung mereka berdua .. jd lah yesso prustasii ..kakak yg baca pun jd berkaca kaca .. pengen timpukin puput pake es krim #eehh hhhii
    Ketika mulut mereka dh tak th mau bicara apa lg karna terlalu berduka hanya sentuhan pelukan n kissue yg menyalurkan betapa rapuh nya ni pasangan d hadpkan hal kek gini ketika yesso saling mencintai tp takdir berkata lain hmmm , aye sbg reader mau ngasih saran buat yesung ..gi ajak soeun hijrah ke planet lain hhhi biar iso bersatu hhhe😄 . Kerasa nyo d line kyusso .. cinta tak hars memiliki ee ^^
    Yg sabar ee bang n sso jg #ksih tissue banyak2 k mereka , n kkak
    Mau nyediain jacket ma payung sapa th kan bklan ade banjir gede hhhiiiii #gubrak

    Troublemaker
    Hae .. sulit menyela ketika sso slalu memotong pembicraannya hhi hinga pas hae histeris bru deh penjelasan yg sesungguhnya iso terungkap hhi
    Sso ingin menyadarkan siwon gimna rsnya .. mengandeng orng lain .. panas kan yak hha tp won gengsi campur malu stelah terbongkr .. dia ma jd malu sendiri n kabur dg sejuta persaan hhi , n hae .. mendpt balasan yg setimpal ketika cinta tulus nya telah d sambut baik oleh sso ,sweeet nyoo .. malu2 gaje ngeliatnya hhhii ♡

    Monster
    Hyuk mau gila dia tak mau sembuh eee tak pikir hyuk betah jd orang gila rpnya dia tk mau sakit hati lagi .. pdhll dia iso mersakan ktulusan sso ,dg penjelasan sso akhirnya hyukie sdr ma keinginana perasaan nya ,sso pun selain dia mmng dokter yv mrwat pasien dia jg mau bwrtanggung jwb atas penyakit hyuk krna ada keterlibatan obtnya yg hyuna pakei ealopun tak langsung . Stelah proses terjdi rpnya ada tumor yg menfhinggapi soeun .. begitupun hyuk hhhe tumor cinta maksudnye , finally senyum terkembang d bibir kduanya ..keknya aura musim panas bakalan datang #eehh hhhiii
    Nasib hyukie kek nya bukan sial ni tangan puput malah dia bruntung jdi gila hhi cb klo g gila h bklan ketemu malaikat cNtik kek soeun hhhhii😄

    Drabbles pupt ma mantab pisan .. berasa kek nuansa oneshot d stiap story ni drabbles ♡♡
    Banyak jempol gajah buat puput (y), yg paling kk suka tulisan puput g bikin pembaca jd sakit mata hhe.. cos rapi , g rapet , jd enak d santap menu2 nyo ♡♡

    Keep wrting put , sukses slalu buat mu dimanapun berada aaammmiiin {}

  25. Shane mengatakan:

    Itu komen kakak nape jd campur aduk kek begitu yak hhhhhe , kan kakk ngetiknya ampe berapa kali yg bagian hyuksso cos hilang put .. eee kok pas d pos jd kek begitu kkkkke #curcol

  26. nuri angelelf89 mengatakan:

    ahhh aku suka ff mu yang haesso kak.. so eun yang genit dan donghae yang pemalu tapi ujung2nya dia tegas juga kok.. andai haessonya di buat ff pasti seru..🙂 ditunggu ff yang lainnya kak putri.. dan salam kenal dariku..

  27. anna mengatakan:

    Wooo drabble ini bkin baper,,sngny akhrny mrk bs mnyatukan prsaan mrk tp kecuali eunhyuk pdhl demi kbhagiany sndr kesampingknlah egonya,,chukae for all couple

  28. Rani Annisa mengatakan:

    drabble yang terakhir bener-bener keren banget🙂

    semua ending ceritanya bener-bener keren dan menyentuh banget ceritanya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s